"Min, ada yang ingin bertemu denganmu, lihatlah kemari" ucap Kyuhyun dan menyodorkan sebuah tablet kepada Sungmin. Sungmin yang tidak mengerti maksud Kyuhyun hanya menurut dan memperhatikan layar didepannya, hingga…..

"Lee Sungmin-sshi?" layar tersebut tiba-tiba menampilkan seorang wanita berparas cantik dan anggun.

"N-ne" ucap Sungmin sedikit gugup.

"Ah, kau cantik sekali, Kyuhyun sudah banyak menceritakanmu padaku, perkenalkan aku adalah…."

.

.

hanamiJOY137

Unforgettable Love

KyuMin FIRST fanfictoin

WARNING : THIS IS GENDERSWICH FANFICTION

Rated T+

.

.

Main Cast : Cho Kyu Hyun and Lee Sung Min

Other Cast : Leeteuk, Kangin Lee Donghae, EunHyuk, Yesung, Shindong, Ryeowook, Siwon

Dan cast akan bertambah seiring jalan cerita.

.

.

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari sebuah Novel karya Tang Xiao Lan, berjudul Unforgettable Love. Ini BUKAN FF remake, karena alur cerita berbeda. Hanya beberapa bagian dan tema cerita yang sedikit (?) sama. Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin tetap milik Tuhan, keluarga, fans dan juga saya (?) ^^

.

.

Love Kyumin, enJOY all !

.

.

"….aku adalah istri pertamanya Kyuhyun!" ucapnya tegas.

"MWO?! Bohong Min" tegas Kyuhyun

"I-istri? Annyeonghaseo Nyonya Cho" balas Sungmin percaya dan dengan sopan walaupun hatinya tengah hancur kini. Oh Sungmin, kau polos atau bagaimana?

"Aish Min, kenapa percaya padanya! Eomma, jangan membuat Minnie marah lagi padaku!" gertaknya pada wanita dilayar tersebut. Yah, Sungmin tak salah memanggilnya Nyonya Cho, karena memang benar ia Nyonya Cho, tapi Nyonya Cho sebagai Ibunya Kyuhyun, bukan Istri.

"Ne? Eomma?" gumam Sungmin.

"Hahahahaa, astaga, calon menantuku sudah cantik, ternyata polos juga ne. haha, maaf Sungminnie, aku hanya bercanda tadi. Ne, aku adalah ibunya Kyuhyun"

"Ah ne. Annyeonghaseo, nan neun Lee Sungmin imnida" ucapnya sembari membungkuk kepada Nyonya Cho yang diketahui bernama Cho Heechul itu.

"Ne annyeong Sungminnie yepo. Ah tunggu dulu, apa kalian sudah lama berpacaran? Kenapa kau tidak memberitau eomma bocah!"

"Ck! Bagaimana aku memberi tau eomma jika eomma tak pernah pulang"

"Yak! Apa gunanya diciptakan telfon Cho bodoh!"

"Aish aku tak suka menelfon eomma, lagipu-"

"Kyuhyun-ah!" tiba-tiba muncul seorang lelaki paruh baya yang tak kalah tampannya dengan Cho Kyuhyun.

"Appa! Ternyata pulang juga, aku kira tak akan pulang" ucap Kyuhyun.

"Hei bocah, kau tak suka aku pulang?"

"Ais kalian ini, sudah diam, jangan mengabaikan Sungminnie seperti itu" lerai sang ibu kepada ayah dan anak tersebut.

"Sungminnie? Nugu?"

"Calon menantu kita yeobo!" Ucap Heechul antusias.

"Mwo? Calon menantu? Ah, terima kasih Tuhan, tenyata masih ada yang mau menerima putraku" canda tuan Cho.

"Yak Appa!"

"Ssst diam kau bocah! Annyeong calon menantuku, nan neun Cho Hanggeng"

"Annyeong, Lee Sungmin imnida"

"Lee Sungmin?! Kau Lee Sungmin?" ucap Hanggeng yang tiba-tiba kaget saat mendengar nama Sungmin.

"N-ne, Lee Sugmin" ucap Sungmin setengah takut, pasalnya kini nada suara tuan Cho tiba-tiba saja meninggi.

"Yah appa, jangan membuat Minnie takut!"

"Wae yeobo?"

"Lee Sungmin, kau putri dari Lee Kang In dan Lee Jungsoo?!"

"OMO! Teukkie?"

"Ne, aku putri Lee Kang In, waeyo Cho-sshi?"

"Selama ini kami mencari kalian, ayahmu adalah sahabat terbaikku, dan dialah orang yang paling berjasa untuk kesuksesanku saat ini. dan tiba-tiba saja sejak 5 tahun yang lalu kalian menghilang!" ucap tuan Cho.

Ternyata kedua orang tua mereka adalah sahabat baik sejak di senior high school, kuliah dan bahkan sampai mereka sudah menikah dan mempunyai anak. Tapi, entah karena apa yang tak Hanggeng ketahui, tiba-tiba saja sahabat-sahabat mereka menghilang tanpa kabar. Setelah menceritakan semuanya, akhirnya mereka tau, bahwa sejak 5 tahun terakhir, sahabatnya itu tengah terpuruk.

.

.

Other place. Dua orang berlainan jenis tengah duduk disebuah meja disalah satu restoran mewah didaerah Busan.

"Apa yang terjadi padamu?" tanya sang pria.

"Kyuhyun mengusirku dari hotel. Dan sekarang, aku mau kita jalankan rencana kita untuk menjauhkan Sungmin dari Kyuhyun-ku!" jawab sang wanita yang tak lain adalah SeoHyun.

"Kurasa kau sudah gila!"

"Apa maksudmu Jung Yonghwa?!" geramnya

"Tidak ada orang yang akan memaksakan cinta! Kau sendiri yang bilang padaku saat aku mengatakan cinta padamu. 'Orang yang memaksakan cinta terlihat menjijikan dimataku' kau ingat?"

"Diam kau, cukup jalankan perintahku!"

"Baiklah" ucapnya pasrah dengan wanita yang amat ia cintai didepannya itu.

'Tak akan kubiarkan siapapun merebut posisiku disamping Kyuhyun'

.

.

Seusai makan malam, berkenalan dengan kedua orang tua Kyuhyun, berbagi cerita dan berseda gurau. Kini mereka tengah duduk disebuah sofa panjang diujung ranjang Sungmin.

"Kyu, kembalilah kekamarmu!" sedari tadi Sungmin sibuk membujuk –lebih tepatnya mengusir- Kyuhyun, tapi Kyuhyun malah tak menhiraukannya dan semakin memeluk Sungmin erat dari belakang, dan membenamkan kepalanya di perpotongan leher Sungmin.

"Aku ingin menginap" ucapnya sembari mengecupi seluruh permukaan leher hingga bahu Sungmin yang tak tertutupi kain.

"Ahhh,, apa yang kau lakukan?" desahnya ketika Kyuhyun menyesap kulit diperpotongan lehernya.

"Aku mencintaimu…"

CUP

CUP

"Aku mencintaimu" ucapnya lagi.

"Aku bosan mendengarnya"

"Tidak boleh bosan Min. Ah ya, aku sudah berlatih keras untuk ini, ayo…" dituntunnya Sungmin menuju kesebuah piano yang Kyuhyun siapkan juga tadi.

Kini mereka tengah duduk bersama dihapan piano tersebut dengan Kyuhyun yang bersiap untuk memainkannya.

Haru-e il nyeoneul salgo
meoriro ma-eumeul jabado
niga eomneun achimeun
eojecheoreom balgaseo
nuneul tteugiga shireo
jogeum isanghaejyeo ga
itkko shipeun mokssori
gwireul makkko deureo bwa
honja boneun haneureun
geu ttaecheoreom malgaseo
mameul yeol suga eopsseo
I'm crazy for you
malhajamyeon
saranghadeon manheun naldeurui gi-eogi
meomchul su eomneun na-ui gaseumi
jamdeulgo shipeun nae mameul kkae-une
let it go
dorabogo shipeun neo-ui chu-eogi ijen
sajinsoge iyagiroman nama
you're my endless love

Tiba-tiba keduanya diam, saling memandang satu sama lain, dan entah siapa yang memulai, mereka lalu berciuman. Ciuman lembut, tak ada nafsu didalamnya. Beberapa menit berciuman, tautan mereka terlepas karena kebutuhan oksigen. Keduanya sama-sama menetralisir detak jantung dan menarik nafas dalam-dalam.

"Min,, Saranghae" lama Kyuhyun menunggu jawaban dari Sungmin.

"Nado saranghae" ucap Sungmin semabri tersenyum indah padanya.

Mendengar jawaban yang ditunggunya, Kyuhyun langsung menyesap lagi bibir berbentuk M didepannya. Berbeda dengan ciuman sebelumnya, kini Kyuhyun sebelah tangan Kyuhyun sudah memeluk erat pinggang Sungmin dan tangan satunya sibuk menekan dan memijat tengkuk Sungmin, sedangkan Sungmin sudah mengalungkan tangan dileher Kyuhyun. Ciuman itu penuh gairah, nafsu yang semakin besar, desahan tertahan, peluh yang mulai keluar dan menetes dari pori-pori kulitnya, dan perasaan cinta yang ikut mengalir tiada henti.

"Eungghh.." lenguhan tertahan Sungmin ketika sebuah benda kenyal menerobos masuk kedalam mulutnya dan bertarung dengan lidahnya.

"Eunghh,,,kyuh,,," lenguhnya kembali ketika pasokan oksigennya kian menipis. Dengan berat hati Kyuhyun melepaskan tautan bibir mereka dan beralih pada leher jenjang Sungmin. Sungmin sendiri kini telah mendongakkan kepalanya keatas, memberi akses lebih kepada Kyuhyun sembari meremas rambut Kyuhyun guna menyakurkan kenikmatan yang baru ia dapatkan itu.

'Berhenti! Ini salah!' batin Sungmin dan langsung mendorong tubuh Kyuhyun.

"Kyu…"

"Min, Mian.. Mian" takut Sungminya marah lagi, ia langsung membawa Sungmin dalam dekapannya dan terus menggumamkan kata maaf.

"Aku juga salah Kyu. Maaf, belum saatnya kan?" tanyanya dan mendongak menatap Kyuhyun.

"Ne, kau benar. Hampir saja aku hilang akal sehat. Maaf"

"Iya. Sudah malam, ayo tidur, aku banyak sekali perkerjaan besok"

"Ne, aku akan tetap menginap, tunggu sebentar, aku akan mengambil piyama"

"Ne" lalu, Kyuhyun kembali kekamarnya untuk berganti piyama dan dan segera berlari ke kamar mandinya untuk menuntaskan hasratnya yang tertunda. Bagitupula Sungmin, ia segera berganti piyama dan membersihkan wajahnya.

Kini keduanya telah berbaring diatas tempat tidur, sesekali mereka saling berbagi kasih walaupun hanya sebuah ciuman singkat, lalu terlelap, hingga sang fajar menjeputnya besok.

.

.

Pagi ini dikediaman keluarga Cho, keluarga itu tengah sarapan bersama walaupun tidak disertai oleh putra kebanggaan mereka –Cho Kyuhyun namun ketidakhadirannya itu tidak membuat suasana menjadi sepi, terlebih lagi buat nenek Kyuhyun. Pagi ini beliau terlihat sangat bahagia karena dapat merasakan lagi sarapan bersama anak dan menantu kesayangannya tersebut.

Seusai sarapan, keluarga kecil itu kini tengah menikmati kebersamaannya di taman belakang rumah sambil minum teh. Dan pagi itu terlewatkan dengan amat bahagia karena dapat berkumpul bersama.

Setelah makan siang dirumah, dan Ibunya tengah beristirahat, Cho Hanggeng dan Cho Heechul memutuskan untuk pergi mengunjungi Kangin dan Leeteuk ke rumah mereka. Berbekal sebuah alamat yang Sungmin berikan semalam pada mereka. Setelah cukup lama mencari, karena ternyata untuk menuju kerumah mereka harus melalui beberapa gang yang agak sulit untuk dicari. Kini mereka sudah berada didepan rumah Kangin , setelah sebelumnya dipastikan bahwa alamat tersebut sudah benar seperti yang tertera di alamat yang di berikan Sungmin, maka Hanggeng memeberanikan diri untuk memencet bel di sebelah pagarnya.

TEET..TEET

Cukup lama menunggu hingga akhirnya pintu pagar berwarna biru tersebut terbuka dan menampakkan seorang lelaki muda tampan.

"Annyeonghaseyo" sapa Heechul pada lelaki itu.

"Annyeong, maaf anda siapa?" tanya laki-laki itu –Donghae.

"Chogiyo, benarkah ini kediaman Lee Kangin dan Lee Jung Soo?" tanya Hanggeng.

"Ne, ini memang kediaman Lee Kangin, ada yang bisa saya bantu?"

"Kau Lee Donghae?" tanya Heechul kembali.

"Ne, saya Lee Donghae"

"Omo!" ucap Heechul sembari mendekati Donghae dan memeluknya. Donghae yang kaget dengan perlakuan wanita itu hanya terdiam 'Apa dulu aku tertukar dirumah sakit? Ah jangan-jangan wanita ini akan mengatakan ia ibu kandungku. ANDWEEE!' pikir Donghae yang kini sudah mulai berfantasi ria.

"Kau tidak ingat dengan kami?" tanya Hanggeng.

"Mianhae, tapi aku tak ingat"

"Cho Hanggeng dan Cho Heechul.." jawab Heechul.

"Ahjumma,, Ahjussi?!" ucap Donghae kaget.

"Ne Hae-ya. Ini kami!"

Lalu, ketiga orang itupun kembali melepas rindu, dan masuk ke dalam rumah sembari menunggu Kang In dan Leeteuk pulang dari bekerja. Akhirnya setelah cukup lama menunggu, sepasang suami istri yang telah di tunggu kedatangannya itupun tiba. Saling melepas rindu, bernostalgia tentang masa lalu mereka sampai akhirnya Heechul mengatakan bahwa kedua anaknya itu kini telah menjalin hubungan. Tidak hanya Kangin dan Leeteuk yang kaget mendengarnya, bahkan Donghae pun tak kalah kagetnya tat kala mengetahui sang adik telah mempunyai seorang namjachingu. Pertemuan mereka hari itu, di akhiri dengan sebuah makan malam yang sangat hangat.

"Kangin-ah, bukannya bermaksud apa-apa. Hn, apa kau yakin tidak mau menerima bantuan kami?"

"Yak! Sudah kubilang tidak perlu, kau ini masih saja keras kepala" uca Kangin bercanda.

"Huh, kau yang keras kepala. Tapi baiklah, aku tak akan berhenti hanya menawarkan bantuan saja. Aku akan mengusahakan perusaahnmu kembali"

"Tidak perlu Cho Hanggeng, aku sudah cukup bahagia dengan semua yang aku miliki sekarang, yah walaupun aku sangat menginginkan perusahaan itu kembali, untuk Donghae kami kelak. Tapi sudahlah"

"Tidak bisa! Hanggeng pasti akan merebutnya kembali untuk oppa!" jawab Heechul tegas.

.

Setelah acara makan malam selesai dan Hanggeng serta Heechul sudah pulang, tak henti-hentinya Leeteuk mengulas senyum di wajahnya.

"Eomma, wae geure? Kenapa senyum terus?"

"Haaah, kau tau Hae-ya, eomma sangat senang bisa bertemu dengan mereka lagi. Ditambah dengan Sungmin yang sudah mempunyai namja, apalagi namja itu Kyuhyun" ucap Leeteuk.

"Apakah dia baik untuk Sungmin?" gumam Donghae.

"Tentu saja Hae!"

Lalu, Donghae langsung menelfon adikknya yang tengah dibusan itu.

"Changi-ya, eodisseo?"

"…"

"Kau sudah makan malam?"

"…"

"Kenapa tidak sekalian mengenalkan namjachingu mu waktu oppa di busan ?"

"…"

"Ya sudah, jangan berbuat macam-macan dengan sembarang namja Minnie"

TUTT TUTT

"Aish, yeobo, putramu ini sepertinya iri dengan adiknya yang sudah punya namja sedangkan dia sendiri masih belum mempunyai pasangan" ucap Leeteuk yang geram dengan kelakuan putra tersayangnya itu.

"YAK EOMMA!"

.

.

Tonight in Busan. Sungmin sedang berjalan sendirian menuju hotel, karena Kyuhyun masih ada urusan mendadak sehingga ia tidak bisa kembali bersamanya.

"Baru jam 8, kenapa busan sudah sepi begini.." gumamnya sendiri.

CKITT

Tiba-tiba sebuah Audi hitam berhenti tepat disampingnya, dan turunlah seorang lelaki menggunakan pakaian tertutup dari mobil tersebut.

"Kau Lee Sungmin?"

"N-ne, nuguya?"

Tanpa menjawab, laki-laki itu langsung saja mengeluarkan sebuah saputangan putih dan membekep Sungmin. Setelah Sungmin terkulai lemas, ia menyeret Sungmin menuju ke jok belakang mobilnya dan melaju tanpa mengetahui sepasang mata menatapnya tajam.

.

CKLEK!

Kyuhyun yang sudah sangat lelah berjalan gontai memasuki kamar Sungmin, tidak mau memencet bel di tengah malam yang akan menganggu sang kekasih didalam.

Kyuhyun mengernyit heran ketika mendapati kamar itu gelap gulita. 'Sungmin tidak suka gelap, tapi..' batinnya. CKLEK! Setelah menghidupkan semua penerangan dikamar itu, Kyuhyun sedikit kaget tidak mendapati Sungmin disana, ia telah memeriksa kamar mandi, ruang ganti dan mini pantry tapi Sungmin tetap tidak ada. Ia membuka ponselnya, menelfon Sungmin, namun handphonenya sudah tidak bisa dihubungi dan Kyuhyunpun makin panic dibuatnya. Berinisiatif menelfon Eunhyuk, namun jawabannya Sungmin tidak sedang bersamanya. Baru saja ia akan beranjak dari kamar itu, tiba-tiba seseorang menelfonnya, 'Oh shit, apalagi ini?' batinnya.

"Yeoboseo hyung? Wae? Aku sedang sibuk saat ini!"

"Diam dan dengarkan aku Kyu! Sungmin dibawa pergi, lebih tepatnya diculik oleh orang suruhan Seohyun. Aku sedang memebuntuti mereka saat ini"

"Mwo?! Kenapa adikmu itu menculiknya? Sialan!" geramnya

"Dia bukan adikku bodoh! Baiklah, sekarang kau diam. Aku masih mengikuti kemana mereka pergi, nanti jika sudah sampai tempatnya aku akan menghubungimu, satu lagi, jangan hubungi polisi, nanti namaku juga akan ituk terseret"

TUTT TUTTT

"Aish! Sialan wanita gila itu!"

Setelah cukup lama mengikuti mereka akhirnya, mobil yang sedari tadi selalu diawasi Siwon itu berhenti di sebuah gudang tua. Dan segera menghubungi Kyuhyun

.

.

Didalam, sungmin dikiat dan dibiarkan tergeletak diatas lantai kotor. Setelah beberapa waktu pingsan akhirnya ia sadar bahwa kini ia tengah disandra. Tidak banyak orang dilihatnya, seorang yang berperawakan seperti bodyguard, seorang pria tampan yang tadi menculiknya, dan seorang wanita yang kini tengah membelakanginya. Ingin berbicara, tapi mulutnya tengah diikatkan dengan sebuah kain.

"Oh, rupanya kau sudah sadar" wanita itu berbalik.

'Seohyun?! Sialan!' umpatnya dalam hati.

"Kau tau kenapa aku membawamu kemari? Kau punya sebuah kesalahan besar padaku!"

'Apa? Salah apa? Soal scandal itu?'

"Kau sudah berani menjadi kekasih Kyuhyun maka artinya kau juga sudah berani merebutnya dariku!"

"Dan kau tau, jika aku sudah ditunangkan dengannya?"

PLAK! PLAK! PLAK!

Tamparan bertubi-tubi menghantam pipi Sungmin yang kini sudah mulai lebam, bahkan kini sudah bertetesan darah dari sudut bibir kanannya.

"Kau tidak boleh memilikinya sialan!"

BUGH! BUGH BUGH! Tiga kali hantaman dengan sebuah tongkat kayu mengenai punggung, bahu dan lengan Sungmin. Bahkan sakitpun kini rasanya sudah kebal ditubuh cantiknya itu.

"Jika bukan kau sendiri yang menjauh darinya, maka aku akan mebunuhmu Lee Sungmin"

Tongkat ditangan Seohyun sudah mengayun diatas dan siap menerjang tubuh tak berdaya Sungmin, hingga akhirnya..

BRAK!

"Hentikan bodoh!" Kyuhyun yang baru saja sampai langsung membuka paksa pintu tersebut, sedangkan Siwon muncul dari arah jendela sembari memasukkan sebuah kamera kedalam saku jaketnya.

"Oppa…"

PLAK!

Siwon langsung saja menampar keras pipi Seohyun hingga ia terjatuh. Sedangkan Kyuhyun kini tengah membopong Sungmin keluar.

"Kalian berdua, cepat keluar dari sini, atau aku laporkan polisi?!" ucap Kyuhyun pada dua orang laki-laki tersebut. Dan merekapun -Yonghwa dengan berat hati pergi meninggalkan Seohyun disana.

"Kau benar-benar menjijikan Seo Joo Hyun-sshi! Sekarang ikut aku! Pertanggung jawabkan semua ini!" bentaknya.

"Oppa, jangan jebloskan aku kepenjara, jangan katakan ini pada appa!"

"DIAM!" bentaknya sembari menyeret paksa 'adik' tirinya itu.

.

.

Mobil mewah itu melaju kencang di tengah malam. Tidak sedikitpun Kyuhyun menurunkan kecepatannya. Yang terpenting sekarang adalah mencari dimana ada klinik atau rumah sakit terdekat agar Sungmin mendapatkan perawatan.

Sesampainya disebuah rumah sakit kecil, ia langsung menggendong Sungmin bridal style dan membawanya ke unit pertolongan pertama. Setelah cukup lama menunggu, dokter pun keluar dari dalam tempat memeriksa Sungmin.

"Dokter, bagaimana keadaannya?"

"Tenang Kyu" timpal Shindong yang sudah berada disana bersama Eunhyuk sejak Kyuhyun menghubunginya.

"Tidak ada luka serius, hanya beberapa lebam disekujur tubuhnya, tapi sudah tidak apa. Sekarang ia masih belum sadar, dan akan dipindahkan ke ruang inap, kalian boleh menemuinya saat diruang inap nanti"

"Ne, terima kasih dok" ucapnya.

Setelah Sungmin dipindahkan keruang rawat, Kyuhyun dengan setia menemaninya, bahkan ia tidak tidur semalaman, karena takut Sungmin sadar saat ia tidur. Kyuhyun tidak sendiri disana, ada Eunhyuk yang sudah tidur di samping kiri ranjang Sungmin dan Shindong yang sudah terlelap di sofa.

"Eungh…" pukul 03.00 KST, Sungmin sadar.

"Minnie-ya.."

"Kau sudah sadar sayang"

"Kyu..hyun"

"Apakah sakit? Aku panggilkan dokter" ucapnya sembari memencet bel di kepala ranjang Sungmin.

.

"Minnie…" panggil Eunhyuk setelah dokter berlalu.

"Aku sangat khawatir.." ucapnya sedikit terisak.

"Tidak apa" jawabnya sangat pelan.

"Nanti aku akan hubungi Donghae oppa" kata Eunhyuk.

"Jangan Hyukkie-ya. Aku tidak mau dia atupun ayah dan ibu tau, nanti mereka akan khawatir"

"Eunhyuk-ah, aku rasa jangan beritahu keluarga Sungmin dulu, mereka kan ada diseoul" ucap Kyuhyun.

"Biar Sungmin aku yang menjaganya, dia akan istirahat saja dulu selama beberapa hari kedepan" lanjutnya.

"Aku bekerja!" ucap Sungmin lemah

"Pekerjaanmu akan di gantikan oleh Shindong Hyung"

"MWO?! Aku bukan journalist Kyu pabbo!" sontak saja yang disebut-sebut namanya kaget.

"Aku-tidak-mau-tau. Jadi dia mengambil berita, kau tinggal menyusunnya dan mengirimkannya seperti biasa"

"Itu mudah saja, tapi Shindong oppa…."

"Dia tak apa" sergah Kyuhyun dan dibalas dengan senyum masam oleh hyungnya.

.

.

Seoul. Setibanya dirumah, Siwon dan Seohyun langsung disambut oleh Appa dan Eomma tiri Siwon. Karena sebelumnya Siwon telah meminta mereka menunggu kedatangannya. Seohyun terlihat beberapakali meronta ditengah seretan(?) Siwon.

"Omo, Siwonnie apa yang kau lakukan pada adikmu?"

"Diam!" sentak siwon pada ibu tirinya itu.

"Siwon-ah…" lirih appa. Belum pernah sekalipun ia melihat Siwon membentak orang lain. Ia benar-benar terpukul dengan keadaan anaknya yang selalu dingin semenjak ia menikah dengan istrinya saat ini.

Kini mereka semua sudah duduk diruang keluarga.

"Aku hanya ingin memberitau, tabiat anak tiri dan istri baru appa!" ucap Siwon dan mengeluarkan dua keping CD dan sebuah amplop coklat, lalu ia memutar salah satu video yang ia ambil tadi. Berisikan bagaimana kegilaan Seohyun menyiksa Sungmin dan berlaku kasar pada Pelayan Kim kemarin. Dan betapa kagetnya tuan Choi saat melihat rekaman-rekaman tentang anak tirinya itu. Selanjutnya Siwon menyerahkan amplop yang sedari tadi dibawanya beserta sebuah rekaman suara. Amplop itu berisikan beberapa lebaran foto istri keduanya yang mampu membuat darahnya naik. Bagaimana tidak, disana terlihat lembaran foto istrinya tengah bercumbu dengan seseorang pria muda, bahkan lebih muda dari putranya. Dan rekaman suara istrinya yang tengah berkomplot untuk menghancurkan rumah tannganya dengan Ibunya Siwon.

Maka, malam itu menjadi malam yang sangat panjang untuk keluarga Choi. Tuan Choi langsung menghubungi pengacaranya untuk megurus perceraiannya dengan istrinya dan menyeret kedua parasit itu keluar dari kediamannya. Sedangkan Siwon, kini tengah berusaha mencari dimana keberadaan ibunya. Berkumpul bersama lagi, itulah yang ia pikirkan saat itu.

.

.

Busan. Berhari-hari setelah kejadian itu, kini Sungmin sudah sehat kembali. Pekerjaannya selama ia sakit yang diambil alih oleh Shindong pun berjalan dengan sangat baik. Malam Grand Final telah usai, kini ia, Kyuhyun, Eunhyuk dan Shindong sudah akan bersiap kembali ke Seoul. Tapi mereka masih mendapatkan liburan selama dua minggu. Shindong dan Eunhyuk memutuskan untuk segera kembali keseoul karena sudah sangat merindukan keluarganya. Sedangkan Kyuhyun dan Sungmin memilih untuk tinggal selama 3 hari lagi disana. Bukan keinginan Sungmin lebih tepatnya paksaan Kyuhyun.

Malam harinya, setelah makan malam dua pasangan itu kini tengah duduk di balkon kamar hotel. Menikmati indahnya bintang yang bertebaran dilangit.

"Min, saat kembali ke seoul, aku ingin bertemu dengan keluargamu" ucap Kyuhyun.

"Hah? Benarkah?"

"Tentu saja, aku akan meminta izin untuk menikah"

"Mwo?! Jangan bercanda"

"Aku tidak bercanda…" ucapnya sembari menciumi bibir Sungmin dan menggendongnya masuk kedalam.

Menidurkannya diatas tempat tidur dan kembali berciuman.

"Mmmfhhhhttt…"

"Eungghhh.." desah Sungmin ketika lidah Kyuhyun mulai bermain-main didalamnya.

"Kyuhhh…" karena kebutuhan oksigen, Kyuhyun melepaskan tautan bibir mereka, tak puas hanya dengan bibir, ia pun menyesap leher Sungmin. Membuat Kiss mark di beberapa bagian, lalu naik mengigit kecil dagu Sungmin, mengecup bibirnya, hidung, mata dan keningnya, hinnga kini ia mulai menjilati telinga Sungmin dan mengulumnya.

"Eungh.. Ahmmm.." desah Sungmin lagi.

"Min, aku mincintaimu… apa sekarang kau keberatan..?" Kyuhyun berbicara seduktif tepat ditelinga Sungmin sembari membelai tengkuk Sungmin.

Sungmin marapatkan dirinya pada Kyuhyun dan mengangguk pelan. Dan seketika itu juga, Kyuhyun berbinar mendengarnya dan langsung mencium bibir Sungmin dengan rakus. Tangannya juga tak kalah lincah, kini tengah bekerja melepas kancing piyama Sungmin, perlahan ia mengusap pelan punngung Sungmin, hingga tannyanya berhenti tepat di pengait bra Sungmin dan melepas bra hitam itu bersamaan denga bajunya dan melemparnya kesembarang.

"Eunghh…" Sungmin memukul dada Kyuhyun karena kehabisan nafas, tapi Kyuhyun tak peduli dan terus melumat bibir itu sembari meremas dada Sungmin yang terbebas hingga desahan itu semakin keras.

"Eummmhh Kyuh…" Sungmin belingsatan menerima nikmat yang baru pertama ia rasakan itu. Ia remas rambut Kyuhyun untuk menyalurkannya. Dan Kyuhyun benar-benar menikmati setiap jengkal tubuh Sungmin, menatap indah ciptaan Tuhan itu. 'Indah' batinnya. Dangan segera ia melepas semua kain yang melekat pada tubuh Sungmin dan dirinya hingga mereka benar-benar full naked. Sungmin yang melihat Kyuhyun telanjang didepannya menelungkupkan tanggannya malu.

"Min Saranghae…" ucapnya menarik tangan Sungmin.

Kyuhyun mulai menidih tubuh nakednya dengan tubuh Sungmin. Menggesekan juniornya pada vagina Sungmin. "Eunghhh…."/"Oh Shitt.." desah keduanya bersamaan. Kyuhyun pun mulai mengecupi semua bagian tubuh Sungmin, mulai dari dada, perut, hingga bibirnya turun dan mengecup vagina Sungmin. Mengoral kewanitaan Sungmin hingga Sungmin mendapatkan klimaks pertamanya. Setelah cukup lama foreplay, Kyuhyun sudah tidak bisa lagi mengontrol gairahnya, kembali menidih Sungmin menciumnya sekilas.

"Mianhae, ini akan sakit diawal sayang.."

"Mian.. Saranghae.." kata Kyuhyun sembari memasukkan juniornya kedalam vagina Sungmin dengan perlahan dan…

JLEB

"Ahh.. Kyu.. Appo.." ucap Sungmin hampir terisak sembari meremas lengan Kyuhyun. Dan seiring teriakan itupula, mengalir darah yang keluar dari vagina Sungmin.

"Kau milikku seutuhnya changi-ya" ucap Kyuhyun sembari menggerakkan bokongnya perlahan. Sungmin menatap mata Kyuhyun dalam. Disana, ia hanya melihat ketulusan yang Kyuhyun berikan, tak ada yang lain.

"Ahhh.. ahh.. "

"Ugh, ahmm… "

"Eunghhh.. Kyuhh…"

Kyuhyun terus bergerak teratur sambil meremas dada Sungmin bergantian. Ia benar-benar menyukai setiap Sungmin mendesahkan namanya. "Ahhnn… Eunghhh…" bulir-bulir keringat terus menetes dari kulit keduanya.

Rakrikrakrikk. Suara decitan ranjang yang saling bersahutan dengan desahan dan deru nafas semakin membuat suasana erotis dalam kamar itu.

"Ahhh… Ahhh.. Kyuhh, mau kelu..ahh. . ar "

"Disini sayang?" Kyuhyun melesakkan juniornya dalam-dalam sampai mengenai gspot Sungmin.

"Ahhhhhh.." leguhan panjang Sungmin menandakan ia sudah klimaks untuk kedua kalinya dan membasahi junior Sungmin, kenikmatan Sungmin saat orgasme menambah kenikmatan untuk junior Kyuhyun yang masih didalam liang Sungmin.

"Min.. Aku akan sampai.. Ahhhh…." Kyuhyun terus menggerakkan bokongnya hingga Sungmin tersentak-sentak dan Kyuhyun mendonggakkan kepalanya saat kenikmatan itu datang.

"Ahhhh….." desahnya ketika cairan putih itu melesak kedalam vagina Sungmin. Kyuhyun pun lemas sehabis orgasme dan menidih tubuh Sungmin pelan hinnga dadanya menempel didada Sungmin dan terlelap tanpa melepastan tautan keduanya.

.

.

TBC

Review Please ^^

Hay readers chap 7 is UP!

Oh my god! Apa yang saya ketik itu? *nunjuk atas*

Maaf ya, jika NC-nya gak feel. Maklum ini kali pertama saya.. lain kali saya buat yang lebih hot. #Plak Yadong itu normal kok.. heheh.. Tadinya sedikit ragu mau post chap ini, tapi saya post saja, takut membuat readers terlalu lama menunggu, walaupun agak mengecewakan maafkan saya… buat next chap, readers maunya gimana? Review ya, biar saya bisa penuhi keinginannya.. ~kkkk

Thanks to : 18thOfMay, BabyChaByCho, Diniaulicious, HyukBunnyMing, Iam E.L.F and JOYer, Ji Sun, Lilin Sarang Kyumin, cho min hae, haengbokhagae, imyk1601, lilin swan kyumin, loupeu, 3, nurichan4, sitara1083, umong, won2, yumiewooki.

Jeongmal Gomawo readers tercinta.

Paypay Readers ^^

Follow : tikhaee