_JJJJLLEEEEBBBBBBB_
"Aaaaarrrrrggggggghhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!"teriak salah seorang namja salah satu dari mereka.
"YESUNGIE!"teriak Heechul dan Kibum.
'Baby,,, Baby,,, Gwaenchanayo?'batin Kyuhyun
_TEARS_
Paired : KyuSung (Kyuhyun x Yesung), YeKyu (Yesung x Kyuhyun)
Disclaimer : Super Junior Member, milik keluarga mereka, milik Lee Soo Man, milik tuhan, dan milik para ELFDEUL. Namun FF ini milik saia.
Let's Begin To Read This Story!
Author POV
"Aaaarrrrrggghhhhhh"erang Yesung yang mendapati sebilah pisau lipat kini bersarang di bagian perutnya.
"…."Siwon terdiam menatap Yesung kosong.
Siwon terdiam sesaat setelah dia berhasil menusukan pisau itu dibagian perut Yesung. Dia tertegun, dia sedang berfikiran, kenapa dia terbawa oleh emosi seperti ini. siwon melihat Yesung dengan tatapan kosong. Dia tidak berencana keluar atau melarikan diri dari kamar inap Yesung.
_DOK_DOK_DOK_
"Baby,,, Babyy,,, Gwaenchanayo?"ucap Kyuhyun dengan nada khawatir.
_DOK_DOK_DOK_
"Buka changi, Buka,,,"ucap Kyuhyun.
Kyuhyun terus saja menggedor pintu kamar Yesung. Tidak peduli bahwa jahitan yang baru saja dia lakukan itu kembali terbuka. Meninggalkan noda darah dipintu kamar Yesung. Sensasi sakit yang diterima saat tangan penuh darah itu dicium pintu kayu dengan gusar. Namun, bagi Kyuhyun, apa peduli dengan rasa sakit yang dia derita.
Dari jeritan atau lebih tepatnya adalah sebuah erangan kesakitan dari sang kekasih cukup membuat namja bersurai coklat itu menegang. Sekuat tenaga ia bangkit dan menuju kamar Yesung. Sedangkan dua orang yang berada didalam kamar itu masih mematung. Yang satu bingung dengan apa yang baru saja dia lakukan, sedangkan yang menjadi tokoh kedua dari cerita ini sedang berusaha menahan rasa sakit yang menjalar di bagian perutnya.
"Kau dengarkan Siwonnie? Kyuhyun sangat mengkhawatirkan aku. Dan jika aku harus mati sekarang. Maka dengan senang hati aku akan mengajakmu ke neraka."ucap Yesung yang telah tersungkur disamping ranjangnya kini mulai melemah.
"Kaauuu,,,"ucap Siwon marah yang tertahan.
'Kyunnie, terima kasih sudah mengkhawatirkan aku. Tapi aku juga manusia, aku punya batas untuk bertahan. Inikah akhir dari hidupku?'batin Yesung.
Seakan merasakan kalau batin Yesung kini sedang merasakan sakit, Kyuhyun pun menggedor pintu lebih cepat. Apapun dia lakukan agar pintu ini terbuka. Meski harus menghancurkan tangan kreatif milknya.
"SIWON! AKU TAHU KAU ADA DIDALAM! CEPAT BUKA! KALAU KAU SAMPAI MENYAKITI SUNGIEKU, MAKA SAMPAI UJUNG DUNIA PUN AKU AKAN MENGEJAR DAN MEMBALAS DENDAM PADAMU."geram Kyuhyun. Saat namanya terpanggil, tubuh siwon pun langsung menegang.
_DOK_DOK_DOK_
"BUKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"teriak Kyuhyun frustasi yang tidak peduli bahwa ini rumah sakit.
"Kyunnie? Wae? Sungie eodi?"tanya Kibum dan Heechul.
"Yesung ada didalam, dan dia bersama Siwon."ucap Kyuhyun dengan tatapan benci.
"Kyunnie, tanganmu."ucap Heechul.
Oh lihatlah, tangan yang tadi terbalut kain kasa putih kini sudah memerah dan meneteskan cairan yang tidak bisa diserap oleh kain itu lagi. Terlihat robekan yang tadi sudah dijahit dengan rapi kini sudah terbuka dan mungkin bisa dikatakan semakin melebar. Apa yang sedang Kyuhyun pikirkan hanyalah Yesung, Yesung, dan Yesung.
Kyuhyun POV
Aku sudah tidak tahan lagi,,, bagaimana dengan keadaan Yesung. Ohh Tuhan selamatkan kekasihku dan buatlah sahabat kecilku itu sadar dengan apa yang telah di perbuat sekarang.
"Chullie hyung, tolong panggilkan Hankyung dan pihak rumah sakit. Pasti ada kunci duplikatnya."ucapku.
"Ne,,"ucap Heechul lari mencari Hankyung.
"Kyu-ah. Tenanglah, aku tahu kau sangat khawatir dengan Yesung tapi aku mohon lihatlah tanganmu."ucap Kibum kasihan.
"APA PEDULIKU!"teriakku lantang.
"Kyu-ah"ucap Kibum.
Ya,benar. Aku sudah tidak peduli dengan hidup. Aku tahu Yesung sangat membutuhkanku sekarang. Aku ingin masuk dan memastikan keadaannya baik – baik saja. Hanya itu yang aku inginkan sekarang. Tapi kenapa seakan – akan dunia ini terasa berat. Aku ingin bertemu dengan Yesung, aku ingin bersamanya saat ini.
"Aaaarrgggghhhhh,"erangku tertahan.
Tanpa aku duga, dua polisi kini berlari kearah pintu kamar Yesung. Kenapa ada polisi? Lalu Kibum bertanya kenapa mereka ada disini? Dan mereka menjawab.
"Kami mendapatkan telpon dari seseorang yang menyatakan ada sebuah percobaan pembunuhan dikamar 24 paviliun ini."ucap sang polisi.
"Nomor 24. Berarti adalah kamar… Kamar Yesung."ucapku.
Author POV
"Bisakah kami mendobraknya? Terlihat akan lebih membahayakan jika menunggu petugas kunci."kata sang polisi.
"Baiklah, silakan pak."ucap Kyuhyun yang memang sudah melemah kondisinya hingga akhirnya dia agag terhuyung kebelakang dan segera ditangkap oleh Kibum.
"Gwaenchanaseo?"tanya Kibum.
"Nan Gwaenchana."ucap Kyuhyun.
Kini dua orang polisi tengah bersiap untuk mendobrak pintu kamar nomor 24 itu. Dua kali dobrakan pintu itu bisa dipaksa untuk terbuka.
_BBBRRRAAAAKKKK_
Sekarang pintu itu terbuka, ya, pintu yang selama ini jadi penghalang Kyuhyun untuk memasukinya. Lihatlah didalam kamar itu, Siwon yang tengah bercucuran keringat dingin dengan apa yang telah dia lakukan. Sedangkan Yesung, kini telah tersungkur dibawah ranjangnya untuk istirahat. Namun mata itu masih terbuka, sayup – sayup mata onyx itu mulai tertutup.
"Kyunniieee."ucap Yesung lirih.
"Changi-ah,,, gwaenchanaseo?"ucap Kyuhyun terlihat sangat khawatir dengan keadaan Yesung saat itu. Oh, ayolah, siapa yang tidak kawatir dengan orang yang kita sayang dengan keadaan seperti itu.
Sekarang terlihat Hankyung dan Heechul memasuki kamar itu. Terlihat Hankyung sangat khawatir dengan sang adik iparnya ini. Sayup – sayup Yesung mulai kehilangan kesadarannya. Dan Kyuhyun hanya merutuki dirunya sendiri yang tak berdaya. Melihat ada benda asing yang bersarang di tubuh Yesung, Hankyung langsung minta Kyuhyun untuk membawanya keruang operasi. Tapi mana mungkin Kyuhyun bisa membawa tubuh itu keika dirinya sendiri sedang terluka.
"Hankyung-ah, mana mungkin Kyuhyun bisa?"ucap Chullie sambil menunjukkan tangan Kyuhyun yang mulai terbuka lebar, memeperlihatkan daging ditangannya yang mulai terkoyak.
Dengan sekuat tenaga Kyuhyun mengangkat tubuh Yesung dan membawanya berlarian menuju ruang operasi. Dia sudah tidak memperdulikan tangannya yang sekarang terasa mati rasa. Yang dia tahu hanya satu, Yesung bisa sadar kembali. Hanya itu yang kini ada dipikiran namja tampan itu. Sedangkan Kibum maupun Heechul hanya bisa merasakan kasihan dengan keadaan yang menimpa Kyusung dan kini tengah tergopoh-gopoh mengikuti jejak langkah Kyuhyun yang membawa Yesung ke ruang operasi.
Sedangkan Siwon hanya bisa tersenyum simpul dengan apa yang baru saja dia lihat. Kalau saja, kalau saja waktu bisa diulang. Dia akan meminta agar bisa menerima keadaan Yesung yang telah dicintai oleh Kyuhyun. Seandainya bisa, dia akan menjadi sahabat yang baik untuk Kyuhyun.
'Semoga saja aku tidak terlambat,'batin Siwon yang kini sudah dibawa oleh polisi ke kantor polisi.
"Sungie-ah, Gwaenchanaseo? Sabar changi, sebentar lagi kita akan melakukan operasi."ucap Hankyung yang kini tengah tergopoh – gopoh menggendong Yesung keruang operasi.
"Hankyung hyung, Chullie hyung, Kibummie, nan gwaenchana."ucap yesung yang telah sadar dan kini berpindah ketempat yang sepantasnya(bangku untuk membawa seseorang kesebuah tempat seperti ranjang).
"Kyunnieee,"panggil Yesung.
"Ne,,, Ne,, Changi-ah... aku ada disini menunggum."ucap Kyuhyun.
"Ne,, Arraseoyo. Tapi tolong obati dulu tanganmu, aku janji akan menemuimu."ucap Yesung yang dibawa keruang operasi.
Sesaat setelah Yesung masuk keruang operasi yang kini tengah ditangani oleh dokter Choi Min Ho. Sedangkan Kyuhyun yang sudah melemah, kini berada diruang operasi sebelah Yesung. Karena luka yang di akibatkan pintu kamar inap Yesung telah membuat tangan Kyuhyun mati rasa dan harus dijahit kembali. Sedangkan Kibum yang tadi di rumah sakit kini sudah berada di kantor polisi.
"Bummie, bagaimana keadaan Kyuhyun dan Yesung?"tanya Siwon.
"Ach, Gwaenchanayo. Baru saja aku mendapat kabar dari Chullie hyung kalau Yesung sudah siuman dan kini dia sudah dipindahkan keruang rawat inap. Sedangkan Kyuhyun meski operasinya berhasil tapi dia masih belum sadar, karena darah yang dia keluarkan terlalu banyak."ucap Heechul.
"Owh,,, Aku harap mereka baik –baik saja. Sekarang aku tahu Bummie, cinta itu tidak bisa dipaksa, kalau dipaksa malah akan menjadi benci."ucap Siwon getir.
"Anniyo, aku yakin Kyuhyun dan Yesung tidak membencimu."ucap Bummie.
"Sudahlah jangan menghiburku, aku sudah paham semuanya. Biarlah aku yang menebus apa yang telah aku lakukan."ucap Siwon.
"Siwonnie."ucap Kibum.
"Sudahlah, aku memang namja yang tidak baik. Sebaiknya kau jangan mencintaiku lagi."ucap Siwon.
"Andwaeyo,"ucap Kibum.
"Aku tidak akan berhenti mencintaimu Wonnie. Karena kau bukan namja yang jahat, hanya saja kamu salah arah. Semua itu wajar."ucap Kibum.
"Anniyo, sebaiknya kau memilih yang lain, yang mncintaimu Bummie. Bukan malah menunggu namja sepertiku."ucap Siwon.
"Waktu kalian tinggal 10 menit lagi."ucap petugas.
"Baiklah, aku harus pergi sekarang Bummie."ucap Siwon beranjak pergi.
"Tunggu Woonie, aku hanya ingin menjelaskan dan mengulang lagi apa yang aku katakan. Aku hanya akan memilihmu, aku akan menunggumu, karena aku bernar-benar mencintaimu. Selain itu, aku tahu siapa yangmenelepon para polisi itu. Gomawo, sudah membiarkan mereka bahagia, dan tolong beri aku kesempatan untuk memilikimu."ucap Kibum.
"Gomawoyo, sudah mencintaiku. Dan juga cheonmaneyo, mungkin hanya itu yang bisa aku lakukan untuk menyatukan mereka. Selain itu, akan aku pertimbangkan lagi, jika kau berhasil membuatku mencintaimu Bummie."ucap Siwon kini pergi dibawa polisi.
'Pasti Wonnie, pasti! Aku akan membuatmu mencintaiku,'batin Kibum.
'Mungkin sudah saatnya aku memberikan sebuah kesempatan untuknya,'batin Siwon.
~ To Be Continue ~
YAY Jadiiiii...
Review,,, aku minta review,, yay,,, ahahahaha
Mianhae updatenya lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
#readers gebukin Joonie.
Sekedar info, chapter depan END...
Jadi minta sarannya mau dibuat seperti apa.. okeeyyy
