~ TEARS ~
Chapter V
Pairing :
Kyuhyun x Yesung
Siwon x Kibum
Hankyung x Heechul
Genre :
Romance
Friendship
Angst
Rating :
T
Warning :
YAOI LINE
Attention :
Just For Fujoshi
If don't like please click exit
Inspiration ;
All My Heart Super Junior 3th Album
Marry You Super Junior 2nd Album
Walkin' Super Junior 5th Album
Haenbok Super Junior 2nd Album
~ Happy Reading ~
Kyuhyun POV
Ku buka kedua mata caramelku. Jujur aku masih merasa sangat lelah saat ini, namun aku tak tahu aku ternyata terjaga ditengah malam seperti ini. Apa ini lama? Berapa lama aku tertidur. Tanganku kini telah dijahit kembali. Aku coba menggerakkannya. Tapi gagal, rasanya sangat sakit. Mungkin obat biusku sudah hilang.
Apakah Yesung baik-baik saja? Dimana dia sekarang? Lalu siapa yang menelepon polisi itu datang ke rumah sakit ini? Tidak mungkin jika itu Yesung. Ahh mollayo. Aku cuma bingung kenapa kau bisa berubah menjadi brutal seperti ini Woonie.
Author POV
Kyuhyun kini telah sadar setelah 4 hari mengalami masa kritisnya. Sedangkan Yesung kini tengah berjalan-jalan menyusuri lorong rumah sakit ditemani sang hyung. Sejujurnya Yesung meminta Heechul untuk tetap tinggal, tapi apa boleh buat sang hyung ingin menemaninya. Meski Heechul menemani Yesung jalan-jalan, baik Yesung maupun Heechul kini hanya berdiam diri tanpa sepatah kata keluar dari bibir mungil Yesung.
Yesung POV
Apa Kyuhyun masih sakit? Sebenarnya aku sudah tahu ini hanya akal-akalannya Siwon untuk membuatku berpisah dengan Kyuhyun. Tapi jika melihat mereka bersama rasa cemburu ini terasa memburu. Apa aku sudah keterlaluan? Lihatlah, dia yang telah menyelamatkan hidupku.
Apa yang akan aku lakukan setelah Kyuhyun siuman nanti. Mollayo,,, aku memang sudah keterlaluan.
Heechul POV
Anak ini, masih saja memikirkan Kyuhyun. Aku yakin itu. Tapi rasa cemburunya begitu besar seperti dirimu eomma. Hihihi. . . . aku yakin Siwon hanya merasa kehilangan Kyuhyun untuk saat ini. Pastinya akan lebih baik jika mereka mungkin tidak akan bertemu terlebih dahulu. Aku takut kalau Kyuhyun akan dendam pada Siwon.
"Sungie-ah."panggilku.
"...'
"Sungie-ah."panggilku lagi.
"Acch,, ne hyung."ucap Yesung.
"Gwaenchanayo?"tanyaku khawatir.
"Nan gwaenchana. Waegure?"tanya Yesung padaku.
" Aku ingin kembali keruangan Hankyung, hyung lelah. Bisakan kamu berjalan sendiri? Bukankah didepan itu kamar Kyuhyun? Hyung akan menemui Hankyung sekarang."ucapku.
"Ne hyung. Arraseoyo. Aku bisa sendiri kok. Sebaiknya hyung cepat tidur. Arrachi? Jaljayo."ucap yesung sembari berjalan menuju kamar Kyuhyun memakai kursi roda.
"Arraseoyo. Jaljayo..ucapku yang hanya disambut dengan lambaian tangan Yesung. Aku bergegas kekamar dinas milik Hankyung karena aku memang sudah sangat lelah saat ini.
Author POV
Kyuhyun kini hanya menatap pintu kamar inapnya. Kelihatannya dia masi berada diruang ICU. Separah itukah tangannya hingga dia berada ditempat ini. Itulah yang dipikirkan seorang Cho Kyuhyun. Lama kelamaan Kyuhyun mulai lelah dan ingin tertidur, tapi terhenti saat seseorang membuka kamarnya. Terlihat Yesung memasuki kamarnya, dan Kyuhyun memutuskan untuk pura-pura masih tidur.
Yesung mendorong kursi rodanya kesamping ranjang Kyuhyun. Dengan tatapan menyesal Yesung mulai memegang pergelangan tangan Kyuhyun. Kyuhyun tidak bergeming. Yesung dengan lembut membelai tangan yang besar itu dengan kasih sayang. Kyuhyun hanya menahan diri untuk tidak bangun dan mengagetkan Yesung.
"Kyunnie. ."ucap Yesung.
"Cheongmal mianhae. Mianhae sudah menyusahkanmu."ucap Yesung memandang wajah Kyuhyun yang masih tak bergeming.
"Sejujurnya aku masih mencintaimu. Aku hanya takut kehilanganmu. Ku pikir aku bisa mengubah Woonie sahabatmu yang mencintaimu itu menerimaku. Ternyata aku salah, selamanya dia akan tetap mencintaimu. Aku pikir mungkin memang seharusnya aku tidak datang kesini."ucap Yesung yang mulai berkaca-kaca.
"Aku tahu Woonie tidak sejahat itu. Aku tahu dia namja yang baik. Hanya saja dia merasa kehilanganmu. Aku hanya bisa merusak hubunganmu dengan Woonie kalau seperti ini."ucap Yesung mulai terisak lirih.
'Andwaeyoo. Haruskah aku bangun? Ach aku punya ide.'batin Kyuhyun.
"Ahhh mian, kenapa aku harus menangis. Hehehe. Benar-benar babo. Tidurlah dengan nyenyak Kyunnie. Jaljayo."ucap Yesung.
Yesung membelai telapak tangan Kyuhyun lalu meletakkannya dan menyelimuti Kyuhyun kembali. Dia pun beranjak dari tempatnya dan akan memasuki kamar tidurnya disebelah kamar Kyuhyun. Tepatnya sich didalam kamar Kyuhyun –yang termasuk kamar vvip- yang sangat lebar.
"Sungie-ah. Teonajima.. jeball.."erang Kyuhyun.
Yesung berhenti dari acaranya membuka pintu kamar tersebut. Dia meenajamkan pendengarannya, apa mungkin dia salah dengar kalau Kyuhyun tengah terjaga dari masa kritisnya. Saat dia menengok kearah Kyuhyun , Kyuhyun terlihat tidak bergeming.
'Mungkin aku hanya berhalusina-
"Yesungie, cheongmal mianhae. Teonajima. Jebaaall. Dorawajjwo."erang Kyuhyun menyerupai igauan.
"Kyu..."
"Kyunniee"ucap Yesung tidak percaya.
"..."
"Hiks... hiks.. hiks.."isak Yesung yang kini tengah mendorong kursi rodanya untuk mendekat kearah ranjang Kyuhyun.
"..."
"Ireonaaa"bisik Yesung yang kini membelai pipi Kyuhyun.
"..."hanya genangan airmata yang kini mengalir dari sudut mata Kyuhyun.
"Ireonnaaa."ucap Yesung bergumam lirih.
Mata caramel Kyuhyun kini mulai terbuka sedikit demi sedikit. Mengerjap – kerjap lalu memandang mata onyx Yesung. Menatapnya lekat, seakan tak ingin membiarkan mata itu menitikkan butiran bening yang menyayat hatinya. Tatapan hangat dari seorang Kyuhyun untuk orang yang selalu ingin dilindunginya. Seseorang yang sangat ingin dia miliki seutuhnya.
"Uljimmaaa,"ucap Kyuhyun lirih.
"Ennmmm.. Hiks Hiks Hiks"erang Yesung saat tangan Kyuhyun yang masih sehat –walafiat- mengusap lembut airmatanya.
"Jebal, aku tidak inginkau menangis lagi. Jebal."ucap Kyuhyun sangat lirih yang kini menitikkan airmatanya.
"Geurae. Uljimayo. Nee.."ucap Yesung mengusap airmatanya kasar lalumengusap airmata Kyuhyun.
"Gomawoo."ucap Kyuhyun tersenyum tulus.
"Apa aku membangunkanmu? Apa kau menginginkan sesuatu?"tanya Yesung lembut.
"Anniyo, aku hanya ingin kau disampingku sebentar lagi. Aku merindukanmu. Mianhae, aku membuatmukhawatir."ucap Kyuhyun.
"Anniyoo. Ne, aku akan disini."ucap yesung.
"Bagaimana lukamu itu? Apakah baik-baik saja?"tanya Kyuhyun.
"Nan Gwaenchana Kyunnie."ucap Yesung bohong. Padahal saat ini dia merasakan kram yang sangat luar biasa sakit.
"Jinjja?"tanya Kyuhyun meyakinkan. Padahal dia juga tahu kalau Yesung berbohong.
"Ne. Aku kan namja terkua-
"Aaarrrgghh"erang Yesung saat Kyuhyun dengan sengaja menyentuh bekas operasi Yesung.
"Kau tidak akan bisa membohongiku Sungie."ucap Kyuhyun lirih.
"Sepertinya begitu.."ucap Yesung menampilkan cengiran yang sangat tidak enak dilihat.
"Sudahlah, kajja. Berbaringlah disisiku. Aku rasa ini cukup untuk kita berdua."ucap Kyuhyun sedikit bergeser dari tempat tidurnya.
"Ne,,"ucap Yesung yang kini tengah mencoba berdiri dan berbaring diranjang milik Kyuhyun.
Dengan susah payah akhirnya Kyuhyun dan Yesung berhasil berbaring diranjang. Suasana malam yang indah, ditemani cahaya bulan yang masuk dari jendela sebelah ranjang milik Kyuhyun menambah suasana romantis mereka. Tidak ada kata yang terucap, hanya saling pandang. Seakan mata mereka berkata biarkan mata hati kami yang berbicara.
Sampai akhirnya Yesung angkat bicara,
"Kyunnie. Gomawo."ucap Yesung.
"Cheonmaneyo. Tapi untuk apa?"tanya Kyuhyun.
"Gomawo sudah mencintaiku. Gomawo sudah menyayangiku. Gomawo sudah menjadi bagian dalam hidupku. Dan gomawo sudah mengkhawatirkan aku."ucap Yesung.
"Tentu saja. Aku Cho Kyuhyun akan selalu mencintaimu, menyayangimu, menjadi bagian hidupmu, dan selalu melindungimu. Gomawo sudah memaafkan aku."ucap Kyuhyun.
"Gwaenchana. Aku sudah tahu. Bolehkah aku meminta sesuatu padamu?"tanya Yesung.
"Mwoya?"tanya Kyuhyun.
"Aku harap kaubisa memaafkan Woonie. Dia han-
"Itu tidak mungkin Sungie. Dia sudah menikammu. Dia sudah membuatmu seperti ini. Aku memang pantas membencinya."ucap Kyuhyun setengah marah.
"Berarti kau tidak sayang padaku Kyuu."ucap Yesung.
"Mwoo?"ucap Kyuhyun tidak percaya.
"Mungkin kau tidak percaya, tapi yang menelephon polisi adalah Woonie."ucap Yesung.
"..."
"Awalnya aku memang sangat marah, dan sudah tahu kalau Woonie akan datang menemuiku. Aku tahu dia sangat mencintaimu. Dia sama sepertiku, dia hanya merasakehilanganmu."ucap Yesung.
Flashback ON
"Kau dengarkan Siwonnie? Kyuhyun sangat mengkhawatirkan aku. Dan jika aku harus mati sekarang. Maka dengan senang hati aku akan mengajakmu ke neraka."ucap Yesung yang telah tersungkur disamping ranjangnya kini mulai melemah.
"Kauu,,,"ucap Siwon marah yang tertahan.
"SIWON! AKU TAHU KAU ADA DIDALAM! CEPAT BUKA! KALAU KAU SAMPAI MENYAKITI SUNGIEKU, MAKA SAMPAI UJUNG DUNIA PUN AKU AKAN MENGEJAR DAN MEMBALAS DENDAM PADAMU."ucap Kyuhyun. Saat namanya terpanggil, tubuh Siwon pun langsung menegang.
"Sungie, bolehkah aku memintamu untuk menjaga Kyuhyun?"ucap Siwon tertunduk lirih.
"Ye?"ucap Yesung kaget.
"Tolong jaga Kyuhyun untukku. Mungkin aku memang sangat mencintainya. Namun kini aku sadar, cinta Kyuhyun hanya untukmu. Aku memang tidak suka sesuatu yang sudah menjadi milikku menjadi milik orang lain."ucap Siwon.
"..."
"Aku tahu, kenapa kau tidak menghindar dari tikamanku tadi. Aku tahu kenapa. Aku tahu yang kau lakukan selama ini. Tapi aku hanya bisa menganggap itu hanya untuk membuatku semakin merasa kehilangan Kyuhyun."ucap Siwon.
"..."
"Kau yang selalu menganggapku teman, malah aku yang memusuhimu. Aku tahu selama ini kau selalu memberiku banyak waktu untuk bersama Kyuhyun sebagai sahabat karibnya. Tapi aku malah menyalah gunakan waktuku."ucap Siwon.
"..."
"Aku tahu kau tidak menghindari tikamanku karena kau ingin membalas rasa sakit hatiku karenamu dengan tikaman itu. Mungkin bisa dibilang ini impas. Tapi ternyata aku salah. Kau tahu, aku yakin sekarang Kyuhyun sangat marah, kecewa, dan benci padaku."ucap Siwon.
"An.. Andwae.."ucap yesung lirih.
"Sebentar lagi akan ada polisi yang datang dan menangkapku. Aku sudah meneleponnya untukmu. Bisa dikatakan itu hadiah dariku untukmu yang kini telah menjadi kekasih Kyuhyun. Sungie-ah, nae chingu."ucap Siwon.
_BRAK_
"Annyeongie gasaeyo."ucap Siwon lirih
Flashback OFF.
"..."
"Aku hanya tidak ingin memutuskan apa yang telah terjadi Kyunnie."ucap Yesung.
"Shireo."ucap Kyuhyun tegas.
"Kyunnie, tatap aku."ucap Yesung.
"..."
"Aku hanya ingin persahabatan ini akan tetap ada. Aku yakin dihatimu tidak menerima apa yang aku katakan tadi. Tapi, pada dasarnya Siwon hanya ingin memilikimu. Hanya saja dia tipe orang yang pemaksa."ucap Yesung.
"Tapi dia menyakitimu. Aku tidak bisa terima itu!"ucap Kyuhyun tegas.
"Bukankah aku tadi sudah mengatakan? Kalau luka ini belum seberapa sakitnya saat Siwon merasa kehilanganmu Kyuu. Ayolah, aku tahu kau pasti bisa memaafkannya."ucap Yesung.
"Andwae,"ucap Kyuhyun tegas.
"Aaahh molla. Selalu saja keras kepala."ucap Yesung mempoutkan bibir mungilnya.
"Ne,, Ne,, aku kan memaafkannya."ucap Kyuhyun.
"Cheongma-
"Tapi dengan satu syarat?"ucap Kyuhyun.
"Echh, mwoya?"ucap Yesung.
"Aku tidak ingin menemuinya sebelum aku sembuh dan bisa melindungimu. Mungkin aku bisa memaafkannya, tapi aku tidak bisa mempercayainya begitu saja. Aku harus waspada."ucap Kyuhyun.
"Ne,tentu saja.."ucap Yesung.
"Sungie aku lelah, kajja kita tidur."ucap Kyuhyun.
"Ne."ucap Yesung.
Setelah itu terdengar suara nafas mereka yang tertidur dibuai keesokan harinya Heechul mendapati kedua insan itu berpelukan dalam tidurnya meski sedang sakit. Heechul hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak kecil Yesung maupun dalam hatinya dia bahagia bisa melihat senyuman Yesung kembali.
Sedangkan Siwon telah terbebas dari tuntutan yang dia buat sendiri. Meski begitu untuk penangguhan dia masih harus tetap berada didalam penjara sampai sidang penangguhannya turun. Selama itu juga Kibum selalu datang, menceritakan semua yang terjadi dikampus. Kibum juga bercerita kalau Kyuhyun maupunyesung kini telah sehat dan bisa beraktivitas normal.
Kesabaran Kibum yang selalu membuatnya merasa nyaman selama dia dipenjara membuat Siwon berubah. Dulu dia orang yang cuek kini mencoba untuk membuka diri. Bahkan Siwon mencoba untuk membuka hatinya untuk Kibum. Sekuat tenaga Siwon berusaha untuk melupakan rasa cintanya terhadap Kyuhyun.
Hanya 3 minggu Siwon tinggal dijeruji besi, itu membuatnya tampak seperti mendapatkan suatu pelajaran yang berharga. Pelajaran yang tidak akan pernah dia lupakan sepanjang hidupnya. Pelajaran yang akan dia turunkan kepada anaknya kalau nanti dia akan mempunyai seorang anak.
Saat Siwon keluar dari penjara pun Kyuhyun rasanya masih enggan berbicara dengannya. Siwon tahu kalau yang di lakukannya itu sangat keterlaluan. Tapi apa memang Kyuhyun tidak memaafkannya? Dan tidak mau menerimanya menjadi sahabatnya lagi. Itulah yang difikirkan Siwon. Sampai pada suatu hari saat dia, Kyuhyun, Yesung, dan Kibum pergi berlibur.
Disitulah Kyuhyun mulai mau berbicara lagi dengan Siwon. Meski seakan tak percaya Kyuhyun mau berbicara dengannya lagi. Namun ia bersyukur, bersyukur karena Kyuhyun memaafkannya. Orang yang selama ini dikecewakannya olehnya kini mulai menerimanya kembali. Itu adalah hadiah spesial dari tuhan untuknya.
Tuhan terima kasih sudah membawanya kembali menerimaku. Ini adalah hadiah terindah darimu dihari ulang tahunku. Cheongmal gomawo. Yesungie gomawo sudah membuat Kyuhyun menerimaku kembali. Gomawo sudah memaafkanku. Gomawo sudah mengerti perasaanku. Tapi sekarang kau tidak perlu khawatir ada malaikat yang selalu bersamaku. Kibumie, saranghaeyo. Sebaiknya aku katakan atau tidak ya? o.O
Choi Siwon
The End
Yay... Akhirnya selesai...
Minta review ne... gomawo sudah mendukungku selama ini. Buat yang baca terima kasih... buat semuanya saja terima kasih. Tanpa dukungan kalian mungkin FF ini sudah tidakupdate lagi. Sejujurnya Joonie lupa endingnya bagaimana.. ingatkan? Sudah berapa bulan sejak hari ulang tahun Kyuhyun appa? Sudah sangat lama sekali. Cheongmal mianhae..
Akhirnya Happy ending Yay.. #tepok tangan
Sekali lagi... Gamsahamnida...
