WE GOT MARRIED
KaiSoo Version Part 2
"Don't You remeber?"
.
.
Rate: T++ hampir M
WASPADA NC!
Main Cast : Kai, D.O, Chanyeol, Baekhyun, Chen, Xiumin
Side Cast : Siwon, Kibum, Suho, Donghae, Eunhyuk
Cameo : Kyuhyun and Kris
Pairs : Kaisoo slight Chansoo dan KaiBaek
.
.
Genre : Gender Switch (GS), Romance, Love, comedy, Drama
Disclaimer : EXO hanyalah milik Tuhan dan SM,
dan para member adalah milik orang tua dan diri mereka sendiri...
Yang author miliki di cerita ini hanya jalan ceritanya
serta semagat untuk terus mencintai EXO… ah.. Saranghaeyeo!
.
.
.
WARNING : TYPO IS EVERY WHERE
.
.
NEED REVIEW
NO BASH
NO PLAGIARSM
NO HATE
JUST LOVE EXO
.
.
HAPPY READING!
.
.
PLAK!
ini untuk ketiga kalinya...
"Bawa orang tuamu kemari!" Siwon memerintahkan Kai memanggil kedua orang tuanya.
Kai lalu minta ijin sebentar dan menelpon orang tuanya di luar ruang kerja Suho
"Ajhusi... biarkan aku yang bertanggung jawab pada Kyungsoo..." kata Chanyeol tiba - tiba masih menundukkan kepalanya.
Seluruh mata diruangan itu tertuju pada Chanyeol karena kata - katanya
.
.
.
Kai mendial nomor appanya... sekali... dua kali... tiga kali... tetap tak diangkat...
Kai memutuskan untuk mendial nomor eommanya... sekali... dua kali.. tiga kali... hasilnya juga nihil. Kai berulang kali mengacak rambutnya dengan kesal...
"Aiiiissshhh... ya! Orang tua macam apa kalian tak pernah mengangkat telponku? KIM DONGHAE! KIM EUNHYUK! JIKA KALIAN TAK MENGANGKAT TELPONKU KALIAN AKAN MENYESAL..." Bentak Kai pada ponsel Camcung S4nya...
"tapi,... kalian akan lebih menyesal lagi jika mengangkatnya,... aaaah... Kim Jongin apa yang kau lakukan,..." Kai membentur - benturkan kepalanya di tembokk rumah sakit.
Naega jeil jal naga... Naega jeil jal naga...Naega jeil jal naga...Naega jeil jal naga...
Ponsel Kai tiba tiba berbunyi... appanya menelpon.. Kai secepat kilat mengangkatnya..
"APPA!"
"We Jongin-ah?"
"Appa... bisakah Appa ke Wooridul Spine Hospital sekarang juga? ajak eomma bersama appa juga.."
"Mwo? Ke rumah sakit? ada apa? Apa kau berkelahi lagi? memukuli anak lain hingga babak belur lagi? ya Jongin-ah... appa sangat sibuk sekarang! Appa ini seorang wakil menteri... uruslah semuanya sendiri.. aku akan mengirimkan sekretaris Choi ke rumah sakitnya... biar dia yang..."
"YA KIM DONGHAE! ANAK MU MENGHAMILI TEMANNYA! ARRA?"
Kai berteriak pada appanya dengan suara gemetar...
"MWO? MWORAGU?"
Suara Donghae meninggi... menyadari apa yang anaknya katakan barusan
"Aku... aku... aku bilang appa dan eomma akan segera punya cucu..."
Kai menjawab lemah dan terbata - bata
"YA SAEKI-YAA! ANAK SIAPA YANG KAU HAMILI?"
"Maka dari itu appa... cepatlah ke Wooridul Spine Hospital sekarang... ajak eomma bersamamu..."
Kai langsung memutuskan telponnya dan mematikannya.
.
.
.
Donghae memasuki rumah sakit bersama sekretarisnya... dan disusul oleh Eunhyuk yang terlihat sangat panik...
"aa...Appa..." Kai menyambut... bukan... lebih tepatnya menyerahkan diri pada appa tamparan appanya..
PLAK!
"Apa yang kau bicarakan ditelpon hah? Bajingan ini... appa kau mau membuat nama keluarga kita hancur hah?" Donghae menatap tajam anakknya yang juga balas menatap tajam ayahnya...
"Yaaa... apa yang kau lakukan... jangan sentuh anakku!" Eunhyuk melindungi anaknya dan ikut menatap suaminya
"Apa yang appa pedulikan terhadapku?... harusnya appa dan eomma sadar... aku jadi bajingan karena appa dan eomma.." Kai masih menatap mata Donghae mulai kesal
"Jonginiiee,... aegii... kau bicara apa eohh... jangan hiraukan appamu.. bicara saja pada eomma.." Eunhyuk menakupkan tangannya ke pipi anak kesayangannya itu dan membuat duel mata anatara ayah dan anak itu terputus.
"Jongin-ah..." Xiumin datang menginterupsi pertikaian yang membuat heboh lobby rumah sakit itu.
"Oh... anyeonghaseo..." Xiumin membungkukkan badannya melihat kedua orang tua Kai dan seseorang lagi di hadapannya
"Jongin-ah... semuanya menunggumu di ruangan Suho oppa..." Xiumin berkata agak takut karena ketegangan masih menyelimuti suasana mereka.
"Chagwan-nim... (sapaan untuk wakil menteri)... tenanglah,... semua pasti bisa diselesaikan" Kata Sekretaris Choi
.
.
.
"Bagaimanapun juga... siapapun yang berbuat dialah yang harus bertanggung jawab... walaupun kau dan Kyungsoo punya hubungan khusus... tapi kau tak bisa bertanggung jawab padanya jika bukan kau yang melakukannya Chanyeol-ah"
Siwon berkata dengan nada tenang, menanggapi pernyataan seorang remaja laki - laki yang berwajah sangat sedih itu.
Kyungsoo masih terus menangis dan menangis... demikian juga dengan Kibum yang kini ditenangkan oleh Suho.
"Chogio... Jongin dan orang tuanya sudah datang..." Xiumin mengawal pasukan keluarga Kai memasuki ruang kerj milik Suho itu.
.
.
"KAU!"
Siwon dan Donghae berkata bersamaan dengan nada tinggi dan sinar mata penuh dendadm dan amarah
.
"Unii..."
Tapi lain halnya dengan Eunhyuk dan Kibum mereka saling tersenyum satu sama lain...
"Mwo ya ige?" Kai yang tak mengerti situasi mengerutkan dahinya.. begitu pula Suho, Chanyeol dan Xiumin... bahkan Kyungsoo sampai berhenti menangis...
Siwon dan Donghae seperti akan saling memakan satu sama lain...
sedangkan Eunhyuk dan Kibum saling berpelukan,entah mengapa mereka berdua terlihat bahagia.
"Eunhyuk Unii... bogshippeoseo" kata kibum seakan lupa dengan keadaan yang mereka hadapi..
"Mwo ige..? kau kenapa ada di sini?" Eunhyuk tersenyum sangat lebar mengelus pipi Kibum..
"Uri Kyungiiee... unii... dia...hamil..." Kibum kembali memancarkan raut sedihnya..
"Ommo... jadi anak yang dihamili oleh uri Jonginie adalah putrimu?... Daebak!" Eunhyuk dan Kibum lalu berpelukan senang.
"YA! KEUMANE!" Siwon dan Donghae masih dengan posisi siap memakan satu sama lain.
"KAU! MENGAPA KAU ADA DI SINI?" Tanya Siwon dengan amarah meluap luap..
"YA! Michoseo? kau sendiri yang meminta anakku bertanggung jawab pada anakmu..." Donghae berkata dengan nada rendah namun dengan tampang yang tak kalah menantang
"HAH... memang benar... anak adalah cerminan dari orang tuanya... ayah yang brengsek tentu saja menghasilkan anak yang brengsek juga.." Siwon tersenyum menyeringai mengejek Donghae
"Jika begini adanya... tak menutup kemungkinan anakmu juga menginginkannya kan?" Donghae ikut menyeringai
"YA! Kyungsoo-ah... apa yang ada di otakmu sampai kau bisa membuat karya seni bersama anak penghianat ini?" Bentak Siwon pada Kyungsoo
"Mwo? Penghianat? Kau yang tukang ingkar janji... suka terlambat! Bahkan anakmu juga sekarang cepat sekali terlambat datang bulan..." Donghae masih menatap siwon.
"Ya appa... ajhusi... sebenarnya kemana arah pembicaraan kalian..?" Suho yang tak mengerti langsung menengahi keadaan..
"WUAHAHAHAA,,,,"
tiba - tiba kedua ibu sosialita itu langsung tertawa menyadari arah pembicaraan suami mereka..
"Suho ya.. appamu itu... dulu punya seorang sahabat yang sangat dekat.. namun mereka bermusuhan hanya karena hal sepele... orang itu ya,... Donghae oppa ini.." Kibum tertawa dan sepertinya melupakan tujuan utama mereka ada di sana.
"Kuere yeo... ya yedeulra... Siwon-ssi dan Appanya Jongin dulu sepakat akan ikut audisi di SM Entertainment,,, saat mereka berjanji akan berangkat bersamaan,.. Siwon-ssi seperti biasa... datang sangat terlambat... maka dari itu.. Appanya Jongin meninggalkan dia dan ikut audisi... tapi sayangnya gagal... hahaha" Eunhyuk mendukung pernyataan Kibum.
"Ajhusi... Ajummanie... bisakah kita kembali pada pokok permasalahannya..?" Chanyeol berkata dengan nada pahit, getir dan frustasi bercampur.
"Majaa... sudahlah Donghae-ah... minta maaf pada Siwon... berbaikan... lalu nikahkan anak kita.." Kata Eunhyuk merasa ini adalah masalah yang sangat ringan..
"Setuju... aaa... takdir menyatukan kita lagi unii... anak - anak kita akan menikah... aaa..." Kibum dan Eunhyuk berpelukan lagi
.
.
.
Kesokan harinya Kyungsoo dan Kai masih sekolah seperti biasa.. hanya saja Kyungsoo nampak sangat lemah, Chanyeol sempat menghampiri Kyungsoo ke kelasnya untuk memastikan keadaan Kyungsoo... Chanyeol tak peduli bahwa diperut Kyungsoo sedang tertanam benih milik Kai... yang dia tau hanyalah dia mencintai Kyungsoo...
Saat istirahat siang tanpa sengaja Kyungsoo berpapasan dengan Kai di koridor kelas. Kai seperti biasa mengabaikan Kyungsoo namun tidak dengan Kyungsoo.
"Jongin-ah..." Kyungsoo memanggil Kai yang barusaja melewatinya. Kai langsung berhenti dan berbalik.
"Sepulang sekolah, temui aku di belakang perpustakaan.." Kata Kyungsoo yang tanpa membalikkan badannya kemudian masuk ke dalam kelas.
Melihat Kyungsoo pergi, Kai langsung melanjutkan perjalanannya menuju ke toilet. Di toilet dia bertemu dengan Chanyeol. Mereka sama - sama mencuci tangan mereka... keduanya diam tak menyapa, hingga Chanyeol menjadi orang pertama yang membuka mulut.
"Kau... dan Kyungsoo... bagaimana bisa melakukannya..." Chayeol bertanya tanpa melihat Kai.
"Meolla... aku sendiri tak sadar apa yang telah kami lakukan saat itu..." Kai juga menhawab tanpa melihat Chanyeol
"Kapan dan dimana kalian melakukannya?" Chanyeol menatap bayangannya di kaca wastafel.
"Apa itu penting bagimu?" Sahut Kai kini melirik Chanyeol.
"Aku adalah namjachingunya Kyungsoo... Kau melakukannya dengan Yeojachinguku... apakah aku tak berhak bertanya?" Kali ini Chanyeol menatap sinis kearah Kai
"Kalau begitu tanyakanlah pada yeojachingumu... aku yakin aku tak melakukannya sendrian.."
Kai memberikan death galrenya pada Chanyeol lalu meninggalkan namja yang lebih tinggi darinya itu sendirian di wastafel.
Disaat yang sama Baekhyun terlihat sedang mengintip kelas Kai... nampaknya dia mencari - cari Kai... tapi dikelas tunangannya itu dia hanya menemukan sesosok Kyungsoo yang sedang tertidur dimejanya sendirian... Baekhyun lalu menghampiri Kyungsoo yang terlihat kurang nyaman dengan korden kelas menyapu wajahnya...
"mmmh... xiuminiie.. sudah mulai ya..?" Kyungsoo terbangun mendengar orang mendekat kearahnya.
"Ah... Kyungsoo sunbae-nim..." Baekhyun tersenyum tepat disebelah Kyungsoo
"Mwo hae? Sedang apa Baekhyun?" Kyungsoo tersenyum melihat hoobaenya
"Anii.. aku hanya mau membenarkan korden... karena Kyungsoo sunbaenim nampak tak nyaman... kuende.. apa Kyunsoo sunbae-nim sakit? wajahnya pucat sekali?" Baekhyun duduk di kursi Xiumin dan memperhatikan wajah Sunbae favoritnya itu.
"Aaah... aku hanya sedikit lelah Bakhyun-ah... Gwuenchana.." Kyungsoo membuat bibir tebalnya tersenyum dengan susah payah
"uueek..." Kyungsoo nampak ingin muntah.
"Sunbae-nim... gwuenchana? kau berkeringat banyak sekali..." Baekhyun cemas memperhatikan Kyungsoo
"Ah... tenanglah... aku belum sarapan pagi ini... jadi asam lambungku ... ueeeek..." Kyungsoo nampak makin parah
"KYUNGSOO-ah" Kai kaget melihat Kyungsoo hampir muntah didalam kelas. Kai langsung berlari kearah Kyungsoo... tanpa pengantar apapun Kai langsung menyaup badan mungil Kyungsoo dalam gendongannya dan memapah Kyunsoo menuju ke Klinik Sekolah. Kai bahkan tak menghiraukan Baekhyun yang ada di sana.
Kelas mereka letaknya cukup jauh dari Klinik sekolah, Kai yang tak tau harus appa menghadapi calon ibu dari anaknya itu hanya mampu memapah Kyunsoo sambil berlari sekencang - kencangnya. Dalam perjalanan, Kyungsoo sempat muntah dan mengotori baju Kai dengan muntahannya. Kai tak peduli, yang lebih dia cemaskan adalah Kyungsoo yang semakin pucat...
'Ada apa ini? Kenapa aku sangat peduli padanya?' Batin Kai..
Seluruh sekolah hampir kaget melihat Kai memapah Kyungsoo...
"Apa mereka bertengkar lagi?" kata seorang siswa yang sedang berjalan di lorong
"Apa Jongin menculik Kyunsoo?"bisik siswa lainnya
Kai membaringkan Kyungsoo di tempat tidur Klinik, dokter jaga langsung menangani Kyungsoo dengan sigap. Kai yang terengah - engah menggendong tubuh Kyungsoo mulai membuka sedikit demi sedikit kancing seragamnya yang terkena muntahan Kyungsoo. Kai menuju ruang ganti dan mengambil baju PEnya di loker lalu mengenakannya. Kai berniat kembali ke kelas... tapi setan apa yang mempengaruhinya hingga langkah kakinya tak mau patuh lagi dengan otaknya... Kaki Kai membawa remaja tampan berkulit Tan itu masuk ke Klinik.
Kyungsoo terbaring lemah dan tangannya ditusiki infus. Seragam kotornya juga telah diganti pakaian perawatan di Klinik
"Uisa-nim (dokter) Dia kenapa?" tanya Kai seketika
"Hagsaeng... apa dia Do Kyungsoo pacarnya Park Chanyeol ketua Osis itu?" tanya dokter ber name tag Cho Kyuhyun itu langsung
"Iyeee.. wae yeo uisa-nim (dokter)?"Kai penasaran
"aaa... geu Hagsaeng... dia sedang hamil dan sekarang sedak terkena anemia, itu sih wajar dia butuh istirahat dan tidak setress..." Kata Dokter itu sedikit canggung pada Kai.
"Cinca yeo?" Kai kaget mendengar keadaan Kyungsoo
"Bisa kau panggil ketua Osis itu... aku akan menelpon orang tuanya..." Kyuhyun tersenyum canggung
"Animida... tidak perlu... biar aku yang melakukannya... aku... aku akan menjaganya..." Kata Kai menentang dokter muda tampan itu... Kyuhyun menemukan gelagat aneh pada Kai... mata evilnya memandang Kai dengan tatapan super mencekam hingga membuat Kai tak nyaman... Kai, walaupun anak yang nakal, dia bukanlah tipikal anak yang bisa berbohong... maka dari itu dia menarik napasnya dalam... mempersiapkan dirinya dan berkata...
"Do Kyungsoo... dia... hamil... hamilnya anakku.." Kata Kai kini wajahnya sangat mmerah. Kyuhyun menaikkan sebelah matanya dan mengangguk pelan
"Guere... kau jagalah dia di sini... belajarlah bertanggung jawab... ne?" Kyuhyun menepuk bahu Kai lalu pergi.
Kyuhyun yang sudah cukup lama magang di Klinik itu tentu tau gosip - gosip yang beredar... apalagi pacarnya Lee Sungmin adalah guru di sekolah itu juga... dia tentu tau bagaimana nakal dan rusuhnya Kai serta hubungan tak pernah harmonis anatara Kai dan Kyungsoo... tentu saja dia kaget ketika mendengar kenyataan Kyungsoo tengah hamil anak dari Kai.
"Huft... anak jaman sekarang semuanya terlalu cepat... aku dan Sungmin saja sudah berpacaran 5 tahun masih belum menikah... mereka masih pelajar, malah sudah punya anak... apa aku harus mencontoh mereka ya..." Kyuhyun melamiun sendirinya sambil mengawasi Kai yang duduk di samping Kyungsoo, memandangi Kyunsoo dengan tatapan polos seakan berpikir 'apa yang harus aku lakukan'
"Ya... Kyungsoo... kau tidur?"
Kai sedikit menggoyangkan lengan Kyungsoo dengan telunjuknya
"Ada apa?" Kyungsoo membuka matanya perlahan
"Mani appo?" Kai salah tingkah di depan yeoja yang biasanya dia ajak berkelahi itu
Kyungsoo hanya menggeleng lemah.
"Jongin-ah... Kau tau... kan... aku... sedang,..."
"Mengandung anakku?"
"Ye? aah... Nde..."
"Lalu apa? Kau mau mengugurkannya?"
"Aaa...Anii... Anii..."
"Lalu?"
Wajah Kyungsoo memerah... ia terus memandangi langit - langit klinik, dia tak tau bagaimana harus mengatakannya tapi yang jelas kini Kai terus menatap wajahnya yang merona
"Lalu apa?" Kai bertanya lagi.
"Apa kau... ingat bagaimana kita... bisa berakhir... begitu...?" Kyungsoo bertanya pada Kai yang kini melihatnya sambil menaikkan satu alisnya keatas
"Begitu apa?" Kai bukannya tak paham, tapi dia sibuk mencari jawaban yang tepat dihadapan Kyungsoo
"Berakhir... apa kau ingat bagaimana kita melakukannya malam itu?" Tanya Kyungsoo memberanikan diri.
"Ya! Mana bisa aku mengingatnya? Aku sedang dipengaruhi alkohol... aku tidak ingat... tidak sadar.. kau sendiri?" Kai balik bertanya pada Kyungsoo..
"Anii! Mana mungkin aku bertanya padamu jika aku ingat..." Kyungsoo kembali mengalihkan pandangannya
Namun apa yang mereka katakan itu bohong...
Beberapa hari setelah mereka terjebak dalam situasi itu -kita tau dimana-... Mereka berdua bisa ingat bagaimana kejadian malam itu... mengapa mereka bisa berakhir tanpa busana di rumah Xiumin...
.
FLASH BACK
Kai dan Kyungsoo tidak benar - benar pingsan saat Xiumin dan Chen membawanya ke kamar tamu itu... Mereka berdua hanya kehilangan akal sehat... Setelah lampu dimatikan, Xiumin dan Chen menutup pintu dan meninggalkan mereka berdua disana.
"hahahaha... dimana ini..." Kai yang sedang mabuk langsung bangun dari posisi berbaringnya
"Ya kkamjong! jangan berisik... suaramu membuat telingaku panas!" Kyungsoo ikut duduk dan memarahi Kai dalam kegelapan.
Sinar bulan perlahan menembus jendela membuat ruangan menjadi sedikit bercahaya. Rambut Kyungsoo yang jalinannya juga dilepas Xiumin, kini terurai indah... membuat wajah Kyungsoo terlihat Sexy.
"Ya,... sebenarnya kau ini cantik... tapi kau terlalu sombong dan sok pintar.." Kai mendekatkan wajahnya kearah wajah Kyungsoo
"No doo... andai saja kau tak hitam dan bodoh... mungkin aku akan menyukaimu... hahaha..." Kyungsoo mengejek Kai
"Ya... tidak semua dari tubuhku berwarna tan" Kai membuka baju dan celananya hanya menyisakan celana dalamnya... dia memamerkan kulit perut dan pahanya pada Kyungsoo
"waah... lihat... tubuhmu sexy juga..hahaha..." Kyungsoo menertawakan Kai sambil membelalakkan matanya menyusuri tubuh Kai yang telanjang itu, dress yang di pakai Kyungsoo juga agak naik, menyibakkan paha mulus Kyungsoo yang sangat putih,
Namanya juga orang yang ada dibawah pengaruh alkohol, mabuk dan tak sadar... Kai tergoda dengan paha sexy Kyungsoo, begitu juga Kyungsoo... melihat tatapan horny Kai yang sexy... napasnya jadi tidak beraturan..
Kai mendaratkan tangannya dengan mulus di paha Kyungsoo, mengelus paha itu dengan lembut... Kyungsoo juga tak melakukan apapun... otaknya tak berfungsi dengan baik... Kai mendekatkan bibirnya ke bibir Kyungsoo lalu berkata... "Kyungsoo-ah... berhenti bersikap sombong padaku.." Kai lalu melumat bibir tebal Kyungsoo perlahan sambil meraba paha mulus Kyungsoo, tangan satunya yang menganggur dia arahkan ke punggung Kyungsoo dan membuka resleting belakang dress Kyungsoo, Kai menarik sebelah lengan dress itu hingga ke siku Kyungsoo kemudian melakukannya pada bagian lengan satunya, hingga dada Kyungsoo terlihat dibawah sinar bulan... begitu putih dan menggoda, bagian payudara Kyungsoo yang menyembul indah membuat Kai semakin nafsu lalu menyentuh payudara sexy itu...
"aaah... Jongin-ah... Apa yang kau lakukan? aaah..." Kyungsoo mendesah menahan tangan Kai yang tadi meremas payudaranya.
"wae?" mata Kai menajam berkilat penuh cahaya... bibirnya yang sexy dan basah membuat wajah Kai semakin sexy
"Akuu... sebenarnya tidak mau sombong padamu... kau yang sering menggangguku..." Kyungsoo mempoutkan bibirnya dengan sexy, matanya yang bulat kini jadi sayu dan redup dibawah sensasi rasa panas yang dirasakan tubuhnya
"Kau tau mengapa aku mengerjaimu dan mengganggumu?" Kai berkata sambil menyerang leher Kyungsoo. Kyungsoo menahan napasnya yang tak beraturan lalu menggeleng
"Karena aku menyukaimu Kyungsoo... tapi kau malah pacaran dengan Chanyeol itu... dan tidak putus juga..." Kata Kai kini memandang lagi mata sayu Kyungsoo
"Ya Pabbo Kim... jika kau menyukaiku, maka setidaknya lakukanlah sesuatu agar kau bisa merebutku dari Chanyeol... haha.." Kyungsoo tertawa geli, kesadarannya masih melayang
"Guere? maukah kau berpaling paadaku jika aku melakukan sesuatu?" Kai kini serius... Kai sendiri tidak yakin apakah dia berada dalam posisi sadar atau tidak sadar karena dia merasa sadar dengan posisinya bersama Kyungsoo saat ini, mereka berdua sudah setengah telanjang.
"Lakukanlah sesuatu Jongin-ah... beri aku alasan meninggalkan Chanyeol dan pergi kearahmu.." Kali ini Kyungsoo yang menyerang bibir sexy Kai, Kyungsoo melumat habis bibir Kai dan mengedarkan tangannya di punggung Kai. Kali ini baru Kai sadar, sebenarnya dia sudah tak dibawah pengaruh alkohol lagi... namun dia tak ingin menjadi waras secepat ini... jika dengan menjadi gila, maka Kyungsoo akan menjadi miliknya.
Kai menanggalkan semua pakaian Kyungsoo... tak ada yang tersisa, Kyungsoo telanjang bulat, begitu juga dengan Kai... Kyungsoo kini tertindih dibawah tubuh kecoklatan Kai, kedua kakinya mengapit pinggul Kyungsoo dan sesuatu yang sudah dalam kondisi 'on fire' dia gesekkan di sela - sela paha Kyungsoo. Satu tangannya sibuk meremas payudara Kyungsoo dan satu tangan lagi menggenggam erat tangan yeoja yang mendesah sangat seduktif itu. Bibir Kai sendiri sibuk melumat payudara kanan Kyungsoo.. mengemun nipelnya dengan lembut dan perlahan.
Kai sedikit mengangkat pinggulnya, menggerakkan tangannya kebawah dan menggeser sebelah Paha Kyungsoo hingga keduanya paha mungil itu berpisah... Kai mengarahkan tangannya ke arah sesuatu yang agak basah, dadanya kini berdegup kencang menyadari apa yang ia lakukan pada Kyungsoo.
"aaah... Jongin-ah..." Kyungsoo menyebut namanya
"Wae Kyungii?" Kai mencium pipi Kyungsoo sementara tangannya sibuk bermain di daerah sensitif itu.
"Kau... apa kau akan melakukannya?" Kyungsoo berkata dengan nada agak menekan... matanya menyiratkan bahwa kini da sadar betul apa yang mereka lakukan.
"Aku..." Kai belum selesai menjawab, Kyungsoo kini kembali melumat bibir Kai dan memejamkan matanya pasrah... 'Tuhan... ijinkan aku melupakan semua ini besok pagi' ujar Kyungsoo dalam hati...
Kai tenggelam dalam ciuman panas itu, sedikit demi sedikit dia mengarahkan juniornya dan sedikit menusuk area sensitif Kyungsoo... tepat di titik paling basah, Kai dengan perlahan mulai memasukkan juniornya ke dalam sana...
Sebenarnya mereka melakukannya dengan sadar, hanya saja akal sehat mereka yang entah merantau kemana membuat mereka terlalu naif untuk mengaku bahwa mereka saling tertarik satu sama lain... saling membohongi diri masing - masing... dan dibalik pertengkaran mereka selama ini... hal yang kini mereka lakukan lah yang sejujurnya ada dalam hati mereka...
Dan keesokan harinya Tuhan mengabulkan doa Kyungsoo, karena mereka lupa... apa yang mereka bicarakan saat melakukan itu,... tapi tidak dengan apa yang mereka lakukan... Jika mereka berkata tidak ingat... itu artinya mereka mulai berbohong...
FLASH BACK END
.
.
.
tak terasa Kai tertidur saat menjaga Kyungsoo yang juga tertidur... Chanyeol yang panik segera menuju ke Klinik sekolah setelah jam pulang sekolah... Baekhyun yang tak menemukan Kai di kelasnya juga ikut mencari Kai di Klinik... mereka berdua melihat Kai sedang tertidur sambil memegang tangan Kyungsoo. Keduanya hanya dapat bengong tak tau harus bagaimana menghadapi situasi konyol itu. Hingga Xiumin datang dan membangunkan Kai.
"Jongin-ah... irrona.." Kai menyipitkan matanya dan menatap Xiumin
"Xiu-ah.. waseo... aku tadi mengirimi pesan.." Kata Kai sambil mengucek tangannya
"Aku sudah membacanya... bagaimana Kyungsoo.." Xiumin bertanya dan duduk disebelah Kai
" Dia baik - baik saja... dia hanya setress, mungkin karena kehamilannya... dia juga kena anemia karena terlalu lelah.." Kata Kai yang tak sadar Chanyeol dan Baekhyun ada dibelakangnya.
"Aaah... majjayeo... wanita hamil memang perlu banyak istirahat,.. kasian Kyungsoo... kau juga, jadilah appa yang baik untuk calon bayimu.." Xiumin juga berkata seakan lupa siapa dua orang yang berdiri dibelakangnya.
"HAMIL? Kyungsoo sunbae? Duggu Appa? Jongin oppa?" sekujur tubuh Baekhyun seperti dilempar dari gedung berlantai 27. Jantungnya entah lari kemana dan kakinya sangat lemas.
"Baek... Baekhyun-ah... no..." Kai kaget melihat Baekhyun di belakangnya... dia tak mempedulikan Chanyeol karena Chanyeol sudah tau masalah ini. Baekhyun lalu berlari keluar Klinik dengan mata berkaca - kaca.
"Kejarlah dia... dia tidak tau apa - apa..." kata Chanyeol dengan suara parau. Kai yang merasa tak enak pada Baekhyun langsung saja mengejar yeoja bermata sipit itu keluar.
Kai mendapati Baekhyun sedang menangis bawah pohon yang rindang disamping lapangan basket... tempatnya sering menunggu Kai bermain basket.
Kai duduk disamping gadis yang terisak itu. Mengelus punggung baekhyun dan tak mampu berkata apa - apa selama beberapa saat...
"Baekhyun-ah... uljima..." akhirnya Kai mengatakan sesuatu... namun Baekhyun tetap menangis... wajahnya ia sembunyikan dibalik telapak tangannya... Kai meraih kedua tangan Baekhyun dan merampasnya lembut hingga wajah menangis baekhyun sangat jelas terlihat... Kai tak tega melihat yeoja yang selalu riang gembira penuh tawa kini berlinangan air mata... semua karena ulahnya... Kai menghapus air mata di pipi Baekhyun dan berkata... "Uljima Baekhyun-ah... aku bisa menjelaskannya.."
Baekhyun terisak selama beberapa saat, menarik beberapa napas panjang untuk menenangkan diri kemudian memandang Jongin yang khawatir, ini adalah kali pertama Baekhyun melihat wajah Kai sekhawatir itu.
"Oppa... tadi itu.. mak.. mak..maksudnya appa? itu... itu ben..ar?" Baekhyun bertanya agak sesenggukkan
"Nde... majja yeo... Kyungsoo-ssi... sedang hamil... mengandung anakku..." Kai berkata dengan penuh kejujuran
"oo...ottokae? Oppa kan tunanganku... sementara Kyungsoo sunbae-nim kan pacar Chanyeol sunbae-nim.. kalian juga musuhan... ottokee oppa?" Baekhyun memandang Kai dengan tatapan merana
"Meolla Baekhyun-ah... semua terjadi begitu saja... maafkan aku... aku tak pernah bermaksud menyakitimu begini... maafkan aku baekhyun-ah" Kai merasa bersalah melihat mata merana Baekhyun
"Oppa... apa yang akan kau lakukan? meninggalkan aku? oppa akan menikahi Kyungsoo sunbae-nim?" mata gadis baik hati itu kini kembali berkaca - kaca
"Nde.. aku... harus bertanggung jawab padanya..." Kai menundukkan kepalanya memandangi sepatu Baekhyun... dia tak tahan melihat Baekhyun yang menangis lagi.
"oppa... hatiku rasanya sakit sekali oppaaaa... haaaaa" Baekhyun menangis tak tahan merasakan sesak di hatinya, Kai segera memeluk Baekhyun yang menangis dan mengusap punggung gadis itu. Baekhyun menangis sejadi - jadinya.
"Mian... Mianhae Baekhyun-ah... cincha mianhae..."
.
.
"Irona waseo?" Chanyeol menyapa Kyungsoo yang baru terbangun dari tidurnya.
"Jongin-ah oddiega?" Kyungsoo tanpa sadar menannyakan keberadaan Kai
"tadi Xiumin sempat ke sini, tapi Chen sudah menjemputnya sebelum kau bangun... dia tak ingin membangunkan mu... minumlah.." Chanyeol tak menjawab ataupun menyebut nama Kai, dia menyodorkan segelas air putih untuk diminum Kyungsoo.
"Kyungsoo-ah.. apa rencanamu setelah ini?" Chanyeol bertanya dengan tatapan hampa
"Ujian kelulusan kita dua minggu lagi kan?" Kyungsoo mengalihkan pembicaraannya
"Ooh..." Chayeol mengangguk.
"Apa kau akan menikah dengan Jongin?" tanya Chanyeol lagi. Kyungsoo kaget mendapatkan pertanyaan seperti itu, bibirnya terasa kelu, kemudian dia hanya mampu menjawab "meolla"
"Kyungii-ah... tak bisakah aku yang bertanggung jawab untukmu? aku berjanji akan menjadi appa yang baik untuknya, tidak peduli dia anak Jongin atau anakku... aku akan menyayangi dia setulus hatiku... ijinkan aku bertanggung jawab padamu..." Chanyeol memegang tangan Kyungsoo erat, mata bundarnya mengeluarkan air mata.
"Chanyeol-ah... mianhae... ceongmal..." Kyungsoo ikut menangis.
.
.
.
Perjanjian pernikahan antara Kai dan Baekhyun sudah dibatalkan. Kedua orang tua mereka sempat beradu mulut karena situasi yang ada... Donghae dan Eunhyuk harus rela menanggung malu akibat kelakuan putra semata wayang mereka. Namun itu tak masalah bagi Eunhyuk yang malah sangat bahagia... menurutnya Kai sudah menghamili gadis yang tepat. Begitu juga dengan Kibum, dia sama sekali tak terbebani dengan keadaan putrinya yang sedang hamil 6 minggu... dia malah sibuk dengan aktifitas barunya, merawat ibu hamil... dia bahkan sering memanggil Jongin ke rumah Kyunsoo untuk menjaga putrinya selama Kibum mengantar suaminya menghadiri pertemuan antar kolega. Sementara, keadaan tegang antara Siwon dan Donghae perlahan memudar akibat ulah anak mereka. Mereka akhirnya berbaikan dengan alasan "demi cucu".
Malam itu Kai dan kedua orang tuanya datang ke rumah Kyungsoo untuk melamar Kyungsoo. Seperti yang diperkirakan ibu - ibu sosialita itu sangat heboh dalam hal ini. Diacara pertemuan itu, yang banyak berbicara adalah orang tua mereka. Donghae dan Siwon sibuk dengan urusan dimana keduanya akan tinggal setelah menikah, apakah mereka akan lanjut kuliah atau tidak... sementara Eunhyuk dan Kibum sibuk merancang acara pernikahan keuda anaknya itu. Suho agak canggung melihat kedua mempelai sibuk dengan ponsel masing - masing. Suho diam - diam mengintip apa yang mereka lakukan pada ponsel mereka.
Kyungsoo sibuk berselancar di dunia maya, mencari gambar - gambar bayi... terkadang dia menyimpan gambar bayi yang meurutnya lucu, dia juga mencari arti - arti nama bayi yang akan dia beri pada anaknya... di sisi lain, Kai juga sedang berselancar di dunia maya, tapi Suho lebih tertarik dengan apa yang dicari Kai... Kai mencari tentang "Cara merawat ibu hamil", "Cara menjadi Suami siaga", "Makanan yang biasa diinginkan ibu hamil" dan "Gejala - gejala yang perlu diwaspadai pada ibu hamil"... tak heran kening Kai terus berkerut... megingat kapasitas isi kepalanya yang tak secepat itu menangkap sesuatu. Kai menggaruk - garuk tengkuknya dan berulang kali membaca beberapa kalimat yang tak dia mengerti. Suho hanya tertawa melihat calon appa muda itu.
"Jongin-ah... ayo ikut hyung sebentar..." Kai mengikuti ajakan Suho. Suho mengajak Kai masuk ke kamarnya, Suho mencari - cari sesuatu dalam rak bukunya, meggunakan telunjuknya untuk menyusuri buku - buku yang bertumpuk itu... Kai kagum melihat kamar Suho yang dipenuhi oleh buku - buku... itu pertama kalinya dia melihat kamar seseorang mirip dengan perpustakaan... Kai bahkan tertawa geli mengingat jumlah buku di kamarnya... buku sekolahnya saja tak lengkap... kamarnya hanya penuh dengan CD musik, film dan juga majalah sport.
"Kau... bacalah buku ini... Lay, kekasihku yang menitipkannya padaku... dia bilang pasti susah bagimu untuk menghadapi ibu hamil, apalagi yang hamil itu Kyungsoo... saat aku bercerita padanya tentang kalian.. dia langsung memberiku buku ini, dan memintanya untuk diberikan padamu" Suho menjelaskan dengan senyum angelicnya.
Kai menatap buku bersampul keluarga bahagia itu. "gumawo hyung..." Kata Kai kemudian
"Hyung... maafkan aku..." Kai menghentikan langkah Suho yang hendak mengambil buku lainnya.
"Mwo?" Suho bertanya tak mengerti
"Aku... aku sudah berbuat salah... aku... akan bertanggung jawab" Kai menunduk dan malu dihadapan kakak iparnya itu. Suho tersenyum santai sambil menggeleng dan menyadari betapa naifnya anak itu
"Gwuenchana... dibalik semua cobaan ini, pasti Tuhan punya rencana..." Suho kembali menyebarkan senyum Angelicnya sambil menepuk bahu adik iparnya yang naif itu.
.
.
.
Hari demi hari berlalu. Kyungsoo semakin gendut... Kai dan Kyungsoo masih berpura - pura tak ada apa - apa dihadapan teman - teman mereka... awalnya mereka curiga mengapa Kyungsoo jadi gendut akhir - akhir ini... namun banyaknya makanan yang ia makan di sekolah menjelaskan perubahan yang significant itu.
Dan jika ada seseorang bertanya "Kyungsoo-ah,... kenapa kau makan banyak sekali?"
maka Kyungsoo akan menjawab... "Aku kan masih masa pertumbuhan... belum terlambat untukku berjuang meninggikan badanku"
.
Hari ini adalah hari terakhir ujian kelulusan mereka, hari terakhir juga mereka akan masuk sekolah secara formal.
"Ya... dikelas ini hanya Kyungsoo dan Jongin yang tidak mengambil SATnya... guere?" kata Kris si ketua kelas itu.
Jongin dan Kyungsoo hanya mengangguk bersamaan. Kris menatap hampa kearah dua orang yang saling mengangguk itu. Dia pikir jika Jongin tidak mengambil SAT maka itu akan biasa saja... tapi ini Kyungsoo juga ikut tidak mengambil. "Aneh" Kris bergumam sambil memasukkan berkas kelas.
"Kalau begitu selamat berlibur, hasil ujian kelulusan akan dikeluarkan minggu depan! Good Luck" Ketua kelas angry bird itupun langsung pergi.
Chanyeol berpapasan dengan Kris, tersenyum sedikit lalu melihat kearah Kyungsoo yang sibuk bercanda dengan Xiumin sambil memakan choco pienya.
"Kyungiie-ah... bagaimana keadaanmu? kau merasa nyaman?" Chanyeol menyapa mantan kekasihnya itu.
Dua hari yang lalu Kyungsoo memutuskan hubungan mereka, Kibum sih yang menyuruhnya... itu semua demi kebaikan mereka, karena sebentar lagi Kyungsoo akan menikah dengan Kai dan tak mungkin masih berpacaran dengan Chanyeol, walaupun Chanyeol bersikeras tak memperdulikan itu semua.
"ooh... Chanyeol-ah... gwuenchana... kau sudah mendaftar SATmu?" Kyungsoo terlihat bahagia hari ini.
"Nde... aku masih tetap ingin jadi dokter... kau tau kan..." Chanyeol tersenyum canggung.
"Chanyeol Fighting! Oh ya... setelah anakmu lahir, apa kau akan melanjutkan kuliahmu?" kata Xiumin yang merasa leluasa karena di kelas sedang sepi, hanya ada mereka berempat.
"Tentu saja... aku akan kembali kuliah!" Kyungsoo masih sibuk melahap choco pienya
"Kau sendiri bagaimana appa?" Xiumin berkata geli pada Kai
"Oh... meolla..." Kai menjawab dengan singkat,
"Kau juga harus memikirkan masa depanmu Jongin-ah... jika tidak, kau akan berhadapan denganku.." Chanyeol memang masih bersikeras ingin bertanggung jawab pada Kyungsoo.
"Wah... akhir - akhir ini kau sering membaca buku... itu buku apa Jongin-ah?" Xiumin penasaran dengan buku yang dibaca Kai. Tentu saja itu buku yang diberikan oleh Suho, namun untuk menutupi identitas buku itu, Kai membungkusnya dengan sampul coklat.
"Anii... bukan apa -apa.." Kai lalu merapikan mejanya dan menggendong tasnya...
"Kyungsoo-ah... ayo pulang, sudah dijemput.." Kai mengambil tas Kyungsoo dan menggendongnya di sebelah pundaknya. Kyungsoo menuruti kata - kata Kai dan berpamitan pada Chanyeol dan Xiumin.
Mereka berdua dijemput oleh supir Donghae. Nampaknya mereka tidak menuju rumah Kyungsoo ataupun rumah Kai. Mereka berdua hanya diam saja di mobil tanpa bercakap - cakap...
"Ini dimana?" Kai bertanya pada supir appanya
"Aaah... Eunhyuk maninm sedang menunggu Jongin dolyeonnim dan Do agashi di lantai 7 flat 3." kata supir itu ramah
Kai masih menggendong tas Kyunsoo dan tasnya sendiri. Mereka berdua menuju ketempat yang disebutkan supirnya. Kai lalu memencet bell dan tak lama... cengiran eommanya menyapa mereka.
"Waseo adeul..." Eunhyuk tersenyum pada keduanya.
"Besok adalah hari pernikahan kalian, jadi... mulai saat ini dan seterusnya kalian akan tinggal di apartemen ini... okay... aaa... uri adeul akan jadi kepala keluarga.." Kata eunhyuk imut.
"Aegy yaa.. ayo kemari.." Kibum memanggil Kai dan Kyungsoo ke sebuah ruangan
"Ini kamar kalian... kami sudah mendesainnya dengan sepenuh hati.." Kibum ikut tersenyum geli. Sementara Kai dan Kyungsoo hanya bisa menatap dengan tatapan (o.O)
Kedua ibu sosialita itu mengajak anak - anaknya berkeliling apartemen yang teridir dari 2 kamar, dapur 2 kamar mandi, satu ruang tamu, lorong masuk dan balkon itu. Apartemen itu begitu mungil dan cantik, sangat pas untuk pasangan muda seperti mereka... namun apakah itu juga pas untuk Kyungsoo dan Kai?
.
.
.
Tak terasa, hari ini adalah hari pernikahan mereka. Tak banyak orang yang diundang... hanya beberapa kolega dan rekan kerja orang tua mereka. Kyungsoo dan Kai juga mengundang teman - teman mereka, sesuai bayangan mereka... seluruh dan seisi Seoul International High School sangat kaget ketika tau Kyungsoo menikah dengan Kai dan dalam keadaan hamil. Chanyeol dan Baekhyun juga datang keacara itu. Mereka berdua datang dengan ketegaran yang sudah mereka siapkan.
"Oppa...Chukae.." Baekhyun menghampiri Jongin
"Gumawo Baekhyun-ah.." Kai tersenyum pada gadis berhati baik itu
"mmm... seharusnya aku yang berjalan bersama oppa menuju ke altar itu.." Kata Baekhyun sedikit mendengus
"Mianhae.." Kai kembali meminta maaf karena telah membuat Baekhyun kecewa.
"Keunde... jika sesuatu terjadi pada kalian... aku tidak keberatan jika oppa ingin kembali padaku..." Baekhyun terlihat pasrah dengan kata - katanya.
Sementara itu, disaat yang sama... diruang tunggu pengantin wanita, Chanyeol menemui Kyungsoo.
"Belum terlambat untuk membatalkannya.. apa kau benar - benar akan melakukannya?" tanya Chanyeol
"Nde... aku tak bisa berbuat apa - apa... ini salahku.." Kata Kyungsoo sambil memainkan buket bunganya
"Sudah ku bilang, aku tidak keberatan menerimamu apa adanya... aku juga sudah berjanji padamu kan... apapun yang terjadi... aku akan tetap mencintaimu.." Kata Chanyeol kini berlutut agar sejajar dengan Kyungsoo.
"Benarkah?" Kyungsoo bertanya dengan wajah polosnya dan Chanyeol mengangguk dengan tulus.
.
.
Upacara pernikahan Kyunsoo dan Kai berlangsung sangat hikmat. Mereka berdua telah resmi menjadi suami istri. Kai dan Kyungsoo sepakat untuk sama - sama menunda kuliah mereka selama Kyungsoo hamil, dan kemungkinan akan mengambil SAT mereka tahun depan.
Seperti yang telah direncanakan, Kai dan Kyungsoo akan tinggal di Apartement mereka sendiri. Kini mereka hanya berdua di sana. Kyungsoo sedang berada di balkon apartemen mereka, dengan antusias melihat cahaya gemerlapan kota Seoul. Kai kemudian menghampiri istrinya dan mengenakan sebuah jaket di badan Kyungsoo.
"Gumapta.." kata Kyungsoo kemudian. Kai hanya tersenyum dan ikut memandangi kota Seoul bersama Kyungsoo.
"ini sebuah kesalahan..." Kyungsoo memulai pembicaraan.
"keadaan ini... sebuah kesalahan... aku ingin memperbaikinya.." Kyungsoo berkata lagi.
"Bagaimana kau akan memperbaikinya?" Kai bertanya tak mengerti
"Aku ingin... ketika bayi ini lahir... dan kita sudah mampu berdiri sendiri... aku... ingin kita bercerai.." Kyungsoo membawa kata - kata perceraian kedalam rumah tangga mereka yang usianya baru beberapa jam
"Lalu? setelah bercerai apa rencanamu?" Kai mereasakan gemuruh di hatinya. Entah mengapa dia menjadi sangat kesal
"Entahlah... hanya saja ingin bebas dari semua tekanan ini.."
"Apa kau akan pergi bersama Chanyeol?"
Kyungsoo kini menatap Kai, dia hanya terdiam menatap mata penuh amarah itu...
-TBC-
Author Corner :
Hiiiaaa.. ini udah yang part 2 ,,,, udah so fast Update juga... tapi author sebenernya masih pengen publis satu part lagi tentang kehidupan rumah tangga mereka sampai si Baby kecil lahir...
Karena author Park Hee Ry adalah author yang anti nanggung, jadi pengen banget ceritanya tuntas abis... soalnya kalo cuma sampe nikah rasanya agak kurang... jadi pengen bikin chapter yang sweet karena yang part 1 dan part 2 masih kebanyakan konfliknya...
jadi sekali lagi author pengen tau reaksi readers yang baca... suka atau engga... mau lanjut apa enggak... kepo appa enggak sama kehidupan rumah tangga mereka... kalau banyak yang suka dan penasaran author bakal FAST UPDATE LAGI... nyiaahahaha...kekekeke... sooo please RNRnya...
Reply for uri sarang surowo reviewers :
LethiciaFio : gumawo sudah baca... ini sudah author update... sekarang Kaisoo udah nikah,.. tapi...ya gitu deh... Kyungsoo malah bawa awan mendung...
yoo araa : gumawo sudah suka FF author... gimana dengan cerita yang sekarang? suka juga kah? semoga suka nde.. keep reading
diya1013 : gumawo udah review... iya.. dan lagi - lagi di part 2 ini complicated lagi ya? janji deh kasi yang sweet romanctic of Jongin appa di part selanjutnya.. keep reading nde...
MidnightPandaDragon1728 : anduwee... jangan gigit trotoar ne... mending gigit pipinya Kris aja.. *tabokin author*
AnjarW : KrisHun masih dalam proses... segera nde...
kyeoptafadila : setelah baca part 2, bagaimana kah keadaan kasur kamu chingu?
DianaSangadji : gumawo udah suka... ini udah author fast update... dan akhirnya mereka inget apa yang mereka lakuin waktu itu... keep RnR nde...
LeeYeon : iya... kyungsoonya sih nikah sama Kai... tapi... chanyeol kayaknya masih nyari2 Kyungsoo deh... Keep RnR ya chingu
Kim Hyunshi : gumawo atas reviewnya... sekarang alurnya udah diperlambat.. keep RnR nde..
miszshanty05 : nde... ini sudah dilanjutkan... keep RnR chinguu
byunpopof : ini udah dilanjut... kyaa... masih penasaran kah? keep RnR
myeolchi gyuhee : nde... author udah kasi adegan NCnya ya.. kekeke... maaf kalo kurang bagus... first NC scene.. keep RnR ya chinguu
chocoDOnutKRISpy : gumawo angin topan juga chingu... ini udah fast update super ngebut... Keep RnR nde..
Han Young Seul Kaisoohardship : gumawo gumawo... ini sudah very fast update.. semoga berkenan nde... SeD.O itu, Sehun baby sama D.O eomma kan? oke... segera...
Cinca Gumawo buat reader deul yang udah baca, udah review, udah follow, udah favorite dan masih tetep ngikutin... Part 3 Comingsoon and fast update deh... full cuteness and love dari Jongin appa ke Kyungsoo eomma... oh ya,... buat reader deul yang punya usulan nama buat anaknya Kyungsoo eomma dan Jongin appa... boleh di share ya.. nama ternaik bakal jadi nama si baby... kasi juga alasannya kenapa.. kekeke...
Akhir kata, "AUUU... AH! SARANGHAEYEO!
.
.
.
NB: kalau kalian punya pairs yang mau dibuatin cerita di WGM versi author Park Hee Ry si VIP ELF dari EXO planet ini... silahkan di review dan cantumin pairs yang mau dibuatin ceritanya... akhir kata author ucapkan... AH.. SARANGHAEYEO!
