LOVE ME
Author: Lovara
Cast: KrisTao + Member EXO + SNSD + Super Junior and other.
Genre: Family,Romance,Friendship
Summary: Kehidupan Huang Zi Tao yang sangat sempurna,terlahir di keluarga yang sangat kaya,teman-teman yang selalu bersamanya dan seorang kekasih yang begitu mencintainya. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa namja bermata panda itu mempunyai sebuah rahasia besar,bahkan teman dan kekasihnya pun tidak mengetahuinya..
...
WARNING: YAOI,OFFICIAL COUPLE,NO CRACK PAIR,NO GS,NO STRAIGHT
...
Meskipun hanya sebuah tulisan Fiksi,tapi tolong hargai karya seorang author. Jangan memplagiatnya tanpa seijin author. Cerita di FF ini tidak ada hubungannya dengan kehidupan nyata para cast,jadi jangan menjudge mereka.
...
Hari ini ada yang lain dari kediaman keluarga Huang,para maid sibuk membersihkan rumah yang sangat mewah itu. Para pengawal juga terlihat membantu para maid agar semuanya cepat selesai. 3 jam lagi Tuan dan Nyonya Huang akan tiba dirumah,setelah sekian lama mereka tidak kembali ke korea.
Tao baru saja bangun dari tidurnya,ia melihat para maid yang sibuk membereskan rumah. Ia berjalan menuju ruang makan,disana sudah terhidang setangkup sandwich dan segelas susu untuknya.
"Kau baru bangun?cepatlah mandi,maaf kami tidak bisa menemani mu sarapan" ucap Yoona dengan sebuket bunga ditangannya.
"Gwenchana noona,pukul berapa mereka akan datang?"
"Mungkin 3 jam lagi"
Hari ini Tao terpaksa tidak masuk sekolah karena kedua orang tuanya akan pulang. Ia sudah memberitahu Kris agar tidak menjemputnya pagi ini. Tao memakan sarapannya dengan pelan,sembari melihat para maid yang sibuk. Setelah selesai sarapan,ia lebih memilih untuk masuk ke dalam kamarnya. Ponsel yang ia letakkan dimeja bergetar sesaat. Dengan licah jari jemarinya membuka semua pesan yang masuk. Kebanyakan dari Kris dan sisanya dari Baekhyun serta Kyungsoo.
From: FanFan ge
Morning baby :* sepertinya kau baru bangun eoh? Gege sangat merindukan mu karena kau tidak masuk sekolah hari ini. Jangan lupa untuk menghubungi gege setelah kau membaca pesan ini. Oya sampaikan salam gege untuk appa dan umma mu nanti. Saranghe my lovely panda :*
Pesan yang Kris kirimkan selalu sukses membuat Tao bersemu. Ia lalu membuka pesan dari Baekhyun.
From: Baekkie Hyung
Pandaaa~ hari ini kau tidak masuk hmm?sayang sekali padahal aku ingin menunjukkan katalog Gucci terbaru untuk mu.
Dan satu pesan lagi dari Kyungsoo.
From: Kyungie
Kris hyung bilang hari ini kau tidak masuk,huh menyebalkan sekarang aku harus duduk bersama Jongin,dia selalu menganggu konsentrasi ku. Besok kau harus berangkat,aku tidak mau diganggu Jongin saat pelajaran.
Setelah membalas satu persatu pesan yang masuk dalam ponselnya,Tao bergegas mandi.
.
.
.
.
.
Sekitar pukul 10 tepat,sebuah mobil limousin memasuki kediaman keluarga Huang. Para maid dan pengawal sudah berdiri berjajar didepan pintu masuk. Tuan dan Nyonya Huang keluar dari mobil mewah itu,para maid dengan sigap membawakan semua barang-barang milik majikan mereka.
"Selamat datang" ucap Tao sedikit dingin.
"Kau mewarnai rambut mu?" ujar appa Huang melihat rambut Tao yang berwarna terang.
"Sudah setahun yang lalu" jawab Tao singkat.
"Hitamkan lagi rambut mu,appa tidak suka kau seperti berandalan dengan rambut seperti itu" ucap appa Huang lalu masuk kedalam rumah.
Nyonya Huang masuk ke dalam rumah tanpa menyapa Tao sedikitpun.
Suasana kediaman Huang tidak terlihat ceria seperti biasanya sejak kedatangan appa dan umma Huang,suasana menjadi sangat kaku. Bahkan para maid dan pengawal memanggil Tao dengan sebutan tuan muda dan Tao sangat tidak menyukai panggilan itu.
Tao lebih memilih untuk mengurung diri dikamarnya daripada berkumpul dengan orang tuanya sendiri. Ia mengambil ponsel yang tergeletak di ranjangnya.
To: FanFan ge
Gege~ bogoshippo :*
Tak sampai 5 menit kemudian Kris membalas pesan Tao,Tao melihat jam dikamarnya "Ini jam istirahat,pantas saja ia cepat membalas pesan ku"
From: FanFan ge
Nado baby :* kau sedang apa?appa dan umma mu sudah datang?
Tao membalas pesan Kris dengan wajah senang.
To: FanFan ge
Sedang memikirkan gege ^^v gege sendiri sedang apa,bukan kah ini jam istirahat?gege sudah makan? Nde~ mereka sudah datang.
Satu pesan kembali masuk dalam ponsel Tao.
From: FanFan ge
Aigo~ rupanya panda gege sudah pintar menggoda kekasihnya eoh? Gege sedang makan bersama yang lain. Gege sangat merindukan mu baby,mereka semua makan dengan kekasihnya masing-masing.
Tao membayangkan Kris yang makan ditengah-tengah adegan lovey dovey para teman-temannya. Belum sempat Tao membalas pesan dari Kris,suara ketukan dipintu kamarnya membuat ia terpaksa membuka pintu kamar yang ia kunci.
"Ada apa noona?" tanya Tao pada Sunny.
"Appa dan umma mu menunggu dibawah" sahut Sunny.
"Baiklah aku akan segera turun"
To: FanFan ge
Gege~ sudah dulu ya,appa dan umma memanggil ku nanti akan ku hubungi lagi. Saranghe Yi Fan ge :*
Setelah mengirimkan pesan untuk Kris,Tao segera menemui kedua orang tuanya yang berada diruang keluarga.
"Bagaimana sekolah mu?" tanya appa Huang tanpa basa basi.
"Biasa saja tidak ada yang menarik"
"Kami dengar kau sudah mempunyai kekasih,anak dari Wu chun dan Wu Qian bukan?"
"Waow rupanya kalian bahkan sampai mencari tau nama orang tua Kris ge" ucap Tao sinis.
"Kami orang tua mu Tao ! kami harus tau dengan siapa kau bergaul" suara appa Huang meninggi.
"Oh kalian masih menganggap ku sebagai anak?ku kira aku hanya orang yang diijinkan tinggal dirumah mewah ini?"
"Kau lihat?ini semua gara-gara kau yang tidak pernah mendidiknya dengan benar" seru appa Huang pada istrinya.
"Kau kira hanya aku saja yang harus bertanggung jawab mengurus anak ini hah?lalu apa tugas mu sebagai appanya?" umma Huang meninggikan suaranya karena kesal.
Beberapa maid yang mendengar pertengkaran keluarga itu hanya terdiam,sesekali mereka menatap Tao mencoba memberi kekuatan pada namja itu.
"Aku sibuk mengurus bisnis,kau sebagai umma nya seharusnya berada dirumah dan mengajarkan anak mu itu sopan santun"
"Jadi sekarang kau menyalah kan ku !"
"BISA KAH KALIAN BERDUA DIAM !" bentak Tao dengan suara lantang,ia sudah sangat jengah melihat pertengkaran kedua orang tuanya itu.
"Kau lihat ! dia bahkan berani membentak ku !" tuding appa Huang.
"Bukan kah sama seperti mu yang selalu membentak orang lain hah !"
Tao berjalan menuju kamarnya tanpa memperdulikan kedua orang tuanya yang masih sibuk berteriak satu sama lain.
BLAM...
Tao menutup pintu kamarnya dengan kasar. Napasnya tersengal-sengal tidak karuan,ia mencoba menahan air matanya agar tidak turun. Tao mendengar suara pintu kamarnya yang terbuka.
"Tao..."
"Noona~" Tao menghambur kepelukan Tiffany.
Maid cantik itu dengan penuh kasih mengelua punggung Tao mencoba menenangkan Tao yang sedang menangis dalam pelukannya.
"Keluarkan semua air mata mu,jika itu bisa membuat mu lebih baik" ujar Tiffany yang selalu dengan sabar menenangkan Tao.
"Hiks...jika mereka tidak menginginkan ku,kenapa mereka tidak membuangku saja saat aku masih kecil?"
"Hey,jangan berkata seperti itu tidak ada orang tua yang membenci anaknya"
"Hiks... tapi mereka tidak pernah menganggap ku sebagai anak mereka,aku tidak diharapkan didunia ini"
"Masih ada kami yang selalu menjaga mu,Tao"
"Ku mohon kalian jangan meninggalkan ku sendirian" Tao semakin mengeratkan pelukannya pada Tiffany,yeoja yang sudah ia anggap sebagai noona nya sendiri.
"Tidak akan pernah,kami semua akan selalu ada disamping mu,Tao"
.
.
.
.
.
Sarapan pagi itu nampak suram,tak satu pun yang mengeluarkan suaranya. Setelah menghabiskan 1 potong roti,Tao segera meminum susu nya dengan cepat. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun,ia langsung menyambar tasnya lalu meninggalkan ruang makan. Mobil Kris sampai tak lama setelah Tao menunggu nya didepan pintu gerbang rumahnya.
"Morning baby"
Kris memberikan ciuman selamat pagi untuk Tao,membuat namja manis itu sedikit merona.
Setelah memastikan Tao duduk dengan nyaman dan memakai sabuk pengamannya,Kris mengemudikan mobilnya menuju sekolah. Selama perjalanan Tao hanya diam sambil menatap jalanan yang masih cukup sepi.
"Sedang memikirkan sesuatu?" tanya Kris memecah keheningan.
"Aniyo~"
"Jangan bohong,gege tau pasti kau sedang memikirkan gege bukan?"
Tao tersenyum. "Gege percaya diri sekali"
"Jadi kau tidak memikirkan kekasih mu yang tampan ini hmm?"
"Emhh...tidak"
"Lalu?"
" A"
"Sudah berani menyembunyikan rahasia hmm?padahal gege rencana nya akan mengajak mu ke toko es krim yang baru buka"
"Benarkah ge?" sahut Tao antusias mendengar makanan kesukaannya.
"Tapi sepertinya harus batal" ucap Kris pura-pura sedih.
"Wae?apa gege ada acara?" tanya Tao dengan raut wajah kecewa.
"Ceritakan dulu apa yang sedang kau pikirkan?"
"Aish~ tidak ada yang sedang ku pikirkan ge"
"Benarkah?"
"Aku tidak bohong,jadi sepulang sekolah apa kita tetap pergi ke toko es krim?"
Kris tersenyum melihat wajah Tao yang sangat antusias itu. "Baiklah kita akan makan es krim sepuasnya disana"
"Yey gomawo Kris ge,aku menyayangi mu" Tao mencium sekilas pipi Kris.
"Kenapa tidak dibibir saja hmm?"
"Jangan macam-macam ge,kau sedang menyetir" gerutu Tao.
.
.
.
.
.
"Pagi Tao" sapa Kyungsoo yang baru saja datang bersama Kai.
"Pagi Kyung" balas Tao semangat.
"Baby,gege tinggal dulu ada sedikit masalah dilapangan" ucap Kris lalu pergi menuju lapangan basket.
"Kau sudah mengerjakan tugas Park saem?" tanya Kyungsoo setelah Kris pergi.
"Oh kau tau?aku bahkan sampai meminta tolong noona ku untuk mengerjakannya" sahut Tao.
"Baby Soo~ kau tidak mau menunggu ku huh?" rengek Kai karena Tao dan Kyungsoo berjalan mendahuluinya.
"Jangan manja Kai,setiap hari kita bertemu bahkan kita bertetangga tidak bisakah kau tidak selalu mengikuti ku?" cerocos Kyungsoo.
"Tapi kau kekasih ku baby Soo~"
Kyungsoo memutar bola matanya malas.
"Yoo selamat pagi" teriak Sehun yang baru saja datang bersama Luhan.
"Jangan berteriak seperti itu albino" rutuk Kai pada Sehun.
"Omo kalian mendengar suara itu?jangan-jangan isu sekolah ini berhantu memang benar" jawab Sehun bersikap seolah-olah tidak melihat Kai.
Plak...Plak...
Luhan dengan senang hati memukul kepala Sehun dan Kai,membuat keduanya mengaduh kesakitan.
"Kenapa kau memukul ku hyung?" Kai memegangi kepalanya yang barusan dipukul oleh Luhan.
"Lulu chagi nanti kalau aku jadi bodoh bagaimana?"
"Salah kalian sendiri membahas hantu didepan Tao,kalian tidak ingat kalau dia takut dengan hantu huh?" Luhan memang terkenal sangat memanjakan Tao,mengingat ia anak tunggal dan menganggap Tao seperti adiknya sendiri.
"Sudahlah jangan dibahas lagi,kalian justru membuat ku semakin takut" ucap Tao setengah memeluk Kyungsoo.
"Hyaaa jangan peluk-peluk baby Soo ku" teriak Kai kalap.
"Berisik Kai,kajja Tao kita ke kantin seperti biasa" ucap Kyungsoo tanpa memperdulikan Kai dan menggandeng tangan Tao.
Dikantin rupanya sudah berkumpul pasangan Chanbaek,Chenmin dan Sulay. Entah siapa yang mengusulkan pertama kali,setiap pagi mereka akan berkumpul dikantin seperti ini. Baekhyun melambaikan tangannya heboh kearah Tao.
"Duduk sini Tao" Baekhyun menarik tangan Tao agar duduk disebelahnya,otomatis Chanyeol menggeser duduknya. Chanyeol mendengus kesal karena ia tidak bisa memeluk Baekhyun lagi.
"Lihat apa yang ku bawa untuk mu?" Baekhyun menunjukkan sebuah majalah yang cukup tebal pada Tao.
"Aaaa~ Gucci~" seru Tao melihat katalog merk favoritnya.
"Lihat kau pasti suka ini,oh jangan lupakan yang ini,atau mungkin kau harus membeli ini" Baekhyun menunjukkan berbagai macam barang-barang yang berbau Gucci,persis seorang sales -_-
"Ehm Tao,kenapa mata mu sedikit sembab?" tanya Lay yang memperhatikan Tao.
"Eh?jinjja?" ucap Tao sedikit panik.
"Apa kau habis menangis?" tanya Lay lagi.
Kini semua orang dimeja itu memperhatikan Tao,memang jika dilihat sekilas tidak akan terlihat namun jika diperhatikan lebih lama,mata Tao memang agak sedikit sembab.
"Tidak?ah mungkin karena semalam aku begadang bersama Kyuhyun hyung untuk menyelesaikan game terbaru" ucap Tao cepat.
"Aish kau itu jangan terlalu sering bergadang,dan apa itu?game?sejak kapan kau menyukai game seperti dua orang ini?" lirik Luhan pada Sehun dan Kai.
"Se-sejak Kyuhyun hyung mengenalkan game pada ku tentu saja"
"Whoahh seperti game line akan bertambah" seru Sehun heboh.
Luhan mengirimkan deathglare terbaiknya pada Sehun,Sehun yang mendapat deatglare mematikan dari Luhan buru-buru menutup mulutnya dengan tangan.
"Hey Tao kapan-kapan kau harus menginap dirumah ku untuk bermain game" bisik Sehun pada Tao.
"Kau ingin sendok ini mendarat kepala mu Oh Sehun?" ancam Xiumin yang mendengar ucapan Sehun.
"Tidak hyung terima kasih" sahut Sehun lalu diam.
"Sudah lama kita tidak pergi bersama,bagaimana kalau nanti sepulang sekolah kita pergi?" ajak Lay.
"Setuju,sudah lama aku tidak pergi refreshing" seru Baekhyun semangat.
"Tapi sepertinya Kris ge akan mengajak ku pergi nanti" ucap Tao pelan.
"Kalau kau mau pergi bersama mereka tidak apa-apa,baby" ucap Kris yang tiba-tiba sudah berada disana.
"Jangan mengagetkan kami Kris" Xiumin mengacungkan sendok yang ia pegang kearah Kris.
"Jadi bagaimana Tao?kau mau kan ikut kami?" pinta Luhan.
"Kalau kau ingin pergi dengan mereka tidak apa-apa baby,gege tidak akan memaksa mu" ucap Kris lagi.
"Baiklah aku ikut" ucap Tao akhirnya.
"Yey ! akhirnya kita pergi bersama" seru Luhan dan Baekhyun.
"Sementara mereka pergi bagaimana kalau kita ke rumah ku?" ucap Chanyeol.
"Setuju ! aku sudah lama tidak melihat isi kulkas Chanyeol hyung" seru Kai.
"Oh kulkas ku sudah ku gembok Kai" sahut Chanyeol yang sudah hapal kebiasaan Kai jika berada dirumahnya,yaitu membongkar seluruh isi kulkasnya.
Sura bel tanda masuk kelas berbunyi sangat nyaring,para namja tampan itu segera bergegas memasuki kelas masing-masing.
.
.
.
.
.
"Jadi kita akan membawa mobil milik siapa?" tanya Baekhyun
Sesuai rencana mereka,hari ini sepulang sekolah mereka (para Uke) akan pergi refreshing tanpa pasangan masing-masing. Dan sekarang yang jadi masalah adalah diantara mereka tidak ada yang membawa mobil sama sekali.
"Aku akan mencoba menghubungi Suho" ucap Lay lalu mengeluarkan ponselnya.
"Satu mobil tidak akan cukup untuk kita ber 6" gerutu Xiumin.
"Pakai mobil Kai saja,lihat aku sudah membawa kuncinya" Kyungsoo memamerkan kunci mobil Kai yang berhasil ia ambil ditas milik namjachingunya.
"Good job,Kyung" puji Luhan.
Kyungsoo terkekeh mendengar pujian dari Luhan.
"Kita bisa memakai mobil Suho" kata Lay yang sudah menghubungi Suho.
"Mobil Kai biar aku saja yang bawa" Xiumin merebut kunci mobil Kai dari Kyungsoo.
"Aku akan satu mobil dengan Kyungsoo dan Xiumin hyung" ujar Baekhyun.
"Baiklah aku yang akan membawa mobil Suho bersama Tao dan Luhan hyung" sahut Lay.
Tak lama kemudian,Suho datang dan menyerahkan kunci mobil miliknya pada Lay.
"Kajja kita pergi !" teriak Baekhyun dari dalam mobil Kai.
"Diam baek,atau kau kuturunkan ditengah jalan" ancam Xiumin yang merasa terganggu dengan suara cempreng Baekhyun.
.
.
.
.
.
Pukul 7 malam Tao baru saja sampai dirumahnya. Ditangannya sudah berkumpul berbagai macam kantung belanja. Didepan pintu gerbang ia sempat menyapa Kangin yang bertugas menjaga gerbang.
"Selamat malam hyung"
"Malam panda,wah rupanya kau bersenang-senang hmm?" ujar Kangin melirik banyaknya kantung belanja yang Tao bawa.
"Hehehe..."
"Lekas masuk aku tidak ingin menjadi santapan hangat Sica karena menahan mu disini"
"Bye hyung,selamat berjaga"
Tao membuka pintu rumahnya dengan pelan. Nampak Sunny yang sedang membawa makanan ke ruang makan. Rupanya sudah jam makan malam,untung saja tadi sebelum pulang Tao sudah terlebih dahulu makan bersama teman-temannya.
"Darimana saja kau?" cegat appa Huang,saat Tao akan masuk ke kamarnya.
"Pergi bersama teman"
"Dan kau baru pulang pukul 7 malam?"
"Lalu?apa salahnya?toh dirumah aku ada atau tidak ada pun tidak ada yang peduli"
"Jaga ucapan mu didepan appa mu sendiri !"
"Mwo?kau masih menganggap ku anak?aigo~ kukira aku sudah dibuang oleh mu?"
Plak...
Satu tamparan dari appa Huang,Tao dapatkan.
"Tuan besar..." Taeyeon mencoba melerai pertengkaran ayah dan anak itu.
"Jangan ikut campur noona" ucap Tao dingin.
"Ada apa ini?" tanya umma Huang yang baru saja keluar kamar.
"Lihat,ini hasil didikan mu bukan?dia sudah berani membantah appanya sendiri" appa Huang terlihat sangat emosi.
"Dia juga anak mu,jangan selalu melimpahkan kesalahan pada ku" ujar umma Huang membela diri.
"Aku tidak akan menyalahkan mu jika kau tetap diam dirumah dan mengurusi anak mu"
"Kau tidak berhak mengatur hidup ku !"
"Aku kepala keluarga disini,aku berhak mengatur siapa pun yang berada dirumah ini! Dan kau,kau istri ku kau seharusnya patuh pada suami mu!"
"Haah istri,perlu kuingatkan kita berdua menikah atas kemauan orang tua kita,bahkan sampai sekarang pun aku tidak mencintai mu seujung rambutmu" ujar umma Huang.
"Oh baguslah kalau begitu,kita sama-sama tidak saling mencintai dan terikat pada pernikahan tolol ini"
"Urus surat cerai secepatnya,pengacara ku akan menemui mu" ucap umma Huang.
Tao yang mendengar hal itu merasakan sakit didadanya,selama ini mereka memang sering bertengkar seperti ini. Namun tidak satupun dari mereka yang membahas perceraian,dan hari ini Tao mendengar sendiri bahwa orang tuanya akan bercerai.
"Oya satu lagi,bawa anak itu bersama mu aku ingin memulai hidup baru sendiri tanpa anak" tambah umma Huang lalu pergi.
Appa Huang tidak berkata apa-apa lagi,setelah itu ia masuk kedalam kamar. Tao masih mematung didepan pintu kamarnya. Taeyeon dan Sunny dan melihat Tao hanya berdiri mematung segera menghampirinya.
"Tao?kau baik-baik saja?" Taeyeon menepuk pelan pundak Tao.
"Noona~..."
"Tao lihat noona" Taeoyeon menangkup wajah Tao dengan kedua tangannya.
"Kau masih memiliki kami,ingat itu. Kami akan selalu bersama mu" ucap Taeyeon penuh keyakinan.
"A-aku harus bagaimana?mereka benar-benar membuang ku" isak Tao disela pelukan Taeyeon.
Taeyeon menepuk punggung Tao pelan.
"Kami yang akan mengurus mu Tao,hyung dan noona mu ini tidak akan membiarkan mu sendirian" ucap Taeyeon.
"Jika mereka benar-benar berpisah,kau bisa tinggal bersama kami Tao" tambah Sunny.
"Itu benar,kami sudah lama membeli sebuah rumah,yah meskipun tidak sebesar rumah ini tapi cukup untuk kita semua" Taeyeon menghapus airmata Tao.
"Tapi noona..."
"Jangan membantah lagi,atau kau mau tinggal bersama salah satu dari mereka?"
Tao menggelengkan kepalanya. "Te-tentu saja tidak"
"Nah sekarang kau mandi,noona akan antarkan makan malam mu ke kamar" ujar Sunny.
"Aku sudah makan malam noona bersama yang lain" ucap Tao.
"Jinjja?"
"Aku tidak bohong noona" Tao mengerucutkan bibirnya.
"Baiklah kalau begitu,kita oleskan salep pada pipi mu semoga saja tamparan tadi tidak membekas" ujar Taeyeon.
"Aigo~ bagaimana jadinya jika Kris sampai melihat bekas tamparan ini?apa mungkin dia akan pergi meninggalkan mu panda?" goda Sunny.
"Kris ge,tidak akan seperti itu" bela Tao.
"Arra arra Kris mu memang yang paling pengertian"
Tbc-
/nangis dipelukan mamih Lay/
Author gak bisa buka ff net dari lepi TT_TT
Ini ngepost minjem lepi temen,untungnya dia KTS juga:*
Kalau FF ini dilanjutin di Fb author gimana?soalnya gak mungkin author minjem lepi temen terus,karna kita ketemu gak tiap hari TT_TT
Fb author sama twitter ada diprofil kalo mau ini FF dilanjut di Fb,mian kalo nggak nyaman *bow*
Big thanks to:
AulChan12 Titan18 91 Young Minn Kim Huang Lee zakurafrezee ajib4ff Kirei Thelittlethieves RezsaWYF Ririnkristao no name Pembantunya Tao Taoyoungie22 Uzumaki Narusasu christalalice1 Brigitta Bukan Brigittiw SER ArtaAra Ririnkristao Xyln A Y P
