LOVE ME
Author: Lovara
Cast: KrisTao + Member EXO + SNSD + Super Junior and other.
Genre: Family,Romance,Friendship
Summary: Kehidupan Huang Zi Tao yang sangat sempurna,terlahir di keluarga yang sangat kaya,teman-teman yang selalu bersamanya dan seorang kekasih yang begitu mencintainya. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa namja bermata panda itu mempunyai sebuah rahasia besar,bahkan teman dan kekasihnya pun tidak mengetahuinya..
...
WARNING: YAOI,OFFICIAL COUPLE,NO CRACK PAIR,NO GS,NO STRAIGHT
...
Meskipun hanya sebuah tulisan Fiksi,tapi tolong hargai karya seorang author. Jangan memplagiatnya tanpa seijin author. Cerita di FF ini tidak ada hubungannya dengan kehidupan nyata para cast,jadi jangan menjudge mereka.
...
3 hari sudah Tao berada dirumah sakit,selama itu Kris selalu menemani Tao setelah pulang sekolah. Teman-temannya juga sering menemani namja panda itu. Meskipun banyak yang menemaninya,Tao merasa bosan karena tidak bisa pergi kemana-mana selain taman dirumah sakit. Tao melirik jam yang berada dimeja sebelahnya,pukul 3 sore sebentar lagi Kris akan pulang dari sekolah,pikir Tao.
Cklek...
Dan benar saja,ternyata Kris sudah datang masih lengkap dengan seragam dan tasnya. Kris tersenyum melihat Tao yang sedang berbaring diranjang. Ia meletakkan tasnya pada sofa besar lalu mendekati Tao.
Chu~
Kris mencium sekilas bibir Tao. "Bagaimana keadaan mu baby?"
Tao mempoutkan bibirnya. "Bosan~ gege ayo kita pulang~"
"Kau tidak akan pulang sebelum Minho hyung sendiri yang mengijinkan"
"Kalau begitu aku yang akan meminta Minho hyung mengijinkan ku pulang"
"Gege janji setelah kau sembuh kita akan pergi ke pantai lagi"ucap Kris lembut.
"Jinjja?gege tidak bohong?"seru Tao antusias.
"Hey apa pernah gege berbohong pada mu hmm?"
"Be-belum pernah,tapi apa aku boleh mengajak yang lain?sepertinya lebih ramai lebih seru"
"Tentu saja,kau boleh mengajak yang lain. Tapi saat dipantai kau hanya boleh bersama gege,biarkan yang lain bersama pasangan mereka"
"Egois sekali kau tuan Wu Yi Fan"gerutu Tao.
"Tuan Wu Yi Fan ini hanya egois untuk seorang Wu Zi Tao"goda Kris membuat Tao merona.
"Ja-jangan mengganti marga ku sembarangan"
"Wae?bukan kah suatu saat marga mu memang akan berubah menjadi Wu?Iyakan nyonya Wu?"
Wajah manis Tao kini semakin merona mendengar perkataan Kris. Kris tersenyum melihat reaksi Tao yang sangat manis baginya.
"Berhenti menggombali orang yang sedang sakit,naga mesum"
Kris dan Tao otomatis menoleh kearah sumber suara yang mengganggu moment mereka.
"Luhan ge"teriak Tao senang melihat Luhan yang datang bersama Baekhyun.
"Mungkin jika kami tidak masuk kau pasti sudah mengiya-iyakan panda manis ini,benar kan Kris?"ucap Baekhyun tajam.
"Singkirkan pikiran kotor mu itu Baek"sungut Kris.
"Kalian datang berdua?"tanya Tao yang heran,biasanya mereka akan datang bersama setiap pulang sekolah.
"Yang lain akan menyusul sebentar lagi,oya apa kau sudah baikan Tao?apa perutmu sudah tidak sakit?kau sudah makan?"tanya Baekhyun bertubi-tubi.
"Aku heran bagaimana Chanyeol bisa tahan dengan mulut cerewet mu itu"ujar Kris.
"Tentu saja karena aku seksi"Jawab Baekhyun asal.
"Yayaya~ kau tidak lebih seksi dari Tao"sahut Kris malas.
"Gzzz bisakah kalian berhenti bertengkar?"rutuk Luhan.
"Luhan ge~ aku merindukan sekolah dan makan bersama kalian"rengek Tao pada Luhan.
"Aku akan mentraktir mu dikantin sekolah setelah kau sembuh nanti"janji Luhan.
"Tao ! kami datang !"teriak Kai dan Sehun begitu memasuki kamar Tao.
"Yak ! kalian tidak bisa tenang sehari saja hah?"seru Baekhyun.
"Jangan berteriak seperti itu Baek,ini rumah sakit"sahut Kai justru menasehati Baekhyun.
Baekhyun dengan kesal melempari Kai dengan bantal sofa,jika tidak dicegah oleh Luhan mungkin saja vas bunga disamping meja juga akan dilempar oleh Baekhyun.
Kamar Tao menjadi sangat ramai berkat kedatangan teman-temannya. Baekhyun dan Luhan masih sibuk mengobrol dengan Tao. Sehun dan Kai dengan heboh bertanding game diponsel mereka masing-masing. Kyungsoo,Lay dan Xiumin sedang membeli makan siang untuk mereka dikantin rumah sakit. Sisanya hanya duduk sambil mengobrol seperti biasa. Kedatangan Minho membuat semuanya terdiam. Dokter muda itu sedang memeriksa keadaan Tao.
"Bagaimana hyung?"tanya Kris cemas.
"Sejauh ini perkembangannya lebih baik,sepertinya kita tidak perlu sampai melakukan operasi"sahut Minho membuat semuanya bisa bernapas lega.
"Jadi apa aku sudah boleh pulang hyung?"tanya Tao penuh harap.
Minho berpikir sebentar. "Untuk keseluruhan kau sudah sehat,tapi tetap saja kau harus menjalani perawatan secara intensif"
Wajah Tao berubah menjadi masam mendengar jawaban Minho,ia sudah sangat bosan berada disini. Setidaknya kembali ke apartement Kris akan lebih menyenangkan daripada rumah sakit.
Minho mengacak gemas rambut Tao. "Kau ku ijinkan kembali ke rumah Tao,tapi seminggu sekali kau harus datang kemari untuk sekedar memeriksakan kesehatan mu"
"Benarkah?aku boleh pulang?"seru Tao tak percaya ia akan segera keluar dari rumah sakit.
Minho tersenyum lalu mengangguk.
"Yey gomawo Minho hyung"seru Tao yang refleks memeluk dokter muda itu.
Melihat hal itu Kris langsung memisahkan pelukan mereka berdua.
"Aigo~ rupanya gege mu cemburu Tao"goda Minho.
"Jangan macam-macam hyung,kau mau ku adukan pada Taemin hyung huh?"ancam Kris.
Minho mengangkat kedua tangannya,menyerah. "Aku tidak akan menganggu panda manis mu itu Kris"
.
.
.
.
.
Mereka semua menikmati makan siang yang dibeli Kyungsoo,Lay serta Xiumin dengan lahap. Kris duduk ditepi ranjang Tao sambil menyuapkan semangkuk bubur yang masih hangat.
"Kenapa harus bubur lagi?"rutuk Tao yang sudah bosan memakan bubur setiap harinya.
"Karena lambungmu belum pulih baby,kau tidak boleh memakan makanan yang kasar"ucap Kris sambil menyuapkan sesendok bubur.
"Aku ingin makan es krim"
"Gege akan mentraktir es krim sepuasmu jika kau sudah sembuh"janji Kris.
"Jeongmal?gege tidak bohong?"
"Kalau dia berani bohong tendang saja selangkangannya"ujar Baekhyun.
"Yah jangan ajarkan hal-hal aneh pada Tao"seru Kris.
"Itu sebagai perlindungan diri"elak Baekhyun.
Yang lain mulai menatap jengah Kris dan Baekhyun yang tengah berdebat hal yang tidak penting. Chanyeol segera membekap mulut cerewet Baekhyun agar keadaan menjadi tenang. Baekhyun mengucapkan sumpah serapah pada Chanyeol yang seenaknya membekap mulutnya.
Kris mulai membereskan beberapa barang-barang Tao selama Tao menginap dirumah sakit. Karena sudah mendapat ijin dari Minho,Tao bersikeras ingin pulang hari ini. Kris memasukkan beberapa potong pakaian miliknya kedalam tas besar. Tao yang masih belum diperbolehkan beraktivitas hanya memandangi Kris yang tengah mondar-mandir.
"Seharusnya mereka membantu sebelum pulang"gerutu Tao karena semua teman-temannya sudah pulang sekarang.
"Jika mereka masih disini justru akan semakin merepotkan"ujar Kris yang masih sibuk.
"Kenapa gege tidak menghubungi Sunny noona atau yang lain?"
"Nanti Kibum hyung akan menjemput kita,Sunny noona pasti sedang sibuk di apartement gege. Bukankah kemarin kau bilang ingin memindahkan semua barang mu ke apartement gege?"
"A-apa aku merepotkan ge?"tanya Tao lirih.
Kris menghentikan kegiatannya lalu menghampiri Tao. "Gege sudah bilang berkali-kali kalau gege tidak pernah menganggap mu merepotkan".
"Tapi..."
"Masih memikirkan orang tua mu?"
Tao mengangguk perlahan.
"Baby dengarkan gege,mereka tidak pantas disebut orang tua. Seburuk apa pun seorang anak,tidak sepantasnya orang tua membuang anaknya sendiri. Anak yang lahir dari darah dan daging mereka sendiri. Kau masih mempunyai gege,teman-teman mu,para hyung dan noona yang menyayangi mu lebih dari orang tua mu sendiri. Kau tidak perlu takut merasa sendirian"
Tao memeluk Kris dan menenggelamkan kepalanya pada dada bidang sang kekasih.
"Te-terima kasih ge"ucap Tao disela isakannya.
"Gege yang seharusnya berterima kasih pada mu baby,kau sudah hadir dalam hidup gege. Kau membawa warna baru dalam hidup gege"
"Saranghe Wufan ge~"
"Nado baby~ Love you more"
"Ehem...maaf menganggu acara kalian tapi sepertinya kita harus pulang"ucap Kibum yang tiba-tiba sudah berada didalam kamar.
Tao menundukkan wajahnya malu. Kris mengacak rambut Tao gemas melihat wajah Tao tengah merona.
"Semuanya sudah kubereskan hyung,kita bisa segera pulang sekarang"sahut Kris sambil membantu Tao duduk dikursi rodanya.
"Hay panda~"seru Kangin dibalik kemudi.
"Kangin hyung~ kau yang menjemputku?"ucap Tao senang melihat salah satu hyung kesayangannya.
"Wae?apa kau tidak senang kalau aku yang menjemputmu?"
"Aku merindukan mu hyung~"ucap Tao senang.
.
.
.
.
.
"Selamat datang Tao"ucap Sunny penuh senyuman saat Tao tiba diapartement Kris.
"Noona~" Tao merentangkan kedua tangannya,Sunny menyambut hangat pelukan Tao.
"Selamat datang baby~"ucap Ryeowook yang juga datang.
"Wookie hyung~ aku merindukan mu hyung~"
"Haha... hyung juga sangat merindukan mu Tao,tidak ada yang menghabiskan jatah makanan selama kau dirumah sakit"ujar Ryeowook sambil tertawa.
Tao memperhatikan apartement Kris yang tidak banyak berubah,masih sama seperti yang biasa. Mungkin ia akan terkejut jika melihat kamar Kris yang kini sudah beralih fungsi sebagai tempat penyimpanan boneka. Barang-barang Tao memang tidak banyak,tapi yang banyak adalah boneka panda koleksi Tao. Bahkan jika dirumah Tao sampai menyiapkan lemari khusus untuk menampung semua bonekanya.
Kris memapah Tao menuju ruang tamu,Tao tidak ingin menggunakan kursi roda selama ia disini. Ryeowook dan Sunny sudah pulang terlebih dahulu. Tao melihat tulisan besar yang terpasang didepan kamar Kris.
"Welcome Home Uri Baby Panda"
Lengkap dengan hiasan panda disekitarnya. Tao tersenyum melihat hiasan itu,pasti Sunny noona yang membuatnya,pikir Tao.
"Kau lelah?"tanya Kris yang duduk disebelah Tao.
Tao menggeser duduknya agar lebih dekat dengan Kris lalu meletakkan kepalanya pada pundak Kris. Ia juga memeluk lengan Kris dengan erat.
"Ani~ seharusnya aku yang bertanya seperti itu pada gege,apa gege lelah?"
Kris tersenyum. "Jika itu untuk mu gege tidak akan merasa lelah"
Tao memandangi wajah Kris lalu mengecup pipinya. "Gomawo Wufan ge"
"Anything for you baby"balas Kris mencium bibir Tao.
"Gege apa besok aku boleh masuk sekolah?"tanya Tao yang sudah sangat merindukan suasana sekolah.
"Kau masih lemas baby,setidaknya tunggu 2 hari lagi"jawab Kris.
"Aku akan berhati-hati ge,lagipula ada Kyungsoo dan Kai serta Sehun yang akan menjaga ku"
"..."
"Apa gege tega meninggalkan ku sendirian diapartement selama gege sekolah?bagaimana jika aku lapar dan tidak ada seorang pun yang membantu ku?"
"..."
"Bagaimana jika tiba-tiba perut ku sakit lagi?"
"..."
"Kris oppa~ bbuing bbuing~"
Kris menghela napasnya pasrah. "Baiklah kau besok boleh masuk sekolah"
"Aaaa~ kau yang terbaik ge"ucap Tao senang karena akhirnya ia bisa kembali pergi sekolah.
"Tapi dengan satu syarat,kau tidak boleh jauh-jauh dari 3 orang itu,Kyungsoo,Kai dan Sehun"
"Arraseo oppa~"ucap Tao
Kris kembali mencium bibir Tao. Tao menyamankan posisinya dengan duduk dipangkuan Kris. Ia mengalungkan tangannya pada leher sang kekasih. Lidah Kris terus masuk dan menyapa lidah Tao. Kris mengakhir sesi ciuman mereka,ia melihat wajah Tao yang memerah dengan napas tersengal-sengal.
.
.
.
.
.
Tao membuka matanya perlahan ia mencium bau roti bakar. Ia segera bangun,Tao tahu pasti Kris sudah bangun dan sedang menyiapkan sarapan untuk mereka berdua. Dengan perlahan Tao berjalan menuju dapur.
"Kau sudah bangun baby?" Kris segera membantu Tao duduk dimeja makan.
"Gege tidak membangunkan ku?"
"Tidur mu nyenyak sekali, gege bahkan berpikir akan meninggalkan mu sendiri diapartement"ucap Kris yang tengah sibuk membuat sarapan.
Tao mengirimkan deathglare pada Kris.
"Haha...bercanda baby,gege tidak mungkin setega itu pada mu"
"Tapi gege bahkan sudah rapi dan memakai seragam"gerutu Tao.
Kris mencium bibir Tao sekilas. "Mandilah setelah itu kita sarapan bersama"
Pukul 06.30 Tao sudah terlihat rapi dengan seragam sekolah. Wajahnya pun tampak segar sekarang,hanya bibirnya saja yang masih terlihat sedikit pucat. Ia berjalan dengan semangat menuju meja makan. Kris memberikan setangkup roti bakar yang ia buat dan segelas susu hangat untuk Tao.
"Ah~ aku merindukan roti ini"ucap Tao sambil memakan sarapannya.
"Kunyah dengan baik makanan mu Tao, Minho hyung bilang kau harus mengunyah semua makanan mu dengan lembut"ujar Kris yang juga tengah menikmati sarapannya.
"Nde~"jawab Tao singkat.
Karena pelajaran dimulai pukul 07.30,Kris mengemudikan mobilnya dengan santai mengingat ini baru pukul 7 pagi. Tao yang duduk disebelah Kris menatap ke sisi jendela dan membiarkan angin menyapa wajahnya,rupanya ia sudah sangat merindukan udara luar seperti ini.
"Kau akan sakit lagi jika terkena angin seperti itu"ujar Kris.
"Ini sangat menyegarkan ge~ ah~ aku ingin pergi ke sungai Han lagi~"
"Kita bisa kesana sore nanti"
"Kita ajak Baekhyun dan Chanyeol hyung lagi ge"
Mobil Kris memasuki halaman sekolah. Diparkiran sudah berjejer rapi 3 mobil yang tak asing lagi bagi mereka. Kris memarkirkan mobilnya disebelah mobil sport putih milik Suho. kris membantu Tao berjalan menuju kelasnya,karena masih cukup pagi jadi belum banyak siswa yang datang. Kelas Tao juga masih sepi hanya beberapa anak yang baru datang.
"Apa perut mu masih sakit?"tanya Kris yang menemani Tao dikelasnya.
"Sudah lebih baik ge~"jawab Tao.
Drrttt...Drrtt...
Ponsel dalam saku Kris bergetar.
"Ada apa?"tanya Kris mengangkat teleponnya.
"..."
"Aku ada dikelas Tao"
"..."
"Nde dia sudah masuk hari ini"
"..."
"Jangan berteriak Baek !"
"..."
Piip..
Kris mematikan secara sepihak teleponnya.
"Siapa ge?"tanya Tao penasaran.
"Chanyeol yang menelepon,sepertinya Baekhyun akan kemari setelah mendengar kau sudah masuk sekolah"jelas Kris.
Baru saja Kris menutup mulutnya,suara cempreng Baekhyun sudah terdengar dari depan pintu kelas Tao.
"Taaaoooo~ pandaaaa~"teriak Baekhyun heboh membuat beberapa orang siswa menutup telinga mereka.
Baekhyun segera menghampiri tempat duduk Tao,tanpa memperdulikan Kris yang tengah duduk disamping Tao,ia memeluk Tao dengan erat. Baekhyun bahkan menginjak kaki Kris dengan sangat kencang.
"Argh Baek kau menginjak kaki ku"seru Kris
Tapi Baekhyun tidak perduli,ia lebih perduli pada Tao yang hari ini mulai masuk sekolah.
"Kau hanya kaki yang diinjak Kris,lihat tangan ku sampai merah. Baekhyun menarikku dari parkiran sampai sini hanya untuk melihat Tao"ucap Chanyeol sambil memegangi tangannya yang memerah.
Sementara Kris dan Chanyeol meratapi nasib mereka,Baekhyun dan Tao sibuk dengan dunia mereka sendiri. Padahal baru kemarin mereka bertemu saat Tao masih dirumah sakit.
.
.
.
.
.
"Kau yakin sudah sehat Tao?"tanya Xiumin saat mereka berkumpul pada jam istirahat.
"Kau masih terlihat sedikit pucat"tambah Lay.
"Apa kalian tidak merindukan ku eoh~" Tao mengerucutkan bibirnya.
"Tentu saja kami sangat merindukan mu,tapi bagaimana jika kau sampai sakit lagi?"ucap Luhan.
"Tenang saja ge,aku sudah cukup sehat"ucap Tao bangga.
"Kau harus menjaga Tao dengan sangat baik Kris,jika Tao sakit lagi akan ku cincang kau" Lay mengacungkan sumpit yang ia pegang pada Kris.
"Kurasa Kris hyung akan menjaga Tao dengan baik"sahut Kyungsoo.
Kris melemparkan tatapan terima kasih pada Kyungsoo yang secara tidak langsung telah membelanya.
"Tapi jika Tao sampai sakit lagi,kupastikan Kris hyung akan jadi bahan untuk menu baru ku"tambah Kyungsoo.
Semuanya tertawa puas melihat ekspresi wajah Kris yang tertekuk kesal.
"Hahaha... Baby soo~ kau jenius sekali"puji Kai sambil tertawa.
"Sudahlah jangan membuat naga marah"lerai Suho meskipun ia sendiri tertawa paling kencang.
"Karena Tao sudah sembuh bagaimana jika kita merayakannya dengan jalan-jalan?"usul Chanyeol setelah berhasil menghentikan tawanya.
"Aku sangat setuju,bukankah besok kita libur 2 hari?"sahut Kai.
"Bagaimana kalau kita pergi ke pantai Gyengpo?"usul Tao yang memang ingin ke pantai itu lagi.
"Boleh juga,kita bisa menginap semalam disana"sahut Chen.
"Jadi kapan kita berangkat?"tanya Baekhyun semangat.
"Bagaimana kalau nanti sore kita berangkat?semakin cepat berangkat maka semakin lama kita disana?"ujar Sehun yang diangguki semuanya.
"Karena rumah ku searah dengan tempat tujuan kita,pukul 4 kalian semua berkumpul dirumah ku,bagaimana?'usul Luhan.
"Baiklah nanti kita berkumpul dirumah Luhan hyung"ucap Baekhyun.
.
.
.
.
.
Tao memasukkan semua buku pelajarannya tepat setelah bel berakhirnya sekolah berbunyi denga sangat nyaring. Kyungsoo ikut membantu Tao membereskan bukunya. Sesuai rencana,liburan mereka selama 2 hari ke depan akan dihabiskan di pantai.
"Baby Soo aku akan keruang dance,setelah mengantar Tao kau menyusul saja kesana"ucap Kai yang sudah menenteng tas nya bersama Sehun.
"Nde~"sahut Kyungsoo singkat.
"Kajja kita ke tempat Kris hyung,aku tidak mau disembur naga itu karena telat mengantar kan mu"ucap Kyungsoo.
Kris sempat meminta tolong pada Kyungsoo tadi,karena Kris masih sibuk dengan klub basketnya ia tidak bisa menjemput Tao dikelas. Sebagai gantinya Tao yang menemui Kris dilapangan basket sepulang sekolah. Koridor sekolah menjadi sangat sepi,Tao dan Kyungsoo berjalan pelan menuju lapangan basket. Dari kejauhan terdengar suara para anggota tim basket yang tengah berlatih.
Kris melambaikan tangannya saat melihat Tao dan Kyungsoo mendekati lapangan basket. Ia segera menghampiri Tao dan Kyungsoo.
"Gomawo Kyung~"ucap Kris
"Cheonma hyung~ aku pergi dulu Jongin sudah menunggu ku"sahut Kyungsoo lalu meninggalkan lapangan basket.
"Baby kau duduk lah dulu,gege sebentar lagi selesai"ucap Kris sambil menyeka keringatnya.
Tao berjalan menuju pinggir lapangan yang terdapat sebuah tempat duduk panjang. Ia melihat tas Kris yang tergeletak disana. Tao menyamankan duduknya sambil memperhatikan Kris yang tengah berlatih bersama anggota tim basket yang lain.
"Menunggu pangeran mu,panda?"goda Lee Joon yang juga merupakan anggota tim basket.
"Joon hyung?kau sendiri kenapa tidak berlatih?"tanya Tao dengan wajah memerah.
"Pelatih menyuruh ku untuk istirahat,ku dengar kau sakit?"
Tao mengangguk. "Radang lambung,tapi sekarang aku sudah sembuh"
"Kau tahu?selama kau sakit Kris bahkan tidak fokus dengan latihannya. Jadi hari ini ia berlatih ekstra"
"Apa yang kau lakukan bersama kekasih orang lain Joon?"ucap Kris yang sudah menyelesaikan latihannya.
"Aku?aku hanya berkata jika Tao sudah bosan dengan mu,aku akan dengan senang hati menggantikan posisimu"ucap Joon sambil tertawa.
"Dalam mimpi mu Joon,baby manusia mesum ini tidak menyentuh mu kan?ucap Kris sambil melirik Joon.
"Yah! Berkacalah kau tiang ! kau bahkan lebih mesum dari ku,wajah mu itu seperti ahjushi saat bersama Tao"seru Joon yang tidak terima dengan ucapan Kris.
Sebelum dua orang itu berdebat lebih lama,Tao segera menarik tangan Kris untuk segera pulang.
"Tao jangan lupa,jika kau bosan pada Kris datang saja pada ku"teriak Joon sambil melambaikan tangannya.
"Akan ku pikirkan hyung,tapi sepertinya aku tidak akan bosan pada gege ku yang tampan ini"sahut Tao sambil tertawa.
Parkiran sekolah sudah sepi,hanya tinggal 2 buah mobil yang terparkir,sepertinya mobil milik salah satu anggota tim basket.
"Gege bisakah kita pulang kerumah?"ujar Tao setelah memasang sabuk pengamannya.
"Ada yang ingin kau ambil dirumah?"
"Aku ingin mengambil tas ku dan beberapa barang lain"jawab Tao.
Kris menjalankan mobilnya menuju rumah Tao. Mungkin karena kelelahan menunggu Kris selesai latihan Tao tertidur selama perjalanan menuju rumahnya. Kris memasuki halaman kediaman keluarga Huang,ia bertemu dengan Kangin yang tengah berjaga.
"Siang hyung"sapa Kris.
"Kris?ada apa?"tanya Kangin sedikit cemas karena ia melihat Tao tidur didalam mobil.
"Tidak apa-apa hyung,Tao hanya ingin mengambil beberapa barang-barangnya"sahut Kris.
"Oh~ sebaiknya kalian masuk lewat pintu belakang,tuan dan nyonya besar sedang dirumah"
"Gomawo hyung"
Kris memarkirkan mobilnya dihalaman belakang. Ia membangunkan Tao yang sedari dari tertidur.
"Baby~ bangun kita sudah sampai" Kris menepuk pelan pipi Tao.
"Eh?secepat ini?"ucap Tao sambil membuka matanya.
"Baby~ kita masuk lewat pintu belakang,Kangin memberitahu gege kalau ada orang tua mu dirumah"ucap Kris pelan.
Tao terdiam mendengarnya.
"Atau gege akan menghubungi Sunny noona agar mengambilkan barang-barang mu?"
"Ti-tidak usah ge,kajja kita masuk"ucap Tao.
.
.
.
.
.
"Apa ada yang kau butuhkan lagi Tao?"tanya Tiffany yang ikut membereskan barang-barang milik Tao.
"Sepertinya sudah semua noona"jawab Tao.
"Oya Kris,tuan besar bilang agar semua biaya perawatan Tao akan segera diganti"ucap Tiffany.
"Tidak perlu noona,katakan pada tuan Huang"sahut Kris.
"Kajja ge kita kembali semuanya sudah selesai" Tao membawa hampir semua baju miliknya.
Dengan perlahan Kris dan Tao menuruni tangga menuju pintu belakang,sebelum mereka mendengar suara barang-barang yang dibanting.
"DASAR BRENGSEK ! BERANI NYA KAU MENGAMBIL ALIH SEMUA SAHAM KU" suara teriakan Nyonya Huang terdengar sangat jelas.
"KAU BUKAN ANGGOTA KELUARGA HUANG LAGI ! INGAT ITU ! SAHAM MU TIDAK DIPERLUKAN LAGI DIPERUSAHAAN !"
"Ba-baby" panggil Kris pelan saat melihat Tao tengah terdiam dengan pandangan kosong.
"Kris,sebaiknya kau cepat bawa Tao pergi"ucap Tiffany.
"Kajja baby"
Kris segera meninggalkan rumah Tao. Selama diperjalanan menuju apartementnya Tao lebih banyak diam. Bahkan Kris memergoki Tao tengah mengigit bibirnya yang bergetar,sepertinya namja panda itu tengah menahan tangisnya. Sesampainya diapartement Tao langsung masuk ke kamar Kris.
"Baby~"
Tao tengah bergelung dalam selimut,bisa Kris lihat gulungan itu sedikit bergetar. Tao menangis.
"Baby~ kemarilah"
Tao membuka selimutnya,wajah nya memerah dan penuh dengan air mata. Kris merasa sangat tidak berguna jika melihat Tao tengah menangis seperti ini.
"Kemarilah sayang~ kau pasti membutuhkan tempat untuk bersandar" Kris merentangkan kedua tangannya. Tao segera memeluk Kris dan menangis dengan kencang.
"Menangislah jika itu bisa membuat mu lebih baik~ ada gege disini" Kris mengelus punggung Tao dengan pelan.
"Huks~ Gege seharusnya tidak mendengar hal memalukan seperti tadi"ucap Tao disela tangisnya.
"Gege tidak perduli dengan yang gege dengar tadi,gege hanya peduli pada mu, baby"
"Hiks~ Kris ge~"tangis Tao makin kencang.
"Nde~ baby gege disini"
Kris semakin mengeratkan pelukannya pada Tao. "Jangan takut gege akan meninggalkan mu~ gege akan selalu bersama mu"
"Hiks...Hiks..."
"Gege tidak akan membiarkan wajah manis tertutup air mata,ini akan jadi air mata yang terakhir. Gege janji akan membuat mu selalu tersenyum"
"Kris ge~"
"Gege disini baby~"
Setelah menangis hampir 30 menit Tao tertidur dalam pelukan Kris. Kris berniat menghubungi Luhan,memberitahu nya kalau ia dan Tao tidak ikut menginap.
"Gege?" rupanya Tao terbangun.
"Tidurlah,gege akan memberitahu yang lain kalau kita tidak ikut pergi"
"Mwo?ja-jangan,kita harus tetap ikut"bujuk Tao.
"Tapi baby~"
"Jebal ge~ aku ingin ke pantai bersama yang lain"pinta Tao.
"Baiklah,kau mandilah dulu gege akan membereskan barang-barang kita"ucap Kris akhirnya.
"Yey Gomawo ge"teriak Tao semangat.
Tbc-
Tolong jangan lempari author dengan batu atau benda tajam lainnya ._.
Ada yang nangis lagi baca chapter ini? /ditabok rider/
Lagi-lagi semoga suka dengan chapter ini *bow*
Mianhe dichapter ini member SJ sama SNSD nya dikit TT_TT
Big thanks to:
Huang Lee 91AulChan12ajib4ffBrigitta Bukan BrigittiwKirei Thelittlethieveslee minji elf Christal AlicepeachpetalsYoung Minn KimzakurafrezeeXyln A Y P Ririnkristao Juniel Is A Vampire HybridNixs Peachjunghyema
Semoga ga ada nama yang tiba-tiba ngilang yah waktu dipost :s
Pokoknya terima kasih buat rider yang udah ripiu,paporit,pollow FF ini :* buat silent rider juga gomawo :* /pinjem bibir jongin buat cipok rider yang udah ripiu/ /pinjem bibir om sooman buat cipok silent rider/
Ripiu lagi ya beb :*
/Tebar kolor Sooman/ O_O?
