LOVE ME

Author: Lovara

Cast: KrisTao + Member EXO + SNSD + Super Junior and other.

Genre: Family,Romance,Friendship

Summary: Kehidupan Huang Zi Tao yang sangat sempurna,terlahir di keluarga yang sangat kaya,teman-teman yang selalu bersamanya dan seorang kekasih yang begitu mencintainya. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa namja bermata panda itu mempunyai sebuah rahasia besar,bahkan teman dan kekasihnya pun tidak mengetahuinya..

...

WARNING: YAOI,OFFICIAL COUPLE,NO CRACK PAIR,NO GS,NO STRAIGHT

...

Meskipun hanya sebuah tulisan Fiksi,tapi tolong hargai karya seorang author. Jangan memplagiatnya tanpa seijin author. Cerita di FF ini tidak ada hubungannya dengan kehidupan nyata para cast,jadi jangan menjudge mereka.

...

Hari Minggu yang cerah. Seharusnya Tao pergi berdua bersama Kris di Minggu yang cerah ini. Tapi keinginan itu tepaksa ia kubur jauh-jauh,sejak pulang dari acara menginap mereka kemarin sepertinya Kris jatuh sakit. Kris bersikeras ia baik-baik saja tapi Tao yakin kekasihnya itu tidak baik-baik saja. Sebisa mungkin Tao mengganti kain untuk mengompres Kris. Ia juga berusaha membuatkan bubur untuk Kris yang sedari tadi malam belum memakan sesuatu.

"Kuharap Kris ge baik-baik saja setelah memakan makanan ini"gumam Tao melihat bubur hasil buatannya.

Cklek...

Tao masuk kedalam kamar Kris dan melihat namja tinggi itu berjalan tertatih menuju kamar mandi. Dengan segera Tao meletakkan mangkuk buburnya lalu memapah Kris kedalam kamar mandi.

"Gege bisa memanggil ku kalau butuh sesuatu~"ucap Tao sambil memapah tubuh kekasihnya itu.

"Gege hanya ingin mandi baby~ apa kau mau memandikan gege?"goda Kris meskipun dengan wajah pucat.

Tao merona. "Yak ! orang sakit dilarang mesum"

"Jadi kalau gege sudah sembuh boleh?"

"Te-tentu saja tidak boleh juga. Aku akan menyiapkan baju ganti"

Lalu setelahnya Tao berlari keluar kamar mandi. Kris tertawa melihat tingkah Tao yang sangat menggemaskan itu. Sejak ia merasa kurang enak badan,Kris sudah menyuruh Tao untuk jangan terlalu khawatir. Tapi sepertinya Tao tidak mendengarnya sama sekali. Tiap 1 jam sekali Tao dengan telaten mengganti kain kompresnya. Tao juga sibuk menghubungi para noona nya dirumah dan bertanya obat apa saja yang bisa menurunkan demam. Tao menolak bantuan dari noona nya untuk merawat Kris.

"Kris ge kekasih ku dan aku sebagai kekasih yang peduli tidak akan membiarkan orang lain merawatnya selain aku" begitu jawabnya.

"Gege jika kau tidak selesai mandi dalam waktu 10menit aku tidak akan mengurusi mu"teriak Tao dari luar kamar mandi.

Kris tersenyum,Tao hapal kebiasaannya mandi yang sampai memakan waktu 1 jam bahkan lebih.

"Gege kira kau akan memandikan gege baby~"

"Yak gege mesum !"

Kris mengikuti perkataan Tao,tak sampai 10 menit ia sudah keluar dari kamar mandi. Tao ternyata menungguinya sambil memegang piyama baru. Ia melihat Tao sedikit merona karena Kris keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk yang ia lilitkan pada pinggangnya.

"Terpesona hmm~?"

"A-ani~ cepat pakai baju nya nanti gege semakin sakit"ujar Tao sambil menyerahkan piyama ganti untuk Kris.

"Aku akan mengambil obat,gege makan buburnya" lalu Tao menghilang dibalik pintu kamar.

Saat Tao kembali kedalam kamar dengan beberapa bungkus obat ditangannya,ia melihat Kris hanya berbaring tanpa menyentuh buburnya sama sekali. Tao mendengus kesal,apa bubur buatannya tidak enak?.

"Gege kenapa tidak memakan bubur buatan Tao?apa rasanya tidak enak?"tanya Tao kesal.

"Gege mau Tao yang menyuapkannya untuk gege"jawab Kris yang kini duduk bersandar.

Tao mengambil mangkuk bubur itu,sedikit memastikan buburnya sudah tidak terlalu panas ia mengarahkannya pada mulut Kris.

"Aaaa~"

Satu suapan masuk.

"Bagaimana rasanya?"tanya Tao waswas.

Kris menelan bubur buatan Tao. "Kau yang membuatnya sendiri baby?"

Tao mengangguk cemas. "Apa rasanya aneh?"

"Tidak~ ini rasanya enak sayang~"puji Kris.

Tao menatap Kris curiga,jangan-jangan Kris mengatakan hal itu hanya untuk menghiburnya. Tao lalu mengambil sesendok bubur itu dan memakannya.

"Lumayan~"ucapnya setelah memakan bubur itu.

Kris sudah menghabiskan buburnya,sekarang saatnya Kris meminum obatnya. Tao mengambilkan 2 butir obat dan segelas air. Setelah memastikan Kris meminum obatnya dengan baik Tao bermaksud keluar kamar agar Kris bisa tidur.

"Temani gege baby~" Kris menarik tangan Tao sebelum Tao beranjak dari tempat tidur.

"Eh?Tao ingin membereskan mangkuk ini dulu"

"Nanti saja baby~"rengek Kris.

Tao kembali meletakkan mangkuk kosongnya dan berbaring disebelah Kris. Kris menyelimuti tubuh mereka berdua. Ia juga memeluk pinggang Tao dengan erat. Tao memperhatikan wajah Kris yang hanya berjarak beberapa centi dari wajahnya. Ia mengusap lembut wajah Kris membuat Kris membuka matanya pelan. Tao tersenyum manis melihat Kris terbangun.

"Sibuk mengagumi kekasih mu yang tampan ini baby~?"

"Siapa yang bilang gege tampan?Tao lebih tampan dari gege"

"Benarkah?lalu apa namja tampan itu sering mempoutkan bibirnya seperti sekarang ini hmm?"

"Memangnya kenapa?tetap saja Tao lebih tampan dari gege"

"Jadi gege jelek dan Tao tampan?"

Tao mengangguk samar. "Tentu saja~"

"Lalu kenapa namja tampan seperti Tao mau dengan namja jelek?"

Tao mencium bibir Kris sekilas. "Karena gege hanya boleh terlihat tampan saat bersama Tao saja"

Kris tersenyum sekilas,ia mengecup kening Tao dengan penuh sayang. Tak lama kemudian terdengar suara dengkuran halus dari keduanya.

...

Tao membuka matanya perlahan,ia menatap jam weker yang berada disamping meja. Pukul 3 sore,sepertinya ia melupakan makan siang pantas saja perutnya terasa lapar. Tao menatap Kris yang masih tertidur,dengan hati-hati Tao memindahkan tangan Kris yang setia memeluk pinggangnya. Perlahan ia keluar dari kamar untuk membuat sesuatu yang bisa ia gunakan untuk mengganjal perutnya.

Tao membuka pintu kulkas dan hanya mendapati beberapa bungkus mie instan. Sepertinya mereka berdua lupa berbelanja kebutuhan sehari-hari. Mau tak mau Tao akhirnya membuat mie instan untuk mengganjal perutnya.

Drrrttt...Drrttt...

Ponsel Tao bergetar diatas meja. Sambil mengaduk mie instannya ia menerima panggilan yang ternyata dari Sehun.

"Wae Sehunnie?"ucapnya.

[Bagaimana keadaan tiang listrik mu?]

"Kris ge sedang istirahat,jangan memanggilnya tiang listrik kau sendiri hampir setinggi Kris ge"

Sehun tertawa diseberang sana. [Sepertinya kami akan mampir ke tempat Kris hyung,kami akan bawakan makanan untuk mu]

"Kami?siapa saja?"

[Tentu saja sahabatmu yang paling tampan ini Oh Sehun dan Kai. Oya Luhan hyung dan Kyungsoo juga akan ikut nanti]

"Bawakan aku makanan yang enak atau kalian tidak boleh masuk"

[Kau tidak mengijinkan kami masuk pun kami sudah tahu password apartement Kris hyung]

"Ck nanti akan kusuruh Kris ge mengganti password apartement nya"

Tao menutup sambungan teleponnya dengan Sehun saat Kris tiba-tiba memeluknya dari belakang.

"Gege kau mengagetkan ku"seru Tao.

"Mianhe baby~ kau bangun tanpa membangunkan gege huh?"

"Kau sedang sakit ge~ kau harus banyak istirahat".

"Gege akan istirahat jika kau menemani gege seharian dikamar"

"Manja sekali eoh tuan Wu?"

"Memangnya gege harus bermanja-manja dengan siapa baby~"

Tao melepaskan pelukan Kris dan membawa mangkuk berisi mie instannya ke meja makan.

"Dengan boneka Ace mu itu~?"

Belum sempat Tao menarik kursi untuknya duduk Kris terlebih dahulu menarik tangan Tao sehingga Tao jatuh terduduk tepat diatas pahanya.

"Cemburu dengan Ace hmm?" Kris mencium pipi Tao.

"Aniyo~ hanya merasa sebal saja"jawab Tao sambil memakan mie instannya.

"Sepertinya kau cukup sehat untuk melakukan tindakan asusila Kris"ucap Luhan yang tiba-tiba muncul dengan beberapa kantung plastik ditangannya.

"Luhan ge~"seru Tao senang melihat kedatangan Luhan.

"Bagaimana keadaan mu?'tanya Luhan membalas pelukan Tao.

"Aku baik-baik saja ge~"jawab Tao sambil tersenyum.

"Sepertinya kau lupa bahwa disini aku yang sakit"ujar Kris.

"Tapi ku lihat kau cukup sehat untuk melakukan yang iya-iya pada Tao"balas Luhan.

"Tao kami datang"teriak Sehun dan Kai bersamaan.

Mengetahui Sehun dan Kai datang,Tao segera berlari kedepan dan menyambut mereka. Sementara Luhan mengeluarkan semua makanan yang ia bawa. Menjadi tuan rumah yang baik,Kris membantu Luhan membongkar semua isi kantung plastik.

"Kalian ingin mengadakan pesta?"tanya Kris melihat banyaknya makanan yang Luhan bawa.

"Apa kau lupa nafsu makan kekasih mu itu?ditambah Sehun dan Kai mungkin porsi untuk 20 orang pun akan kurang"sahut Luhan.

Kris menganggukkan kepalanya paham.

"Whoaa kita akan pesta"seru Tao melihat banyak makanan diatas meja.

...

"Gege yakin akan masuk sekolah hari ini?"tanya Tao.

Hari ini mereka sudah kembali masuk sekolah. Kris yang merasa sudah lebih baik memutuskan untuk berangkat ke sekolah. Sedangkan Tao masih khawatir dengan keadaan Kris yang baru saja sembuh dari demamnya.

Kris tersenyum lalu mengecup kening Tao. "Gege sudah sembuh baby~"

"Kalau begitu biar ku yang bawa mobil,gege duduk saja dengan manis"tawar Tao.

"Baiklah~"

Tak butuh waktu lama untuk sampai disekolah. Tao memarkirkan mobil Kris ditempat biasa,disebelah mobil Kai. Kali ini giliran Tao yang membukakan pintu untuk Kris jika biasanya Kris yang membukakan pintu untuknya.

"Silahkan tuan muda~"ucap Tao sambil membungkukkan badannya.

Kris menggandeng tangan Tao lalu berjalan bersama masuk kedalam sekolah. Sesekali keduanya membalas sapaan siswa lain yang berpapasan dengan mereka. Tao mengantarkan Kris sampai ke kelasnya.

"Waow Kris ada apa dengan mu?"tanya Joon antusias melihat Kris yang sedikit lebih pucat.

Dengan santai Kris duduk di kursinya dan menyuruh Tao untuk duduk dikursi sebelahnya.

"Apa sekarang kau yang jadi uke,Kris?'tanya Joon lagi.

Kris melemparkan gumpalan kertas tepat mengenai kepala Joon. "Membayangkannya saja aku tidak pernah"

Joon tertawa kencang. "Kukira kau lemas karena menjadi uke Tao"

"Kris ge sempat demam kemarin"sahut Tao.

"Mwo?Kris demam?kau yakin Kris demam?aigo~ ternyata kau bisa normal dan merasakan sakit seperti manusia biasa"cerocos Joon tanpa menyadari Kris hampir saja ingin melempar teman satu kelasnya dengan sepatu miliknya.

Tao membuka ponselnya yang sedari tadi bergetar heboh. Sebuah pesan dari Kai.

From: Kkamjong

Tao kau dimana,aku ingin meminjam tugas milik Jung seonsae. Aku mencari mu ke kantin tapi tidak menemukan mu. Cepat kembali ke kelas sebelum bel masuk.

"Ada apa?"tanya Kris penasaran.

"Aku harus kembali ke kelas ge~ Kai ingin meminjam tugas Jung seonsae"jawab Tao.

"Kau kembali lah ke kelas~"ucap Kris mengusap pelan rambut Tao.

"Gege tidak apa-apa ku tinggal?"

Kris tersenyum. "Hey~ gege hanya demam biasa baby~ bukan sakit mematikan"

Tao mempoutkan bibirnya. "Baiklah~ aku kembali ke kelas dulu~ bye ge~ bye Joon hyung"

"Hey Kris~ apa Tao tidak mempunyai saudara kandung?"tanya Joon setelah Tao keluar dari kelasnya.

"Setahu ku Tao anak tunggal. Ada apa?"

Joon menghembuskan napasnya pelan. "Seandainya Tao mempunyai kembaran atau saudara kandung,aku ingin menjadikannya sebagai kekasih ku"

"Jika Tao punya saudara pun aku tidak sudi mengenalkannya pada mu,Joon"

"Mwo?kenapa?"

"Wajah mesum mu itu yang menjadi faktor utama"

"Yah! Kau kira wajah angry bird mu itu tidak mesum huh?!"teriak Joon kencang.

...

Baekhyun melambaikan tangannya heboh saat Tao berjalan menuju kantin bersama Sehun,Kai dan Kyungsoo. Rupanya mereka semua sudah berkumpul sedari tadi bel istirahat berbunyi.

"Kalian terlihat berantakan sekali"ujar Lay melihat para magnae yang penuh aura gelap.

"Bagaimana kami tidak berantakan jika,Lee seonsae selalu mengadakan tes mendadak seperti ini"gerutu Kai sambil mengacak rambutnya.

"Ahh~ rupanya guru itu tidak berubah. Saat aku kelas 1 pun ia sering mengadakan tes mendadak"ucap Luhan mengenang saat ini masih duduk dikelas 1.

"Kurasa aku membutuhkan refreshing"kata Kyungsoo pelan.

Namja bermata bulat itu terlihat sangat kusut. Sepertinya ia tidak bisa mengerjakan tes dadakan yang diberikan Lee seonsae.

"Bagaimana kalau kita kencan?"seru Kai antusias.

"Tidak" tolak Kyungsoo mentah-mentah.

"Wae~ apa kau tidak ingin kencan dengan ku baby Soo~?"rengek Kai membuat Sehun yang duduk didekatnya merasa geli dengan ekspresi Kai.

"Berhenti membuat wajah mu seperti itu Kai aku merasa mual melihatnya"ujar Sehun membuat gerakan seolah-olah ia ingin muntah.

"Diam saja kau albino"balas Kai.

"Bagaimana kalau kita ke toko buku"usul Tao.

"Kalian saja yang pergi,kami sangat sibuk hari ini"ujar Chen.

"Sibuk berkencan huh?"cibir Luhan.

"Ah ngomong-ngomong soal kencan bukan Luhan hyung juga berjanji akan mengajak ku kencan?"tagih Sehun pada Luhan.

"A-apa aku menjanjikan seperti itu?"ucap Luhan gugup karena mendapat tatapan tajam dari Chen dan Xiumin.

Sehun memasang poker facenya. "Lulu melupakan janjinya pada ku huh~"

"Ti-tidak aku sama sekali tidak lupa,baiklah nanti kita sepulang sekolah pergi kencan"ucap Luhan yang tidak tega menatap Sehun dengan wajah datarnya.

"Ah~ aku punya dua tiket taman bermain ada yang mau?"ujar Lay dengan 2 lembat tiket ditangannya.

Sehun,Kai dan Tao otomatis menatap lembaran tiket itu seperti menatap barang berharga. Ketiganya mencoba mengambil tiket itu dari tangan Lay. Namun sepertinya dewi fortuna masih berpihak pada Tao,dengan sangat cepat Tao menyambar tiket dari tangan Lay lalu tersenyum penuh kemenangan.

"Aku dapat"soraknya kencang.

Sehun dan Kai memandang sebal kearah Tao.

"Seharusnya kau yang mendapatkan tiket itu"ucap keduanya bersamaan.

"Yah ! aku yang harus mendapatkannya agar bisa berkencan dengan Lulu"protes Sehun.

"Kau sudah sering berkencan dengan Luhan hyung,sedangkan aku jarang berkencan dengan baby Soo"balas Kai tak mau kalah.

"Kau bahkan satu kelas dengan Kyungsoo, kkamjong"

"Apa tidak ada yang mau menghentikan mereka berdua?"ucap Xiumin malas.

Sontak semuanya –minus Sehun dan Kai- menggelengkan kepalanya lalu kembali ke aktivitas masing-masing,menikmati makan siang.

...

"Gege cepat~"teriak Tao dari ruang tamu.

Ia sudah tidak sabar pergi ke taman bermain bersama Kris dengan tiket yang ia dapat dari Lay. Sudah hampir 30 menit Tao menunggu Kris berganti pakaian.

"Gege kau bukan yeoja,kenapa lama sekali"teriak Tao lagi.

Hampir saja Tao menyusul Kris kedalam kamar jika namja tinggi itu tidak keluar dalam waktu 5 menit.

"Gege lama sekali"protes Tao dengan bibir mengerucut.

"Mianhe baby~"ucap Kris sambil mengecup bibir Tao.

Tao menggandeng lengan Kris lalu menyeretnya agar mereka bisa segera berangkat.

"Hey pelan-pelan~ taman bermainnya tidak akan pergi Tao"ucap Kris yang lengannya terus ditarik oleh Tao.

"Nanti keburu malam ge~"sahut Tao.

Tak sampai 20 menit mereka berdua sudah sampai di taman bermain. Kris memarkirkan mobilnya ditempat yang sudah tersedia. Sore ini cukup cerah membuat sebagian besar orang memilih untuk menghabiskan waktu mereka ditaman bermain.

"Gege ayo kesana"seru Tao yang tetap menggandeng tangan Kris.

Kris tentu saja dengan senang hati mengikuti kemana pun Tao menarik tangannya. Kini mereka sedang menyantap crepes dibangku panjang,mencoba berbagai macam permainan rupanya membuat kedua nya merasa lelah.

"Huks...Huks"

"Kau dengar itu ge?"ucap Tao yang sepertinya mendengar suara tangisan.

Kris menajamkan pendengarannya,ia juga seperti mendengar suara tangisan anak kecil. Mengikuti arah suara itu,Kris melihat seorang anak laki-laki yang tengah menangis dibalik pohon yang tak jauh dari mereka berdua duduk.

"Hey, kau baik-baik saja?"tanya Tao yang tidak tega melihat anak kecil itu menagis.

Anak itu mendongakkan kepalanya,wajahnya sangat berantakan dengan air mata yang terus turun. "A-aku kehilangan mommy"

"Gege sepertinya kita harus mengantarkan anak ini ke bagian informasi"ucap Tao.

"Siapa nama mu adik manis?"tanya Tao yang kini menggendong bocah itu.

"Choi Min Ki,tapi mommy sering memanggil ku Ren"jawabnya lancar.

"Oh Ren?nama mu bagus,aku Tao dan hyung ini Kris"ujar Tao mengenalkan dirinya dan Kris.

"Kris hyung mirip angry bird"celetuk Ren polos.

Tao tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan bocah berusia 3 tahun itu,sementara Kris mendeathglare Ren yang berada dalam gendongan Tao.

Kris dan Tao harus menunggu dibagian informasi sampai orang tua Ren datang menjemputnya. Cukup lama,sekitar 30 menit tidak ada tanda-tanda kedatangan orang tua Ren.

"Hyung~ Ren mau main itu"rengek Ren pada Tao.

Sepertinya ia mulai bosan hanya duduk saja sedari tadi.

"Tapi orang tua mu belum datang?"ujar Tao.

"Tapi Ren mau main itu"kukuh Ren yang ingin naik komedi putar.

Dengan berat hati akhirnya Tao menuruti permintaan Ren,tentunya setelah meminta ijin pada petugas bagian informasi. Kris sedikit cemburu karena Ren terus saja menarik perhatian Tao,bocah itu bahkan tidak mau turun dari gendongan Tao sejak tadi.

"Hyung ayo kita kesana"tunjuk Ren pada danau yang berada ditengah taman.

"Ba-baiklah"ucap Tao yang terlihat kelelahan.

Melihat wajah Tao yang kelelahan,Kris menarik tangan Tao dan mengambil Ren dari gendongannya.

"Biar gege saja yang menggendongnya"ucap Kris sambil menggandeng tangan Tao.

"Apa kalian pacaran?"tanya Ren yang melihat Kris menggandeng tangan Tao.

"Tentu saja,bukan kah kami sangat cocok?aku tampan dan Tao manis?"sahut Kris.

"Kris hyung harus menjaga Tao hyung dengan baik,saat ini kuijinkan kalian pacaran tapi nanti jika aku sudah besar,Tao hyung akan menikah dengan ku"ujar Ren.

"Mwo?!"seru Kris kaget.

"Ah~ Ren menyukai ku hmm?"ujar Tao mencubit pipi Ren.

"Tao hyung nanti akan menikah dengan Ren"ucapnya mantap.

"Tidak bisa,Tao akan menikah dengan ku nanti"bantah Kris.

"Tapi Tao hyung lebih cocok dengan ren,Kris hyung cari saja yang lain"

Tao tersenyum mendengar perdebatan kecil antara Ren dan Kris. Tao pikir akan marah karena kencan mereka batal gara-gara ia bertemu dengan Ren.

...

Matahari hampir tenggelam saat kedua orang tua Ren datang menjemputnya dan bocah manis itu tertidur dalam gendongan Kris karena kelelahan. Setelah berpisah dengan Ren dan kedua orang tuanya,Kris membawa Tao untuk naik bianglala.

"Seharusnya kau tidak memanjakan bocah itu"ucap Kris sambil memeluk Tao dari samping.

Kini mereka sedang menikmati pemandangan sore hari dari atas bianglala.

"Bukankah Ren sangat lucu ge~" Tao menyamankan posisinya dalam pelukan Kris.

"Bocah itu terus saja menempel pada mu baby~ dan apa katanya tadi?ingin menikah dengan mu?"gerutu Kris panjang lebar.

"Aigo~ gege kau cemburu pada bocah umur 3 tahun eoh?" ucap Tao sambil tertawa.

"Biarpun dia bocah berumur 3 tahun tetap saja ia bilang ingin menikah dengan mu"

"Tapi kurasa Ren cukup tampan ge~"

"Mwo?!tampan?bocah itu justru terlihat seperti yeoja"

Tao terkikik melihat ekspresi Kris menurutnya sangat lucu.

"Jangan marah~ bagi Tao tetap Kris ge yang paling tampan"ujar Tao sambil mencium pipi Kris.

"Gege tahu itu baby~" Kris balas mencium pipi Tao.

"Lihat ge matahari nya tenggelam"ucap Tao menunjuk keluar.

Mereka berdua menikmati pemandangan matahari tenggelam dengan posisi saling berpelukan.

Tbc-

/Sujud/ mianhe telat update TT_TT ada yang masih ingat FF ini o.O? silahkan baca ulang dari chapter 1 jika lupa /ditabok/

Idenya sering ngilang ditengah jalan ._. tapi malah bikin FF sulay ._. /guling guling/

Big thanks to:

Christal Alice Juniel Is A Vampire Hybrid Zirae demon PURPLE-KIMlee ajib4ff zakurafrezee Young Minn Kim Kirei Thelittlethieves Brigitta Bukan Brigittiw peachpetals A Y P Ririnkristao AulChan12 91 62 KrisTao WuHuang Taoyoungie22 Xyln Maple fujoshi2309 ShadowCrush sycarp kim jongsoo SukiYJ57 qing guest

mianhe gak bisa jawab pertanyaan dari rider TT_TT

gomawo buat yang ripiu :*