LOVE ME

Author: Lovara

Cast: KrisTao + Member EXO + SNSD + Super Junior and other.

Genre: Family,Romance,Friendship

Summary: Kehidupan Huang Zi Tao yang sangat sempurna,terlahir di keluarga yang sangat kaya,teman-teman yang selalu bersamanya dan seorang kekasih yang begitu mencintainya. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa namja bermata panda itu mempunyai sebuah rahasia besar,bahkan teman dan kekasihnya pun tidak mengetahuinya..

...

WARNING: YAOI,OFFICIAL COUPLE,NO CRACK PAIR,NO GS,NO STRAIGHT

...

Meskipun hanya sebuah tulisan Fiksi,tapi tolong hargai karya seorang author. Jangan memplagiatnya tanpa seijin author. Cerita di FF ini tidak ada hubungannya dengan kehidupan nyata para cast,jadi jangan menjudge mereka.

...

Ting Tong...

Bel rumah Tao berbunyi nyaring.

"Ah, itu mungkin mereka"ucap Luhan lalu berjalan keluar untuk membukakan pintu.

"Ge~ bagaimana kalau mereka menertawakan ku?"ucap Tao cemas.

Lay mengusap kepala Tao lembut. "Jika mereka berani menertawakan mu akan gege hajar mereka"

Tao mendengar suara ribut-ribut dari arah depan. Sepertinya mereka semua tidak sabar untuk melihat penampilan Tao.

"Tao~ kami datang"teriak Sehun heboh.

Untung saja para noona dan hyung Tao tinggal terpisah dengan rumah utama, jadi mereka tidak terganggu dengang suara teriakan Sehun yang menggelegar. Tao semakin mengeratkan pelukannya pada Lay.

Sehun terpaku melihat penampilan Tao yang masih setia memeluk Lay. Kai yang berjalan dibelakang Sehun pun mau tak mau juga berhenti mendadak.

"Tao~?"ujar Sehun.

"Nde~"sahut Tao pelan.

"TAO ! AKU RELA MENUKAR ADIK PEREMPUAN KU DENGAN MU"teriak Sehun yang langsung mencubit pipi Tao dengan brutal.

Luhan segera saja menarik kerah belakang Sehun agar menjauhi Tao.

"Lulu~ kenapa kau menarik ku?"protes Sehun.

"Jangan bertingkah abnormal Oh Sehun dan kau tidak punya adik perempuan "ucap Luhan tajam.

"Bukankah kau tadi juga seperti itu ge? Kau bahkan sampai meminta ku berfoto dengan mu"ucap Tao sambil mengusap kedua pipinya yang lumayan sakit akibat cubitan Sehun.

Luhan hanya tersenyum tidak jelas mendengar ucapan Tao.

"Astaga, kau cantik sekali Tao"puji Baekhyun yang langsung duduk disebelah Tao.

"Bisa kau ceritakan pada kami, bagaimana bisa kau berpakaian seperti ini?"pinta Xiumin.

"Kukira Luhan hyung berbohong saat mengatakan, kau menggunakan pakaian maid"ujar Kyungsoo yang sudah siap dengan ponselnya.

Tao akhirnya menceritakan dari awal bagaimana ia bisa berpakaian maid seperti ini. Semua yang ada disana mendengarkan dengan seksama, dan tak lupa pula kamera ponsel mereka terarah ke Tao. Sekarang Tao seperti seorang selebriti yang sedang melakukan konfrensi pers.

"Kris belum menghubungi mu?"tanya Suho setelah semuanya sibuk pada kegiatan masing-masing, bermain game dan khusus untuk Sehun dan Kai merampok semua isi kulkas.

Tao mengangguk pelan sambil menikmati cemilan yang sudah noona nya buatkan tadi.

"Kris ge sedang sibuk mengurusi klub basket, mungkin dia akan datang sedikit malam"ucapnya.

"Pantas saja dia tidak membuka akun instagram nya"sahut Luhan yang masih memainkan ponselnya.

"Whooa~ Tao lihat ini foto mu mendapat komentar banyak sekali"seru Luhan sambil memperlihatkan akun instragam nya yang penuh dengan notifikasi.

"Omo~ ada yang mengatakan kau sangat cantik"ucap Luhan membaca satu persatu komentar difotonya.

"Lihat ini, dia bilang kau tidak kalah cantik dengan para cosplayer yang ada dijepang"tunjuk Luhan.

"Aku namja ge~ aku tidak cantik"gerutu Tao sambil mempoutkan bibirnya.

Luhan mencubit pipi Tao dengan gemas. "Kau itu cantik dan manis, pantas saja si naga mesum itu bisa luluh"

"Kalian sedang apa sih?"gerutu Tao pada Baekhyun dan Kyungsoo yang sedari tadi sibuk dengan rambut palsu nya.

"Kami?kami hanya merapikan rambut mu saja"ucap Baekhyun tidak peduli.

"Apa yang kalian lakukan dengan rambut palsu ku?"

"Kami mengepangnya Tao, ini akan membuatmu semakin manis"jawab Kyungsoo.

Baekhyun dan Kyungsoo menatap hasil kerja mereka puas. Rambut Tao yang semula tergerai panjang kini sudah dikepang 2 tiap sisinya.

"Lama sekali si bodoh Yifan itu"gerutu Luhan karena Kris tidak kunjung datang.

"Tao, bisakah kau tidak duduk bersila seperti itu saat menggunakan rok?"ucap Chen pelan.

...

Kris membuka mulutnya lebar melihat sebuah pemandangan yang tak biasa didepannya. Ia baru saja sampai dirumah Tao, Kris tahu kalau teman-temannya sudah berada disana sejak tadi. Kesibukannya dengan anggota tim basket sekolah membuatnya sama sekali tidak menyentuh poselnya. Ia hanya mendapat pesan dari Suho kalau ada hal yang mengejutkan saat ia sampai dirumah Tao nantinya. Dan Kris sama sekali tidak menyangka kalau kejutan itu adalah Tao yang memakai seragam maid dengan rambut hitam panjang yang dikepang tiap sisinya.

"Apa kau hanya akan membuka mulutmu lebar seperti itu tuan Wu?" sindir Suho sedangkan yang lain berusaha menahan tawa mereka karena melihat ekspresi Kris.

Kris berjalan menghampiri Tao yang berdiri tak jauh darinya. Tao yang merasakan Kris berjalan mendekat, semakin menundukkan wajahnya. Ia meremas ujung roknya dengan kencang, Tao takut Kris justru akan kecewa melihat penampilannya. Kris membawa Tao dalam pelukannya.

"Lain kali jika ingin berpakaian seperti ini, tunjukkan hanya pada gege saja baby~" bisik Kris pelan.

"Yak tiang mesum apa yang kau katakan pada Tao huh?!"seru Lay menyadari raut wajah Tao yang kini merona.

"Tidak ada, aku hanya berkata dia sangat manis"jawab Kris singkat.

"Cih dia pasti berkata yang aneh-aneh pada Tao"ujar Baekhyun.

"Daripada mendebatkan hal yang tidak penting, bagaimana kalau kita semua berkumpul dihalaman belakang saja?"usul Xiumin.

Semuanya mengangguk setuju.

"Baby~ ganti baju mu, angin malam tidak baik jika kau memakai pakaian seperti ini"ujar Kris saat semuanya sudah berjalan menuju halaman belakang.

"Tapi bagaimana dengan taruhannya?"

"Kyuhyun hyung pasti mengerti"

"Baiklah~"

"Yah kalian, aku akan menemani Tao berganti pakaian sebentar"seru Kris pada teman-temannya.

"Jangan berbuat yang aneh-aneh Kris atau ku cincang kau"teriak Luhan dan Lay bersamaan.

"Bagaimana caranya Sehun dan Suho mendapatkan uke sadis seperti mereka huh?"gerutu Kris yang berjalan memasuki kamar bersama Tao.

"Kau tidak ganti baju juga ge?"tanya Tao sibuk mencari baju ganti untuknya.

Kris memperhatikan Tao yang sedang mencari tumpukan baju dilemari atas, posisi Tao membuat rok yang dipakainya semakin terangkat ke atas memperlihatkan paha mulus yang terbalut kaos kaki putih.

Grep...

Kris memeluk Tao dari belakang, sedikit membuat Tao terkejut.

"Ada apa ge?" Tao menyamankan posisinya pada dada bidang Kris.

Kris menghirup aroma Tao yang selalu berhasil membuatnya nyaman.

"Gege tidak ingin melihat mu berpakaian seperti itu lagi baby~"

"Itu hanya sebuah taruhan ge~ lagipula mereka bukan orang lain lagi"

"Tapi tetap saja, mereka melihat apa yang seharusnya gege miliki"

Tao membalik tubuhnya, kini ia berhadapan dengan Kris.

"Gege cemburu pada mereka?"tanya Tao.

"Tentu saja cemburu, meskipun orang itu teman dekat mu atau teman gege"sahut Kris sambil mengecup pipi Tao.

"Baiklah tuan Wu~ aku tidak akan melakukan taruhan ini lagi"ucap Tap sambil tersenyum.

"Aku pegang janji mu nyonya Wu" Kris mencium bibir Tao sekilas.

"Jangan mengganti marga ku sembarangan ge"ujar Tao dengan wajah merah.

"Suatu saat marga mu akan berganti menjadi Wu sayang~"

"Kalian ingin ganti baju sampai berapa jam lagi?"teriak Baekhyun dari halaman belakang.

Beranda kamar Tao memang menyambung langsung ke halaman belakang, itu sebebnya suara teriakan Baekhyun terdengar sangat jelas.

"Ck, si pendek itu menghancurkan moment romantis saja"gerutu Kris namun tetap memeluk Tao.

"Sudahlah ge, kita harus cepat menyusul mereka"

Tao mencium bibir Kris sebelum ia masuk ke dalam kamar mandi untu mengganti pakaiannya.

"Baby~ kita ganti baju bersama"teriak Kris berusaha menyusul Tao.

Terlambat. Tao sudah mengunci pintu kamar mandinya.

...

"Sudah ku duga kau pasti melakukan hal yang aneh-aneh" selidik Baekhyun saat Kris dan Tao datang.

"Memangnya kenapa kalau aku melakukan yang aneh-aneh pada Tao?kau iri?mintalah pada Chanyeol mu"balas Kris.

"Yeollie~ Kris membentak ku"ujar Baekhyun sambil berlari ke pelukan Chanyeol.

"Sudahlah baby~ jangan dengarkan tiang listrik itu"ucap Chanyeol sambil membelai punggung kekasihnya.

Kris menatap pasangan itu jengah.

Lay dan Tao datang dengan membawa berbagai macam cemilan untuk mereka semua. Sehun dan Kai melihat kantung penuh berisi cemilan langsung berebut, membuat Lay dengan tega menendang keduanya.

"Hyung, kenapa menendang kami"protes Kai merasakan sakit pada kakinya.

Lay justru melemparkan deathglarenya pada Sehun dan Kai.

"Sedang apa?"tanya Kris sambil menghampiri Tao yang sibuk dengan ponselnya.

Tao mendongakkan kepalanya lalu menggeser duduknya agar Kris bisa duduk.

"Melihat semua hasil foto yang di ambil Kyungsoo tadi"

Kris melihat ponsel yang Tao pegang, dan semuanya penuh dengan foto Tao yang masih memakai seragam maid tadi.

"Lihat ini kenapa Sehun dan Kai memeluk mu?"ujar Kris saat melihat sebuah foto dimana Sehun dan Kai terlihat sedang memeluk Tao.

"Gege jangan berlebihan, mereka hanya merangkul ku"

"Dan ini?Chanyeol hampir saja mencium pipi mu, baby~"

"..."

"Oh lihat juga yang ini Chen memegang paha mu, sayang~"

"..."

"Lalu apa lagi ini?Suho memeluk pinggang mu terlalu erat"

Dan banyak lagi protesan Kris soal foto-foto yang diambil oleh Kyungsoo tadi saat ia belum datang.

"Gege, kau cerewet sekali~ persis seperti Fanny noona"ujar Tao sambil mempoutkan bibirnya.

"Mwo?kau menyamakan gege dengan Fanny noona?"

"Kyaa~ gege hentikan ini geli~ "seru Tao karena Kris terus saja menggelitiki pinggangnya.

"Yah pasangan mesum, jangan melakukan hal yang aneh-aneh dipojokan sana"teriak Luhan.

Posisi Kris dan Tao memang agak terpisah dengan yang lain, mereka berdua duduk diatas ayunan putih yang muat untuk 2 orang. Sedangkan yang lain, mereka berkumpul didalam gazebo yang cukup luas.

"Jangan hiraukan kami, teruskan saja pesta kalian"balas Kris sambil memeluk pinggang Tao.

"Ugh~ lepaskan ge, sebaiknya kita bergabung saja dengan mereka"ujar Tao berusaha melepaskan pelukan Kris.

"Baby tunggu, apa kau tidak mau berduaan dengan kekasih tampan mu ini?"

"Aku bosan jika berduaan dengan mu setiap hari ge~"jawab Tao sambil menjulurkan lidahnya lalu berlari mendekati teman-temannya.

"Ah~ kemarilah panda, jangan terlalu berduaan dengan naga mesum itu" Luhan mengisyaratkan agar Tao duduk disebelahnya.

"Kalian sedang apa?sepertinya serius sekali?"tanya Tao yang baru saja bergabung.

"Kami sedang mendengarkan Sehun bercerita"sahut Kai dengan sebungkus keripik dipangkuannya.

"Bercerita?apa aku boleh ikut mendengarkan?" Tao terlihat sangat antusias.

"Benarkah kau ingin mendengarkan aku bercerita Tao"ucap Sehun dengan suara pelan.

Tao sedikit merinding dengan suara Sehun yang seperti hantu itu. "Me-memangnya Sehun bercerita apa?"

"Baiklah aku mulai ceritanya. Cerita ini ku dengar dari saudara sepupu ku yang tinggal dijepang"

Sehun memulai ceritanya.

"Katanya ada sebuah loker di Shibuya yang berhantu. Loker dengan nomor kunci 0009 itu seringkali tedengar suara tangisan anak kecil dari dalamnya. Suatu hari ada seorang siswa SMA yang tak sengaja melewati loker itu dan mendengar suara tangisan bayi. Karena penasaran siswa itu mendekati loker itu, suara tangisan itu makin terdengar jelas. Ia berusaha membuka loker itu tapi terkunci, tak sengaja ia melihat sebuah kunci yang terjatuh tak jauh dari loker itu. Kunci dengan nomor 0009. Gadis itu membuka lokernya dan...BHAAAA!"

"Huwaaaaaa Kris Ge..."

Tao berlari menghampiri Kris yang baru saja kembali dengan kaleng soda ditangannya.

"Ada apa baby?"tanya Kris heran karena Tao tiba-tiba saja memeluknya erat.

"Ada hantu ge~"jawab Tao masih memeluk Kris.

"Hantu?dimana?"

"Di-didalam loker, Sehun bilang hantunya anak kecil"

Kris mendeathglare Sehun yang kini berpura-pura tidak melihatnya. Sisa malam itu mereka habiskan dengan mendengarkan ceramah dari Kris karena sudah membuat Tao ketakutan dengan cerita hantu dari Sehun.

...

"Surat dari siapa hyung?"tanya Tao yang berniat menyantap sarapannya bersama Kris. Sedangkan yang lain sudah pulang sejak satu jam yang lalu.

Kyuhyun membuka amplop coklatnya dan membaca isi surat itu.

"Tidak penting"jawab Kyuhyun singkat.

"Memangnya dari siapa hyung?"tanya Tao masih penasaran.

"Dari pihak pengadilan"

"Ada apa?"

"Sidang perceraian orang tua mu dilaksanakan nanti sore"

Tao terdiam. Kris melihat ekspresi Tao berusaha menghiburnya.

"Apa mereka juga menyuruh ku untuk datang hyung?"tanya Tao dengan suara pelan.

"Kau sebaiknya tidak usah datang, ini sama sekali tidak penting"jawab Kyuhyun.

"Kyuhyun hyung benar, kau sebaiknya tidak usah datang baby"bujuk Kris.

"Tidak ge, aku akan datang dipersidangan itu"sahut Tao.

"Tapi baby?"

"Kau mau menemani ku ge?"tanya Tao pada Kris.

Kris menggenggam tangan Tao dan mengiyakan permintaan kekasihnya itu. "Tentu saja, gege akan menemani mu"

"Kau yakin akan datang Tao?"tanya Kyuhyun memastikan.

"Aku akan datang hyung, jangan khawatir Kris ge akan menemani ku nanti"

"Kalau begitu kami juga akan menemani mu"ujar Taeyeon yang tiba-tiba muncul.

"Noona?"

"Meskipun tidak banyak tidak banyak membantu, tapi kami akan tetap menemani mu dipersidangan nanti"ucap Leeteuk lembut.

Pagi itu Tao menghabiskan waktunya bersama Kris hanya dirumah. Keduanya sibuk menonton film yang sempat Kris pinjam dari Chanyeol. Tao menyenderkan kepalanya pada bahu Kris.

"Gege, apa mereka nanti akan bersama nantinya"tanya Tao yang masih fokus pada film yang ia tonton.

"Entahlah baby~ yeoja itu sakit keras, mungkin saja hidupnya tak lama lagi"jawab Kris.

"Gege~"

"Hmm..."

"Bagaimana jika kita sepasang kekasih itu?aku sakit keras dan hanya punya waktu sedikit untuk hidup"

Kris menegakkan tubuh Tao. "Apa maksud mu berkata seperti itu?"

"Ha-hanya bertanya saja" Tao sedikit takut melihat ekspresi Kris.

"Jangan berkata hal yang aneh-aneh. Kau sehat dan kita tidak akan seperti kekasih dalam drama itu"

"Tapi ge, bagaimana jika aku benar-benar pergi?"

"Huang Zi Tao !" bentak Kris.

Tao menundukkan wajahnya dan mulai menangis. Kris mengetahui kekasihnya menangis segera memeluknya.

"Maafkan gege baby, gege tidak berniat membentak mu"ucap Kris menyesal.

"Hiks...Hiks..."

Kris menghapus lelehan air mata yang membasahi wajah Tao.

"Katakan sebenarnya pada gege, apa yang ingin kau katakan?"tanya Kris melembut.

"Setelah mereka bercerai, bagaimana jika aku harus ikut salah satu dari mereka? Apa kita akan berpisah?"

Kris menghela napasnya pelan. Ia menangkup wajah Tao dengan kedua tangannya.

"Baby~ gege sudah pernah berkata pada mu, apa pun yang terjadi gege akan selalu disamping mu. Kemana pun kau berada gege akan selalu ada disisi mu."

"Hiks...Be-benarkah itu?"

Kris mengangguk dan tersenyum. "Gege janji~"

Tao menghambur kepelukan Kris.

"Jangan pernah berkata seperti itu lagi sayang~ gege takut jika terjadi sesuatu pada mu. Saat kau sakit bahkan sampai harus menginap di rumah sakit, rasanya gege seperti kehilangan separuh nyawa gege"

Tao mengecup pipi kekasihnya. "Tao janji tidak akan membuat Kris ge merasa sedih lagi"

...

Kris dan Tao sudah siap berangkat menuju pengadilan. Kedua orang tua Tao yang baru saja tiba dari China dan Jepang, sepertinya langsung menuju ke pengadilan. Leeteuk dan Taeyeon juga sudah bersiap menghadiri sidang perceraian majikan mereka.

"Hyung, kau harus mengabarkan pada kami setiap menit"ujar Kibum cemas karena tidak bisa mendampingi Tao.

"Kau juga eonnie, apa pun yang hakim katakan kau harus mengatakannya juga pada kami, jangan ada satu kata pun yang terlewat"ucap Yoona tak kalah cemasnya.

"Apa perlu aku membawa kamera vidio dan merekam sidang itu untuk kalian?'sahut Leeteuk.

"Boleh saja hyung, apa perlu ku bawakan cctv dari ruang kerja Kangin hyung?"ucap Kyuhyun.

Pletak...

Sungmin dengan senang hati memukul kepala Kyuhyun.

"Jangan hiraukan dia hyung, yang penting beritahu kami jika ada sesuatu yang penting"ujar Sungmin.

Perjalanan menuju gedung pengadilan membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Kris dan Tao duduk dikursi penumpang, sementara didepan Leeteuk dan Taeyeon. Kris menggenggam erat tangan Tao yang terasa dingin. Apa pun yang terjadi nanti, Kris akan tetap mempertahankan Tao agar tetap disisinya.

Mereka ber 4 sampai didepan gedung pengadilan dengan cat coklat muda itu. Didepan gedung sudah menunggu para wartawan yang sempat mendengar berita pasangan Huang akan bercerai. Tao yang baru saja keluar dari mobilnya langsung menjadi sasaran para wartawan. Kris segera saja memeluk Tao dan membawanya masuk ke dalam gedung.

"Kau baik-baik saja baby?"tanya Kris khawatir.

"Aku baik-baik saja ge, tidak ku sangka para wartawan akan datang seramai itu"jawab Tao.

Masih ada waktu 10 menit sebelum sidang dimulai. Kris dan Tao menunggu didekat ruangan berpintu besar, sedangkan Leeteuk dan Taeyeon entah menghilang kemana. Dari kejauhan Kris melihat appa dan umma Tao berjalan dengan pengacara masing-masing.

"Se-selamat sore"ucap Kris sopan saat keduanya lewat.

"Hmm"jawab umma Tao lalu masuk ke dalam ruangan sidang.

Tao sendiri hanya duduk tanpa berniat memberikan salam pada dua orang tuanya.

Sidang dimulai tepat pukul 4. Kris dan Tao duduk dibarisan depan bersama Leeteuk dan Taeyeon. Hakim yang akan memimpin sidang memasuki ruangan sidang itu. Appa dan umma Tao duduk bersama pengacara masing-masing.

Hakim memilai sidang perceraian orang tua Tao. Semua gugatan sudah dibacakan dan tidak ada halangan sama sekali karena memang sudah keputusan dari kedua belah pihak.

"Untuk hak asuh anak jatuh kepada nyonya Huang"ucap hakim itu lantang.

Tao terlonjak mendengar putusan hakim.

"Apa?kenapa harus aku?serahkan dia pada appa nya, biar appa nya yang merawat"ujar nyonya Huang.

Sebelum appa dan umma Tao kembali bertengkar diruangan sidang, Kris dengan lantang berkata pada hakim agar hak asuh Tao diserahkan pada para pengasuhnya dirumah.

"Maaf jika ini terdengar lancang, bagaimana mungkin hak asuh seorang anak diberikan pada ibu kandung yang bahkan tidak pernah menyentuhnya sejak ia lahir?Kurasa kebih baik hak asuh Tao diberikan pada pengasuhnya"ucap Kris mantap.

"Tidak bisa anak muda, kalaupun tidak bersama orang tua nya, anak itu harus bersama saudara yang memiliki hubungan darah atau wali resminya"jawab hakim itu.

"Tapi anda tidak bisa meninggalkan Tao dengan orang yang bahkan tidak menganggapnya sebagai anak"seru Kris emosi.

"Gege~" Tao menarik tangan Kris pelan.

"Ini sudah menjadi keputusan pengadilan, kecuali jika anak itu sudah memiliki keluarga sendiri"ucap hakim itu lagi.

"Kalau begitu aku akan menikahi Tao sekarang juga, jika itu bisa membatalkan putusan pengadilan tentang hak asuh"ucap Kris.

"Kau tidak perlu melakukan hal bodoh seperti itu, Kris"

Seorang wanita cantik tiba-tiba saja masuk ke dalam ruangan sidang. Sontak semua mata memandangnya dengan heran.

"Mom?!"seru Kris kaget.

Tbc-

Ehem... Cuma mau bilang aja, TOLONG JANGAN BASH TAEYEON BAIK DI FF INI ATAU REAL.

Disini Baekhyun dan Chanyeol tetep pacaran, apa pun yang terjadi gw tetep ngeship Chanbaek dan gw juga ga benci Baekhyun/Taeyeon. Tolong jadi fans yang berpikir dewasa.

Sekian.

Gw rasa ini FF udah mulai kepanjangan ceritanya -_-

Biar ga pada bosen mungkin bakal End bentar lagi dan gw lagi nyoba nulis FF Kristao lagi \(o.o)/

Semoga suka dengan chapter ini yang entah kenapa makan waktu berminggu-minggu buat nulisnya o.O

big thanks to:

AulChan12 | | Maple fujoshi2309 | Brigitta Bukan Brigittiw | fanoy5 | DobiPanda | zakurafrezee | Juniel Is A Vampire Hybrid | Young Minn Kim | Xyln | FanFan Panda | ajib4ff | Ochaken | csyoungie | vriskaindriany1 | rossadilla17 | BangMinki | pembaca | lee minji elf | MinraKimAlpaca

Panda | Guest | peachpetals | fuawaliyaah | FitRisTao042 | 91 | junghyema |

Semoga gak ada yang ketinggalan ^^

Bye~

Sampai jumpa dichapter depan /Kissu/