Roong

present

. . .

. . .

. . .

. . .

. . .

i love you

. . .

bolehkan dia mempunyai hubungan seperti kai dan kyungsoo dengan luhan?

sehun menggelengkan kepalanya, jangan mengambil kesimpulan terlalu cepat oh sehun—runtuk nya dalam hati,

sehun masih bingung dengan perasaan nya. apakah dia menyukai luhan dengan arti kata 'cinta' atau, justru hanya suka dengan sifat luhan, dan nyaman dengan luhan seperti ia nyaman dengan kyungsoo?

" ayo sehun-ah, kita ke kelas "

sehun yang sudah selesai dengan acara makan bekal nya pun akhirnya mengangguk, " iya, ayo hyung "

mereka pun turun ke bawah dengan saling berjalan berdampingan.

. . .

. . .

. . .

dimulai dari hari dimana identitas sehun terbongkar, semua nya jadi berubah. dulu, sehun yang dikenal hanya sebagai adik kyungsoo yang sangat cupu, anti social, dingin. sekarang menjadi sehun yang tampan, terkenal dan disukai banyak orang disekolah. dengan otak nya yang cerdas, ia juga menjadi idaman beberapa guru disekolah. semua wanita maupun pria uke juga mulai mengejar sehun. seperti saat ini, luhan ingin sekali pergi dari sisi sehun sekarang.

barusan sehun mengajak luhan untuk main keatap, mencari udara segar katanya. namun saat mereka sudah diatas ternyata..

" opppaaa "

"sehunieee ini bekal untuk mu "

" sehunn, noona membuat kan makan siang special "

" oppa, apa mau ku pijiti? "

" opppa "

" sehunieee "

..sudah banyak siswi disana.

luhan mengedarkan pandangan nya, lalu menghitung. satu, dua, tiga, sepuluh.. lima belas.. dua puluh empat.. dua puluh lima..

what? dua puluh lima siswi penggemar sehun ada disini? luhan bisa pingsann.

luhan masih berdiri di depan pintu masuk kearah atap, sedang kan sehun sudah diseret oleh siswi itu ke sisi lain atap gedung sekolah, yaampun, bahkan sehun dan luhan yang tadi nya ingin mencari udara segar, sekarang malah tempat persembunyian mereka yang terbongkar.

" stop! ", sehun berteriak, rambut nya berantakan

" wow, wanita wanita itu agresif sekali ", gumam luhan horror

semua dia, namun mereka tersenyum tidak jelas, pasti terprsona dengan penampilan sehun yang berantakan, luhan juga sebenarnya begitu—eh? tidak, tidak

"maaf semuanya, bisakah kalian turun? aku kemari ingin berduaan saja dengan luhan hyung ", ucap sehun dengan nada dingin dan sedikit stress nya

semua langsung menatap luhan dengan pandangan yang.. tidak suka mungkin.

luhan mengangkat bahu, menandakan bahwa ia tidak mau ikut ikutan di acak acak oleh gadis agresif disana

" CEPAT TURUN! "

semua langsung belari setelah menaru bekal yang tadinya ingin mereka berikan ke sehun, lalu langsung berhamburan lari mendekat kearah pintu keluar dan turun dengan berisik nya. ada beberapa siswi yang sengaja menabrakkan dirinya dengan bahu luhan dan shit! Itu menyakitkan untuk luhan, masalah nya adalah.. tubuh gadis gadis itu benar benar menghantam bahu nya dengan kuat.

sehun mendekati luhan dan memegang kedua bahu nya, " ada yang sakit? "

luhan menggeleng, " tidak ", sebenarnya sih iya—batin luhan, " heyy apa kau menyukai anak anak itu? mereka sudah mengejar mu dua minggu ini loh ", lanjut luhan

sehun melepaskan genggaman tangan nya dan mendengus sambil membereskan rambut dan seragam nya, " aku sudah menyukai seseorang hyung "

luhan ber-oh-ria, tidak mau mendengar lebih.

ingat luhan! sehun itu straight dan tidak mungki jika orang yang di sukai sehun itu adalah kau! bodoh—batin luhan lagi

" ayo habiskan semua makanan dari gadis gadis agresif barusan ", luhan berujar senang—mengalihkan suasana yang mulai canggung, lalu berjalan menuju semua makanan yang di letakkan di lantai atap, luhan membawa nya ketempat yang lumayan tidak panas dibantu dengan sehun.

mereka pun makan berdua hingga semua nya habis.

diselingi beberap candaan dan obrolan ringan.

luhan senang, selagi dia bisa bersama sehun, semua akan baik baik saja.

. . . . .

. . . . .

seperti biasanya, kantin selalu terlihat ramai setiap sudah masuk jam istirahat. semua mencari makanan yang mereka akan santap untuk bekal pelajaran selanjutnya, belajar itu membuat perut mu lapar. jadi kau harus mengisi makanan ke perut mu sebanyak banyak nya sebelum memulai pelajaran selanjutnya.

tak terkecuali juga dengan luhan. anak itu baru saja masuk area kantin sekolah. dia sendirian, entah kemana si mata besar kyungsoo pergi. jadi yah, mau tidak mau luhan pergi saja sendiri kemari, toh nanti juga kalau berjodoh dengan kyungsoo, mereka pasti akan bertemu di kantin.

" lu, pulang sekolah bersama ku ya. tao juga ikut dengan kita ", pria tinggi berambut pirang itu langsung memeluk leher luhan dari samping, ughh bukan memeluk, ini lebih ke mencekik. luhan sampai kaget karna sentakan kris yang tiba-tiba itu.

luhan menoleh kesebelah nya dan menggernyitkan kening nya, " tao? dia kan ada di china, pabbo "

kris—yang tadi mencekik luhan—tersenyum kearah sang kakak ipar nya itu, " tidak, tidak. tao baru saja sampai ke korea sejam yang lalu "

luhan membelalakan matanya, " sejam yang lalu? sejam? dan dia tidak menghubungi ku? astaga, kurang ajar sekali anak itu ", sunggut luhan

kris terkekeh, " maka dari itu, kau harus pulang bersama ku "

" baik—"

" siapa yang pulang dengan siapa? ", tiba – tiba ada yang menginstrupsikan obrolan kedua orang itu, luhan dan kris langsung menoleh kearah sumber suara, luhan menatap nya biasa. sedangkan kris menatap dengan alis mengangkak satu.

" aku akan pulang bersama luhan hyung ", ucap si pengganggu obrolan barusan

" tidak, luhan memilih dengan ku, dasar artis baru "

sehun—yang katanya kris adalah artis baru—langsung menarik luhan kearah nya. kris menggaruk rambutnya kesal, kenapa kesal? tentu saja! si artis baru ini mengambil beberapa fans setia nya gara-gara penampilan nya yang berubah total begini, kris mempunyai sedikit dendam tersembunyi, untung saja dia adik kyungsoo. kalau bukan, sudah kris acak-acak wajah tampan nya itu. berani berani nya merebut fans ku—itu yang kris ucapkan saat pertama kali melihat sehun dikerubuti oleh gadis gadis dari anak kelas satu sampai kelas tiga.

sebenarnya sih kris tidak masalah, toh masih banyak orang yang masih menjadi fans setia nya, namun yahh… itu kan berarti sama saja menambah daftar saingan nya kan? yang pertama luhan, yang notabene adalah cover boy sekolah, tentu dia banyak mempunyai fans. sekarang sehun, si artis—dadakan—baru itu. huuh tapi beruntunglah kau kris, (sebenarnya) wajah mu lebih tampan dari sehun.

baiklah, buat apa kita membicarakan tingkat kepopuleran tiga orang itu?

" tapi, luhan hyung sudah berjanji pada kyungsoo hyung agar pulang dengan ku setiap hari ", ucap sehun dengan nada dingin nya

kris menatap luhan sejenak dan bertanya, " benarkah? ", lalu dibalas anggukan oleh si manis itu.

" tapi kau sangat merindukan tao bukan? ayolah, sekali ini saja luhan ", rengek kris, huuh kalau saja tao tidak mengancam akan mencueki kris jika dia tidak membawa luhan, dia tidak akan melakukan hal menggelikan seperti ini. merengek? its not my style—batin kris.

luhan memandang sehun, " benar juga kata kris, kalau mau kau juga boleh ikut. nanti aku perkenalkan kau pada tao "

sehun menghela nafas pelan, " baiklah "

" yeaay ", luhan sudah sangat merindukan panda nya itu.

. . .

. . .

. . .

" sebenarnya kau akan membawa kami kemana kris? ", tanya luhan yang sudah duduk di jok belakang mobil kris bersama sehun di sebelah nya.

sebenarnya luhan agak kesal dengan kris, sedari tadi dia memutari area yang sama. luhan tidak tahu ini ada didaerah mana, berhubungan dia tidak terlalu sering jalan jalan menyelusuri kota seoul ini, jadi yah, dia sedikit agak buta arah.

" sebentar luhan, aku sedang mencari café tempat janjian kita ", balas kris sambil terus melihat kearah depan dan samping nya—mencari café itu

" jadi kau membuat janji dengan pacar mu itu tapi kau tidak tau tempat janjian kalian? ", sindir sehun

kris mendengus, " bukan nya tidak tahu, aku hanya lupa arah nya saja, barusan tao bilan bahwa aku harus mengambil arah kanan, nah karna tadi luhan berisik. aku jadi lupa, dan malah mengambil arah kiri, jadi kita harus putar arah terus "

luhan menggelembungkan pipi nya, memang sih saat pertama masuk ke mobil ini luhan tidak bisa diam, habisnya sehun menunjukkan video yang lucu, dia jadi tertawa dan menujukkan itu juga pada kris, kris pun tertawa dan jadi membawa mobil tak tentu arah. tapi heyyy tidak semua nya kesalahan luhan juga tau!

" lalu kau menyalahkan ku begitu? kau kan juga tertawa barusan! ", sunggut luhan tak terima

Kris hanya terkekeh sebagai balasan.

Beberapa menit kemudian pun mobil kris berhenti.

" ini tempat nya? ", tanya sehun sambil keluar dari mobil, kris yang sudah di luar pun mengangguk

" ayo masuk ", lalu luhan mengambil alih masuk duluan kedalam sana.

sebuah café yang terlihat nyaman dari luar, saat masuk kedalam kau bisa merasakan suasana nyaman nya tempat ini, semua meja berwarna putih bersih dengan sofa sebagai tempat duduk nya. cat merah muda susu menghiasi seluruh permukaan tembok, ada beberapa wallstiker berbentuk dauh yang jatuh tertempel disana, wangi vanilla tempat ini juga membuat mu ngin tertidur. ahhh luhan sangat suka tempat ini. terlihat girly namun sangat nyaman.

luhan menyusuri tempat ini dengan mata rusa nya dan yapp! tao berada di pojok dekat jendela besar di sebelah nya, bersama..

" eoh? xiumin gege? ", luhan langsung histeris dan berjalan cepat kearah meja tao dan xiumin.

" xiumin itu siapa? ", tanya sehun sembari berjalan pelan bersama kris ketempat tao

" kekasih luhan ", jawab kris asal-asalan

sehun mendengus, " aku serius hyung "

" kau bisa menanyakan nya nanti pada luhan—ah tao-ie, gege merindukan mu ", setelah sampai, mereka—tao dan kris—langsung berpelukan layaknya teletubies

luhan duduk bersebelahan dengan orang yang dipanggil nya dengan nama xiumin, kris duduk dengan tao dan sehun duduk di sofa single yang berada di tengah. sehun menatap tao, sehun fikir pacar si tiang ini adalah sosok yang imut lucu dan manis, bisa dilihat dari cara kris menggoda luhan. namun ternyata pacar nya ini terlihat menyeramkan, bukan apa – apa, namun kantung mata nya membuat dia agak menyeramkan, walaupun sudah di tutupi make up sekalipun. namun anak itu terlihat lucu saat tersenyum, dia juga sangat tinggi.

berbeda dengan xiumin yang mempunyai pipi sebesar bakpao. xiumin juga memiliki mata yang sipit dan tubuh mungil, mungkin sehun lebih tinggi dari anak itu.

" oh iya, ge, kenalkan, ini sehun, keluarga nya yang mengangkat kyungsoo ", luhan memperkenalkan sehun pada xiumin.

xiumin tersenyum ramah, " halo. namaku kim min seok, nama china ku xiumin. kau bisa memanggilku apa saja semau mu "

" kau bisa memanggilnya baozi ", ledek luhan dan mendapat satu cubitan di pinggang nya, luhan tersenyum menunjukkan gigi putih nya.

" halo. namaku sehun, oh sehun ", balas sehun dengan sedikit senyuman,

kris menyenggol lengan tao, tao itu pintar dan langsung mengerti, " halo, namaku huang zitao, kudengar kita seumuran loh "

sehun tersenyum lagi, " benarkah? ", dan tao mengangguk imut.

" ah iya, tao dan xiumin ge sudah memesan makanan, jadi kita tinggal makan saja, sehabis ini kita jalan-jalan lagi oke "

tao dan luhan tersenyum imut, xiumin mencubiti pipi luhan.

entahlah, sehun sedikit tidak terima.

. . .

. . .

(sehun pov)

makan bersama mereka tidak asik, jalan-jalan bersama mereka menyebalkan.

sial, jadi aku hanya pajangan di antara mereka? dan apa-apaan si pipi bakpao itu, dia menempeli luhan terus! bagaimana aku bisa mendekati luhan jika anak itu mengikuti kemanapun luhan pergi? sebenarnya dia itu siapa nya luhan sihh? rasanya aku ingin sekali mengkempesi pipi tembam nya!

saat makan, mereka layaknya sepasang kekasih, bercanda dan saling mensuapi bersama. Jika itu tao dan kris, mungkin aku bisa memaklumi nya, mereka memang berpacaran bukan. namun ini luhan dan xiumin, what the.. mereka tidak berpacaran kan? buat apa mereka melakukan hal seperti itu. jika orang lain yang melihatnya, mereka psati akan berfikiran bahwa luhan dan xiumin itu mempunyai suatu hubungan. aku tidak terima. luhan itu kan milikku errr

pada saat kami berjalan-jalan di toko souvenir, mereka tetap menempel satu sama lain, bahkan mereka membeli sebuah kalung dengan bandul yang sama, bandul berbentuk rusa. seharusnya aku yang melakukan itu pada luhan.

lalu sekarang mereka masuk ke toko sepatu? sial, mau membeli sepatu yang mirip juga, begitu? sekalian saja kalian membeli rumah yang sama dan hidup berdua di dalam nya!

.

(normal pov)

.

matahari sudah turun dan digantikan oleh sang bulan, malam ini mereka pulang bersama setelah menghabiskan waktu mereka—bukan mereka, hanya sehun yang tidak menikmati hari ini, niat nya dia ingin berduaan dengan luhan, tapi nyata nya ada anak pipi bakpao itu—

" aku tidak suka ", ungkap sehun saat mereka sudah berjalan memasuki kompleks perumahan mereka—kris hanya mengantar sampai gang depan kompleks, katanya agar tidak terlalu malam mengantar tao dan xiumin pulang—

luhan menoleh, " tidak suka dengan apa? "

sehun menatap luhan juga, " xiumin hyung itu siapa mu sih? "

" dia teman ku di china "

" kenapa sangat dekat? "

" kami memang sangat akrab "

" kalian terlihat seperti kekasih "

" memang banyak yang mengatakan seperti itu "

sehun tidak habis fikir, " lalu kau tidak merasa terganggu? "

luhan menggeleng, " tidak "

" kenapa? kau menyukai nya? kau menyukai xiumin hyung? "

" tentu saja "

" ha? "

" sebagai teman tentu nya ", luhan menyengir

" aku serius hyung "

" memang nya kenapa sih? "

sehun menggaruk tengkuk nya, kepala nya pusing, luhan itu memang lemot. tapi apakah dia tidak bisa mengerti bahasa tubuh sehun?

" jangan terlalu dekat dengan nya lagi "

" kenapa? ", ayolah luhan gunakan sedikit otak mu

sehun berhenti berjalan, menarik bahu luhan agar berhadapan dengan nya, " dengar, aku hanya bicara ini satu kali. aku tidak suka kau dekat dengan xiumin, apalagi si genit kris. jangan terlalu dekat dengan mereka. aku melakukan ini karna—"

" karna? ", luhan bertanya karna sehun memutuskan omongan nya

"—karna, karna aku—karna aku.. "

luhan menatap sehun dengan imut nya, membuat sehun tergoda,

"…karna aku tidak suka! ", lalu sehun melepaskan pegangan tangan nya dari bahu luhan dan berjalan cepat kerumah nya, meninggalkan luhan dengan tatapan heran karna sehun terlihat aneh.

" sebenarnya anak itu kenapa sih? ", gumam luhan tidak mengerti.

. . .

. . .

. . .

. . .

tbc

. . .

. . .

. . .

. . .

thanks to :

icholra, YeoSyeo, seluve, luxohun, PandaYehet88, AmeChan95, leedongsun3, ren, baekhimchan, xiaoluhan, byunbaekki (terimakasih banget untuk komentar panjang lebar kamu kkkk ^^ ), Brigitta Bukan Brigittiw, RZHH 261220 II, byunperverthun ( sudah aku post nih kaka heheh ), junia . angel . 58, xiaoluluu, lolamoet, mirarose86, younlaycious88, ferina . refina, Nevada Adhara, odult94, say . you, kimyori95, sstyle313, kaihunhan, Black LIly no Emiko Eva, FriederichOfficial,

dan buat yang udah baca ^^

baca yang Jealousy Baek ya.

jangan lupa review ya, karna chapter depan adalah chapter terakhir. bakalan full luhan sehun hehe. ayo review! ^_^