Hyuuuusss...
Angin berhembus cukup kencang sehingga membuat rambut pirang dari seorang perempuan bermata seperti warna lavender bergerak-gerak. Laki-laki yang berada di depannya masih terdiam tanpa melepaskan pandangannya.
Deg deg deg...
Jantung laki-laki itu berdegup cukup kencang. Mungkin karena ia tak terbiasa melihat perempuan yang berdiri di depannya itu.
"Shion..." katanya pelan.
Perempuan itu tersenyum semakin lebar. Ia berlari mendekati laki-laki yang ada di depannya.
Greb!
"Ugyaaa~ Narutooooooo..." teriaknya sambil memeluk laki-laki itu erat.
===\(^O^)/\(^v^)/===
Our Couple!
Desclaimer: Naruto punya Masashi Kishimoto, Our Couple punya Seina Hanagata.
Rate: T buat para remaja.
Genre: mungkin Friendship ama Romance dan sedikit Humor.
Warning: OC, OOC, AU, gaje, abal, asal-asalan bikin, typo sedikit buat jaga-jaga, dll. Tak suka, pergi aje dan jangan tinggalin flame! Suka, baca aje terus tinggalin review!
Summary: Konoha High School kedatangan murid baru yang langsung mengincar Gaara dan membuat Matsuri kelabakan, Sasuke ternyata di jodohkan dengan Hinata oleh ortunya dan Naruto yang ke datangan teman lamanya yang ternyata menyukai Naruto dari dulu! Apa yang akan mereka lakukan? Berhasil apa enggak mereka mempertahankan hubungannya? Sekuel dari Couple for Us! Check it out aje ye!
===\(^O^)/\(^v^)/===
_Chap: 4_
"Shi-Shion... lepasin... se-sesek nih!" kata Naruto sambil berusaha melepaskan pelukan mautnya Shion.
"Ah, gomenne..." kata Shion sambil melepaskan pelukannya dan tersenyum dengan watadosnya. Naruto berusaha mengatur napasnya yang sempat terhambat karena Shion. Setelah napasnya kembali teratur, ia melihat Shion yang masih berada di depannya.
"Kenapa lo ada di sini? Bukannya lo pindah ke Kiri?" kata Naruto dengan bingung.
"Kiri? Aku ga ada di sebelah kiri kok!" kata shion ga kalah bingung.
"Maksud gue Kiri Gakure, baka!" kata Naruto dengan toa yang ia dapat entah dari mana.
"Oh... aku emang ke sana, tapi sekarang pindah lagi ke sini! Hahaha... aku ga tahan lama-lama ninggalin Konoha!" kata Shion jujur.
"Lo tinggal di mana? Bukannya rumah lo di jual waktu ortu lo meninggal ya?" kata-kata Naruto membuat Shion yang tadinya tertawa menjadi diam. Ia menundukkan kepalanya. Melihat itu, Naruto jadi merasa bersalah.
"Go-gomennasai... gue ga bermaksud bikin lo-"
"Gue tinggal di apartemen! Deket kok dari sini!" kata Shion dengan cepat memotong kata-kata Naruto.
"Eh, aku pulang dulu ya! Udah mau sore, lagian juga kamu baru pulang kan?" lanjut Shion dengan senyum yang sangat indah dan bisa membuat orang melted.
"Ah, iya gue anter mau ga?" kata Naruto menawarkan. Shion tersenyum.
"Kalo kamu ga keberatan!" kata Shion sedikit malu-malu mungkin. Akhirnya Naruto mengantar Shion samapi ke apartemen tempatnya tinggal. Ya, ga begitu jauh kalo dari rumah Naruto, paling juga jalan sekitar sepuluh menitan.
"Sampe sini aja ya, aku takut kamu malah kesorean pulangnya!" kata Shion saat sampai di bangunan apartemennya sambil melihat langit yang warnanya mulai sedikit berubah menjadi warna keorenan hampir seperti warna rambut laki-laki yang ada di depannya.
"Ya ampun, udah sore banget! Pantesan nih perut udah konser rock!" kata Kira sambil memegang perutnya dan berlari keluar dari kamarnya. Saat sampai di bawah, Kira melihat seorang laki-laki yang sangat di kenalnya bersama dengan seorang perempuan yang sepertinya ia kenal juga. Karena penasaran yang teramat sangat, Kira bersembunyi di balik tembok yang ada sambil mengintip kedua orang itu.
"Itu Naruto sama..." Kira bergumam pelan sambil terlihat sedang berpikir keras. Kalo Hinata, kenapa rambutnya jadi begitu? Oh, apa jangan-jangan dia salah ngambil shampoo yang ternyata sebenernya itu pemutih baju? Makanya dia jadi begitu! Pikir Kira asal jadi dan masih mengawasi mereka. Setelah yakin kalo itu Hinata, Kira keluar dari persembunyiannya.
"Hi-" Kira tiba-tiba berhenti karena mendengar kata-kata Naruto.
"Jaa, Shion!" kata Naruto sambil pergi menjauh dan melambaikan tangannya. Shion membalas lambaian tangan Naruto sambil tersenyum. Setelah Naruto tak terlihat lagi, Shion membalikkan badannya. Tiba-tiba senyum di wajahnya menghilang saat melihat seseorang sedang berdiri di hadapannya.
"Kau, ku pikir kau sudah pergi ke Kiri Gakure dan tak mau kesini lagi!" kata Kira saat melihat Shion. Mendengar itu, Shion tersenyum licik.
"Dari cara bicaramu, kau adalah orang yang dulu ku kenal! Kau tak berubah sedikitpun, Kira!" kata Shion dengan dingin.
===\(^O^)/\(^v^)/===
Sasuke berjalan pelan melewati jalan yang mulai sepi karena hari mulai terlihat gelap. Ia berhenti saat sampai di sebuah rumah yang teramat besar bertuliskan Namikaze di depannya. Sasuke menghembuskan napasnya berat.
"Na-"
Cklek!
"Sasuke?" kata Naruto dengan kaget karena baru saja Naruto keluar, tiba-tiba ada Sasuke di depannya. Sasuke freezing cukup lama begitu juga dengan Naruto.
Siiiinnnggg...
Sepi. Tak ada satu pun kalimat keluar dari mulut mereka. Mereka hanya memandang satu sama lain.
"Hetdah! Kenapa jadi diem-dieman gini sih? Ngomong napa ngomong!" kata Naruto kesal karena Sasuke hanya terdiam dari tadi.
"Ah, gomen! Boleh maen ga?" kata Sasuke yang baru aja sadar dari lamunannya.
"KAGA!" kata Naruto dengan keras dan membuat Sasuke budeg dadakan. Setelah mengorek-orek kupingnya, Sasuke melihat Naruto.
"Ya udah deh, gue balik dulu ya! Jaa~" kata Sasuke pelan sambil berjalan lemas meninggalkan Naruto. Naruto semakin bingung melihat sikap Sasuke yang seperti itu. Sebelum Sasuke semakin jauh, Naruto mengejarnya.
"Oi, tunggu napa!" teriak Naruto sambil berlari menuju kearah Sasuke. Sasuke menengok dan berhenti.
Hosh... hosh... hosh...
Terdengar napas Naruto yang terengah-engah karena mengejar Sasuke. Sasuke hanya terdiam dan menatap Naruto bingung. Setelah napasnya teratur kembali, Naruto menatap Sasuke lebih dekat. Naruto memegang wajah Sasuke dengan kedua tangannya. Jarak antara wajah Naruto dan Sasuke mungkin sudah sekitar 5 cm.
"Kyaaa~ Naruto sama Sasuke!" teriak seorang anak perempuan berambut lurus coklat gelap dengan histeris dan bergaya ala Manohara karena kagetnya, Omii.
"Omii, kenapa sih tereak begitu?" kali ini giliran seorang anak perempuan dengan rambut pirang panjang sedada dan berponi dengan tubuh yang tinggi untuk ukuran anak seorang perempuan dengan malasnya, Ryoko. Omii tak menjawab pertanyaan Ryoko. Ia hanya menunjuk kearah Naruto dan Sasuke dengan wajah yang errr sedikit jijik mungkin. Ryoko melihat apa yang ditunjuk Omii dengan malas.
1 detik...
2 detik...
3 detik...
Siiinnnggg...
Tak ada reaksi dari Ryoko. Ia hanya menatap Naruto dan Sasuke yang masih tetap dengan pose seperti orang yang mau kissu dengan tanpa ekspresi.
3 menit...
5 menit...
Masih sepi. Bahkan kini Naruto, Sasuke dan Omii bingung melihat Ryoko yang hanya diam saja dari tadi.
Beberapa menit kemudian...
"Ugyaaaa~ Naruto sama Sasuke ternyata selama ini YAOI? Oh my god, padahal gue ngidolain mereka banget lho! Sumpah dah gue ga nyangka banget kalo dua di antara Trio Cool Boys itu YAOI! Jangan-jangan mereka punya pacar itu buat nutupin kelainan mereka? Ya amsyoooonnnngggg~ salah banget gue suka sama mmppphhh-" dengan cepat, Omii menutup mulut Ryoko yang terkenal dengan diemnya itu yang secara tiba-tiba menjadi cerewet dan selalu menekankan kata YAOI. Ryoko berusaha melepaskan tangan Omii yang menutup mulutnya itu.
"Diem lo~" kata Omii dengan tampang horror sampai membuat Ryoko ketakutan dan menurutinya. Omii melihat kearah Naruto dan Sasuke. Sontak mereka berdua langsung merinding ketakutan melihat Omii yang juga menatap mereka dengan horror.
"Gomennasai, Ryoko emang kadang suka begitu! Jaa~" kata Omii dengan senyuman yang seperti bidadari turun dari kayangan dan pergi menjauh dari Naruto dan sasuke dengan menyeret Ryoko. Naruto dan Sasuke masih terdiam sambil melihat Omii dan Ryoko yang pergi semakin menjauh bahkan sampai bayangan mereka tak terlihat lagi.
"Gue pikir, gue bakal di telen bunder-bunder!" kata Naruto sambil menggeleng pelan yang di setujui dengan anggukan dari Sasuke.
"terus lo mau ngapain megangin pala gue, Nar?" kata Sasuke dengan wajah yang rada beler.
"Oh iya, gue mau-" kata Naruto yang tersadar ia masih memegang wajah Sasuke.
"Sas, lo kesambet di mana sih? Kenapa lo dari tadi aneh banget, hah?" kata Naruto sambil menampar bolak-balik wajah Sasuke dengan tanpa perasaan dan rasa yang berdosa.
"Itu yang mau gue lakuin! Hehe..." lanjut Naruto dengan cengiran khasnya. Sasuke memegang pipinya yang kini sudah semerah tomat kesukaannya.
"SUAKUITTTT, DOBE~!" teriak Sasuke dengan suara ultrasonicnya sampai membuat kaca mata Naruto pecah.
"Nar, sejak kapan lo pake kaca mata?" kata Sasuke bingung.
"Eh, ga tau dah! Udahlah, kaga penting juga nih kaca mata!" kata Naruto sambil membuang kaca mata itu sembarangan.
"Hieee~" teriak Sasuke histeris dan membuat Naruto hampir kena serangan jantung dadakan.
"Apa lagi sih, Sas?" kata Naruto sambil menepuk-nepuk kupingnya.
"Dilarang buang kaca mata sembarangan, tau!" kata Naruto sambil memungut kaca mata yang di buang Naruto dan membuangnya di selokan yang ada.
"Oi, sama aje Teme!" teriak Naruto kesal. Sasuke hanya nyengir gaje. Tiba-tiba aja, hp Sasuke dan Naruto sacara bersamaan dengan nistanya menyanyikan lagu kesukaan mereka berdua. Terlihat sms masuk ke hp mereka berdua. Sebuah sms yang sama dari Gaara.
From: Gaara
Nar, Sas, sndrian ni gue d rmh! K sni npa!
Naruto dan Sasuke membaca sms itu dengan wajah yang rada beler. Mereka melihat satu sama lain.
"Gue yakin isinya sama!" kata Sasuke menebak. Naruto mengangguk pelan.
"Ya udah, ke sana yuk! Kesian sendirian nih anak!" ajak Naruto.
"Gue kaga bawa motor, Nar!" kata Sasuke yang langsung membuat Naruto menepuk jidatnya.
"Ya udah, kepaksa kita goncengan!" kata Naruto sambil melangkah pelan menuju rumahnya. Sasuke langsung memucat mendengar kata-kata Naruto.
"Goncengan? Gue sama Naruto? Ish~" kata Sasuke entah pada siapa sambil memegang lengannya. Sasuke menengok ke sana-sini dan ternyata Naruto udah ngilang. Dengan cepat, Sasuke pergi ke rumah Naruto. Saat sampai di rumah Naruto, terlihat Naruto yang lagi ngeluarin motor Ninjanya.
"Naruto, mau kemana?" kata seorang perempuan yang sangat cantik dengan rambut merah yang panjang, Kushina di depan pintu pagar saat melihat Naruto ngeluarin motor.
"Mau ke rumah Gaara!" jawab Naruto singkat. Kushina melihat Sasuke yang berdiri ga jauh dari Naruto.
"Sasuke ga bawa motor?" kata Kushina sambil melihat Sasuke dengan senyum yang misterius.
"E-enggak, Kushina-kaa" kata Sasuke dengan takut karena melihat senyuman Kushina yang sepertinya menyembunyikan sesuatu. Kushina keluar dan mendekati Naruto dan Sasuke.
"Apa?" kata Naruto yang sepertinya tau akan ada sesuatu.
Cklek!
Kushina mencabut kunci motor dan mengantonginya.
"Ish, balikin ga!" kata Naruto sambil berusaha mengambil kunci motornya.
"Oh, tidak bisa! Pake motor yang punya Kaa-san aja!" kata Kushina sambil berjalan cepat memasuki rumah. Naruto dan Sasuke hanya cengo mendengar kata-kata Kushina. Naik motor Kushina-kaa... batin Sasuke sambil melirik sebuah motor matik di halaman rumah Naruto. Sebuah motor berwarna hitam dengan merk Xeon seperti motor milik Kaa-sannya, Mikoto. Seketika itu juga, Sasuke langsung merinding.
"Terpaksa, Sas! Entar yang ada makin malem kita!" kata Naruto sambil membawa motor Ninjanya masuk lagi. Sasuke hanya mengangguk pasrah.
===\(^O^)/\(^v^)/===
Gaara berlari pelan keluar dari kamarnya manuju ke teras rumahnya karena kedua sahabatnya yang ia tunggu dari tadi akhirnya datang. Gaara terdiam saat melihat kedua sahabatnya itu.
"Pffttt-" Gaara berusaha menahan tawanya saat tau bahwa Naruto dan Sasuke goncengan dengan naik motor Xeon milik Kushina.
"Jangan ketawa lo!" kata Sasuke kesal sambil turun dari motor. Gaara hanya bisa mengangguk dengan perasaan ingin ketawa yang bener-bener ga bisa tertahankan lagi. Bayangin aja seorang Sasuke yang jaim ga ketulungan dan selalu bawa motor Ninja yang keren ini, tiba-tiba naik motor Xeon punya Kushina dan di goncengin pula sama Naruto. Bisa-bisa yang ada kalo dia kaya begitu ke sekolah, seantero Konoha High School ngetawain Sasuke dengan nista.
"Buahahahahahaha... go-gomen, gue u-udah bener-bener ga kuat! Huakakakakakakak~" akhirnya tawa dari Gaara pecah dengan teramat sangat nistanya sambil guling-gulingan pula lagi.
Bugh!
"Jahat!" kata Naruto sambil memukul Gaara dengan sendalnya.
"A-ampun, mbah! Ya udah, masuk aja yuk!" kata Gaara sambil berjalam memasuki rumhanya sambil menahan tawa diikuti oleh kedua sahabatnya. Saat memasuki kaar Gaara, Sasuke langsung loncat keatas kasur dan Naruto langsung ngacak-ngacak I-Pod Gaara dan Gaaranya sendiri ke dapur buat nyari cemilan buat sahabatnya itu. Baru aja Sasuke menutup matanya, tiba-tiba sebuah sms masuk.
From: Itachi
Lo d mna? Cpt pulang da yg mau d omongin!
Sasuke bingung dengan sms dari Nii-sannya itu, ngomongin apaan? Ah, males banget deh kalo ngebahas masalah pertunangan itu lagi! Batin Sasuke. Sasuke dengan cepat mengetik balasan untuk Itachi.
From: Sasuke
D rmh Gaara! Ntr ja lg asik nih!
Sent. Sasuke kembali menutup matanya, tapi lagi-lagi sebuah sms masuk.
From: Itachi
Yeah, cpt! Ugd ni!
Ugd? Emang kenapa sih? Ah bodo amat deh! Batin Sasuke. Sasuke ga ngebales sms dari Itachi. Ia kembali menutup matanya dan mencoba melupakan semua tentang pertunangannya dengan Hinata. Ga lama, Gaara datang dengan Lays ukuran gede dan Pocari botol kecil. Sasuke langsung bangun dan menyerbu apa yang di bawa Gaara. Tiba-tiba aja, Sasuke kepikiran dengan sms dari Itachi.
"Gaar, gue boleh pulang duluan ga?" kata Sasuke pelan dan membuat kedua sahabatnya itu kaget bahkan Naruto sampai menghentikan acara makannya.
_To be continued_
Seina: ih waw! Panjangnyooo~ gomennasai aku telat updatenya, tapi ini sebagai gantinya! Chap terpanjang yang pernah ada! Wkwkwkwk... oh iya, gomen chara pemenang pertanyaan baru segitu yang bisa di maenin dan dengan peran yang cukup aneh, tapi tenang aja ntar juga bakal nongol yang laen kok terus chara yang tadi juga bakal nongol lagi! Key? Sekali lagi hontou ni gomennasai~ *bungkukin badan* oh iya menurut kalian Kira itu orangnya gimana? apa yang bikin kalian suka sama kalian benci dari dia?
Gaara: haha sekarang giliran Sasuke dan Naruto yang di buat NISTA sama author gaje ini! *devil smile*
Sasuke: Cih, biarin! Yang penting gue ga di siksa terus kaya elu! Wakakakakak...
Gaara: *pundung di pojok ruangan*
Naruto: dah napa udah! Nih nama yang bakal maen di fic ini Yamanaka Chika, Uwi-chan, Chi-B Blossom, Kinomoto Riko
Gaara: buat yang memiliki penname seperti itu, harap memberikan satu OC kalia untuk fic ini! Key?
Sasuke: yang asal jawab tetep bisa maen kok!
All: akir kata, Review please...
