Seorang perempuan berambut coklat masih menunggu jawaban yang diajukannya tadi dengan perasaan yang tak menentu. Ia menatap wajah anak-anak perempuan yang ada di depannya satu persatu.

"Cepat katakan!" kata anak berambut coklat itu dengan tak sabar lagi.

"Kita tau dari Shion!" jawab seorang anak berambut pirang dengan panjang sedada.

"Shion?" ulang anak berambut coklat dengan nada yang ga percaya. Keempat anak perempuan yang ada di depannya mengangguk dengan yakin. Anak perempuan berambut coklat itu hanya menggelengkan kepalanya dan langsung berlari meninggalkan mereka yang terlihat bingung.

===\(^O^)/\(^v^)/===

Dua orang perempuan yang bisa dibilang wajahnya sangat mirip hanya saling berpandangan tanpa ada yang mengeluarkan satu katapun kecuali sebuah senyuman yang terukir dari wajah perempuan yang berambut pirang.

"Wah, tak ku sangka kita semirip ini, Hinata!" kata perempuan berambut pirang itu tanpa menghilanglangkan senyumnya.

"Ya, aku juga tak menyangka akan seperti ini, Shion!" kata perempuan berambut hitam kebiruan dengan mata yang masih saja berkaca-kaca dan sepertinya air mata siap untuk mengalir. Keringat mengalir begitu cepat membasahi wajah dari seorang perempuan berambut hitam panjang yang selalu membawa kamera. Sepertinya ini tidak baik, aku harus melakukan sesuatu! Batin perempuan itu.

===\(^O^)/\(^v^)/===

Our Couple!

Desclaimer: Naruto punya Masashi Kishimoto, Our Couple punya Seina Hanagata.

Rate: T buat para remaja.

Genre: mungkin Friendship ama Romance dan sedikit Humor.

Warning: OC, OOC, AU, gaje, abal, asal-asalan bikin, typo sedikit buat jaga-jaga, dll. Tak suka, pergi aje dan jangan tinggalin flame! Suka, baca aje terus tinggalin review!

Summary: Konoha High School kedatangan murid baru yang langsung mengincar Gaara dan membuat Matsuri kelabakan, Sasuke ternyata di jodohkan dengan Hinata oleh ortunya dan Naruto yang ke datangan teman lamanya yang ternyata menyukai Naruto dari dulu! Apa yang akan mereka lakukan? Berhasil apa enggak mereka mempertahankan hubungannya? Sekuel dari Couple for Us! Check it out aje ye!

===\(^O^)/\(^v^)/===

_Chap: 7_

Kana berlari secepat mungkin yang ia bisa. Berlari mencari seseorang yang ia kenal untuk memisahkan Shion dan Hinata yang sepertinya bisa saja akan terjadi pertangkaran jika melihat kondisi dari mereka berdua. Wajahnya mulai terlukis senyuman dan sedikit harapan saat melihat seorang lelaki dengan rambut seperti ayam tak jauh dari hadapannya.

"Sasuke-senpaaaaaaiiiii…" teriak Kana sekencang mungkin. Lelaki itu menengok dan…

Gubrak!

"Ittai~" rintih Sasuke karena tertimpa Kana. Kana dengan cepat kembali berdiri.

"Sasuke-senpai, Shion-senpai sama Hinata-senpai…" kata Kana berusaha mengatur napasnya.

"Kenapa sama mereka?" kata Sasuke bingung.

"Pokoknya ikut aku!" kata Kana sambil menarik tangan Sasuke dan membawanya pergi ke tempat Shion dan Hinata berada. Saat sampai disana, terlihat Hinata yang menangis dan Shion yang masih saja tersenyum. Senyuman yang terlihat seperti mengejek.

"Dia tidak seperti yang kamu bilang! Dia menyukaiku apa adanya, bukan karena aku mirip denganmu!" kata Hinata pelan, tapi masih bisa didengar oleh Sasuke dan Kana.

Ckrek!

Sasuke tersentak mendengar suara dari kamera milik Kana. Sasuke melihat Kana dengan tampang horror.

"Kana, sempat-sempatnya kamu memotret! Lalu ngapain kamu disini? Balik sana ke sekolah!" kata Sasuke dengan kesal. Kana menggembungkan pipinya.

"Tapi ini seru, Sasuke-senpai!" kata Kana sambil kembali memotret.

"Kanaaaa…" kata Sasuke terlihat kesal dengan tingkah kohainya itu.

"Eh? Lihat!" kata Kana sambil menunjuk seorang perempuan yang berlari begitu cepat kearah Shion. sasuke menengok kearah yang ditunjuk Kana. Ternyata Kira datang dan menutup mulut Shion. tanpa pikir panjang lagi, Sasuke berlari kecil kearah Hinata dan merangkul bahunya.

"Daijobu, Hinata?" kata Sasuke tanpa melepaskan rangkulannya. Hinata menggeleng pelan dan menangis sambil memeluk Sasuke. Kira masih menutup mulut Shion dan menatapnya dengan horror.

"Apa yang kamu bilang kesemua orang?" kata Kira masih tetap menutup mulut Shion dan menatap tajam mata Shion. Shion terlihat bingung mendengar kata-kata Kira. Kira melepaskan tangannya yang menutup mulut Shion.

"Ikut aku!" kata Kira sambil menarik tangan Shion dan membawanya pergi entah kemana. Sasuke dan Hinata masih tetap ditempatnya karena Hinata masih menangis dipelukannya Sasuke. Sasuke hanya mengelus rambut Hinata lembut.

"Gue ga tau apa yang sebenernya terjadi, tapi gue harap lo ga ambil pusing sama hal ini!" kata Sasuke pelan. Hinata mengangguk pelan tanpa melepaskan pelukannya.

Ckrek!

"Hehehe… Sasuke-senpai bisa aja ambil kesempatan dalam kesempitannya!" kata Kana sambil melihat hasil jepretannya.

"Hinata… Sasuke…" kata Sakura pelan dengan mata yang mulai berkaca-kaca lagi. Gaara yang berdiri tepat disamping Sakura hanya bisa mengelus-elus punggungnya. Baru saja mereka kembali dan Sakura baru saja berhenti menangis, tapi tiba-tiba saja ia melihat Sasuke dan Hinata berpelukan. Ingin rasanya ia menangis sekencang-kencangnya lagi. Kana masih terdiam di tempatnya dan melihat dua orang yang berdiri tepat disampingnya, Sakura dan Gaara. Oh iya, bukannya Sasuke-senpai pacaran sama Sakura-senpai? batinnya tanpa mengalihkan pandangannya.

===\(^O^)/\(^v^)/===

"Apa yang kamu bilang ke semua orang?" kata Kira cukup keras saat sampai di taman belakang sekolah yang saat ini terlihat cukup sepi.

"Bilang apa?" kata Shion dengan bingung.

"Kamu bilang ke semua orang kalo Naruto jadian sama Hinata karena Hinata mirip sama kamu kan?"

"Oh, itu kenyataan kan? bahkan kamu juga liat sendiri kan aku dan Hinata itu mirip?"

"Tapi bukan berarti dia jadian sama Hinata karena mirip sama kamu! Sebaiknya kamu diam saja kalo ga tau apa-apa!"

"Aku ga tau apa-apa? seharusnya kamu! Aku ini kenal dengan Naruto dari SMP! Kamu? Baru kenal aja udah sok tau!"

"Tapi aku yakin Naruto ga akan seperti itu!"

"Ga usah kamu bela-bela Hinata! Naruto itu hanya suka sama aku, jadi yah aku yakin kamu bisa tau apa yang aku pikirkan!"

Plak!

Shion terdiam saat tamparan Kira mendarat di pipinya dengan mulus. Shion memegang pipinya yang terasa sakit dan sedikit memerah itu.

"Kamu pikir kamu lebih baik dariku? Bahkan kamu sendiri juga merebut Gaara dari Matsuri kan? aku sudah tau itu, Kira! Kau sama saja denganku!" kata Shion dengan cukup keras. Kira mengepalkan tangannya erat.

"Kamu ga tau apa-apa, jadi lebih baik kamu diam!" kata Kira ga kalah kerasnya dengan Shion sambil pergi meninggalkan Shion sendirian.

===\(^O^)/\(^v^)/===

Hiks… hiks… hiks…

Suara tangis terdengar dari belakang dan membuat Sakura yang sedang sendirian di UKS menjadi merinding. Sakura menghapus air matanya dan mencoba membuka tirai yang menutupi ranjang dengan ruang tunggu UKSnya itu.

"Ki-Kira?" kata Sakura ga percaya dengan apa yang ia lihat. Kira menengok dan menghapus air matanya juga.

"Sakura? kupikir disini ga ada orang!" kata Kira sambil tersenyum kecil.

"Lo kenapa nangis?" kata Sakura sambil berjalan mendekati Kira dan duduk disampingnya. Kira menggeleng pelan.

"Kamu sendiri kenapa?" kata Kira sambil melihat Sakura.

"Kamu juga keliatan abis nangis!" lanjutnya lagi. Sakura tersenyum kecil.

"Menurut lo, Sasuke lebih pantes sama Hinata atau gue? Gue mohon lo jawab dengan jujur!" kata Sakura pelan sambil menatap mata hazel Kira. Kira tersentak mendengarnya.

"Kenapa kamu nanya kaya gitu?"

"Udahlah, gue udah tau semuanya! Gue udah tau kalo Sasuke tunangan sama Hinata, makanya gue nanya kaya gitu dan itu juga yang bikin gue nangis!"

"Kamu tau dari mana?"

"Gue ga sengaja denger obrolan Sasuke sama Gaara tentang pertunangannya itu! gue… kasian banget ya jadi gue… hiks…"

Kira masih terdiam. Dia benar-benar ga tau apa yang harus dia lakukan. Dia tau banget kalau ini sangat menyakitkan. Wajar kalau Sakura menangis seperti ini.

"Menangislah kalau menangis itu bisa membuatmu tenang, aku tau ini terlalu menyakitkan untukmu!" kata Kira sambil memeluk Sakura.

===\(^O^)/\(^v^)/===

Kira menatap langit yang kini berubah warna menjadi jingga menandakan waktu sudah cukup sore. Hari ini adalah hari terberat yang pernah ada. ia menengok kearah lelaki di sampingnya yang juga sedang melihat ke langit.

"Udah sore ya ternyata!" kata Gaara sambil melirik jam ditangannya. Kira mengangguk pelan.

"Jadi, Sakura udah tau?" kata Kira sambil berjalan pelan. Gaara mengangguk pelan.

"Lalu? Naruto?" kata Kira lagi sambil melihat anak-anak yang sedang bermain basket dilapangan sekolahnya. Memang sudah sangat sore, tapi sekolah mereka masih saja ramai. Gaara menggeleng pelan.

"Gue ga tau bakal gimana kalo Naruto sampe tau!" kata Gaara pelan. Mereka berdua terdiam. Terlarut dalam pikiran masing-masing. Semua ini benar-benar masalah yang sangat berat untuk Trio Cool Boys. Bisa-bisa persahabatan Trio Cool Boys yang terjalin sejak mereka masih kecil hancur begitu saja karenanya.

"Gaaraaaaa~"

Gaara dan Kira berhasil menghentikan langkahnya karena mendengar suara teriakan tadi. Su-suara ini kan… batin Gaara sambil menengok ke belakang dengan perasaan takut. Haduh, masalah yang lainnya datang! Batin Kira sambil menepuk dahinya.

"Kenapa pulang bareng Kira? Kan gue pacar lo bukannya Kira!" kata Matsuri yang entah sejak kapan ada di depan Gaara dan Kira.

"Kit-kita Cuma kebetulan aja pulang barengan! Iya kan?" kata Gaara gugup. Kira mengangguk dengan gugup juga. Matsuri menatap Kira dengan tajam seakan-akan ingin menelannya saat ini juga dalam keadaan utuh.

"Awas kalo lo berani ngerebut Gaara!" kata Matsuri sambil mengepalkan tangannya dan mengangkatnya sampai ke depan wajahnya.

"Ga takut tuh!" kata Kira sambil menjulurkan lidahnya dan berlari sekencang mungkin meninggalkan Gaara dan Matsuri sebelum Matsuri mengamuk-ngamuk.

"Jaa~" kata Kira dari kejauhan sambil melambaikan tangannya. Gaara sweatdrop melihatnya sedangkan Matsuri terlihat kesal karena ada perempatan muncul di kepalanya.

===\(^O^)/\(^v^)/===

Jreng jreng jreng…

"I'm not a perfect person… as many thing I wish I didn't do… but I continue learning…"

Gaara dengan asiknya bernyanyi sambil memainkan gitarnya. Tiba-tiba saja hpnya berdering mengeluarkan lagu yang sama. Lagu The Reason dari Hoobastank. Dengan cepat, Gaara membuka sms yang masuk ke hpnya itu.

From: Naruto

Keluar dong! Gue dah d dpn rmh lo nih!

Seketika itu juga Gaara bangkit dari posisinya yang udah cukup pewe itu buatnya dan langsung ke beranda kamarnya. Gaara menengok ke bawah dan mendapati Naruto baru aja turun dari motornya.

"Langsung naik aja! Lagi pada keluar!" teriak Gaara dan dijawab anggukan dari Naruto. Gaara kembali lagi ke dalam kamarnya dan ga lama, Naruto udah sampai.

"Ga bareng Sasuke?" kata Gaara bingung.

"Gue baru aja dari warung ramen bareng Hinata langsung kesini dan ga sempet nyamper Sasuke!" kata Naruto sambil nyengir gaje. Gaara melihatnya dengan cukup beler dan langsung menyalakan netbooknya. Tiba-tiba saja Naruto mengucek-ucek matanya saat melihat poster yang ada di kamar Gaara.

"Kenapa?" kata Gaara tanpa melepaskan pandangannya dari layar netbooknya.

"Sejak kapan poster lo jadi gambar Hoobastank? Bukannya dulu gambar Green Days ya?" kata Naruto sambil berjalan mendekati Gaara.

"Ga tau tuh sejak kapan! Yang pasti sejak gue demen Hoobastank! Hehehe…" kata Gaara dengan gajenya.

"Lo ngapain?" kata Naruto bingung, tapi ga dijawab Gaara. Gaara mengklik Yahoo! Mesengger dan log-in. berharap Sasuke juga sedang OL. Gaara dengan cepat mengklik nama Sasuke saat tau Sasuke sedang OL seperti harapannya.

Gaara no Sabaku: oi, dirumah gue ada Naruto nih.

Sasuke Uchiha: terus?

Gaara no Sabaku: nyebur!

Gaara no Sabaku: Ya lo mau maen ga?

Sasuke Uchiha: gue lagi ga boleh maen!

Sasuke Uchiha: lo aja yang pada kesini!

Gaara no Sabaku: lah?

Gaara no Sabaku: tumben lo ga boleh maen

Sasuke Uchiha: iye gara-gara si jelek Itachi tuh!

Sasuke Uchiha: dah pada kesini aje -.-

Gaara no Sabaku: iye udah gue off ye

Gaara langsung menekan tombol close dan mematikan netbooknya. Naruto masih aja terdiam melihatnya.

"Terus kita mau kemana?" kata Naruto bingung.

"Kesini nih!" kata Gaara sambil menunjuk hidungnya. Naruto terlihat kesal melihat Gaara seperti itu.

"Ya kerumah Sasuke lah!" kata Gaara sambil pergi keluar dari kamarnya.

===\(^O^)/\(^v^)/===

Setelah beberapa lama, akhirnya mereka sampai di rumah Sasuke yang cukup besar dengan cat warna biru. Baru saja Naruto ingin berteriak, tiba-tiba saja Mikoto keluar dari rumah.

"Lho? Gaara, Naruto masuk aja!" kata Mikoto cukup kaget. Gaara dan Naruto mengangguk setelah itu masuk ke dalam rumah Sasuke.

"Langsung ke kamarnya aja!" kata Mikoto lagi. Gaara dan Naruto mengangguk dan langsung berjalan menuju kamar Sasuke yang ada di atas.

"Hayo, pasti pada mau ketemu si ayam ya?" kata Itachi yang secara tiba-tiba ada di depan mereka. Sontak mereka kaget.

"Pulang sana! Si ayam ga boleh maen!" kata Itachi mengusir.

"Tapi…" kata Gaara dan Naruto bingung.

Bhuak!

"Minggir, baka aniki!" kata Sasuke dengan kesal sambil melempar Itachi dengan bantal.

"Ayo cepet masuk!" kata Sasuke sambil mendorong Gaara dan Naruto yang membatu karena melihat kesadisan Sasuke terhadap Itachi.

Dhuak!

"Jangan ngikut!" kata Sasuke sambil mendaratkan kakinya tepat di wajah Itachi saat Itachi mengikutinya. Dengan cepat, Sasuke mengunci kamarnya.

"Sas, lo sadis banget! Sumpah!" kata Naruto sambil menggelengkan kepalanya.

"Abis dia ngeselin!" kata Sasuke membela diri sambil duduk di kursi meja belajarnya dan memainkan netbooknya lagi.

"Oh iya lo harus pada liat ini!" kata Sasuke sambil menunjukkan hompage Konoha High School. gaara dan Naruto mendekati Sasuke melihat apa yang di tunjukkannya.

Konoha High School© Present

Konoha High School Musical for farewell party

Saturday, 26 May at Konoha High School

Syarat:

Murid Konoha High School

Solo / grup

Bisa memainkan alat musik sendiri

Memakai pakaian sekolah

Hanya untuk anak kelas 1 dan 2

Bagi yang berminat bisa mendaftarkan diri sebelum tanggal 10 Mei. Jika daftar melewati tanggal yang ditentukan, maka tidak akan diterima atau ditolak!

Pendaftaran bisa memalui online di homepage ini juga atau langsung meminta formulirnya ke OSIS atau dapatkan di Konoha High School Magazine dan menyerahkan formulirnya ke Neji Hyuuga.

Guest Star:

YUI

Flow

Yuya Matsushita

Ikimono Gakari

Dll.

Htm: cukup tunjukkan kartu pelajar anda saja!

So, come and join it!

Sign

Konoha High School©

Gaara dan Naruto terdiam membacanya. Mereka kehabisan kata-kata.

"Bintang tamunya kaga nahan!" kata Naruto dengan tatapan kagum.

"Neji bener-bener ya kalo bikin acara meriah amat!" kata Gaara sambil menggelengkan kepalannya ga percaya.

"Jadi?" kata Sasuke dengan senyuman diwajahnya.

"Kita ikutan!" jawab Naruto dan Gaara kompak. Setelah itu mereka tertawa bersama.

_To be Continued_

Seina: gomenne, minna-san… aku telat update! Jujur aja sejak kelas dua entah kenapa tiada hari tanpa tugas dan walaupun libur selalu ada tugas! Tegaaaaanyaaaa~ *curcol* key mungkin chap depan akan ada kejutan lagi! Hahahaha oh iya, di chap ini mungkin rada-rada aneh ato apalah! Jujur aku ga bermaksud membuat hancur fic ini aku… aku… huaaaa… seperti mereka yang selalu banyak masalah *curcol again*dan lagi di chap ini terlalu banyak adegan nangis ketumbar dan kemunculan Matsuri lagi-lagi Cuma numpang lewat. Huft… sekali lagi maafkanlah daku *bungkuk2* oh iya ada yang tau ga kenapa Kana manggil Sasuke bukannya Naruto? Kalo bisa jawab bakal maen di fic ini tetoweeeeettt *niup terompet*

Gaara: jadi, kita bakal nyanyi2 lagi nih?

Seina: yosha!

Sasuke: bintang tamunya keterlaluan ya! Nih author kaga kira-kira!

Seina: biarin! Aku kan suka mereka *w*

Naruto: ya ya ya terserah sajalah~

Seina: hah~ yasudahlah, ayu ke TKP yang selanjutnya!

NaruSasuGaa: jangan lupa klik review ya!