Readers, terima kasih banyak tanggapan, saran, dan balasan review kalian. Benar2 membantu buanget :)

Happy reading~~


Hari kedua festival kebudayaan..

Suasana festival kebudayaan di Seirin masih tetap ramai seperti hari pertama. Stan berjajakan, atraksi akrobat (?), aneka jajanan, dan penampilan karya seni yang lain masih meramaikan acara ini.

"Woah hari kedua tetap ramai," komentar Koganei yang diiyakan seluruh anggota.

"Acara ramai untuk Amai. Kitakore!"

"Izuki, diam," perintah Hyuuga.

"Kantoku, apa acara kita hari ini?" tanya Furihata.

"Hmm..." Riko tampak berpikir sejenak, "jaa, nikmati saja festival hari ini. Sebelum nanti kalian melawan Kiseki no Sedai hohoho.." katanya sambil memasang angelic smile.

'Mengerikan!' batin semua.

"Sementara kalian berkeliling di acara ini, aku akan menanyakan pada bagian sarana prasarana apa gym sekolah bisa kita gunakan untuk latih tanding. Jaa selamat bersenang-senang~" pamit Riko pada yang lain. Setelah Riko pergi, anak-anak tim basketpun mulai berkeliling sendiri-sendiri. Hyuuga dengan Kiyoshi, Izuki, Mitobe, Koganei, dan Tsuchida, Furihata dengan Fukuda dan Kawahara, sedangkan Kuroko dengan cahayanya, Kagami.

.

.

.

.

"EEEHH? Tidak bisa?"

"Maaf, gym ini sudah dipesan dulu oleh tim voli. Mereka juga akan melakukan latihan mengingat mereka akan mengikuti kejuaraan tingkat nasional,"

"Huh, aku kurang cepat," gumam Riko. "Ah, arigatou," pamit Riko pada petugas sarana prasarana. Ketika keluar ruangan, dia bertemu dengan anak-anak tim basket kelas dua.

"Are? Kantoku?" sapa si kapten. Riko tidak menjawab sapaan Hyuuga, tetapi memasang tampang sedih muramnya.

"Kantoku, kau kenapa?" tanya Tsuchida.

"Sepertinya kitak tidak jadi melakukan latih tanding dengan Kiseki no Sedai,"

"Majide? Kenapa?"

"Kita tidak bisa menggunakan gym untuk latih tanding, karena gym dipakai tim voli untuk latihan" jawab Riko dengan tampang cemberut.

"Ahh sayang sekali..." kata Koganei.

"Ano..."

tik, tok, tik, tok...

.

.

.

.

"HUWAAAAA!"

"Ku-Kuroko-kun, se-sejak kapan kau disini?!" tanya Riko, yang mungkin juga menjadi pertanyaan semuanya atas kemunculan anggota Kisedai satu ini.

"Sejak Kantoku keluar dari ruang sarana prasarana aku sudah disini," jawab Kuroko dengan tampang, nada dan wajah datarnya.

"BISAKAH KALIAN TIDAK RIBUT DISINI?!" omel salah satu guru kepada tim basket. Alhasil, anggota tim basket ini mendapat 'ceramah' singkat dari sang guru karena keributan mereka yang disebabkan shock karena kemunculan si phantom six man.

.

.

Setelah ceramah singkat dari sang guru...

"Padahal aku kan tidak ikut berteriak, kenapa aku juga ikut dimarahi?" tanya Kuroko dengan wajah tanpa dosanya.

"Itu karena kemunculanmu yang tiba-tiba, daho!" omel Hyuuga sambil menjitak kouhainya.

"Ittai,"

"Kantoku, selanjutnya bagaimana?" tanya Mitobe (yang sekali lagi hasil terjemahan dari Koganei).

"Entahlah...apa kalian ada saran?" tanya Riko.

"Hmmm..."

.

.

.

.

.

.

OMAKE

"Bagaimana?"

"Sesuai perintah anda, tuan muda. Mereka tidak jadi menggunakan gym,"

"Hmm..sesuai dugaanku *pip*"

"Apa rencanamu selanjutnya nanodayo?"

"Just wait and see it,"

"Aku tidak mengerti apa yang kau pikirkan-ssu,"

"Hubungi tim inti basket kalian. Sekarang!"

"U-untuk apa?!"

"K-kenapa tiba-tiba..."

"Hubungi sekarang, atau gunting ini yang bicara,"

Seketika mereka langsung mengontak anggota tim inti basket mereka masing-masing.

"Katakan pada mereka kalau kita akan...

...

...

...

...

... Mengerti?"

"K-kau serius?"

"Ya."

.

.

.

.

.

TO BE CONTINUED


Akhirnya update jugaaa~~ legaa rasanya sudah 'melahirkan' chapter terbaru :33

Maaf yaa kalo setiap chapter author ngetiknya pendek, biar greget gituu haha :D

Mind to review, pls?