Meaaaa :
Yeey! Yeey! (Ngapain nyorak ni Author coba? •_•) MOTONARI SUKSES DIBUAT SARAP! YEEAAH! CHACHING AHOOK! (Kena hajar Motonari dan Mea dan Runa-niisan) Woow.. Beruntungnya kita punya si inisial F (?) Kembaran.. (Readers : "Hellow.. Kembar dari mana kelless?!") Dan soal intelek muntah itu.. Ekhem.. Saya tersipu.. (#PLAK)
YEEEY! GUE PROMOTOR MEA SEKARAAANG! (Masamune : "Lama lama elu punya julukan si promotor eaa loh, Dissa!") Thanks for review ^^ dan Act 2 itu bukan 12K! Tapi 7K! Bahkan yang Day 3 itu 6K! (Masamune : "HOOI! APA BEDANYA -TIIT-! ITU BANYAK LOH!")
l w bunga :
Welcome to reviewing my Kipas Fiksi! (!) Mungkin aja yaa.. Akihime melasan sama Yukimura di dojo, tapi saya takkan menceritakan itu, ntar pada pervy pikirannyewt.. (Kena hajar) Thanks for review! :)
girl-chan2 :
Oowh.. Jadi masih ada DWUN Group Part eaa? Oke! Akan saya tunggu selamat sentausa! ^^ Thanks for reviewnyewt lagi, girl-chan!
Honey Sho :
THOR HONEEEY! KENAPA DISSA HARUS SELALU TUNDUK SAMA ELUU?! HIKS HUHU WEWEEEK! HAAAH.. (Readers : "Capslock, hooi, capslock..") Saya baru nyadar, dikirain artinya cuman iya dong! Iya dong itu! Baru inget Yadong itu ^^ Dan Motonari itu.. Sudah hobinya saya untuk membuat dia nista XD! Apalagi Oda, bagian Nobunagaa! Itu berawal dari reviewnyewt Mokakoshi, tapi yang saya heran sekarang Mokakoshi kemana :( Nobunaga sekarang berhasil menjadi TTWW ngakak saya! Ya sudah.. Makasih reviewnyewt Honey :D
WELL DONE, BEBZ! LETS BEGIN THIS! (Readers : "BEEEBZ?!")
Act 3 : Comal Camil Maknyus!
"Okeewh! Mari maem maem semua!" Seru Toshiie. "MATSUUUU! MINTAA!"
Kemudian, semua duduk melingkar. Kalo mau tau lingkaran kayak apa, silahkan dicek :
Catatan : ANGGAP INI MELINGKAR! SAKING DISSA MALES BIKIN LINGKARAN! KAO?!
Dissa-Matsu-Toshiie-Keiji-Motochika-Motonari-Ieyasu-Tadakatsu (tapi ga ikut makan)-Kenshin-Kasuga-Fuuma-Kojuro-Masamune-Yukimura-Shingen-Sasuke-Oichi-Nagamasa-Seito-Nouhime-Nobunaga-Tenkai-Kennyo-Yoshimoto-Itsuki-Xavi-Sorin-Yoshiaki-Hideaki-Yoshitsugu
Jadi, Yoshitsugu sebelahnyewt Dissa juga! TOLONG MAAFKAN SAYA YANG LAGI MALES! SAKING PE-ER MENUMPUK SEGUNUNG!
Mereka pun siap-siap makan! Di sisi Takeda dulu yaa..
"OYAKATA-SAMAAA! LETS MAKAAAAAN!" Teriak Yukimura kerajinan.
"MANTEP, YUKIMURAAAA!" Teriak Shingen. Mereka berdua membuka kotak cemilan bareng-bareng.
"AYO SANTEEEP!" Teriak mereka berdua bareng. Langsung saja mereka nge-rap.
"KITA LANGSUNG.. SANTEP! KARNA ANCEN.. MANTEP! TAPI JAGA UKURAN UDELMU BIAR.. TETEP!" Yaa.. Begitulah rap ala Otak cebong dan Oya katak! Kemudian langsung julur lidah ke makanan dengan kecepatan turbo. Syukurin ga dianggepin sama yang lain. (Dibogem dua yang dimaksud) Sasuke yang di sebelah Yukimura langsung geser-geser pelan ke sebelah Kojuro.
"Kuharap di sini tenang dan damai.." Kata Sasuke.
"Mau makan aja teriak-teriak.. Mereka lebih gila kan eaa?" Sinis Masamune, kemudian nanya ke Kojuro.
"YEEEEEY! HARI INI CEMILANKU VEGETABLE STEEEAK! LOBAK-SAN! TOMAT-KUUUN! TERONG-SAN, WORTEL-NIISAN DAN TIMUN-NEECHAAAAAN! CHACHIING, AHOOOOK!" Seru Kojuro lebih keras sambil memamerkan tusuk sayur itu.
Masamune langsung facepalm, lalu dia double sinis nada bicaranya, "Buju buset.. Ternyata dia lebih gila... Berhati-hatilah.."
Dan Sasuke, akhirnya dengan terpaksa melakukan jurus nya (Kawarimi no Jutsu) dan pindah ke sebelah Motonari.
"Yaaah! Setidaknya di sini sangat tenang, karena bau DuGen yang pendiam muncul.." Desah Sasuke lega. Kemudian, Sasuke dengan pelan melihat isi bentou Motonari. Sasuke langsung shock.
"KUAAAAAAAH?! SAJAAA?!" Teriak Sasuke sambil nunjuk-nunjuk bentou Motonari.
Motonari menatap Sasuke heran. Lalu, dia bertanya, "Memang ga boleh ya, cuman nyamil sup? Bergizi pancen oyeeh. "
"SUP BUKAN NYAMIL NAMANYAAA!" Teriak Sasuke.
"Tapi guenyewt males makan daging tahoo!" Kata Motonari.
"Gluurp, gluurp!" Sasuke mual, alias hendak muntah. Dia lari birit-birit ke wastafel dekat koridor kelas dan membuang muntahnya (throw up his muntah!) disitu.
"Omigot selokan mampet, napa si Sasuke itu?" Tanya Kenshin.
"Kenshin-samaa~ Sasuke kan saru eaaa! Jadi dia bisa mual gara-gara telanjaang! Maksudku, monyet itu telanjang eaa.." Jelas Kasuga. Kemudian, Sasuke lempar shuriken ke Kasuga sambil muntah juga, masih lancar loh salurannyewt! (?)
"AKU LISTEN ITUU!" Teriak Sasuke.
"Listen itu apa? Aku ga ngerti.." Tanya Keiji.
"Hmm? Biarin! Berita monyet ini kan menarik.. Khukhukhuuk.." Kata Kasuga sambil ketawa kecil.
"Hiks.. Kacaang.." Kata Keiji dengan melasnyewt.
"Lalu kenapa... Bukan kau MO-NYET-NYEWT?! BIAR LU DIBERITAKAN?" Teriak Sasuke mendatangi Kasuga cepat. Lalu kepalanya mepet-mepet ke Kasuga.
"Gue ga level kayak gituan! Koran-koran, majalah, novel stasiun televisi, bahkan artis dan boogie boogie plus l di belakang (?) dah tau kalo gue itu pedang cantik ala Kenshin-sama dan pu.. Akh?" (Maksud dari boogie plus l : Boogiel Boogiel / biasa dibaca bugil -_- gue selalu gaje deh..) Kasuga langsung mundur saat mau bilang 'putri' karena Kenshinnyewt yang sudah natap sadis ke arahnya.
"Jangan bilang cowok itu cogan loe! Daritadi lu melasan ama tu anak, tapi mana melas lu ke gue?!" Seru Kenshin sadis.
"It-itu.." Kasuga yang belum selesai bilang itu diputus oleh curhatan (?) Sasuke.
"Enelan tu, Kenshin-sensei! Masa' dia ama Ieya Ieya donk teros? Gue aja sampe stress mikirin itu! Kalo ga percaya, tanya aja ama yang lain! HOOOOY!" Sasuke teriak memanggil anak-anak lain.
"YOOOOH!" Seru anak-anak yang lain itu.
"SERUKAAN! PASANGAN BARU KITAAA! THE ONE AND ONLY!" Teriak Sasuke. Ieyasu dan Kasuga yang mendengarnya langsung terkejut dan hanya mangap lebar.
"KASUGA! IEYASU! KASUGA! IEYASU! KAYASU! KAYASU! KASUGA! IEYASU!" Teriak mereka kompak tanpa cela. Biasa dah, hal yang sering terjadi pada JaNime adalah kompak dan parodi! Eaaah!
"Hadooh! Napa sih budak-budak ribut aja ehaa?" Jerit Ieyasu sambil nyumbet kuping.
"Kasuga! Kau berkhianat! Dasar keji! Somplakban!" Seru Kenshin yang sudah tak tahan lagi.
"Eh? Bukan seperti itu maksud saya, Kenshin-samaa!" Kata Kasuga sambil puppy bolonk (?) eyes.
"SUDAH! KITA TURUNKAN DERAJAT KEDEKATAN!" Teriak Kenshin.
"Whaa? Jangaaan! Aku masih ingin dempet Kenshin-sa.."
"SANA KE YASU!" Bentak Kenshin sambil dorong Kasuga ke Ieyasu.
"KENSHIN-SAMAAAAAAH!" Kasuga teriak dengan tangis super ditahan.
"Cieeeeeeeeeh! Straight neh eaaaaa!" Kagum yang lain.
"Chaching Ahook! Chaching ahook!" Seru Kennyo.
"KENSHIN-SAMA! KENAPA KENSHIN SAMAA? KENAPAA? KAU KAN SELALU MENJADI SAMA, BUKAN BEDA!" Jerit Kasuga. (Maksud Kasuga : Kenshin-sama, bukan Kenshin-beda -_-)
"KALO LU SAYANG SAMA GUE, NAPA GAK MELAS SAMA GUE?" Kenshin makin geram sampe jilbabnya (?) hampir terbuka. Karena angin dramatik berhasil berhembus..
"KAU TAK MENGERTIII!" Teriak Kasuga.
'KAU TAK MENGERTI EHAAWH! KAU TAK MENGERTI EHAAWH! BLEH BLEH BLEEH..' Tulis Fuuma sambil nggambar Fuuma nyibir-nyibir mulutnya. Lalu dihadapkan ke Yang Maha Kuasa! (Readers : "Salah hoi..") Maksudku, ke yang lainnyewt.
"SUDAH! ELOO! GUE! PEDHOT! DEAL!" Teriak Kenshin. Kasuga malah pingsan.
"Omigot selokan mampet nyumbat banjir bandang, Kenshin, kalau kau marah, rasanya berlebihan." Komentar Shingen.
"SAMA SAJA! SPIRITMU BERLEBIHAN!" Kenshin langsung membekukan Shingen.
"Ekk.." Cengo yang lain.
"Raja perang sudah marah, anata wayo.." Lanjut Seito sambil menggigil ketakutan, saking kerasan akan aura kemarahan dingin Kenshin. Sekilas tentang Kenshin, dulu gue juga pernah ngira Kenshin itu cewek. Memang mirip sih.. Ya kan? :D Pake tudung sama suara kecewek-cewekan.
"BISHAMONTEN!" Teriak Kenshin dengan nada kesalip batu (?).
"Hmm.. Kalo gitu lanjutin makan aja yuu! Ntar kan, Kenshin membaik." Usul Kennyo.
"Err.. Anuu! Err.. Apa? Ta-ta-tapii.. Kemarahan Kenshin-sama! Kaan.. Nemen sekarang! Apa bisa?" Panik Hideaki.
"Tentu saja, Kingo! Masa' marah terus? Ntar julukannyewt bukan Dewa Perang lagi eaa.. Tapi Setan Perang loh eaa!" Kata Masamune sambil njilat krim pada makanan yang dibawanya.
"Buju buset, nape lu bawenyewt makanan itu?" Tanya Ieyasu sambil nunjuk bungkus makanan Masamune yang bertuliskan 'Ureyo'. (Ureyo merupakan nama gaul makanan yang diputar, jilat, celup. *kena hajar)
"Tauk! Katanya Dokuganryuu! Tapi ini Creamyganryuu!" Ketus Nagamasa sambil melahap dumpling.
"Ini makanan lezat tau!" Ketus Masamune. "Dan apa lagi julukan yang harus kuterima? Brokuganryuu uda! Creamyganryuu! Bakaganryuu apa lagi dari Sang Author! Lama-lama bisa jadi Gembelganryuu dan Jebolganryuu! HAAH.."
"Oh! Lu mulai meniru jejak Dissa! Dia suka njilati Ureyo sampe cara makannyewt jhorok!" Terka Nouhime sambil menunjuk Masamune dengan pistol. "Dan juga, pernah Dissa makan Ureyo sampe bibirnyewt coklat semua! Itupun baru nyadar pas dibilangin temen sekolahnyewt ehaa!" Curhat Nouhime kemudian.
"WOOOI! AIB! AIB!" Teriak Dissa ampun.
"BIAR! BIAR!" Balas Nouhime tak kalah kerasnyewt.
"ENAK AJA! GUE MAKAN UREYO BUKAN BUAT GITUAN!" Teriak Masamune tak terima.
"Hmm.. Baik, baik. Gomen." Kata Nouhime.
"Hiks.. Aibku terbuka..." Isak Dissa.
"SUKURIN AIB! SUKURIN AIB! AIB DISSA TERBUKA! LALALA... YEYEYEE! WASWASS! WESWOS!" Girang Sorin sambil joget pinggul.
"Aduh, Queen.. Masa' ga bisa jaga attitude sih?" Omel Yoshitsugu.
"Biarin! Saya senang Diskon itu mendapat akibat atas nistanyewt terhadap kita!" Kata Sorin.
"Sundae pun senang! Akhirnya ga cuman gue yang disiksa!" Teriak Motonari sambil gaya-gaya.
"Ya ampun! Berisik neh, dasar DuGen! Gue keganggu makannyewt neh!" Teriak Motochika sambil hendak melahap makanannya yang bernama fried rice seafood dumpling. What?
"Omigot.. Apakah dunia kiamat kalau kau tak makan?" Ketus Keiji. Motochika melahap FRS (Perasaan disini ada author namanya RynKireiFRS, alias Author yang menjadi adik, eh, setaraan Fuuma.. Tapi mohon izinkan saya pakai kependekan ini untuk Fried Rice Seafood eaa! *dihajar) Dumpling yewt dan segera berkata...
"TENTU SAJA! TANPA GUE, LAUT GA BAKAL MUNCUL OMBAKNYEWT!" Motochika mengatakannyewt dengan sok puitis.
"Ih.. Lebay."
"Ma-ma-makaan! Ye! Makan! Om Nom noom!" Hideaki melahap wortelnyewt. Lama-lama jadi kelinci ni makhluk! (Dihajar panci)
'Hello, mut. Mungkin ai love u! ^^' Tulis Fuuma. (Hah?! Sapa mut? -_-) Lalu, ia lempar ke tanah kosong yang sebenarnya ada hewan-hewan merayap hitam kuntet kecil berkaki enam berantena. (Readers : "Ni anak berlebihan deh..") Nah, masalahnya, Motonari yang ada di dekat kertas itu langsung mengambil barang putih berorat-oret itu.
"Heh? Apaan ni? Dasar sampah ga sekolah! Apalagi ber-ibu!" Kata Motonari sambil membuka kertas tersebut.
"Memang ga sekolah, ondel.." Sinis Ieyasu yang ada di sebelahnya.
Saat Motonari membacanya, Motonari jawsdrop dengan head butt nyewt karena ada kata 'mut' pada bacaan orat-oret itu.
"Howeek! Mut kan... Imut... GUE DIKIRA CEWEEEK EHAA!" Teriak Motonari di kalimat terakhirnyeet. Semua noleh ke orang kejadian..
"Bukannya lu memang cewek?" Sindir Motochika.
"What the f***?! SAPA EMANG YANG NGASI INI?!" Motonari jabarin kertas ke panggung. Fuuma yang mendengar langsung shock dan merebut kertas Motonari.
"Woi! Belom slese brengsek!" Teriak Motonari kesel sel sel.
"Yeee! Fuumaaaa!" Sasuke nge-cieh cieh dengan mantap.
'Looh! Bener! Ini punya gue!' Tulis Fuuma di kertas lain lalu diberi ke Motonari.
"APAA?! PUNYA LUU?! LU JATUH CINTA SAMA GUE?" Tanya Motonari tak percaya.
Fuuma yang mendengar ucapan Motonari malah nge-blush. Hah? Beneren cinta ama Motonari ato apa? Fuuma menulis pada kertas lain :
'Etto.. Sebenarnya.. Cintaku itu pada semut... Bukan imut kelless.'
Semuanya cengo. Langsung deh, bebariak, "HEEEH?! SEMUUT?!"
'Emang kalian ga tau? Aku ini cinta semut! Semut itu lucu, kuntet nan baik! Dissantep babi aja kalo misalnya ada semut, ditangkep, terus diajak keliling-liling tangannyewt.' Tulis Fuuma.
"AIH MAMI NAPA AIBKU?!" Dissa mangap lebar.
"Ichi... Heran... Fuuma-san... Jatuh cinta... Sama hitam kuntet.." Lirih Oichi.
"Tapi tetap saja! Yang mengambil surat itu Motonari! Mungkin Fuuma hanya membuat alasan saking belakangnya mut-mut. Motonari imut kan?" Ketus Nagamasa.
"Aha! Bener tuh, Naga Asam! Sorin setuju! Sorin setuju ehaa!" Teriak Sorin.
"Katanyewt cemburu kalo ada yang rebut Sundae, tapi kenapa? Kamu berubah?" Ingat Yoshitsugu.
"Ini ketumbenan saja! Saking katanya Diskon ini.."
"RARE YAOIIIIIIIIIIII!" Sorak Dissa.
"Ya.. Itu.." Lirih Sorin.
"FUUMA CINTA MOTONARI EAAAA! EAAAA! EAAAA!" Teriak Yukimura yang akhirnya keselek Dango, saking tadi itu ngomongnyewt belum dikunyah bener-bener Dangonyewt.
"YOOOOO! COUPLE! COUPLE! CHACHING AHOOK! HOOK!" Sorak Kennyo pula.
"Cieee... Lagi-lagi..." Kagum yang lain.
"Kenapa sih anak-anak ini tidak bisa diam?" Batin Fuuma. Soalnya kalo kata Fuuma, dunia bisa kiamat! Meteor jatuh semua! Gunung meletus sampe semua zat keluar! Bulan dan matahari, apalagi awan dan bintang akan menyatu, SUBETEE! (Berlebihan..)
"CUKUUP! LAMA-LAMA KUCETARKAN DAI NICHIRIN PURRURIN SUBURIN-YO!" Teriak Motonari sambil nunjukkin Nichirin versi 5. (?)
"Wow.. Dia mengamuk tapi tak peduli.." Kata Motochika.
Yang lain masih aja nyorak kaga jelas, "Yee! Yee! Ciyee! Ciyeeh!"
"HIYAAH! DAI NICHIRIIN!" Motonari cetarkan sinar matahari di malam bulan purnama itu. Kemudian..
"PURRURIIN!" Motonari cetarkan clink clink. Kemudian.. "SUBURIIN YO!" Yap, seperti namanyewt, muncul adegan Eyang Subur.
"SUBUUR! LIAT MUKA SAIA EAAA!" Ya, yang muncul itu suara Arya Wigundam. (Ingat, cerita ini selalu menggaulkan nama suatu! Jadi sepertinya ini peringatan terakhir!) Semuanya KO gara-gara ketiga elemen tersebut. (Nichirin, Purrurin, Suburin..) (Readers : "Khayal bener..")
"Weh, Motonari mut-mut gile banget." Batin Fuuma. Tuh kan, dia manggil mut-mut? Ini cinta ato bukan si?
"Ah.. Ih.. Uh.. Beh.. Boh.." Masamune dan kawan-kawan bangun dengan nada dibuat-buat.
"Ya sudah, a-ayo.. Ma-ma-makaan!" Teriak Hideaki dengan sedikit keraguan.
"Baiklah. Mari dilanjutkan daripada ribut mulu! Lagian perutku makin krucuk gargar ciehcieh!" Ngeyel-lah Toshiie seperti demikian rupanyewt.
"Inuchiyo-sama! Ayo makan ini!" Kata Matsu sambil sodorin daging ikan matang ke Toshiie biar cepet dimakan. Bener aja langsung dilahap..
"Yah.. Oyakata-sama! Makananku habiis!" Teriak Yukimura sambil nunjukkin pack-dango yang padahal tadinyewt berisi 250 tusuk. (?)
"Yare-yare, taichou.. Kok bisa habis sih? Bagaimana dong buat nyamil lagi pas habis duel?!" Tanya Sasuke.
"DAIJOUBU, SASUKE! SAYA BAWA 7 PAAAAACK!" Teriak Yukimura. Berarti total dango yang ntar dilahap Yuki-chan (ditapok)... Yuki-chan (ditapok)... Yuki-chan (ditapok)... Yukimura... 250, 500, 750 tambah 1000! Alias 1750 tusuuuuuuuk!
"Ya! Ya! Ini enak! Ya! Ya!" Yoshiaki ternyata melahap baumkuchen.
"Tapi tofu lebih enak anata wayo! Aup! Sumpah anata wayo!" Protes Seito sambil melahap tofu.
"Apapun itu, tofu, baumkuchen! Yang penting semua itu makanan kan?" Kata Yoshimoto.
"Ya beda anata wayo! Baumkuchen itu bunder-bunder anata wayo! Tofu itu kotak-kotak anata wayo!" Ketus Seito.
"TERUS KALO YANG PERV KATOK-KATOK ANATA WAYOOO!" Teriak Kennyo.
"Hei, whadde ga sopan anata wayoo!" Ketus Seito.
"Segi bentuk dibahas segitunyewt, buju buset aje ni.." Kata Yoshimoto.
Dan tanpa disadari, muka Seito menggembrot saking penuh dengan tofu di dalamnyewt.
"Omigot selokan.. Mampet nyumbat banjir bandang.. LIHAT SEITO WAYO! WAYO AYO ANATA WAYYOO!" Teriak Kennyo sambil nunjuk Seito.
"Wha? Gembrot banget pipinyewt eaa.. Emang napa?" Tanya Nobunaga.
"Itu penuh tahu kelless!" Seru Yoshimoto.
"Benarkah?!" Tanya Nobunaga.
"Benar!" Jawab Yoshimoto.
"Benarrkaah?"
"Benaar!"
"Benarkah? Benarkah? Be-benarkaah?!"
Krik.. Krik..
"Benar! Benar! Nar! NGAPAIN BADUT INI BERBOHOONG?!"
"Woow..." Nobunaga tampak sudah paham, akan tetapi ia bertanya lagi... "Benarkah?"
Krik.. Krik.. Krik.. Muka Yoshimoto mengusut, muka Kennyo seakan mau dicuci, muka Seito masih gembrot karena tofu, muka yang lain (exclude Nobunaga and Tadakatsu) meleleh. (?)
"MASA' ROKUDAN MAOU LEBIH DUNGU DARIPADA BADUUT?!" Ngeyel-lah Yoshimoto dengan gaya so what wer kewer kewer.. Bablas kabeh.
"Pelis deh, my lopelli Nobunaga-sama! Kau kan pintar!" Melas Nouhime.
"Oh ya? Kok aku tak yakin?" Sinis Yoshimoto.
"Jangan ikut-ikut brengsek!" Nouhime (first time!) nembak Yoshimoto sampe keropos kulitnyewt.
"Seperti biasa.. Kau head butt, Nouhime!" Salut Tenkai.
"Tak sehebat kau yang cengeng, mister gonggol!" Ejek Nouhime. Seperti biasa, kalian akan tahu (Seito : "TAHU?! MANA TAHU ANATA-WAYOO?!") ekhem, maksudku... Kalian akan mengerti bagaimana reaksi Tenkai. (Seito : "Payah deh anata wayo..")
"Perasaan yang dari tadi kepenakan makannya itu si Itsuki dan bokap deh. Dari tadi mereka cuman ikut cieh dan lanjutin makan!" Seru Matsu. Mereka beduaan lagi makan bentou yang isinya selayak bentou sekolah dasar.
"Otoo-san! Bagelnyewt enak kan?" Tanya Itsuki.
"Oh tentu saja, my girl Itsuki! Kau kan pemasak terandal selain Hideaki!" Kata Xavi.
"Yeey! Ayo makan lagii!" Itsuki dan Xavi pun makan makin lahap.
NEW JULUKAN : XAVI AND ITSUKI - ORANG KERUKUNAN! (XaviTsuki : "HOOOOI!")
"Mereka tampaknya selalu berbahagia, ga kayak aku yang Masa Kecil Bahkan Remaja Kurang Bahagia.. Alias MKBRKB!" Isak Motonari sambil minum kuah sup.
"Muka Seito... Gembrot! Buju buset!" Teriak Keiji.
"Ya elah baru nyadar ya?" Tanya Motochika.
"Tentu saja, Saikai Oni! Kalo kagak, pasti aku suruh Sanada buat.."
CRECK! Bener aja, dipotret.
"Seito gembrot tofu! Tertangkap gozaru!" Sorak Yukimura.
"E, liat dong Sanada! Mana mana?" Kata Masamune dengan cepatnyewt gertak Sanada.
"Aku jugaa! Migime juga wajib melihat!" Turut Kojuro.
"Tadahaa!" Yukimura menunjukkan foto Seito dengan padanyewt.
"Ee, ga cuman pipinya! Matanya lucu bingitz!" Kagum Kojuro.
"Oyya? Liat, liaat!" Gertak Ieyasu.
"Lama-lama segerombol ikut liat.." Kata Masamune.
KRIINK! KRIINK! Itu bunyi alarm Diskon!
"Wa, waktu... Cek cepetnyewt! Sekarang waktunyewt duel! Duel!" Ingat Dissa. Lalu, Dissa mengunyah ceplok terakhirnya.
"What the duel?! Gue baru makan 3 dari 15 nasi! Itu sama dengan 1 dari 5! Nilaiku cuman 20 huweee..." Rengek Toshiie.
"Migot, Toshiie! Jangan gitu jugaa! Jadwalnya aja sudah berbunyi, napa lu ngetet?" Jelas Dissa yang teguh pendirian.
"Huuuff..." Toshiie bermuka kusut. Andai ada emak-emak, muka Toshiie langsung disetrika sampe lembut.
"FIRST DUEL! SASUKE LAWAN KOJURO! HARAP KUMPUL DI STADION PERTANDINGAN PERTAMAAA!" Teriak Dissa pake toa.
"Oh iya sih, aku dulu... Untung ga lawan Si Busuk itu.." Kata Sasuke sambil ngejek Kasuga.
"APA?! Busuk?" Kasuga memandang Sasuke sadis dan tau gak? Bukan pandangan biasa! Tapi pandangan pertama... (Bukan) Tapi pandangan evil!
"Sudahlah! Ker banget jadi uwong!" Sasuke maju ke medan perang! Namun, Kojuro masih belum muncul di hadapannya.
"Hoi? Mana Kojuro?" Tanya Keiji. "Ga mulai, poin tarungnya juga minus!"
"Ni, pak! Masih milahin sayur di tusuk sayurnyewt!" Seru Masamune sambil nunjuk Kojuro yang main potongan sayur.
"Wah, seharusnya Terong-san dekat dengan Timun-neechan! Baru... Purrfek!" Kata Kojuro.
"KOJUROO! LAMA-LAMA ELUNYA KEJURANG BENEREN LOOH!" Bentak Masamune. Masamune dengan sadisnya mematahkan tusuk-tusuk sayur Kojuro.
"Wow... Adegan sadis ever.." Kagum Kasuga.
"LEBIH SADIS ELU KE GUE!" Pekik Kenshin dengan ewooow nyaank.
"What? Kenshin-sama! Jangan bahas itu lagii..."
"DEMO, SORE WA... YURUSANAAI!"
"Aih, Kenshin-samaa..."
"Masamune... Sama?" Kojuro menunjukkan puppy melas face versi 2. Loh? Emang apa bedanya? Versi 2 itu matanya jadi di atas hidung, mulutnya membesar, telinganya goyang-goyang! (Bingung kan?)
"HURRY UP, KOJUROOOO!" Perintah Masamune dengan super super wow kerasnya.
"Haii... Haii... Haii! Haii! Haii, haii, haii!" Kojuro menirukan Making Part di video Basara Butai, sambil jalan ke hadapan Sasuke. (Yang mau minta linknya... Ekhem. Whatever..)
"So, Migime-san... Kita akan berhadap lagi kan?" Kata Sasuke.
"Yap! Sebelum mulai, Keiji akan membaca aturaan!" Kata Dissa.
"YEAAH! MAEDA MONKEEE! BACA ATURAAN!" Sorak Sorin.
"Tch, Queen, masih aja.." Kata Yoshitsugu.
"Adon ker ya mamak! Aturan pertama! Setiap anggota duel harus menunjukkan pose sebelum tarung!"
"Pose?" Jerit yang lain.
"Emang Si Gonggol ini punya pose apa?" Tanya Toshiie.
"Dia mah..." Nagamasa langsung melakukan goyang naik-turun. Rambutnya dikibaskan bagai rockstar baru turun dari surga! (?)
"Tapi akan lebih jelek dari itu!" Kata Nagamasa lagi, masih joget tapian.
"Nagamasa-sama... Karuii..." Puji Oichi.
"Aturan kedua! Tidak boleh ada yang keluar dari arena pertarungan, selagi waktu berjalan! Ingat! Waktu tiap pair duel 13 menit 20 detik!" Baca Keiji.
"Berarti... Sekarang juga dihitung waktunya?" Tanya Yukimura.
"Secara matematiska, 20 detik buat manggil peserta, 2 menit kemudian peraturan dan siap-siap, 11 menit silahkan tarung sampe matek!" Jelas Kenshin.
"Wow... Darimana Kenshin-sensei tau? Padahal Dissalep kakehan (!) itu ga ngasih tau.." Tanya Yoshimoto.
"Sensei harus lebih matematis daripada yang lain. Meski yang ngajar mat dia." Tegas Kenshin sambil nunjuk Shingen.
"Bentar, ntar! Berarti julukan-julukan gue yang berawalan Dissa... Dissantep babi, Dissayank Tuhan, Dissabit cangkul, Dissabut kelapa, Dissamber petir, Dissabunin lumpur, Dissalep kakehan, Dissini senang Dissana senang?!" Kata Dissa sambil nge-rekap.
"Wow..." Kagum yang lain.
"Untung julukanku hanya Kami Seito dan Tofuito, anata wayoo!" Sorak Seito.
"Baiklah! Ntar aja kita bahas julukan! Aturan ketiga! Kau hanya boleh menggunakan 1 pedang/tombak/apapun itu asal 1!"
"APA? NO FAIR!" Seru Masamune. "AKU SELALU MENGGUNAKAN SIX CLAWS!"
"Tapi demi keadilan kita.."
"IT CAN'T BE! I CAN'T ACCEPT!" Muka Masamune kayak gas mobil.
"Sudah... Takdirnya kok!" Hibur Kojuro yang gak menghibur sama sekali.
"Grrh... Gila! Gila!" Masamune hentak-hentak kaki sampe mbentuk bekas banyak.
"Dan soal hadiah! Hadiahnya adalah apapun yang mereka suka! Kecuali minta pacar, minta kiamat, dan minta libur!" Baca Keiji.
"Wow! Keren! Boleh minta traktir kan?" Kata Ieyasu.
"Iyak! Dan bagi yang sakit luwes ga kuat sumpah migot dikali 999, bisa ditolong ToMat disana!"
"ToMat katamu?" Tanya Toshiie tak terima.
"Onore..." Matsu juga ikut ga nerima.
"Aah... Jadi gitulah intinya! Siap-siap battle!"
Kojuro dan Sasuke bertatap satu sama lain.
"Migime-san... Kau akan jatuh bagaikan gigi naga yang buntu!" Kata Sasuke dengan nada nekan-nekan.
"Apa? Dasar Sarutobi! Kau juga sama, tapi bagaikan monyet kejatuhan -piip-!" Kata Kojuro menekan pula.
"Pose time! Pose time!" Perintah Keiji sambil nepuk-nepuk tangan.
"Haaaaa! Matilah kamu, migi-mesan!" Sasuke hanya melakukan duduk kerennya sambil muter-muter baling-baling bambu (coret, itu acara Dorakemon lets go) shuriken besar bin kerennya.
"Wooow... Keren ya, anak-anak JaNime ya!" Seru Yoshiaki.
"Tentu saja! Anak-anak JaNime sangat samangaaaaat!" Seru Shingen pula.
"Aku takkan mundur, demi Lobak dan Terong yang manja denganku!" Seru Kojuro sambil mengarahkan pedang ke Sasuke dengan sudut pandang mata yang cool.
"Serius... Dia lebih mentingin lobak dan terong dibanding Masamune?" Tanya Motochika.
"Biasa dah! Kalau dia pulang, sapa dulu yang dia curhatin? Lobak! Kalau makan, sama sapa? Wortel!" Cerita Masamune.
"Dasar Kojuro pilih kasih!" Seru Yoshimoto.
"Nah, battle no hajimarii!" Keiji meniru terompet sangkakala (coret) terompet tanda mulai pertarungan. Bunyi terompet ini ga kayak biasa loh! Yang ini mah... Bunyinya meraung! Percaya ga?
Tik.. Tik.. Tik.. Waktunya sudah mulai! Tapi anehnya, kenapa Kojuro dan Sasuke tidak bergerak sama sekali?
"Hei... Apa mereka lagi korslet neh?" Tanya Nagamasa.
"Mana kutawwu!" Kata Nobunaga dengan cueknya.
"Ayolah! Time nya jalan teros!" Seru Keiji.
"Diam! Ini memang pertarungannya!" Seru Sasuke.
"Aku takkan kalah..." Kata Kojuro.
1, 2, 3... Barulah mereka semua di belakang nyadar! Ini adalah...
"Migime-san! Apa kau masih kebal di sama? Hoho..." Tanya Sasuke sarkastika.
Pertarungan...
"Enak aja! Paling elu yang ga kebal!" Pekik Kojuro.
Me-Na-Tap...
"MARI LAMA-LAMAAN!" Seru mereka berdua yang natap makin dekat.
Continued to Act 4!
DISSA'S CHAT ROOM : MOURI MOTONARI!
"Oke, tampaknya Dissa ga nepatin janji! Real Duel 1-3 akan ngeshow di Act 4! Dissa lagi males dan pengen cepet update masalahnya!" Cerita Dissa.
"Migot selokan, Dissa, tampaknya adeganku makin lama makin buruk.." Kata Motonari yang baru datang.
"MOURIIIIII!" Teriak Dissa sambil meluk-meluk Motonari.
"Hoi, apaan ni?"
"ENTAH NAPA GUE PENGEN MELUK SESEORAAAANG!"
"What the..? Jadi, apa misiku di sini?"
"Jelaskan scene menarik saat duel men-datang!"
"Oh, hanya itu?"
"IYALAH... ITU!"
Motonari terdiam sebentar, lalu ia menghadap ke kamera dan berbicara cepat bagai lebah.
"Jadi ntar scene menarik terjadi di Kojuro dan Sasuke yang menatap makin dekat. Tubuh mereka makin dempet. Kan, Yaoi?" (Motonari ngomong ini cuman 5.5 detik!)
"Cepet banget lu ngomong!"
"Lalu YasuChika mereka jabatan dengan 15 cara sebelum tarung." (Motonari = 3 secs!)
"APA? APA? Apa yang 15?"
"KennyoMoto biasa aja tampaknya, tapi mungkin ada kretek terdahsyat in the world." (Motonari = 3.8 secs!)
"Kutek? Tek-tek? Apa tadi?"
"Sudah. Aku harus pergi. Bai.." (Kecepatan ngomong kembali normal) Kata Motonari sambil ninggal Dissa hampa belontong.
"Hiks... Aku ga sempet denger..." Dissa hampir bunuh diri seutuhnya dengan cara mencekek dirinya di selipan jendela.
"Oh, ada yang mau Dissa sampaikan! Dissa tampaknya merasa humor saya mulai garing! Dissa merasa saya mulai less-humor! Dissa mulai pemalas! Gitu wes! Bla-bla-blaa... Tapi, Dissa masih harus ada di sini! Nah, untuk itu, kalian review yaa.. Kalau perlu, kasih Dissa yang Dissayank Tuhan YME. Ini dengan cara ketik kata-kata di kotak review!"
