Nosebleed
.Kaihun.
T
©EXOolfeu
Minggu pagi seharusnya semua tenang. Setenang Bibi Cha yang setiap hari Sehun tindas. Apalagi jika menu sarapannya kurang sedikit saja. Susu menjadi makanan pokok yang wajib Sehun santap tiap hari. Dia tidak suka manis, juga tidak suka rasa tawar, apalagi pahit. Itulah kenapa setiap pagi akan heboh karena Sehun minta ini itu tanpa henti.
"Sehun, cepet anter ini kerumah sebelah."
Ngomong-ngomong ini hari pertama Bibi Cha cuti. Jadi jangan tanya kenapa Sehun dipaksa kerja rodi—sebenarnya hanya mengantar kue—kerumah sebelah. Katanya sih tetangga baru.
"Males, ah, Ma. Kakak aja, belom mandi nih."
"Yaudah biar Mama buang aja susu kamu dikulkas."
"AH MAMA MAH JANGAN! Iya-iya aku bangun. Yaudah mandi dulu."
"Yaudah kalo gitu Mama buang bu—"
"IYA MA IYA AKU JALAN."
Sehun berdiri didepan pagar hitam. Sedikit karatan, sih. Menekan tombol kotak disamping kotak pos. Sebenarnya dulu Sehun ingin sekali tinggal disini. Rumah besar, halaman luas, ada taman ju—
"Ada apa ya?"
—ga.
Oke, ini mungkin agak berlebihan. Tapi, wow, kaos putih tipis, celana selutut, rambut acak-acakan. Oke, tenang Sehun, jaga image.
"Gapapa. Cuma mau ngasih ini. Dari nyokap. Yaudah ya gue balik dul—"
"Gamau mampir? Mama lagi masak enak."
"Gak deh, makasih."
"Udah ayo ikut aja." Lalu jemari itu—yang sedikit hitam seksi, hanya sedikit, oke?—menarik pergelangan tangan sehun. "Ngomong-ngomong, baju tidur lo lucu." Setelah ini tolong ingatkan Sehun untuk membuang semua baju marsupilami-nya.
Hancur sudah. Hancur citra baik Sehun selama ini.
"Mamaaaaa! Ada anaknya tetangga sebelah nih anter kue." Lalu suara menyaut dari arah dapur. Sebenarnya agak risih, sih, duduk berdua dengan—
Eh tunggu, namanya siapa ya?
"Ah iya, gue Jongin. Mau panggil Jongin atau Kai terserah aja. Panggil sayang juga boleh. Hahaha." Sehun menambahkan satu daftar favorit pada buku diary-nya, yaitu senyum Jongin.
"Gue Sehun."
Mau manggil sayang boleh banget kok eheheheheh.
"Panggil aja Sehun."
"Sehun ya. Namanya lucu. Kayak orangnya."
Lalu acara makan yang direncanakan gagal total akibat Sehun mimisan.
.
.
.
Sengaja bikin pendek hehe cuma buat perkenalan. Kalo responnya bagus, besok sore gue post lanjutannya. Dan yang pasti lebih panjang. Gue juga sengaja bikin gak terlalu baku, soalnya ini juga ringan ceritanya. Cuma berisi kaihun moment. Gak ada konflik. Tolong ya responnya lanjut atau engga :)
