Tittle : You Changed My Life

Author : Kim Young Soo

Main Cast : Oh Sehun (Girl) , Kim Jongin

Other Cast :

SM Member

Disc : FF abal yang keluar begitu saja di otak seorang Kim Young Soo tanpa fotocopy punya author lain. And KAIHUN is my daddymommy xD.

Rating : T+

Genre : Romance, Drama, Hurt&Comfort

Warning : Crack Pair, Typo's, GS! Girl for Uke

.

.

Don't Like Don't Read. No Riview? Aku updete lama!

.

"Ugh.."

Sehun baru terjaga dari tidur nya akibat taruhan gila yang diberi kekasih baru nya. Hell yeah, Sehun tidak peduli. Bukan kah Jongin si culun sudah menjadi kekasih yeoja berandalan seperti dirinya? Bahkan mereka sudah berjanji dengan keptusan tadi malam.

Sehun bangkit dari tidur nya lalu turun dari ranjang Jongin, tidak sadar tubuhnya tidak berbalut sehelai benang pun. Dengan santai nya ia berdiri di depan kaca besar, melihat tubuh polos nya sudah banyak bercak merah disekitar tubuhnya.

"Shhh"

Sehun meringis ketika ia menekan salah satu tanda kiss mark di leher nya yang sangat kontras dari pada yang lain , lalu menyisir rambut brown nya yang terlihat acak-acakkan dengan jemari lentik nya. Tidak sadar jika sedari tadi Jongin tidak ada di dalam kamar.

Tepat saat Sehun berbalik dari kaca besar itu pun, Jongin membuka pintu dan masuk dari luar kamar yang sejajar dengan kaca besar dimana Sehun berdiri sakarang. Sehun yang sadar ia tidak menggunakan baju dengan reflek ia berteriak dengan kencang.

"AAAA! JONGIN PERGI KELUAR! KELUAR!"

Sehun dengan susah payah mencari sesuatu yang bisa menutupi tubuh polosnya, sedangkan Jongin dengan sigap menutup mata nya dengan kedua tangan nya dan sekali-sekali mengintip lalu berjalan cepat ke arah kamar mandi.

"YA! Sehunnie padahal aku sudah melihat tubuh mu yang sexy itu!" Teriak Jongin dari dalam kamar mandi

"YA! DIAM KAU BRENGSEK!"

Sehun dengan cepat memunggut dan memakai pakaian yang berserakan di dalam kamar Jongin. Bagaimana pun Sehun tetap malu dengan kejadian barusan walaupun mereka sudah menjadi sepasang kekasih atau nanti bisa saja mereka menikah. Tetap saja ia malu. Malah SANGAT!

Dari luar kamar mandi terdengar suara gemercik air yang mepertandakan Jongin sedang mandi. Sehun menatap jam yang weker yang terdapat di nakas milik Jongin. Jam 6 pagi? Gumam nya pelan. Sambil menunggu Jongin keluar dari kamar mandi lebih baik ia membersihkan ranjang berantakan milik Jongin.

Lima menit membersihkan ranjang Jongin yang sebelumnya berantakan, berbau sperma mereka akibat aktifitas semalam sekarang sudah bersih, sprai nya sudah diganti dan berbau harum.

"Benar-benar calon istri yang baik"

Jongin tiba-tiba memeluk Sehun dari belakang lalu menyesap aroma tubuh Sehun seperti bayi dan mengatakan ia calon istri yang baik mau tidak mau Sehun sekarang tersenyum lebar dan rona merah sekarang sudah menjalar di pipi nya.

"Awas aku ingin mandi. Orang belum mandi di peluk-peluk." Sehun mendorong pelan tubuh Jongin. Lalu memeletkan lidahnya ke arah Jongin, Jongin mencubit pipi Sehun gemas. "Arggh appo Jongin —Upss"

Dengan cepat Sehun berlari ke-arah kamar mandi sebelum Jongin menghukum dirinya yang mengatakan Jongin culun "Dasar Sehun berandalan" desis Jongin balik.

Di dalam kamar mandi Sehun menahan sakit yang tepat pada organ bawah nya. "Dasar Jongin! Seharusnya ia bertanggung jawab! Brengsek" Oke Sehun sepertinya belum bisa mengubah bahasa kasar nya yang sudah menjadi kebiasaan nya.

.

Sehun keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di tubuh ramping nya membuat lekukan tubuh Sehun sangat jelas, sesekali Sehun menekan bagian bawah nya yang masih sakit karena berlari tadi. Ugh...ini sangat sakit huhu. Batin Sehun miris

Di tempat tidur sudah ada baju seragam SOPA yeoja yang sangat rapih. Sehun menggunakan nya secara lambat karena you-know-lah bagian itu masih sakit. Terasa pas ditubuh nya, apa Jongin mengoleksi baju-baju yeoja di apartement nya?

Sehun segera keluar dari kamar apartement Jongin lalu menemukan Jongin yang sedang berada di dapur membuat sarapan, Jongin sangat rajin ternyata. "Ternyata kau bisa juga memasak" Nada bicara Sehun seperti mengejek diri Jongin yang sedang mencoba membuat sarapan.

"diamlah, dan duduk disana" perintah Jongin singkat, Sehun menurut lalu kaki nya melangkah ke meja makan, tapi ia duduk diatas meja dengan kaki yang menjuntai kebawah. Sehun tengah melihat Jongin yang seperti nya memasak pancake.

"Jongin kau menyimpan baju Sulli ya?" Nada bicara Sehun seperti cemburu, Jongin bahkan tersenyum kecil mendengar yeojanya sedang cemburu.

"iya, memang kenapa?" ujar Jongin sedikit menggoda Sehun yang mulai terlihat kesal. "Dasar tidak peka kau Jong!" bibir tipis nya dimajukan membuat Jongin mendengus geli.

CUP

"morning kiss" Jongin tersenyum manis kearah Sehun, rona merah sudah menjalar kepipi putih nya. Jongin sangat tampan dengan senyum manis nya saat ini. Tetapi Sehun masih saja memasang tampang kesal kearah Jongin padahal pipi nya sudah memerah sempurna.

"Yak! Apa-apan kau ini, aku lagi kesal kau tahu!" Tiba-tiba Jongin tertawa terbahak-bahak membuat Sehun semakin kesal, apa yang ditertawakan? Apa ia terlihat lucu? –memang. "Hahaha-DUK—Appo Sehunnie!"

Tawa Jongin berhenti saat Sehun menendang tulang kering nya keras, ingat Sehun masih berandalan tenaga nya kuat! Sedangkan Jongin terlihat mengelus-ngelus tulang kering nya yang sakit "Ya Sehunnie tanggung jawab!"

"Aniyo! Kau yang harus bertanggung jawab, aku tidak bisa berjalan normal hari ini kan gara-gara kau bermain kasar tadi malam!" Lagi-lagi pipi Sehun memerah setalah mengatakan kalimat terkutuk itu. Ia keceplosan.

"ohh, jadi kau butuh tanggung jawab?" Jongin segera bangkit lalu menggendong Sehun ala bridal style "Seperti inikah? Kau tahu itu baju kau sendiri Sehunnie" Jongin tersenyum menggoda kerah Sehun."Dasar breng—huh" Sehun benar-benar tidak bisa mengontrol dirinya saat ini.

.

Seperti hari-hari biasa Sehun selalu mendapatkan tatapan aneh saat ia berjalan di koridor di pagi hari seperti saat ini, keadaan seperti ini sangat-sangat biasa bagi Sehun setelah satu tahun belakang ini. Dibelakang nya sudah ada teman Sehun –Baekhyun Luhan.

"kau tahu Hunnie, Sulli kemarin hampir koma!" Ujar Luhan membuka percakapan di pagi hari saat mereka sudah berada di dalam kelas mereka.

"benarkah? Wah kenapa tidak koma saja!" Baekhyun juga ikut-ikutan saat perbincangan unik ini. Sehun hanya manatap tidak peracaya kepada kedua teman nya. "Benarkah?"

"Tentu saja, kita sudah banyak melukai seseorang dan hasil nya sangat puas hahaha..." perkataan Luhan membuat Baekhyun dan Sehun tertawa, memang betul mereka sudah banyak melukai seseorang dan pasti seseorang itu tidak masuk sekolah selama seminggu.

Mata Baekhyun menangkap sesuatu tanda di kulit leher Sehun yang membiru. Sehun lupa ia tidak memakai syal yang tadi sudah diberi Jongin.

"Sehunnie, kau melakukan nya dengan siapa kali ini?" Pertanyaan Baekhyun membuat tubuh Sehun menegang. Sehun tampak berpikir, tidak mungkin ia menyebutkan Jongin? Bisa-bisa teman nya tidak percaya.

"dengan...dengan... dengan Chanyeol!" Sehun tengah berdoa semoga Baekhyun ataupun Luhan tidak mecurigai gerak-gerik gelisah Sehun. "Chanyeol?" Tanya Baekhyun ingin meyakinkan lagi, Sehun mengangguk cepat.

Raut wajah Baekhyun berubah muram, badan nya terasa lemas ketika Sehun menjawab Chanyeol. Baekhyun sangat-sangat mengharapkan Chanyeol dari dulu, ternyata Sehun lebih dulu mendapatkan Chanyeol.

"Ya, Baekhyun-ah kau baik-baik saja?" tanya Luhan yang seperti nya melihat perubahan raut wajah Baekhyun. Sehun juga melihat Baekhyun yang lemas seketika dan ia menatap khawatir kepada Baekhyun. "Nan Gwencana"

'apa aku telah membuat kesalahan pada Baekhyun?' Batin Sehun panik.

.

Akhirnya Baekhyun dibawa ke UKS karena ia bilang sedang tidak enak badan. Sehun makin panik, kenapa Baekhyun teman yang sangat cerwet itu tiba-tiba menjadi pendiam dan menghindari dirinya? Seperti nya ia benar-benar membuat kesalahan fatal pada Baekhyun.

Sehun tengah berbicara dengan Luhan di markas belakang SOPA, tidak biasanya mereka berbicara ketika tidak ada Baekhyun. Pasti Luhan tahu tentang Baekhyun selama ini, kan mereka berdua sudah sejak kecil menjadi sahabat.

"Luhan-ah adakah Baekhyun menyembunyikan sesuatu dari ku selama ini?" Luhan tengah mencari akal, ia tidak ingin mengatakan pada Sehun. Ini hanya rahasia ia dan Baekhyun.

"Aniya. Ia hanya kelelahan Hunnie"

Sehun mengebrak meja yang berada di tengah mereka berdua "Katakan yang sejujur nya!" Sehun tidak suka saat teman-teman nya berbohong padanya. Badan Luhan tengah bergetar. Luhan menangis.

"Baekhyun dari kecil sangat mencintai Chanyeol, bahkan ia rela membongkar isi tabungan nya demi membeli coklat untuk Chanyeol, saat tadi kau mengatakan 'bermain' dengan Chanyeol tadi malam membuat Baekhyun tertekan. Bahkan...bahkan... ia tidak ingin menjadi sahabat kau lagi Sehun"

"Hiks...mianhe Sehunnie. Tapi kami sudah berjanji agar tidak memberitahukan pada siapapun, termasuk.. k-kau" Ujar Luhan di sela-sela tangisan nya. "mianhe mianhe"

"jadi aku ini apa? Kalian tidak menganggap ku sahabat kalian? Kau! Dan Baekhyun-" Sehun menjeda untuk menggambil nafas supaya emosi nya tidak meluap. "-BRENGSEK! KALIAN BRENGSEK!" Sehun berjalan ke-arah Luhan pelan

PLAK

Sehun menampar pipi kanan Luhan membuat pipi Luhan merah dan terasa panas

"kau tahu, aku sudah menganggap kalian kakak ku, tapi kenapa kalian sangat pelit membagi rahasia? Sudah cukup orang tua ku menyembunyikan rahasia kepada ku! Tapi kenapa? Aku phobia terhadap rahasia kau tahu bukan! Hiks"

Sehun mendudukan dirinya di lantai yang dingin, tidak peduli dengan sakit yang masih terasa di bawah tubuhnya. Ia merasa orang terbodoh, selalu di bodohi oleh permainan hidup. Takdir buruk selalu menghantui nya, ia tidak bisa hidup tenang.

"kau tahu, tadi itu aku hanya asal sebut nama. Yang melakukan nya bukan Chanyeol, tetapi Jongin! Kami melakukan nya semalam" Sehun mengatakan yang sejujur nya pada Luhan, ia tidak ingin sahabat yang menemani nya selama setahun ini pergi karena alasan sepele

Luhan terdiam saat Sehun mengatakan ia 'bermain' dengan Jongin "dan kami sudah menjadi sepasang kekasih" Luhan membulatkan matanya, ia benar-benar tidak percaya. Sekarang ini yang salah bukan Sehun atupun Baekhyun dan Luhan bukan?

.

Pada hari yang sama Luhan menjelaskan kepada Baekhyun bahwa ia salah paham. Dan esok nya mereka kembali bersama seperti tidak ada masalah sebelum nya. Yang sangat tertekan disini mereka ber-3. Bahkan Bakhyun dan Luhan sempat tidak percaya bahwa Sehun berpacaran dengan Jongin.

Bagaimana dengan Sulli?

Sulli sekarang tengah dirawat di rumah sakit Internasional Seoul, sebenarnya ia sudah sadar saat beberapa jam yang lalu. Tapi ia segan membuka mata karena sejak kemarin Jongin sang tunangan tidak juga menjenguknya. Hal ini sudah biasa bagi Sulli

"Seperti sebelum nya tidak ada yang special" Gumam Sulli yang tidak dapat terdengar dengan orang sekitar yang terdapat Nyonya Choi dan Nyonya Kim.

Tiba-tiba sekilas banyangan kejadian lusa kemarin terlintas, membuat Sulli mengempalkan tangan nya yang terdapat selang infus.

"Sehun Jalang"

.x.

Jongin mengusapkan wajah nya kasar, sudah empat hari ini Sulli berada dirumah sakit dan sudah dua hari ini ia disuruh menjenguk Sulli. Bahkan Orang tua Jongin menyeretnya paksa kesini. Membuatnya mati kebosanan di dalam ruangan kamar kelas VIP ini.

Jongin sangat merindukan kekasih nya yang sedang berada di markas nya-mungkin. Sehun sangat hobi sekali pergi ke markas malam-malam begini. Tetapi Jongin senang ketika Sehun hendak pergi keluar rumah ia selalu menghubungi Jongin.

"Sehun...Sehun...Sehun.." Gumam Jongin luamyan keras, membuat Sulli yang berpura-pura tidur merasa hati nya sakit dipermainkan oleh Jongin. Jadi selama dua hari ini Jongin pergi dengan Sehun? Pikir Sulli.

"Ah.. Sehunnie chagia aku gila karena mu hahaha" Sulli benar-benar menitikkan air mata nya saat ini, ia menangis dalam diam tapa Jongin sadari. Ia tidak bisa berbuat diam setelah ia sehat.

"Tunggu saja pembalasan ku Sehun jalang!"

.

.

To be Continue.

Haii aku post nih ff absurd chapter 2 yang nunggu mana? Udah 5 bulan gak ada di post-post hehehe mianhe, ngak minat nulis ff ini sih karena typo fatal tuh! Maaf chapter ini pada gak feel bacanya, alur nya gak bagus, maaf ne?

Gimana? Ada yang nunggu kah? Ada yang masih minat kah? Chapter sebelum nya itu memang typo guys yang seharusnya 'breast' malah disana diketik 'breath' biasalah anak kecil. Gara-gara aku ngak tauu yaa jadinya dibiarin aja tuh typo -_-

Oke terima kasih banyak kepada VIEWERS, READ, FOLLOW, FAVORITE DAN RIVIEW ! saya senang banget yang View wkwk walaupun review nya benar-benar gak seimbang sama view nya TAT gak apa deh. Besok ini gak boleh ya? Hahaha

Balasan review review yang ndak longin :

Imoyu : iya chingu itu typo xD. Gomawo for RnR

Guest : wkwk makasih xD iya itu memang typo -_- gomawo for RnR

3K121418 : iya jongin suka sama sehun. iya itu typo-_- gomawo untuk koreksinya :D

Lulu Auren : aku gak rela jongin sama sehun , makanya dibuaat sperti ini. Gomawo for RnR

xxx : aku juga gak mau si sehun jadi beginian, tapi cari cerita yanglain jadinya jadi berandalan. Gomawo for RnR :D

jung oh jung : iya ini udah dilanjut gomawo for review.

Big thanks for:

Kaihunhan;Kimstars;Guest;mrblackJ;gwansim84;blackforwhite;3K121418;Guest; Leelys Chie Cassiopeia;yehetmania; .37604;Lulu Auren;KaiHunnieEXO;xxx;jung oh jung;imoyu;LKCT94;Chocolate Bubbletea;Ayupadma28;shinshin99SM; ; ; ;zakurafrezee;xohunna;YoungchanBiased;yoyoye;windywiwi;mamamioZumi;urikaihun;volturin6;daddykaimommysehun;Michelle Jung;bellasung21.

Follow my ig syalwaafnan

Follow my twitter SylwaAfnan

Add my facebook Syalwa Lokets