Makasih ya Aorinchan, aku senang menerima review, habis aku kan masih pemula :3

Tentang kritikannya, aku akan mengubahnya lagi, siip deh, reviewnya 'berguna' kok ^^


Chapter 7 (Kagami's Death)

"Apakah kamu sudah tidak apa-apa?" tanya Momoi

"Iya, aku sudah tidak apa-apa" jawabmu

"Kalau begitu, siap-siap untuk ketempat guru dan murid-murid lainnya" kata Momoi sambil melangkah pergi ke kamar mandi

"Baiklah" katamu

Setelah kamu selesai bersiap-siap, lalu kamu dan Momoi pergi ketempat guru dan murid-murid, sesampai disana, guru menanyakan kabar kamu, dan kamu hanya menjawab tidak apa-apa, setelah itu kamu pergi ketempat kelompokmu berada, disana kamu melihat Kuroko dan anggota Kiseki no Sedai yang lainnya

"Pagi, Kuroko-kun, apakah kamu sudah baik-baik saja?" tanyamu

"Pagi, aku sudah baik-baik saja, maaf telah membuatmu khawatir, oh iya, apakah kamu baik-baik saja?" tanya Kuroko

"Aku juga baik-baik saja" jawabmu

"Oke, karena kalian sudah baik-baik saja, sekarang kita makan dulu, setelah itu, kita pergi ke pantai" kata Momoi semangat

"Oke..." jawab anggota kelompokmu

Setelah selesai makan, kamu dan kelompokmu bersiap-siap untuk pergi ke pantai, Momoi menggunakan baju renangnya, sementara kamu nggak, kamu tidak berniat untuk mandi di pantai, karena kamu tidak ikut mandi, kamu memutuskan untuk kembali ke kamar kamu, ditengah perjalanan kamu merasakan ada yang memperhatikan kamu, dan kamu sudah tau siapa yang memperhatikan kamu

"Keluarlah Kagami, aku sudah tau jika kau memperhatikan aku" katamu

Kagami pun keluar dari tempat persembunyiannya

"Kenapa kau masih mengikuti aku sih, aku sudah bilang jika aku bukanlah orang yang kau cari" katamu kesal

"Sudah kuduga, kau memang orang yang aku cari, kau bahkan bisa tau apa alasan aku mengikuti kamu" kata Kagami yang semakin curiga

"Argh, kau membuatku kesal, pergilah, aku sudah mengatakan berkali-kali bukan, aku bukanlah orang yang kau cari, pergilah" katamu sambil melihat kagami dengan tatapan membunuh kamu

"Menakutkan, kau jadi semakin aku curigai, baiklah, aku pergi dulu" kata Kagami takut

"Pergilah, jangan kembali lagi, sialan" katamu marah, "jika aku terus terbawa emosi seperti ini, bisa-bisa rahasiaku terbongkar, untuk selanjutnya aku harus berhati-hati" batinmu

Dan akhirnya kamu melanjutkan perjalanan ke kamar kamu, sesampai dikamar, kamu memilih mandi, dan akhirnya kamu tertidur, saat tidur kamu bermimpi Kuroko (ehm) disandera oleh Kagami, kamu mengetahui itu karena Kagami mengirimkan foto Kuroko ke handphone kamu (ehm), dengan tangan diborgol, kakinya juga diborgol, dan Kuroko dalam keadaan tidak sadar, setelah itu, kamu terbangun dari mimpi kamu, dengan air mata di pipi kamu, karena kamu ingin tau akan keadaan Kuroko, kamu memilih untuk ke kamar Kuroko untuk memastikan keadaan Kuroko, saat itu hari masih siang, di kamar Kuroko tidak ada siapa-siapa, dan kamu mulai cemas, tapi karena hari masih siang kamu tidak berpikiran terlalu negatif, dan kamu memilih untuk menanyakan Kuroko kepada anggota Kiseki no Sedai, saat kamu berbalik badan-

"Aduh" katamu setelah menabrak seseorang

Kamu melihat kepada orang yang menabrak kamu tadi, ternyata orang yang menabrak kamu tadi adalah Kuroko, kamu lega, ternyata Kuroko masih baik-baik saja

"Kenapa kamu ada disini?" tanya Kuroko curiga

"Oh, Tidak ada apa-apa, aku pergi dulu ya" jawabmu gugup

Saat kamu ingin pergi tiba-tiba kamu merasakan tangan kuroko menarik kamu dan mendorong kamu ke dinding, kamu terkejut

"Ku-Kuroko-kun, ada apa?" katamu terkejut dan memerah

"Temani aku disini sebentar saja, kumohon" kata Kuroko

"Ba-Baiklah, emangnya kenapa tiba-tiba kamu ingin aku mene-" sebelum kamu sempat melanjutkan kata-kata, kamu melihat Kuroko telah tertidur

Kamu memilih untuk membawa kuroko ke dalam kamar, saat itu kamu merasakan jika badan Kuroko panas, kamu merawat kuroko, saat hari sudah mulai malam, anggota Kiseki no Sedai belum ada yang kembali, karena cemas dengan anggota Kiseki no Sedai yang lain, jadi kamu memutuskan untuk pergi mencari mereka, dan kamu menemukan mereka di pantai, mereka masih bersiap-siap untuk kembali ke kamar, dan kamu memutuskan untuk kembali ke tempat Kuroko, saat sampai di kamar Kuroko, kamu mencium bau aneh, dan kamu langsung menutup hidung kamu, dan kamu tidak melihat Kuroko di kamarnya, kamu mulai cemas sampai tiba-tiba-

BZZZZ

Handphone kamu bergetar dan kamu melihat ada pesan dari nomor tidak dikenal, dan kamu melihat isinya-

KUROKO!

Kuroko di foto itu sama persis seperti kuroko yang ada di mimpi mu, karena terkejut kamu bernafas dan menghirup bau aneh itu, kamu sedikit terganggu karena bau itu, tapi karena kamu memiliki suatu 'kekuatan' kamu tidak pingsan, dan kamu mengatakan kepada Akashi dengan menggunakan handphone kamu "Jangan kembali ke kamar, Akashi-kun" dan Akashi mengatakan kepada teman-temannya untuk tidak kembali ke kamar, setelah itu kamu memutuskan untuk berpura-pura pingsan, karena kamu yakin Kagami akan kembali untuk melihat kamu

Dan benar saja, setelah 10 menit setelah itu, Kagami kembali dan melihat kamu pingsan atau lebih tepatnya pura-pura pingsan, tapi Kagami tidak tau jika kamu pura-pura pingsan dan Kagami mengatakan

"Heh, ternyata dia memang bukan orang yang aku cari, jika dia yang aku cari tentu saja dia tidak akan terpengaruh oleh bau ini, bagaimana pun, Kuroko tidak akan aku lepaskan, jika kau ingin mengambil Kuroko, pergilah ke jalan Kirisaki Dai Ichi, aku akan menunggu kamu disitu, argh, kenapa aku berbicara sendiri, orang ini kan sudah pingsan, aduh, bodohnya aku" setelah mengatakan itu, Kagami pun pergi

Kamu berpikir, apakah baik jika kamu bertarung dengan Kagami disini, dan setelah banyak pertimbangan, kamu memilih untuk tidak bertarung disini, tapi kamu akan mengambil Kuroko di jalan Kirisaki Dai Ichi, "Tunggu aku, Kuroko-kun, aku akan menyelamatkan mu" batinmu

Setelah Kagami pergi jauh dari kamar itu, kamu pun berdiri dan pergi ketempat anggota Kiseki no Sedai berada, dan saat itu kamu bertemu dengan anggota Kiseki no Sedai, Akashi bertanya kepada kamu, apakah dia sudah bisa ke kamar, kamu mengangguk, tapi, anggota Kiseki no Sedai (Kise) mendengarkannya

"Kenapa Akashicchi mengatakan 'bolehkah kami ke kamar sekarang?' padahal dari tadi Akashicchi belum ada bertemu dengan dia-ssu" kata Kise sambil menunjuk kamu

"Kami berbicara lewat handphone, Ryouta" jawab Akashi

"Oh begitu-ssu, lalu kenapa tadi kami tidak boleh ke kamar-ssu" tanya Kise lagi

"Tadi dikamar ada kecoa, jadi aku pikir aku harus membersihkan kamar kalian" jawabmu bohong

"Oh begitu-ssu" kata Kise dengan polosnya

Akashi tau jika kamu berbohong, saat dalam perjalanan, Akashi memerintahkan semua anggota kelompoknya duluan, kecuali kamu, kamu hanya bisa mengikuti perkataan Akashi, saat di tengah perjalanan...

"Akashi-kun, kenapa kamu mengajak aku kesi—" sebelum kamu sempat berkata-kata, tiba-tiba Akashi mendorong kamu ke dinding, kamu spontan terkejut atas perlakuan akashi

"Apa yang kamu lakukan Akashi-kun?" tanyamu terkejut

"Katakan yang sejujurnya, kenapa kamu melarang kami kembali ke kamar kami?" tanya Akashi

"Apa maksudmu? Aku sudah mengatakannya tadi" jawabmu sambil terus menyembunyikan yang sebenarnya, lalu tiba-tiba Akashi menyondongkan guntingnya ke leher kamu

"Jawab dengan jujur" kata Akashi marah

"Bb-Baiklah, tt-tapi jj-jauhkan gg-guntingmu dd-dari ll-leherku" katamu ketakutan

Akashi menjauhkan guntingnya dari leher kamu, dan kamu lega.

"Huft, jadi begini, awalnya aku menjaga kuroko, karena kuroko sedang sakit, tapi karena kalian belum kembali, aku memutuskan untuk pergi melihat kalian, saat itu aku melihat kalian masih bersiap-siap, lalu aku kembali ke kamar dimana Kuroko berada, tiba-tiba aku mencium bau aneh, dan aku tidak melihat Kuroko di kamarnya, aku mulai cemas sampai tiba-tiba, Handphone aku bergetar dan aku melihat ada pesan dari nomor tidak dikenal, dan aku melihat isinya "(kamu melihatkan isi pesan tersebut kepada akashi)" lalu aku mengatakan kepada kamu untuk tidak kembali ke kamar, setelah itu aku memutuskan untuk berpura-pura pingsan, karena aku yakin Kagami akan kembali untuk melihat aku, dan setelah 10 menit, Kagami kembali dan melihat aku pingsan atau lebih tepatnya pura-pura pingsan, tapi Kagami tidak tau jika aku pura-pura pingsan dan Kagami mengatakan 'jika kau ingin mengambil Kuroko, pergilah ke jalan Kirisaki Dai Ichi, aku akan menunggu kamu disitu' setelah mengatakan itu, Kagami pun pergi" jelasmu panjang lebar

"Oh jadi begitu, kenapa kamu tidak mengatakan yang sejujurnya kepada mereka?" tanya Akashi yang sepertinya emosinya sudah mereda

"Aku tidak mau menyusahkan kalian semua, lagi pula, orang yang dia cari adalah aku, jadi kamu tidak perlu repot-repot untuk menyelamatkan Kuro-" lagi-lagi perkataan kamu terhenti karena Akashi tiba-tiba melempar gunting kepada kamu, tapi kamu sempat menghindar jadi kamu tidak kena

"Apa maksud kamu melempari aku gunting seperti itu?" katamu terkejut

"Hee, aku terkejut kamu bisa menghindarinya, aku hanya iseng, tapi aku masih heran, kenapa Kagami itu mengincar kamu? Kenapa kamu bisa merasakan kehadiran Kuroko? Dan kenapa kamu bisa menghindari gunting aku tadi? Padahal seharusnya kamu tidak bisa menghindar, karena tadi kamu tidak tau jika aku akan melempari kamu dengan gunting, tapi biarlah, tadi dia bilang dia akan menunggu kamu di jalan Kirisaki Dai Ichi, kalau begitu, aku perintahkan kamu untuk pergi bersama aku, Mengerti?" kata Akashi dengan irama memerintahnya

"Tapi, ini tidak ada hubungannya dengan kamu" kamu mencoba menolak Akashi ikut dengan kamu karena Akashi bisa tau tentang kekuatanmu

"Ini ada hubungannya dengan aku, dia telah menculik anggota Kiseki no Sedai, jadi dia mencari masalah dengan aku" kata Akashi

"Kalau begitu, terserahlah" katamu pasrah

Keesokan harinya, kamu dan Akashi izin dari outing itu, guru mengizinkannya, tapi guru tidak tau apa alasannya kamu dan Akashi izin

Kamu dan Akashi pergi ke jalan Kirisaki Dai Ichi, tapi hanya kamu yang berjalan, sementara Akashi bersembunyi, lalu kamu melihat Kagami dan mengatakan "Dimana Kuroko-kun?" katamu sambil membentak Kagami

"Baru datang langsung membentak, kau pikir kau siapa, hah" kata Kagami marah

"Terserahlah, aku bertanya, dimana Kuroko-kun?" tanyamu marah

"Dia ada di dalam sini, tapi jika kau ingin dia kembali, maka tunjukkan kekuatan kamu kepada aku" kata Kagami memerintahmu

"Kekuatan apa yang kamu maksud? Aku tidak memiliki kekuatan yang kamu inginkan" katamu bohong

"Sudah kuduga, tapi, jika kau tidak mau memperlihatkan kekuatan kamu kepada aku, maka aku akan membunuhnya, tapi dengan cara pelan-pelan, yaitu dengan melukainya menggunakan ini" kata Kagami sambil mengeluarkan pisaunya

Kamu tidak bisa mengeluarkan kekuatan kamu karena ada Akashi yang memperhatikan kamu, kamu menggerutu "Sudah kuduga, seharusnya Akashi-kun tidak ikut bersama aku, jika dia tidak ikut aku bisa menolong kuroko dengan cepat" karena kamu tidak bisa melakukan apa-apa, kamu memilih untuk diam saja.

"Ayolah, aku keburu membunuh kuroko lho" kata Kagami

"Ad-duh, sa-sakit" kata Kuroko kesakitan

Kamu ingin menolong kuroko tapi kamu tidak bisa karena takut rahasia kamu terbongkar, sementara itu kagami terus-terusan melukai Kuroko, saat Akashi berada di puncak kemarahannya, dia pun keluar dari tempat persembunyiannya, dan ingin melawan Kagami, tapi, Kagami bilang "Jika kau mengganggu, aku akan membunuh Kuroko sekarang" itu membuat Akashi tidak bisa melakukan apa-apa.

Kagami terus-menerus melukai Kuroko, Kuroko kesakitan, dan saat kamu tidak bisa menahannya lagi, kamu sangat marah, dan akhirnya kekuatan yang kamu tahan selama ini pun keluar, kamu mulai lepas kendali atas dirimu, dan kamu sangat ingin membunuh Kagami, saat itulah, ramalan Kagami menjadi kenyataan, ramalan kagami mengatakan

"Kamu akan dibunuh oleh seseorang yang memiliki ciri-ciri : bertemu dengan Kuroko, dia akan langsung mengetahui jika Kuroko berada disitu, memiliki kekuatan, dia mengetahuinya, tapi dia selalu berbohong, jika dia ditanya soal dia memiliki kekuatan oleh Kuroko, dia akan gugup"

Akhirnya Kagami terbunuh ditanganmu, dan saat kamu sudah mulai mendapatkan kendali atas dirimu, kamu melihat Kuroko yang sedang memperhatikan kamu dengan ekspresi terkejut dan takutnya.

Setelah itu kamu melihat ke arah Akashi, ekspresinya hampir sama dengan kuroko, tapi karena dia bisa menyembunyikan perasaannya jadi ekspresinya tidak terlalu jelas, tapi kamu bisa melihat dengan jelas bagaimana ekspresinya saat itu.

Lalu kamu mulai berjalan mendekati Kuroko, Kuroko takut saat kamu berjalan mendekatinya, tapi kamu hanya melepaskan borgol yang mengikat tangan Kuroko, dan kamu juga melepaskan borgol yang mengikat kaki kuroko, setelah itu kamu berbisik kepada kuroko, lalu kamu pergi dari sana dan kamu berjalan ke sungai dan membersihkan badan kamu (eh, maksudnya bukan mandi) dari darah bekas bertarung melawan Kagami tadi

Lalu kamu kembali ke kamar kamu dan mengambil semua barang-barang kamu, kamu meninggalkan surat untuk Momoi untuk mengatakan kepada guru untuk mengizinkan kamu dari acara outing, dengan alasan kamu tidak enak badan.

Kamu memilih untuk pulang ke rumah, setelah sampai dirumah kamu tidur-tiduran tapi tidak bisa tidur karena kejadian tadi, outing akan berlangsung selama 2 hari lagi, jadi kamu bisa istirahat dalam 2 hari itu

Keesokan harinya...

Kamu pergi ke sekolah dengan normal, tapi kali ini kamu tidak pergi menemui Kuroko, tapi langsung ke kelas, sesampai di kelas, kamu melihat kuroko, tapi kamu langsung melengah karena takut kuroko akan takut ketika melihat kamu.

Saat itu juga, guru masuk ke dalam kelas kamu, dan kamu belajar tapi dengan suasana hati yang kurang nyaman.

Saat pulang sekolah...

Kamu langsung berdiri dan melangkah keluar, saat sudah mulai menjauh dari sekolah, tiba-tiba seseorang menangkap kamu dari belakang, dan membawa kamu ke tempat yang lumayan jauh dari sekolah, kamu tidak bisa menggunakan kekuatan kamu atau lebih tepatnya tidak mau menggunakan kekuatan kamu, karena kamu teringat ekspresi Kuroko saat melihat kamu menggunakan kekuatan kamu, dan saat itu kamu menangis...


Saat sampai di suatu gedung

"Oi, aku sudah membawanya kesini" kata orang itu

"Kerja bagus, Hanamiya" jawab seseorang yang merupakan teman dari orang itu

"Kenapa kamu menginginkan dia, Haizaki?" tanya Hanamiya

"Kenapa kamu masih bertanya?" tanya Haizaki sambil mengambil kamu dari tangan Hanamiya "Tentu saja karena aku ingin mengambil informasi dari dia" kata Haizaki sambil menarik rambutmu

Kamu kesakitan, tapi kamu tidak bisa melakukan apa-apa, lebih tepatnya kamu tidak mau berbuat apa-apa

Tiba-tiba Akashi datang sambil mengatakan "Baiklah, cukup sampai disana"

"Akashi-kun" katamu terkejut

"Kenapa kau ada disini?" kata Haizaki takut

"Tentu saja untuk menyelamatkan dia" jawab Akashi sambil menunjuk kamu

"Oh, jadi begitu, boleh, tapi lawan dulu semua anak buah aku" kata Haizaki sambil memanggil semua anak buahnya dan semua anak buah Haizaki datang

"Semuanya, serang dia! Jangan biarkan dia berhasil menyelamatkan orang ini" perintah Haizaki pada anak buahnya

"Ya!" jawab anak buah haizaki semangat

Setelah itu Haizaki dan kamu pun pergi ke dalam ruangan kosong, dia menanyakan banyak hal tentang Kiseki no Sedai, tapi kamu diam saja, akhirnya dia muak dan mengatakan "Kau benar-benar menyebalkan" lalu Akashi datang dan melawan Haizaki, kamu terharu karena akashi menyelamatkan kamu dan kamu pingsan

Setelah kamu terbangun...

"Kamu sudah sadar?" kata Akashi yang terlihat sedikit lega

Kamu mengangguk

"Kenapa kamu tadi tidak berusaha menyelamatkan dirimu? Kamu memiliki kekuatan itu bukan?" tanya Akashi

"Aku...Aku tidak mau menggunakan kekuatan itu lagi" jawabmu takut

"Kenapa? Kamu seharusnya bisa selamat dengan mudah jika menggunakan kekuatan itu" tanya Akashi lagi

Kali ini kamu tidak menjawab

"Sudahlah, yang penting sekarang kamu sudah selamat" kata Akashi

"Akashi-kun, aku ingin bertanya" katamu, tapi kamu takut Akashi marah

"Apa?" tanya Akashi

"Kenapa kamu menyelamatkan aku, padahal seharusnya kamu tidak menyelamatkan aku" katamu yang mulai was-was

"Karena ini permintaan Kuroko" jawabnya jujur

"Kenapa Kuroko? Tapi waktu itu.." kamu tidak mau mengatakannya, hari itu sangat melukai perasaanmu

"Aku juga tidak mengerti, lebih baik kamu tanya saja kepada orangnya besok" jawab Akashi

"Iya" katamu pasrah

"Baiklah, sekarang aku akan mengantarkan kamu pulang" ujar Akashi

"Iya" katamu

Setelah itu Akashi mengantarkan kamu pulang, sesampai dirumah...

"Terima Kasih, Akashi-kun, telah menyelamatkan aku dan telah mengantarkan aku pulang" katamu sambil tersenyum

"Iya, terima kasih kembali" kata Akashi sambil senyum

"Apakah kamu ingin masuk dulu?" ajakmu

"Tidak, terima kasih, tapi aku harus pulang sebelum hari gelap" kata Akashi

"Baiklah kalau begitu, sampai jumpa" ujarmu

"Sampai jumpa" ujar Akashi

Lalu akashi pergi pulang...

Keesokan harinya, saat kamu hampir sampai di sekolah, kamu melihat Kuroko, tapi kamu ragu untuk menemuinya, Kuroko mengetahuinya, dan pergi mendekati kamu

"Pagi" sapa Kuroko

"Pa-pagi" sapamu gugup

"Ada apa? Kenapa hari ini kamu aneh sekali?" kata Kuroko dengan irama menggoda

"Siapa yang aneh? Kuroko-kun jahat" katamu sambil memerah

"Lalu kenapa kamu malu-malu begitu?" tanya Kuroko

"Kuroko-kun, kenapa kamu meminta Akashi-kun untuk menyelamatkan aku?" katamu mengalihkan pembicaraan

"Menyelamatkan kamu?" tanya Kuroko yang berusaha mengelak

"Iya, tidak usah berbohong kepada aku, Kuroko-kun, Akashi-kun mengatakannya kepada aku kemarin, kenapa kamu masih ingin berbicara kepadaku? Padahal waktu itu kamu takut ketika aku mendekati kamu, kenapa?" katamu yang hampir mengeluarkan air mata

"Waktu itu aku memang takut, tapi aku tidak takut lagi ketika kamu membisikan "jangan khawatir, aku tidak akan melukai kamu" kalau tentang menyelamatkan kamu itu, karena aku melihat kamu diculik oleh mereka, tidak mungkin aku membiarkan teman aku diculik di depan mataku, lalu aku memutuskan untuk memberi tahu Akashi-kun, awalnya dia tidak mau, tapi aku terus membujuknya, dan akhirnya Akashi-kun mau" jelas kuroko

"Oh, begitu, syukurlah kamu masih ingin berteman dengan aku, tapi sebaiknya kita cepat ke kelas, bel sudah berbunyi" ajakmu sambil tersenyum

"Iya" kata Kuroko

Lalu kamu dan Kuroko sampai di kelas, dan kalian belajar seperti biasa

Saat pulang sekolah...

"Kuroko-kun" panggilmu

"Ada apa?" tanya Kuroko

Kamu melamun

"Oooi" kata Kuroko sambil melambaikan tangan ke depan wajah mu

"Kuroko-kun, kamu ngapain?" tanyamu terkejut

"Habis, kamu lagi ngobrol tapi malah melamun, sekarang kamu malah nanya, tadi kamu ngapain manggil aku?" tanya Kuroko bingung

"Oh iya" katamu malu "aku tadi mau nanya, bisakah kita pulang bersama?" tanyamu

"Maaf ya, aku ada latihan basket hari ini, jadi aku tidak bisa menemani kamu" kata Kuroko

"Oh, begitu, kalau begitu aku pulang dulu ya, sampai jumpa" katamu kecewa, tapi kamu tetap pergi pulang

"Sampai jumpa" kata Kuroko

Setelah kamu pergi, Kuroko bersiap-siap untuk latihan...

Keesokan harinya...

"Pagi, Kuroko-kun" sapamu

"Pagi" sapa Kuroko

Kamu langsung duduk ke tempat duduk kamu dengan lesu

"Ada apa? Kenapa kamu lesu?" tanya Kuroko

"Tidak ada apa-apa" jawabmu

"Oh, begitukah" kata Kuroko

Guru masuk ke kelas kamu sambil membawa murid baru, murid baru itu memperkenalkan dirinya, dia bernama Riko, setelah dia memperkenalkan diri, guru memerintahkan Riko duduk

Kamu bergumam "Perasaan aku mengatakan jika aku mengenal Riko ini,tapi aku tidak bisa mengingatnya" katamu sambil mencoba mengingat-ingat Riko

"Nah anak-anak, sekarang kita mulai belajarnya, keluarkan buku kalian" kata guru itu

"Baik bu" jawab murid-murid

Lalu kamu belajar seperti biasa

Saat istirahat...

"Hai" sapa Riko sambil tersenyum

"Hai, ada apa?" tanyamu

"Uhm, itu, karena aku anak baru disini, maukah kamu mengajak aku keliling-keliling sekolah?" tanyanya sambil tersenyum

"Tidak apa-apa, kita pergi sekarang?" tanyamu

"Iya" jawabnya

"Baiklah, ayo kita pergi" jawabmu

Kamu dan Riko pergi jalan-jalan di sekitar sekolah

"Hahah, aku teringat ketika pertama kali ke sekolah ini, aku juga minta berkeliling-keliling sekolah dengan orang lain" kamu mengingat saat kamu pergi dengan Kuroko dulu

"Jadi, kamu juga murid pindahan?" tanya Riko

"Iya" jawabmu

"Kamu pergi berkeliling sekolah dengan siapa?" tanyanya lagi

"Dengan seseorang yang duduk di sebelah aku itu" katamu memerah

"Laki-laki yang berambut biru muda itu?" tanya Riko lagi

"Eh, oh, iya" jawabmu semakin memerah

"Wajah kamu memerah, apakah kamu baik-baik saja?" tanya Riko sambil menggodamu

"Me-merah? Tidak mungkin" katamu malu

"Ternyata benar, apakah aku harus membawa kamu ke UKS atau aku harus mengatakan kepadanya?" katanya semakin menggodamu

"Tidak, jangan" katamu semakin malu

"Kalau begitu..." katanya sambil berpikir "baiklah" katanya lagi

"Terima kasih" katamu lega

"Iya, terima kasih kembali" kata Riko

"Mari kita ke kelas sekarang" ajakmu

"Iya" jawab Riko

Setelah itu kamu dan Riko kembali ke kelas

Sepulang sekolah...

"Kuroko-kun" panggilmu

"Ada apa?" tanya Kuroko

"Maukah kamu pulang bersama aku?" tanyamu

"Oh, itu, aku tidak bisa, aku ada janji nanti dengan Akashi-kun untuk menemuinya di kafe dekat taman" ujar Kuroko

"Oh, baiklah kalau begitu, aku pulang dulu" katamu pamit

"Sampai jumpa" kata Kuroko

Setelah kamu pergi, Kuroko pergi ke tempat Akashi, kamu ingin pergi ke tepat Kuroko dan Akashi, sesampai di rumah kamu tetap ingin pergi ke tempat Kuroko dan Akashi, akhirnya kamu pergi, tapi sesampai disitu, kamu mendengar Kuroko mengatakan dia membenci kamu, lalu kamu spontan membuka pintu dengan sangat keras, lalu kamu tersenyum sedih dan mengatakan "Jadi, itu sebenarnya perasaanmu kepada aku, Kuroko-kun" dan berlari keluar dari kafe, Kuroko terkejut karena kamu telah mendengar dia, kuroko mengejar kamu dan mengatakan "Tunggu, kamu salah paham, bukan itu yang aku maksud, tolong dengarkan aku dulu, berhentilah dan aku akan menjelaskan semuan-"

"KUROKO-KUN, AWAS" teriakmu

TIIIIT-

Duarr (eh kok jadi bunyi ledakan?)

"Kuroko-kun, bertahanlah Kuroko-kun, Kuroko-kun" katamu sambil menangis

"Kuroko-kun, kumohon, bertahanlah" katamu yang semakin menangis

Ambulan datang untuk membawa Kuroko ke rumah sakit terdekat

Kamu menunggu kabar dari dokter tentang Kuroko dengan gelisah, setelah lama menunggu, akhirnya dokter keluar...

"Apakah kamu temannya saudara Kuroko-san?" tanya dokter itu

"Iya dokter" jawabmu


"Kami sudah berusaha semampu kami untuk mengobati saudara Kuroko-san, tapi, maaf, setengah ingatan Kuroko-san hilang, saya tidak tau apakah Kuroko-san masih mengingat anda, cobalah masuk dan temui Kuroko-san" saran dokter tersebut

Setelah itu kamu masuk ke dalam ruangan dimana Kuroko di rawat

"Kuroko-kun" panggilmu

"Ya, ada apa?" tanyanya

"Apakah kamu ingat tentang diriku?" tanyamu sedih

"Tunggu sebentar...Oh aku ingat, kamu murid baru yang duduk di sebelah aku, kamu meminta aku untuk mengajak kamu keliling sekolah, tempat tinggal kamu searah dengan rumah ku dan juga..." entah kenapa, Kuroko tiba-tiba berhenti

"Dan juga apa?" tanyamu penasaran

"Tidak ada" kata Kuroko

"Apakah ada yang kamu ingat lagi?" tanyamu

"Tidak, memangnya ada lagi?" tanya Kuroko

"Oh, tidak ada" jawabmu

Kamu senang kuroko tidak ingat kamu memiliki kekuatan supranatural, kamu membunuh kagami dan Kuroko tertabrak mobil karena mengejar kamu, jika dia ingat, Kuroko tidak mau berteman lagi dengan kamu, itu (hanya) pemikiran kamu

"Kuroko-kun sebaiknya beristirahat, aku akan menemani kamu disini" ujarmu

"Iya, terima kasih" kata Kuroko sambil bergegas tidur

Setelah kuroko tertidur, Akashi datang

"KENAPA KAMU DISINI?!, APAKAH KAMU TIDAK TAU, KAMULAH PENYEBAB KUROKO MENGALAMI INI?!" kata Akashi sambil membentak

"Iya, aku tau, tapi jangan berisik, nanti Kuroko-kun bangun" katamu marah

"Ayo, tapi aku melakukan ini demi Kuroko, bukan demi kamu" katanya sambil mengecilkan suaranya

"Terserah, sekarang kita pergi dari kamar ini" ajakmu

Lalu kamu dan Akashi pergi ke taman di lantai satu

"BAGAIMANA KEADAAN KUROKO?" tanyanya sambil membentak

"Kamu seharusnya bicara baik-baik, apakah kamu pikir orang-orang disini tidak terganggu oleh suara kamu yang keras itu" katamu kesal

"Baiklah, tapi jangan berani memberi aku perintah, dasar" kata Akashi sambil menenangkan diri

"Kalau begitu kan lebih baik, jadi apa yang akan kamu tanyakan?" tanyamu

"Bagaimana keadaan Kuroko?" tanyanya

"Kuroko-kun terluka parah, tapi untungnya berhasil diselamatkan, sayangnya dia kehilangan sebagian ingatannya" ujarmu sambil sedih

"Kalau begitu, apakah dia mengingat kamu?" tanyanya

"Dia mengingat aku, tapi dia tidak ingat aku memiliki kekuatan 'itu' dan kejadian aku membunuh kagami" katamu sedikit senang, tapi Akashi tidak mengetahuinya

"Oh, jadi begitu, nah, apakah dia mengingatku?" tanyanya

"Aku tidak tau" jawabmu

"Aku ingin tau, apakah dia mengingat kaptennya ini" katanya sambil membanggakan diri

"Sepertinya dia mengingat kamu, karena kamu selalu baik kepadanya, lebih baik kita pergi saja ketempatnya sekarang" ajakmu sambil senyum

"Iya" kata Akashi membalas senyumanmu

Ternyata tanpa kamu sadari, dari tadi Kuroko memperhatikan kalian, saat kamu dan Akashi sampai di ruangan tempat Kuroko di rawat, kamu dan Akashi melihat Kuroko sedang duduk di atas tempat tidurnya

"Kuroko" panggil Akashi

"Kuroko-kun, maaf aku meninggalkan kamu tadi" katamu dengan irama menyesal

"Tidak apa-apa" kata Kuroko

"Kuroko, apakah kamu mengingat aku?" tanya Akashi

"Tentu saja, kamu adalah kapten basket Teiko, kapten generasi keajaiban, dan juga..." Kuroko tidak melanjutkan perkataannya, dan juga dia terlihat sedikit sedih

"Dan juga apa?" tanya Akashi

"Tidak ada" jawab Kuroko

Setelah itu Akashi dan kamu berbincang-bincang, setelah lama berbincang bincang, akhirnya Akashi minta izin pada Kuroko untuk pulang, Kuroko mengizinkannya

Setelah Akashi pulang, Kuroko dan kamu hanya diam saja, kamu yang mulai tidak enak dengan keadaan seperti ini pun mulai angkat bicara

"Apakah Kuroko-kun ingin makan?" tanyamu

"Iya, tapi nanti" jawabnya

"Kenapa nanti?" tanyamu

"Aku ingin bertanya kepada kamu, apakah kamu memiliki perasaan kepada Akashi-kun?" tanyanya tanpa membalas pertanyaanmu

"Tidak ada, kenapa Kuroko-kun bertanya?" tanyamu dengan datarnya

"Tidak ada apa-apa" jawabnya

"Kalau begitu, sekarang Kuroko-kun makan dulu ya" katamu mengalihkan pembicaraan

"Iya" jawabnya

Setelah itu kamu membawakan makanan kepada Kuroko, tapi karena Kuroko masih sakit, jadi kamu menolongnya makan. (Kamu sudah tau kan apa yang kamu lakukan)

Keesokan harinya kamu libur sekolah untuk merawat Kuroko, dan saat jam 3 sore, anggota Kiseki no Sedai datang ke rumah sakit untuk melihat Kuroko

"Kuroko-cchiiiii..." teriak Kise sambil menangis dan memeluk Kuroko

"Oi Kise, kamu bisa membuat keadaan Tetsu semakin buruk" ujar Aomine

"Habis, ini pertama kalinya Kuroko-cchi masuk rumah sakit-ssu" kata Kise sambil terus menangis

"Kalian ini benar-benar berisik, kalian bisa membuat orang ruangan sebelah terganggu" ujar Midorima sambil membetulkan letak kacamata yang dari awal letaknya sudah benar

"Iya, betul" kata Murasakibara sambil terus memakan snack nya

"Kamu juga, kenapa kamu membawa snack di rumah sakit-ssu" kata Kise membela diri

Sementara mereka berdebat, kamu dan Akashi permisi untuk pergi ke taman di lantai satu, Kuroko mengangguk, kamu dan Akashi pergi ke taman, taman itu bisa dilihat dari kamar dimana Kuroko dirawat, Kuroko melihat kalian melalui jendela, kamu berbicara dengan Akashi membuat aura bersinar-sinar disekeliling kalian, selain itu, kamu berbicara dengan Akashi sambil tersenyum-senyum, karena Kuroko terus-terus melihat kamu dan Akashi, Kise mengatakan "Akhir-akhir ini mereka dekat sekali, lihat ada aura yang bersinar-sinar disekeliling mereka, iya kan Kurokocchi" Kuroko hanya bisa menganggguk, setelah kamu dan Akashi kembali, semuanya permisi untuk pergi pulang, Kamu mengatakan kepada Akashi "Terima kasih sudah mengunjungi Kuroko-kun, Akashi-kun", "Tidak masalah" jawab Akashi.

Setelah mereka pulang, kamu tertidur di sofa yang ada disitu, Kuroko terus melihat wajah tidur kamu, dia bergumam "wajah yang sangat tenang", tiba-tiba saja ada air mata yang mengalir di pipi kamu, Kuroko berpikir "Apakah karena Akashi-kun sudah pulang, dia menangis?" lalu Kuroko menelpon Akashi untuk menemani kamu untuk menjaga Kuroko, setelah Kuroko mengakhiri pembicaraan dengan Akashi, Kuroko kembali melihat ke arah kamu, dan dia melihat kamu sudah tersenyum lagi, Kuroko berpikir lagi "Ternyata memang benar, dia menyukai Akashi-kun" setelah mengatakan itu Kuroko menangis, beberapa saat setelah Kuroko menangis kamu terbangun

"Kuroko-kun?" panggilmu

"Maaf telah membuat kamu terbangun" kata Kuroko menyesal

"Tidak apa-apa, selain itu, kenapa Kuroko-kun menangis?" tanyamu

"Tidak ada apa-apa" jawabnya sambil menghapus air matanya

"Hmm..." katamu, karena kamu tidak tau harus berkata apa, lalu, Akashi datang

"Ada apa Tetsuya? Kenapa kamu memanggil aku kesini?" tanya Akashi

"Akashi-kun? Kenapa kamu masih disini? Bukankah kamu sudah pulang beberapa menit yang lalu?" tanyamu bingung

"Iya, aku masih disini, tadi aku memang pulang, tapi tiba-tiba Tetsuya menelpon aku dan meminta aku datang kesini" jawabnya

"Ooh..." katamu

"Tetsuya, kenapa kamu meminta aku datang kesini?" tanyanya

"Uhmm..." Kuroko tampaknya ragu untuk menjawab

Akashi mendekat ke kamu dan mengatakan kepada kamu untuk keluar dari ruangan itu, karena Kuroko ragu untuk menjawab didekat kamu, walau Akashi memerintahkan kamu untuk keluar, dia mengatakannya dengan baik-baik, lalu kamu keluar dari ruangan itu, setelah kamu keluar, dan berjalan-jalan di koridor lantai 1

"Dasar, kenapa sih aku harus keluar dari ruangan itu, padahal aku kan ingin bersama Kuroko-kun" ujarmu kesal, lalu tiba-tiba kamu mendengar suara

"Diusir dari ruangan ya, kasihan" kata suara itu

"Siapa kau? Tunjukan dirimu!" bentakmu

"Aku bukan siapa-siapa" jawab suara itu

"Apa yang kamu maksud? Bukan siapa-siapa? Jangan bermain-main denganku, atau kau akan menerima balasannya" katamu marah

"Hee, masih bisa menggertak orang kah? Sekarang ini kekuatan kamu sudah tidak ada lagi bukan?" kata suara itu menakuti-nakuti kamu

"Apa yang kamu maksud?" katamu sambil mundur beberapa langkah

"Aku sedang malas berbicara dengan kamu" jawab suara itu

"Baiklah aku pergi du-" saat kamu membalikkan badan mau pergi, kamu menghirup aroma aneh, lalu kamu langsung menutup hidung kamu dan kamu berpikir "Bau aneh apa ini? Selain itu, sekarang ini kekuatan aku benar-benar tidak bisa digunakan, tadi aku tidak sempat mengambil nafas dengan benar itu berarti, aku juga tidak bisa menahan nafas lebih dari 5 menit, gawat kalau misalnya bau ini tidak habis dalam waktu 5 menit, jika aku menahan nafas sambil berlari, aku hanya bisa menahan nafas selama 2,5 menit..."

"Percuma saja kamu berlari, aroma ini sudah tersebar di semua koridor di lantai 1 ini" kata suara itu

Kamu bergumam "Cih, dia membaca pikiranku"

5 menit kemudian...

"Hee, kamu bisa menahan nafas kamu selama 5 menit, tapi kamu sudah pada batasmu" kata suara itu lagi

Kamu berpikir "gawat aku sudah sampai pada batasku, bagaimana ini? Jika aku memaksakan diriku untuk tidak benafas, aku akan meninggal, bagaimana ini?"

Kamu tidak punya pilihan lain dan akhirnya kamu bernafas dan menghirup aroma aneh itu lagi

"Ooh, kamu sudah menyerah ya, kalau begitu aku menang" setelah mendengar kata-kata itu, kamu tidak sadarkan diri

Saat kamu sadar, kamu sudah berada di ruangan yang gelap, tangan dan kaki kamu diborgol dan saat itu kamu melihat Riko

"Riko-san?" tanyamu

"Oh, kamu sudah sadar?" tanyanya

"Riko-san, ini ada dimana?" tanyamu bingung

"Ini adalah ruangan bawah tanah, sekarang kau adalah tahanan aku" katanya sambil tersenyum sinis

"Tahanan? Kenapa?" tanyamu

"Apakah kamu mengingat siapa aku sebenarnya?" tanyanya

"Apa yang kamu maksud?" tanyamu

Riko mengubah dirinya menggunakan kekuatannya, dia berubah menjadi orang yang mirip seperti kamu, benar-benar mirip, seperti kembaran, tidak ada bagian yang berbeda dari diri kamu, saat itulah kamu mengingat siapa Riko sebenarnya

"Jangan-jangan kamu adalah..." katamu terkejut

Riko mengubah dirinya kembali seperti semula

"Iya, tebakan kamu benar, akulah Riko, musuh terbesar kamu dari kecil" katanya lagi

"Kenapa kamu melakukan ini kepada ku?" tanyamu kesal

"Tentu saja karena aku akan menghancurkan kehidupan kamu, selain itu, aku akan membuat hubungan kamu dengan Kuroko hancur" kataya dengan rasa penuh kemenangan

"Kamu tidak akan bisa, saat ini Kuroko-kun sedang dirawat di rumah sakit" katamu, kamu takut hubungan kamu dan Kuroko hancur

"Tidak, kamu salah, Kuroko sudah diperbolehkan pulang oleh dokter" katanya

"Dari mana kamu mengetahuinya?" tanyamu semakin takut

"Dari Kuroko itu sendiri" katanya sambil tersenyum

"Tapi, bagaimana bisa?" tanyamu

"Dengan menyamar sebagai dirimu" jawabnya

"Apa yang kamu lakukan?" tanyamu marah

"Hahaha, besok aku akan membuat hubungan kamu dengan Kuroko berantakan" kata Riko

"Kamu boleh melakukan apapun asalkan jangan yang itu, kumohon" katamu sambil mulai mengeluarkan air mata

"Kamu pikir aku akan mau? Tentu saja aku tidak mau" katanya sambil melangkah pergi

"Kumohon, jangan yang itu, kumohon" katamu sambil menangis

Keesokan harinya kamu hanya bisa duduk sambil menangis di ruangan bawah tanah itu sambil bergumam "Aku tidak mau pertemanan aku dengan Kuroko hancur, aku tidak mau, aku tidak mau, Kuroko-kun, apa yang dia lakukan kepada kamu itu bukan aku yang melakukannya, Kuroko-kun, aku benar-benar tidak ingin persahabatan aku dengan kamu hancur Kuroko-kun, Kuroko-kun, jangan percaya jika dia mengatakan seseuatu yang tidak biasanya aku katakan, kumohon, semoga kata-kata ini sampai kepada nya, tapi itu tidak mungkin, kekuatanku seudah benar-benar tidak bisa digunakan, sepertinya karena aku pernah mengatakan aku tidak ingin menggunakan kekuatan itu, makanya kekuatanku tidak bisa keluar lagi, bodohnya aku"

Saat kamu (Riko) pulang dari sekolah dia langsung pergi ketempat kamu ditahan

"Hahahahaha, aku berhasil membuat hubungan kamu dan Kuroko hancur" katanya senang sekali

"Apa yang kamu lakukan?" tanyamu kesal

"Tadi aku meletakan cctv ukuran mini di dekat saku aku, tidak ada yang menyadarinya dan hasilnya sudah aku masukkan kedalam kamera ini, kamu bisa melihatnya" ujarnya senang

"Aku tidak mau melihatnya" katamu takut

"Sudahlah aku tahu kamu sebenarnya ingin melihanya, ini aku letakkan disini, kamu hanya tinggal melihatnya, sekarang aku pergi dulu" katanya sambil pergi

Setelah Riko pergi, kamu melihat ke video itu

Ini yang terjadi didalam video itu...

"Pagi, Kuroko-kun" panggil kamu (Riko)

"Pagi" sapa Kuroko

"Kuroko-kun, sepulang sekolah nanti aku ingin berbicara dengan kamu" kata kamu (Riko) dengan nada serius

"Baiklah" kata Kuroko

Guru masuk kedalam kelas dan mengajar –Skip—

Istirahat -Skip-

Pulang sekolah...

"Jadi, ada apa?" tanya Kuroko

"Itu..." katamu (Riko)

"Itu?" tanya Kuroko

Bersambung...


Mau mereview?