"Aku bisa diam saat kau pergi. Aku juga bisa diam saat kau melukaiku. Tapi aku tidak akan bisa diam saat kau tersakiti."
~ Joonie Kim ~
In Your Arm To Night
Part 5
Pairing :
Kyuhyun x Yesung
Slight
Siwon x Yesung
Slight
Kibum x Yesung
Disclaimer :
Super Junior Member
Author :
Joonie Kim
Genre :
Romance
Slight
Hurt Comfort
Ratting :
T
Warning :
Yaoi Content
Typho
Inspiration :
In Your Arm To Night ~ Otome Game ( Voltage )
Baiklah kita mulai lagi,,,
Joonie mulai review satu – satu :
Cassandraelf : Untuk Kyusung moment masih rahasia,, kan itu Main Pairing jadinya akan ada beberapa rahasia yang harus diungkapkan.
Kara kyusung13 : Bisa sbilang seperti itu, tapi tahu sendiri sifat gengsi si evil, dia lebih milih jutek daripada perhatian.
Harpaairiry : Ne,, gamsahamnida
Mila cloudslocketsparkyu : Penuh kejutan bukan? itulah Kyusung,,, untuk Sungjoon dia masih seleksi pemain timnas, jadi mungkin akan hadir lagi dibeberapa chapter depan.
YeshaSparkClouds : Dibuat sengsara atau gimna? Tapi kalau Sungmin jadi orang ketika kan Jarang? Xixixixi #evilsmirk
Kim Yehyun : Masih ada kejutan lainnya lagi. Okey, silakan dinikmati.
GaemCloudOkta : Jangan gitu donk,,, kalau kasihan OTP ku yang berpisah…
CloudSparkyuLove : Kenapa Sungmin? Karena Sungmin sedikit membuatku kecewa karena pernikahannya. Dan lagi jika pernikahan Sungmin adalah alasan untuk suju gag dapat penghargaan maka ini adalah sedikit wujud kekecewaanku. Dan lagi karena peristiwa itu juga aku jadi enggan nerusin Fiction My Love For You.. aish,,, Kyusung akan bersatu,,, harus..
Reny rhey : Harus mengakui perasaannya pada Yesung dengan kata – kata? Kurasa tidak perlu, karena Kyuhyun adalah orang yang lebih suka bertindak daripada bergombal ria.
Ayusaranghae imclouds : bukan langsung jatuh cinta, tapi perasaan iba dan kasihan yang membuatnya ingin melindungi dan berubah menjadi cinta. Cubitin rame – rame aja pasti kita akan digampar ma Saeun.
Ajib4ff : Bersikap dingin ya,,, baiklah, aku akan sedikit mengubahnya.. Yesung ga selingkuh,, hanya saja dia disukai tiga orang seme. Tapi perasaan Yesung? Siapa yang tahu… #smirk
Babykyusung : Kenapa Sungjoon? Karena permasalahan Kyuhyun n Yesung masih membuat jarak diantara mereka berdua. Untuk cemburu? Bukankah Sungjoon sudah cemburu ketika tahu Yesung sudah menikah? Masih ada hal yang akan menguji cinta Kyusung disini. Banyaaaaakk sekali permasalahan.. Gamsahamnida..
Yesung ukeku : Kalau aku panjangin ceritanya nanti malah kemana – mana… #alasan.
Alinzajazky : gag semudah membalikkan telapak tangan,, mengejar cinta itu perlu, tapi melindungi cinta itu lebih penting.
Ranimaharsi : Jangan dibunuh kasihan Saeun kalau ming dibunuh.
Anaknya chanbaek92 : Hubungan kedua keluarga antara Kyuhyun dan Sungmin akan diungkap chapter depan kalau memungkinkan. Hahaha silakan bersenang – senang dengan chapter ini, karena moment Yewon n kisung cuma hanya ada dichapter ini.
Anggitaclouds 24 : Mungkin lebih dari sekedar ancaman. Tunggu chapter depan saja.
Deraelf : tunggu dichapter depan mungkin bisa menjawab pertanyaan kamu.
Olla : mereka pasti bertahan, karena mereka bukanlah hal yang mudah untuk dihancurkan.
Jungkimcaca : Okkkk
Mylovelyyeye : Akan lebih nista lagi mungkin dichapter – chapter berikutnya.
Wonhaesung love : penasarannya udah kejawab belum dengan chapter ini?
Ziekyusung : Kyu babo? Sudah dari dulu.. tapi lawan Yesung juga bukan Sungmin saja.
Kim : Mungkin ada kejutan Kyusung moment dichapter berikutnya,, tanda kutip baca kata mungkin… #smirk
Cho sung yeon : menurutmu eon harus beri sedikit bumbu untuk memuluskan kisah Kyusung atau ditunda dulu? #smirk
Jy : Ndeeeee,, tapi darimana kamu tahu kisah ini akan rumit? #nyengir
Sukayesunguke : Kyuhyun akan melawan Sungmin tapi tidak sekarang.
Hyejoon : masalahnya bukan cuma ancaman Sungmin saja yang menghantui otak jenius dikyupil..
Ryaniclouds : hahaha, tapi Yesung itu tipe orang yang setia kok.
Jeremy kim84 : Sungmin apanya yang hebat? Kekeke,,, kalau seru jangan telat lagi #peace v
Sedikit memberi tahu jika akan ada bahasa Mandarin yang akan Joonie gunakan di chapter ini dan chapter depan. Karena bahasa mandarin adalah bahasa komunikasi Yesung dengan orang – orangnya. Untuk itu akan Joonie kasih tahu terlebih dahulu maksud dari tanda (*) dalam chapter ini.
大哥(Kakak besar) : Anggap saja panggilan untuk Ketua Kelompok atau orang yang dihormati. Tapi biasanya orang Tiongkok juga menggunakan kata ini untuk memanggil kakak tertua.
先华(Xian Hua) : Nama Asli Henry Lau
~ Let's Begin ~
Sesuatu yang berharga itu tidak bisa ditulis dalam buku, tapi hanya bisa disimpan dalam hati dan diceritakan pada jiwa dan hati.
Pagi kini telah menyapa, membuat manik onyx ini terbangun dari mimpinya semalam. Mimpi yang membuatnya merasakan sebuah kesedihan yang mendalam. Kenapa rasanya dia merasakan jika Kyuhyun tengah terluka saat ini. Konyol, kenapa dia memikirkan orang yang telah melukainya?
Lebih baik aku mandi, buat sarapan, dan pergi kerja.
Batin Yesung membuat pilihan.
Dengan cekatan dia beranjak dari kamar dan mandi, merilekskan otot – otot tubuhnya sejenak. Kegiatan ini sangat menyenangkan, membuat seluruh tubuhmu terasa nyaman. Beranjak dari kamar mandi, Yesung langsung ganti baju dengan celana panjang dan kemeja, setelan Jas yang ditentengnya dengan tas.
Yesung kemudian membawa semua keperluan kantor itu keluar kamarnya. Tak lupa ia membawa ponsel dan kunci mobil miliknya. Yesung akhirnya pergi kedapur dan membuat sarapan untuknya dan Kyuhyun. Tapi, ngomong – ngomong soal Kyuhyun, apakah dia sudah pulang semalam? Mungkin Kyuhyun sedang melakukan kencan buta dengan namja itu. Yesung berfikir negative.
Akhirnya Yesung mencoba untuk membuat sarapan saja, mungkin Kyuhyun sudah berangkat duluan. Saat dia akan memakai apron, ponselnya berbunyi nyaring.
Ajik giyeok haneunji neomani jeonbu in nal mineunji
Eonjekkaji ni gyeote naldulsu ineun geonji
Yesung berjalan menghampiri ponselnya dan mengangkatnya.
"Kyuhyun?!, Kenapa dia meneleponku?"gumam Yesung lirih tapi tetap dia mengangkatnya.
"Yeoboseyo,,"ucap Yesung ragu.
"Yeoboseyo,, neol Cho Yesung?"tanya namja diseberang telepon.
"Ne, nan Cho Yesung. N-nuguseyo?"tanya Yesung sedikit takut.
"Ahh mian, nan Jung Yunho imnida. Sahabat karib Kyuhyun."ucap namja bernama Yunho.
"Lalu, untuk apa kau meneleponku? Apa ada masalah? Kenapa kau menelepon dengan ponsel Kyuhyun? Kyuhyun dimana?"tanya Yesung berentetan.
"Ye?! Ah~ Kyuhyun sedang mabuk di Bar kami semalam. Dan dia baru saja 'game over' setelah menghabiskan lima botol Wine kesukaannya."ucap Yunho tanpa bisa disaring dulu.
"Mwo?! L-lima?!"ucap Yesung kaget.
"Ne, dan sekarang dia mengigau tidak jelas dalam tidurnya."ucap Yunho sedikit panik.
"Kalau begitu kali-
"Kau hanya memperkeruh suasana! Sana bawa Kyuhyun kedalam."ucap seorang namja lagi disamping namja yang menelepon Yesung lebih tegas.
"…."
"Mianhamnida Yesung-ssi. Yunho terlalu membesarkan masalah."ucap namja seseorang lebih kalem dari sebelumnya.
"Ye?! Aahh gwaencanha. Lalu apa yang terjadi dengan Kyuhyun?"tanya Yesung khawatir.
"Sebelumnya perkenalkan, naneun Shim Changmin imnida. Sahabat Kyuhyun juga Jung Yunho."ucap Changmin.
"Ne. salam kenal."ucap Yesung sedikit takut dan panik dengan keadaan Kyuhyun.
"Kyuhyun semalam datang dengan wajah yang penuh masalah. Mungkin memang tidak seharusnya kami ikut campur dalam rumah tangganya. Namun, jika dibiarkan seperti ini kami sedikit khawatir dengan jalan pikirnya."ucap Changmin sedikit panik namun dengan nada yang lebih tenang.
"Sebenarnya ada apa?"tanya Yesung to the point.
"Bisa tidak anda datang kemari dan membawa Kyuhyun pulang? Untuk masalah Kyuhyun, aku tidak bisa menceritakan lewat telepon. Bukan mau curiga atau apa, tapi aku takut jika telepon ini 'disadap' orang yang tidak punya kepentingan."ucap Changmin penuh penekanan.
"Baiklah, kirimi aku alamatmu saat ini, aku akan kesana."ucap Yesung sedikit mulai paham jalan pembicaraan Changmin.
"Aahhh~ gamsahamnida."ucap Channgmin sembari menutup teleponnya.
Yesung bergegas untuk pergi ketempat parkir dan memanasi mobilnya. Disaat dia memanasi mobil, Yesung melihat sekelebat orang yang tengah memperhatikan gerak geriknya. Yesung mulai sadar jika selama ini dia diperhatikan oleh orang. Yesung meningkatkan kewaspadaanya terhadap orang yang kini tengah memperhatikannya.
Kini seorang yeoja tengah hamil, dilihat dari besar kandungan yang dialaminya dia tengah hamil sekitar dua sampai tiga bulanan, yeoja itu menghampiri Yesung. Yesung sedikit bertanya siapa gerangan yeoja yang menemuinya. Dengan tertatih yeoja itu menghampiri Yesung dengan beberapa bodyguard yang berbeda dengan yang ditemuinya tadi.
"Neol, Cho Jongwoon."tanya yeoja itu ramah.
"?!"
"Benarkah kau istri dari Cho Kyuhyun?"tanya yeoja itu lagi.
"Ne,, nugunde?"tanya Yesung awas.
"Naneun Lee Saeun imnida. Bisakah kau mematikan mobilmu dan berbicara denganku?"tanya Saeun ramah.
"Ehm,, geurae. Tapi tidak apa-apakah?"tanya Yesung sedikit awas melihat sekeliling tempat parkir itu.
"Tidak apa, mereka sudah dibereskan oleh anak buahku."ucap Saeun ramah.
Yesung kemudian membukakan pintu belakang kemudinya untuk Saeun. Sedangkan dia sendiri kini ada dibelakang kemudinya. Tak lama setelah itu Saeun memberikan dua buah foto pernikahan antara dirinya dan suaminya, dan yang satunya suaminya dengan Kyuhyun.
"Ini adalah foto pernikahanku dengan Sungmin, Lee Sungmin. Dan yang satu lagi itu adalah foto suamiku dengan Cho Kyuhyun ketika mereka dibangku SMA."ucap Saeun menatap Yesung dari kaca spion.
_DEGH_
Namja ini~
Batin Yesung mengerang sakit.
"?!"
"Aku tahu, jika suamiku telah berusaha merebut suamimu. Maka dari itu aku ucapkan beribu kata maaf. Jeosonghamnida, Yesung-ssi."ucap Saeun dengan rasa bersalah.
"Apa maksud semua ini?!"ucap Yesung sedikit membentak, batinnya merana.
Masalah apalagi ini?!
Jerit batin Yesung.
"Aku menemuimu karena aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Sungmin terobsesi dengan suamimu. Pernikahan kami sebenarnya adalah untuk menghilangkan perasaan 'suka' Sungmin pada Kyuhyun-ssi. Tapi semua itu tidak semudah seperti yang kami bayangkan."ucap Saeun menunduk menyembunyikan rasa sakitnya.
"…."
"Aku akan menceritakan semuanya padamu,"ucap Saeun.
Flashback ON
Hari ini adalah pernikahan Kim Saeun dengan Lee Sungmin, entah kenapa hanya Lee Sungmin yang sangat meresa dirinya tidak bahagia. Apalagi kalau bukan dia menikah dengan orang yang tidak dia senangi. Rasa benci menyeruak dihati namja manis ini.
"Minnie-ah,,"panggil Saeun lirih.
"Kau mau apa?!"tanya Sungmin kasar.
"Tidak ada. Aku tahu kau menikah denganku karena terpaksa."ucap Saeun datar.
"Baguslah kalau kau tahu. Jika bukan karena appa akan mencabut semua fasilitas dan akan mengirimku ke Los Angels aku tidak akan pernah mau menikah denganmu."ucap Sungmin menatap sengit Saeun.
"Ya, ya, ya, terserah.. selamat malam tuan muda Lee."ucap Saeun kini berbaring diranjangnya.
Saeun tak peduli jika Sungmin tengah menyumpah seperahi dirinya. Dia tahu semuanya, dia tahu dari awal, namun cintanya pada namja mungil ini membuatnya mengambil keputusan ini. Dia ingin Sungmin sadar jika Kyuhyun telah membuangnya. Membuangnya karena sikap Sungmin sendiri, Saeun tidak habis fikir kenapa Kyuhyun mau mengikuti kemauan Sungmin.
Dua bulan setelah pernikahan mereka, Kyuhyun melayangkan undangan pernikahannya dengan seorang namja manis anak sahabat ayahnya. Hal itulah yang membuat Sungmin naik pitam. Sungmin lalu meminta orang – orangnya untuk menyelidiki semua hal tentang Kyuhyun dan 'istri'nya.
Sungmin harus mengetahui semua hal mengenai Kyuhyun, dari tempat mereka fitting baju pernikahan sampai apartement yang akan mereka tempati. Dan mulai saat itulah Sungmin menghantui kehidupan Kyuhyun. Bahkan ketika Sungmin tahu jika 'istri' Kyuhyun adalah orang yang selama ini Kyuhyun cari. Itu membuat Sungmin ingin memisahkan mereka berdua.
Banyak hal yang telah dilakukan oleh Sungmin, dari menjebak Kyuhyun. sampai akan mencelakai Yesung. Namun rumah tangga Kyuhyun dan Yesung tetap baik – baik saja meski pernah tersiar kabar jika mereka pisah ranjang. Namun, terbantahkan ketika seorang wartawan Bisnis yang disewa Sungmin untuk melihat suasana rumah Kyuhyun.
Dari situ baik Kyuhyun dan Yesung terlihat sangat harmonis, tidak ada masalah maupun keretakan di dalam rumah tangga mereka. Semakin lama, tingkah Sungmin semakin tidak terkendali. Dia melupakan posisinya sebagai seorang kepala keluarga dan wakil presiden direktur perusahaan.
Hingga suatu ketika Sungmin pulang dengan keadaan mabuk berat dan menganggap Saeun adalah Kyuhyun. Akhirnya mereka melakukan hubungan suami istri. Dan Saeun akhirnya hamil, karena kondisi fisik dan mentalnya yang labil, membuat dia dan janinnya sangat lemah. Pernah Sungmin menamparnya hanya karena menyuruh Sungmin untuk berhenti mengejar Kyuhyun. Dan peristiwa itu hampir membuat hidup dirinya dan bayinya melayang.
Flashback OFF
"Jika kau melihat foto ini, kau pasti akan bertanya kenapa aku bisa tahu kejadian ini?"tanya Saeun sembari memberikan sebuah foto Kyuhyun dan Sungmin berciuman.
Inikan?!
Batin Yesung mulai teringat beberapa hari yang lalu.
"I-Ini~"tanya Yesung tidak tahu harus mengatakan apa. Posisinya sulit sekarang ini setelah tahu bahwa bukan dia sajalah yang terluka.
"Kau bisa lihat bukan? Disitu hanya Sungmin yang terlihat agresif, sedangkan Kyuhyun kau bisa lihat sendiri keadaannya."ucap Saeun menatap manik Yesung yang mulai menatap tak percaya.
"Itu adalah permainan Sungmin, saat itu aku mengikutinya. Aku yakin kehadiranmu dari supermarket itu bukanlah hal yang diharapkan. Namun hal itu adalah kemenangan tersendiri bagi Sungmin untuk membuat hubungan kalian menjauh. Jika Kyuhyun terlalu angkuh dan mengiyakan semua kemauan Sungmin karena ingin melindungi dirimu berarti Sungmin hanya perlu sedikit cara untuk membuatmu sakit dan akan meninggalkan Kyuhyun dengan sendirinya."ucap Saeun lancar meski tatapannya merasa iba.
"Maksudmu melindungi?"tanya Yesung tidak mengerti.
"Sungmin mengancam Kyuhyun jika dia tidak menuruti kemauannya, maka kau akan dalam bahaya. Karena Kyuhyun mencintaimu."ucap Saeun.
"M-mwo,,, mworago? Kyuhyun love me? Impossible!"elak Yesung.
"Tapi itulah kenyataannya, suatu saat kau pasti akan tahu. Tapi bukan dariku, aku hanya bisa memberikan ini untukmu sebagai bukti ucapanku tadi."ucap Saeun memberikan print out SMS Sungmin.
~ Cho Kyuhyun, aku paham maksudmu menghindariku dan memilih untuk menjauh dariku. Kau menyukai Kim Yesung sejak dua belas tahun yang lalu bukan? Tidak, bahkan secara tidak sadar kau mencintainya. Jika kau ingin namja milikmu itu selamat maka tetaplah berhubungan dan menjadi kekasih rahasiaku. Karena jika tidak, maka aku pastikan Kim Yesung akan mendapatkan balasannya karena dia telah merebut 'Kekasih' milikku satu – satunya. Jadi turutilah keinginanku.
~ Lee Sungmin ~
~ Kau benar – benar namja brengsek! Lee Sungmin ~
~Kyuhyun Jo~
"…."Yesung terdiam membaca setiap kata dari print out itu.
"Aku harus pergi, kau juga harus pergi kerja bukan."ucap Saeun sembari membuka pintu.
"…"
"Ini adalah kartu namaku. Dan juga jangan sampai orang lain tahu pertemuan kita kali ini."ucap Saeun sambil memberikan kartu namanya pada Yesung dan pergi meninggalkan mobil Yesung meski tak lupa dia menutup pintu mobil Yesung.
Meninggalkan Yesung dalam keterdiamannya, kalau boleh jujur dia tidak tahu harus bersikap apa. Baik sebelum atau sesudah dia mengetahui semuanya hatinya terasa sakit. Tak lama setelah itu ponsel Yesung kembali berbunyi, menyadarkan Yesung dalam lamunannya.
Ajik giyeok haneunji neomani jeonbu in nal mineunji
Eonjekkaji ni gyeote naldulsu ineun geonji
"Yeoboseyo,,"ucap Yesung sedikit serak karena menahan airmatanya menetes dari tadi.
"Yeobo- Yesung-ssi gwaencanha?"tanya namja seberang.
"Anhi, nan gwaencanha."ucap Yesung sembari menenangkan pikiran dan hatinya.
"Baiklah kalau begitu, aku hanya ingin bilang jika sajangnim ingin kau menemuinya di kafe beberapa Blok dari kantor."ucap namja yang ternyata adalah Kibum.
"Baiklah aku akan kesana."ucap Yesung dan mempersiapkan semuanya.
"Okey."ucap Kibum sembari menutup saluran teleponnya.
Yesung mengingat kembali apa yang ingin dia lakukan sebelum bertemu dengan Saeun. Akhirnya dia melihat ponselnya dan ada sebuah nomor baru memberinya sebuah alamat. Mungkin dia harus menyelidiki kebenarannya sendiri yang tentunya dengan tangan dari orang – orangnya.
Yesung kemudian men-dial nomor tersebut.
"Yeoboseyo."jawab namja itu.
"Shim Changmin?"tanya Yesung.
"Ne, nugu? Aahh~ mian,, waegeuraeyo Yesung-ssi?"tanya Changmin sedikit salah tingkah karena lupa dengan suara Yesung.
"Mianhae, aku ada urusan mendadak. Bisakah kau rawat Kyuhyun dulu? Kalau ada apa – apa langsung beri tahu aku. Dan,,"ucap Yesung menggantung.
"Dan?"beo Changmin.
"Aku ingin menyelidiki sesuatu, ku harap kau mau membantuku. Jangan beritahu temanmu yang satunya. Hanya aku dan kamu."ucap Yesung serius.
"Ah,, ne,, algaesubnida."ucap Changmin.
"Nanti aku beritahu lagi. Untuk sekarang aku ingin kau merawat Kyuhyun, jika perlu sesuatu hubungi aku."ucap Yesung melajukan mobilnya keluar dari tempat parkir.
"Ne, arraseoyo."ucap Changmin sembari menutup teleponnya.
Kini Yesung tengah menelepon seseorang dengan ponsel miliknya yang satunya. Ponsel yang jarang digunakannya, ponsel yang sudah empat bulan ini dia geletakkan begitu saja. Dalam ponsel tersebut terdapat banyak sekali nama – nama yang tidak bisa dibaca oleh orang awam.
Yesung mengambil ponsel tersebut dan menelepon seseorang yang nan jauh disana. Orang – orangnya yang selama ini ditugaskan Yesung untuk menghilang sementara waktu.
"你好(Halo),,,"jawab orang tersebut.
"这是我(Ini aku)."ucap Yesung dingin dan tajam.
"大哥(Kakak besar(*)),"jawab seorang namja dengan senang.
"想我嘛(Merindukanku)?"tanya Yesung lagi kini lebih lembut.
"当然,真的想你 (Tentu, sungguh merindukanmu)."jawab namja itu dengan nada manja.
"韩庚在哪(Dimana Hangeng)?"tanya Yesung.
"在日本的,怎么了?有什么问题吗(Di Jepang, ada apa? apa ada masalah) ?"tanya namja itu setengah kaget tumben sang ketua mencari wakil ketua.
"嗯,有一个。告诉韩庚打电话给我好吧(Hn, ada satu. Beritahu Hangeng untuk menghubungiku?"jawab Yesung singkat.
"好的,大哥(Baik, kakak besar)."jawab namja itu tegas.
"再见先华(Sampai Jumpa, Xian Hua(*))"ucap Yesung.
"再见大哥(Sampai Jumpa kakak besar)."jawab namja itu menutup telepon.
Kini Yesung meluncur ketempat dimana sang pimpinan telah menunggu. Bagaimana pun juga dia baru saja dipindahkan, tidak mungkin jika harus bolos. Dengan secepat kilat dia memparkirkan mobilnya dan memakai jas kerja dan mengambil tasnya. Dia lalu keluar mobil dengan wibawanya dan menuju tempat sang pimpinan.
"Sajangnim,"panggil Yesung.
"Kau sudah datang, baiklah ayo kita ke atas menemui Klien."ucap Siwon sembari mengajak Yesung untuk naik tangga dan menemui klien.
"Ne, sajangnim."ucap Yesung sembari melangkah dibelakang Siwon.
Setelah mereka naik ke lantai dua, mereka bertemu dengan seorang yeoja. Yeoja yang menemuinya tadi pagi. Baik yeoja itu maupun Yesung terlihat kaget satu sama lain. Namun, secara professional akhirnya mereka hanya diam.
"Saeun-ssi, ini adalah proposal dari kami."ucap Siwon sembari memberikan proposal.
"Apakah ini akan berhasil Siwonnie?"tanya Saeun yang terlihat akrab dengan pimpinannya.
"Saeun-ah,, aku jamin ini bisa. Karena jika kau buka butik seperti permintaanmu apa kau tidak lihat jika disekitar sini banyak sekali butik dan distro? Selain itu jika kau membuka kafe, kau hanya sedikit merubah gaya kafe yang akan kau hadirkan pasti akan menguntung."ucap Siwon.
"Jika hanya kafe dan perpustakaan yang kau berikan seperti ini apa tidak membosankan?"tanya Saeun lagi.
"…."
"Neol? Bisakah kau beri sedikit saran untukku?"tanya Saeun.
"Na?"tanya Yesung.
"Ungkapkan pendapatmu dengan jujur."ucap Siwon.
"Aku rasa kafe juga lebih baik. Aku baru saja menikah beberapa bulan yang lalu. Bagi kami yang sudah menikah akan jarang ke perpustakaan untuk meminjam buku karena buku yang popular akan sering dipinjam jika tidak cepat – cepat meminjamnya. Atau akan kehabisan stock jika tidak cepat dibeli. Sedang waktu yang kami gunakan untuk kerja dan bersama keluarga sangatlah menyita waktu. Hingga untuk ke perpustakaan maupun ke toko buku akan sulit. Aku akan lebih senang membaca buku sembari memesan secangkir kopi. Selain itu gaya kafe Eropa atau Tiongkok juga mulai booming akhir – akhir ini. Kurasa sedikit tatanan gaya Tiongkok mungkin bisa sedikit mencuci mata jika kita lelah membaca. Karena tatanan taman imitasi ditengah ruangan mungkin bisa membuat kesan sejuk. Selain itu, kau juga bisa membuka bilik roti di sebelah kafe ini. Karena dengan begitu jika ada anak dari ibu – ibu rumah tangga yang kelaparan pasti dengan mudah mendapatkan makanan."ucap Yesung panjang lebar seakan membayangkan dia akan punya anak.
"…"
"Siapa namamu?"tanya Saeun pura-pura tidak tahu.
"Na-Naneun Kim Yesung imnida. Jeosonghamnida saya masih belum membuat kartu nama."ucap Yesung
"Ah mianhamnida Saeun-ah,, dia pegawai baruku. Aku mengajaknya kesini untuk eksperimen dari hasil belajarnya beberapa hari ini."ucap Siwon tenag.
"Kau ini selalu membuat hal baru yang ekstreem heum?"tanya Saeun sedikit tertawa.
"Biasalah, masak kau melupakan aku? Bukankah kau sudah tahu aku dari SMA?"tanya Siwon lagi.
"Ya, ya,, aku ingat dan tahu siapa kau sebenarnya."ucap Saeun sedikit mengumbar senyum manisnya.
"Baiklah Siwonnie, aku terima saran dari Yesung-ssi dan aku ingin proposalnya senin depan."ucap Saeun.
"?!"
"Kau serius?"tanya Siwon.
"Kukira saran Yesung-ssi tidak buruk juga. Karena aku juga menyukai hal yang berbau Tiongkok maupun Eropa. Sekalian desainnya dalam Auto CAD minggu depan sudah sampai dimejaku."ucap Saeun senyum lembut.
"Baiklah kalau begitu aku harus mempersiapkan semuanya. Kami undur diri dulu."ucap Siwon.
"Oh okay. Yesung-ssi."panggil Saeun.
"Ne?!"jawab Yesung.
"Kau jangan percaya dengan orang ini, dia ini buaya darat."ucap Saeun sedikit menatap Siwon yang terlihat nyengir.
"Ye?!"gumam Yesung tidak paham.
"Sudah jangan dengarkan yeoja ini. Ayo pulang."ucap Siwon sembari keluar ruangan meninggalkan Saeun sendiri.
"Kau memang punya daya tarik sendiri Kim Jongwoon. Kurasa aku mulai tahu kenapa Kyuhyun menyukaimu. Semoga berhasil."gumam Saeun yang melihat Siwon dan Yesung keluar ruangan mereka.
Kini Siwon dan Yesung tengah menuruni tangga. Yesung merasakan sedikit pusing dikepalanya dan akhirnya dia limbung namun dengan sigap Siwon menangkap tubuhnya. Meski sedikit lagi, bibirnya menyentuh bibir kissable milik Yesung. Sedikit lagi hanya beberapa senti saja, hampir terjadi kecelakaan ciuman (?). Sedikit memeluk tubuh Yesung erat seakan takut terjadi sesuatu dengan Yesung. Meski tidak dapat dipungkiri jika jantung Siwon kini berdetak lebih cepat.
"N-neol, gwaencanha?"tanya Siwon gugup.
"Jeoseonghamnida sajangnim, nan gwaencanha."ucap Yesung sembari melepaskan diri dari pelukan Siwon.
"A-ahh,, ne,, baiklah, untuk hari ini cukup, kau pulanglah dan istirahat."ucap Siwon sembari melepaskan pelukannya dengan terpaksa.
"Tapi proposalnya sajangnim?"tanya Yesung lagi.
"Biar dikerjakan kibum, aku akan memberitahukan padanya."ucap Siwon.
"Gamsahamnida sajangnim."ucap Yesung.
"Baiklah, aku pergi kekantor. Kau pulang dan istirahatlah."ucap Siwon sembari membantu Yesung menuruni tangga dan akhirnya dia pergi duluan.
Yesung ingat jika hari ini dia melupakan sarapan, pasti maagnya kambuh lagi. Dia lalu berjalan cepat menuju mobilnya karena dia tidak ingin Saeun melihatnya. Setelah sampai ketempat parkir, Yesung akhirnya masuk kedalam mobilnya. Dengan cepat dia mengambil ponselnya dan menelepon seseorang.
"Yeoboseyo, Tuan Muda."ucap seseorang diseberang telepon.
"Minho kau dimana? Apa appa bersamamu?"tanya Yesung sedikit menahan sakit.
"Tuan Besar dan Nyonya Besar sedang pergi. Saya sedang menuju apartement anda membawakan masakan Nyonya besar bersama Taemin."ucap Minho.
"Bagus kalau begitu, aku sedang berada di distrik tiga tepatnya di kafe Pumpkins. Cepatlah kemari, maagku kambuh."ucap Yesung memerintah.
"Baiklah Tuan Muda."ucap Minho.
Tak lama setelah itu, Minho dan Taemin menghampiri Yesung yang terlihat sangat pucat. Dengan meminum obat maag dari dokternya yang selalu dibawa oleh Minho kemana pun, Yesung terlihat sedikit membaik. Kini Yesung sedikit memakan bubur yang dibelikan oleh Taemin beberapa saat yang lalu.
"Tuan Muda sudah baikan? Apa perlu kita ke rumah sakit?"tanya Taemin sedikit khawatir dengan kesehatan sang tuan muda.
"Aku baik – baik saja bodoh! Dan lagi, sudah ku bilang jangan panggil aku tuan muda."ucap Yesung sembara mendeathglare kedua anak buahnya ini.
"Ta-tapi Tu-
"?!"Yesung mendeathglare Taemin yang akan memanggilnya 'Tuan Muda'.
"Sudahlah Taemin, jangan buat hyung marah."Ucap Minho pada Taemin yang hanya dijawab dengan anggukan.
"Hyung, apa perlu aku membawamu kerumah sakit?"tanya Minho yang kini sedikit kalem.
"Aku baik – baik saja."ucap Yesung.
"…."
"Minho aku ingin kau menyelidiki sesuatu."ucap Yesung yang kini terlihat serius.
"Apa itu hyung?"tanya Minho.
"Aku ingin tahu hubungan antara Kyuhyun dan Sungmin. Selain itu hubungan kedua keluarga itu seperti apa. Selain itu, aku ingin tahu siapa orang yang akhir – akhir ini memata-mataiku. Aku ingin kau menaruh semua berkas itu nanti sore di'meja' ruanganku. Kau masih menyimpan kuncinya bukan?"tanya Yesung lagi.
"Masih hyung."ucap Minho.
"Hyung akan kembali ke perusahaan Tuan Besar?"tanya Taemin lagi.
"Tidak sekarang, hanya saja aku ingin 'mengunjungi' ruanganku disana."ucap Yesung sedikit menampilkan smirk evilnya.
"Apa perlu Tae membersihkan tempat tidurnya sekalian?"tanya Taemin.
"Ya, bersihkan! Kurasa aku akan merilekskan diri disana."ucap Yesung.
"Baiklah hyung kami undur diri."ucap Minho yang kini keluar dari mobil Yesung dan kembali kedalam mobilnya.
"Changkaman. Taemin, kendarai mobilku dan antarkan aku ke apartemen. Setelah itu kita akan pergi ke perusahaan."ucap Yesung.
"Ne, Tu-Hyung."ucap Taemin menunduk.
"Aish.."gumam Yesung.
"Kita akan bertemu di ruanganku, aku menunggumu disana, Minho."ucap Yesung yang kini tengah meluncur keluar parkir.
Yesung akhirnya kembali keapartemennya bersama Taemin. Mungkin banyaknya pekerjaan dan masalah akhir – akhir ini membuat otot Yesung sedikit menegang. Yesung menyuruh Taemin untuk menunggunya dimobil, sekalian melihat sekitar tempat parkir jika ada sesuatu yang mencurigakan. Yesung beranjak untuk memasuki apartementnya, dilihat dari tempat parkir tersebut jika mobil Kyuhyun belumlah ada.
Kyuhyun belum pulang, berarti masih di bar milik Changmin.
Aku tidak tahu jika Kyuhyun adalah alcoholic. Menghabiskan lima botol wine semalam, apa dia ingin mati?!
Batin Yesung annoyed dengan tingkah laku Kyuhyun meski sedikit khawatir dengan keadaan Kyuhyun.
Setelah memasuki lobby apartemen dan akan menaiki lift terlihat ada orang yang memanggil Yesung. Orang itu adalah Kibum, terlihat peluh banyak sekali keluar dari raut wajahnya.
"Kibummie?"ucap Yesung yang kini keluar dari lift.
"Hah~ akhirnya,,,"ucap Kibum.
"Waegeuraeyo?"tanya Yesung penuh tanda tanya.
"Anhi,, aku hanya mengantarkan bubur ini untukmu. Kata Siwon kau sakit, aku membelikannya untukmu. Kau sudah tidak apa – apa?"tanya Kibum lagi.
"Ne, nan gwaencanhaseo. Jadi kau dari kantor membeli bubur diblok depan kantor dan lari kemari?"tanya Yesung tidak percaya dengan tingkah teman barunya itu.
"Hehehehe,"jawab Kibum cengiran garingnya.
"Kau ini, apa tidak apa – apa kau keluar dijam seperti ini? Mungkin sebentar lagi sajangnim akan tiba."ucap Yesung sembari melihat jam tangannya.
"Oh,, Ghost… baiklah, jika ada apa – apa telpon aku okey."ucap Kibum.
"Ehm, geuraeyo~"ucap Yesung sedikit menaikkan alisnya.
"Baiklah, aku kekantor dulu. Cepat sembuh dan aku menunggumu dikantor."ucap Kibum memeluk Yesung sekilas dan kemudian berlari kembali kekantor.
"Dasar, tapi bukankah dia punya mobil? Kenapa tidak dia pakai? Ah dasar babo!"gumam Yesung sedikit tersenyum kecil.
Kini Yesung telah sampai di apartement miliknya dan Kyuhyun. Jika dilihat baik – baik apartemen ini luas, nyaman, dan sejuk. Tapi jika harus meninggalkan semuanya ini, apakah tidak apa – apa? Lalu bagaimana dengan Kyuhyun apakah dia setuju? Kenapa diotaknya yang ada hanya solusi untuk melarikan diri?
~ To Be Continou ~
Jangan lupa untuk review dan catatan kakinya.. ditunggu.. dan mianhamnida mungkin akan telat update karena sudah mulai bimbingan Skripsi.
Regard
Joonie Kim
