Lanjutan The Uchihas Real Life chapter lalu...

Sekarang, soal Shippuuden

Oro-sama sedikit bingung membedakan Sasuke dan Itachi. Walau Oro-sama punya ingatan tajam, soal anak dua ini beliau agak kelabakan. Waktu syuting, bolak-balik Sasuke teriak-teriak soal namanya.

Itachi? Cuma senyum2 aja, itu artinya, dia mirip sama adiknya...

Soal "pembunuhan Orochimaru" itu sangat keterlaluan di sana. Tangan Oro-sama nyatanya baik2 saja. Tapi beliau agak parah latahnya. Jadi, pas Sasuke masuk mendadak, yang pertama kali keluar dari mulutnya adalah, "Eh, ya ampun kamu dataaaanggg..."

Sudahlah, malas membahasnya. Yang pasti, Oro-sama sukses membuat Sasuke jedot2 kepala di tembok saking malunya, masa' sensei saya nggak elit seperti ini?

Oro-sama yang menyadari itu semua, langsung menutup wajahnya dengan bantal saking malunya. Mengerikan. Jadi, di kalangan Otogakure, mungkin Cuma Kabuto Yakushi yang cocok dengan perannya.

Soal Akasuna Sasori, si manusia kiyut bertubuh kurang semampai (maap ya fansnya Sasori), berumur 15 tahun yang memerankan boneka aneh, yang sering dipasang-pasangkan dengan Sakura, membuat Sasuke panas. Banyak fans yang bilang Sasori lebih cocok untuk Sakura daripada Sasuke, karena Sasori lebih pengertian, kalem, lebih dewasa dan yang pasti nggak dingin. Nyaris saja Sasori harus terbunuh dengan alasan konyol. Untungnya dengan baik Nenek Chiyo dan Sakura menjelaskan.

Sasori bisa bernapas lega. Karena semua cerita Itachi tentang Sasuke yang overprotektif sudah membuatnya merinding membayangkan musibah yang akan menimpanya bila dia nggak sengaja digosipkan dengan ceweknya.

Hokeh, ada Itachi dan Madara, ada Akatsuki. Berikut kisah2 di balik "bergabungnya" Itachi dan Madara dengan Akatsuki.

Itachi sejak dulu dipasangkan sama Kisame Hoshigaki. Membuatnya sempet merinding juga. Melihat Kisame yang sering tersenyum ramah. Mau tau kenapa? GIGINYA! Serem...

Itachi nggak pernah bilang ke siapa-siapa kecuali adiknya, "Kisame punya kebiasaan senyum nggak jelas. Emang cling mana giginya ama tembok rumah kita?"

Untunglah Kisame nggak tau menahu soal ini. Kalau tau... bayangkan sendiri.

Itachi sangat benci piercing. Itu kata Sasuke. Tapi, setelah bergabung di serial Naruto, mau nggak mau ia harus menahan mual melihat piercing Pein yang mesti dilihatnya.

Waktu Itachi ngeliat Deidara pertama kali, dia hampir bilang Dei itu banci nggak jelas. Untung, Dei kebagian porsi ngomong yang cukup awal sebelum Itachi keceplosan. Jadinya? Omongan yang nyaris membuat Perang Dunia pecah itu pun cuma diketahui adiknya.

Ada yang liat cat kuku warna hitam yang menghiasi kuku seluruh anggota Akatsuki? Nggak semua menerima kok. Soalnya, cat itu, walaupun sudah dijamin kualitasnya, bener2 pekat di kuku. Sampe semua pada mundur-mundur ngeri. Yang pertama kali jadi kelinci percobaan? Kisame lah. Eh, buat dia, bukan kelinci percobaan, tapi hiu percobaan!

Madara paling benci bertingkah kekanakan. Dia hampir menolak tawaran menjadi TOBI karena menurutnya TOBI itu bloon, goblok, dan tolol. Akhirnya, setelah diseret-seret oleh anggota keluarga Uchiha yang lain, ia pun menerima dengan berat hati.

Pertama kali Madara alias Tobi dipasangin sama Deidara di serial, Dei sempet cengok karena nggak sempet baca script. Dia bisik2 ke pemain2 lain. "Ini orang malu kali ya, mukanya saking jeleknya."

Dei hampir babak belur karena Madara udah nepsong mau membunuh Dei, 'coz olokannya memang bener2 panas di telinga. Untung anggota Akatsuki yang lain sigap melerai sebelum jadi pertempuran sungguhan.

Apalagi Madara harus panggil Deidara-senpai. Wih... sebelum syuting sudah teriak2 dia.

"WOI, JANGAN BANGGA LO! EMANG SENIORAN MANA, GUE APA LO?!"

Madara semakin ngambek karena dia jadi anggota Akatsuki menggantikan Sasori yang menurutnya feminim berlebihan. 'kan Sasori suka boneka.

Skippp...

Adegan Karin-Sasuke sempat jadi kacau. Karin ternyata terlalu pemalu sampai dia harus minta maaf2 dulu ke kamera, baru adegan dimulai. Karin sendiri bilang dia nggak bisa hidup tanpa kacamata. Apa boleh buat, script menyuruhnya lepas kacamata. Mau nggak mau harus mau.

Suigetsu, pacar Karin, biasa saja melihat peran Karin. Dia sih nggak ngurus selama nggak ada adegan mesra.

Perekrutan Juugo malah jadi kacau karena Juugo nggak bisa membuka pintu penjara, kuncinya hilang entah kemana. Dia harus terperangkap cukup lama sampai seluruh kru mematahkan kenopnya.

Ngomong2 soal Hebi,

Karin, sebenarnya berprofesi sebagai model sekaligus peneliti parfum. Perannya di sini dihancurkan setelah akting "menggoda" Sasuke di ruangan kosong. Padahal sebenarnya dia sama sekali tidak tertarik pada Sasuke karena dia sudah ada yang punya. Imagenya sempat jatuh, tapi setelah press conference, orang2 bisa mengerti soal perannya.

Suigetsu, pacar Karin, sebenarnya adalah insinyur kelautan yang juga aktivis lingkungan hidup dan pencemaran air. Dia langsung menerima perannya di sini sebagai seorang pengendali air saat pertama kali ditawari casting.

Juugo, memang kekuatannya tidak sedahsyat yang diceritakan di serial. Tapi setidaknya, dia memang seorang atlet lempar lembing, tolak peluru, dan angkat besi. Dan terakhir, emosinya tidak stabil alias moody. Makanya, dia sering dijuluki "Si kepribadian Ganda."

Oke, langsung ke pertempuran Itachi Sasuke.

Semua adegan sih lancar. Toh kalo soal perang / perkelahian, anak dua ini ahlinya. Mereka udah terbiasa berebut mic di studio nyanyi pribadi. Hahaha. Devil Laugh

Tapi nyatanya, di adegan yang membutuhkan keseriusan luar biasa, malah jadi kacau. Yaitu adegan "jitak" atau lebih tepatnya implant Amaterasu. Nah, posisi ini gagal terus dicapai. Sutradara nyaris terbakar api sebel.

1.Salah besar. Itachi malah nyundul kepalanya Sasuke.

2.Orang ini malah mendorong kepala adiknya bahkan sampe adiknya hampir jatuh, parahnya, dia barusan berlutut jatuh, langsung ngakak hebat.

3.Sebel take2 terus, dia langsung pura2 nyekik adiknya. Klop. Adiknya langsung acting kecekik kehabisan napas. Mereka berdua ketawa, dan sutradara senewen luar biasa.

4.Malah "nampar pelan adiknya"sambil ngomong. "Plaaak..."

5.Sebenernya udah betul, tapi adiknya malah melotot. Aslinya cukup melongo sajaa...

6.Baru bener semuanya.

Kenyataannya, Itachi jadi semakin rese begitu artworknya jadi. Adiknya ketawa sakit perut ngelihat contoh nyata akting hancur hebat. Dia bahkan nggak nangis ngeliat kakaknya "dibunuh". Cuma cengok aja ngeliat yang nangis kok malah mamanya.

"Wakaakaaaa... kerutnya semakin terlihat jelaaassss..." teriak Sasuke.

Untung, aniki baik ini nggak men-tsukuyomi adiknya sendiri.

Adegan Madara n Sasuke.

Amaterasu dadakan yang diterima Madara dibuat palsu. Kalo Amaterasu aslinya, bisa mampus terpanggang orang itu. (jadi tobi panggang. Mau dong nyobain. :-p)

Itu aja sudah bikin baju Madara berlubang lumayan parah. Kulitnya sih nggak kena saking bajunya tebel seperti topengnya. (Maap.)

Adegan2 ini harus di-dubbing menggunakan mic yang berisi rekaman suara Madara. Suara Madara yang pake topeng plus gema di gua membuah suaranya makin tidak karuan. Mau nggak mau, dia harus men-dubbing suaranya sendiri.

Sasuke yang masih nggak jelas aja dengernya, Cuma bisa bilang "Apa? Apa? Ulangi."

Finally, chapter yang membahas keluarga Uchiha selesai. Next, Hyuuga Family.

Terakhir, saya minta Ripiu

Ripiu

Ripiu

Ripiuuuuu...