Makasii yaa atas review kalian..

Aku senang sekali *nangis dipelukan Ichigo, Rukia masang tampang devil* .

Langsung saja kalian menikmati ficku ini. *bawa drum ma terompet*

Disclaimer : Bleach punya KUBO-SENSEI.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Semua orang tertuju pada sosok Rukia. Para shinigami dan vaizard yang masih bingung dengan kejadian ini, tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Mata violet Rukia berubah menjadi hitam, baju shinigami Rukia berubah seperti baju espada, tetapi disamping dada Rukia terdapat setangkai bunga mawar dan rambut Rukia menjadi panjang sepunggung dengan berwarna kecoklatan.

Rukia hanya memandang para shinigami dan vaizard itu dengan tatapan kosong. Lalu, Rukia balik memandang Aizen yang sedang terpenjara.

" Apa yang kamu inginkan dariku, Aizen?apa urusanmu sangatlah penting, sampai kamu membangkitkan diriku yang disegel oleh RAJA " tanya Rukia, yang diakhiri oleh anggukan tanda YA dari Aizen.

Baik shinigami maupun vaizard terkejut dengan perkataan Rukia. RAJA soul society menyegel sesuatu ditubuh Rukia? dan yang tidak dimengerti oleh mereka adalah kapan Rukia bertemu dengan sosok RAJA.

" Apa maksudnya ini, Mamoru-san? " tanya Ichigo, ia yakin Mamoru pasti mengetahui sesuatu. Karena dia adalah pengawal RAJA.

" Aku tidak tahu "

" Jangan berbohong Mamoru-san, kalau kau mengetahui sesuatu katakanlah "

" Aku tidak mengetahui masalah segel. Aku hanya mengetahui kalau Rukia adalah mantan anggota kerajaan " ucap Mamoru yang spontan membuat semua orang kaget.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Aizen memandang para shinigami dan vaizard itu dengan muka mengejek. Seakan-akan, mereka tidak bisa mengalahkan dirinya dan Rukia. Tousen yang sedari tadi merasakan reiatsu yang amat sangat kuat dari Rukia, akhirnya angkat bicara.

" Aizen-sama, apa anda yakin melepaskan segel itu? Anda juga pasti tahukan alasan kenapa RAJA menyegel DIA ditubuh Kuchiki Rukia " tanya Tousen.

" Ya, aku mengetahui semuanya, DIA yang sudah membunuh 1000 manusia. Bahkan, mungkin satu-satunya orang yang bisa melukai RAJA " Tousen terkejut mendengar pernyataan Aizen.

" Apa tidak bahaya? Sampai bisa melukai RAJA, berarti DIA benar-benar kuat bukan? Apa anda tidak takut, jika DIA mengkhianati kita? "

" Aku juga sudah memikirkan sebuah rencana untuk membereskan DIA " terang Aizen, sambil diikuti tatapan bingung dari Tousen. Pada saat Tousen ingin melanjutkan bicaranya, Ichimaru langsung mengucapkan sesuatu didekat telinga Tousen.

" Sudahlah, apapun pemikirannya, Lebih baik kita mengikutinya saja. Mungkin akan ada kejadian yang lebih seru " terang Ichimaru diakhiri senyum khasnya.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

" Aizen, apa yang harus aku lakukan terlebih dahulu? " tanya Rukia dengan wajah masih memandang para shinigami dan vaizard itu.

" Apakah kamu bisa membukakan pintu RAJA? "

" Aku bisa saja membukakannya, tapi apa untungnya bagiku pada saat kamu bisa membunuh RAJA ? "

" Aku akan memberikan apa yang selama ini kamu cari " Seketika itu juga, Rukia langsung memalingkan mukanya kehadapan Aizen.

" Apa kamu tidak berbohong, Aizen ? "

" Tentu saja tidak "

" Baiklah, aku akan membukakan pintu RAJA. Tapi, kamu bisakan membuka kidou dari kakek tua itu? Aku tidak ingin berlama-lama disini, karena udara disini sangatlah tidak mengenakkan " ucapan Rukia hanya diakhiri senyuman dari Aizen.

" Tidak akan kami biarkan " kata Yamamoto-soutaicho. Ichigo, Byakuya, Inoue, Ishida , Toushiro, Rangiku, dan Urahara langsung mengelilingi Rukia. Sedangkan, sisanya mengelilingi penjara Aizen.

Rukia yang melihat hal itu hanya menghela nafasnya. " Kakek tua, lebih baik kamu pensiun saja dari jabatanmu itu dan kalian para shinigami, lebih baik menyerah saja. "

" Tidak akan, kami tidak akan menyerah. Karena itu, Rukia sadarlah " kata Ichigo.

" Orang yang bernama Rukia sekarang sudah mati " Ucap Rukia, yang membuat Ichigo dkk kaget dengan perkataan Rukia.

" Apa maksudmu? "

" Tidak perlu dijelaskan " setelah mengucapkan itu, Rukia mengeluarkan pedangnya dan mengarahkannya kelangit. Ia mengucapkan sesuatu dan seketika itu juga, pedangnya mengeluarkan cahaya. Aizen yang melihat cahaya ini, langsung tersenyum. Sedangkan Toushiro, entah mengapa sepertinya pernah melihat cahaya itu juga.

" Apa itu? " tanya Byakuya.

" Aku sedang membuka pintu RAJA "

Ucapan Rukia spontan membuat semua orang terkejut. Ichigo dkk pun langsung segera menghampiri dan menyerang Rukia. Tapi..

PPPRAAANNGG...

Pedang mereka semua tertahan hanya dengan sarung pedang Rukia, mereka yang berusaha menghentikan Rukia, menyerang dari kiri, kanan, depan, belakang, atas, dan bawah. Tapi, itu semua sia-sia. Seakan-akan tubuh Rukia dilindungi oleh kekkai. Pada saat mereka ingin melakukan serangan, tiba-tiba pedang Toushiro ikut bersinar dan sinar itupun menjadi satu dengan sinar pedang Rukia. Semua mata tertuju ke Toushiro,yang ia sendiri juga bingung akan pedangnya ini.

" Ternyata, kamu juga mantan anggota kerajaa ya? " tanya Rukia yang membuat semua orang berpaling ke Toushiro. Toushiro yang masih bingung akan pedangnya itu, bertambah bingung dengan pertanyaan Rukia.

" Apa maksudmu? " tanya Toushiro.

" Didunia ini, hanya ada 2 orang yang mempunyai elemen es. Yaitu, Rukia Kuchiki dan Toushiro Hitsugaya. Kenapa? Karena itu adalah tanda bahwa kamu adalah anggota kerajaan "

Toushiro yang kaget akan perkataan Rukia, tidak percaya bahwa dirinya mantan anggota kerajaan.

" Apa kamu sebegitu terkejutnya dengan perkataanku? " tanya Rukia. Toushiro tidak bisa menjawabnya,karena memang dia sendiri juga masih bingung.

" aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni kalian " setelah mengucapkan itu, tiba-tiba saja muncul goresan dilangit yang berbentuk seperti pintu. Pada saat Rukia ingin menebaskan pedangnya ke goresan itu. Tiba-tiba Ichigo muncul didepan Rukia, dan berhasil menahan serangan Rukia.

" Rukia, sadarlah "

" Apa kamu bodoh? Aku sudah bilang, kalau orang yang bernama Rukia sudah mati "

" Tidak, aku percaya dengannya. Dia masih hidup, Rukia bukanlah perempuan selemah itu. Karena itu, Rukia sadarlah "

Rukia yang mendengar ucapan Ichigo, tiba-tiba memegang dadanya. Entah kenapa, dadanya terasa sakit. Dan Ichigo menyadari hal tersebut.

" Rukia, kamu kenapa? Oi, kamu tidak apa-apa kan? " tanya Ichigo dengan khawatir. Rukia yang mendengar hal tersebut, memandang Ichigo.

" Asal kamu tahu ya, pada saat ini. Aku bukanlah Rukia Kuchiki. Tapi ... "

Rukia memejamkan matanya. Pada saat itu, ia bisa merasakan tatapan mata Aizen tertuju padanya.

" Namaku adalah Hikari "

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Akhirnya selesai juga ini fic..

Makasii banyak atas reviewnya, maaf kalo cerita ini gaje dan ngebingungin. Soalnya, ini aku bikin waktu lagi MOS dan jam pelajaran jadinya aneh bin ajaib dee.. *inspirasi datang kapan aja kan*

Dan ini balasan reviewnya :