Pandangan Pertama
© Saya
Eyeshield 21 © Riichiro Inagaki and Yusuke Murata
Love Story (song) © Taylor Swift
Summary:
Pandangan pertama Kotarou-Akaba
Timeline:
Saat pertama kali mereka ketemu
We were both young
When I first saw you
I close my eyes
And the flashback start
I'm standing there
.
.
Sasaki Kotarou berjalan penuh percaya diri memasuki gedung sekolah barunya, SMU Bando. Di sekolah inilah dia akan menghabiskan waktu 3 tahunnya.
"Hm, sekolah ini cukup besar juga. Tidak se-abal yang kukira." Komentarnya sambil mengeluarkan sisir andalannya setelah mengamati bangunan itu. "Yah, walau alasan utamaku masuk sekolah kurang elite ini karena ikut-ikutan Julie sih."
Dia terus melangkah hingga akhirnya berhenti tepat di depan kelas 1-B, kelas yang akan menjadi kelasnya untuk setahun ke depan.
Setelah Kotarou berhenti di depan kelas itu, mendadak muncul seorang pemuda berambut merah menyala yang juga ikut-ikutan berhenti disitu. Akaba Hayato.
Kotarou memandang Akaba, Akaba balik memandang Kotarou. Kotarou menyipitkan matanya, Akaba melepas kacamatanya. Kotarou memberi pandangan melecehkan, Akaba memberi pandangan dingin. Dan dari pandangan pertama itulah mereka sudah tau mereka tidaklah ditakdirkan unrtuk menjadi sepasang kekasih—CORET, sepasang sahabat.
Kotarou mengangkat alisnya, berusaha sekeras mungkin terlihat menjadi seorang pelaku intimidasi di hadapan si rambut merah ini. Sedangkan Akaba tetaplah datar-datar saja seraya memberikan tatapan tajam menusuk.
Kotarou's POV
Siapa sih cowok aneh ini? Rambut merah ngejreng-nya bener-bener kelihatan hasil kerjaannya orang-orang salon, gak natural! Terus, liat bola mata merahnya, jelas banget itu colour contact. Baru kelas 1 SMU kok gayanya udah sok artis gini sih! Dan, ya ampun, ke sekolah pake bawa-bawa gitar buat apaan coba? Kuharap nanti akan ada guru BP yang menyita gitar itu.
Kesan pertamaku setelah melihatnya : Orang yang sangat gak SMART!!
Akaba's POV
Fuu, baru masuk sekolah hari pertama aku sudah bertemu pemuda aneh seperti dia. Terus-terusan menyisir seperti itu membuktikan betapa lemahnya kepekaan musinya. Gayanya norak, dan dari caranya memandangku kelihatan sekali kalau dia tidak memiliki pengetahuan musik yang cukup. Orang yang menyedihkan.
Kesan pertamaku setelah melihatnya : Ritmeku dan dia berbeda.
Back to Normal POV
Keduanya masih saling memandang, saling mencari kejelekan masing-masing. Tapi kemudian mata mereka berdua tertuju pada sesuatu yang di pegang oleh orang yang ada di depannya. Akaba memadang sebuah bola Football yang sedang dipegang Kotarou, dan Kotarou memandang bola Football yang sedang dipegang Akaba.
Dan akhirnya mereka menemukan sesuatu yang bisa menghubungkan mereka; American Football.
Lalu, Akaba dengan gentle mengulurkan tangannya. "Akaba Hayato."
Setelah menatap uluran itu dengan tidak percaya, akhirnya Kotarou membalasnya. "Sasaki Kotarou."
Jabat tangan itu hanya berlangsung kurang dari sedetik.
"Fuu, apa kau menyukai American Football?" tanya Akaba sambil memasuki ruang kelas.
Kotarou mendelik, masih enggan berinteraksi dengan makhluk di sampingnya itu. "Bukan urusanmu!"
Akaba menyunggingkan sedikit senyum. "Penilaianku padamu sangat tepat, ritme kita memang berbeda."
"Yeah, penilaianku padamu juga tepat. Kau sangat gak smart!"
Itulah kesan dari pandangan pertama mereka berdua. Dan mereka sama sekali tidak akan menyangka akan menjadi teman di hari-hari berikutnya.
.
.
Cause we were both young
When I first saw you
FIN
Author : hanya sebuah chap gaje :( pengerjaannya juga bentar banget, Cuma setengah jam kurang. Sama kayak pas bikin 'di bawah pohon'. Dan ada lirik love story-nya taylor swift nyempil disitu ^^ ga ada maksud apa-apa, aku lagi suka aja sama lagu itu. Lagian liriknya yang itu lumyan pas kan buat nge gambarin pertemuan pertamanya AkaKota xD
review?
