Akhir yang baik, Awal dari masa depan
Disclaimer: Fujiwara Hiro
Genre : General/Romance
Rated : Tenager
Pair : Usui Takumi
Gerard Walker
Hanazono Sakura
Ayuzawa Misaki
Warning : Dialog udah ada tetapi cerita yang terjadi di masa depan ya pikir saja sendiri. Kukukukukuku….
Akhirnya setelah kepindahan Maria ke Miabigaoka, tidak terasa waktu berlalu dengan begitu cepat. Akhirnya LKS pun datang kembali yaitu tempat yang mengubah Usui dan menjadi akhir perjalananya pula.
Awal dari LKS pun tiba dan pada suatu ketika diadakan rapat oleh Ketua OSIS. Rapat ini dihadiri oleh seluruh pengurus osis dan merupakan program final dari angkatan mereka. Dalam sidang pun berlangsung percakapan pada umumnya dalam rapat
"Teman teman sekalian, ini merupakan program kita yang terakhir. Jadi mohon bantuannya untuk menyukseskan kegiatan ini," kata Ketua OSIS. " Baiklah, pada mulanya kita akan memilih orang yang akan menjadi ketua."
Subaru lalu berkata,"Bagaimana kalau Usui Takumi saja yang menjadi ketua."
"Itu saran yang cukup bagus," lanjut ketua OSIS. "Apakah kalian semua setuju dengan hal itu?"
Lalu semua pengurus yang berada ditempat itu serempak meneriakkan kata, "Setuju," dengan suara lantang.
Usui pun ditunjuk menjadi ketua kepanitiaan dalam LKS tepat pada detik itu. Namun dalam hati, Usui merasa telah mendapat beban yang begitu berat dikarenakan hal itu merupakan kegiatan terakhir mereka. Sehingga Usui pun bertekat untuk melakukan yang terbaik dalam LKS tersebut. Pada waktu itu juga, setelah penunjukan ketua maka rapat pun kembali dipimpin oleh Usui sehingga rapat pun kembali berjalan.
"Baiklah teman-teman, terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya." Kata Usui. Terus lanjut ia berkata,"Baiklah mari kita mulai dengan mendiskusikan mengenai kepanitiaan dalam LKS."
Mereka pun melaksanakan rapat tersebut dengan sebaik baiknya. Melakukan persiapan dengan matang hingga LKS pun tiba. Dan ini menjadi awal pembuka jalan baru bagi Usui untuk dapat menatap masa depan yang cerah.
-Hari pertama LKS-
Pada pagi hari saat LKS akan dibuka, seluruh peserta pun berkumpul di lapangan dan menerima serangkaian arahah dari pembina dan Ketua OSIS. Tak lupa pula ketua panitia pun berbicara untuk menjelaskan tentang skema jalannya kegiatan tersebut.
"Para peserta sekalian, kalian telah dihaparkan pada awal yang baru, yaitu menjadi seorang pemimpin yang dapat melanjutkan apa yang telah kami perjuangkan." Kata Usui, lalu dilanjutkan, "Setelah melewati LKS ini kalian semua pun akan menjadi seseorang yang melebihi kami sebagai senior kalian. Dan…."
Semua arahan itu, suara itu, kemudian berlalu begitru cepat sehingga tanpa tersada LKS telah memasuki intinya. Pada LKS tersebut para pesetanya diarahkan untuk dapat bertindak layaknya sebagai seorang pemimpin. Dan akhir dari itu semua yaitu menjadi seorang Pengurus OSIS. Mungkin tidak jelas, apa yang sebenarnya menjadikan sesorang ingin dan tertari menjadi seorang pengurus OSIS. Namun melalui hal itu maka mereka menganggap telah mejadi suatu yang baru yaitu manusia dengan masa depan yang cerah.
LKS pun berlangsung dengan materi yang begitu banyak dan tugas yang lebih. Namun pada suatu ketika terjadi perdebatan yang tak disangka oleh Usui dalam jalannya LKS. Hal ini pada awalnya dipicu ketika Usui menyuruh seorang peserta untuk pulang.
"Hei kau, jika kamu merasa tidak dapat mematuhi kami yang berada disini, maka ada baiknya kamu pulang sekarang juga," ungkap Usui menahan amarahnya.
Lalu balas Peserta Pembangkang tersebut," Apakah kau yakin dengan hal itu?"
Lalu ungkap Usui Lagi dengan amarah," SEKARANG!"
Setelah itu orang tersebut pun pergi dan pulang. Namun saat perjalanan pulang dia dilihat oleh seorang pembina yang menganggap itu tidak lazim. Setelah itu, kemudian Usui pun dipanggil oleh Pembina untuk diitrogasi mengenai masalah pesrta yang dipulangkan tersebut.
"Usui, apa yang sebenarnya terjadi disini," kata pembina dengan cemas,"Apakah memang benar bahwa kau menyuruh seorang peserta untuk pulang?"
"Benar pak saya yang melakukannya," jawab Usui atas peranyaan pembina," Apakah ada yang salah dengan hal itu?"
Pembina pun berkata,"Jelas itu merupakan kesalahan, karena semua peserta disini merupakan tanggung jawab kita."
"Tapi pak, orang itu tidak mematuhi kami dan menghargai kami sebagai seniornya," lanjut Usui dengan rasa marah," Orang itu tidak pantas untuk menjadi seorang pemimpin. Dia hanya ingin popularitas saja."
Jawab pembina,"Tapi kan tetap saja dia adalah tanggung jawab kita. Dan sudah menjadi tugasmu untuk mengubah kelakuan itu, bukan malah menghindar karenanya, bukan?"
"Ya pak, saya mengerti. Hal ini takkan terulang lagi," jawab Usui merasa bodoh dihadapan pembina.
Setelah kejadian itu tanpa sadar, ternyata Ibu dari Usui datang. Ibunya datang karena hari tersebut ternyata merupakan hari kelahiran dari Usui. Ibunya pun memberikan kado atas ulang tahun dari Usui. Hal ini pun kemudian tersebar dengan cepat keseluruh panitia dan peserta sehingga menjadikan hari itu menjadi menarik. Setelah mendapatkan hadiah dari ibunya, Ubu Usui pun bergegas kembali ke tempat kerjanya yang sangat jauh. Ibunya merupakan seorang guru yang bekerja pada daerah terpencil. Setelah beberapa jam berjalan akhir LKS pada hari itu pun akan segera usai namun pada hari itu tetap akan ada tugas. Tetapi hal itu tidak terjadi, dan hanya menjadikan tugas sebelumnya saja sebagai tugas hari itu. Dan tugas hari itu ditiadakan. Hal ini membuat para peserta berteriak kegiranggan akan hal tersebut. Walaupun sebagian bersar diantara mereka tidak tahu bahwa hal itu dilakukan karena hari tersebut merupakan hari kelahiran Usui, dan sebagai hadianya untuk semua peserta maka tugas pada hari tersebut ditiadakan. Lanjut, acara LKS pada hari itu pun telah usai dan diadakan rapat tiba tiba oleh pembina mengenai permasalahan yang seharusnya telah selesai.
"Kalian sekalian dikumpulkan di tempat ini, dikarenakan adanya permasalahan pada kegiatan ini," ujar Pembina dengan nada serius," Oleh karenanya maka kalian dikumpulkan di sini. Dan ini semua adalah kesalahan dari ketua panitia Usui Takumi yang menyuruh pulang seorang peserta."
Usui pun langsung mengatakan," Saya punya alasan jelas untuk melakukan hal itu. Lagi pula dia memang tidak pantas, bukan?"
Sakura pun menjawab," Tetapi kita masih punya banyak cara lain yang bisa dilakukan, bukan?"
Pembina pun spontan memberikan persetujuan," Betul apa yang dikatakan Sakura?," kemudian lanjut memojokkan suasana," Dan ini semua dikarenakan kesalahan mu Usui."
"Kami pun sependapat dengan pembina," ujar seluruh panitia sepakat.
Akhirnya pada waktu itu Usui hampir menuju batas puncak emosinya untuk mengatakan bahwa dirinya melakukan hal yang tidak dapat disalahkan. Namun sebelum kemarahannya memuncak lalu sesuatu yang lucu pun terjadi.
Serentak semuanya berkata," Selamat ulang tahun ya?"
Kata itu pun menjadikan emosi Usui serempak hilang, dan akhirnya pun air langsung jatuh membasahi pakaian Usui dan menjadikan hari itu penu kejutan dan kebahagiaan yang takkan terlupakan.
To Be Continue…...
WARNING!
Hari Selanjutnya, masih pada masa LKS namun pada malam hari dan merupakan final dari pertemuan Usui dan Ayuzawa.
