Ilyusha: Tenang itu masih chapter 1 yang chapter selanjutnya Dino, Hibari, Tsuna, dan Mukuro akan kusiksa habis-habisan.

Kyori: Untuk disclaimer: KHR bukan milik ilyusha-san, Genre: Romance/Hurt/Comfort, Rate: T. lihat chapter 1. Sumarry: Tak peduli seberapa besar aku mencintainya sepenuh hatiku tapi hal itu takkan terwujud, dia hanya mengenalku sebagai seorang penjahat yang akan berakhir menyakitinya. Pair: 6927 (MukuroxTsuna) ONE-SIDE. Oh ya, tiap chapter pair yang tercantum akan berbeda jadi jangan kaget.

Ilyusha: Oke mulai critanya

-!LyU$#a-

~Mukuro PoV~

Sawada Tsunayoshi, nama itu terus terlintas dalam pikiranku, wajahnya yang penuh senyum itu selalu terukir dalam ingatanku, suaranya yang lembut selalu terngiang di telingaku. Ketika aku mendengar atau melihatnya menangis, hatiku sakit dan hancur, ingin aku berada di dekatnya, menenangkannya, memeluknuya, menghiburnya, dan mengatakan bahwa semuanya tidak apa-apa. Tapi, semua hal itu tidak akan pernah terjadi. Aku tahu bahwa hatinya tidak memberikan sedikitpun ruang untukku. Aku tahu bahwa dia mencintai sang ketua DC yang ditakuti banyak orang itu.

Sesekali aku menyelinap masuk ke dalam alam bawah sadarnya. Seluruh tempat itu dipenuhi oleh semua ingatannya tentang sang ketua DC. Setiap kali aku melihat hal itu, hatiku hancur bagaikan debu-debu kecil yang hampir tak terlihat oleh mata. Aku juga menyadari kalau sang 'burung' mencintai 'kuda poni'. Ingin rasanya aku memisahkan ikatan tipis sang 'ikan' dari sang 'burung'. Tapi, aku takut hal itu hanya akan menyakitinya. Hanya sedikit yang bisa kupilih. Kadang aku memilih untuk diam. Aku tidak akan membuatnya mengetahui perasaanku padanya.

Jika bisa, aku ingin selalu berada di sampingnya tanpa dia mengetahui hal itu. Aku takut dia akan hancur ketika mengetaui bahwa sang 'burung' yang dicintainya tidak mencintainya. Aku sangat takut untuk menghancurkan dirinya. Tapi, sebagian hatiku mengatakan kalau sebaiknya aku memberitahunya akan kenyataan itu, sehingga aku bisa masuk ke dalam hantinya sedikit demi sedikit.

Tapi, apakah aku bisa menjadi orang yang tepat untuknya? Apakah aku sudah memilih keputusan yang benar? Apakah aku bisa menggantikan posisi Hibari Kyoya dalam hatinya? Banyak sekali pertanyaan yang muncul dalam benak-ku. Aku bingung. Mungkin, semua orang akan mentertawaiku. Karena aku, seorang Rokudo Mukuro, seorang penjahat, dan pembenci mafia bisa jatuh cinta pada seorang bos mafia, ditambah lagi orang itu adalah bos kesepuluh dari keluarga mafia Vongola. Keluarga mafia yang paling berkuasa dan terkuat di dunia mafia.

Alasanku adalah karena dia adalah orang pertama yang menerimaku, orangpertama yang tidak takut padaku, orang yang pertama tersenyum dengan tulus padaku, orang pertama yang memperlakukanku sebagai manusia, orang pertama yang mempercayaiku. Jika aku bertemu lebih awal dengannya aku mungkin tidak akan memebenci mafia. Dia adalah orang yang merubah dunia kelabu-ku menjadi berwarna. Orang yang membuka ointu hatiku, Orang yang melelehkan dan mencairkan hatiku yang beku. Untuknya aku akan melakukan apapun. Aku akan manjadi monster berdarah dingin untuk melindunginya. Aku akan membunuh temenku sendiri jika itu untuk melindunginya. Walau aku harus kehilangan nyawaku aku akan bahagia karena aku mati untuknya. Tapi, tak peduli seberapa besar aku mencintainya sepenuh hatiku tapi hal itu takkan terwujud, dia hanya mengenalku sebagai seorang penjahat yang akan berakhir menyakitinya.

Kini aku sedikit bahagia karena dia akan pergi ke Itali meninggalkan sang 'burung'. Tapi dalam jangka waktu yang sebentar itu apapun bisa terjadi. Aku hanya dapat diam dan melihat. Seandainya aku tidak melakukan hal 'itu' Vendicare tidak mungkin menangkapku dan aku bisa berada di sisinya dan menunjukkan kalau aku mencintainya. Semuanya adalah kesalahanku sendiri dan aku menyadari semua itu. Karenanya aku memilih untuk diam hingga dia menyadari semuanya walaupun hal itu akan memakan waktu yang lama, aku akan tetap menunggunya, selamanya.

~ End of Mukuro PoV~

-!LyU$#a-

Ilyusha: Review please~ tunggu, flame juga boleh sih…. Ntar buat membakar orang yang seenaknya saja membentak mama Kyon-kyon/Ukeq tercinta, pake ngusir-ngusir segala trus dia ga sopan banget. Aku sebagai seme-nya Kyon-kyon kagak terima ukeq di bentak padahal ukeq kagak salah.

Tsuyuki: Sabar ya Ilyusha-san

Ilyusha: Tsu-chan…. *hugs*

Tsuyuki: I-ilyusha-sa-san, u-uda-ra

Ilyusha: ups, lupa….

Tsuyuki: …. Ga apa-apa kok….

Ilyusha/Tsuyuki: Dear readers please review~ (Ilyusha: Kasi flame yang banyak untuk membakar orang sialan yang memebentak mama Kyon-kyon/Ukeq tercinta)