A/N : Wahai para reader yang terhormat, chapter 2 itu wajib baca. Menurut sang author, chap 2 lebih kocak. Mohon maaf atas fokus cerita pada OC juga -a..
Warnings dan Disclaimer udah di CH 1. There's nothing mine except the OCs :D
Enjoy!
Chapter II
Kemarin sudah berlalu, sekarang sudah datang. Domba pun pulang, mau bobo .. (?)
"Jadi hari ini ya ?" tanya Kouhaku dengan emosi yang aneh. Seperti orang gugup, tetapi senang. Autis ?
"IYAAAA !" jawab Kyon kesal. Rupanya sejak kemarin siang, sore, malam, subuh, bulan baru, gerhana, senja rusak (?). Kouhaku menanyainya. Al tidak menjawab, ia merasa kalau pertanyaan itu tidak penting.
-Flash back mode on-
"Jadi besok ya ?" tanya si Shadow Frost setelah keluar dari penginapan tersebut. Tetapi tidak ada yang menjawab, Kyone masih malu - malu dan AL tetap stay cool. Tetapi ada yang aneh, mereka memegangi perut masing - masing.
"Gw laper .." kata Al.
*Gubrak .. !*
Bunyi apakah itu ? Ternyata kucing tetangga jatuh dari pohon.
Panasnya siang itu ditambah dengan perut mereka yang sudah keroncongan, ngerock, jaipong, j-pop (?). Membuat suasana dari kacau menjadi tambah kacau.
"Gw juga laper Al .. , kita kan belum makan 3 hari .. , ya jelas lah -" kata Kyone terpatah - patah.
*Gubrak .. !*
Bunyi apakah itu ? Ternyata ada durian jatuh dari pohon di sebelah Kyone, anehnya durian itu bisa mengeluarkan suara ..
"Aduh-duh sakit .." terdengar suara dari pohon itu.
Hati Kyone berdetak kencang. Ia melihat ke arah pohon itu, dan tampaknya ada durian yang bisa berjalan ..
"UAAAAA ! AL LO-LO-LONTONG GUA" teriak Kyone kencang, rupanya Kyone yang malu - malu saja bisa takut dengan hal seperti itu.
"Mau beli berapa dek ?" tukang lontong bertanya (?).
Author : Ada yang manggil tukang lontong ?
Reader : Kagak ~
Author : Lah ? ~
"Kau kenapa sih ?" tanya Kou. "Kyone memang seperti itu sejak kami bertemu, ia selalu takut akan hal yang aneh .." tambah AL.
"Naruto, kau ceroboh sekali !" kata sesosok seorang gadis berambut pink. "Ini kan mission rank Z (?), masa bisa gagal .." tambahnya.
"Maaf Sakuraa-chan, kucing ini larinya cepet banget, bisa ngilang - ngilang gitu" jawab Naruto. "Hei kalian kenapa kayak abis liat setan ?" tanyanya.
"Tadi ada duren bisa jalan ... Jantungan tau ga !" jawab Kyone blak - blakan. Ternyata ia dapat berubah dari malu - malu menjadi blak - blakan saat ketakutan.
"Hah duren ?, mana ada duren disini ?" sahut Naruto yang bolot. Ia tidak dapat berpikir cepat. Udang saja lebih cepat (?).
"Naruto .., yang mereka maksud adalah kau, bodoh" jelas Sakura.
"Bu-bu-bukan dia .., ITU !" Kyone menunjuk ke arah pohon tersebut. Mereka pun menghadap ke arah pohon itu dan ..
-SIIIIIIIING-
"UAAAA !" teriak Kou, Naruto, Kyone, Sakura, dan tukang lontong (?)berbarengan. Teriakan itu membuat domba terbangun (?).
"IHH JANGAN - JANGAN I-I-ITU HANTU !" teriak Naruto menambahkan suasana ketakutan disana. "KABUR .. !" Kou cs, dan Naruto cs pun kabur dari tempat itu.
"Dasar orang - orang aneh !" kata sesosok laki - laki berambut orange seperti duren.
"Ichigo, kita disini untuk nyelamatin Yoruichi, tadi gua liat ada kucing gosong (?) dikejar ninja itu. Itu pasti dia." utar seorang perempuan teman ichigo.
"Baiklah, Rukia .. Kita harus mencarinya." kata Ichigo. Merekapun keliling desa untuk mencari teman mereka yang tampaknya adalah seekor kucing gosong (?).
-Back to Naruto-
-Saat kabur-
"Tadi kudengar kalian lapar ya ?" tanya Naruto yang ingin dipuji Sakura. "Kalau begitu kita ke Ichiraku Ramen saja ! Gua yang traktir deh." lanjutnya.
Singkat cerita mereka sampai.
-Di Ichiraku Ramen-
"Jadi kalian pendatang baru desa ini ya ?" tanya Sakura. Mereka mengobrol sambil makan.
"Iya .., kami tadi mencari penginapan, tetapi managernya malah ngajak berantem." kata Kou alibi. "Masa satu malam bisa 5 juta ?" tambahnya.
"Nginep aja di apartemen gua ..!" kata Naruto nyengar - nyengir gaje. Ia bermaksud untuk terlihat baik di depan Sakura.
"Baiklah !" kata Kou cs kompak. Mereka pun menghabiskan makanan mereka dan pergi ke apartemen Naruto.
-Di apartemen Naruto-
"Astajim kotor bener .. !" dalam hati, jiwa, raga (?) Kou. "Tapi masih mending ada yang mau ngasih tempat menginap." tambahnya.
AL dan Kyone tidak berkomentar, mereka sudah kelelahan tingkat dewa. Sehingga setelah melihat kasur ..
*Bruk .. !*
Mereka tertidur pulas, sampai pagi. Kou pun ikut tertidur di kasurnya. Mereka bersiap untuk pertarungan besok dengan beristirahat.
Pagi pun tiba, mereka sudah sarapan dan mengucapkan terima kasih kepada Naruto.
-Flashback mode off-
"Terima kasih yaa .. !" kata Kou. "Sampai jumpa lagi !" kata Kyone. "Kita pergi dulu ya !" Al menambahkan.
Mereka pun pergi ke penginapan itu untuk bertemu manager itu lagi. Sementara, di tengah perjalanan ..
"Gua dah ga sabar mau ngalahin mereka .. !" kata Kou memecah keheningan.
"Iya, gua juga." tambah Kyone. Ia menjadi lebih percaya diri saat bertemu Kou, mungkin terpengaruh hypernya ?
"Hah ?, memang kita mau ngapain ?" kata Al. Mereka terdiam ...
*Gubrak !*
"Ya ampun lu kagak denger manager itu kemarin ?" tanya Kou dan Kyone bergubrak ria. Mereka pun sweatdrop besar.
"BANJIIR .. !" kata semut lokal (?).
"Kita mau bertarung Al, manager itu sudah kelewatan." jelas Kyone.
Singkat cerita mereka sampai di penginapan itu, dan disambut oleh manager dengan sorban tersebut.
"Silahkan ikuti saya." Ia berkata. Mereka pun berjalan ke dalam sebuah gua di belakang penginapan tersebut dan disambut oleh pemimpin organisasi yang memiliki penginapan itu.
"Yokoso, minna from.. Err.."
Sang pemimpin dari organisasi yang disebut sebagai 'akatsuki'-memberikan salam untuk para.. Kumpulan orang yang akan organisasinya lawan.
Sayang sekali, sekumpulan orang tersebut tidak-ralat-BELUM mempunyai nama sebutan. Karena itu, sang pemimpin akatsuki, tak bisa menyebut mereka dengan apa - apa.
Namun, tentu saja, Kouhaku berpendapat lain-
"Kita adalah The Three Musketeers!" sahutnya dengan bangga, menamai timnya sendiri-otomatis ia.. Adalah the leader dong?
"Ah baik, the.. Thre maske.. Maske.. Ah itulah!" ucap Pein dengan lidah asli Jepangnya, tak dapat mengucapkan nama kelompok lawannya dgn benar ~
Al dan Kyone nggak protes. Mungkin karena mereka gak se-hyper Kouhaku yang ingin sekali battle.
Kouhaku tetap diam-menunggu pengumuman dari sang pemimpin tim lawannya. (Mungkin dunia kiamat kali Kouhaku bisa diem)
"Ehm." Pein berdehem sebentar, layaknya pejabat yang ingin berpidato. "Orang pertama dari tim-mu, akan melawan anggota tim saya - Deidara, the artist." ia mendeklarasikan.
Tim kouhaku yang sama sekali blm ada persiapan pun langsung diasal tunjuk oleh ketua, siapa yang maju pertama. Setelah capcipcup, domikado, dan mencabuti petal - petal dari beratus - ratus bunga (?), telah ditentukan bahwa yg maju pertama adalah Al-sang 'Living Spellbook'.
Ia tanpa hesitasi pun maju, tampang tidak berekspresi, sedangkan lawannya malah nyengir" sambil kibas"in rambut. Ada apa ini?
'Banci?' Batin Al sambil melihat tingkah laku lawannya, Deidara.
"Ehm." sang pemimpin akatsuki-Pein, berdehem sekali lagi. Tanpa pemberitahuan apapun, semuanya sudah mengetahui bahwa pertarungan akan segera dimulai.
"Round 1 and the Last," teriak pein memberi aba - aba,
Deidara langsung berubah ke posisi kuda - kudanya, sedangkan Al tidak berekspresi-
"BATTLE START!"
Dan pertarungan pun dimulai-
"[Cries from Hell] ~ Pit Hole Trap"
Sebuah mantra spellcard pun diutarkan oleh Al, dan pertarungan sengit akan terus berlanjut.
RnR, Readers! :D
