Title : Engagement

Rated : T

Disclaimer : Super Junior and SHINee belong to SMent, ELFs, Shawols, and GOD ^^ and the story belongs to me.. :D

Author : Iino Sayuri / Celi Sayuri

Warning : Genderswitch, judul nggak terlalu sesuai sama cerita, and suck at summary. Don't like don't read, and click the 'back' bottom on the left. :) thank you..

Keterangan : semua uke jadi yeoja, smentara seme2 tetep namja :) Pairing : 2Min, dan banyak slight-nya..


.

Nae.. aku lagi nggak punya banyak kata untuk diucapkan di intro.. :) mian yah readers.. aku hanya berharap supaya readers semua menikmati chap 3nya.. hehe :) dan untuk Kindergarten series, ada masalah sama publishnya -_- jdi blm bisa.. hiks hiks TT^TT mian yah readers..

Happy Reading ^_^ Enjoy!


.

.

"Heechul-eonni, kau ingat eonni-mu, kan?" tanya Jungsoo. Key mengangguk lagi. "Tiga hari lagi, dia akan datang ke Seoul. Bagaimana kalau pesta pertunanganmu kita majukan jadi tiga hari lagi? Sekalian bertepatan dengan kedatangan Heechul dan suaminya, Hangeng. Bagaimana pendapatmu, chagi?" tanya Jungsoo sambil tersenyum, sementara Key membatu ditempat.

"MWORAGO?" jerit Key keras mengagetkan Jungsoo dan Youngwoon. "Ya! Kim Kibum! Hentikan teriakanmu itu!" tegur Youngwoon sambil menjitak kepala Key. Key mengusap kepalanya.

"Ne, mian, Appa.." ujar Key lemas. Key beranjak berdiri. "Aku.. Mau memberitahu Minho-ah dulu.." kata Key seraya berlari keluar kamar. Jungsoo hanya memandang Key yang makin menjauh.

"Menurutmu dia senang, Youngwoon-ah?" tanya Jungsoo pada suaminya yang sekarang sedang menekuni ponselnya dengan serius. Youngwoon mengangkat bahunya.

"Molla yo, chagiya.. Kuharap Key bisa menerima pertunangan ini.." Youngwoon menutup flip ponselnya, kemudian mendekati Jungsoo yang tengah tidur-tiduran. Ditindihnya kemudian diciumnya tengkuk Jungsoo pelan-pelan sambil sesekali digigitnya kecil membuat Jungsoo sedikit mendesah.

"Jungsoo.. Aku rindu padamu.." rayu Youngwoon sambil terus menciumi tengkuk Jungsoo dan mulai merembet ke bawah. Jungsoo mendesah lagi.

"Le-Lebih baik… Kau kunci.. aahhh.. pintunya dulu.. nghh.. Racoonie.." kata Jungsoo disela desahannya. Secepat kilat, Youngwoon mengunci pintu kamar mereka, kemudian melanjutkan kegiatannya bersama Jungsoo yang sedikit tertunda. Sepertinya mereka benar-benar lupa kalau mereka sekarang bukan dirumah mereka sendiri. =.='

.

Sementara di ruang tengah

.

Siwon memperhatikan layar TV sementara Jonghyun asyik bermain PSP. Siwon melirik kearah Minho yang tengah berkutat dengan ponselnya. "Choi Minho," panggil Siwon. Minho menelengkan kepalanya menghadap pada Siwon.

"Ne, Appa?" tanya Minho. Siwon mematikan TV. Minho sadar Siwon mau mengatakan sesuatu yang penting. Diputarnya tubuhnya menghadap Siwon.

"Pertunanganmu… Kita majukan jadi tiga hari lagi." Kata Siwon tenang. "Sekalian, bertepatan dengan kedatangan eonni-nya Key." Lanjut Siwon lagi. Minho melongo.

"Mwo? Appa serius?" tanya Minho tak percaya. "Lho? Jadi hyung mau tunangan?" tanya Jonghyun sambil memalingkan muka dari PSP di tangannya. Matanya menatap Siwon seolah bertanya 'kenapa-aku-nggak-diberi-tahu?'.

"Nae.. Appa serius dan mau nggak mau kamu tetap tunangan tiga hari lagi." Kata Siwon, kemudian berlalu ke kamar mengikuti Kibum seolah tak ingin ada penolakan. Jonghyun hanya memandang punggung Siwon yang makin menjauh.

"Hyung? Beneran mau tunangan?" tanya Jonghyun akhirnya. Minho mengangguk lemas. "Lalu, gimana dengan Taeminnie? Hyung masih pacaran dengannya kan?" tanya Jonghyun memastikan. Minho mengangguk lagi.

Key menbanting dirinya di sofa disebelah Minho, mengagetkan Minho dan Jonghyun yang masih serius ngobrol.

"Whoa! Key-eonni.. Ngagetin aja!" tukas Jonghyun sebal. Key tidak menjawab, malah memanyunkan bibirnya, kemudian menatap Minho.

"Kau tahu? Pertunangan kita akan dimajukan jadi tiga hari lagi! Apa-apaan itu? Cuma karena Heechul-eonni mau datang! Aku nggak bisa terimaaa! Gimana dengan Onew? Gimana sama Taeminnie?" pekik Key sebal. Mata Jonghyun membulat kaget.

"Mwo? Jadi yeoja bermata kucing ini calon tunanganmu, hyung?" tanya Jonghyun kelewat jujur yang membuat mata Key berkilat marah.

"Mwo? Kau bilang aku bermata kucing? Kau sendiri apa, heh? Dasar manusia otot!" balas Key membuat Minho harus melerai mereka berdua. Tapi, sudah jelas usaha Minho sia-sia. Mestinya Minho ingat kalau sudah berdebat, Key pasti nggak akan mau berhenti sebelum menang, dan Jonghyun yang notabene namja cerewet. Minho makin pusing dibuatnya.

"Ya! Berhenti kalian! Ya! Kubilang berhenti!" seru Minho agak keras tapi tak dihiraukan oleh Key dan Jonghyun. Mereka masih asyik berdebat, membuat Minho terpaksa menggunakan cara terakhir.

BLETAK!

PLETAK!

"Aduuuh ~ Hyung, kenapa aku dijitak?" protes Jonghyun. Minho hanya mendengus.

"Appo..~ Minho-ah.. Lihat saja nanti, pabbo namja!" pekik Key sambil menunjuk-nunjuk Minho. Minho memutar bola matanya sebal.

"Sekarang, lebih baik kita bicarakan cara membatalkan pertunangan kita, Key-ah.." kata Minho sambil menatap mata Key. Jonghyun kaget.

"Mwo? Baru bertunangan kok sudah mau dibatalkan? Mana bisa begitu?" protes Jonghyun. Minho menepuk dahinya pelan. "Oh iya.. Anak babbo ini belum kuberi tahu.." gumamnya pelan. Key memberi tatapan 'biar-aku-saja-yang-memberitahunya' pada Minho. Key bergeser mendekat kearah Jonghyun.

"Sebenarnya.. Aku.. Sudah punya namjachingu sendiri.." sahut Key cepat. Jonghyun melongo.

"Dan.. Hyung.. Masih dengan Taeminnie?" tanya Jonghyun seraya menelan ludahnya sendiri. "Appa sudah tahu?" tanya Jonghyun setengah berbisik. Minho menggeleng lemah.

"Mana mau Appa mendengarkanku? Paling mentok juga dia hanya akan mendengarkan pendapat Yesung." Minho mengeluh sambil menyandarkan dirinya di sofa. Jonghyun memanyunkan bibirnya.

"Yesung katamu?" tanya Key. Minho mengangguk lemah. Key tersenyum setan.

.

o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o

.

"MWO?" Yesung terpekik keras saat Key memintanya membantu membatalkan pertunangan Minho dan Key. Yesung menatap Minho bingung.

"Waeyo, hyung? Bukankah hyung harusnya senang bisa bertunangan? Apalagi dengan noona secantik Keybum-noona?" bisik Yesung. Minho menjitak kepala besar dongsaengnya sebal. Jonghyun ikutan menggatak kepala Yesung tanpa alasan.

"Aniyo! Aku masih punya Taemin, tahu!" balas Minho sengit. Yesung membelalakkan mata sipitnya. "Mwo? Taemin? Taemin yang itu?" tanya Yesung tak percaya. Minho memutar bola matanya sambil bergumam 'hmm'.

Key mulai bosan melihat ke-babbo-an Yesung. Ditariknya Yesung mendekat. "Kalau kau mau membantu kami, aku ada hadiah untukmu.." bisik Key sambil menyipitkan mata kucingnya serius. Yesung, yang memang suka mendengar kata 'hadiah' langsung bereaksi.

"Nae? Jeongmal? Hadiah apa, noona?" tanya Yesung semangat. Key mendengus geli. "Aku akan mendekatkanmu pada Wookie.." balas Key sambil tetap berbisik. Yesung membelalakkan matanya lagi. Senang.

"Baik! Baik! Aku mau!" seru Yesung penuh ke-babbo-an membuat Key tersenyum setan. 'Jarang-jarang ada namja sepolos dan se-babbo ini..' batinnya senang. "Nah! Sekarang! Kalian semua! Jangan sampai Siwon-ahjussi dan Kibum-ahjumma mengetahui ini semua. Arra?" tanya Key memastikan sambil memandang Jonghyun dan Yesung tepat di manik mata masing-masing. Jonghyun dan Yesung mengangguk semangat.

.

o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o

.

"Noona, kau yakin harus begini?" tanya Yesung khawatir sambil melipat surat yang dibawanya. Taemin menatapnya galak. Key mengangguk kemudian menjitak kepala Yesung dengan sebal.

"Kau sendiri yang bilang kalau nggak akan mau berkompromi dengan Siwon-ahjussi! Jadi ya, ini cara terakhir, pabbo!" sergah Key setengah memaki pada Yesung. Yesung menelan ludahnya kecut, mengingat dia sendiri yang tadi menolak mentah-mentah untuk bicara dengan Siwon mengenai pertunangan hyung-nya. Walaupun dia juga cukup tergiur dengan 'hadiah' yang ditawarkan Key.

"Sudahlah, oppa! Kau itu niat membantu atau nggak sih? Wookie-eonni, bantu aku dong.." ujar Taemin sambil mengangkut sebuah bangkai kelinci ke dalam kotak. Wookie dengan sigap membantu mengangkat bagian kepala mayat kelinci itu. "Eonni, eonni serius? Nggak malah mengundang bahaya nih?" tanya Taemin juga mulai tak yakin dengan apa yang direncanakan Key. Key hanya nyengir evil, kemudian mengangguk.

"Pastikan lagi! Mereka nggak kembali kan? Kau yakin kan mereka berempat pergi makan malam di luar?" perintah Key pada Minho. Minho tidak bergeming sambil tetap memainkan PSP Jonghyun.

"Nae, Key-ah.. Kapan aku berbohong padamu?" tanya Minho kalem dengan nada manja sambil tetap memainkan PSP Jonghyun. Onew manyun.

"Ya! Minho-ah, jangan memanggil Key-chagi ku seakan kau namjachingu-nya! Namjachingu-nya itu aku!" tegur Onew yang rupanya cemburu. Taemin hanya tersenyum sambil menutup kotak tempat bangkai kelinci itu berada sementara Wookie mengikat kotak itu dengan pita berwarna merah darah. Cukup cantik untuk sebuah kotak ancaman. :)

Key tersenyum gembira sambil mengangkat kotak itu. "Nae! Neomu kyeopta!" dibelainya kotak itu lembut, lalu menyelipkan surat yang sudah ditulis Yesung ke antara pitanya. 'Kita lihat setelah ini. Apa kalian mau membatalkan pertunangan kami, ahjumma, ahjussi.' pikir Key. Diambilnya kotak itu, lalu dibawanya kekamarnya. Disimpan dulu sebelum 'diberikan'. Wookie sendiri mendudukkan dirinya di sebelah Yesung yang menatapnya dengan wajah merona. Sepertinya Yesung nggak butuh bantuan Key dalam hal mendapatkan hati Wookie. XD

Key berpaling kearah ruang tamu tempat tadi mereka mempersiapkan rencana busuk mereka. Minho masih asyik main PSP sambil tiduran di paha Taemin. Taemin sendiri sekarang sedang menyeruput susu pisangnya sambil memperhatikan Minho main PSP. Jonghyun tidur di sofa sejak tadi. Yesung sedang berusaha merayu Wookie dan yang dirayu hanya bisa memerah padam.

Bounce to you, bounce to you,

nae gaseumeun neol hyanghae jabil sudo eobseul mankeum ddwigo itneungeol

Break it down to you, down to you,…

.

Taemin cepat-cepat menyambar ponselnya di tas. Matanya membulat. "Omo! Ini Sungmin-eonni! Aku harus pulang! Sudah jam tujuh.. Annyeong, yeorobeun.." kata Taemin cepat sambil membereskan tasnya. Minho bangkit berdiri.

"Biar kuantar, Taeminnie.." kata Minho sambil menyambar kunci mobil. "Aku antar Taemin dulu.." pamit Minho. "Nggak akan lama kok.." tambah Minho sebelum menutup pintu. Key hanya mengangguk. Onew menumpukan kepalanya di bahu Key sedangkan Yesung dan Jonghyun masih asyik dengan kegiatannya sendiri.

Suara mobil Minho makin menghilang seiring perginya Minho. Hanya tinggal Key—selain Yesung dan Wookie yang masih terjaga disana. Onew sendiri sudah tertidur di bahu Key. Sepertinya kecapekan. Maklum saja, sehabis kerja Onew langsung mengebut ke rumah Minho. Key tersenyum sambil membelai wajah Onew yang manis.

"Saranghae, Jinki.." gumamnya pelan kemudian memindahkan kepala Onew ke pangkuannya dengan perlahan dan kemudian mencium bibir Onew.

.

o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o

.

"Gomawo oppa sudah mengantarku.." kata Taemin sambil tersenyum manis. Minho mengangguk sambil matanya tetap fokus menyetir. Hanya itu saja, lalu keduanya terdiam. Terperangkap dalam diam yang canggung.

Tak sadar, keduanya sudah sampai didepan rumah Taemin. Minho memberhentikan mobilnya tepat didepan rumah Taemin, lalu keluar. Membukakan pintu mobilnya untuk Taemin. Taemin yang mendapat perlakuan bagai putri hanya tersenyum, kemudian berjalan kearah pagar dan membukanya.

"Eomma dan Appa pergi berlibur seminggu.. Mungkin Sungmin-eonni sedang didalam bersama Kyu-oppa.." kata Taemin pada Minho dibelakangnya sambil melangkah ke pintu. Minho hanya mengikuti langkah Taemin.

"Masuklah dulu, oppa.." kata Taemin sambil berjalan masuk menuju dapur. Taemin menemukan catatan di pintu kulkasnya.

'Taeminnie, eonni pergi makan malam dengan Kyu ya? ;) Jangan khawatir, masih banyak ramen di lemari. Kalau sedang malas masak ramen, pesan antar saja! :D Love, eonni-mu, Lee Sungmin :*' Taemin tertawa kecil membaca catatan itu. Matanya mencari-cari gelas didapur. Setelah menemukan apa yang ia cari, Taemin secepat kilat meracik sesuatu untuk dihidangkan pada kekasihnya.

Sementara Minho di ruang tamu tengah duduk sambil menekuni ponselnya. Pikirannya melayang pada pertunangan itu. Bagaimana kalau memang tidak bisa dibatalkan?

Bagaimana dengan Onew?

Bagaimana dengan Key?

Dan yang lebih membuatnya bingung…

Bagaimana dengan Taemin?

"Oppa," panggil Taemin mengagetkan Minho. Minho sampai berjengit dibuatnya. Ditatapnya Taemin dengan tatapan sedikit horror selama sedetik, kemudian kembali normal. Taemin meletakkan jus jeruk racikannya di atas meja, kemudian duduk di sebelah Minho.

"Oppa.. Menurutmu usaha Key-eonni akan berhasil?" Taemin melirik Minho yang sekarang sedang menyeruput jus jeruknya santai sambil merangkul pundak Taemin. Minho mendesah.

"Molla yo, Taeminnie.. Kita lihat saja nanti.." kata Minho sambil menyurukkan wajahnya ke rambut Taemin, menghirup aroma segar yang menguar dari rambut Taemin dalam-dalam.

Taemin menarik wajah Minho mendekati wajahnya sendiri, kemudian mencium bibir Minho pelan. Minho sendiri membalas ciuman Taemin hanya satu-dua saja.

Awalnya memang hanya ciuman lembut penuh cinta saja yang ada. Tapi, sekarang Taemin mulai memperdalam intensitas ciumannya di bibir Minho. Tangannya meraup tubuh jangkung Minho makin erat. Taemin seperti enggan melepas bibirnya, seakan ingin memerangkap Minho dalam ciuman panas yang ia ciptakan sendiri.

Minho sendiri mulai kewalahan menghadapi permainan bibir Taemin. Meskipun kedua lengannya mendekap Taemin makin erat.

Perlahan namun pasti, tangan Taemin mulai merayap ke bawah, membuka kancing kemeja Minho yang paling atas. Baru tangan Taemin hendak membuka yang kedua, Minho refleks mendorong Taemin agak menjauh. Nafas Minho tersengal-sengal, sedikit shock karena kelakuan Taemin barusan.

"Taemin! Apa yang kau lakukan? Kau sudah gila ya?" bentak Minho seraya mengancingkan kancing atasnya lagi. Taemin menunduk. Bingung harus berkata apa.

Minho meledak. "KATAKAN PADAKU, TAEMIN! SEJAK KAPAN KAU BERSIKAP SEPERTI YEOJA MURAHAN SEPERTI INI? SEJAK KAPAN?" Tak bisa menahannya lebih lama, tangis Taemin meledak.

"Kau tahu oppa? Hiks.." Taemin berusaha bicara ditengah isaknya. "Mendengarmu yang bahkan ragu Key-eonni akan berhasil membatalkan pertunanganmu membuatku putus asa!" Taemin menghela nafas sejenak. "Kalau memang ini bisa membuat Siwon-ahjussi membatalkan pertunanganmu dengan Key-eonni, aku rela, oppa! Aku rela! Kau tahu itu?" pekik Taemin sambil mulai membuka kancing seragamnya sendiri. Minho cepat-cepat menahan tangan Taemin, mencegah yeoja itu berbuat lebih.

Taemin terisak makin keras, sementara Minho mendekap Taemin erat, seerat yang dia bisa. "Taeminnie.. Minnie.. Mianhae.. Jeongmal mianhae.. Mianhae tadi sudah membentakmu.." gumam Minho ditelinga Taemin. Namun, Taemin berusaha berontak.

"Lepaskan aku, oppa! Lepas, kataku! Lepas!" racau Taemin, kemudian menangis keras. "Tolong, oppa.. Aku mencintaimu.. Sungguh-sungguh mencintaimu.." bisik Taemin pelan lalu menangis lagi. Minho memeluk Taemin melingkari tubuh mungil Taemin. Taemin masih menangis dalam dekapan sang Ice Prince sementara Minho sendiri menyurukkan wajahnya ke bahu Taemin, berusaha menenangkan Taemin dengan bernyanyi kecil di telinga Taemin.

Usaha Minho berhasil. Tangis Taemin yang tadinya kencang lambat laun hanya tersisa isakan saja. Namun Minho masih mendekap tubuh mungil itu dalam dekapannya. "Mianhae, Taemin-ah.. Mianhae.. Jeongmal mianhae.." bibir Minho terus membisikkan kata-kata maafnya sementara kedua lengannya tetap mendekap Taemin erat.

TBC

Hoaaaah ~ akhirnya chap 3 selesai.. hmm.. apa aku bikin Taetem jadi OOC? Miaan, readers TT^TT ngga bermaksud gitu ~ suer deh ~ huhuhu hiks hiks ~

Dan apa aku bikin Key jadi galak? Ato malah kelewat galak? TT^TT huaaa ~ mianhae

Yah, aku mau bales review dulu :p


.

Kim Taena : hahaha ayo kita ribut bareng :D #digatak readers# ooo tidak bisa :p Segalanya mungkin di FFn.. :p trmasuk meng-kembar-kan Jongwoon dan Jonghyun :p anggep aja ni mereka lgi maen drama, eon XD kekeke ~

Hwee.. agak belibet ya? Mian yah eon :o ngga nyadar pas pembuatannya.. DX hiks hiks ~ soal Key akan menidurkan semua tamu undangan ato tidak,, silakan lihat di chap depan :p hehehe ~ :D ini juga udah panjang, eonn.. :D gimana? Puas ngga ama chap 3? Ato mala ngga puas ya? mian kalo chap 3 nya jga belibet eonn.. gomawo udah review eon :D review lagi yaa? ^^

.

kaoririn : nado annyeong! *emang ada?* XD lha? Kok jadi ngakak? O.o ngga cocok ya mereka? Yah, ngga apa dong XD sekali2 Yesung dipasangin kembar ma Jonghyun.. :p toh nama2 mereka nyaris sama.. :D Jongwoon dan Jonghyun XD tuh kan? Nyaris sama! #digatak rame2# Hehehe :p yg disini Key-nya aku bikin agak evil ya? O.o ngga apa kan? Nasib Taetem dan Onyu bisa dilihat di chap depan.. :D ehehe ~ gomawo udah review ^^ review lagi yaa ~

.


Yah, akhir kata, bolehkah saya meminta sedikit review dari readers sekalian? ^_^ gomawo :)