A Super Junior Fanfiction

~My Love, My Dongsaeng~

Pair :: Kyumin/Haehyuk and Other Couple

Warning : Genderswitch, Typo, tidak menggunakan bahasa yang baik dan benar. All uke as Yeojya.

.

.

Kyuhyun masuk kedalam rumahnya setelah mengantarkan Seohyun pulang. Jujur, sebenarnya dia enggan untuk mengantar yeojya tersebut. Tetapi, tidak mungkin bukan dia menyuruh yeojya itu untuk pulang sendirian malam-malam begini? Lagipula, dia tidak sekejam itu.

Kyuhyun berjalan diruang tamu dalam kegelapan, mungkin orang tuanya sudah tidur begitu juga dengan Sungmin. Dia menaiki anak tangga hingga tiba dilantai dua. Kyuhyun tidak langsung masuk kedalam kamarnya, melainkan kamar yang tepat berada disampingnya—kamar Sungmin.

Perlahan Kyuhyun membuka pintu kamar Sungmin,keadaan kamar itu begitu minim pencahayaan selain dari lampu yang terdapat dimeja belajar Sungmin. Dengan perlahan dia berjalan keranjang Sungmin dan duduk disisi ranjang itu.

Wajah Sungmin begitu damai dalam tidurnya. Kyuhyun mengelus pelan pucuk kepala Sungmin. Lalu dia mendekatkan dirinya kearah Sungmin. Mengecup dahi dan kedua matanya, kemudian kedua pipinya—kebiasaannya.

Kyuhyun menjauhkan badannya dari Sungmin saat keinginan itu semakin mengebu-gebu dan tak terkendali. Dia memperhatikan bibir plump Sungmin. Kyuhyun kembali mendekatkan dirinya kearah Sungmin.

Chu~

Bibir Kyuhyun mendarat tepat diatas bibir Sungmin. Dia hanya menempelkannya saja, tidak lebih. Beberapa menit kemudian Kyuhyun menjauhkan badannya dari Sungmin dan segera berlari keluar dari kamar Sungmin dan masuk kedalam kamarnya.

Setelah Kyuhyun keluar dari itu, Sungmin membuka kedua matanya dan memegang kedua bibirnya yang baru saja di cium kakaknya itu. "ka Kyu~" Gumamnya.

.

.

Eunhyuk memandang kedua orang yang bertatapan satu sama lain dihadapannya. "kak Hae kenal sama dia?" Tanya Eunhyuk bingung.

"Hae!" Yeojya tadi langsung memeluk Donghae dengan erat, dia tidak memperdulikan Eunhyuk yang melotot melihat kejadian tersebut.

Sedangkan Donghae berusaha melepaskan pelukan yeojya yang tadi menabrak Eunhyuk. "Jessica! Lepas!" Ucapnya sambil melepaskan tangan yeojya yang memeluk pinggangnya.

Dengan enggan, yeojya itu melepas pelukannya terhadap Donghae. "Hae, lama tak bertemu. Aku merindukanmu." Ucap Jessica sambil tersenyum kearah Donghae.

"ka Hae? Dia siapa?" Tanya Eunhyuk meminta penjelasan. Donghae sedikit terkejut lalu menggaruk belakang tengkuknya. "er… dia—"

"aku? Aku orang special untuk Donghae!" Jessica langsung menyela ucapan Donghae. Dia melipat kedua tangannya di dada dan memandang Eunhyuk. "kau siapanya?" Tanyanya.

"aku pacarnya kak Hae," Jawab Eunhyuk.

Jessica memandang remeh kearah Eunhyuk. "tidak ada yang lebih bagus dariku Hae?" Tanya Jessica kepada Donghae yang masih diam tanpa kata.

"percaya diri sekali." Eunhyuk mencibir pelan, namun masih bisa didengar oleh Jessica. "asal kau tau saja! Aku ini lebih baik dan cantik darimu, aku kaya dan populer. Dan bahkan aku juga yakin kalau Donghae masih mencintaiku, bahkan kita belum putus sama-sekali sejak SMA. Bukan begitu Hae?" Tanyanya meminta persetujuan Donghae.

Donghae tidak mengeluarkan sepatah katapun untuk menjawab pertanyaan Jessica. Memang benar apa yang diucapkan yeojya itu, sejak mereka dahulu menjalin hubungan saat SMA, sekalipun kata putus belum keluar dari mulut keduanya. Jessica meninggalkan Donghae begitu saja.

Jadi, benarkah Donghae masih mencintai yeojya itu? Entahlah. Hanya Donghae yang tau.

Mendengar ucapan yeojya tadi dan kebisuan Donghae membuat Eunhyuk mundur dua langkah. Hatinya begitu terasa, entahlah, dia juga bingung mendeskripsikannya. Rasa sakit, sesak, kecewa begitu mengumpul menjadi satu dihatinya.

Donghae menoleh kearah Eunhyuk dan sedikit kaget bahwa mata yeojya yang biasanya berbinar-binar lucu sekarang sudah berkaca-kaca. "Hyukie." Panggilnya dan berusaha menggapai Eunhyuk, namun tangannya langsung digenggam oleh Jessica.

"Hae, kamu disini aja! aku masih kangen sama kamu." Ucapnya sok manja.

Eunhyuk langsung membalikan badannya dan berlari sejauh mungkin dari Donghae, dia menghapus airmata dipipinya dengan punggung tangannya. Dia menghentikan sebuah taksi yang lewat dihadapannya dan masuk kedalam lalu meninggalkan Donghae yang mengejarnya dari belakang.

Donghae langsung menyentak lengan Jessica kemudian mengejar Eunhyuk. Dia mengetuk-ngetuk kaca taksi dari luar. "Hyukie, Hyukie denger dulu!" Serunya.

"argh!" Donghae berteriak sambil mengacak-ngacak rambutnya seperti orang frustasi. "oh god, habislah gue sama Zhoumi abis ini." Ucapnya.

.

Eunhyuk turun dari taksi dan bergegas masuk kedalam rumahnya. Jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Dia langsung menaiki anak tangga dengan cepat dan menutup pintu kamarnya dengar keras hingga terdengar bunyi 'Brak' yang cukup membuat kaget Zhoumi yang berada dikamar. Tepat disamping kamar Eunhyuk.

Zhoumi keluar dari kamarnya dan masuk kedalam kamar Eunhyuk. Dia bisa melihat adiknya duduk diatas kasur sambil menangis dan memeluk boneka monyet pemberian Donghae.

"Donghae ngapain kamu?" Tanya Zhoumi langsung.

Eunhyuk mendongak dan menyeka airmata di pipinya. Dia tersenyum lemah. "gak kok, gak ada apa-apa."

Zhoumi duduk diatas kasur dan berhadapan dengan Eunhyuk. Kemudian, dia menangkupkan kedua telapak tangannya diwajah Eunhyuk. "ada apa? kamu bisa cerita ke aku." Ucapnya lembut.

Bulir airmata yang berusaha Eunhyuk tahan akhirnya mengalir kembali. Dia langsung memeluk Zhoumi dan menangis dipelukan kakaknya itu. Zhoumi hanya mengelus rambut blonde Eunhyuk dengan sayang.

"ada apa?" Tanya Zhoumi lagi.

Eunhyuk masih terisak. Dia enggan menjawab pertanyaan Zhoumi.

Setelah beberapa saat kemudian Eunhyuk mejauhkan badannya dari Zhoumi. "ada apa? apa Donghae menyakitimu?" Tanya Zhoumi sambil menyeka airmata di pipi Eunhyuk.

"kak Hae gak bener-bener cinta sama aku kan?" Tanya Eunhyuk pelan. Zhoumi menyerengitkan dahinya mendengar ucapan Eunhyuk. "apa maksudmu?"

Eunhyuk menghirup nafas panjang. "kak Hae belum putus sama yeojya yang bernama Jessica itu kan?" Zhoumi terdiam beberapa saat, kemudian menganggukan kepalanya sebagai jawaban atas pertanyaan Eunhyuk barusan.

"aku bodoh ya ternyata." Gumam Eunhyuk namun masih bisa didengar oleh Zhoumi. Zhoumi mengelus pucuk kepala Eunhyuk lembut. "udah, jangan difikirin lagi. Besok aku urus masalah ini sama Donghae, yang penting sekarang kamu tidur! Ini udah malem." Ucap Zhoumi.

Eunhyuk menganggukan kepalanya dan merebahkan dirinya diatas kasur. Zhoumi berdiri dari duduknya dan memperbaiki bedcover yang digunakan Eunhyuk. "night Hyukie," Ucapnya.

"night kak Zhou." Balasnya. Eunhyuk memejamkan matanya saat Zhoumi keluar dari kamarnya.

0o0o0o0o0o0o0

Mobil Kyuhyun berhenti didepan gerbang SM High School, dia menoleh kearah Sungmin yang masih duduk disampingnya. "kenapa belum turun?" Tanyanya.

Sungmin tersentak dari lamunannya saat mendengar suara Kyuhyun. Dia langsung mengarahkan pandangannya kearah Kyuhyun dan tersenyum gugup. "eng… iya aku turun. CUP. Bye kak Kyu~" Setelah mengucapkan salam perpisahan dan juga ciuman rutin di pipi Kyuhyun, Sungmin langsung keluar dari dalam mobilnya dan berlari kedalam area sekolahnya.

Kyuhyun menyerengitkan dahinya. "kok Minnie aneh banget sih!" Gumamnya. Dia tidak memikirkan masalah tersebut. Kyuhyun menganggkat bahunya dan menjalankan mobilnya kearah kampus.

.

Zhoumi sedang besandar di kap mobilnya sambil memutar-mutar kunci mobil. Tak lama kemudian, mobil Donghae memasuki area parkiran dan berhenti disamping mobil Zhoumi.

"hoi!" Ucap Donghae sambil melambai singkat kearah Zhoumi. Namun dibalas dengan senyuman tipis.

Donghae ikutan bersender di kap mobil Zhoumi. Dia mengalihkan pandangannya kearah namja berambut merah itu yang masih memandang kearah depan. "lo kenapa?" Tanya Donghae.

"jauhin Eunhyuk kalo lo cuma bisa bikin dia nangis. Ngerti lo?" Setelah mengucapkan itu, Zhoumi langsung berjalan ke fakultasnya meninggalkan Donghae yang masih berdiam diri disana.

.

Sungmin masuk kedalam kelasnya sambil memegangi kedua pipi chubbynya yang entah kenapa terasa panas setelah mencium Kyuhyun tadi. Dia merasa malu, dan berdebar? Entahlah, dia juga bingung. Kemarin-kemarin dia masih biasa saja saat mencium Kyuhyun atau bermanja-manjaan dengan kakak laki-lakinya itu, tapi sekarang kenapa rasanya berbeda?

Sungmin menggelengkan kepalanya saat ingatannya tertuju pada kejadian tadi malam, dimana Kyuhyun mencium tepat dibibirnya.

Kegiatan aneh Sungmin berhenti saat melihat Eunhyuk yang sedang menaruh kepalanya diatas meja. Sungmin mendekatinya. "Hyukie? Ada apa?" Tanya nya sambil duduk dikursi samping Eunhyuk.

Eunhyuk mengangkat kepalanya dari atas meja dan menggelengkan kepalanya kearah Sungmin. "aku gak kenapa-kenapa kok." Jawabnya.

Sungmin menyipitkan matanya. Pasti Eunhyuk bohong padanya, jelas sekali matanya terlihat sembab. "kamu berantem sama kak Hae ya?" Tanyanya lagi.

"enggak kok," Jawab Eunhyuk lagi sambil mengalihkan pandangannya kearah lain.

Sungmin baru saja akan memberikan pertanyaan lagi, namun niatnya langsung berhenti dikarenakan bel masuk sudah berbunyi.

.

.

Sungmin dan Eunhyuk berjalan beriringan kearah parkiran, namun langkah Eunhyuk terhenti saat matanya menangkap mobil yang sangat dikenalnya sudah terpakir rapih disana. Sungmin yang ada disampingnya pun ikut menghentikan langkahnya. "ada apa Hyukie?" Tanya Sungmin.

Eunhyuk menggelengkan kepalanya. "kamu duluan aja Min, aku nunggu kak Zhou." Ucapnya.

Sungmin menyerengitkan dahinya bingung. Dia memandang kearah depan, disana jelas dia mengenal mobil Lamborigin berwarna kuning itu adalah milik Donghae, kenapa Eunhyuk tidak menghampirinya?

"kamu lagi bertengkar sama kak Hae ya?" Tanya Sungmin lagi.

Eunhyuk tersenyum datar dan menganggukan kepalanya, lalu dia mendorong Sungmin untuk segera menghampiri Kyuhyun yang sudah menunggunya. "kamu pulang duluan aja sana! Kak Kyu udah nunggu tuh!" Ucapnya.

Sungmin mengangguk dan berjalan meninggalkan Eunhyuk yang sedang melambaikan tangan kearahnya. Kyuhyun yang sedang bersandar di mobilnya langsung menegakkan tubuhnya. "hai." Sapanya.

Sungmin tersenyum sebagai jawaban. Donghae yang tadi ada didalam mobil langsung keluar saat Sungmin menghampiri Kyuhyun. "dimana Hyukie?" Tanyanya.

Sungmin melirik ketempat dimana Eunhyuk berada. Tapi dia sudah tidak mendapati Eunhyuk disana lagi. "tadi di koridor sana! kok udah gak ada ya?" Gumam Sungmin.

Donghae tersenyum tipis dan menganggukan kepalanya. Lalu dia mengelus pelan rambut hitam Sungmin, dia tidak melihat mata Kyuhyun yang sudah ingin keluar dari tempatnya saat melihat adegan tersebut.

"terimakasih Min." Setelah mengucapkan itu, Donghae kembali masuk kedalam mobilnya dan menjalankannya kearah gerbang gedung SM High School.

Sungmin memandang Kyuhyun setelah mobil Donghae menghilang dari pandangannya. Dia mengguncangkan lengan Kyuhyun saat kakaknya itu masih melihat kearah dimana mobil Donghae tadi menghilang.

"kak Kyu."

Kyuhyun tersentak kaget dan mengalihkan pandangannya kearah Sungmin. "ada apa?"

"kak Kyu yang kenapa? kok diem? Ayo pulang." Ajak Sungmin sambil berjalan kesisi sebelah penumpang.

.

.

Sungmin dan Kyuhyun memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar ditaman kota sebelum kembali kerumah. Sungmin menggandeng lengan Kyuhyun sambil memakan eskrim yang berada ditangannya.

"wah mereka serasi yah." Ucapan sekelompok yeojya yang memperhatikan Kyumin sedari tadi.

"iya, yang namja cool banget dan si yeojya juga imuuut banget."

"kalau aku mau cari pacar, cari namja yang seperti dia ah."

Sungmin berhenti memakan eskrim strawberry yang ada ditangannya. Bohong jika dia tidak mendengar ucapan orang-orang disekitarnya, hanya saja dia pura-pura menulikan pendengarannya. Dia juga melirik kearah Kyuhyun yang sedang focus memandang kedepan. Tanpa tahu, sebenarnya Kyuhyun juga mendengar ucapan sekelompok yeojya tadi.

"Sungmin!" Panggilan seseorang dari arah samping mereka berdua membuat Kyumin mengalihkan pandangannya kearah orang tersebut. Sungmin tersenyum senang dan melambaikan tangannya. "Kak Siwon!" Panggilnya semangat.

Siwon berjalan kearah mereka berdua dan berhenti dihadapan Sungmin. "hai, lagi jalan-jalan?"

Sungmin menganggukan kepalanya. "iya, kan jarang banget aku sama Kak Kyu keluar sore-sore begini." Jawabnya. Siwon mengalihkan pandangannya kearah Kyuhyun. "hai Kyu," Sapanya. Sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum tipis.

"kamu udah baikkan?" Tanya Siwon lagi. Sungmin mengangguk sebagai jawaban.

"hm… kak Siwon mau ikut kita? Aku sama kak Kyu mau makan ramen diujung jalan sana, gimana? Mau ikut gak?" Tanya Sungmin.

Siwon terdiam sebentar. "oke, kalo kalian merasa tidak terganggu." Ucapnya sambil tersenyum yang memperlihatkan kedua lesung pipinya.

"ayo!" Seru Sungmin.

Diperjalanan menuju kedai ramen tersebut, hanya Sungmin dan Siwon yang terlibat pembicaraan. Sedangkan Kyuhyun agaknya merasa sebal juga karena diacuhkan oleh Sungmin. Dia hanya sesekali melihat kearah mereka berdua kemudian menyibukan dirinya dengan melihat sekelilingnya.

'kenapa jadi gue yang dicuekin sih?' Batinnya.

Setibanya di kedai tersebut, mereka –lebih tepatnya Sungmin dan Siwon- memilih duduk dipojok ruangan dekat jendela. Mereka berdua masih sibuk membicarakan entah apa itu hobby mereka, musik kesukaan mereka dan masih banyak lagi.

"Kyuhyun!" Kyuhyun yang sedang bertopang dagu mengalihkan pandangannya kesumber suara, begitu juga dengan Sungmin dan Siwon. Ternyata disana ada Seohyun yang baru saja masuk kedalam kedai tersebut dan berjalan kearah meja mereka.

"hai, boleh bergabung?" Pintanya.

Sungmin memandang yeojya itu sebentar, dia memilih kelihat keluar jendela dan meniup poninya.

"boleh, silahkan." Ujar Kyuhyun.

"kalian sedang apa disini?" Tanya Seohyun sambil memandang Kyuwonmin. "tentu saja makan bodoh!" Gumam Sungmin, namun masih bisa didengar oleh Kyuhyun yang duduk disampingnya.

Kyuhyun memandang Sungmin yang masih asyik memandang keluar kedai tersebut. Tak lama kemudian, seorang pelayan membawakan pesanan mereka dan menatanya diatas meja. Berhubung Seohyun baru datang, dia baru memesan makanan.

"terima kasih." Ucap Seohyun saat ramen pesanannya sudah tersaji dihadapannya. Dia melahap ramen yang ada dihadapannya dengan semangat. "wah ini enak sekali, benarkan Kyu?" Tanya Seohyun.

Kyuhyun tersenyum dan menganggukan kepalanya.

Sungmin memperhatikan Seohyun yang sedang memandangi Kyuhyun sambil memakan ramennya. "Ka Siwon. Kakak udah punya pacar belum?" Tanya Sungmin.

"uhuk." Kyuhyun menyemburkan orange jus yang baru akan ditenggaknya, hingga menyembur kearah Seohyun yang duduk dihadapannya. "Seo? Maaf aku tidak sengaja." Ucap Kyuhyun.

"iya tidak apa-apa." Jawab Seohyun sambil mengambil tissue diatas meja dan mengelap wajahnya yang terkena 'semburan' Kyuhyun. Sedangkan Sungmin sudah menutup mulutnya dengan punggung tangannya melihat Seohyun.

"emang kenapa Min kamu bertanya seperti itu?" Tanya Siwon penuh selidik. Sungmin mengangkat bahunya. "kak Siwon kan ganteng, pinter lagi. Masa sih gak punya pacar?" Tanya Sungmin.

Siwon tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "belum, aku belum punya pacar." Jawabnya.

"kamu udah selesai kan Min? ayo kita pulang." Ajak Kyuhyun sambil berdiri. Sungmin menganggukan kepalanya. Siwon dan Seohyun pun mengikutinya.

"Kyu, abis ini kamu mau kemana?" Ucap Seohyun sambil mengampit lengan Kyuhyun seenak jidatnya. Dia menyeret Kyuhyun untuk jalan terlebih dahulu didepan SiMin.

"aku mau langsung pulang." Jawab Kyuhyun.

Seohyun memajukan bibirnya sok imut. "ayolah Kyuu~ keliling sebentar aja." Bujuknya sambil mengoyang-goyangkan lengan Kyuhyun.

Sungmin mencibir tingkah Seohyun yang amat-sok-manja pada Kyuhyun. Hanya dia yang boleh bermanja-manjaan dengan Kyuhyun. Ucap Sungmin dalam hati.

Tak lama kemudian, Sungmin merasakan kepalanya berdenyut kencang yang membuat pandangannya disekitarnya menjadi berputar-putar. Refleks dia memengang kepalanya dan berhenti berjalan.

Siwon yang berada disamping Sungmin pun ikut berhenti dan menengok kearah Sungmin. "ya ampun Sungmin!" Siwon terpekik kaget saat melihat darah segar yang keluar dari hidung Sungmin.

Kyuhyun dan Seohyun yang berada didepan mereka pun menengok kebelakang saat mendengar pekikan Siwon. Kyuhyun langsung berlari kearah Sungmin saat tubuh Sungmin mulai limbung dan jatuh kedalam pelukannya.

"Minnie? Minnie bangun! Kamu dengar aku?" Ucap Kyuhyun panik sambil menepuk-nepuk pipi Sungmin.

"kak Kyu," Panggilnya lemah.

"ya ampun Minnie, udah jangan bicara lagi. Kita kerumah sakit sekarang!" Kyuhyun membenarkan posisi Sungmin dan menggendongnya. Setelah itu, dia berlari kearah mobilnya yang diparkir dipinggir jalan. Meninggalkan Seohyun dan Siwon disana.

.

.

Kyuhyun duduk dengan posisi gusar di bangku dekat ruangan dimana Sungmin ada didalamnya. Setiap 5 detik, dia menengok kedalam ruangan tersebut, berharap pintu ruangan itu terbuka.

Cklek…

Kyuhyun langsung berdiri dan setengah berlari menghampiri dokter yang keluar dari ruangan tersebut. "bagaimana keadaannya dokter Kim?" Tanyanya langsung.

Dokter Kim menghela nafas sebentar. "mari ikut keruangan saya Kyuhyun-sshi." Ucap Dokter tersebut. Kyuhyun mengangguk dan mengikuti dokter Kim dari belakang.

Sesampainya diruangan Dokter Kim, dokter tersebut mempersilahkan Kyuhyun untuk duduk. Dia memposisikan dirinya duduk dihadapan Kyuhyun.

"bagaimana keadaan Sungmin dok?" Tanya Kyuhyun.

"Sungmin-sshi sudah lebih baik, mungkin sekarang dia sedang beristirahat." Jawab Dokter Kim. "saya sarankan agar Sungmin-sshi segera melakukan Chemotherapy." Tambahnya

"apa itu bisa membuatnya sembuh?" Tanya Kyuhyun.

Dokter Kim menggeleng. "Chemotherapy hanya akan berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang tidak normal dalam sumsum tulang belakangnya." Jelasnya.

"apa ada cara lain untuk menyembuhkannya?"

"ya, dengan transplantasi sumsum tulang belakang." Jawab Dokter Kim. "ah, sepertinya saya harus pamit dulu Kyuhyun-sshi, saya masih ada pasien yang harus diperiksa." Ucap Dokter Kim.

Kyuhyun mengangguk lalu berdiri. Dia menjabat tangan Dokter Kim. Mereka berdua keluar dari ruangan tersebut. Kyuhyun membungkukan badannya kearah Dokter Kim sebelum kembali keruangan dimana Sungmin dirawat.

Sebelum sampai diruangan Sungmin dirawat, ponsel Kyuhyun bergetar pelan dari dalam saku celananya. Dia mengeluarkan ponselnya dari saku celana dan menekan tombol answer, kemudian mengarahkannya ketelinganya.

"iya Bunda?" Tanya Kyuhyun.

'Kyu, kamu dimana? kenapa belum pulang?'

"maaf Bunda, aku sekarang ada dirumah sakit. Minnie pingsan, aku rasa anemianya kambuh lagi dan Kyu bawa dia kesini." Kata Kyuhyun.

'ya ampun. Minnie pingsan? Apa dia baik-baik saja? Kamu dimana sekarang? Bunda akan menyusul kesana bersama ayahmu.'

"dia sedang istirahat Bund, aku di Seoul Hospital lantai 3 nomor 1123."

'baiklah, Bunda kesana secepatnya.'

Kyuhyun mematikan sambungan telponnya dan memasukan kembali ponselnya kedalam saku celananya dan kembali melanjutkan perjalanannya.

Kyuhyun membuka pintu ruang rawat Sungmin dengan perlahan. Takut membangunkan adiknya itu. Dia berjalan kearah Sungmin dan menarik sebuah kursi disamping ranjang Sungmin.

Dia mengambil tangan kanan Sungmin dan menggenggamnya erat. "please, jangan bikin aku khawatir Min." Ucapnya lirih. "aku begitu takut kehilanganmu, aku membutuhkanmu dan aku…" Kyuhyun berhenti sejenak. "aku… mencintaimu."

Kyuhyun bisa merasakan tangan Sungmin yang ada di genggamannya bergerak. "Min." Panggil Kyuhyun.

Sungmin membuka matanya perlahan dan mengerjap beberapa kali, dia langsung menoleh kearah Kyuhyun. "kak Kyu," Panggilnya lemah.

"iya, aku ada disini. Kamu butuh apa? Bilang sama aku, aku ambilin." Ucapnya. Sungmin menggeleng pelan. "aku mau pulang." Ucap Sungmin.

Kyuhyun berdecak sebal. "jangan bercanda Min, kamu masih butuh perawatan dokter. Sebentar lagi Ayah sama Bunda akan sampai disini."

Mata Sungmin melebar. "kak Kyu gak bilang sama Ayah sama Bunda tentang Leu—"

"aku gak bilang begitu, aku hanya bilang Anemia kamu kambuh dan pingsan, lalu membawamu kesini."Potong Kyuhyun.

"Minnie!" Kyumin langsung menoleh kearah pintu masuk. Disana ada Teukie dan Kangin dibelakangnya. Teukie langsung menghampiri Sungmin dan memeluknya. "kamu gak kenapa-napa sayang? Kenapa bisa pingsan?" Tanya Teukie khawatir.

Sungmin tersenyum. "aku gak kenapa-kenapa kok Bunda, aku hanya kelelahan aja." Jawabnya.

Teukie duduk sebelah kiri Sungmin. Bersebrangan dengan Kyuhyun. "yaudah, kamu sekarang istirahat. Biar malam ini kamu dirawat disini."

"tapi Bunda—

"Minnie, wajah kamu masih pucat begitu. Ayah tidak akan mengizinkanmu pulang sebelum keadaanmu benar-benar pulih." Kangin berujar saat Sungmin akan mengeluarkan protesnya.

Teukie mengelus rambut hitam Sungmin dengan lembut. "benar kata Ayahmu, kamu istirahat sekarang. Kalau kamu besok sudah baikan, kita pulang." Ucapnya.

Sungmin tersenyum dan menganggukan kepalanya. Kemudian dia menutup kedua matanya dan tak lama kemudian dia terlelap kealam mimpi.*ngaco deh kata-katanya*

0o0o0o0o0o0

Sungmin sudah kembali bersekolah setelah 1 hari dirawat dirumah sakit dan 2 hari istirahat dirumah. Sekarang dia sedang menunggu Kyuhyun digerbang sekolahnya bersama dengan Eunhyuk.

"kamu udah baikan sama kak Hae?" Tanya Sungmin pada Eunhyuk, yang dibalas dengan gelengan kepala oleh Eunhyuk.

Tin… tin…

Sebuah mobil Sport berwarna merah menyala berhenti dihadapan Eunmin. Dari arah kemudi, Zhoumi keluar dari sana dengan kacamata hitam bertengger dihidung mancungnya. Dia berjalan dan berhenti dihadapan Eunmin.

"kamu udah baikkan? Aku dengar, kamu dirawat dirumah sakit kemarin?" Tanya Zhoumi pada Sungmin.

Sungmin tersenyum dan mengangguk. "hm.. Biasa, ameniaku." Jawab Sungmin.

Zhoumi mengangguk dan menoleh kearah Eunhyuk. "yaudah, aku masih ada tugas. Ayo pulang." Ajak Zhoumi sambil menarik lengan Eunhyuk.

Eunhyuk mengangguk dan melambaikan tangannya kearah Sungmin. Kemudian Zhouhyuk langsung masuk kedalam mobil Zhoumi dan meninggalkan Sungmin sendirian digerbang sekolah.

Tak beberapa lama kemudian, mobil Kyuhyun berhenti didepan Sungmin. Tanpa basa basi lagi, Sungmin langsung membuka pintu penumpang dan duduk dengan tenang disana.

.

.

Kyuhyun sedang mengantri didepan sebuah kedai eskrim untuk membelikan pesanan Sungmin yang sedang menunggunya didalam mobil. Dia menyerahkan beberapa lembar Won dan mengambil pesanannya.

Saat keluar dari kedai tersebut, dia berpapasan dengan Seohyun yang sedang berjalan kearahnya. "Seo?" Gumam Kyuhyun.

Seohyun tersenyum kearah Kyuhyun dan melirik 2 cup eskrim yang ada ditangan Kyuhyun. "Kyu, aku mau bicara sesuatu hal yang penting." Ucapnya sambil menunduk.

Kyuhyun menyerengitkan dahinya saat melihat sikap Seohyun yang terlihat sedikit aneh. "bicara apa Seo? Katakan saja." Ucap Kyuhyun. Kyuhyun langsung melotot saat Seohyun tiba-tiba mencium bibirnya.

.

Sungmin sesekali melirik kearah luar, namun sosok Kyuhyun belum terlihat juga. Dia memutuskan keluar dari mobil dan berjalan kearah kedai eskrim yang ada diseberang jalan. Sungmin melangkahkan kakinya saat lampu hijau untuk pejalan kaki menyala.

Dia berjalan dan berbelok diujung jalan. Namun langkahnya terhenti saat matanya melihat siluet tubuh yang sangat dikenalinya—Kyuhyun sedang berciuman dengan Seohyun didepan kedai eskrim.

Mata Sungmin memanas, tak lama kemudian setetes airmata meluncur dari kedua matanya. Dia berjalan mundur perlahan, lalu membalikan badannya dan berlari kesebrang jalan tanpa memperhatikan sebuah mobil Sedan berwarna hitam sedang melaju kencang kearahnya.

"AAAAAAA!"

Ckit… Brak

Tubuh Sungmin terpental beberapa meter dari mobil tersebut. Pejalan kaki yang berada disana segera mengerubungi tubuh Sungmin.

Kyuhyun langsung mendorong bahu Seohyun membuat yeojya itu mundur beberapa langkah. Kyuhyun tersadar saat mendengar suara orang yang dikenalinya. Suara Sungmin. Dia langsung berlari meninggalkan Seohyun dibelakangnya menuju pejalan kaki yang mengerubungi 'sesuatu'.

Kyuhyun menerobos gerombolan orang yang ada disana. "Minnie!" Teriaknya. Seohyun yang ada dibelakang Kyuhyun membekap mulutnya membuang cup eskrimnya sembarangan. Dia berlutut dan menaruh kepala Sungmin yang berlumuran darah diatas pahanya.

"Minnie? Min? Bangun!" Ucap Kyuhyun sambil terisak. Kyuhyun mengadahkan kepalanya. "Ya Tuhan! Apa yang kalian lihat? Panggil ambulans tolong!" Teriak Kyuhyun.

Seorang namja segera mengeluarkan ponselnya dan menghubungi rumah sakit terdekat.

. To Be Continue.

.

.

.

(Maaf untuk percakapan antara dokter Kim dan Kyuhyun diatas itu bener-bener, ah—pokoknya berantakan banget. Dan itu juga aku gak tau bener atau gak seperti itu.)

Mianhae, Updatenya kurang lama ya? Maaf *bow* ini karena gak lain gak bukan adalah karena kegalauan aku yang gak bisa nonton SS4. Bawaannya gak mood ngapa-ngapain. Disamping itu juga, aku bener-bener stuck ide.

Terakhir, aku gak pernah bosen-bosen ngucapin TERIMA KASIH sebanyak-banyaknya buat yang sempetin baca dan Review FF aku ini. Review dari kalian memberikan aku semangat untuk tetap melanjutkan ff ini.

.

Balesan Review

naeminnie : chingu keturunan vampire yah? Keluar taring tiba-tiba hahaha (just kidding) . maaf updatenya lama .

Reyza Apriliyani : ini pairnya Kyumin kok chingu ^^ tenang aja. Ini udah dilanjutin.

rikha-chan : hm? Untuk saat ini sepertinya iya. Hehe. Iya itu Henry Lau atau Henry Mochi lebih tepatnya. *digamparHenry*

Cho Hyun Jin : jinja? Berasa feelnya? Syukurlah, aku aja yang nulis ikutan cemburu #eh? onnie nonton SS4 ya? Aish, aku pengeeen nontooon!

hana : terima kasih. Aduh aku jadi senyum-senyum baca review chingu ^^ .ini udah lanjut. Maaf lama.

Honey26 : semoga di Chapter ini Kyumin momentnya cukup yaaa…

Cho Miku : aku juga maauuu punya oppa kaya mereka, haha Zhoumi sama Hae perang? Hm... dipertimbangkan ^^. Ini udah update, maaf lama.

UthyDianRyeosomnia : ah, aku bener-bener gak nyadar nantinya bakalan ada 2 Henry. Tapi yang satu namanya Liu Xian Hua, dan satunya Henry. Hanya pakai nama Mandarinnya aja kok. *ngeles* terima kasih semangatnya yaa. ^^

MegaKyu : Miannn~ updatenya lama chingu…

Kyuminnie aegyo : ini udah dilanjut, semoga Kyumin momentnya cukup di Chapter ini.

RizkaIwanda : iya, bakalan ada Siminnya nanti. Ini yang ditambah Simin atau Kyumin momentnya rizka?

choi wonsa : ini tetap happy ending kok, aku juga gak suka yang sedih-sedih *ngelap ingus* terima kasih udah nunggu ff ini. Miaaaan updatenya lama.

anchofishy : hm… dia akan sedikit mengguncangkan (?) hubungan Haehyuk. Hehe…

ressijewelll : ini happy ending kok, tenang aja chingu. Gak akan ada deathchara kok. Miaan updatenya lama ^^

ice princess : gak kok. Miaaan updatenya lama~

Cha GyuMin : hm? Won suka Ming? Rahasia. Hehe. Ini udah dilanjut chingu ^^

YesyesungPaoppa :eh? aku kira kamu Simin shipper *sok tau*. Iya, ini pure couple, aku juga gak terlalu suka crackpair. Iya, semoga idenya terus berjalan lancar dan gak berhenti ditengah jalan. ^^

Cho Kyuri Mappanyukki : hm? Pertanyaan Chingu terjawab di Chapter depan ^^. Terima kasih udah review.

.

.

.Terima kasih buat yang udah baca dan Review.

.Tania Lee.