12 Days of Akafuri

Disclaimer: Kuroko no Basuke milik Fujimaki Tadatoshi-sensei. Ru hanya meminjam chara buatannya untuk kesenangan sendiri tanpa meraup keuntungan materi sedikitpun

Warning: many describe, Typo, OOC, Crossplay!Furi, Cosplayer!Akashi

Chapter 8: Why this is just dream?

.

.


"Kouki-sensei, Kouki-sensei." Seorang anak kecil berambut merah itu mendekati Kouki yang sedang menenangkan seorang anak perempuan dengan rambut hijau yang sedang menangis.

"Ya, ada apa Sei-kun?" Pengasuh anak tersebut memandangi Akashi yang datang menghampirinya sambil menyembunyikan sesuatu.

"Untuk Kouki-sensei." Akashi menyerahkan sebuah gelang buatan tangannya. Terdiri dari untaian kertas yang digunting berbentuk berbagai macam benda. Matahari, bintang, bahkan ada yang berbentuk seperti angin tornado.

"Terima kasih Sei-kun." Akashi tersenyum senang saat senseinya itu mengelus lembut rambutnya. Furihata senang dengan perhatian yang diberikan oleh muridnya ini. Anak ini terlalu polos dan terlalu... menggoda seorang Furihata Kouki. Ah, mungkin benar jika Furihata mencintai anak ini. Tapi... norma yang berlaku dan pandangan lingkungan membuatnya menahan hasratnya itu.

.

.

.

"Sensei kenapa?" Akashi menghampiri Furihata yang sedang murung.

"Ah, tidak apa-apa." Furihata mencoba tersenyum menenangkan muridnya itu.

Sebuah pelukan dihadiahi oleh Akashi ke Furihata, "Sensei jangan menunjukan wajah seperti itu. Sei tidak suka! Sensei harus tersenyum. Seijuuro suka wajah tersenyum sensei."

Furihata tidak bisa menolak permintaan anak itu. Sebuah senyuman tulus mengembang di bibir Furihata. Ia membalas pelukan anak itu. Ah, entah mengapa Furihata merasa kehangatan dari tubuh kecil polos tanpa dosa ini. Seandainya jika tubuh ini bisa menemani hidupnya sekarang. Yang semakin sepi karena orang tuanya baru saja dikabarkan meninggal dalam kecelakaan.

.

.

Furihata terbangun dari tidurnya. Ah, lagi-lagi mimpi itu kembali hadir. Ia menggaruk rambutnya hingga membuatnya semakin berantakan. Entah mengapa akhir-akhir ini setelah pertemuannya dengan Akashi ia semakin sering memimpikan anak itu, terutama sosok Akashi saat masih anak-anak. Furihata merasakan perasaan nyaman saat mendapatkan pelukan hangat anak itu. Sayangnya itu semua hanyalah mimpinya...

.

.

Hei... apakah kau tau? Terkadang mimpi itu merupakan perwujudan keinginan terdalam dari dalam dirimu. Jika sudah seperti ini, apakah kau masih akan menyangkal jika sesungguhnya kau menginginkan sosok itu?

.

.

Fin

.

.


Yak, Ru makin ngebut x"D doakan Fic ini bisa selesai tepat waktu- dan sepertinya project Ru harus Ru tunda :") ah, mungkin fic itu akan Ru publish ketika menjelang UAS nanti :"D terima kasih kepada yang sudah mau merivew. Mereka ini memang masih canggung entah kenapa xD dan karena mendekati saat terakhir, mari kita lihat siapa yang akhirnya bergerak duluan xD see you in the next chapter. Mind to review?

Sign,

.

.

Hiyuki Ru