12 Days of Akafuri
Disclaimer: Kuroko no Basuke milik Fujimaki Tadatoshi-sensei. Ru hanya meminjam chara buatannya untuk kesenangan sendiri tanpa meraup keuntungan materi sedikitpun
Warning: many describe, Typo, OOC
Chapter 9 : Your Smell
.
.
Furihata baru menyadari jika ia memakai pakaian Akashi saat ia terbangun tadi. Ah, tentu saja seharusnya ia ingat jika hang over yang ia alami semalam mungkin akan merepotkan orang lain jika bukan Akashi yang menolongnya. Lagi pula hang over yang ia alami diakibatkan oleh kebodohannya sendiri.
"Tidak perlu merasa sungkan seperti itu Sensei. Toh itu bukan hal yang buruk, semua orang bisa saja mengalami hang over, kan?" Akashi mencoba membuat Furihata nyaman dan lebih tenang. Furihata hanya menggigit bibirnya pelan, kebiasaannya sejak dulu ketika merasa canggung. Mereka saat ini sedang bersisian menyantap sarapan yang disiapkan oleh Akashi. Ia sudah mandi dan menggunakan pakaian Akashi.
Drrrtt... Drrrtttt...
Handphone Furihata bergetar menandakan pesan masuk. Ia segera mengecek handphone tersebut.
"Sial..." Akashi melihat Furihata dengan tatapan bingung. Tidak pernah ia melihat Furihata menunjukan ekspresi terganggu seperti itu. "Terima kasih Sei-kun sudah mengurus dan mengajakku makan malam. Aku harus buru-buru karena ada urusan mendadak. Pakaianku semalam dimana ya?"
"Ah, ada di kantung kertas di kamar, ta—" ucapan Akashi terpotong oleh Furihata yang langsung melesat mengambil kantung kertas cokelat. Ia menundukan badannya sebelum akhirnya segera pergi dari apartemen Akashi.
Akashi terkejut dengan Furihata yang melesat dengan kecepatan menyaingi kecepatan pesawat jet. Ah, ia hanya bisa menatap senseinya itu. Setidaknya, semalam dan pagi ini memberikan kesan yang mendalam dan panggilan Sei-kun sudah kembali.
.
.
"Sial..." Furihata hanya bisa mengutuk dirinya yang salah mengambil kantong kertas cokelat yang ternyata malah berisi sebuah tuxedo mahal. Padahal hari ini ia harus menemui salah satu donatur di panti asuhan yang dikelola bersama salah satu temannya. Furihata bisa mencium wangi Akashi melalui tuxedo itu, begitu pula dari baju yang dipakainya. Furihata hanya bisa sangsi jika ia bisa fokus selama pertemuan dengan donatur.
.
.
Akashi tersenyum melihat pakaian Furihata yang tertinggal di kamarnya. Sesuai dugaannya, senseinya itu salah mengambil kantung belanjaan yang berisi pakaiannya. Akashi mengeluarkan baju tersebut, mencoba menghirup wangi tubuh sang sensei yang masih menempel disana. Ah, Akashi menyukai bau Furihata. Mungkin suatu saat nanti, Akashi akan mengusulkan mereka bertukar pakaian. Suatu saat nanti, ketika Furihata akhirnya bisa menerima Akashi dan jujur terhadap dirinya sendiri.
.
.
Fin
.
.
Hallo! Gak nyangka bisa update 2 dalam waktu sejam .-. yaaa.. emang pendek sih. 2 fic ini mewakili prompt "in chibi form" dan "outfit switch". Bagaimana? Kalian suka? Oh iya ini mengambil setting setelah Furihata hang over dan pertemuannya dengan bokushi saat makan malam xD Ah, semoga Ru bisa nyelesaain ini semua tepat waktu xD terima kasih kepada yang masih mau membaca. Mind to review?
Sign,
.
.
Hiyuki Ru
