TRUST: CHAPTER 3
Boboiboy © Animonsta Studio
.
.
.
"Jadi ini akan menjadi bilik yang kalian akan menggunakan sepanjang semesta satu iaitu dua bulan." kata Miss Timmy kepada semua pelajar Group B setelah semua pelajar telah mengambil tempat mereka di bilik nombor empat yang terletak di tingkat dua.
"Kamu semua ada bawa alat muzikkan? Kecuali yang mahu menggunakan Piano." tanya Miss Timmy. Hanya mendapaykan anggukan daripada pelajarnya. Melihat anggukan mereka Miss Timmy sambung berkata "kalau begitu, seorang demi seorang datang ke depan katakan nama kamu dan tunjukan sedikit dari bakat kalian. Ok?".
Lagi-lagi hanya dapat anggukan sebagai balasan.
Miss Timmy hanya mendungas lemah dan berkata "sesiapa mahu mula dulu? Datang ke depan dan bawa alat muzik kamu."
Semua orang hanya saling memandang, bahkan Yaya dan Ying juga tidak berani untuk mencalonkan diri untuk mula dulu.
Setelah beberapa detik, seseorang lelaki yang sedang duduk di belakang dan hujung kelas mengangkat tangannya dan mencalonkan diri untuk mulai dulu. Melihat itu Miss Timmy yang tadi terliat pasrah melihat semua orang hanya diam, tersenyum gembira dan berkata "kamu yang angkat tangan itu datang ke depan."
Tanpa bercakap dan muka yang terlihat tanpa ekspresi, lelaki itu bangun dari tempat duduknya dan berjalan sambil membawa violinnya dan menuju ke depan.
"Hai nama saya Fang." kata lelaki itu sambil tersenyum tipis dan membetulkan kacamatanya, dan sambung berkata "Saya menyanyikan sedikit dari lagu See You Again sambil memainkan violin."
Fang menarik nafas panjang dan mula memainkan violinnya dan bernyanyi,
"So let the light guide your way, yeah
Hold every memory as you go
And every road you take,
Will always lead you home, home.."
Fang menarik nafas panjang dan sambung menyanyi,
"It's been a long day without you, my friend
And I'll tell you all about it when I see you again
We've come a long way
From where we began
Oh, I'll tell you all about it when I see you again
When I see you again."
Setelah beberapa saat Fang bernyanyi, mainnan violinpun berhenti dan Fang mendapat tepukan tangan dari pelajar lain yang sedang melihat dirinya bernyanyi. Miss Timmy juga terlihat senyum puas melihat bakat Fang.
"Suara kamu bagus." puji Miss Timmy sambil menulis sesuatu di failnya. Fang hanya tersenyum bangga mendengar Miss Timmy memujunya. Miss Timmy sambung berkata, "kamu boleh duduk di tempat kamu sekarang."
Tanpa membalas Fang hanya pergi duduk di tempatnya dengan senyuman bangga yang belum hilang.
"Dah lah kacak, pandai nyanyi lagi." kata seseorang kepada rakan disebelahnya yang sedang duduk di depan Yaya dan Ying. Mendengar itu, Yaya dan Ying saling memandang sambil menunjukan muka yang tidak boleh dikatakan.
Suaranya mungkin sedap untuk didengar tapi mukanya tak sedap dipandang fikir Ying, tidak terima.
"So, selanjutnya." kata Miss Timmy. Bukan seperti tadi, seorang lelaki yang memakai jaket dan topi yang berwarna jingga, bangun dari tempat duduknya dan pergi berdiri di hadapan kelas bersama gitarnya.
"Hai, nama saya Boboiboy." kata Boboiboy sambil tersenyum ceria. "saya akan menyanyikan lagu yang bertajuk locked away, semoga korang suka dan menjadi rakan saya."
Boboiboy menarik kerusi kosong yang berada di tepi pintu kelas dan duduk di kerusi tersebut. Selepas itu, tanpa mengetik gitarnya Boboiboy mula bernyanyi.
"If I got locked away
And we lost it all today
Tell me honestly, would you still love me the same?
If I showed you my flaws
If I couldn't be strong
Tell me honestly, would you still love me the same?"
Setelah itu Boboiboy mulai mengetik gitarnya dan sambung bernyanyi,
"If a judge for life me would you stay by my side?
Or is ya gonna say good-bye?
Can you tell me right now?
If I couldn't buy you the fancy things in life
Shawty, would it be alright
Come and show me that you are down
Now tell me would you really ride for me?
Tell me would you die for me?
Would you spend your whole life with me?
Would you be there to always hold me down?
Tell me would you really cry for me?
Baby, don't lie to me
If i didn't have anything, I wanna know would you stick around?"
Boboiboy menarik nafas panjang dan berhenti mengetik gitarnya. Sama seperi tadi, semua pelajar tepuk tangan mereka tapi kali ini Miss Tinny juga ikut menepuk tangan dan Miss Timmy berkata "bagus sekali, you'll have a good future.".
Mendengar pujian daripada Miss Timmy, Boboiboy tersenyum senang dan berkata "terima kasih Miss.". Setelah itu Boboiboy pergi duduk di tempatnya semula. Miss Timmy mengambil failnya lagi dan menulis sesustu di dalamnya.
Macam pernah dengar suarani fikir Yaya sambil melihat kearah Boboiboy
"Yaya." panggillan Ying membuat Yaya sedar dari lamunannya, dan Yaya melihat ke arah Ying tanpa berkata apa-apa.
Melihat Yaya yang sedang lihat ke arahnya Ying bertanya "kamu fikirkan apa?".
"Tak ada apa-apa." kata Yaya singkat sambil mengeleng-gelengkan kepala.
"Siapa lagi?" tanya Miss Timmy. Ying mengangkat tangan dan berkata "saya."
Melihat itu, Miss Timmy menggaguk dan menyuruh Ying datang ke depan.
Ying pergi ke depan tanpa berdiri di tempat yang Fang berdiri tadi atau seperti Boboiboy duduk di kerusi dan memainkan gitarnya, Ying mengambil tempat duduk piano yang tersedia.
Setelah duduk, Ying menarik nafas panjang dan mula berkata "hai nama saya Ying, saya akan menyanyikan lagu my everything sambil memainkan piano." kata Ying, terlihat dari mukanya yang Ying sedang sedikit gugup.
Ying menarik nafas panjang dan mula memainkan piano sebentar, dan Yingpun mula bernyanyi,
"I cried enough tears to see my own reflection in them
And then it was clear
I can't deny, I really miss him
To think that I was wrong
I guess you don't know what you got 'til it's gone
Pain is just a consequence of love
I'm sayin' sorry for the sake of us.."
Tanpa berhenti memainkan piano, Ying berhenti bernyanyi sekejap. Ying mengambil kesempaatan ini untuk menarik nafas dan selepas itu sambung bernyanyi,
"He wasn't my everything 'til we were nothing
And it's taking me a lot to say
But now that he's gone, my heart is missing something
So it's time I push my pride away
Cause you are, You are
You are my everything
You are, You are
You are my everything."
Ying berhenti bernyanyi dan berhenti memainkan piano tersebut. Ying tersenyum senang dan bersyukur kerana tidak melakukan apa-apa kesalahan yang memalukan.
Mendengar tepukan dari rakannya Ying bengun dari kerusinya dan bungkuk sikit tanda hormat dan terima kasih. Setelah itu, Ying pergi ke tempatnya iaitu di sebelah Yaya dan duduk di situ.
"Suara kamu sangat sedap untuk di dengar." puji Yaya dengan nada yang ceria.
Mendengar itu Ying tesenyum senang lagi dan berkata "terima kasih Yaya." kepada Yaya. Yaya hanya membalas dengan senyumnya.
Miss Timmy membuka mulut untuk bercakap tapi terpotong kerana seorang lelaki yang sedang duduk di sebelah Boboiboy mengangkat tangan dan berkata "saya Miss."
Miss Timmy tersenyum dan berkata "baiklah datang ke depan."
Lelaki tadi bangun dari tempat duduknya dan berdiri di depan tanpa membawa apa-apa alat muzik.
"Yo semua! Nama saya Gopal, saya akan me-rap lagu yang dinyanyikan Fang sebentar tadi iaitu See you again." kata Gopal dengan nada yang ceria.
"Baiklah. silakan mulai." kata Miss Timmy. Mendengar itu Gopal mengeluarkan mikrafon, entah ia dapatkannya dari mana dan mula bernyanyi,
"Damn, who knew?
All the planes we flew
Good things we've been through
That I'll be standing right here talking to you
'Bout another path
I know we loved to hit the road and laugh
But something told me that it wouldn't last
Had to switch up
Look at things different, see the bigger picture
Those were the days
Hard work forever pays
Now I see you in a better place.."
Gopal menarik nafa dan sambung merap,
"Uh,How can we not talk about family when family's all that we got?
Everything I went through you were standing there by my side
And now you gon' be with me for the last ride
First you both go out your way
And the vibe is feeling strong
And what's small turn to a friendship
A friendship turn to a bond
And that bond will never be broken
The love will never get lost
And when brotherhood come first
Then the line will never be crossed
Established it on our own
When that line had to be drawn
And that line is what we reach
So remember me when I'm gone
How can we not talk about family when family's all that we got?
Everything I went through you were standing there by my side
And now you gon' be with me for the last ride."
Gopal berhenti merap. Gopal mendapatkan tepukan gemuruh dari rakan yang lain yang melihatnya, Miss Timmy juga tidak terkecuali.
"Not bad Gopal, bagus." puji Miss Timmy. Mendengar pujian tersebut Gopal tesenyum malu dan berkata "terima kasih Miss" ,dan Gopal duduk di tempatnya semula.
"Bagus kawan." kata Boboiboy, setelah Gopal mengambil tempat duduknya. Gopal hanya tertawa kecil sebagai balasan.
"Yaya kamu harus pergi seterusnya." kata Ying kepada Yaya.
"Saya takut Ying, kalau saya salah nyanyi bagaimana?" balas Yaya.
"Tadi saya juga takut, tapi saya dapat habiskan lagu tanpa masalah." kata Ying, mencuba untuk pujuk Yaya
Yaya tanpak sedang berfikir sejenak tanpa memberi respon kepada Ying.
"Ayolah Yaya." kata Ying lagi.
"Sekarang, siapa mahu tampilkan diri? tanya Miss Timmy lagi. Mendengar itu, Ying mengangkat tangan lagi.
"Ada apa Ying?" tanya Miss Timmy.
Ying bangun dan berkata "Yaya mehu tampil Miss."
Yaya memandang Ying dengan pandangan tidak percaya dan menarik tangan Ying tapi Ying yanpak tidak peduli.
"Baiklah Yaya, sila datang ke depan." kata Miss Timmy.
Yaya bangun dari tempat duduknya sambil mendengus pasrah dan pergi ke hadapan sambil membawa gitarnya. Ying hanya tersenyum senang melihat Yaya.
"Hai nama saya Yaya, saya akan menyanyikan lagu pour a littile heaven on me." kata Yaya tersenyum gugup dan duduk di kerusi yang sama Boboiboy gunakan tadi.
Yaya mula mengetik gitarnya dan mula menyanyi,
"I'm staring at a blank page
The words I cannot find
A chapter is unwritten
I see outside the lines
And I won't get caught if I try to catch
Another shooting star so I can make a wish
Today is when the chapter will begin
Pour a little heaven on me
So I can keep shining
Pour a little heaven on me
So I can keep smiling
Another breath, another way
Gonna make it through another day
Pour a little heaven on me
Pour it on me.."
Yaya berhenti bernyanyi sementara sambil masih mengetik gitarnya, setelah berberapa saat Yaya sambung bernyanyi tapi tidak seperti tadi Yaya mulai tersenyum senang,
"The open roads are finding me
A hopeful hide in every sea
As I'm looking to the highway
Got some blue skies in the right place
I run myself and back again
From NYC to Disneyland
Letting go of all the memories
Giving fate a chance to catch me
To catch me, to catch me
Oooooh, ooh
Pour a little heaven on me
So I can keep shining
Pour a little heaven on me
So I can keep smiling
Another breath, another way
Gonna make it through another day
Pour a little heaven on me
Oooh, Pour a little heaven on me
Oooh, yeah."
Yaya berhenti bernyanyi dan berhenti mengetik gitarnya.
Yaya tersenyum senang melihat rakan nya menepuk tangan setelah Yaya habis menyanyikan lagu tersebut. Setelah beberapa minit berdiri di depan Yaya berterima kasih kepada cikgu dan duduk di tempatnya.
"Macam pernah dengar suarani." kata Boboiboy dengan bunyi suara seperti membisik.
"Apa awak cakap?" tanya Gopal sambil melihat ke arah Boboiboy, walaupun suara Boboiboy tadi tidak kuat tapi Gopal masih dapat mendengarnya.
"Tak ada apa-apa." kata Boboiboy. Gopal tampak tidak percaya tapi hanya membiarkannya sahaja
Boboiboy bersyukur kepada tuhan kerana Gopal bertanya lagi.
.'~Trust~'.
Setelah pelajar yang lain telah menampilkan diri mereka, Miss Timmy membenarkan semua orang balik ke bilik mereka dan beristirehat.
Boboiboy hanya membiarkan Gopal yang mahu tidur di bilik dan ia sedang menunggu seseorang di sebelah tangga bilik nombor empat.
Seseorang perempuan yang bertudung merah jambu dan rakannya yang memakai kacamata bulat telah keluar dari kelas dan menuju ke arah tangga untuk menurun.
Entah kenapa tiba-tiba Boboiboy meras gugup dan jantung seperti mahu keluar tapi Boboiboy memberanikan diri dan memanggil nama perempuan tersebut.
"Yaya!" panggil Boboiboy setelah Yaya dan Ying telah sampai di dan Ying memandang Boboiboy yang sedang berdiri di depan tangga menghalang jalan mereka.
"Iya?" tanya Yaya sambil memandang ke lantai.
"Uum..boleh saya bercakap dengan kamu sebentar."
TBC
Lagu yang dinyanyi oleh Fang dan Gopal : See You Again song by Wiz Khalifah ft. Charlie Puth
Lagu yang dinyanyi oleh Boboiboy : Locked Away song by R. City ft. Adam Levine
Lagu yang dinyanyi oleh Ying : My Everything song by Ariana Grande
Lagu yang dinyanyi oleh Yaya : Pour A Little Heaven On Me song by Tiffany Alvord (Youtube Singer)
PS : Saya tidak memdapat apa-apa keuntungan dari menggunakan lagu-lagu di atas.
A/N: Hai semua, ini saya bawakan chapter yang paling panjang saya pernah tulis YEEAAHH~
Chapter ini mengambil masa yang lama kerana saya dulu bingung hari memilih lagu dan alat muzik apa untuk Boboiboy, Gopal, Yaya, Ying dan Fang.
Dan lagi ada orang Di sini suka Fang x Ying Tak? Kalau ada beritahu saya di review,
kepada orang lain yang telah review, terima kasih banyak-banyak
Hope you like it, if you did fav and review please
