Brian Cintaku padamu ini egois

Fandom : Queers as Folks (US)

Pairing : Brian Kinney, Justin Taylor

Genre : Romance

Summary :

Brian dan Justin sedang marahan, Brian memilih mengahbiskan waktu di Woody's, Justin takut Brian kembali tricking.

Language : Bahasa Indonesia | Indonesian

Chapter 3

" Brian, siapa Matt?"

" no one, some random stranger who intoduced himself to me and the gang"

"bullshit, since when you wanted to know your trick's name?"

"I told you he is no one, not my trick, I don't even want to know his name, he just came from nowhere and shaking my fucking hand!"

"why are you mad?"

"I'm not mad" Brian duduk ditepi tempat tidur mereka

"Brian, I don't want to fight with you" Justin menyesuaikan posisi duduknya..

"me neither, so let me fuck you"

"not that easy"

"what? I told you he is no one, why you suddenly acting like a little housewife, keep saying that you love me, being insecure and sensitive twat"

"I .. I love you and you have no idea how much I love you"

Justin yang masih duduk telanjang meraba tangan kekar milik kekasihnya

"when I was in New York, I kept thinking that someone might replace me in this place, someone might steal you from me"

"well I'm here with you right, you naked and I'm being a handsome, sweet boyfriend" Brian smirked, Justin found him so fricking handsome.

"Justin memeluk Brian yang masih berpakaian lengkap dengan tubuhnya yang telanjang, tangan kanannya memijat lembut kulit kepala Brian.

"so you are here Justin, stop thinking about that, I belong to you, I thought you understood that there is no way you can rid off me from your little life, I'm a happy man"

Justin tersenyum lebar mendengar pengakuan Brian, Brian tidak peru membukitikan lebih jauh, Justin faham cinta Brian hanya untuknya.

Brian terus menghujam lubang Justin dengan kuat, wajah Justin yang semula kesakitan kini berubah menjadi eskpressi kenikmatan, bibir Brian tidak pernah meninggalkan mulut Justin, Brian mengerang dengan kuat,tampaknya cairan putihnya sudah luluh di dinding halus milik Justin. Justin hanya bisa tersenyum Brian tampak puas dan bahagia disisinya, badanya yang meleleh karena keringat terlihat sangat sexy dengan lampu yang separuh remang. Justin mengambil lap basah dari kamar mandi, dan membersihkan dada dan perut Brian yang berkeringat sambil memberikan kecupan kecil di setiap tempat. Brian sudah tertidur pulas, tombak Brian yang telah mengerut setelah pertempuaran beberapa saat yang lalu dikulum Justin dengan serakah, seolah Justin tidak pernah puas, semua peralatan tempur Brian dimasukan kedalam mulutnya dan memijat biji-biji Brian dengan lidahnya.. setelah selesai dan puas bermain, Justin menciumi pipi kiri lelakinya yang telah tertidur, Brian memberikan kebahagian setiap hari, sudah seharusnya Justin memberikan yang terbaik untuk kekasihnya..

"Jus, go to sleep"

" I thought you were sleeping'

"Yeah, but some little twat was kissing me like crazy"

Brian pun menindih kekasihnya dan Justin tertidur pulas dengan aroma khas milik Brian.

...

very short update I know, I'm feeling motivated again, next chapter will be posted soon I hope