Veei
###3###
Disclaimer :
Naruto © Masashi K.
Harry Potter © J.K. Rowling
π SasuNaru π
•
•
•
"Namikaze... Minato"
"?"
"Aku ingat Namikaze Minato, laki-laki yang kau temukan didekat danau Hitam sembilan belas tahun yang lalu dengan luka yang hampir sama dengan milik Naruto"
"ya."
"Anda mengenal ayah ku?"
"jadi kau putra keduanya?" tanya Severus dengan tatapan menyelidik.
"Tidak, ayah hanya mempunyai satu purta, dan aku tidak mempunyai adik."
"Tunda dulu interogasi mu Sev, nah Naru minumlah ini, lalu istirahatlah!" tanpa keraguan Naruto meminum isi piala yang diberikan Madam Poppy padanya
Bruusss Ohok Hoek...
"Hieeee! tidak enak...
"kau bocah " desis Severus yang menjadi korban semburan ramuan tersebut.
"Maaf paman..." sedikit menyesal karena telah mengotori jubah hitam orang yang telah menolongnya.
"jangan pernah mengulanginya lagi!"mengisi lembali piala tersebut dengan ramuan yang sama lalu menyerahkannya lepada Naruto.
"Apalagi ini?"
"Invigoration draught. berguna untuk menyegarkan tubuhmu"
"Tidak terimakasih paman... Naru sudah sembuh sekarang."
"jangan terlalu percaya diri bocah." desisnya meremehkan dengan menekan kata bocah.
"Aku tidak bocah paman tua, umurku akan sembilan belas tahun Oktober nanti..."
Mengangkat sebelah alisnya demi meremehkan argumen Naruto "Hooo kau perlu bercermin anak muda!'' dengan cepat Naruto melompat turun dari ranjang menuju ke arah kaca jendela. Melihat pantulan wajahnya pada kaca di depannya, ia terbelalak karena ia yakin pada wajah tersebut memang wajahya tapi, bukan wajah sembilan belas tahunnya melainkan tampilan wajahnya diusia lima belas tahun."hehehe... berarti aku lebih muda lagi." tawanya senang tapi tidak sampai pada iris safirnya, dan itu terbaca jelas oleh Severus Snape. " Ngomong-ngomong ini dimana paman, dan nama kalian siapa?" tanya Naruto beruntun.
"Kau berada di Hogwarts, nama ku Poppy pomfrey sedangkan dia Severus Snape"
"Sudahlah, ini pasti mulikmu." sambil menyerahkan kantong senjata ninja milik Naruto yang ia temukan tiak jauh dari tempatnya terjatuh.
"Terimakasih paman... paman Snape ternyata baik sekali hehehe..."
•
•
•
(Konoha)
Di Gerbangutama desa Konoha terlihat empat orang yang tengah memasuki konoha tanpa perlu basa-basi untuk melapor kedatangannya, mereka langsung menuju ke gedung Hokage untuk menemui Kakashi. Setelah sampai didepan pintu ruangan Kakashi, tanpa mengetuk pintu salah satu dari mereka yang memiliki ciri berrambut menyerupai pantat ayam langsung masuk tanpa ijin. Kebetulan didalam ruangan Hokage juaga ada Orochimaru serta Tsunade yang sedang berkunjung, salahsatu dari kedua Sannin tersebut datang untuk meminta penjelasan akan kepergian Naruto yang empat hari lalu menemuinya dan mengucapkan selamat tinggal padanya. Pria berambut raven yang tak lain ialah Sasuke menolehkan kepalanya kearah gadis berambut pink yang berada di tumpukan dokumen Kakashi.
"Kebetulan kau disini Haruno, jadi aku tidak perlu mencarimu." tanpa sapaan pria raven tersebut langsung menuju keinti tujuannya.
"Ada apa Sasuke-kun?" dengan suara dibuat semanis mungkin yang hasilnya semakin membuat pria raven tersebut semakin jengah.
"Aku membatalkan pertunangan ini."
"A apa maksud mu Sasuke-kun?"
"Jangan berlagak bodoh Haruno, aku tau kau pasti mengerti apa maksud ku." tidak perduli dengan orang yang ada di dalam ruangan tersebut ia mengacuhkan tangisan wanita yang ia sakiti hatinya.
"Apa salahku hiks..."
"..."
"Jawab aku Sasuke-kun!" menunggu mendapat jawaban dari satu-satunya
Uchiha yang ada disana "Hiks... kenapa...?"
"Aku tidak tertarik dengan mu"
"Kenapa hiks... dulu kau menerima pertunangan hikss... kita?"
"Karena Naruto, dulu dia menerima pertunangannya dengan gadis Hyuuga, dan sekarang karena dia sudah putus maka tidak akan ada yang bisa menghalangiku mendapatkannya." dengan seringaian ia meremehka Sakura yang kini mengepalkan kedua rangannya untuk menahan emosinya. "Oh, sepertinya aku juga harus berterimakasih padamu, karena rencanamu dengan para tetua bau tanah itu aku bisa membawa Naruto keluar dari Konoha"
"Naruto... kenapa selalu Naruto, ?"
"Karena dia' -menuju kearah Sakura dengan EMS yang aktif dan membisikan sesuatu ketelinga Sakura yang kini semakin memucat.
Setelah kepergian Sakura beberapa menit yang lalu hingga sekarang belum ada yang bisa menghapus keheningan yan terjadi saat ini, hingga Sang mantan Hokage aka. Tsunade Senju menginteruksi kepada Kakashi untuk menjelaskan semua pada mereka.
Dengan berat hati dan penuh penyesalan dia menceritakan semua yang ia ketahui dari Anbu yang bertugas untuk memata-matai para tetua desa hingga pertemuan rahasia yang di hadiri Sakura. Kecewa itulah yang ada dibenak Tsunade setelah mendengar semua penjelasan yang ia dapat dari Kakashi.
"hikssss... aku tidak menyangka kalau mereka sekejam itu hikssss..." tanggis Karin yang tersentuh akan cerita Kakashi.
"pasti berat beban Naruto-san hingga memutuskn berhenti." balas jugo dengan ekpresi tenangnya walaupun masih ada sebagian rasa kecewa juga.
"Sasuke kita harus menyusul Naruto!"
"Itu tidak mungkin Karin, tidak ada yang bisa melakukan perjalanan antar dimensi" sangkal Suigetsu.
"Bisa, dengan gulungan fuin yang ditinggalkan Naruto di apartemennya,"
"Ye,,, ayo kita ambil Sasuke, dan kau harus menikahi Naruto setelah sampai disana!"
"Hei perempuan aneh sejak kapan kau menjadi fujoshi?" seperti biasa Suigetsu mulai mengejek gadis berkaca mata tersebut.
"sejak empat hari yang lalu saat Sasuke me-rape Naruto di penginapan kyyyaaaaa..." girangnya dengan hidung mulai mengeluarkan darah.
"APA...?" Koor yanglain selain Sasuke yang sudah blussing malu dan karin ketawa-ketiwi membayangkan yang iya-iya...
kretek " Uchiha berani-beraninya kau me-rape cucu kesayanggan ku" dengan aura mencekeram Tsunade maju kearah Sasuke.
"kfufufufufu kau memang nekat Sasuke-kun"
"Sabar Tsunade-sama" panik Kakashi yang takut ruangannya hancur karena pertarungan Tsumade dan Sasuke yang mulai memunculkan tulang-tulang susanoonya
"Sauke bukankah kau harus mengambil gulungan Naruto, kebetulan ada Orochimaru-san yang mungkin bisa membantumu. Tsunade-sama, anda pasti sudah ditunggu Sizune di Rumah Sakitkan?"
"hn" tanpa pamit ia pergi dan diikuri oleh ke-empat temannya.
Malam harinya, di apartemen Naruto, Sasuke cs. dan Orochimaru serta Tsunade sedang membahas tentang gulungan fuin yang ditinggalkan Naruto dengan serius.
karena ada hal yang fatal dalam penulisan fuin tersebut, ya..
tehnik pemangkas waktu yang bisa saja menyebabkan gesekan dinding-dinding dimensi yang mampu membuka lorong waktu. sehingga dapat mengirim si penguna jurus ke waktu dan dimensi yang berbeda.
"Kemungkinan ini bukan salinan jurus yang asli," ucap Tsunade dengan nada serius
"Kau benar, kemungkinan besar Naruto-kun merubah beberapa hal dari yang asli, sehingga tidak ada yang bisa menyusulnya. karena tidak mungkin Minato membuat kesalahan yang sangat fatal seperti ini."
"Apa ada kemungkinan lain?"
"entahlah"
" "...
.
.tbc...
Munpung masih ada kuota jadi langsung Est up date aja... maaf yangkemaren chap 2nya salah jadi langsung Est perbaiki...
terimakasih sudah mengingatkan dan mampir reviev...
-Winter AL Yuurama, Alicia Jean Gaunt, Indah605, Guest, dan Dahlia Lyana Palevi
jangan bosan-bosan ngingatin Est ya... kalau Est ada salah...
