My brother wedding

Cast : jung jaehyun

Lee taeyong

Seo yongho (johnny)

Ji hansol

GENRE : GAJE

RATE : T- M

And the other cast

WARNING : YAOI , BOY XBOY , HOMO,Typo(s)

Part 2

Taeyong's House

~ Taeyong Pov ~

Nama ku Lee taeyong. I'm GAY namun sejak kecil hingga sekarang aku belum pernah menjalin hubungan apapun baik itu dangan yeoja ataupun namja, dan kalian pasti bertanya-tanya kenapa aku bisa tahu kalau aku adalah GAY, karena walaupun belum pernah menjalin hubungan aku pernah menyukai beberapa orang namja dan aku tidak berhasrat dengan yeoja , JELAS?. Aku bekerja sebagai pelatih dance di salah satu perusahaan terkenal dikorea yaitu SM ENTERTAINMENT. Kedua orang tua ku berambisi mencarikan calon pendamping untukku selama in.

And for your information, aku baru saja menabrak seorang namja yang merupakan kenalan ku saat mengikuti lombah dance di chicago dan sekaligus mentor ku. Dan sekarang namja malang itu sedang terbaring dikamar ku, Yah untung tidak parah, hanya pelipisnya sedikit mengeluarkan darah.

" Hyung, kau berhutan penjelasan padaku, siapa namja yang kau sebut hansol hyung itu " donghyung meminta penjelasan kepadaku

" Kau ingat saat aku mengikuti lombah dichicago setahun yang lalu " di sertai anggukan darinya

" Dia mentor ku, dia juga orang korea sama seperti kita, hanya saja sejak kecil dia sudah tinggal di chicago, tapi dia bisa berbahasa korea dengan baik " jelasku padanya

" Hyung, aku sangat mensyukuri keleletan mu saat mengemudi, jika tidak bisa fatal akibatnya " terang donghyuck aku hanya membalasnya dengan senyum kecut.

" Lebih baik, kita istirahat hyung, aku sudah mengantuk, hansol hyung juga sepertinya belum ada tanda-tanda akan sadar " aku hanya menggangguk

Donghyuck meningggalkan kamar ku, dan aku pun bergerak kekamar mandi menyikat gigi dan sebagainya lalu berbaring disebelah hansol hyung. Kualihkan pandanganku kepada hansol hyung " Semoga Kau tidak apa-apa hyung " dan setelah itu aku tertidur.

Suasana pagi minggu yang amat damai, burung-burung kecil berkicauan. Aku terbangun dan mereganggakan otot-otot ku yang kaku. Kulirik kearah kanan ku dan mata ku membulat seketika karena tidak menemukan hansol hyung.

" Gawat, Kemana perginya hansol hyung " seketika aku pun panik dan mencari keseluruh ruangan.

CKLEK

Pintu kamar mandi itu terbuka dan menampakkan sosok hansol hyung yang dengan santainya berjalan duduk di sofa

" Morning Taeyong-ahh " sapanya padaku yang hanya mematung memandanginya

" Ahhh.. P-pagii hyung, apa sudah baikan? " tanyaku padanya

" Eoh? , memangnya aku kenapa ?" tanyanya bingung

Lalu aku menjelaskan padanya tentang kejadian semalam dan hanya disambut tawa olehnya

" Hahahahahaha, Pantas saja, seingatku aku sedang berjalan dan setelah itu aku lupa, jadi ternyataaku tertabrak..hahahha, Untung kau yang menabrakku taeyong-ah " aku hanya tersenyum melihat hansol hyung " sunggu santai hidupnya " pikir ku

" Ngomong-ngomong hyung, kenapa kau ada dikorea? Kenapa kau tidak memberi tahu ku? " tanya ku penasaran

" Aku hanya ingin melihat korea, terakhir kali aku kesini saata ku berumur satu tahun sebelum orang tuaku bercerai " jelasnya ada tersirat rasa sedih dimatanya

CKLEK

Pintu kamar donghyuck terbuka menampilkan sosoknya yang sudah rapi, aku dan hansol hyung memandanginya dari ujung kepala hingga kekaki

" Apa anak ini akan pergi berkencan ? ". Pikirku asal

" Hyung, sudah sadar ? perkenalkan aku donghyuck adiknya taeyong hyung " jelasnya tersenyum mengulurkan tanganya kearah hansol hyung dan disambut hangat oleh hansol hyung.

" Ne, Namaku Ji Hansol, taeyong tidak pernah menceritakanmu padaku sebelumnya, jadi aku tidak tahu " . Jelas hansol

" Taeyong hyung memang selalu begitu tidak pernah menganggapku ada hyung.. " Rengeknya pada hansol hyung membuatku ingin muntah dasar adik kurang hajar.

Kuputar mataku malas

" TERSERAH APA KATAMU HAECHAN " seketika pipinya merona saat aku memanggil nama kesayangan yang diberikan pacarnya si mark itu.

" H-Hyung..kau sangat menyebalkan, aku pergi ada urusan penting " dengan wajag kesal dia bergera menuju pintu

" Selamat Berkencan Haechan-ah ! " aku dan hansol hyung tertawa melihat wajah kesal donghyuck

" Aku harus mencari hotel taeyong-ah, aku kan siap-siap " ujuarnya lalu aku menahan hansol hyung

" Menginaplah disini, untuk apa mencari hotel, kau sudah kuanggap seperti hyung ku sendiri " jelasku dibalas senyum oleh hansol hyung

" Gomawo, Ne " ujarnya

Lalu kami melanjutkan berbincang tentang dance dan hal-hal lainya.

END OF TAEYONG'S POV

Hari pertama pencarian calon untuk johnny dimulai, jaehyun dan tiga sahabatnya yuta dan taeil mulai melancarkan aksi mereka dalam memburuh calon untuk johnny.

Mulai dari mendatangi semua calon yang sudah dicarikan oleh taeil dan yuta, tap hasilnya nihil

" SHIT! Mengapa semua calon yang kalian carikan seperti orang bodoh, ah rasnya aku hampir gila " jaeyun menjambak rambutnya frustasi

" Aku juga tidak tau kalau mereka semua freak, jaehyun-ah mianhae " ujar yuta

Dan tiba-tiba !

" Aku punya ide, kita buat selebaran, maksudku semacam poster dengan foto johnny dibuat semenarik mungkin seperti meltakkan riwayat pendidikan dan sebagainya, otte ? jelas taeil jaehyun dan yuta berbalik dan memeluk taeil

" Kau memang yang terbaik hyung " ujar jaehyun mempererat pelukannya.

" Ngomong-ngomong masalah poster , aku punya kenalan yang ahli dalam hal ini " jelas yuta dan hanya dibalas anggukan senang dari keduanya, dan ketiganya berpelukan ala teletubis

" Kita hanya punya satu hari lagi, dan ini harus berhasil Arra " tegas jaehyung lalu merka mulai bergerak melakukan rencana mereka

SKIP TIME

" Lumayan juga Hasil kerjamu ten-ssi, tidak salah kami mempercayakanya padamu " puji jaehyun pada ten namja yang membuat rancangan poster johnny.

" Gamsahamnida, kau terlalu memuji ku berlebihan jaehyun-ssi " ten tersenyum ramah dan malah melelehkan hati salah satu namja yang ada disana, siapalagi kalau bukan si nakamoto yuta yang diam-diam memang menyukai ten

Jaehyun memperhatikan ten dari atas kebawah. " Sepertinya ten tidak buruk " pikir jaehyun yuta yang mendapati jaehyun sedang memandangi ten mengintrupsinya

" Yakk, kenapa kau memandangi ten semapai segitunya, eoh ?" yuta meminta penjelasan, dia tidak terimah gebetannya dipandangi seperti itu

" Apa masalahmu yuta-ssi " ucap ten ketus dihadiahi ledakan tawa dari jaehyun dan taeil

" HAHAHAHAHHAHAHAHA, ah maaf sebelumnya ten-ssi, aku tidak bermaksud lancang, Apa kau sudah memiliki kekasih ? " yuta membelalakkan matanya, taeil terkekeh melihat ekspresi namja jepang itu.

" Sepertinya bakamoto yuta sedang cemburu " pikir taeil

" Ah, aku Single, memangnya kenapa jaehyun-ssi ? " tanya ten santai, sementara yuta dengan muka memerah menahan marah memandang kearah jaehyun memberi kode " DIA INCARANKU " seketika jaehyun menelan ludahnya kasar, dia tidak tahu ternyata namja manis bernama ten adalah orang yang selama ini di ceritakan yuta. " huft padahal aku ingin menawarkannya untuk jadi calon johnny hyung " pikirnya pasrah

" Ah, A-aniyeo.. hanya bertanya saja, dan maaf lancang lagi ten-ssi, Anda harus lebih peka lagi kepada seseorang " jelas jaehyun dibalas dengan wajah bingung dari ten

" Peka ? Kepada Siapa Jaehyun-ssi ? " tanya ten penasaran,

Yuta tiba-tiba mengintupsi

" Sepertinya, Urusan kami disini sudah selesai ten-ssi, Gamsahamnida " Yuta membungkuk dan menarik jaehyun dan tail keluar menuju mobil mereka

" Wah, Wah jadi ternyata incaran bakamoto yah, hahahahahhahaha " Taeil dan jaehyun tertawa sejadi-jadinya melihat wajah yuta yang malu sekaligus kesal

" kenapa kau belum mengambil tindakan bakamoto, bisa saja nanti kau keduluan orang lain " ujar taeil, yuta berpikir sejenak. " Benar kata taeil hyung, aku harus mengambil tindakan " pikirnya seketika semangat . " Tapi bagaimana caranya? " . seketika itu pula dia kembali murung.

" HAHAHA, kita akan urus masalahmu nanti setelah Calon johnny hyung sudah ketemu, Arra " yuta hanya menganguk pasrah

SKIP

Ketiga namja tampa tersebut mulai membagikan poster dan sebagian di cetak di koran.

Dan ini sekarang mereka bertiga sedang menunggu panggilan dari manusia manapun yang berniat atau meu menjadikan anak mereka mempelai johnny.

Drttt Drttt

Ponsel jaehyun bergetar dengan sigap dia langsung menerima panggilan yang tertera dilayar ponselnya

PIP

" Yeoobseo ? sapanya

" Ne, yeoobseo, Apakah ini keluarga Seo ? tanya si penelepon

" Ya, dengan keluarga Seo, dangan siapa saya berbicara ? " timpalnya

" Ini, Nyonya Kim , aku melihat johnny sangat tampan dan gagah apakah dia bisa datang dipesta lajang anakku, kami akan membayar mahal untuk satu malam " Jaehyun membelalakkan matanya saat mendengar penjelasan si penelepon yang entah dari mana asalnya, menawari hyungnya untuk menjadi pasangan One night stan. " GOD, are u kidding me? " kutuknya dalam hati

" Sorry, Ajhuma " PIP jaehyun langsung mematikan ponselnya

" Ada apa ? " tanya taeil

" Seingatku diposter kita mencari pasangan seumur hidup kan hyung, bukan one night stand " taeil mengerti arah pembicaraan jaehyun hanya diam tidak berani membalas

Drrttttttt

Satu panggilan lagi muncul dilayar ponsel Jaehyun

" aku yakin yang satu ini " ujar yuta

" Hello " sapanya lagi

" Hello, Jaehyun Seo ?"

" Iya " timpalnya

" Kami menawarkan asuransi kemati .." PIP jaehyun langsung mematikan ponselnya

Dan setelah itu penelpon terus berdatangan satu persatu, tapi tidak ada yang sesuai. Mulai dari yang menawarkan asuransi kematian, one night stand, pekerjaan, dan telfon dari beberapa janda yang ingin menjadi istri johnny.

Disini, mereka sekarang dibalkon kamar jaehyun terdiam, hening dan tidak ada yang membuka pembicaraan.

Tiba-Tiba

" Setidaknya saran terakhir lumayan berguna " ujar taeil lemah

" Hahahahahahahahahahaha, yah kau benar sekali hyung " yuta tertawa sejadi-jadinya

" Ya, Sangat berguna hyung, sehingga seluru seoul menelefon ke ponsel ku , dan kau bakamoto mati saja sana " jaehyun kesal

" ARGGGGGGGGG, kenapa sulit sekali? " timpalnya lagi mengerang frustasi menjambak rambutnya

" Jaehyun, Ini ada panggilan lagi, semoga saja tidak mengecewakan " nyonya seo menyerahkan ponsel jaehyun

" Yeoobseo " sapa jaehyun untuk yang kesekian kalinya

" Seo Jaehyun " tanya suara dari seberang sana

" Ne, ada yang bisa saya bantu Ajushi ?" tanyanya sopan

" My name is Lee donghae, I'm in the foreign services, posted in seoul now " jelasnya dalam bahasa inggris

" Yes, sir " jawabnya

" Saya, melihat poster dikoran, We have a sons, Dia baru menyelesaikan kuliahnya tahun lalu di KAIST, dan sekarang dia sedang fokus dengan hobinya yaitu dance , dan menjadi pelatih dance di SMENT, dan kami mencari namja yang tepat untuknya. If it's alright, I'd to call you and your family over to our house " Jelasnya panjang lebar dan menawari keluarga seo untuk bertamu kerumahnya

" Ye, sir. Whenever you're free, we can come " jawab jaehyun

" Would this next Sunday be okay ? "

" Absolutely, sir, absolutely "

" Ok, sekretaris ku akan menghubungimu untuk memberikan alamat "

" Nice Talking to you sir "

" Same here son, Godbless "

PIP

Jaehyun mematikan sambungan ponselnya dan berjalan menaiki pinggir balkon kamarnya, berdiri merentangkan tanganya disana.

Yuta dan taeil membelalakkan matanya dan langsung memeluk kaki jaehyun agar dia tidak mengakhiri hidupnya

" Yakkk, Paboyaa...kami akan terus membantu mu, jangan sefrustasi itu, masih ada waktu " Ucap taeil was-was

Jaehyun hanya diam membuat keduanya semakin khawatir.

" Ne, jaehyun-ah, Jika kau mati siapa yang akan meneraktirku makan lagi "

PLETAK

Taeil menjitak kepala yuta, dia kesal bisa-bisanya disaat seperti ini dia masih bisa bercanda, mereka terus memeluk kaki jaehyun erat.

" Ha.. .hahaahahahahahhahahahahaha" tiba-tiba Jaehyun tertawa sekuat tenaga memegangi perutnya

" Yakk, Setan apa yang kau tertawakan? " yuta sedikit kesal karena jaehyun tertawa

" Kalian Tau, Kita Berhasil, yeay..." soraknya bahagia diikuti taeil dan yuta

Namun tiba-tiba

SRETT

Kaki kanan jaehyun terpeleset karena yuta saking senangya melepaskan pelukannya dikaki jaehyun

BRUK

"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa " Jaehyun berteriak keras sekencang-kencangnya karen Tititnya terantuk dipinggiran balkon.

" Andwae, Masa depan ku " menangisi aset berharganya

Mata keduanya membelalak ngeri, dan dengan singap memopoh tubung tidak berdaya jaehyun dan membaringkan jaehyun dikasurnya.

" Mati saja kau Bakamoto " teriak Jaehyun

Baiklah mari kita tinggalkan mereka sejenak..

" Apa? Tidak, aku tidak mau eonma ? aku tidak bisa, aku mau mencarinya sendiri, arra " Jelas taeyong

Yang benar saja orang tuanya tiba-tiba menghubunginya, kalau sudah menemukan namja yang cocok untuk jadi pendamping hidupnya, bagaimana jika nanti mereka tidak saling mencintain dan ujung-ujungnya bercerai.

" Tidak ada bantahan Lee Taeyong, pokoknya kau harus pulang kerumah paling telat rabu depan bawa serta hansol dan donghyuck, jika tidak, Kupecat kau jadi anakku . Mengerti?"

PIP

Sambungan telepon itu diputus secara sepihak oleh sang eonma, nyonya lee hyuckjae.

Taeyong mengerang frustasi, hansol hanya memperhatikannya dengan perasaaan ibah, dan sementara donghyuck hingga sekarang masi asik kencan dengan mark.

" Hyung, bagaimana ini hyung ?, aku bahkan belum terfikir untuk menikah " hansol berusaha menenangkan taeyong

" Orang tua ku selalu berkata "Diumurku yang segini, seharusnya aku sudah menimang cucu " ucapnya menirukan gaya sang eonma

" Dan, mereka tahu aku gay dan menikahkan ku dengan namja, sampai kiamat pun mereka tidak akan menimang cucu, jika mereka mau aku bisa mengagkat anak dari panti asuhan tanpa perlu menikah, mudah saja kan hyung, tapi mereka tidak mau mendengarkan penjelasanku, hyung " kesalnya meluapkan segala kekesalannya

" Aku punya saran, kau datang saja dulu kerumah orang tuamu, lalu bersikaplah tidak sopan atau...

" Sudah dipastikan jika aku melakukan tidakan bodoh seperti itu, hyung akan dengan segerah melihat mayat ku mengambang disungai han " potong taeyong

" Ah, kau begitu datang saja setidaknya buat orang tuamu senang taeyong-ah, masalah kedapannya bisa kita fikir belakangan, otte? " jelasnya

" Hmmm, baiklah hyung, ngomong-ngomong donghyuck dimana sekarang ? dasar tidak tahu waktu " gerutunya

Sementara itu orang yang dimaksud taeyong sedang asik-asikan bersama sang kekasih dan sekarang mereka sedang menonton film Finding dory atas paksaan donghyuck.

Sepanjang fil hanya donghyuck yang memperhatikan kelayar sementara mark hanya memandangi ekspresi sang kekasih yang bermacam-macam, dia hanya tersenyum memandangi donghyuck alias haechannya

5 minutes later

Film pun selesai merekapun keluar dari bioskop dengan donghyuck yang terus menggandeng tangan mark.

" Hyung, kau tau, taeyong hyung sudah tau hubungan kita " rengeknya bergelayut manja dilengan mark

Mark tersenyum melihat betapa menggemaskan kekasihnya itu, lalu mencubit gemas pipi gembil donghyuck.

" Jinjja, baguslah, tinggal orang tua mu lagi yang harus tau, biar aku lebih muda nanti saat melamar haechaniee " ucap mark santai

PLETAK

" Arkk, wae chagiyaaa..?" mark mengelus kepalanya yang dijitak oleh donghyuck

" Gara-gara hal tersebut aku selalu diledeki taeyong hyung, malu tau " menggembungkan pipinya kesal

Mark membawa donghuck kedalam pelukannya dan mencium kening donghyuck lama

" Bisa malu juga kekasihku ternyata " muncul permpatan di dahi donghuck dengan sekali ayun disikunya perut mark

" Dasar, rasakan itu, aku pulang sendiri " donghyuck ngambek lalu memberhentikan salah satu taksi dan menaikinya dan meninggalkan mark yang kesakitan

" Haechanieeeeeeeeeeeeeee "

Teriak mark " Ya tuhan apa lagi salahku?." Pikirnya

Drttt Drttt

Ponsel Jaehyun bergetar , lalu sedikit tersenyum karena yang menelefon johnny

" Yeoobseo, hyung "

" Bagaimana?, kau berhasil menemukan calon untukku ? "

" Ne, hyung keluarganya mengundang kita minggu depan untuk berkunjung "

" Syukurlah, tapi aku tidak bisa datang "

" WHAT, wae ? "

" Tiba-Tiba aku mendapat pemberitahuan, kalau aku diterimah di Apple menjadi manager dan aku harus mengurus beberapa berkas, sehingga memakan waktu seminggu akan pulang dua minggu lagi, ok. And , I know you miss me jay, bye "

PIP

" Shit!, What the hell was that, aku sudah hampr gila mencari calon untuknya, dan dengan mudahnya dia mengatakan akan pulang dua minggu lagi".

Jaehyun menyumpah serapahi johnny yang bersifat selalu seenaknya, baik itu mengatur atau memerintahnya.

" Fuck you Johnny "

At Sunday

~ Jaehyun Pov ~

Kami sekeluarga telah bersiap-siap menuju rumah calon mempelai johnny, lebih tepatnya dalam perjalanan menuju alamat yang telah dikirimkan oleh sekretaris tuan Lee.

Tak lama akhirnya kami sekeluarga sampai dikediaman tuan lee, mereka menyampu kami hangat dan mempersilahkan kami semua memasuki rumahnya.

" Perkenalkan, ini istriku lee hyukjae, putraku donghyuck, keponakan ku Jaemin dan temannya Kim doyoung " tuan lee memperkenalkan anggota keluarganya

Kulihat taeil hyung memandangi namja bernama kim doyoung tadi tanpa berkedip

" Jae, kim doyoung dia sangat manis, aku menyukainya " bisik taeil hyung

" Eoh, jinjja, kenapa tidak kau dekati saja dia sekarang hyung? "

" Aku tidak berani jae" terangnya

Tiba-tiba tuan lee mengintrupsi

" Jadi, johhny sudah menyelesaikan masternya di Amerika ? " tanya tuan lee

" Ne, Ajushi, bahkan di sudah diterima di Apple company sebagai manger dibagian marketing " jelasku

" Wah, Tidak salah, kami memilih johnny sebagai menantu,hahahah " ucap tuan lee

" Dan jaehyun Apa kau sudah bekerja ? " tanya tuan lee

" Ne, ajushi, aku bekerja sebagai Programer di SBS bersama kedua temanku ini , yah walaupun tidak sesuai jurusanku saat kuliah ajushi, hahaha " Jelasku padanya

" Wah, Aku sangat menyukai running man, hebat Tuan seo putra-putramu dua-duanya sukses " Tuan lee menepuk pundakku bangga

" Ah putraku, Taeyong dia lulusan KAIST College Of Bussiness, Tapi dia tidak langsung berkerja dia sedang serius menjalani hobby dancenya." Jelasnya

" College Of Bussiness? Bukankah itu jurusan ku? Kami seangkatan ?, tapi aku tidak perna mendengar nama lee taeyong ?" aku berfikir sejenak mengingat dimana pernah mendengar nama itu, setahu ku tidak ada teman seangkatan ku bernama lee taeyong.

END OF JAEHYUN'S POV

Disaat jaehyun berfikir keras taeyong berjalan kearah mereka dengan membawa tea dan dia menawarkannya pada calon mertuanya.

" Ini, Silahkan dinikmati Ajhuma, Ajushi" sembari memamerkan senyum menawannya

" Gamsahamnidah, Taeyong-ah "

" Dan Ini, Un- " mata jaehyun dan taeyong bertemu, alangkah terkejutnya mereka sampai-sampai taeyong menumpahkan tea di celana Jaehyun

" Gwenchana " Kata tuan lee padah jaehyun

Jaehyun dan taeyong terlalu terkejut sehingga hanya mematung di tempat.

" Kebeltulan Macam Apa ini tuhan? ". Pikir mereka

" Taeyong, Temani Jaehyun kekamar mandi " Jaehyun dan taeyong sadar dari keterkejutan mereka

" Ne, abeoji " Jawab taeyong lalu diikuti jaehyun dibelakangnya

CKLEK

Jaehyun menutup Pintu itu pelan lalu berjalan mendekati taeyong

" Apa yang Kau Lakukan disini "

.

.

.

~ TBC ~

Maaf Lama Update, soalnya baru dapat ilham, hehehehe

By The Way thankyou buat yang uda review,

yang uda follow and favoritin ff gaje ini

Jaeyongnya baru ketemu dan saya langsung cut, I'm sorry

Semoga tidak mengecewakan kalian

Sampai Jumpa di chapter selanjutnya

Jangan Lupa Review..

THANKS...