PINK!!

.

.

.

.

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Pairing:Sakura Haruno x Sasuke Uchiha

Rate: T

warnings:OOC,typo,amburadul,bahasa tidak baku, harap sediakan plastik. jaga jaga bila terjadi muntah. Lanjut? tanggung sendiri akibatnya.

Summary

.

.

.

Melihatnya saja membuat sakura berdebar seperti musim semi, seperti warna pink!!

Angin musim semi menerbangkan bunga sakura

Bunga sakura berterbangan

Hatiku bergetar melihat senyumn cerianya

seperti musim semi,seperti warna pink.

Melihatnya saja berdebar dia..

Chapter 2

"Dia tampankan" tanya Sakura sembari memandangi pegawai pria itu

"emm" jawab Ino sembari memyeruput Greentea latte nya.

"apa- apaan reaksimu itu" ucap sakura.

"Suka suka aku lah, hargain dong" ucap Ino.

"iya iyah aku hargain nih permen rasa karamel,untuk menghargaimu"sakura memberikan 3 permen karamel ke Ino

"Sakura! bukan menghargai seperti itu huft "Ino mengerucutkan bibirnya.

POV Sakura

"apa dimataku saja dia terlihat tampan ? terlihat seperti tupai yang lucu, sudut bibirnya saat tersenyum juga tipe ku banget."

POV END

"siapa namanya? terlihat masih muda, apa dia seorang pelajar?"

"heh!! kamu seperti orang yang mudah jatuh cinta" ucap Ino

"Hah? apa- apaan !!" Sakura terbelalak

"tidak mungkin karena perasaan ini baru pertama kali." lirih sakura.

"Besok aku akan kesini lagi."

"Baiklah, terserah kau cepat ceritakan padaku saat kau masih di suna"

POV Sakura

Pria itu sepertinya akan pergi

"heh lihat kemana " tanya Ino

"Eh, maaf"

"ternyata selesai jam 5 ya..."

Aku melihat jam di hp ku

"eh,sudah jam 6"

kruyukkkk...*

"ahh aku lapar,ayo kita makan dirumah mu sakura" ajak ino

" mau dimasakin apa?" tanya ku

Dia berjalan tersenyum, walaupun senyumnya bukan untukku

" coba minta nomor Hpnya." sikut Ino

" Apa? " aku tersipu

Bergetar, berdebar dia bunga dan aku danau yang terang

ah... aku meliriknya

Dia melewatiku kearahnya

seperti bicara dengan hatiku

atau

menertawaiku

Cahaya pink matahari terbenam menyinarinya

"sampai dirumah pun perasaan ini tidak hilang dari pikiranku, dia terus melekat di benakku sepanjang hari"

Ah, aku harus bagaimana?

Aku tetap tidak tahu meskipun sudah puluhan kali berpikir

Walau pun sedang memikirkannya, tanganku menggambar orang itu dengan mengikuti hatiku

Sakura...

sakura...

sakura...

suaranya terngiang ngiang memanggil namaku...

"kamu sudah datang ya?" sapa pinky pria yang membuatku jatuh cinta

"ayo.." pinky menggenggam tangan ku lalu tersenyum hangat sehangat sinar mentari.

Dikhayalanku kita sudah pacaran

blush*

Aku menyiram tanaman tulip dan menatapnya

"Aku ingin dekat dengannya."

.

.

.

caffe warm

Aku melihat pinky yang membuat hatiku berdebar debar setiap ku melihatnya.

"adakan?" tanyaku

"iya" jawab Ino

"kenapa cuma pinky yang pakai celemek pink?"tanyaku

"Entah lah, karna warna merahnya kurang mungkin? beneran namanya pinky?" Ino menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal itu

"Iya iya tolong mengerti perasaan tidak sabaran teman kecilmu ini!"ucapku

"Seperti siswa yang telat di pelajaran guru killer sangat menyeramkan, sepertimu."ucap ino

"ahh dia sudah masuk ke counternya,aku mau lihat wajahnya lagi"

"Mau pesan lagi?!!. Jangan seperti itu sakura, kalau ingin dekat coba minta nomor HPnya nya." saran Ino

"Nomor hp?"

Apa aku harus melakukannya? demi pinky aku harus menahan gugup ku.

"mau pesan apa?"

"Caffe latte."

Dia kelihatan sibuk sekali

"hei nona ke sebelah sini"

kenapa harus orang itu aku hanya mau dilayani pinky aku pura pura tidak tahu ahh

"silahkan"

walau perutku kenyang karena minum 2 gelas ... demi dia ...

"mau pesan apa" tanya dia

deg!

deg!

deg!

"strawberry... frappucino."

"Baik, jadi -- rupiah" dia melayaniku dengan senyuman hangatnya .

"i...itu!"

dia sepertinya bingung

"permisi"

"iyaa?"

deg

deg

deg

"Anu..."

"tolong berikan sedotannya"

... apa?

apa yang aku katakan??

kenapa aku jadi ngomong sedotan

aku panik

"sedotan? sedotannya ada di sebelah sana" pinky menunjukan tempat sedotannya.

"ahh iya hahaha terimakasih" ucapku lalu pergi mengambil sedotan dan kembali ketempat Ino.

" bodohnya aku "

"tahu aja " ucap Ino dengan nada sedikit kecewa.

"aku ... mati saja"

"tidak perlu segitunya sakura"

"heh itu belnya berbunyi"

"strawberry frappucino kan ini" terernyata pesananku bukan dia yang melayani nya tapi pegawai lain.

"ada yang ingin dipesan lagi?" tanya pegawai itu.

"ahh ..tidak ada ..."

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Hallo minna-san :-) ketemu lagi sama author imut ini* plak!!

hehe ini chapter 2 masih banyak kekurangan nya :( tapi mudah mudahan selanjutnya bisa lebih baik lagi :D

Sakura:thor kok aku perannya suka deg degan mulu sih, sakit jantung yah?

Author:Kamu itu cantik cantik kok bodoh yah :v

Sakura:apa yang kau katakan thor* kretek kretek*

Author: ihh kaburrr !!!

Sakura: Sini kau author shannaro!!!

Author:Aduh hiks hiks *benjol 6 biji" author mau pamit aja deh:( please ripiw (review) yah ...:):)