Masa 2- Senpai lawan kouhai

Di sekolah hunter, terdapat event olahraga dalam senpai versus kouhai yang disambut dengan teriakan heboh, tepuk tangan, beberapa kertas warna warni berterbangan, kembang api, begitu juga helikopter tv terbang merekam sampai2 president dateng (he!?)

"OKE! PARA SENPAI PASTI MENANG! Teriak Kuroro sebagai pemimpin senpai yang memakai mic juga dipandu beberapa senpai juga yang berteriak.

"SEMUA KOUHAI BAKAL MENANG! Teriak Killua sebagai pemimpin kouhai yang gak mau kalah dan memakai toak gajah(?) plus teriakan semua kouhai.

Akhirnya, dimulailah perang teriak (?) yang mempertaruhkan tenggorokan untuk kemenangan.

Setelah event teriak (?) yang tidak offsial itu berakhir, semua mulai tepar dan mengeliat-geliat bagai cacing kepanasan yang beberapa menit kemudian, kepala sekolah Hisoka datang memberi pidato.

"Baiklah, semua buah yang masih hijau disini dan beberapa yang sudah over matang dan busuk. Harap berjuang buah yang masih hijau agar kalian bisa matang dengan sempurna terutama kamu, Gon-chan" Hisoka langsung kedip mata membuat beberapa murid mempunyai pusing parah, mual dan pingsan dalam mulut berbusa sedangkan Gon langsung merasa jijik membuat Killua meluk kekasihnya dengan protective and possessive (yeah~ fanservice).

"Baiklah" Hisoka menyibak rambutnya "Kita akhiri dengan pembukaan ini dengan pidato dari president kita, Netero! (jiagh, president beneran dateng!?)

Netero pun berehem ehem sebentar sebelum berpidato "Para politik sekalian~ (lo!?) untuk masa depan-" (Oii! Elu di sekolah bukan di ceramah politik!) "Bla.. bla…bla…bla" Netero masih berpidato lamaaaa banget bahkan orang2 takut nyela president sampe beberapa bulan (boong kok) beberapa jam yang akhirnya bisa diberhentikan berkat Killua n Kuroro membuat volume max dari mic dan toak gajah(?) n teriak "STOP! SALAH PIDATO!" yang membuat tenggorokan mereka dari awal uda serak sekarang malah ampir jebol. Awalnya ragu nyela president tapi karena uda gak tahan y teriak aja yang disambut sebagai pahlawan dari semua murid.

"Ohh maaf. Wajarlah sudah tua n saya uda pikun" Netero berdehem dehem lagi "Kita mulai lagi pidatonya"

Kalimat itu sukses bikin semua murid2 serbu president n ngiket tu mulut biar gak bisa pidato lagi. Setelah moment gaje tu berakhir, Hisoka dateng buat mulaiin event olahraga senpai vs kouhai.

"Baiklah, dengan persetujuan saya. Event saya mulaiiii!"

Akhirnya bisa mulai juga, kemudian para senpai dan kouhai ngeliat olahraga apa yang pertama di lombakan.

Dan lomba itu adalah… lomba sepak basket (?)!

"Oi! Yang mau partisipasi ni lomba sapa?" Killua nanya, sebagai pemimpin.

Yang lain nengok kiri, kanan, atas, bawah sampe dari satu derajat ke 180 derajat (gila) sampai ada satu orang angkat kaki (?)

"Gw!"

Killua langsung nyindir "Oh,elu. Ngapain elu ikutan, muka dua? Harusnya elu jadi senpai, bukan kouhai"

Langusnglah Bisuke nyiapin tonjokan mautnya dan nonjok Killua sampe ke luar angkasa yang membuat Gon berteriak manggil kekasihnya sedih ala telenovela dan membuat yang lain ngeliat bilang so~sweet.

Akhirnya Killua pun balik juga ke bumi, di sekolah hunter yang langsung disambut pelukan mesra n hangat dari Gon (cieeehh) yang membuat Hisoka gigit kartu joker(?) dengan iri sementara Netero hanya bilang "ho ho ho , indahnya masa muda" sambil minum teh ungu (?).

Sementara senior pun mengirim uvogin sebagai penantang. Kemudian mulailah olahraga sepak basket ini dimana peserta harus nendang bola basket ke ring basket (busetz susah amat. Lempar aja susah apalagi nendang).

Dimulailah lombanya. Bisuke pun berubah jadi berotot menjadi she hulk (?) melawan uvogin the hulk yang enggak ijo. Setelah beberapa lama, lomba pun dibatalkan karena she hulk dan hulk telah menghancurkan arena basketnya.

Karena arena basketnya hancur maka lombanya pun diganti menjadi… lomba pemimpin sejati (?)

Lomba dari pemimpin senpai dan kouhai harus meyakinkan orang2 kalau mereka adalam pemimpin sejati dan harus totalitas, berkualitas, terbatas dan pertapatas(?).

Di lomba ini Killua dan Kuroro pun berhadapan. Killua didukung Gon sebagai asisten sementara Kuroro didukung Kurapika dengan `dipaksa' Kuroro sendiri untuk jadi asisten.

Lomba dimulai!

Kuroro berdehem sebentar "Pemimpin punya banyak bawahan dan aku punya banyak. Beda denganmu kouhai"

Killu dengan cool menjawab " Oh baiklah, lagipula bukan orangnya yang penting tapi kerjaan yang dilakukan yang penting"

Gon dan Kurapika pun terkesima, menatap Killua dengan mata bling blang (?) yang membuat Kuroro jadi suram.

"Woii! Kurapika! Elu tuh di pihak gw, bukannya Killua!" Kuroro bentak2 juga mencak2 dan terbakar api cemburu yang membuat temen2nya bisa BBQ (?)

Enggak tahan dicuekin sama cintanya, Kuroro pun menyerah sementara Kurapika meluk Killua yang membuat Gon jadi cemburu and ngerangkul kekasihnya membuat Kuroro yang ngeliat jadi mukul2 paku di boneka jerami di pohon sebagai penghilang sarap (?).

Akhirnya Istirahat, dimana Killua lagi enak2nya disuapin Gon dengan bekal tercinta buatannya ngebuat beberapa cewek2 yang ngeliat nyekek leher mereka (?) n mulai headbang di tanah (?).

"Aih, mesra amat kalian berdua" Bisuke ngeliat n senyum2 layaknya ibu ngeliat anak.

Ponzu ama Pokkle pun ikutan. Gak mau kalah ama KilluGon dalam adengan mesra ala sinetron dalam petron (?)

"Cari ruang napa sih? Ada anak kecil (Zushi, Kalluto n Alluka) disini" Neon yang kebetulan ke grup kouhai buat ngasih daftar anggota ke Killua mulai ngejawab judes n ngelare Kurapika, kesel ngeliat adengan mesra soalnya gosipnya itu dia ditolak Kuroro karena hanya Kurapika yang ada di hati Kuroro.

Kurapika yang di grup senior mulai merinding, merasa kalau ada yang menglare dia yang kemudian mengeblock Kuroro yang berkali kali minta dia nyuapin makanannya.

"Ayolah Kurapika, masa kau tidak mau menyuapku yang ganteng ini!?" ucap Kuroro dengan senyuman yang membuat beberapa cewek2 pada tepar.

"Ganteng dari sol sepatu gw! Sembarangan!" Kurapika ucap dengan judes juga terus nyuekin Kuroro.

"Wahahha! Kasihan danchou" Shalnark yang ngeliat cuma bisa ketawa dengan suksesnya.

"Jiagh, mentang2 elu pacaran ama Shizuku. Elu jadi sombong" Kuroro yang kesel mulai ngelempar botol air yang beruntungnya bisa dihindari Shalnark.

"Eh? Emang kita pacaran?" Shizuku pun sudah mulai lupa ingatan.

Shalnark langsung nangis. "Iyaa! Shizuku! Jangan lupa dong! Ini ke3 kalinya dalam minggu ini elu lupa!

"Oh ya" Shizuku langsung nepuk tangannya "Sori"

Shalnark pun menunduk, mulai agak kecewa ama pacarnya membuat Kuroro mulai merasa terhibur akan kepikunannya Shizuku.

"Wkwkkwkwk! Itulah dosa elu karena nyombong dihadapan danchou elu!" Kuroro mulai OOC.

"Danchou jahat!" Shalnark masih aja nangis dan berlutut pasrah.

"Oya? Machi dan Pakunoda mana?" Kurapika nanya, mencari temen ceweknya.

"Palingan Machi digoda Hisoka kalau Pakunoda mungkin lagi nyari informasi" Feitan jawab dengan singkat sebelum minum tehnya.

"Palingan Pakunoda lagi pundung, kan ditolak ama danchou" Phinx ikutan nimbrung sambil nyuri lauk Feitan yang dibales dengan pukulan ratapan payung (?).

Di sisi kouhai...

"Kalluto, begini caranya?" tanya Alluka yang sempat2nya belajar origami dari adiknya.

"Bukan gitu Alluka-nee, lipat disini" Kalluto jawab dengan halus dan membantu kakaknya ngelipat.

Zushi pun mulai terpesona ngeliat dua adik Killua yang menurutnya cantik itu. Killua yang dari lahir itu sudah menjadi brother complex pun mulai ngeliat Zushi dengan kesal.

"Oi, ngapain elu ngeliatin adik2 gw gitu, hah!?"Killua mulai menatap Zushi dengan kesal.

Zushi mulai ketakutan "Bu-Bukan gitu Killua-san, aku hanya pikir kalau mereka berdua itu cantik. I-itu saja" Muka Zushi mulai merah sampe kuping, rasanya gak percaya bisa ngomong itu di hadapan sang `kakak'.

"Oh gitu" Killua jawab singkat ngebuat Zushi menghela napas lega.

"Ngomong2 Alluka dan Kalluto itu laki2 loh"

Seketika, Zushi mulai shock juga pucat n putih yang kemudian akhirnya bekas2 dirinya berterbangan bagai debu, disapu angin sementara Alluka ama Kalluto cuma cuek bebek aja n lagi asyik ber-origami.

Di sisi Machi…

"Ayolah Machi, ini restoran mahal, berkualitas dan berbintang-bintang (?)" Hisoka mencoba untuk merayu Machi.

"Berapa kali mesti kubilang, tidak!" Machi mulai kesal dan menahan emosinya.

"Berapa kali aku mau ngajak kamu sampai kamu bilang, iya?" Hisoka mulai merangkul Machi yang langsung ditepis.

"Berapa kali pun, jawabannya tetep sama. TIDAK!" Machi ngejawab dengan judes."Jangan sampe ini high heels nendang elo di bagian yang aku jamin paling sakit"

Hisoka gak nyerah "Ayolah Machi darling~" Ucap Hisoka sambil mendekap Machi.

Serangan High heels pun dilakukan yang berakhir dengan Hisoka harus dibawa ke dalam emergency.

Istirahat telah selesai. Kali ini lombanya akan diumumkan.

Lombanya adalah… Melaju dalam tantangan tanpa pantangan (?)

Intinya adalah lombanya melewati rintangan yang ada dalam jalur lomba. Sang kouhai dan senpai pun bersiap-siap. Pelari pertama adalah Pokkle vs Shalnark.

"Oke? Mulai!"

Langsunglah keduanya berlari secepat mungkin, sayangnya Pokkle kalah cepat jadi Shalnark yang menjadi nomor satu membuat semua senpai bersorak dan semua kouhai menggerutu dengan suksesnya dalam phuket (?)

Akhirnya Shalnark pun lebih cepat sampe dan menyerahkan batonnya ke Shizuku yang –

"Eh? Ini buat appan?" Shizuku nanya n ngeliat baton di tangannya.

Shalnark pun dengan suksesnya jatuh di hadapan Shizuku.

"Ya elah, napa elu bisa jatuh? Sini" Shizuku pun ngebantu Shalnark buat berdiri.

Kemudian saat kedua tangan bersentuhan dan kedua pandangan bertatapan, langusnglah terdapat moment yang begitu indah dan syahdu. Shalnark n Shizuku sama2 blushing n senyum2 aja, uda lupa kalo lagi lomba. Ngebuat Ponzu di sebelah merasa agak risih n akhirnya seneng Pokkle uda sampe.

"Ayo Pokkle! Dikit lagi!"

Pokkle pun sampe n ngasih batonnya. Sebagai hadiah, sempat2nya Ponzu nyium pipinya Pokkle sebelum pergi lari ninggalin Pokkle yang tersenyum dan akhirnya lompat2, happy sementara si Shalnark n Shizuku masih bertatapan mesra.

Kuroro yang pelari akhir dan mulai kesel pas dikasih tau lewat telepon dari Phinx kalau Shalanrk n Shizuku lagi mesra2nya, nyuruh Phinx ambil hapenya dan taruh di depan micnya kemudian Kuroro teriak lewat hp ke mic.

"Woi Shalnark, Shizuku! Lanjutin ini lomba atau gw kagak bakal biarin lo berdua ketemu lagi setiap kita meeting ataupun di sekolah ataupun di waktu bebas!" Kuroro langsung ngos2an ngebuat Killua disebelah jadi takjub.

Moment indah itu pun hancur dan keduanya mulai pucat. Langsunglah Shalnark jelasin soal lomba n akhirnya Shizuku lari cepat sampai bisa ngejar Ponzu yang lagi lompatin meja n kursi (?) Sekolahnya lagi ngirit.

"Appan sih ini! Bikin susah aja!" Ponzu mulai kesel kecuali Shizuku yang gampang aja ngeloncatin tu kursi n meja.

Akhirnya dua duanya sampe ke pelari berikutnya yaitu Gon dan Kurapika.

Ponzu kasih batonnya ke Gon dan Shizuku ngasih batonnya ke Kurapika. Pas mereka lari, Kurapika pun menatap kouhainya.

"Kita selesaikan ini dengan sportif! Oke, Gon?" Kurapika senyum.

"Ya" Gon ikutan senyum juga dengan senyum termanisnya. Sukses membuat beberapa cowok happy n Killua tiba2 menjadi bad mood yang membuat Kuroro agak gugup berdiri di sebelahnya Killua.

Akhirnya mereka tiba di rintangan makan kerupuk di gawang bola (?) Hebat amat nih sekolah.

"Napa sih kerupuknya digantung di gawang bola?" Kurapika kesel n lagi bergelantungan juga berusaha makan kerupuknya.

"Eh? Seru juga kok' Gon yang optimis uda duluan makan kerupuknya and lari menuju rintangan berikutnya dan disusul oleh Kurapika.

"Whats! Elu bercanda?" Kurapika mencak2 sementara Gon nenangin Kurapika pas melihat tantangan berikutnya.

Jadi sekarang para pelari terakhir alias Killua n Kuroro nunggu Gon ama Kurapika ngasih baton mereka. Kemudian saat cewek2 sampe, langsunglah Killua ama Kuroro jawdrop dengan suksesnya.

Gon am Kurapika berlari tapi ada yang beda banget.

Mereka berlari menggunakan kostum maid yang sekarang berkibar kibar dengan anggun dan penuh pesona juga aura keimutan (?)abizz .

Kuroro masih bengong sementara Killua yang uda sadar, ngambil kesempatan dalam kesempitan dalam ambil hp n motret Gon yang manis (jarang2 ada kesempatan beginian). Kemudian Killua ngambil batonnya n lari didukung Gon kemudian Alluka pake pom2 kayak cheerleader n Kalluto pake tarian kipas kertas yang anggun tenan membuat Killua jadi semangat sementara Kuroro ditabokin Kurapika, .

"Jangan salah paham! Ini tuh buat lomba! Bukan buat elu!" Kurapika makin nabok Kuroro menjadi jadi.

"Aish, kalo aku menang. Boleh enggak aku bikin kamu jadi maid aku selama sehari" Kata Kuroro mirip Usui Takumi dan Kurapika jadi Ayuzawa Misaki dalam Kaichou wa Maid sama.

"Dasar pervert! Mati aja kau!" Sang Misaki –coret- Kurapika nabok Kuroro lagi dengan cinta yang disamar jadi benci (wow). Sang Usui –coret- Kuroro hanya ketawa saja, merasa Kurapika sangat menarik.

Ck ck~ Tuh dua emang mirip amat, mungkin lain kali bakal ada story kaichou ma maid sama yang peran usui jadi kuroro sementara misaki jadi Kurapika. Mirip sekali~.

Lebih baik sekarang back to the story dimana Gon lari ke finish line buat nunggu Killua finish masih ninggalin Kuroro ama Kurapika dengan pertengkaran mesra mereka. Beberapa menit kemudian barulah mereka sadar jadi tontonan lagi, sama seperti saat di taman bermain. Barulah ingat, sekarang lagi lomba.

Kuroro nyeringai tipis "Kalo aku menang, kamu harus jadi pacar aku, gimana?"

Kurapika langsung shock "Hah? Gak mau!" Langsunglah dia nolak mentah2.

"Kalau kamu menang, aku n genei ryodan bakal melakuin apapun yang kamu mau selama seminggu" Kuroro mulai senyum tau kalau uda lama Kurapika pengen merintahin dia n genei ryodan.

Kurapika mikir beberapa detik sebelum ngeliat Kuroro "Sebulan, baru aku mau"

Kuroro mikir juga sebelum ngangguk kepala "Oke. Sebulan"

Langsunglah Kuroro lari dengan kecepatan yang luar biasa yang membuat Kurapika shock. Cepet amat! Kayak bukan manusia dan langsunglah Kurapika diam and ninggalin pesen dalam kepala.

`Awas kalau kamu kalah Killua! Bakal kupastikan kamu gak akan bisa bersama Gon lagi, seumur hidup'

Mendadak Killua menggigil, merasa terancam. Saat ini dia sedang ngangkat barbel yang ngehalangin jalannya kemudian, mendengar suara bagai gempa bumi, menoleh ke belakang dan langsunglah hampir dapet sakit jantung dadakan.

Kuroro senpai dateng! Dengan kecepatan luar binasa yang begitu terasa dalam sambal terasi (?) Oke, author mulai ngaco. Back to story~

Dengan semangat Kuroro angkat barbel cepat2 yang membuat Killua takjub tapi dia mau cepet juga. Gak mau kalah dihadapan pacarnya n adik2nya. Akhirnya mereka pun berlari dalam posisi yang sama.

"Oi, kouhai. Kalo aku menang, Kurapika jadi pacar aku jadi biarin aku menang" kata Kuroro yang bener2 pengen menang.

"Maaf senpai, tapi aku juga gak mau kalah di hadapan Gon dan adik2ku". Kata Killua juga gak mau kalah.

Perang adu mulut Killua vs Kuroro pun dimulai.

"Kamu gak tau uda berapa lama aku uda pengen banget Kurapika jadi pacar aku? Kalah aja sana!"

"Eh senpai! Kurapika senpai itu nyatanya gak mau ama senpai. Gak usah dipaksa"

"Semua adil demi cinta. Maksa itu adil juga"

"Hukum UUD itu ada tertulis kalau pemaksaan itu dilarang"

"Hukum itu dibuat buat dilanggar"

"Mana ada yang seperti itu!?"

"Tentu saja ada, itu berlaku buat gw"

"Jiagh, ini sudah pemaksaan namanya"

"Tentu saja enggak"

"Senpai aja yang mengalah deh! Mengalah buat orang muda"

"Salah! Harusnya kamu yang masih kecil itu harus menaati yang uda besar. Jadi kalah aja sana!"

"Argh! Senpai yang mengalah!"

"Kouhai yang harusnya mengalah!"

Yang lainnya takjub ngeliat Kuroro and Killua yang adu mulut n ngeliat satu sama lain masih bisa tau jalan. Masih bisa adu mulut lagi pas lomba nulis jawaban kuis di papan tulis yang tertera yang jawabannya harus panjang bener bagai kereta api tapi jawabannya bener (karena Killua n Kuroro tu jenius )terus masih bisa ngindarin tower buku dan paku kertas yang sengaja ditaruh berceceran walau gak liat jalan. Emang bikin takjub duo ini.

Kuroro dan Killua pun mulai manjat ke atas rak buku dan lompat lagi ke rak buku berikutnya sambil menghindari lemparan kartu (?).

"Ni lomba kayaknya makin lama makin gaje aja" Kuroro lari n protes.

"Ntah lombanya yang gaje atau authournya yang gaje" Killua lari juga sambil ngindar kartu as yang hampir kena mukanya karena ngejekin author tapi karena killua ntu tokoh favorit author jadi dimaafin ama author yang mahal (?) hati ini.

Setelah itu, Killua n Kuroro mulai lari sambil netesin larutan kimia di tempat yang benar. Kalau salah, bakal meledak.

"Ini lomba mau bunuh kita?" Kuroro dengan hati hati nyampurin karena meski bener larutannya, kebanyakan bisa meledak juga.

"Masa bodo lah" Killua yang uda pasrah mencampur larutan dengan hati yang berguncang n bergetar (?).

Kuroro n Killua pun lari terus sampai finish line sudah di depan mata. Detik2 sebelum mereka sampai dan mengakhiri lomba gaje ini….

"AARRRRGGGHHHH! SAKIIITTTT!"

Langsung Kuroro n Killua jatuh dengan tidak elitnya dan hampir sampe di finish, cuma 5 inci doang. Lalu keduanya ngeliat Komugi yang gak sengaja numpahin sup panas di salah satu penonton.

"Ma- Maaf" Komugi yang sadar dan langsung minta maaf dengan air mata mancur (?)

"Sakit tau, kamu!" orangnya marah n pengen nabok tu Komugi tapi gak jadi ngeliat si Meruem yang nge-glare dia dan meluk si Komugi.

"Ada apa dengan pacarku, ada masalah!?" Meruem nunjukin tampang yang membuat tu penonton gak ada semangat hidup lagi. Yang lain ampe takjub juga termasuk Killua n Kuroro ini.

Tiba2 Killua pun ditarik ama Gon juga Alluka n Kalluto yang kemudian membuat Killua lewati garis finish.

FFFIIINNNIIIIISSSSHHHHHHH!

Langsunglah Kuroro jadi pucet n jawdrop sementara Kurapika sujud syukur. Akhirnya event gaje ni berakhir juga dengan Kurapika jadi boss buat genei ryodan termasuk Kuroro, Alluka n Kalluto yang bangga ama kakaknya terus Killua yang dapet piala n medal juga bonus kecupan dari Gon buat Killua makin happy sampe terbang ke surge (jiagh).

Review:

Sweet Love081: Oya? Terima kasih buat reviewnya. Semoga chapter ini juga menyenangkan anda sampai tuntas (?) Author mulai ngaco.

Miwa Lucifer : Emang saya sudah lama pengen buat fic gaje, juga dialog Kurapika n Kuroro tu sedikit karena main pairingnya di story ini KilluGon. Karena review anda juga memanggil nama pena saya, maka saya sudah membuat chapter berikutnya. Ini dia!