3. RENCANA

"huhuhuuu...huhuuu..."

"Sudah berhentilah menangis dan lupakan si datar itu!"

"Itu benar Lu, lupakan saja Sehun lagi pula masih banyak kok stock laki-laki tampan dan populer disekolah ini. Bukan Sehun saja yang keren yang lain juga banyak."

"Tapi tidak ada yang sedatar si brengsek itu Kyung, Baek...huwaaa...aku cuma maunya Oh Sehuunnn..."

Puk

Kyungsoo dan Baekhyun secara kompak menepuk jidat sexy mereka, sampai Baekhyun mengaduh-aduh karena terlalu kuat menepuknya. Mereka hanya tidak tau mau bagaimana lagi melihat teman mereka satu ini yang tengah menangis sejak tadi, dengan mengatakan jika ia tidak bisa melupakan sang mantan. Si rusa ini sepertinya memang belum bisa move on dengan si mantan.

"Yaampun, apa bagusnya datar begitu Lu? Masa kau mau pacaran dengan orang harus datar dulu?" mata Kyungsoo terasa berkedut aneh dan lebih aneh lagi perkataan Baekhyun barusan.

"Justru yang datar itu lebih menyenangkan Baek, dan cuma Sehun yang punya huwaaaa..." Luhan malah menjerit lebih seperti baru mendapatkan nilai nol dari hasil ulangan hariannya.

"Iya, lalu kau mau bagaimana? Sudah jelas Sehun begitu denganmu" Baekhyun ikut berkedut dan itu dialis sebelahnya.

"Sebentar Baek, memang apaan sih yang datar?" muka bego lucu ala Kyungsoo tampak sambil bertanya pada Baekhyun. Maka seketika Baekhyun ingin buang angin saja lalu menghela nafas.

"Please Kyung, masa datar saja tidak tau? Itu lho muka Sehun yang datar!"

Selama tiga detik terlewati barulah si pemuda bermata lebih itu menunjukan reaksinya. Semakin membesarkan matanya lalu ber'oh'-ria ditempatnya sambil tersenyum alis menyengir kuda. Baekhyun merotasikan dua matanya malas. Luhan sendiri malah sibuk menyedot-ria ingusnya.

"Sudah buat rencana saja Lu."

"Hah? Rencana apa?" muka ketiganya jadi terlihat lebih serius.

"begini, aku punya rencana buat si datar itu menyesali apa yang sudah dia lakukan padamu Lu" Baekhyun mendapatkan sebuah ide sepertinya.

"Apa itu?" Kyungsoo justru yang lebih antusias.

"Rencananya kita buat saja Sehun cemburu Lu, dengan cara kau berpura-pura dekat dengan laki-laki lain bagaimana?" dan itulah ide rencana yang sudah bersarang diotak jenius Byun Baekhyun.

"Aha...itu benar juga, buat Sehun cemburu!" cuma Luhan yang belum bereaksi yang masih dalam mode loadingnya.

"Cemburu?" wajah bengong tampak begitu aneh dan barulah ia dalam mode pahamnya.

"Iya cemburu, buat si datar itu menyesal karena sudah memutuskanmu Lu..."

"Tapi bagaimana caranya?"

Sontak Baekhyun merotasi malas matanya masa mereka tidak tau cara membuat si datar-Sehun itu cemburu? Soal ide briliant jangan tanya kepadanya karena seorang Byun Baekhyun adalah jagonya -_-" apa lagi hal kecil seperti ini, ck ini sangat-sangat mudah.

"Membuat si datar itu cemburu adalah hal yang mudah, kau hanya perlu dekat dengan laki-laki lain Lu..." katanya bangga memberitahukan.

"Dekat dengan laki-laki lain?"

"heum, atau kalau perlu kau berpura-pura saja tengah berpacaran dengan seseorang, maka Sehun akan mudah cemburu, tapi yah...itu juga kalau dia masih punya perasaan padamu."

"Lalu kalau dia tidak cemburu bagaimana?" Kyungsoo bertanya cepat diikuti wajah antusias dari Luhan menatapnya.

"Yah, itu tandanya Sehun sudah tidak menyukaimu lagi" Baekhyun menjawabnya dengan nada kelewat santai, maka Luhan seketika kembali menjerit seperti tikus masuk ke-got?

"Sudah Lu, lupakan saja Sehun itu!"

"Shireooo...huwaaaa..."

"Haish, sudah berhenti menangis rusa! Sekarang kau harus mau melakukan rencana ini tau!"

"Berpura-pura pacaran dengan laki-laki lagi?"

"Ne, ah tidak kau dekat dengan seseorang juga itu sudah cukup. Asalkan kau tampak sudah tidak perduli padanya pasti Sehun akan mulai merasa menyesal."

"Jadi siapa orang yang akan Luhan dekati nantinya?"

Ketiganya saling melemparkan tatapan berbeda sebelum akhirnya malah masing-masing menatapi sekeliling mereka. Kelas yang lumayan ramai karena jam istirahat masih berlanjut. Sampai detik kedua puluh mereka kembali bertatapan dan menghela nafas pelan bersamaan.

Namun Baekhyun seketika menjentikan jari-jemari lentiknya, berwajah penuh seri sambil mencondongkan tubuh sedikit kedepan. Membuat dua lainnya ikutan bergerak kedepan penasaran.

"Wu Yifan aka Kris ketua team basket sekolah kita eotte?"

"Kris?" Luhan berkerut alis.

"heum, tampan, tinggi, blasteran dan populer karena dia ketua team, aku yakin dia tidak akan kalah dari si datar itu" dengan alis dinaik-turunkan Baekhyun akhirnya menyerukan idenya itu.

"Bisa saja..." Kyungsoo malah menimpali senang?

"Atau kalau mau si Jin anggota gang Bts? Dia juga lumayan kok, atau Joongki sunbae? Wahh...kalau dia orang yang sangat sempurna Lu, tampan, baik dan murah senyum lagi kyaaaa..." seketika Kyungsoo yang kini merotasikan kedua mata bulatnya melihat Baekhyun menjerit bak fangirl Exo.

"Jadi pilih yang mana XiaoLu?" Luhan sendiri malah mengerucuti lucu bibirnya, kedip-kedip manja sambil berpikir ringan. Setelah akhirnya mendapat apa yang akan ia putuskan ia berhela nafas pelan dengan tubuh agak lemas.

"Mungkin Kris? Baiklah aku akan melakukan rencana ini..." keputusannya walau sedikit dengan rasa terpaksanya itu, karena tetap saja hanya Sehun dipikirannya.

"Okey, mulai besok kau memulainya. Memulai rencana untuk membuat si Sehun datar cemburu yeahh...fighting!"

"fighting!" Baekhyun dan Kyungsoo berseru dengan semangat.

"figh-ting" Luhan ikutan dengan gaya tak bergairah sama sekali.

.

.

.

Jangan kesel kalau saya post setiap chap dikit, lah itu emang dari rencana saya yah^^

Emang begitu ffnya dan ini sengaja karena saya cuma mau sekali-kali buat ff yang ceritanya ringan plus all chap gk ribet and berat, jadi dikit doang tapi jelas.

Terus yg pengen tau alasan Sehun mutusin Luhan? Ntar chap depan-depannya bakal kalian tau kok, dan juga yg pengen Luhan balas Sehun? Chap ini udah ada rencana bukan?

Wess selanjutnya see next chap guys^^

Sorry typo yah^^