6. Sehun cemburu!
..
..
..
Hari ini hari rabu dan hari rabu Sehun anggap jadi hari paling buruk buatnya. Yah, itu sih anggapnya saja karena bukan dia lagi kena masalah atau apa, memang kena masalah tapi lebih berujung pengaruh kuat buat kesehatan hatinya saja. Bukan, bukan karena dia mendadak kena sakit hati dalam artian ada penyakit aneh yang berserang dihatinya atau semacam penyakit kanker hati. Tapi hatinya yang jadi berdenyut nyut-nyutan.
Sakit kaya ditusuk-tusuk sama paku karatan dan itu mulai terjadi siang ini, tepat diwaktu anak-anak team basket pada latihan. Oh, kalian belum tau yah kalau Sehun itu juga anak basket sekolah, bahkan jadi salah satu anggota yang sering dipuji karena kehebatannya bermain. Hayo, kurang apa lagi coba Sehun ini? Udah tampan pake plus, pinter, anak orang kaya raya, berbakat terus terakhir anak basket pula.
Makanya si mantan baper mulu jadinya, karena si doi terlalu sayang dilepaskan. Pokoknya Sehun tuh laki-laki paling sempurna deh disekolah mereka.
Lanjut, jadi inti ceritanya tuh yang bikin hati Sehun berdenyut karena lihat si mantan nempel-nempel mulu sama ketua team basket mereka. Taukan siapa orangnya? Yes, Wu Yifan alias Kris. Jadi saat latihan siang ini Luhan beserta duo centil aka Baekhyun dan Kyungsoo ikutan menonton latihan mereka dilapangan indoor sekolah.
Sampai Luhan tuh tidak pernah lepas senyumannya dari wajah, senyum juga cuma sama Kris doang. Tidak tau apa kalau ada Sehun disana, kan jadi tidak enak melihatnya. Begitulah yang membuat hari rabu jadi hari buruk buat hati Sehun.
Cemburu? Bodo amat deh Sehun tidak perduli kalau ia memang cemburu, yang jelas ia jadi bad mood buat latihan.
"Eh, Sehun mau kemana?" tanya Kai begitu melihat Sehun bangun dari duduknya dipinggiran lapangan.
"Kemana saja" dibalas pake ketus sama Sehun.
"Yee, kan latihannya belum kelar brengsek!"
"Bodoh!"
"Kenapa si tuh anak?" Kai alih pada Chanyeol yang kebetulan baru datang entah dari mana.
"Lihat saja tuh, ada rusa lagi mesraan sama ketua" Chanyeol menjawab sambil menunjuk kearah tribun penonton didepan mereka.
Disana Kai ikutan noleh dan melihat kearah dimana Chanyeol tunjukan kepadanya. Benar saja disana ada Luhan beserta dua temannya tengah kegirangan ngobrol sama ketua team basket mereka. Pada saat itu Kai malah terkekeh aneh, sebelum ia jadi salah fokus dan malah keterusan melihati salah satu dari keempat pemuda disana.
Tepatnya pada pemuda bermata lebih besar itu, mereka kenalnya dengan nama Do Kyungsoo teman dekatnya si Luhan. Kalau dilihat-lihat saat pemuda itu tertawa matanya jadi menyipit terus bibir kaya hatinya itu tampak lucu kalau tertarik kedua sudutnya. Dan Kai suka itu jadi tampak manis. Eh, dia malah jadi tersenyum sendiri lihatnya.
Puk
"Hayo, mukamu jelek banget Kai kalau senyum begitu!" dan tepukan Chanyeol dibahunya membuat lamunan Kai pada pemuda mata besar itu terganggu.
"Sialan!" si pelaku terkekeh setan.
"Lihat apaan sih? Jangan bilang kamu perhatiin si rusanya datar lagi?
"Yee ogep sembarangan nih. Eh, Yeol temannya Luhan yang mata besar itu manis juga yah..."
"siapa? Kyungsoo maksudmu?"
"Iya kali Kyungsoo? aku tidak tau namanya..."
"Iya namanya Kyungsoo, kenapa naksir kamu?"
"Kayanya deh." saat itu Kai kembali tersenyum aneh kaya om-om pedo baru nemu mangsanya.
..
..
..
"Eh, lihat tidak mukanya si datar? hancur banget deh hahaa..." tawa nista Baekhyun.
"Bener, ketahuan banget kalau cemburunya tuh" suara Kyungsoo ikutan.
"Iya, tapi kasihan juga tau."
"Yee stupid, bagus lagi Lu biar dia tau rasa, kan ini memang rencana kita buat si Sehun cemburu. Kamu tidak senang apa Lu?"
"Yah, senang tapi juga kasihan Baek, muka datarnya kaya gitu, sampai dia latihannya tidak konsen tau."
Baekhyun hela nafasnya sedikit kesel juga sama teman rusanya satu ini, padahal sudah niat mereka buat panas-panasi si Sehun biar cemburu. Eh, pemuda rusa itu malah sempat-sempat merasa kasihan pada mantannya itu. Kan seharusnya dia senang karena berhasil buat si mantan benar cemburu buta.
Yah, jadi gini rencana mereka memang sengaja buat Sehun cemburu tadi. Dengan datang ketempat latihan basket dengan alasan mau melihat ketua team jalani latihannya. Sekalian menyemangati juga, apa lagi pake pura-pura ngobrol sok dekat sama Kris. Dekat banget malah serasa mengumbar kemesraan gitu.
Luhan yang tadi sengaja kasih minuman special buat Kris, bahkan sampe mengelap keringatnya Kris pake handuk pemuda tinggi itu. Dan mereka bertiga bisa lihat kalau hal itu diperhatikan oleh target mereka-si Sehun. Dan rencana berhasil dimana Sehun tiba-tiba saja pergi dari tempat latihan, padahal latihan mereka belum selesai.
Baekhyun jadi kegirangan sendiri akibat rencana mereka berhasil. Senangnya minta ampun padahal bukan dia yang jadi mantan si Sehun. Dia memang pemuda jahat kalau kalian ingin tau -_- Dan saat ini setelah berhasil melakukan rencana mereka akan balik kekelas. Karena waktu istirahat akan usai.
"Kan itu sudah jadi rencana awal Lulu sayang, sudah ah biarin saja si datar itu cemburu, yang penting sekarang dia bisa tau rasanya disakiti'kan."
"Aku setuju itu" Kyungsoo mangut-mangut setuju.
"Yaudah deh, terserah saja."
Akhirnya Luhan mengalah walau masih ada rasa tak enak begitu tau rencana mereka benar berhasil. Berhasil sudah membuat Sehun kesal-mungkin karena merasa cemburu seperti itu padanya.
..
..
..
Waktu pulang sekolah tiba waktu yang paling membahagiakan buat para siswa sekolah mereka. Lihat saja begitu bell berbunyi mereka jadi tidak perdulikan gurunya yang bahkan masih berada didepan kelas. Buru-buru simpunin perlengkapan belajar milik mereka, pakai tas terus siap melarikan diri dari kelas buat kembali keasrama.
Gurunya sih yah anteng-anteng saja habis juga keburu mau pulang tuh. Kan lumayan dari pagi sampai menjelang sore ngajari para siswa mereka. Yang bermacam-macam jenis siswanya, jangan dikira cuma siswa saja yang capek belajar sekolah hampir tiap hari. Para guru juga capek bahkan lebih apa lagi kalau sudah hadapi siswa yang merepotkan, yang kelakuannya macam-macam. Sampai ada yang tingkahnya kaya anak tk nakal minta diatur mulu.
Selain disekolah belum lagi para guru biasanya sibuk dirumah juga, terutama yang sudah berkeluarga kan capek juga harus mengurus rumah tangga mereka. Pokoknya guru juga manusia kali yang bisa capek sama pekerjaan mereka.
"Lu balik keasrama duluan yah, ada janji soalnya " pamit Baekhyun yang mana memang sudah rapi buat balik.
"Oh, iya deh hati-hati dijalan yah..." Luhan balas saja sambil masuki beberapa buku dalam tasnya. Terus Kyungsoo ikutan sudah siap juga.
"Aku juga Lu, hari ini ada les jadi mau langsung balik yah..."
"he'eum deh hati-hati Soo..."
"Kamu juga yah, byee..."
Sekedar anggukan Luhan balas melihat cukup lama kepergian temannya itu. Lalu menghela nafas kali ini dia bakal balik keasrama sendiri lagi deh. Sudah biasa sih apa lagi kaya gini dua temannya sibuk sendiri dengan kegiatan mereka lainnya.
Usai memasukan semua barang-barangnya Luhan pun memakai tas ranselnya, bersiap meninggalkan kelas yang sudah sepi. Tapi baru saja melangkah beberapa langkah, bahkan baru saja berhasil keluar kelas suara seseorang lebih dulu terdengar menahannya.
"Luhan tunggu!"
Suara berat khas itu Luhan kenal sekali siapa pemiliknya. Ia sampai benar harus berhenti dan sedikit kejut begitu ia berbalik si pemanggil sudah jalan menghampirinya. Matanya berkedip-kedip lucu memandang orang itu.
"A-ada apa Se-hun?" suaranya sampai bergetar dan Luhan mengukut mulut kecilnya itu. Ia mendadak gugup sumpah! Si mantan tiba-tiba memanggilnya, kan ia terkejut belum siap -_-
"Masih sama Kris juga yah?" nah, si Sehun malah bertanya kaya gitu mendadak juga.
"Hah? Maksudnya?"
"Maksudnya, masih dekat sama Kris gitu?" Sehun dengan muka datar-masih memperjelas pertanyaan pertamanya tadi.
"O-oh itu, iya..."
"Kenapa?"
"Hah?"
Mati saja kau Luhan! Disaat seperti ini ia malah jadi bego sendiri, dan itu cuma mendapatkan pertanyaan mendadak seperti itu dari Sehun. Lagi pula kenapa si datar ini jadi kaya kepo begitu padanya?
"Aku tanya, kenapa dekat dengannya?"
Luhan tidak tau ia harus merasa senang atau bagaimana, pasalnya entah kenapa Sehun bertanya seperti padanya. Bertanya kenapa ia dekat dengan Kris? Dan kenapa juga pemuda datar itu menanyakan hal itu padanya. Ia juga tidak tau harus menjawabnya bagaimanakan? Tidak mungkin ia menjawab jika kedekatannya dengan Kris hanya untuk membuat si datar ini cemburu.
"Yah, hanya ingin dekat saja kok tidak masalah bukan, memangnya kenapa sih?" jawab saja seadanya itu yang akhirnya Luhan lakukan.
"Tidak, cuma tidak suka saja."
Hah? Jawaban apa itu? Seketika Luhan ingin batuk karena tersedak liurnya sendiri, dan ini akibat dari jawaban Sehun yang mendadak terdengar ambigu? Atau telinga Luhan mendadak tuli? Ia tidak salah dengar bukan?
"Apa sih maksudmu Sehun, aku tidak ngerti tau."
"Bodoh, aku cemburu tau!"
What the fuck?
Oh, Luhan benar ingin mati saja sekarang.
Sehun cemburu katanya?
..
..
..
Tbc
Ahahahaaa...
Lama banget gk jumpa dgn ff ini, entah kalian semua masih pada ingat atau kaga XD
Sebelumnya, mungkin rada aneh yah dichap kali ini kalian bakal nemu kata-kata atau kalimat tidak baku disini. Jadi saya mau tanya kalian nyaman aja gk sama kata-kata itu? Karena jujur mungkin kedepan saya bakal tetap pakai kalimat tidak baku.
Semacam percakapan biasa sehari-hari gitu, soalnya saya sendiri entah kenapa jadi leluasa aja pake kalimat tak baku seperti itu, yah mungkin kalian ada yg bakal gk nyaman rasanya. Gk tau juga kenapa saya jadi nyaman begitu, mungkin karena lama-lama ini saya sering baca ff hunhan diwattpad yg pake gaya bahasanya gk baku gitu.
itu aja sih yg pengen saya infoin, selebihnya maaf kalo late banget ini updatenya hehee...
So see you next chap yah :') makasih
