Unexpected.
Cross Gender, Friendship, Romance.
Choi Siwon x Cho Kyuhyun.
One night that changes everything, merubah kehidupan Siwon, dokter kecantikan dengan Kyuhyun, mahasiswi yang susah diatur.
:: Unexpected ::
Author's Pov-
Siwon duduk di tepi ranjang, tangannya mengelus punggung Kyuhyun. ''Kyu~ Maaf, aku tadi sangat sibuk. Aku pulang telat dan tidak mengangkat panggilanmu karena sibuk dan banyak sekali pasien.''
''Aku malu pada orangtuaku, kau jahat.'' Kyuhyun membalikan badannya dengan air mata yang sudah membasahi pipinya. Siwon terluka melihatnya, ''Maafkan aku.'' Kyuhyun menjauhkan tangan Siwon yang ingin menyentuhnya.
''Kau melanggar janjimu! Seharian aku menunggumu di rumah Heenim tapi kau tidak datang! Lalu tadi siang aku mengajakmu makan siang dengan orang tuaku, kau tidak datang! Aku tidak tahu harus berkata apa pada mereka.''
''Kyu, aku benar-benar lupa. Aku sibuk dan aku benar-benar lupa kalau kau menungguku di rumah HanKyung, tolong maafkan aku.''
''Aku tidak mau melihatmu.'' Kyuhyun mendorong Siwon agar menjauh, Siwon malah memeluknya. Dia sungguh lupa akan janjinya, Siwon juga lupa mengecek handphone karena sibuk. Kyuhyun berniat memukulnya tapi dia malah tidak sengaja menendang 'adik' Siwon, Siwon melengguh kesakitan. ''AKH!'' Dia memegangi miliknya.
''K-kau... Tidak apa-apa?'' Kyuhyun dengan ragu menyentuh sedikit bagian yang sakit. Siwon dengan sengaja menahan tangan Kyuhyun agar menyentuhnya lebih lama, ''Kyuh~~'' Kyuhyun merasa lidahnya keluh, apa maksud Siwon melakukan itu. ''Si-siwon, apa yang...'' Siwon mendekatkan kepalanya lalu mencium bibir Kyuhyun. ''Jangan marah.'' Ucap Siwon saat melepaskan ciumannya.
Kyuhyun cemberut sambil menyentuh bibirnya, ''Menyebalkan!'' Kyuhyun memukuli dada Siwon, Siwon menahan tangan Kyuhyun yang memukuli dadanya. ''Kau harus dicium lagi agar diam!'' Ancam Siwon, Kyuhyun mengerjapkan mata bonekanya berkali-kali, Siwon sampai gemas melihatnya. ''Lucu~'' Siwon mencubit kedua pipi Kyuhyun dengan pelan.
''Choi Siwon hentikan!'' Kyuhyun melepas paksa tangan Siwon dari pipinya. ''Aku akan mengusirmu jika kau terus menggodaku disaat kau bersalah!'' Kali ini Kyuhyun yang mengancam. Siwon berpura-pura takut, ''Benarkah? Ommo, tolong maafkan suamimu yang tampan ini Choi Kyuhyun.'' Siwon menyatukan kedua telapak tangannya, Kyuhyun malah mual melihat wajah memelas Siwon. ''Hentikan, itu sangat menyebalkan!''
Siwon tertawa keras sampai menitihkan armata, Kyuhyun semakin kesal melihatnya. Dengan cepat Kyuhyun mendorong Siwon sampai pria itu terjatuh dari tempat tidur, ''Akh, Kyuhyun!'' Teriak Siwon kesakitan.
''Cepat keluar, aku tidak mau melihatmu! Jika tidak mau, biar aku yang pergi.''
Siwon berdiri sambil memegang pantatnya yang sakit, Kyuhyun benar-benar sangat kejam. Awas saja jika nanti dia butuh, Siwon akan membalas. Tanpa bicara apa-apa, Siwon keluar dari kamar. Kyuhyun masih dengan wajah kesal yang terlihat lucu.
''Baby, kenapa Daddymu itu sangat menyebalkan? Mommy benci padanya!''
Siwon berdiri di depan pintu kamar, masih memegang pantatnya. ''Kyuhyun memang pandai menyiksa, astaga!'' Siwon berjalan turun ke lantai bawah, Jiwon langsung menghampirinya. ''Oppa, kau kenapa?'' Tanya Jiwon khawatir.
''Aku baik-baik saja, Jiwon tolong minum.''
''Baik, Oppa.''
Siwon duduk di sofa ruang keluarga, dia membuka jas putihnya lalu dua kancing teratas dari kemeja hitamnya. Rasa sakit di pantatnya mulai hilang berganti dengan rasa gemas karena sikap istrinya. ''Awas kau Kyuhyun.'' Ucap Siwon dalam hati.
Tidak lama makhluk yang ada di dalam pikiran Siwon itu muncul, Kyuhyun menatapnya sebentar lalu berjalan ke arah ruang makan. Jiwon meletakan segelas air putih lalu menatap kakaknya, ''Apa kalian bertengkar?'' Tanya Jiwon. Siwon meminum airnya lalu menggeleng, ''Tidak.''
''Oppa, jangan macam-macam pada Kyuhyunie Eonnie. Jika nanti kakaknya marah bagaimana? Nanti Oppa bisa dipukul, sepertinya Seunghyun Oppa itu orang yang sangat kuat.'' Jiwon mencoba memperingatkan kakak kandungnya.
''Kembali ke kamarmu Jiwon, tidur.''
''Baiklah, Oppa.'' Jiwon berjalan ke kamarnya sementara Siwon masih duduk disana.
Kyuhyun mendekat lalu duduk disebelah Siwon, ''Jika membunuh orang, apa aku akan masuk penjara?'' Tanya Kyuhyun tiba-tiba, Siwon hampir tersendak. Apa maksudnya Kyuhyun ingin membunuhnya? ''Kyu-hyun, kau tidak bermaksud untuk membunuhku kan?'' Siwon mendadak takut.
Kyuhyun memukul dada Siwon, ''Pabbo! Jika aku membunuhmu, aku akan melahirkan bayi ini di dalam sel tahanan dan menjadikan anak ini tidak punya Ayah.''
''Lalu kenapa kau bertanya hal yang menyeramkan seperti itu? Kau kenapa Kyuhyun, katakan padaku!''
Kyuhyun memperlihatkan artikel dan foto yang beredar di internet, ''Aku akan membunuh Lee Donghae, artis yang tidak pandai berakting tapi hanya suka mencari skandal.'' Siwon merebut ponsel Kyuhyun, ''Dia sahabatmu kan?'' Siwon mengenali orang yang di gosipkan dengan Donghae itu.
''Lee Eunhyuk, yah dia sahabat dekatku. Kau bisa bayangkan Siwon? Dulu Donghae pernah memanfaatkan Eunhyuk, dia bahkan menumpang hidup di apartemen Eunhyuk. Dengan beredarnya foto seperti ini, banyak orang yang mengkritik Eunhyuk. Aku sangat benci pada fans fanatik dan juga netizen yang memojokan sahabatku!''
''Lalu, kau mau melakukan apa? Menghapus artikel dan foto ini?''
''Jika perlu, aku akan melakukannya tapi sebelumnya aku akan bicara dengan Eunhyuk. Aku tidak paham kenapa mereka bisa bersama di kolam renang, parahnya posisi mereka sangat intim.''
''Dengan pria ini, apa yang akan kau lakukan padanya?''
''Pastinya memberi pelajaran pada pria tidak tahu diri ini.'' Kyuhyun mengeluarkan seringai, Siwon merinding melihatnya. Kyuhyun menatap Siwon lagi, ''Besok, temani aku ke tempat agensi Donghae.''
''Untuk apa kesana, jangan berbuat hal bodoh kalau tidak ingin mendapat masalah. Kau sedang hamil, jangan melakukan hal yang membahayakan dirimu sendiri. Serahkan ini padaku, aku akan meminta orang untuk menghapus artikelnya.''
''Tidak, aku akan meminta Donghae untuk menghapus dan melakukan klarifikasi sendiri. Jangan halangi aku Siwon, tugasmu hanya mengantarku tapi jika tidak mau, aku bisa pergi sendiri.''
''Baiklah, aku akan mengantarmu!'' Potong Siwon cepat, tidak mungkin dia diam karena Kyuhyun bisa melakukan hal gila.
:: Unexpected ::
Keesokan harinya, Siwon benar-benar mengantar Kyuhyun untuk menemui Donghae. Siwon memarkirkan mobilnya tidak jauh dari kantor agensi, sejak pergi dia sudah memperingatkan Kyuhyun untuk tidak berbuat nekat tapi Kyuhyun sangat keras kepala dan berjanji tidak akan berbuat macam-macam walaupun dia bisa kehilangan kendali.
''Itu dia, kau tunggu disini.'' Kyuhyun turun lalu berjalan mendekati mobil Donghae. Pria itu keluar dari mobilnya dan langsung di jaga ketat oleh manajer dan ajudannya. Gayanya sungguh sudah seperti seorang Justin Beiber yang takut dikerumuti papparazy.
Kyuhyun ingin melancarkan suatu rencana, sebuah senyuman penuh rencana tercetak di wajah cantiknya. Dari arah yang cukup jauh, Siwon hanya diam memperhatikan tingkah Kyuhyun, ''Apa yang akan kau lakukan?''
''Donghae Oppa!'' Panggil Kyuhyun dengan suara manis dan menggoda. Donghae menoleh pada arah suara, ''Kyuhyun.'' Ucapnya. Sebuah senyuman tercetak di wajah tampan Donghae, dia senang melihat sosok cantik itu mendekatinya.
''Kau mengenalnya, Donghae?'' Tanya manajernya. Donghae tertawa kecil, ''Tentu saja, gadis cantik itu mantan kekasihku.'' Jawabnya berbohong. Donghae meminta manajer dan ajudannya untuk menggeser sedikit tubuhnya, agar dia bisa terlihat oleh Kyuhyun.
Langkah Kyuhyun terhenti di depan Donghae, ''Lama tidak berjumpa, Oppa!'' Ucap Kyuhyun masih dengan nada manis. Donghae tertawa kecil mendengarnya, ''Iya kau benar Kyu. Kau semakin cantik saja.'' Ucap Donghae dengan tatapan menggodanya. Kyuhyun sebenarnya merasa mual melihat tatapannya itu.
''Jinjja? Astaga Oppa~ Kau semakin tampan saja. Aku melihatmu di Music Video BoA dan kau sangat terlihat tampan.'' Puji Kyuhyun berusaha menarik perhatian Donghae. Donghae langsung besar kepala saat mendengar pujian Kyuhyun, ''Semua orang mengatakan demikian. Ternyata selera orang zaman sekarang cukup tinggi.'' Ucapnya membangga. Oke, Kyuhyun semakin tidak tahan untuk menonjok wajah Donghae.
''Apa Oppa sibuk hari ini?'' Tanya Kyuhyun. Donghae mendekat lalu menyentuh telapak tangan kiri Kyuhyun, ''Untukmu mungkin Oppa punya waktu, bagaimana kita pergi ke kafe terdekat.'' Ajak Donghae. Kyuhyun merasa gatal saat kulitnya disentuh bahkan sekarang digenggam oleh pria itu. Dari jauh Siwon jadi emosi tapi dia sudah janji untuk muncul saat dibutuhkan.
''Bagaimana kalau kita mengobrol saja di dalam mobil Oppa. Setelah itu Oppa harus melakukan perawatan, aku melihat sedikit lingkar hitam dibawah mata Oppa. Dan aku pikir ini pasti karena kau akhir-akhir ini sibuk, astaga aku sangat khawatir.'' Kyuhyun berkata sambil menyentuhkan jari lentiknya disekitar wajah Donghae.
Donghae menarik tangan Kyuhyun, membawanya masuk kedalam mobil. ''Kalian tunggu aku diluar!'' Ucapnya pada manajer dan ajudannya.
Donghae dan Kyuhyun duduk berhadapan di kursi penumpang, tangan nakal Donghae sudah menggenggam tangan Kyuhyun. ''Kau tetap cantik seperti dulu. Apa kau tahu saat kita tidak bertemu, aku selalu merindukanmu.'' Ucap Donghae.
Kyuhyun berpura-pura terharu mendengarnya, ''Benarkah? Aku sangat terharu Oppa~ Boleh aku meminta pelukanmu?'' Pinta Kyuhyun. Tanpa basa-basi Donghae langsung memeluknya, membuat wajah Kyuhyun menempel di dada bidangnya.
''Aku merindukan pelukanmu Oppa~'' Ucap Kyuhyun. Donghae semakin menenggelamkan hidungnya di bahu Kyuhyun, menyesap bau yang sungguh memabukan untuknya. ''Nado~'' Ucapnya.
Setelah berpelukan, Kyuhyun mengelus pipi Donghae dengan mesra. ''Kau selalu tampan. Tulang rahangmu yang tegas sungguh aku rindukan.'' Ucap Kyuhyun. Donghae melingkarkan kedua tangannya dipinggang Kyuhyun, menariknya agar lebih dekat ''Benarkah? Aku lebih merindukan wajah sempurnamu.''
Telapak tangan Donghae naik turun di pipi sebelah kiri Kyuhyun, ''Kau sungguh lebih cantik dari Eunhyuk. Itu alasanku sangat mencintaimu.'' Ucap Donghae menyulutkan amarah Kyuhyun lagi.
''Benarkah? Aku sudah tahu Oppa.'' Ucap Kyuhyun. Donghae tersenyum dan mendekatkan kepalanya untuk mengecup pipi Kyuhyun, namun...
''Akh!'' Teriak Donghae keras saat kuku-kuku panjang Kyuhyun menggores wajah sempurnanya.
''Itu untuk rayuanmu yang menjijikan!'' Ucap Kyuhyun. ''Dan ini...'' Kyuhyun langsung memukuli Donghae dengan tas tangannya, ''Rasakan! Rasakan! Ini untuk airmata sahabatku dan gosip murahan itu!'' Kyuhyun terus memukulinya. Manajer dan ajudan mengetuk-ngetuk pintu mobil karena Donghae menguncinya dari dalam.
''Hentikan Kyuhyun! Hentikan! Hey kau masih sama brutalnya seperti dulu!'' Donghae berusaha menghindar dari serangan Kyuhyun. Kyuhyun semakin tidak terkendali, dia bahkan menindih Donghae untuk menjambak rambutnya. ''Kau tahu, kau itu jelek! Rambutmu tidak cocok dijadikan Icon shampoo terkenal, aku akan membuatnya rontok!'' Ucap Kyuhyun menarik-narik rambut Donghae.
Donghae meringis keras dan berusaha melepaskan cengkraman Kyuhyun. ''Lepas!'' Donghae berhasil mendorong Kyuhyun sampai terjatuh di bawah mobil. Namun Kyuhyun bangun lagi dan mencoba menyerangnya, Donghae langsung membuka pintu mobil dan keluar.
''Ya! Lee Donghae!'' Teriak Kyuhyun.
''Hentikan dia, dia gila!'' Perintah Donghae pada ajudannya. Saat Kyuhyun keluar, ajudannya langsung menahan Kyuhyun yang akan mendekati Donghae. ''Lepas! Pria busuk itu harus menerima semuanya. Hapus artikel dan bersihkan nama sahabatku!'' Kyuhyun meronta, amarahnya sudah menyala membuat tenaganya bertambah berkali-kali lipat.
''Kau gila! Akh, wajahku!'' Donghae histeris saat merasakan darah mengucur dari wajah tampannya. Kyuhyun meludahinya dari jauh, ''Cih! Kau pantas menerimanya bodoh!'' Ucap Kyuhyun.
Dari dalam mobil Siwon terkejut melihat semua hal itu, lantas Siwon mendekati tempat dimana Kyuhyun tengah dipegangi ajudan dan Donghae yang terluka. Donghae mendekati Kyuhyun, tangannya terangkat ingin menampar pipi Kyuhyun, ''Dasar wanita gila!'' Marahnya mengangkat tangannya.
Kyuhyun terus mengomel dan mengatainya tidak henti. ''Coba kalau kau berani, dasar pria busuk! Pria tidak tahu diri, pria...''
''Ya!''
Kyuhyun memejamkan matanya saat tangan Donghae semakin mendekat, ''Apa yang kau lakukan!'' Siwon menahan tangan Donghae yang ingin menampar Kyuhyun. Donghae menolehkan kepalanya kearah Siwon, ''Siapa kau!'' Ucapnya jengkel. Siwon menghempaskan tangan Donghae kasar, ''Jangan kasar pada wanita!'' Ucap Siwon keras.
''Siwon~'' Panggil Kyuhyun lemah, tubuhnya sudah melemah akibat menghajar Donghae tadi. Siwon menoleh, rasa terluka terlihat diwajahnya melihat Kyuhyun yang masih berusaha melepaskan diri.
''Kyuhyun~'' Siwon ingin melepaskan Kyuhyun, namun sial Donghae memanfaatkan itu untuk memukul punggung Siwon sampai Siwon terjatuh diatas aspal. ''Siwon!'' Teriak Kyuhyun.
Donghae menatap Siwon tajam, kakinya bersiap menginjak Siwon namun Siwon cekatan dan balik menendang kaki Donghae. Siwon bangun dan mendekati ajudan Donghae, ''Lepaskan dia! Cepat lepaskan Kyuhyun.'' Pinta Siwon, tubuhnya berkeringat dan bibirnya sedikit berdarah karena terantuk aspal.
''Siwon~ awas!'' Teriak Kyuhyun yang melihat Donghae berusaha memukul Siwon lagi. Siwon langsung menghindar dan balik memukuli pria itu, ''Cepat pergi atau aku akan melaporkanmu!'' Ucap Siwon.
Manajer Donghae langsung panik, takut artisnya terkena skandal negatif. ''Donghae sudah, ayo kita pergi. Kalian lepaskan wanita itu.'' Ucap Manajer. Kyuhyun hampir terjatuh dan Siwon terkejut melihat itu refleks melepaskan Donghae. Donghae memakai kesempatan itu untuk pergi. Dengan cepat Donghae dan manajer serta ajudannya pergi dengan mobilnya.
''Kyuhyun.'' Siwon mendekati Kyuhyun lalu memeriksa keadaannya, ''Apa kau terluka? Apa yang sakit?'' Siwon sangat panik. Kyuhyun memeluk Siwon erat, dia menangis dipelukan Siwon. ''Terima kasih, untung kau ikut denganku.'' Siwon memejamkan mata lalu memeluk erat Kyuhyun, ''Jangan bertindak bodoh lagi Kyuhyun, aku hampir mati karena khawatir.''
:: Unexpected ::
Kyuhyun mengobati bibir Siwon yang terluka, Siwon hanya meringis saat Kyuhyun memberikan obat merah diatas bibir tipisnya. Siwon tidak habis pikir, bagaimana bisa Kyuhyun menyerang pria itu seperti tadi. Jika ada wartawan atau lebih parahnya Kyuhyun terluka, apa yang akan terjadi? Siwon tidak akan memaafkan pria itu jika Kyuhyun dan anaknya terluka.
''Apa kau bodoh?'' Tanya Siwon tiba-tiba, Kyuhyun yang baru menutup kotak obat menoleh padanya. ''Siapa yang kau sebut bodoh, aku tidak bodoh Choi Siwon!'' Kyuhyun jengkel.
Siwon merasakan sakit disekujur tubuhnya bahkan bibirnya terluka, tapi Kyuhyun tidak mengalami luka apapun, dia cukup kuat untuk memukuli pria yang sama kekarnya dengan Siwon. ''Berbaring!'' Perintah Siwon, Kyuhyun bingung tapi menurut dengan berbaring di sofa. Siwon memeriksa dari kepala sampai kaki Kyuhyun, ''Tidak ada yang luka, apa perutmu sakit?''
''Aku baik-baik saja walaupun tadi sempat jatuh dibawah mobil.'' Jawab Kyuhyun tenang, Siwon menghentakan kakinya kesal. ''Aku akan membuat perhitungan dengan pria itu, awas saja kau Lee Donghae!''
Kyuhyun duduk kembali, ''Tidak perlu, aku sudah memberi pria itu pelajaran. Sekarang aku lapar, Ahjumma siapkan makan siang!'' Teriak Kyuhyun, Siwon menutup mulut Kyuhyun dengan telapak tangan. ''Jangan berteriak, bicara yang sopan pada Ahjumma. Kau ini seperti tidak sekolah saja, Kyuhyun.'' Kyuhyun hanya cemberut lalu berjalan ke arah dapur, Siwon sendiri duduk diatas sofa lalu membuka ponselnya.
''Pria itu tidak waras! Bukannya menghapus artikel, dia malah memposting hal yang berlebihan.'' Siwon menggelengkan kepala melihat artikel yang memuat berita soal postingan Donghae di akun media sosialnya. Donghae memberitahu fans untuk melupakan berita sebelumnya dan fokus untuk mendoakan dirinya yang sakit. Donghae memposting foto di rumah sakit dengan plester di pipinya.
''Jika dia tidak menghapus artikel itu, Kyuhyun akan kembali melakukan hal bodoh.''
Siwon akhirnya membereskan masalah ini dengan menghubungi orang suruhannya. Setelah memberikan perintah, Siwon menyembunyikan ponsel, tablet, bahkan laptop milik Kyuhyun untuk menjaga agar Kyuhyun tidak membuka internet.
''Akh, punggungku sakit.'' Siwon benar-benar merasa badannya remuk, tapi dia puas karena berhasil memukul pria itu sampai masuk rumah sakit.
:: Unexpected ::
Keesokan harinya, Eunhyuk dan Ryeowook mendatangi rumah Kyuhyun. Kyuhyun menyambut dengan gembira tapi Eunhyuk langsung marah karena dia mendengar soal pertengkaran itu dari Donghae. ''Tolong jelaskan Kyu, bagaimana bisa kalian berkelahi?'' Eunhyuk menuntut penjelasan.
''Eunhyuk tenanglah, aku sudah memberikan pria tidak tahu malu itu pelajaran. Dia sudah menghapus artikel itu juga, jadi kau bisa tenang.''
Eunhyuk benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran sahabatnya itu, dia begitu dengan mudah mengatakan semuanya padahal Eunhyuk sangat khawatir. ''Bukan pria itu yang menghapus artikel tapi suamimu, kau sendiri tidak tahu kalau suamimu banyak melakukan hal untukmu?''
''Mwo, Siwon yang melakukan itu?''
''Iya Kyuhyun. Saat Donghae menghubungiku dan menceritakan pertengkaran itu, dia mengancam tidak akan menghapus apalagi memberikan klarifikasi. Aku sangat marah lalu menghubungi Siwon, Siwon menjelaskan kalau dia sudah menghapus semua artikel dan foto-foto yang beredar termasuk artikel soal pertengkaran kalian, walaupun wajahmu dan Siwon diblur.''
''Astaga! Aku tidak melihat internet sejak kemarin, ah ya dimana ponselku? Bahkan tablet dan laptopku ikut hilang.'' Kyuhyun baru menyadari kalau semua barangnya telah disembunyikan Siwon. ''Siwon menyembunyikannya agar aku tidak melihat artikel baru itu.'' Lanjut Kyuhyun.
''Kyuhyun, kau sangat beruntung! Kau benar-benar sangat beruntung menikah dengan Siwon, dia pria yang sangat mengagumkan. Baby, kau sangat beruntung!'' Ryeowook mulai heboh, Kyuhyun jadi berpikir kalau ucapan Ryeowook benar.
''Ayo kita lupakan Lee Donghae dan segala tingkah gilanya, aku berjanji tidak akan mengajar di klub renang itu lagi. Gara-gara aku mengajar disana, aku bertemu dengan pria menyebalkan itu lagi.''
''Aku sudah duga kalau kalian bertemu di klub renang, mulai sekarang jangan bekerja disana. Kau bisa bekerja dimana saja Hyuk, asal jangan kembali kesana.'' Tegas Kyuhyun.
''Kyu benar, kalau kau mau kau bisa membantuku di restoran. Restoranku cukup ramai setelah kedatangan penyanyi itu.'' Ucap Ryeowook.
Kyuhyun dan Eunhyuk menatapnya curiga, ''Jangan bilang kau terpesona padanya?'' Selidik Eunhyuk yang disetujui Kyuhyun. ''Wookie, dia pasti tampan sampai kau terpesona, apa suaranya bagus?'' Tanya Kyuhyun.
Ryeowook jadi merasa di wawancara oleh kedua sahabatnya itu, ''Jika kalian ingin tahu, datang saja ke restoranku. Kalian bisa menilainya sendiri.''
''Baiklah, Kyuhyun besok kita kesana untuk memastikan.'' Eunhyuk memainkan matanya pada Kyuhyun, ''Tentu Hyuk, ajak Heenim Eonnie juga. Oh ya, jangan katakan soal pertengkaranku pada Heenim. Jika dia tahu, dia pasti akan marah. Kalian tahu kan kalau Heenim sedang hamil.''
Ryeowook dan Eunhyuk kompak bicara, ''Kau juga sedang hamil Kyuhyun, apa saat berkelahi kau tidak khawatir pada bayimu?'' Ryeowook dan Eunhyuk tertawa setelah sadar kalau mereka mengatakan hal yang sama. Kyuhyun memutar mata karena suara tawa sahabatnya itu sangat keras.
''Untung aku baik-baik saja padahal Donghae menyerangku seperti menyerang pria. Aku beruntung karena Siwon membantu dan melindungiku, dia bahkan memukuli Donghae.''
''Akh, luka yang dia posting pasti akibat pukulan Siwon. Suamimu luar biasa Kyuhyun, sangat bertalenta dalam membuat wajah babak belur ataupun membuat wajah cantik, dia Dokter kecantikan yang sangat kuat.''
Kyuhyun jadi tertawa, akhirnya ketiga sahabat itu hanya mengobrol dan tertawa. Jika sudah bertemu, mereka akan lupa waktu. Kemana Seunghyun? Kenapa sudah dua hari tidak pulang? Sepertinya Seunghyun menginap di hotel, kemarin pagi dia datang untuk mengambil kopernya.
:: Unexpected ::
Sore harinya saat Eunhyuk pulang dari rumah Kyuhyun, Eunhyuk melewati jalan sekitar jembatan. Di jembatan dia melihat pria yang sangat dikenalnya tengah berdiri menghadap sungai, Eunhyuk langsung emosi karena pria yang dibencinya itu ada disekitar rumahnya. Tanpa pikir panjang, Eunhyuk langsung berlari ke arah pria itu.
''Pria busuk itu! Awas saja kau!'' Eunhyuk berjalan cepat mendekati pria itu. Sekalipun dia memakai penyamaran, Eunhyuk akan selalu mengenalinya. Saat dekat, ia hajar pria itu dengan tasnya. ''Ya! Pria brengsek!''
Donghae yang tidak bersiap mendapatkan serangan pun terjatuh dan langsung Eunhyuk pukuli. ''Ya! Ya! Lee Hyukjae hentikan!'' Ucap Donghae berusaha menghindar. Bukannya menghindar, Eunhyuk semakin gila menghajarnya. Karena sudah mengerti tabiat Eunhyuk, Donghae memilih melarikan diri.
''Tunggu iblis!'' Teriak Eunhyuk mengejarnya. Donghae berlari sampai masuk kedalam gang kecil, Eunhyuk mengejarnya dan berhasil menarik jaketnya. ''Jangan lari kau!'' Ucap Eunhyuk. Donghae kesusahan melepaskan cengkraman Eunhyuk.
Saat keluar gang kecil dia sudah dihadang oleh papparazy, refleks Donghae malah menarik tangan Eunhyuk dan membawanya lari. ''Tunjukan jalan rumahmu.'' Pinta Donghae. Eunhyuk yang ia tarik pun berteriak, ''Mwo?''
''Cepat Hyuk, kiri atau kanan cepat katakan!''
''Sebelah kiri nomor 5.'' Jawab Eunhyuk. Donghae langsung menuruti ucapan Eunhyuk dan mencari rumah itu. Papparazy masih mengejar dan berhasil memfoto moment diantara keduanya walaupun hanya bagian punggung.
''Cepat buka!'' Ucap Donghae saat di depan pintu rumah Eunhyuk. Eunhyuk ingin menghajarnya tapi ia melihat Papparazy mendekat. Eunhyuk pun terpaksa membuka pintunya dan masuk bersama Donghae.
Donghae mengunci pintu dan bersembunyi di balik pintu itu, ''Aish! sial, benar-benar sial.''
Eunhyuk menatapnya tajam, ''Rasakan!'' Eunhyuk menginjak kaki Donghae. Pria itu mengaduh memegangi kakinya, ''Ya! Sakit tahu, dasar wanita brutal.''
Eunhyuk menatapnya masih tajam, ''Kau ini tidak tahu diri!'' Teriak Eunhyuk. Refleks Donghae menutup mulut Eunhyuk dengan telapak tangannya, ''Suuusttt, jangan berteriak!''
Eunhyuk menggigit telapak tangan Donghae, pria itu mengaduh dan melepaskan bekapannya, ''Astaga wanita ini sangat tidak waras!''
''Pergi kau Donghae! Sedang apa kau di daerah rumahku?'' Usir Eunhyuk.
''Hey, gadis! Kau sengaja menyuruh temanmu yang brutal itu untuk menyerangku? Kau tahu, dia berhasil mencakar pipi mulusku!'' Ujar Donghae sengit menunjukan luka di wajahnya. ''Gara-gara luka ini, aku tidak bisa syuting. Manajer menyuruhku menenangkan diri, aku juga tidak tahu kenapa bisa jalan disekitar rumah kumuhmu!'' Lanjutnya.
Eunhyuk memutar matanya kesal. ''Diam kau ikan pesut! Untuk apa kau bersembunyi dirumahku? Beruntung hanya luka di wajah, Kyuhyun bisa saja membuatmu tidak bisa berjalan lagi.''
''Aku akan melaporkan tindak kekerasannya, biar dia mendapatkan hukuman.''
''Jika kau berani mengganggu Kyuhyun, aku akan berteriak dan berkata pada wartawan kalau kau ada dirumahku.'' Eunhyuk membuka jendela dan bersiap berteriak.
''Hey, kalian...'' Donghae dengan cepat menutup mulut Eunhyuk dengan ciumannya. Menarik tubuh kurus itu sampai membentur dinding, ''Suurrt~'' Donghae masih menciumnya membuat tubuh Eunhyuk terasa membeku. Ini kali pertama mereka berciuman setelah putus 3 tahun yang lalu. Rasanya aneh dan membuat Eunhyuk enggan melepaskan ciuman itu, apa Eunhyuk menikmatinya?
:: Unexpected ::
Malam harinya, Siwon terus saja bicara dan meminta agar Kyuhyun selalu berhati-hati. Siwon tidak suka dengan sikap Kyuhyun yang sok kuat saat menghadapi Donghae kemarin. Kyuhyun hanya diam, dia tahu kalau Siwon yang sudah menghapus semua artikel.
''Aku tidak akan melakukan itu lagi jadi berhenti bicara Choi Siwon.'' Kyuhyun mulai kesal. Siwon akhirnya diam lalu meminum air putih, mulutnya mulai kering karena kebanyakan bicara.
''Kyuhyun, aku akan melakukan apapun asal kau tidak melakukan hal yang berbahaya.''
Kyuhyun menganggukan kepalanya dua kali, ''Baik Siwon, baik. Dan maafkan aku juga karena kemarin aku terlalu emosi. Tapi bagaimana pun terima kasih sudah menghapus semua artikel itu, sekarang Eunhyuk bisa lebih tenang.''
Siwon memegangi dadanya, ''Seharusnya aku melakukan itu sejak awal, jantungku hampir berhenti berdetak saat melihatmu kemarin.''
''Aku mau cuci muka!'' Kyuhyun jadi kesal, seolah-olah kemarin Kyuhyun terluka parah, padahal Kyuhyun cukup kuat bahkan dia tidak terluka. Kyuhyun turun dan masuk ke kamar mandi. Siwon sepertinya mempunyai rencana baru untuk mereka, dia lantas mengunci pintu kamar lalu menyusul Kyuhyun.
''Biar aku yang membantumu!'' Kata Siwon, ''Maksudnya?'' Kyuhyun tidak mengerti.
Siwon mengambil sabun muka dari tangan Kyuhyun, menuang sabun pembersih wajah itu diatas telapak tangan, menggosok tangannya sampai berbusa lalu meminta Kyuhyun menghadapnya. Siwon membersihkan wajah Kyuhyun sampai mengeringkannya dengan handuk. Dia juga menyikat gigi Kyuhyun, sambil menyikat dia tergoda oleh bibir Kyuhyun.
''Selesai.''
''Aku seperti bayi saja.'' Kata Kyuhyun malu. Siwon menuntunnya keluar, membaringkan Kyuhyun diatas tempat tidur dan mencium keningnya. ''Selamat tidur, Kyuhyunie.'' Kata Siwon.
''Siwon, apa kau benar-benar mencintaiku? Kita kan hanya kenal dalam waktu singkat. Lalu dulu kau tidak suka dengan sifatku, aku pikir apa yang ada di dalam diriku berbeda dengan apa yang kau suka.'' Tanya Kyuhyun.
Siwon juga tidak tahu jawaban atas pertanyaan Kyuhyun. Memang benar awalnya dia menikahi Kyuhyun semata-mata karena tanggung jawab. Sifat Kyuhyun juga termasuk dalam karegori sifat yang dibencinya.
''Cinta tidak butuh teori karena cinta bukan sains yang segala sesuatunya bersumber dari teori atau asas-asas yang beralaskan. Iya, aku memang tidak menyukai sifatmu namun karena itulah kita bisa saling melengkapi. Coba bayangkan jika kita hidup dengan orang yang sama seperti kita, kita tidak akan menemukan hal yang membuat kita betah yang ada kita saling bersaing untuk membuktikan jika diri kita yang lebih unggul dan aku tidak mau itu.''
''Walaupun kata-katamu panjang dan tidak aku mengerti semua, aku hanya ingin percaya padamu. Aku rasa itu sudah cukup.''
Siwon benar-benar terhibur dengan keberadaan Kyuhyun. Kehidupan datarnya mulai berubah menjadi berwarna dan selalu saja ada hal baru yang muncul. Dia tidak bisa membayangkan jika anak mereka sudah lahir nanti.
''Iya, kita tidur.'' Siwon naik ke atas tempat tidur, Kyuhyun memeluk Siwon dan mereka sama-sama menutup mata. Setengah jam mencoba tidur, Kyuhyun tidak kunjung bisa tidur.
Kyuhyun membuka kembali matanya, dia melirik Siwon yang memeluknya. ''Siwon, maafkan aku.'' Kyuhyun menyentuh permukaan wajah Siwon.
Kyuhyun terus menatap wajah tampan itu, dia baru menyadari jika sangat menyukai wajah sempurna suaminya. Mata dengan bulu mata lentiknya, tulang pipinya yang tegas, hidung mancung, dan dia juga suka bibir tipis Siwon. Melihat itu Kyuhyun jadi bergairah, ''Siwon?'' Kyuhyun mencium pipi Siwon lembut.
Kyuhyun mendekatkan tubuhnya, tangannya menyusup kedalam kaos yang Siwon kenakan. Dia senyum-senyum sendiri menyukai dada bidang Siwon sampai perut Siwon yang kotak-kotak. ''Wonderfuls~'' Gumamnya. Kyuhyun mengangkat kaos Siwon, ''Keren!''
Jari-jari Kyuhyun menelusuri jalur dari otot-otot perut Siwon, ''Kapan dia olahraga? Bukankah dia sibuk di rumah sakit dan kampus?'' Heran Kyuhyun.
Merasakan sentuhan Siwon membuka lagi matanya yang mengantuk, ''Kyuhyun, kau sedang apa?'' Tanya Siwon. Kyuhyun tertangkap basah mengagumi tubuhnya, ''Hehehe, tidak apa-apa.'' Kyuhyun menutup kembali kaos Siwon. Siwon tersenyum lebar, direngkuhnya Kyuhyun kedalam pelukannya. ''Kyuhyun, saranghae.'' Ucap Siwon, ''Nado.'' Balas Kyuhyun.
Siwon merendahkan kepalanya, mengangkat dagu Kyuhyun, ''Night kiss!'' Ucapnya lalu memberikan ciuman manis. ''Hmmphngh~'' Kyuhyun merasa bibirnya geli dan tidak menginginkan Siwon melepaskan ciumannya. Ditahannya belakang kepala Siwon agar tidak melepaskan ciumannya.
Ciuman itu semakin liar, tubuh Kyuhyun bangun dan berada diatas Siwon dengan kedua dengkul menahan bobot tubuhnya untuk tidak menindih Siwon. Siwon masih menghisap bibir atas Kyuhyun. Kesal karena ciumannya dikuasai Siwon, lidah Kyuhyun menjilat-jilat bawah bibir Siwon.
Siwon melepaskan ciumannya, tubuhnya terasa panas,''Beautiful.'' Ucap Siwon menatap wajah cantik yang masih berada diatasnya, Kyuhyun menyusupkan tangannya kedalam boxer yang dipakai Siwon. ''Kyu... Ugh!'' Siwon melengguh karena tangan halus Kyuhyun meremas miliknya.
''You like it?'' Tanya Kyuhyun dengan wajah menggodanya. Siwon menganggukan kepalanya cepat, ''Yeah, like~'' Jawab Siwon dengan nafas yang putus-putus. Kyuhyun duduk dengan tangan yang masih menggoda milik Siwon sampai terasa semakin tegang.
Sambil masih meremas, Kyuhyun menanggalkan underware yang dikenakannya. Siwon semakin tergoda melihat Kyuhyun melakukan hal tersebut. ''Miss your dick so much~'' Ucap Kyuhyun terengah, ''Kyuhyun, Arrggghh!'' Kyuhyun tidak membiarkan Siwon banyak bicara, diremasnya semakin kuat. Siwon meremas seprei merasakan getaran hebat di seluruh urat miliknya yang membuat tubuhnya menegang dan lemas setelahnya.
''Siwon, aku sudah siap.'' Kyuhyun langsung berbaring, memiringkana tubuhnya membelakangi Siwon dan menarik dressnya sampai perut. Siwon melepas boxer hitmanya, miliknya benar-benar sudah tidak sabar merasakan kehangatan milik Kyuhyun.
Siwon menaikan satu kaki Kyuhyun diatas pinggangnya. Dia menuntun miliknya memasuki tempat yang selalu bisa memanjakannya. Kyuhyun meremas bantalnya saat merasakan sesuatu memenuhi tubuhnya. Mereka sudah lama tidak melakukannya, wajar keduanya begitu merindukan milik masing-masing.
''Kalau sakit bilang, aku tidak mau menyakiti Baby'' Kata Siwon, Kyuhyun mengangguk-anggukan kepalanya. ''Bergeraklah~''
Kyuhyun's Pov-
Beberapa saat setelah penyatuan kami, erangan keluar dari mulut kami berdua. Aku menyukai urat-urat miliknya yang bergesekan di dalam tubuhku. Permainan Siwon halus dan berhati-hati, semakin dia mengurangi kecepatannya aku mengerang kesal. Tidak masalah jika dia sedikit kasar, aku kuat dan baby sudah kuat. Tanganku meremas lengannya yang memelukku dari belakang.
Aku hanya bisa terus mengucapkan namanya, saat miliknya semakin menggesek milikku dengan tepat aku tidak bisa menahan diri lagi. Teriakan kecil keluar dari mulutku, rasanya seprei kami akan kotor. Aku tidak tahu kenapa rasanya lebih menyenangkan bercinta saat hamil, Siwon bilang vaginaku semakin rapat dan menyenangkan. Aku tidak peduli selagi dia puas dengan milikku begitupun dengan aku yang menyukai gesekannya.
''Uggkh! Kyuhyunku!'' Dia mengerang dengan nafas yang benar-benar berat. Leherku terasa geli merasakan hembusan nafas beratnya.
''Engh, Siwon~ Won~''
:: Unexpected ::
TBC.
