OUR LAST WISH
- Part 02 -
Sesampainya di rumah, Satoko menemukan sepasang sepatu hak tinggi di genkan rumahnya. Satoko bisa langsung tahu, ibunya sudah pulang. Satoko tidak peduli dan segera ke kamarnya. Tapi tiba-tiba tangannya ditarik oleh tangan yang halus dan lembut. Satoko dengan berat hati menoleh. Terlihat sosok wanita cantik dan berkulit putih halus yang sedang merokok.
"…….Ibu…." ujar Satoko. Wanita cantik yang dipanggil ibu oleh Satoko tidak menjawab.
"Baru pulang? Makannya mana?" tanyanya dingin.
"Ibu mau makan di rumah? Kenapa? Pacar Ibu sudah nggak ada uang lagi, ya?" balas Satoko. Ibunya menghela napas.
"Kamu itu apa-apaan, sih. Sudah untung aku merawatmu. Kalau tidak, sudah dari dulu kau masuk panti asuhan! Pacarku sedang ada hambatan dalam bekerja, jadi tidak bisa memberi uang untuk sementara. Memangnya uang yang waktu itu kuberikan sudah habis?"
"Aku…tidak butuh uang dari ibu!" Satoko melepaskan tangannya dan berlari menuju kamarnya.
Menjelang larut malam, Satoko tidak bisa tidur karena terus kepikiran yang baru terjadi antara dirinya dan Hinata Shiratori. Satoko tidak bisa berhenti tersenyum saat memikirkan gadis yang selama ini dipujanya membelanya dan mengajaknya pulang bersama.
Tiba-tiba, Satoko bisa mendengar suara pintu rumah yang dibuka. Sesuai dugaan, ibu Satoko dijemput pacarnya dan pergi lagi.
A/N: nyahahhaa~ minna, part yg ini kependekan ya? gomen .
tp kali ini langsung kok di upload part ketiga!! XD yup~ enjoy reading ^^
