Genre: Romance/Frienship:Sakura. H & Sasuke. U

Pairing: SasuSaku, NaruHina, NejiTen, SaiIno, ShikaTema.

Title : SCHOOL CAMP

NB: Naruto dan kawan-kawan bukan punya saya, tapi punya bang Masahi. Aku Cuma buat cerita fiksi naruto aja. Jadi, cerita ni punya gue dong. Hohohohohoho...........(gw di getok pake panci).

CHAPTER 3: Perjalanan

Kelompok demi kelompok berjalan menaiki bus. Yang tersisa hanyalah kelompok 8 dan satu bus kosong. Merekapun segera mengambil tempat sendiri-sendiri di bus itu, dan duduk bersama barang bawaan. Masih tersisa banyak kursi yang kosong.

"Hinata-chan, aku boleh duduk disini nggak?"tanpa menunggu jawaban dari Hinata, ia pun langsung memindahkan barang hinat ke kursi depan dan duduk di samping Hinata.

Ternyata, hal yang sama juga dilakukan oleh Shikamaru,Ino,dan Neji. Shikamaru duduk bersama Temari, Ino dan Sai, Neji dan Tenten. Sasuke dan Sakura masih duduk sendiri-sendiri bersama barang bawaan.

Setelah beberapa jam di bus, merka mulai kelelahan dan tertidur dengan pasangan masing-masing di sampingnya. Hanya Sakura dan Sasukelah yang belum tidur. Mereka memandangi jalanan dari jendela masing-masing(tempat duduk Sasuke dan Sakura bersebrangan).

'Huh, semuanya duduk dan tertidur dengan pasangan masing-masing, sedangkan aku?'Sakura membatin dengan kesal dan melirik kearah Sasuke yang masih melirik keluar jendela.

'Huh, dasar teman-temanku, selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan.'Sasuke juga membatin.

"Aku mau tidur, ngantuk banget, lagian masih 3 jam lagi baru nyampe."Sakura berbicara kepada diri sendiri(gila kale?!). Dia pun tertidur sambil mendengarkan lagu lewat hadset.

Diam-diam, Sasuke memperhatikan Sakura yang tertidur. 'Kalau dilihat-lihat, anak itu manis juga.'batin Sasuke. Kayaknya mulai tumbuh benih-benih cinta. Sasuke lalu tertidur.

XXXXXXXXXXXXXXXX

Setelah beberapa jam kemudian, akhirnya bus pun berhenti di sebuah hutan yang sangat indah dan rimbun. Tetapi sayangnya, ke-sepuluh orang yang berada di bus itu masih tertidur dengan lelap.

"Anak-anak bangun."Shizune dan Kakashi membangunkan mereka. Mereka terbangun dan 4 pasangan yang tertidur dengan saling bersandar pada pundak pasangan masing-masing sempat merasa blushing, apalagi Hinata yang wajahnya sudah semerah tomat.

Setelah kesadaran mereka kembali sepenuhnya, Kakashi dan Shizune turun dari bus itu. Anggota dari kelompok 8 akhirnya turun dari bus dan berkumpul membuat barisan bersama kelompok lain.

CHAPTER 4: Our feeling

Mereka lalu mulai membuat tenda dan langsung beristirahat di dalam tenda masing-masing. Mereka pun beristirahat untuk melepas lelah.

XXXXXXXXXXXXXXX

Malam harinya. Sangat cerah dan banyak bintang yang bertaburan di langit, bulanpun bersinar menyinari perkempingan tersebut.

Di dalam tenda Sasuke dkk:

"Hahahaha, aku bahagia sekali hari ini."Naruto berkata riang seolah tidak lelah. "Emangnya kamu kenapa Naruto."Sai dan Shikamaru bertanya bersamaan. "Tadi Hinata-chan tertidur di pundakku dan wajah pada saat tidur manis buangetzzz." Kata Naruto dengan wajah yang berseri-seri.

Naruto langsung mendapat death-glare dari Neji. "Kalo kamu macam-macam ma Hinata , gue bunuh lo."Neji mengancam Naruto dengan diikuti senyum sinis dari Sasuke.

"Hei Teme, ngapain kamu senyum sinis kayak gitu?"Naruto membentak Sasuke. "Hn."Sasuke tidak membalas perkataan Naruto tetapi malah ber-'hn' ria.

"Aku dan Ino juga tadi kayak gitu soalnya kita kecapekan karena cerita terus."Sai menceritakan tentang dia dan Ino. "Kalo Shikamaru, Neji, dan Sasuke?"Sai bertanya kepada mereka bertiga.

"Sama kayak kamu, aku dan Temari."Shikamaru menjawab pertanyaan Sai. Neji hanya menganggukan kepala pertanda jawabannya sama dengan Shikamaru, tetapi pasangannya adalah Tenten, sementara Sasuke hanya diam.

Mereka tau, Sasuke tidak menyukai siapapun atau tidak memberitahu siapa yang dia sukai kepada mereka ber-empat. Mereka hanya saling berpandangan melihat Sasuke yang terdiam dengan pandangan lurus kedepan dan pandagannya kosong, entah sedang memikirkan apa?!

"Ah, ayo kita tidur. Sudah malam nih. Besokkan ada pencarian harta karun."Neji memecahkan keheningan. Dan setelah itu, mereka pun tertidur dengan tenang.

Di dalam tenda Sakura dkk:

"Kyaa,,, senang banget aku tadi tertidur di pundak Sai!!!!"Ino memulai pembicaraan kepada ke-empat temannya ang terlihat lelah karena mengatur barang mereka.

"Kami juga begitu dan tentu dengan pasangan kami."Temari berkata dengan di kuti anggukan setuju dari Hnata dan Tenten.

Sakura hanya tertawa melihat teman-temannya itu, lebih tepatnya untuk menutupi kesedihannya

Sakura sedih, ia tidak bisa PDKT pada Sasuke seperti teman-temannya lakukan pada saat dekat dengan orang yang mereka sukai.

"Eh,,, ki...kita ti...tidur yuk!?"Hinata yang sudah terlihat sangat amat lelahpun mengajak teman-temanya untuk tidur dan mereka langsung menarik selimut mereka masing-masing untuk menutupi tubuh mereka yang kedinginan.

------HARI KE-2 KEMPING

Angin sepoi-sepoi bertiup, embun pagi telah membasahi dedaunan dan rerumputan, mengantarkan hawa dingin di pagi yang masih terlihat gelap dan seolah belum menyambut sang mentari.

Pagi itu, waktu menunjukkan 04.00. Sakura telah bangun dari tidur lelapnya dan menyambar jaketnya dan melihat teman-temannya masih tertidur lelap, lalu dia keluar dari tendanya.

"Hai Sakura." Sakura kaget, siapa yang menyapanya pagi-pagi begini. "Um Gaara? Ngapain kamu sepagi ini udah bangun?"tanya Sakura yang keget melihat Gaara. "Hanya ingin mencari udara segar. Kamu sendiri?"Gaara bertanya balik. "Mungkin sama kayak kamu."Sakura menjawab pertanyaan Gaara dengan senyum manisnya.

"Sakura, kita ke sungai di sebelah sana yuk. Tenang aja. Dekat dari perkemahan kok."Gaara mengajak Sakura. "Ok. Ayo." Merekapun berjalan bersama menuju sungai.

------DI PERKEMPINGAN

Sasuke ternyata sudah bangun. Dan ia merapikan rambutnya yng agak acak-acakan. Dan berjalan keluar tenda. Ia melangkahkan kakinya jauh dari perkemahan.

Sasuke melihat kedua orang yang mempunyai warna rambut merah muda dan merah darah. Dia langsung mengenali ke-dua orang yang berjalan bersamaan itu.

'Ngapain mereka sepagi ini jalan berdua?'batin Sasuke yang terlihat jengkel. Spontan, ia mengikuti kedua orang tersebut, padahal kalau dipikir-pikir, seorang Uchiha bukanlah seorang penguntit.

Gaara dan Sakura sudah sampai di tepi sungai. Mereka mencuci muka mereka, lalu duduk di bebatuan tepi sungai, berbincang-bincang sampai waktu telah menunjukkan jam 05.30 pagi. Dan tanpa mereka ketahuipun, sepasang mata onyx memperhatikan mereka dengan perasaan yang tak karuan melihat kedekatan Gaara dan Sakura.

Sebelum Sakura dan Gaara pergi ke tempat perkemahan, Sasuke sudah kembali ke perkemahan dengan bad moodnya karena melihat Sakura begitu dekat dengan Gaara.

'Kenapa aku sebel ngeliat Gaara dengan Sakura ya? Nggak mungin aku suka atau cinta ma Sakura, nggak mungkin.'batin Sasuke diikuti gelengan kepalanya yang cukup kuat.

-----KEMBALI KE GAARA DAN SAKURA

"Sakura, kembali ke perkemahan yuk. Udah jam 05.30 nih. Harus siap-siap."kata Gaara. "Um, OK. Yuk!"Sakura menjawab dengan anggukan setuju.

XXXXXXXXXXXXXXXX

Mereka sekarang sudah berganti pakaian dan terlihat lebih segar. Kelompok 8 sedang mengadakan rapat keci-kecilan.

"Um,, tadi Kakashi-sensei bilang ke aku, yang ikut pencarian harta karun empat orang aja sebagai perwakilan dari setiap kelompok."Tenten memberitahu kepada teman-temannya.

"Gimana kalau Sakura,Temari,Shikamaru,dan Sasuke????"usul Ino. "Eh? Kenapa harus aku?"Sakura grogi kalau pergi bersama Sasuke. "Sakura, please...please...mau yawh?"Ino memasang puppy eyesnya kepada Sakura. Dan Sakurapun hanya mengangguk lemah.

"Huh, merepotkan saja. Sebaiknya, Naruto ajah deh. Diakan orangnya super aktif. Dan Temari digantin ma Hinata ajah."Shikamaru menolak. "Iya, iya deh.... Bilang aja mau berduaan ma Temari."goda Naruto.

"Hinata mau kan?"Naruto dan Ino bertanya. "Hm.... I..iya ajah deh."Hinata menjawab dengan muka merah merona. "Hei, yang tinggal di perkemahan tugasnya apa nih?"tanya Sai dan Neji. "Kata Kakashi-sensei, yang tinggal di perkemahan, memasak untuk kelompoknya masing-masing."Tenten menjawab pertanyaan Sai dan Neji.

"Hei, Sasuke,Sakura,Naruto,Hinata, udah jam 07.00 nih. Kalian nggak berkumpul untuk mendengarkan pengarahan?"Temari memberitahu mereka sambil menunjuk kerumunan anak-anak yang akan ikut perburuan harta karun. "Um OK."Sakura ber-'OK' ria, sedangkan Sasuke hanya ber-'hn' ria. "YA HA!!! AYO KITA CARI HARTA KARUNNYA."Naruto berteriak dengan penuh semangat dan sesaat kemudian, Naruto mendapat jitakan mesra dari Sasuke. Sedangkan Hinata hanya mengangguk sambil memainkan jarinya.

Mereka berempat langsung mengambil barang bawaan yang mereka butuhkan. Dan berjalan terburu-buru menuju kerumunan teman-teman mereka.

REVIEW!!!!!!! REVIEW!!!!