Summer Vacation

Chapter 2


Pantai udaranya sangat panas dan bener bener menyenangkan. Akaya sedang lari lari dia atas pasir yang hangat, sambil mengejar kepiting

"kepiting!!" karena teriak seperti itu kepitingnya jadi kabur masuk ke dalam air

"sial" akaya langsung meninggalkan kepiting itu dan berlari ke dimana yanagi berada

"yanagi senpai!! Aku bosen!" tetapi yanagi hanya terdiam

"oi!" akaya siram yanagi pake air minumnya

"AH! Akaya apa apaan ini?" yanagi langsung tebangun

"oh... kau tidur too.. ga jadi de! Bye!" langsung pergi meninggalkan yanagi yang mukanya basah. Yanagi masa bodo dan kembali tertidur. Akaya menuju kolam berenang di mana iya melihat yagyuu dan niou sedang balapan dari ujung ke ujung. Marui hanya nyorakin di pinggir kolam.

"GO GO!! MASAHARU!" marui teriak teriak kayak cheerleader rikkaidai gitu de...

Akaya malah tambah bosen melihat mereka, jadi akhirnya dia pergi dan menuju koridor kamarnya. Saat iya berjalan di koridor kamarnya iya melihat sanada baru masuk ke kamarnya sama yukimura. Akaya langsung mencurigai mereka berdua dan langsung iya, menempelkan kupingnya pada pintu kamar sanada

"gen, apakah kau mau melakukan ini sekarang?" terdengar suaranya yukimura yang lembut

"mengapa tidak?" tiba tiba suasana menjadi hening dan mulai terdengar suara desahan yukimura

"ah... ah... genichirou...ah...."

"seiichi..."

"nghh~~ ah...."

"AKHH!!! GENICHIROU!! SAKIT!! Ah..." akaya mendengar itu langsung jantungan dan lari meninggalkan kamar itu.

Tanpa di sadari akaya telah melewati bagian gift shop hotel tersebut. Iya coba masuk, dan saat berada di dalam iya merasa seperti anak rikkaidai ilang di seigaku. Karena isi gift shopnya anak seigaku semua.

"kirihara akaya dari rikkaidai" fuji langsung menyebut namanya

"yah kenapa?" akaya membalas

"ahaha ga apa apa kok. Kau sendiri?"

"ga" akaya langsung menjawab singkat dan cepat. Fuji hanya mengangguk

"lagiang kalian seigaku selalu bersama kan ga keren pergi bersama!" akaya sok membangga kan dirinya

"apaan si kau!" momo langsung stress

"jangan berantem seenaknya donk" tezuka langsung memaki mereka berdua

"huh.. tezuka kunimitsu papa dari seigaku ya. Ahahahah!!" akaya langsung meninggalkan mereka semua

"tu orang bikin kesel, pengen gw tonjok" momo udh marah

"cih.. biarin lah momo senpai"

Malem malemnya, akaya akhirnya kembali ke kamarnya. Saat iya ingin membuka pintu iya baru ingat kalo kita harus menggunakan kunci, dan akaya tidak tahu kuncinya dimana

"sial kunciku dimana ya? Oya! Td ada di tasnya yagyuu! Sial pasti jam segini udah pulang lah mereka, jadi..." akaya langsung gedor gedor pintunya kamar niou ama marui. Tetapi yang tebuka pintu kamar sebelah, kamarnya yagyuu ama dia sendiri.

"ssst... akaya jangan ganggu mereka donk" yagyuu membisiki akaya

"kenapa ga?" yagyuu langsung menarik akaya masuk dan suruh akaya mendengar suara di sebelah connecting door yang tertutup & terkunci.

"apaan si yagyuu aku ga kedengeran?" lama lama akaya mendengar sesuatu, seperti suara desahan

"ah...ah....Masaharu..."

"ssst...nanti yagyuu denger, kan ga enak kalo di denger orang"

"ngh..."

"AKHHH!!! SAKIT!"

"ups keluar banyak deh..."

"ngh...rasanya...rasanya...enak...ah, masaharu"

"Astaga kenapa si senpai pada suka sex?!" akaya langsung teriak

"akaya!" yagyuu teriak kembali

"kenapa si?!" mereka akrhinya teriak teriakan, saat mereka teriak teriakan, connecting doornya tebuka dan niou keluar dari situ, hanya mengenakan kimono tidur yang pinggangnya iya ikat

"kalian bisa diem ga?" niou tampaknya marah

"urusan gw!" akaya langsung nyamber

"akaya!"

"eh... wakame denger ya, ada aturan yang hanya sepertinya kamu yang ga tau ya"

"WAKAME? Siapa juga yang wakame! Sadar zebra!" niou langsung jengkel

"ze..zeb..zebra?"

"iya zebra! Kenapa ga denger! Z-E-B-R-A!! ZEBRA!"

"kurang ajar siapa yang mirip zebra" niou hampir mau nampar akaya, tiba tiba marui langsung meluk pinggangnya niou dari belakang

"haru~~ barusan enak... aku mau sesi kedua" marui sambil terdengar seperti anak kecil minta mainan ama maknya

"oh.. bunta mau yang sesi dua, boleh kok" niou mencium marui kasar dan menutup pintu

"oya! *niou membuka pintunya lagi* jangan berisik, kalo lu ampe berisik gw...."

"haru~~~ mana sesi duanya..."

"ya ya bunbun... awas lo ya!" niou menutup pintu dan menguncinya. Lalu setelah itu mulai mendengar suara marui mendesah namanya niou berulang ulang.

Akaya jadi cape mendengar beginian mulu, akhirnya iya mandi dan pergi jalan jalan ke pinggir kolam. Saat jalan jalan dipinggir kolam iya melihat dua orang di suatu kursi mengadap ke arah bulan yang menerangi malam hari itu.

"sebetulnya aku suka ama kamu fuji..."

"aku juga sebetulnya suka ama kamu kikumaru"

Akaya berpikir 'ah ternyata seigaku'

"hou...fuji nyaww juga suka ama aku?" kikumaru langsung memeluk fuji

"dari dulu aku udah suka ama kamu, tapi baru beberapa hari ini tezuka nembak aku, aku bingung, tezuka si lumayan ganteng"

"nya~ fuji bilang aja ama tezuka kalo sebetulnya fuji udah ama aku!"

"saa... itu bener juga ya, baiklah besok aku bilang ke tezuka"

"YAHOO!! Senangnya... jadi kita berdua ni sekarang?" fuji hanya menganggukkan kepalanya

"karena kita berdua, aku manggil kamu syuu~~ boleh kan?"

"boleh..."

"kau manggil aku eiji~"

"haha iya. Baiklah kalo katamu begitu" fuji membelai rambutnya kikumaru dan menyentuh mukanya yang halus itu, lalu menciumnya dengan penuh rasa cinta di bibirnya kikumaru.

Akaya jengkel seharian melihat beginian mulu, dan akhirnya iya berlari ke pantai melewati jalan lain supaya tidak melihat dream pair. Saat di pantai iya hanya duduk di pasir yang kering memandang air laut yang dari tadi datang kembali datang kembali.

"semuanya pada mengekspresikan cintanya malam ini... seandainya niou-senpai bukan anak rikkai ato kalo perlu udah ga ada, pasti aku yang tidur ama marui-senpai malam ini"

"kau marah-marah sendiri ya?" tiba tiba ada suara yang sangat asing bagi akaya

"oh...kaget , ternyata yanagi senpai"

"kenapa akaya?" yanagi duduk di sampingnya akaya

"umm masalahnya hari ini buruk sekali!!"

"kok bisa gitu?"

"soalnya semua orang yang kutemui hari ini pada mengekspresikan cintanya kepada sang kekasih, ngelihatnya jadi iri ni senpai..." yanagi langsung memeluk akaya

"eh!"

"akaya kau dingin sekali, kau tidak kedinginan?" mukanya akaya memerah saat yanagi memakaikannya suatu jaket yang barusan dikenakannya

"sen...sen...pai..!!"

"tak kusangka kau bisa iri terhadap orang orang itu"

"yah! Bisa lah! Kan aku juga manusia!"

"apakah kau mau jadi salah satu mereka?" yanagi melihat ke arah akaya

"um.. ingin juga si..." yanagi langsung memegang mukanya akaya dan menciumnya lembut di bibir

"eh!! Yanagi-senpai!!" yanagi hanya membalas dengan senyuman yang sok cool.

"akaya... aku sebetulnya suka sama kamu, karena tingkah lakumu yang entah kenapa kukagumi" mukanya akaya tambah memerah

"mau kah kau jadi pacar aku?" yanagi sambil mencium tangannya akaya

"eh.. aku aku... ingin si, tapi... apakah ini tidak aneh?"

"apanya?"

"pacaran ama kakak kelas bukannya aneh ya?" yanagi tertawa kecil

"eh kok ketawa si?"

"ga kok akaya, ga ada anehnya sama sekali" yanagi menarik akaya berdiri dan menciumnya di dahinya.

"hehe.. senpai.."

Malamnya akaya kembali ke kamar melihat yagyuu lagi nonton tv di kasur. Yagyuu aga kaget melihat akaya sifatnya berbunga bunga padahal barusan iya murung. Yagyuu mau nanya tapi males, kalo ga nanya juga penasaran. Tapi akhirnya akaya menceriakannya ke yagyuu secara detail. Selama akaya bercerita yagyuu sambil nonton tv dan mendengarkannya. Saat akaya selesai cerita, marui dateng ke kamarnya yagyuu dan akaya

"oh.. akaya udah balik ya?" marui bertanya

"marui senpai!" akaya langsung memeluk marui kenceng kenceng

"auu.... akaya...ada apa si? Kok kamu kayaknya seneng bgt?"

"aku barusan di tembak yanagi senpai! Lalu aku terima!"

"selamat ya!" akaya belom melepaskan pelukkannya terhadap marui

Saat itu niou baru keluar dari shower dan melihat adengan tersebut, langsung de ni orang ga sengannya untuk getok akaya pake golok

"OI! AKAYA! Dibilangin jangan seenaknya ama bunbun!"

"Masaharu! Jangan main pukul akaya aja donk! Dia lagi berbunga bunga tu! Tadi abis di tembak yanagi" niou kaget mendengar itu, tapi dia langsung memeluk akaya

"woho!! Wakame!! Selamat ya!!" akaya coba melepaskan diri dari niou

"eehh!!! Niou-senpai!!" sepertinya semuanya senang ya kalo akaya jadian ama yanagi, mungkin mereka semua udah tau kalo yanagi suka ama akaya dari dulu, tapi si akayanya ga tau.

Saat sedang bersenang senang, yukimura, sanada , yanagi ama jackal dateng ke kamarnya yagyuu.

"kalian semua denger ya! Kita diundang ke pesta hotel ini!" semua anggota rikkaidai seneng banget diudang ke pesta hotel bintang 5

"waw!! Pasti banyak makanan!" marui langsung bayangin makanan makanan yang mahal mahal dan jenis bangsawan itu.

"haha bunta mah..." niou sambil merangkulnya

"oke aku ingin kalian bersifat bersih, rapih, dan sopan" semuanya mengangguk.

Saat tiba di ruang pesta anggota rikkaidai di tunjukkan ke tempat duduk mereka. Semuanya langsung nari nari di dance floor. Yukimura mengajarkan sanada nari.

"ouch! Sanada itu kakiku!"

"ah! Maaf yukimura!

"ga apa ap kok"

"ouch sanada! Itu kakiku yang satunya lagi, hati hati kenapa?"

"maaf lagian kakinya jangan di taro sembaran donk"

"eh... bicaranya ya!" langsung ada aura seperti sang ibu marah kepada anaknya

"um.. maksudku... maafkan aku, aku yang salah"

"haha.. sudah ku duga" yukimura langsung memeluk sanada selama mereka berdansa. Yagyuu malah baca buku di pesta itu, jackal dan marui membantu niou yang lagi mabuk mabukan ama shiraishi, kenya dan shishido.

"masaharu, ini aku bunta" marui sambil menepuk pipinya niou. Niou malah mencium bunta kasar akhirnya melumat bibirnya. Kenya juga masalah yang sama dengan zaizen

"kenya-san!!" zaizen teriak sambil menyiram mukanya kenya dengan air dingin yang penuh dengan es.

"ecstasy~~"

"shishido-san!! Sadar lah!!" otori sambil menarik narik bajunya shishido

Saat masalah kritis kayak gini kita hanya butuh satu orang! Inui sadaharu datang dan memeriksa situasi mereka

"um... kuranosuke shiraishi shitenhouji bible, mabuk minum 1 ½ botol"

"kenya oshitari shitenhouji naniwa speed star, mabuk minum 2 botol"

"shishido ryou hyotei gakuen, mabuk minum 1 gelas"

"niou masaharu rikkaidai petenshi, mabuk minum 3 ¼ botol" marui kesel iya pura pura ngecek tubuhnya niou

"ga usah sok ngecek deh!" marui langsung nonjok dia sampai mental entah kemana

Malamnya pesta semakin seru, ternyata pesta ini pesta khusus yang diadakan oleh atobe keigo sendiri untuk para timtim teman dekatnya. Makannya jika diperhatikan orang yang ada di pesta ini rata rata anak hyotei, shitenhouji, seigaku, rikkaidai, rokkaku, dll. Sebetulnya selain mengabaikan panas yang membakar di tokyo kanagawa ato manapun, mereka semua diajak ke sini, untuk menikmati musim panas bersamaan. Karena sudah hampir pagi, jam 1.00 mungkin semua udah mulai kembali ke kamar masing-masing, dan kebanyakan langsung tidur karena kecapean.

~owari~


Yap 2 chapter aja de!

aku buat ini aga banyak pair karena ada beberapa temen aku minta mereka lebih di apa ya kata2nya yg pas

um... pokoknya itu de!

mohon review ya minnasan!

arigatou!