Welcome to MÄR Heaven

xxxxxxxx

Disclaimer: yang jelas bukan punya saia. Tanya tuh Kishimoto-sensei sama Nobuyuki-sensei!! -kalo Naruto sama MÄR punya saia, saia bikin Naruto ketemu sama Ginta en dunia ninja saia gabung sama dunia dongeng MÄR-.

Genre: Adventure/Friendship slight Humor-mungkin-

Chara: Naruto Uzumaki, Ginta Toramizu, en other chara.

Summary: Naruto menghilang dari Konoha, membuat gempar teman-temannya. Akankah mereka berhasil menemukan Naruto?

Fic CROSSOVER Naruto en MÄR!!! Buat penggemar kedua manga ini, harap baca!!

Ket: pre-shippuuden, Naruto en Ginta: 14 tahun.

ENJOY IT!!!

Xxxxxxxx

Part 2 –Naruto hilang!!-

-Di kantor Hokage-

"Apa?? Naruto menghilang??!" bentak Tsunade sambil menggebrak meja kerjanya saat mendengar laporan dari Kotetsu dan Izumo. Kedua jounin yang berada di depannya itu, merinding lalu mengangguk cepat.

"Benar, dia menghilang di Shi no Mori saat mengejar sosok hitam misterius," kata Kotetsu agak takut-takut.

"Huh, anak itu! Bikin repot saja," gerutu Tsunade, mereda marahnya.

"Umm, Tsunade-sama... apa sebaiknya kita kerahkan pasukan ANBU untuk mencari Naruto??" Shizune memberi usul.

"Jangan hanya pasukan ANBU saja, Shizune," Tsunade menatap Shizune tajam. "kasus ini bisa saja bersangkutan dengan Akatsuki. Pasukan ANBU saja tidak akan cukup. Oleh karena itu, kita juga kerahkan Genin, Chuunin juga semua Jounin yang ada," titahnya, membuat Shizune, Kotetsu, dan Izumo membelalak kaget.

"Tapi, Hokage-sama... bukankah itu terlalu berlebihan namanya??" sangkal Izumo memberanikan diri.

"I-itu benar..., Tsunade-sama... Lagi pula, para Genin 'kan masih harus..." perkataan Shizune akhirnya dipotong Tsunade.

"Aku tidak mau tau!! Pokoknya semuanya cepat cari anak itu SAMPAI KETEMU!!!" suara Tsunade menggema di seluruh penjuru kantor Hokage, membuat ketiga orang selain Tsunade (termasuk Tonton) melompat kaget.

"Ba-baik, Hokage-sama!!!" respon kedua shinobi penjaga itu lalu buru-buru keluar dari ruangan Tsunade untuk memberitahu shinobi-shinobi lainnya.

"Shizune, kamu juga. Cepat beritahu ke semua shinobi!!" titah wanita berambut pirang itu.

"Ba-baik!" kemudian Shizune pun berlari keluar ruangan dengan terburu-buru.

Xxxxxxxx

"Apa? Naruto hilang??" seru Sakura saat di beri tau oleh Kakashi di depan rumahnya.

"Iya, barusan aku di kasi tau sama Kotetsu. Kita harus mencari dia secepatnya, sebelumnya kita ke kantor Hokage-sama dulu," kata Kakashi.

"Baiklah, aku akan ikut mencarinya! Kaasan!!! Aku pergi dulu!!" Sakura pun buru-buru menutup pintu rumahnya dan berlari mengikuti Kakashi ke kantor Hokage.

Xxxxxxxx

-Di arena latihan-

"Na-Naruto-kun... hilang?" Hinata menatap Kurenai dengan tatapan tak percaya. Kurenai mengangguk.

"Iya, dia menghilang tadi pagi entah kemana dan sekarang kita dipanggil oleh Godaime-sama untuk menghadap," katanya.

"Wah, kalo begitu, kita harus mencari Naruto secepatnya!!" seru Kiba dibalas dengan gonggongan Akamaru.

"..." Shino diam saja. Bener-bener sifat alaminya.

Xxxxxxxx

-Di Yakiniku Q-

"Hah?? Hilang?? Bagaimana bisa??" seru Ino terkejut.

"Yah, begitulah. Katanya dia hilang saat mengejar 'stalker' misterius di Shi no Mori," kata Asuma sambil menghisap rokoknya.

"Padahal hutan itu 'kan, berbahaya. Kenapa dia bisa sampai masuk ke situ??" kali ini Shikamaru yang berbicara.

"Nyam... begitulah Naruto... nyamnyam... orangnya nekat... nyamnyam..." timpal Chouji sambil terus mengunyah yakiniku-nya.

"Sekarang kita harus mencarinya?" Shikamaru menatap senseinya dengan malas.

"Ya. Kita ke kantor Godaime-sama dulu untuk diberi keterangan lebih lanjut," ujar Asuma.

Xxxxxxxx

-Di Dojo Lee-

"Eehh?? Hilang??" Tenten yang sedari tadi memainkan kunainya, kini terhenti ketika mendengar informasi hilangnya Naruto dari Gai.

"Dia hilang dimana, Gai-sensei???" Lee yang daritadi latihan Taijutsu kini berlari kearah senseinya.

"Di Shi no Mori tadi pagi, gara-gara mengejar 'stalker' misterius yang membuntutinya," jelas Gai.

"Huh, jadi sekarang kita harus mencarinya, begitu?" Neji bersandar di tembok sambil melipat kedua tangannya di dadanya.

"Tentu saja, Neji! Kita tidak boleh membiarkan teman kita tersesat begitu saja di era masa muda ini!!!" sembur Lee pada Neji yang jelas-jelas perkataannya bersangkutan lagi dengan yang namanya 'masa muda' plus rada-rada gak nyambung.

"Hiks... Lee, kau membuatku terharu..." Gai mengelap air mata lebaynya.

"Gai-sensei..."

"Lee..."

Neji dan Tenten sweatdrop parah melihat pasangan guru dan murid yang jelas-jelas super lebay plus narsis itu.

"Sudah, sudah!! Serius gak, nih mau nyari Naruto??" seru Tenten frustasi karena melihat duo rambut bob itu.

"Tentu saja!! Sekarang mari kita ke kantor Hokage-sama!!" seru Lee berapi-api.

Xxxxxxxx

-Di atap kantor Hokage-

"Jadi... karena kalian semua sudah berkumpul disini, maka aku akan memberikan kalian misi," kata Tsunade saat melihat semua shinobi berkumpul dihadapannya.

"Misi kalian ini sebaiknya jangan kalian anggap remeh. Hilangnya Naruto ini mungkin bisa saja berhubungan dengan Akatsuki, jadi aku harap kalian mencarinya dengan teliti," lanjut wanita itu.

"Apa ada pertanyaan?" Sakura mengangkat tangan kanannya.

"Ya Sakura?" Tsunade menatap kunoichi berambut pink didepannya itu.

"Anou, Tsunade-sama, kalau kami semua yang mencari Naruto, bagaimana dengan pencarian Sasuke-kun?" tanya Sakura.

"Begini, Sakura..." Tsunade berdehem sebentar lalu melanjutkan, "Pencarian Sasuke untuk sementara dijeda dulu selama 2 hari. Artinya, selama 2 hari kita mencari Naruto, lalu setelah itu pencarian Sasuke akan dilanjutkan," jelasnya.

"Ada lagi?" kali ini Shikamaru yang bertanya.

"Kalau seandainya kita tidak menemukan Naruto dalam 2 hari, apa kita akan memperpanjang waktu penundaan pencarian Sasuke?" Tsunade menghela nafas.

"Itu urusan nanti, Shikamaru. Nanti kupertimbangkan lagi," katanya lalu kembali menatap shinobi-shinobi di depannya.

"Apa ada yang bertanya lagi?" semuanya hening, tidak ada yang bertanya lagi.

"Kalau tidak ada yang bertanya lagi, maka aku persilahkan kalian untuk mencari Naruto segera," titah Tsunade.

"Baik!!!" seru para shinobi bersamaan lalu menghilang dengan meninggalkan kepulan-kepulan asap.

Tsunade pun mendongak menatap langit. 'Naruto, semoga kau baik-baik saja,'.

Xxxxxxxx

-Di MÄR Heaven, halaman Istana Restava-

"Oke, sekarang kita latihan dulu," kata Ginta mengangkat tinjunya keatas.

"Ya! Aran-san, mana Gaira-san??" Snow menoleh kearah Aran.

"Nggak tau. Mungkin dia tersesat di hutan lagi," jawab bapak bercerutu itu sekenanya.

"Eeh, bukannya itu Gaira-san ya??" Jack menunjuk kearah seorang bapak berkumis yang kelihatannya baru muncul dari belakang mereka. Naruto ikut menoleh ke belakang.

'Apa bapak itu yang akan melatih kami nanti?? Serem banget! Wajahnya aja udah sangar gitu, pasti dia galak,' pikir Naruto sedikit merinding.

"Hei, Gaira!! Darimana saja kau? Kami sudah menunggumu daritadi," seru Aran.

"Ahahahaha... gomen, Aran. Aku ketiduran di hutan lagi," ringis Gaira setelah berada di hadapan mereka (sejak kapan Gaira punya hobi tidur di hutan??).

"Huh, sudah kuduga. Sekarang cepat keluarkan Drill Gate-nya! Aku sudah tak sabar!!!" seru Jack gak sabaran plus gak sopan dan akhirnya mendapat 'hadiah' satu pukulan keras dari sapu Dorothy.

"Berisik kamu!!" gerutu Dorothy kesal.

"Eh, eh, Drill Gate itu apa sih??" tanya Naruto tiba-tiba.

"Drill Gate itu gerbang latihan, Naruto. Nanti kita latihan di dalam gerbang itu secara terpisah," kali ini yang ngomong Nanashi (akhirnya dia ngomong juga). 'Hiks, kenapa harus terpisah, sih? Gak bisa bareng Dorothy-chan, deh...' kata inner Nanashi sambil nangis gaje.

"Oke, sekarang persiapkan diri kalian... DRILL GATE 7X!!!" seketika muncul 7 pintu gerbang di tanah tempat mereka berpijak (kira-kira pengucapannya bener gag nih? Bagi yang tau yang benernya, kasi tau saia ya), membuat Naruto terlonjak kaget.

"Hiieee!!!! Kita bakal latihan di bawah tanah???" tunjuk Naruto masih kaget.

"Bukan sembarang bawah tanah, masuk saja," ujar Alviss lalu masuk ke dalam pintu Drill Gate diikuti yang lain.

'Ugh!! Gelap sekali... tapi, sebaiknya aku juga ikut masuk!!' akhirnya Naruto pun terjun kearah pintu Drill Gate itu, walaupun ia tidak tahu apa yang akan terjadi padanya di dalam.

TSUZUKU

(Next: Part 3 –Orang asing!!-)

Minna-san!!! Bersambung lagi nih! Yah, gomen ne~... mungkin fic ini bakalan banyak chap-nya.

R-e-v-i-e-w y-a???