Chapter V : Masa Lalu Hiruma
Selagi Mamori tertidur, seorang malaikat (Aria) mendatanginya dalam dunia mimpi dan membawa Mamori kedalam alam bawah sadar Hiruma yg sedang tidur juga di kamarnya. Mamori merasa aneh dengan tempat yg didatanginya karena tempat tersebut belum pernah dikunjungi olehnya.
Mamori : (Dimana aku ? Tempat apa ini ?)
Aria : Kamu sedang berada di alam bawah sadar Yoichi Hiruma.
Mamori : Apa ? Bagaimana bisa ? Dan siapakah anda ?
Aria : Tenanglah. Namaku adalah Aria. Aku adalah salah seorang malaikat penjaga dunia mimpi. Aku membawamu ke dunia mimpi tempat dimana Hiruma berada sekarang agar kamu tahu mengapa Hiruma menjadi seperti ini. Dan kamu memiliki tugas untuk membawa kedamaian dalam hatinya. Perlu kamu ketahui adalah bahwa dahulu Hiruma adalah anak yg berbeda jauh dari yg sekarang kamu kenal.
Mamori : …Memangnya ada kejadian apa yang membuat dia berubah ?
Aria : Lihatlah sendiri.
Aria membawa Mamori kedalam alam bawah sadar Hiruma yang lebih jauh. Disana Mamori melihat masa lalu Hiruma saat sebelum Hiruma bertemu dengan Kurita dan Musashi. Mamori melihat seorang gadis bernama Marina.
Hiruma : Marina.
Marina : Ya Yoichi ? Ada perlu apa ?
Hiruma : Besok adalah hari ulang tahunmu kan ? Hadiah apa yg kamu inginkan dariku ?
Marina : Hmm. Bagaimana kalau kamu mengumumkan dirimu di depan teman 2 mu untuk menjadi pacarku ? Itu adalah hadiah yg indah buat ku.
Hiruma : Apa ?
Marina : Ayolah…Bukankah selama ini kamu memang menyukai diriku kan ? Sekarang adalah kesempatan yg tepat untuk itu. Lagipula kita sudah ditakdirkan untuk hidup bersama kan ?
Hiruma : Baiklah. Sesuai dengan permintaanmu.
Marina : Bagus. Kalau begitu besok aku ingin kamu datang ke rumahku jam 6 sore.
Arlia kemudian membawa Mamori ketempat dimana Hiruma bertemu dengan Marina pada saat ulang tahun Marina.
Marina : Yoichi…Tolong kamu gunakan cincin ini.
Hiruma : …Sesuai dengan permintaanmu.
Hiruma kemudian menggunakan cincin yg diberikan oleh Marina. Setelah itu mereka merayakan ulang tahun Marina.
Marina : Yoichi…terima kasih telah datang untuk merayakan hari ulang tahunku. Aku percaya bahwa kita akan menjalani kehidupan yg menyenangkan dari hari ini karena itu adalah takdir kita berdua.
Hiruma :…Ya. Aku rasa kita berdua bisa percaya bahwa takdir tidak akan memisahkan kita.
Marina : …Hari sudah mulai gelap. Aku rasa kamu sebaiknya pulang ke rumahmu Yoichi.
Hiruma : Baik.
Aria kemudian membawa Mamori kembali pada kejadian 2 minggu sesudahnya. Mamori melihat Hiruma sedang menangis di sebuah kuburan yg ternyata adalah kuburan Marina. Marina ternyata mengalami kecelakaan saat sedang pulang kerumahnya.
Hiruma : ….Bukankah kamu bilang bahwa takdir tidak akan memisahkan kita….Kenapa kamu pergi begitu saja…Kalau ternyata takdir mengecewakan…Aku memutuskan tidak akan mempercayai takdir yg seperti itu.
Aria : Setelah kejadian tragis seperti itu. Hiruma mulai berubah sikap. Dia menjadi seorang yg berbeda. Dia sebenarnya memiliki hati yg baik. Hanya saja setelah kejadian tersebut. Dia tidak dapat melepaskan diri dari masa lalunya. Dan hal itu membuatnya seperti sekarang ini. Meskipun terlihat kuat. Sebenarnya Hiruma itu sangatlah rapuh. Dan untuk menutupi kekosongan hatinya, dia membentuk sebuah kepribadian yg lain dalam dirinya dan mengisi kekosongan hatinya dengan kemenangan demi kemenangan sekalipun dengan cara yg tidak benar. Akan tetapi setiap kemenangan yg dia dapatkan hanya akan membuat dirinya merasa lebih haus akan kemenangan yg lain tanpa menghargai kemenangan yg telah dia dapat.
Mamori : …. Kalau memang ternyata seperti itu kejadian yg dialami oleh Hiruma. Maka aku akan mengubah Hiruma untuk menghargai apa yg sudah dia dapatkan. Tapi saat ini aku tidak tahu bagaimana caranya.
Aria : Sebenarnya ada 1 cara yg membuat dirinya bertekuk lutut dihadapanmu. Akan tetapi ada aturan yang berlaku apabila kamu menginginkannya.
Mamori : Apa itu ? Tolong beritahu diriku.
Aria : Sebelumnya aku ingin kamu berjanji bahwa apabila kamu telah mengetahui cara tersebut, kamu akan mencintainya dan menyayanginya sepenuhnya tanpa akan menyakiti kamu juga harus menerima konsekuensi apabila Hiruma terluka, kamu juga akan mengalami hal yg sama. Dan sebaliknya juga apabila kamu menerima sesuatu yg menyenangkan, maka Hiruma juga akan mengalami hal yg sama. Dengan begitu kalian berdua akan saling menyayangi satu sama lain. Apakah kamu sanggup menanggung takdir seperti itu ?
Mamori : ….Sanggup. Beritahu apa yg harus aku lakukan.
Aria : Baiklah. Perlu kamu ketahui bahwa kamu memiliki kemampuan untuk membuat Hiruma tunduk bertekuk lutut pada dirimu hanya dengan ciuman jiwa pada hari ulang tahun Hiruma. Dan pada hari itu, ciuman yg kamu berikan harus tepat pada tanggal 1 January jam 1 pagi. Sanggupkah kamu melakukannya ? Kalau kamu sanggup melakukannya, Hiruma akan dengan sendirinya menjadi budak cintanya kamu.
Mamori : Apa ? Hanya semudah itukah ?
Aria : Hanya semudah itu. Pertanyaannya adalah apakah kamu berani melakukan hal tersebut melihat konsekuensi yg kamu dapatkan apabila kamu menyakiti Hiruma setelahnya. Karena sekali lagi aku ingatkan bahwa apabila Hiruma / dirimu terluka, maka itu akan berdampak 1 sama lain. Begitu pula bila dirimu / Hiruma mengalami hal yg menyenangkan, hal itu juga akan berdampak 1 dengan yg lain.
Mamori : ….Baik, aku terima konsekuensinya.
Aria : Kalau begitu tugasku sudah selesai. Aku akan mengembalikan dirimu kedunia nyata.
Aria kemudian meniupkan angin kepada Mamori dan jiwa Mamori kembali kedalam tubuhnya sendiri. Sementara itu setelah Mamori hilang, Hiruma menunjukan dirinya dihadapan Aria.
Hiruma : Cih…gue harap lu tau apa yg bakal lu lakuin, malaikat sialan.
Aria : …tenang saja Yoichi. Takdir kita adalah untuk bersama. Hanya saja bahwa Marina akan hidup sebagai Mamori. Segala yg aku ketahui tentang dirimu akan menjadi milik Mamori, termasuk diriku. Dan semua hal yg kamu akan berikan pada Mamori akan menjadi milikku juga meski aku harus menyatukan jiwaku padanya. Dengan begitu, kamu tidak akan dihantui oleh masa lalu yg menyebalkan dan kamu bisa menikmati kedamaian. Untuk sekarang, kembalilah pada duniamu dan nantikan hari ulang tahunmu bulan depan.
Aria kemudian menghilang dari pandangan Hiruma dan Hiruma pun kembali ke tubuhnya.
