YA-HAAAAAA! Akhirnya gua bisa apdet lagi! Mama mia! (nahlo kayak Mario-?-) Gua abis ngerusuh nih di sukabumi pas tanggal 22-24 (boong kok cuman LDKS diluar doang) *PLAK*. Sekarang waktu gua udah free lagi nih jadi pengapdetan fic bisa berjalan dengan lancar. Bersyukurlah bung. (?)
Warning: Gajeness, Semprulness, OOCness, Ngaconess, Lebayness, and Cacadness
Disclaimer: Persona series sudah pasti punya ATLUS, kalo saya yang punya pasti ada saya disana (?) *PLAK*
Chapter 7. Setajam Silet
Terik matahari menyinari dunia. Junpei masih males-malesan di Ruang Kerja(Kamar)nya. Sekitar jam 13.23, tiba-tiba Fuuka mendobrak kamar Junpei.
"JUNPEI-KUN WOY ADA BERITA BURUK!" teriak Fuuka sambil mendobrak kamar Junpei
"Apaan Fuk? Buka aja woy orang kaga dikunci tuh pintu." jawab Junpei
"Oh?" Jreeek… pintu terbuka. "Junpei-kun, ada berita buruk…" kata Fuuka
"Apa?"
"Ada yang memplagiati Toko Somay kita."
Mendengar itu, Junpei pun murka. Dia tak pernah sepanas ini.
"DEMI APA LU FUK! MANA BUKTINYA!" teriak Junpei memanasi ruangan
Fuuka pun memasukan tape ke DVD player dan munculan TV Show yang tidak asing lagi, yaitu…SILET.
Teng neeng neeeng neeng, neeeng neeeng neeeng.
"Pemirsa, Ditemukan sebuah toko somay di Inaba yang sangat mirip dengan toko somay di Iwatodai. Kita akan melihat wawancara dengan petugas toko tersebut dengan tajam… Setajam SILET."
Teng neeeng neeeng neeng, neeneeneeeneeeng jreeeng
Junpei hanya bisa terbengong-bengong.
"Gua cepetin ya, mau ngedonlot episode Silet yang lain nih." kata Fuuka yang ternyata ngefans ama Silet sambil mencepatkan video
"Mengapa toko anda mirip dengan toko somay milik Iori Junpei di Iwatodai?" kata sang pewawancara
"Oh, sebenarnya kami duluan yang merencanakan toko ini. Sepertinya mereka mendengar percakapan kami tentang toko somay kami. Dasar copycat licik!" kata Hanamura Yosuke sang pendiri toko somay Inaba
Sehabis mendengar omongan Yosuke Junpei sangat dan sangaat dan SANGAT murka. Dia pun mengambil tongkat baseballnya untuk memukul TV.
"SIALAN LU HANAMURA YOSUKEEEE!" Jbruuuk, TV hancur
"SILET GUA!" teriak Fuuka sambil mengambil tape Siletnya. "fyuuh! Untung ga ancur!"
"HARI INI KITA RAPAAAATTTT!" teriak Junpei menggelegar
Jam 14.01, Ruang rapat Iwatodai Dorm.
"Temen-temen, kita rapat tentang reputasi Toko Somay kita." kata Junpei seformal-formalnya
"GAK BISA DIMAAFIN! TUH TOKO SOMAY INABA! AKU MARRRAAH!" teriak Minato selebay-lebaynya
"Iya! Udah gitu kalo ngomong 'Toko Somay' huruf 'T' ama 'S' nya ngga di caps lagi!" teriak Ken mencari alesan untuk ngomong
"Kaga ada hubungannya, anakku." kata Yukari kepada Ken. Ken hanya bisa menutup malunya dengan komik Sinchan volume 36-nya
"Teman-temaaan! Gua ketemu loh nomer hapenya salah satu karyawan Toko Somay Inaba!" seru Shinjiro seperti abis minum-minuman keras
"Minum apa lu nji?" tanya Akihiko yang berhasil terkacangi
"Cepetan tulis di Whiteboard! Gak pake LAMA ya…" kata Junpei senyolot-nyolotnya seperti mengeLDKSi calon OSIS (?)
"Baek kk!" seru Shinjiro sambil menulis di whiteboard
"Akan kita Terror!" seru Junpei "081167893254… halo?"
"Haaaaaaaaaiii disini Tatsumi Kanji! Cepetan ya, gua lagi nonton Upin & Ipin sangat seru deh!" kata suara di telpon
"Haaaaaaaaaiii disini Takeba Yukari, Upin & Ipin lagi tayang sekarang? GASSP GUA HARUS NONTON!" teriak Yukari ganyante
"Emak Yukari! Jangan kabur kita kan lagi menginterogasi orang!" seru Ken yang menutup buku Sinchan volume 36-nya
"Cepetan dong! Mau ngomong ape? Ane sibuk nih gan," kata Kanji
"HEH LU MANGGIL BOSS LU DASAR TOKO PLAGIAT!" teriak Junpei ganyante
"Bentar, YOSUKE-SENPAI NIH ADA SEGEROMBOLAN FANS LU NELPON DI HAPE GUA!"
"Idih, jijay abies hoeeek." kata Minato sambil muntah di embernya Ken
"Halo fans, hehe, ini Yosuke yang tampan sedang berbicara-"
"Halo sang plagiat, hehe, ini Junpei sang pembuat Toko Somay Iwatodai sedang berbicara" potong Junpei
"GASSPP TIDAAK! KANJI LU BOONG YA AMA GUA!" teriak Yosuke
"HAH KAN GUA GATAU KALO MEREKA ITU ORANG TOKO SOMAY IWATODAI!" teriak Kanji sampai terdengar di tempat Junpei dkk berada
"KITA TAK MEMBIARKAN KAU KAMFRET-KAMFRET MEMBAWA BERITA BOHONG TENTANG SEJARAH TOKO SOMAY KITA!" teriak Mitsuru ganyantenya
"ASAL TAU AJA LO YA GUA ITU PENONTON SILET BERKUALITAS TINGGI JADI WAWASAN GUA GEDE!" teriak Fuuka dan teriakannya membuat orang terbengong-bengong
"HEH ORANG-ORANG JUGA GA PEDULI YA TOKO SOMAY MANA YANG LAHIR DULUAN MEREKA MEMENTINGKAN SOMAY DAN SKILL PETUGASNYA!" bales Yosuke
"HAH! BISA APA KALIAN? KAGA ADA YANG BISA MENANG LAWAN MASAKAN SHINJIRO!" teriak Koromaru yang tiba-tiba entah kenapa bisa… bicara…? (?)
"Yaudah, kita adakan kompetisi aja sih susah amet…" kata Souji tiba-tiba muncul di pembicaraan
"Kompetisi apaan?" tanya Minato
"Pertama, kita adakan lomba masak-"
"KITA YANG MASAK YAAAAA~" teriak Chie yang tiba-tiba muncul di pembicaraan
"JANGAN! PASTI KALAAH!" teriak Yosuke ganyantenya
"Yaudah entar lu mau kita sebarin aib baju Cinderella lu semua cowo-cowo?" kata Yukiko yang tiba-tiba muncul di pembicaraan dengan seramnya
"Ya-Yaudah deh… Oke, Lomba masak, Cewe IT vs Cewe SEES" kata Souji pasrahnya
"F-Fuuka… lu latihan masak deh ama Shinjiro…" kata Junpei
"Ogah gua, berkali-kali gua ajarin hasilnya ga memuaskan mulu…" kata Shinjiro
"Lalu, Lomba ngejek, Perwakilan dari IT gua, dari SEES?" tanya Souji
"Gua aja! Gua kan anak eksis gituloh! Jadi terkenal nyolot!" seru Yukari sambil membangga-banggakan ke eksis-annya
"Terus… Lomba nyanyi… perwakilan dari kita siapa?" tanya Souji ke teman-temannya
"Gue dunkz! Suara gua khas abis gituloch!" seru Rise secentil-centilnya
"Dari kita gue aja, gue kan sering dengerin lagu…" kata Minato
"Apa lagi hubungannya dengerin lagu ama nyanyi…?" kata Akihiko bingung terhadap ketua geng field nya itu
"Dan yang terakhir, ini usul dari Teddie, yaitu Lomba cakar-cakaran… apalagi ini Ted…?" kata Souji bingung
"Entahlah, gua lagi gatel waktu itu, perwakilannya Teddie ya!" seru Teddie
"WOOOF!(Serahkan aja ke gue untuk ngelawan tuh beruang cacad!)" kata Koromaru yang udah gabisa ngomong bahasa manusia lagi
"Kata Koromaru serahin aja ke dia untuk ngelawan beruang cacad tersebut" jelas Aegis
"APAAA? TEDDIE GA CACAD! HUUUUUUU" tangis Teddie sambil mojok di pojokan
"Kita entar ngerusuhnya di Rumahnya Igor, JL Oh Idung Ku Panjang No 13" kata Souji "Ingat ya, yang menang berarti yang terjago dan berhak meneruskan toko somay"
"Ngomong Toko Somay-nya yang bener dong! Di caps huruf 'T' ama 'S'-nya!" seru Ken yang berhasil terkacangi
"Wokelah kalo begbegbegitu… GENG SEES PASTI MENANG!" teriak Junpei
"IT LAH YANG MENANG!" bales Yosuke
"SEES!"
"IT!"
"SEES!"
"IT!"
"SEES!"
"IT!"
5 jam kemudian
"SEES!"
"IT!"
"SEES!"
"IT!"
Yasudahlah kita putus saja sampai sini. Semangat anak muda itu sangatlah kuat. Makanya sekitar 100 tahun yang lalu pemuda-pemudi Indonesia meneriakan Sumpah Pemuda saking gahulnya semangat anak muda… namanya juga anak muda… Siapakah yang akan menang? Geng SEES ataukah Geng IT? Semua akan terkupas di chapter berikutnya dengan tajam…Setajam SILET
Teng neeng neeeng neeng, neeneeneeneeng jreeeng
~ BERSAMBOENG ~ (?)
Jreeeeng~ akhirnya LDKS selesai juga~ saya sudah dilantik loh menjadi kakak OSIS dan mendapat jabatan kesenian (pamer)
Maaf kalo garing soalnya udah lama gak ngelanjutin nih fanfic jadi ide pernah ada yang menghilang (?) cuuurrssee yoouu LDKS! *ditendang kk OSIS lama*
Akhir kata, Please Review, dan maaf jika ada kesalahan dan jangan membakar karena saya masih copo dengan tajam… Setajam SILET (SFX: Silet Theme) *ditampar karena maksa*
