UWAAAH GOMENNASAI! HONTOU NI GOMENNASAI! GUA TELAT APDET XX HARI! *lupa-plak-* Dan saking lamanya gua ga ngelanjutin nih fanfic, gua sampe lupa tulisan di Warning ama Disclaimernya apa.(?) Jangan nanya kemana gua pergi karena ini rahasia hidup ho ho~

Warning: Anda sudah tau warningnya kan? Apa hayooo? *plak*

Disclaimer: Liatlah chapter sebelumnya.


Chapter 8. Dua Buah Kambing, eh Kanji

Hari ini, tidak ada terik matahari bersinar dan mengganggu Junpei. Hanya ada awan-awan yang tebal seberat kapas saja. Kemungkinan sang matahari kabur karena kerusuhan Geng SEES dan Geng IT merusuh di rumah Igor. Nahlo, mengapa saya membicarakan matahari? Semproelna…(?)

Ah, kata pembuka sangat fatal ngaco. Kita langsung melihat keadaan Geng SEES sekarang.

"Eh, gua mau nanya satu hal yang sangat mengganggu pikiran gua sampe gua melek mulu dari tadi malem..." kata Ken berharap agar tidak dikacangi

"Apaan anak gue, ucapkan sadjaa." kata Yukari dengan nada ibu-ibu

"Kenapa kita merusuh di rumah Igor? Dan siapa lagi tuh Igor?" tanya Ken sangat berharap agar tidak dikacangi

"Oh iya ya, lu belum tahu siapa itu Igor." kata Minato dengan layaknya orang paling bertahu(apa itu bertahu?) "Igor itu adalah (mungkin) manusia ber hidung (sangat) panjang yang mendiami Velvet Room. Terus, blablablablablaaaaaa…."

Dan suara "Oooooh" mengisi waktu tersebut

"Eh BTW, kita kok ga pernah make Persona ya di fic ini? Ini bukannya fic Persona ya?" tanya Ken sangat sangaaat berharap agar tak dikacangi

"Wah yaudah yuk, kita pergi sekarang aja, Rumahnya cukup jauh loh." kata Mitsuru sambil memanggil Limousine-nya yang sangat sparkle-sparkle itu

"Yah gua dikacangi lagi… hiks… tuhan… maafkan daku…" tangis Ken di pojokan "Oh iya, alesan mengapa kita ngerusuh di rumah Igor gua belum tau huuuaaa…."

Sementara itu, Geng IT…

"Ih kok ga naroh 'Lomba Ketawa' sih lu Yos? Kalo ada udah pasti Yukiko menang!" protes Chie ke Yosuke

"Sayangnya Chie, ga ada yang berani lawan Yukiko…" respon Yosuke "Ketawanya itu, lebih serem daripada ketawa setaN, para shadow aja pada kabur waktu gua ketimpa God's Hand lu terus dia ketawa."

"Oh, Sepik of the depil, tuh orangnya lagi lari kesini, ato dia denger ya?" kata Chie

"APACH!"

Lalu, terdengar suara sangat sadis di sana. Dan Yosuke, mati secara tragis ditempat.

Oho, just kidding. Yosuke hanya hampir kehilangan nyawanya saja. *garudyned*

"Eh, gua mau nanya, kenapa kita ngerusuh di rumah Igor? Dan siapa tuh Igor?" tanya Teddie berharap diladeni

"Oh iya, kita ngerusuh di rumah Igor karena itu rumah paling pas untuk di hancuri. Itu aja." jawab Souji dengan lancar

Dan suara "Oooooh" mengisi waktu tersebut

"Gua jadi penasaran ama rumahnya. Sekeren apa sih kok bisa dibilang paling pas untuk di hancuri? Wah…" kata Kanji penasaran

"Eh BTW, kita kok ga pernah make Persona ya di fic ini? Ini bukannya fic Persona ya?" tanya Teddie yang sangat berharap agar diladeni

"Kita berangkat sekarang aja yuk, gua udah nyiapin Limousine buat kita-kita." kata Yukiko sambil menyiapkan Limousine-nya yang sangat exclusive tersebut

"Huuaahuaa! Teddie dikacangin! Sama sekali ga diladenin! Hueeeeee…" tangis Teddie sambil marah-marah di pojokan "Udah gitu Teddie gak dikasih tau lagi siapa tuh Igor!"

Tabah ya Ted, nasib lu sama kayak si Armada KenTUT *hamaoned*. Nah, dalam waktu yang bersamaan, Geng SEES dan Geng IT datang ke rumah Igor. Rumah Igor sangat besar seperti mansion. Kita tidak menyangka bahwa Om-om bau berhidung panjang tersebut sangatlah tajir. Pasti itu duit hasil korupsi harga Persona. *di lempar idung*

"WAAAAAAAAAH RUMAHNYA BESHAAAR!" teriak Rise sekenceng-kencengnya dan juga sekampung-kampungnya *plak*

"Jangan alay dong Ris! Malu-maluin nama negara y'know!" seru Naoto kepada temennya itu

"Waaah… rumahnya gede ternyata!" seru Ken yang berhasil terkacangi oleh orang-orang

Selesai pengkaguman terhadap rumah Igor, kedua geng tersebut masuk ke rumah Igor secara rusuh dan menemukan seseorang yang sangat mirip dengan Kanji.

"K-KANJI ADA DUA!" teriak Teddie

"HAH GUA ADA DUA! THAT'S F**KIN' IMPOSSIBLE!" teriak Kanji tak nyante

"DEMI APA GUA ADA DUA!" teriak orang mirip Kanji tersebut

"SIAPA LU HAH! MAU RUSUH YA LU AMA GUA HAH!" teriak Kanji lagi dengan jiwa kepremanisme nya tersebut

"Ampon kk, kalo ngerusuh jangan sekarang, gua abis digebukin ama adek nya orang emo berambut biru itu…" kata orang mirip Kanji ketakutan

"Adek gua? Adek gua kan orang yang baik hati dan tidak sombong gak mungkin dia gebukin orang!" kata Minato

"Ampon kk, adek lu itu personanya dewo abis, gua yang personanya dewo aja kalah ama dia, Oh iya, ini surat dari dia." kata orang mirip Kanji sambil ngasih surat ke Minato. Lalu Minato pun membaca surat tersebut dengan lantang

"Dear Minato my emo brother. HAAAAAAAAAAAAAIIII KAKAAAAAAK! LAMA TAK JUMPA! Eh tapi kita ga pernah berjumpa deng. Oh iya ya, aku sekarang udah jadi persona user yang dewo loh, bahkan aku udah ngelawan si Theodore! Theodore itu orang yang mirip ama Tatsumi Kanji… eh siapa itu Tatsumi Kanji? Ah Anyway, sekarang kita akan sulit bertemu kak, aku mau pergi ke Venezuela dan jadi Miss Venezuela! Emang sih, ngarep abis tapi dukung aku ya my emo brother! –Minako/MShe/Hamuko/dlltergantungkaunamakansiapa"

Dan orang-orang yang ada disana pun hanya bisa terbengong-bengong

"Buset… Si Minako mau jadi Miss Venezuela…?" kata Mitsuru bingung

"Eh, Minato, kok adek lu namanya banyak amet ya?" tanya Yosuke

"Sama kayak gue dan si Souji, nama kita ka nada banyak. Bisa jadi Michael Jackson, Tukul Arwana, Tsubasa Oozora, pokoknya terserah yang maenin kita." kata Minato

"Betuul Sekali, BTW Theodore, lu siapanya Igor?" tanya Souji

"Oh gua Asisten nya sama kayak Margaret dan Elizabeth." jawab Theodore

"Terus tuh bertiga kemana?" tanya Minato

"Entahlah, gua tadi ketiduran gara-gara tadi malem buka fakku sampe jam 4 pagi…" jawab Theodore dengan innocent-nya

"Payah lu ah, eh kita pinjem rumah ini ya buat ngerusuh." kata Shinjiro

"Hah? Ngerusuh? Jangan ah entar gua dimarahin Igor dan kakak-kakak kalo rumah ini terusuhkan." Kata Theodore

"GOOOOKGOOOKGUUUUKK(Boleh ya, boleh ya, pleeease honey~)" gonggong Koromaru (Translation bahasa anjingnya maho sekali) *digigit till death*

"UGAAAH ANJING MAHO DOES EXIST!" teriak Theodore histerisnya

"GRRRRRRRRRRRRR…(Boleh yaa… Kalo ngga gua mahoin lu bareng maho master, Tatsumi Kanji…)" geram Koromaru(Wah Kanji, kau provokator maho! *ziodyned*)

"I-IYA DEH!" setuju Theodore "Aduh, orang yang mirip gua ternyata maho… jangan-jangan gua maho juga lagi…"

"Good job Koro-chan!" seru Fuuka sambil ngelus-ngelus Koromaru "BTW, Aegis, Koro-chan tadi ngomong apa kok Theodore sampe kayak getoh?"

"Oh… Koromaru… dia tadi bilang…oh…ih…uh…eh…ah…" kata Aegis sambil berasap ria *God's Hand-ed*

"Waaaaah… jangan-jangan terlalu keren jadi lu gabisa menjelaskannya dalam kata-kata sampai lu berasep gitu." kata Yukari begonya

"Udah malem, kita tidur aja yuk!" teriak Ken yang berhasil dikacangin

"Udah malem cuuy, tidur yuk!" teriak setaN eh Souji ampon kk(?)

"WOKE CUY!"

Dan grup IT dan SEES, akhirnya lenyap dari pandangan mata.

"K-Kita bersambungin aja deh… Author… Tolong…" mohon Aegis kepada sang Author yang keren*diledakin*

"Ogah ah, gua udah membuat sang pembaca sakit hati jadi mau gua lamain." kata sang Author yang berkuasa(Giliran dirinya dipujapuja-?-)

"Please Thooor… eh Thor bukannya nama Persona ya? Ah, bodo, ayolah... gua perlu waktu satu chapter agar otak gua normal lagi karena tadi si Koromaru…" mohon Aegis lagi kepada sang Author yang dewo*PSHUUNGsuaragrenadelaucher*

"Okedeh, bersyukurlah, gua adalah Author yang baik sese." kata sang Author yang jago dengan (sok)baiknya*PLAK*

"APASIH"

-BERSAMBUNG-


Maaf jika garing, karena saya sudah lama gak ngelanjutin jadinya gini. Sebagai permintaan maaf, saya taroh bonus garing.(?)

*BONUS*

Kedua geng pun akhirnya sudah tidur lelap dirumah igor, mereka malah nginep karena rumah Igor sangatlah pewe... halah palingan karena rumah Igor mewah dan mereka itu hanya terlalu alay dan kampung… *alloutattacked*

"Akhirnya kedua geng itu udah pada lelap… gua liat berita deh" kata Theodore

"Ya, Kita berjumpa lagi pemirsa, hari ini kami akan memberitahu tentang obversasi terhadap gunung merapi yang sedang menggila ini, Reporter?" kata sang Newscaster

"Ya, Terima kasih, saat melakukan obversasi, kita melihat mayat berhidung panjang yang sepertinya ditinggal oleh dua wanita bernama Elizabeth dan Margaret karena dia selalu teriak "ELIZABETH! MARGARET!". Yang bikin heran, Mayat ini walaupun sudah mati tetapi bisa teriak… Sekian dari saya, kembali ke Newscaster"

PRAAAANG, bunyi piring jatoh dari tangan Theodore

"IGOR! JADI MAYAT!" Theodore pun terjatuh dan sujud "Alhamdulillah, TERIMA KASIH! AKHIRNYA FREEDOM BUAT GUE!"

Lalu, Theodore akhirnya memakai akal sehatnya

"Kok Igor bisa ada di gunung merapi…?"

*BONUSNYA SELESAI DEH-PLAK-*


Sekian dari saya, Mohon Review, no spam, no bakar, dan maaf jika ada kesalahan. Terima kasih jika anda telah berbaik hati menghabiskan waktu dengan membaca fanfic ini selama ini. Hiksu, saya terharu ~de arimasu T_T (?)