Cerita sebelumnya

"Apa yang harus aku lakukan sekarang kaa-san, tou-san dan rinto." Ucap Naruto menyebut kedua orang tuanya dan nama adiknya

Kushina melihat hal itu dari lantai dua rumahnya entah kenapa dia sangat sayang kepada pemuda itu saat pertama kali bertemu, walau penampilannya culun. Tapi Kushina merasa sudah sangat mengenalnya.

Revenge and Love

Disclaimer: mereka punya masing-masing penciptanya.

Pair: Naruto x Sakura

Typo, Au dan masih banyak yang lainya

Genre: Romance, School, Angst

Summary: Naruto menyamar dan masuk ke sekolah elit Konoha untuk mencari informasi siapa pembunuh orang tuanya sampai dia bertemu gadis yang menjadi belahan hidupnya. Dapatkah sang gadis menghapus kebencian pada diri Naruto


Chapter 2

Malam itu Kushina meminta Naruto untuk bermalam dirumahnya. Walau awalnya ditolak oleh Naruto tapi Minato juga memintanya. Akhirnya malam itu terpaksa bermalam di rumah keluarga Namikaze.

Keesokan pagi Naruto terbangun dan melihat pakaian sekolahnya sudah dipanjang di lemari disebelah kasurnya. Padahal semalaman Naruto mencarinya, sampai memberantakan pakaian yang akan di cuci tapi tetap tidak menemukannya.

Saat Naruto memeriksa bajunya bahkan lubang bekas peluru dan darah sudah tidak ada disana. 'Apa ini baju baru.' Pikir Naruto

Naruto pun tidak pikir panjang dan menuju wastafel yang ada dikamar itu, dia segera membasuh muka dan menyikat giginya. Setelah selesai Naruto memakai seragamnya dan tidak lupa kacamatanya. Naruto pun segera keluar kamarnya dan mencari Kushina dan Minato untuk berterima kasih dan pamit pergi. Karena Naruto tidak mau membuat keluarga Namikaze itu repot akan dirinya.

Naruto pun bertanya kepada salah satu pelayan dan setelah itu Naruto segera berjalan ke ruang makan keluarga Namikaze. Naruto pun segera membuka pintu ruangan tersebut dan melihat semua anggota disana.

"Oh selamat pagi Naruto." Ucap Kushina

"Selamat pagi kushina-san." Balas Naruto

"Silahkan duduk, pagi ini kau sarapan disini dan bersekolah bersama Sakura." Ucap Minato dan Sakura pun langsung tersedak mendengar hal itu

"Apa tou-san tidak salah, aku kan bersama Sasori-nii dan naik motor." Ucap Sakura

"Tidak hari ini kau bersama Naruto." Tegas Minato dan Sakura hanya memasang wajah cemberut

"A...ano Minato-san, sebetulnya aku kesini bukan untuk sarapan atau berangkat bersama Sakura." Kata Naruto

"Terus kenapa kau kesini." Kata Sasori

"Sebetulnya aku kesini ingin pamit pergi. Saya tidak enak merepotkan keluarga Minato-san." Kata Naruto

"Oh bagus deh kalau kau sadar." Kata Sasori meninggalkan ruang makan dan sengaja menyenggol Naruto.

Setelah itu Naruto juga pamit untuk meninggalkan kediaman Namikaze, sayangnya itu ditolak oleh Kushina dan Minato.

"Saya sudah berdiskusi dengan Kushina tadi malam dan kami memutuskan supaya kau menjadi pelayan pribadi Kami berempat. Tugasnya cukup mudah Naruto-san, anda cukup menjaga kami, terutama Sakura. Tolong jaga Kushina saat berbelanja dan jadi pengawal saya saat keluar negeri untuk urusan bisnis." Ucap Minato

"Ta…tapi." Ucap Naruto gugup

"Soal tempat lama mu bekerja, kamu juga boleh mengunjunginya dan soal gaji kami semua akan menggaji anda berkali-kali lipat ditambah kami berhutang dengan mu karena telah menolong Kushina." Ucap Minato

"Bukan itu masalahnya, aku berterima kasih. Tapi tempat ku bekerja sambilan itu disana aku sudah menganggap mereka keluarga ku dan juga soal gaji saya juga tidak terlalu butuh banyak-banyak. Juga soal membantu Kushina-san saya ikhlas menolongnya." Balas Naruto

"Kamu emang anak yang baik Naruto-kun. Jadi tolong terima ya, tawaran dari kami." Ucap Kushina

"Biarkan aku berpikir dahulu." Balas Naruto

"Oh iya ngomong-ngomong dari mana anda mengetahui saya bekerja dan gawat saya harus sekolah." Ucap Naruto panic

"Tentu saja saya tau, karena di tas terdapat seragam supermarket disekitar sini. Tenang kami tidak akan memberitahukan kepada siapapun termasuk Sakura dan Sasori. Juga soal sekolah tidak perlu panik, kamu bisa izin sakit dan satu lagi kami sangat berterima kasih jika kamu menerima undangan kami sebagai pelayan disini." Ucap Minato

"Baiklah Minato-san, aku akan ikuti saran dari Minato-san dan soal undangan itu biarkan aku memikirkannya dulu." Ucap Naruto sambil meninggalkan ruangan itu

Sesampainya dikamarnya yang berada di mansion Namikaze tersebut. Naruto berpikir keras begaimana bisa dia tiba-tiba muncul kepada Sakura dan Sasori terus bilang aku menjadi pelayan pribadi kalian atas undangan dari Minato-san. Bisa-bisa Sakra tertawa dan Sasori malah semakin merendahkannya. Tapi Naruto memutuskan untuk membalas kebaikan Minato dan Kushina karena sudah dibiarkan istirahat dirumahnya dan makan bersama mereka.

Malam itu Naruto kembali keruang makan Namikaze dan Naruto menemukan semua keluarga Namikaze berkumpul disana. 'kebetulan' pikir Naruto

"Oh Naruto-san. Silahkan makan." Ucap Kushina menawari Naruto untuk makan malam bersamanya.

"Begini Kushina-san, saya sudah memikirkan undangan dari Minato-san dan saya menyetujuinya." Ucap Naruto

Minato dan Kushina pun tersenyum, berbeda dengan Sakura dan Sasori yang tidak mengerti. Malam itu Kushina dan Minato memberitahukan bahwa Naruto akan menjadi pelayan pribadi keluarganya. Sakura yang mendengarnya hanya diam dengan mulut yang terbuka, sedangkan Sasori menolak sejelas-jelasnya.

"Yang benar saja kaa-san orang culun seperti dia menjadi pelayan pribadi keluarga ini. Gimana nanti saya bertemu dengan Itachi dan Deidara bisa-bisa mereka berdua tertawa sekencang-kencangnya. Lagipula kenapa harus pakai pelayan pribadi sih. Pelayan perempuan disini juga sudah banyak." Ucap Sasori panjang lebar.

"Jadi kau berani menolak ya Sa-so-ri Na-mi-ka-ze." Ucap Kushina dengan menekankan nama putra sulungnya dan jelas Sakura juga Sasori bahkan Minato menelan saliva mereka.

"Baik-baik aku akan terima kaa-san, tolong ampun dan jangan rusak boneka koleksi ku." Ucap Sasori sambil ketakutan dan mencium kaki sang ibu

Dipihak lain Naruto hanya sweatdrops melihat keluarga tersebut 'Apakah aku sanggup.' Batin Naruto melihat keluarga tersebut.

Malam itu dengan paksaan dari Kushina, Naruto makan malam bersama mereka. Setelah makan Naruto pun memilih untuk membawa piring-piring kotor ke dapur milik keluarga Namikaze tersebut. Walau Minato sudah bilang bahwa Naruto mulai bekerja besok. Tapi Naruto merasa telah berhutang karena telah memberinya makan. Jadi Naruto dengan senang hati mencuci bekas mereka makan.


Kamar Sasori

"Hei keriput. Katanya sudah habisi semua, kenapa ada satu bocah yang kau biarkan hidup." Ucap Sasori

"hei...hei siapa yang kau maksud, misi kita kan berjalan lancar bahkan boss juga senang." Ucap seseorang disebrang telepon yang dipanggil keriput oleh Sasori

"Orang dari desa Uzumaki. Puas kau keriput." Bentak Sasori

"Terus kenapa kalau masih hidup?" tanya sih keriput

"Dengar ya Uchiha yang terhormat sih bocah Uzumaki itu sekarang tinggal dirumah ku dan jadi pelayan pribadi disini." Ucap Sasori

"Lah bagus dengan begitu semakin mudah melenyapkannya." Kata Uchiha

"Mudah apanya, dia walau keliatan culun. Tapi kelihatannya sangat kuat." Kata Sasori

"Baik kalau begitu aku akan melaporkannya kepada boss. Sebelum itu jangan buat curiga." Kata Uchiha

"Bagus deh, kau tau aku kalau orangnya tidak suka dibuat menunggu." Kata Sasori

"Baik sampai besok," balas Uchiha

"Ya." Kata Sasori sambil menutup teleponnya 'Sial apa yang harus aku lakukan sekarang.' Batin Sasori


Kamar Naruto

"Besok aku mulai bekerja disini, ah semoga aku masih bisa berkunjung ke tempat kerja lama ku." Kata Naruto yang tidur dikamarnya dan memulai kehidupan barunya sebgai pelayan pribadi keluarga Namikaze

To Be Continue


Riviewnya jangan Lupa

Terima kasih telah membaca

VVVV

VVV

VV

V