disclaimer : Aku tidak mengakui kepemilikan DARI "NARUTO" atau "Highschool DxD"kalau akui pasti Naruto bukan idiot dikomiknya.


"keluar !"

Alangkah terkejutlah Rias dan Akeno yang masih berada di balik pohon, mereka masih shock akan serangan tiba-tiba yang dilakukan oleh Naruto, parahnya lagi mereka tidak menyadari hingga pada waktunya.

Karena tidak ada pilihan lain mereka berdua pun keluar dari persembunyian mereka dan menghadap Naruto dengan siaga jika dia akan menyerang kembali. Mereka pun melihat Naruto yang masih berdiri dengan tegaknya disamping tubuh tidak bergerak Ise.

Mata naruto pun terarah akan dua bentuk orang yang datang dari kegelapan pohon. Dari penglihatanya, naruto memang harus mengakui bahwa dua orang tersebut sangat cantik, tapi Naruto juga bisa merasakan kekuatan berada pada dua orang tersebut.

"Bukankah kalian Rias Gremory dan Akeno Himejima, ..?" tanya Naruto dengan menaikan alis matanya dengan ekspresi kossong seperti dia tidak peduli sama sekali.

"itu adalah saya Namikaze Naruto "

Jawab perempuan berambut merah dengan muka serius yang menempel diwajahnya.

Sesungguhnya Rias tidak tahu tentang pria di depanya, dari observasinya Rias bisa melihat dengan jelas bahwa orang yang didepanya memiliki kekuatan yang tidak normal dari yang biasa dirasakanya, saat di sekolah dia tidak bisa merasakan kekuatan yang memancar dari pria berjaket didepanya, saat ini dia merasakan kekuatanya yang keluar dari tubuhnya yang terasa akan siap menghancurkan segala sesuatu yang menghalangi jalanya dan hal itu membuatnya merinding .

Beberapa sekian waktu berlalu dan tidak ada yang bergerak dari posisi masing-masing. Rias dan Akeno hanya saling menatap mata satu sama lain seakan berani menantang mebuka pembicaraan dia kesunyian malam yang menurut Rias dan Akeno sa

Dan dengan berani hati Rias pun memberanikan diri mengajukan pertanyaan yang mengganjal didalam benaknya selama tiga bulan ini.

"Siapa kau Namikaze naruto, atau lebih tepatnya apa kau ?"tanya Rias

Terjadi jeda diam diantara Naruto dan Rias yang pada saat ini masih saling menatap mata satu sama lain dengan tajam. Akhirnya Naruto pun membuka mulut dan mulai mengucapkan sesuatu

"seperti yang kau lihat, aku berusaha menyelamatkan orang ini dari bahaya tapi sepertinya aku terlambat dan beginilah" jawab Naruto sambil melihat dua orang yang ada didepannya.

Mendengar itu membuat Rias dan Akeno tidak nyaman

"Dari reaksi kalian, aku bisa bilang kalau kalian mengetahui kenapa perempuan bersayap itu menyerang ise. Karena aku merasa keberadaan kalian dari semula dan merasakan bahwa kalian hanya mengobservasi kejadian ini "

mata naruto yang sebelumnya biasa kini menjadi tajam bagaikan siap menusuk orang hanya dengan melihatnya dan mata satunya yang sebelumnya diam mulai bergerak berputar dengan marahnya.

"Dan kalian tidak mau mengambil tindakan untuk menyelamatkan orang tidak bersalah seperti dia! " teriak Naruto yang sudah mulai hilang kesabaranya.

Naruto pun menarik nafasnya dengan dalam dan mengeluarkanya.

"maaf, aku kehilangan kesabaranku sebaiknya kalian mulai bicara tentang apa yang kalian tau tentang wanita yang menyerangnya dan alasan kalian tidak membantu Ise ? dan jangan coba mengalihkan pembicaraan, aku tahu kalian bukan orang biasa "

Rias pun melihat Naruto dengan curiga karena Naruto mengetahui mereka bukan orang biasa, atau tepatnya mahluk biasa.

" dan apa keuntungan ku menjawab pertanyaanmu tadi, bisa saja kau akan meggunakan informasi yang kami berikan untuk hal yang hal yang berbahaya bagi kami." Jawab Rias

"kau tidak perlu merasa takut padaku atau semacamya, aku tidak berniat menggangu kalian dengan aktifitas kalian atau berencana mencampuri urusan kalian, karena hal itu tidak ada untungnya bagiku, tapi melihat perempuan bersayap tadi menyerang orang tentu saja aku tidak bisa diam." kata Naruto dengan sejujurnya "

"sebelum aku menjawab pertanyaan-mu aku ingin tahu kau ini apa ?"

Naruto pun mulai menyantaikan badanya yang dari tadi tegang

"kau bisa bilang aku ini manusia dengan kekuatan atau apalah .." kata Naruto tanpa pedulinya

Itu membuat Rias ingin tahu, dan akhirnya Rias menanyakan pertanyaan lagi

"apa kau pengguna Saccred gear's? " melihat muka bingung naruto, Akeno pun menjelaskan kembali tentang Saccred gear.

"Saccred gear adalah alat atau hadiah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Ada yang dalam bentuk penyembuhan, penambah kekuatan, dan sebagainya, dan rumornya bahkan ada Saccred gear yang bisa membunuh Tuhan itu sendiri".

'kekuatan yang bahkan membunuh Tuhan itu sendiri. Memang alat yang mengerikan jika benar itu ada. Tapi anehnya mengapa Tuhan menciptakan alat itu jika bisa mengalahkanya sendiri ' pikir naruto dalam hati

"tidak aku bukan pengguna saccred gear's seperti yang kalian deskripsikan " kata Naruto dengan ekspresi kosongnya lagi .

"aku sudah menjawab pertanyaanmu sekarang giliranmu menjawab pertanyaanku"

Karena sudah hampir puas dengan jawaban naruto Rias pun bicara

"yang menyerang issei adalah malaikat jatuh". Melihat Naruto yang bingung dengan kata Malaikat jatuh Akeno pun mulai menjelaskan tentang Malaikat jatuh.

" Malaikat jatuh adalah para pengikut Tuhan yang dulunya melayani-Nya, namun karena sang Malaikat melanggar peraturan yang ada di surga, itu pun membuat mereka dikeluarkan dari Surga dan menetap di sekitar manusia, mereka biasanya hidup di Gereja tidak terpakai." Kata Akeno

"Begitukah.. hmm jadi Tuhan., malaikat dan lainya memang benar ada " kata naruto dengan pose berpikir.

Sejujurnya naruto tidak perlu terkejut karena dia pun menemui semacam itu sebelum datang ke dunia baru ini. Jika Shinigami (dewa kematian) ada tentu pasti ada Tuhan ..

"dan aku tebak kalian ini, atau bisa dibilang Iblis ..?" tanya naruto

"ya kami adalah para Iblis seperti yang kau bilang Naruto-san " jawab Akeno dengan senyum manis layaknya seperti gadis tak bersalah.

Tapi sepertinya Naruto berfirasat bahwa senyum Akeno bukan yang sebenarnya, melainkan seperti topeng yang menyembunyikan perasaanya.

"kembali ke masalah semula. Apa yang kalian lakukan dengan tubuh Issei.." tanya Naruto

Pertanyaan itu membuat Rias tersenyum

"Aku akan membangkitkan issei dan mereinkarnasinya menjadi pembantuku, yang akan merubahnya sebagai Iblis seperti kami "

Hal itu membuat Naruto ingin tahu, karena menurutnya tidak ada cara menghidupkan orang mati sepenuhnya, dan yang ada Cuma dua hal yaitu dengan Edo Tensei yang sebenarnya bukan menghidupkan orang mati tapi hanya memberi tubuh sementara seperti setengah zombie, itupun bisa dikendalikan sementara, dan yang satu lagu dengan tehnik yang digunakan Rinnegan oleh nagato(lupa namanya). Hal itu tentu saja membuat Naruto ingin tahu..

"bagaimana kamu membangkitkan orang mati..?" tanya naruto

"hm.. tentu saja dengan Evil piece's. Itu adalah yang digunakan untuk membangkitkan dan merubah orang menjadi Iblis" jawab Rias

"bisakah kau tunjukan padaku..?"

"Tentu saja" jawab Rias. Rias pun mendekati Issei dan memanggil sisa Evil piece's nya yang terdiri atas delapan pawn, satu Bhisop, dan satu Knight.

Rias pun mencoba dari Knight dan bukan , Rias pun mencoba dengan Bhisop ternyata bukan. Dan tersisa pawn

"hm.. satu. Tiga... enam ... delapan ..., hmm delapan pawns, aku tidak tahu kau seharga sebanyak itiu issei.." Rias berkata sambil mengingat jika dia bisa mengganti delapan pawn untuk satu pawn. Tetapi, dia mengingat kakanya berkata bahwa pawn memiliki potensial terbaik dari yang lain, dan itupun mengapus rasa ragu pada Rias.

"sekarang, terlahirlah kembali menjadi Iblis Issei" Rias bilang sambil menaruh delapan pawn ke issei. Sihir merah berbentuk bulatan pun muncul dibawah dan berpijar. Luka yang disebabkan tombak cahaya pun mulai mentutup, warna muka issei pun kembali ke semula, dan sepasang sayap hitam mirip kelelawar pun muncul dari belakang issei.

"hmm.. ternyata benar menghidupkan kembali.."naruto berkata dengan pelan

Melihat muka naruto pun membuat Rias pun mulai berbicara dengan manisnya "apakah kau tertarik menjadi seperti kami Naruto ?" tanya Rias yang mulai mendekatkan jarak antara mereka berdua.

"tidak.. untuk saat ini " kata naruto sambil mengatakan kalimat terakhir dalam hati.

"sayang sekali, padahal kami perlu orang seperti kamu Naruto. Sudahlah jika kau tertarik datang saja ke supernatural klub.." kata Rias dengan sedikit sedih dimukanya.

"begitukah, sepertinya ini saatnya kita berpisah Rias-san, Akeno-san. Rumor memang benar akan kecantikan kalian" kata naruto sambil melihat kedua gadis yang didepanya dan membuka jaket dan kacamatanya, menampakan wajah Naruto yang sepenuhnya kepada Rias dan Akeno yang terpaku terdiam akan ketampanan naruto.

Sebelum Rias dan Akeno bisa menjawab, mereka mendengar naruto mengucapkan sesuatu yang tidak bisa mereka dengar dan Naruto pun mulai menghilang seperti dihisap udara itu sendiri.

"hmm Namikaze naruto, orang yang menarik sekali" katanya dalam hati. Tanpa pengetahuan satu sama lain mereka berpikir yang sama.

"Kita juga akan pergi Akeno.." kata Rias.

"Baiklah ketua." Jawab Akeno sambil mengucapkan kata sihir. Bulatan sihir berwarna merah berpijar pun muncul dibawah mereka, dan hilanglah Rias, Akeno dan Issei. Tanpa meninggalkan jejak atau bekas darah apapun.

Naruto pun muncul kembali keruangan Apartemennya, apartemenya hanya berwarna putih dari awal ke ujung sudut ruangan. Apartemen itu Cuma berisikan Tempat tidur, lamar mandi dan dapur, tidak ada peralatan lain, hanya kosong dan penuh akan scroll yang tersusun dirapi, di dinding terdapat katana dengan penutp berwarna biru yang tergantung dengan bangganya.

Naruto pun melihat keluar jendela yang menampakan pemandangan kota Tokyo saat malam.

"ternyata dunia ini tidak sebosan yang kukira. SHINIGAMI-SAMA ..." ucap Naruto dengan sedikt senyum.


yoshhh ni chapter 2 DARI "Ninja DxD". sebenarnya sih saya mau publishkan ini dalam bahasa inggris, tapi kemampuan bahasa inggris saya cuma bisa sampai mengerti kalimat-kalimat. tapi kalo ngomong apalagi nulis.. mah bisa dibilang "SUCKK" hikss aneh kan...