. disclaimer : aku tidak mengakui kepemilikan Naruto atau Highschool DxD. klo Aku yang punya Higschool DxD pasti tu cerita dah berubah dari echii ke Hentai.


"aku ingin kau melakukan sesuatu untukku, maukah kau melakukanya ..?" jawab balik Yuuma. Dia pun terdiam ditempatnya

Issei pun yang melihat Yuuma yang berhenti berjalan issei pun menghentikan langkahnya

"dengan senang hati Yuuma-chan.." jawab antusias sekaligus sedikit bingung issei kepada pacarnya tersebut.

"bisakah kau mati untukku .."

Aku mungkin mendengarnya salah. Ya kurasa begitu. Jadi aku tanya kembali. Tapi ..

"bisakah kau mati untukku?"

Dia katakan kembali, sambil tertawa. Perkataan itu membuat tidak masuk akal..

Sebelum issei menjawab, Dari belakang yuume keluarlah sepasang sayap dengan warna hitam dan pakaian yang digunakanya menjadi pakaian yang bisa disebut semacam pakaian BDSM.

tiba tiba dari dadanya issei melihat tembus benda bercahaya. Darah pun mengalir dengan cepat dari luka didada issei . issei yang sekaligus terkejut pun melihat pacarnya yang sudah berubah.

"y..y-uu-ma .."

"Jika kau tidak bangun, aku akan membunuhmu.." terdengar dari jam figure berbentuk cewek memakai perban membawa chainsaw yang berada dikamar issei

"jika kau tidak bangun, kau akan tercabik-ca-.." suara jam berbunyi pun berhenti saat issei memtikan timer jamnya dan mulai bangun dari tidurnya dengan keringat menyucuri badanya.

"mimpi yang aneh, mana mungkin aku dibunuh oleh pacarku sendiri.." kata issei yang mukanya penuh keringat dingin akan mimpi yang baru dirasakan. tapi dalam benak Ise, mimpi tersebut terasa nyata seklai.

"dalam mimpi tersebut, sebelum aku hilang kesadaran kenapa aku melihat Namikaze Naruto ..?"issei bicara pada dirinya sendiri.

"ah biar aja, tu Cuma mimpi" kata issei""ga sabar deh liat Yumma-chan disekolah"

dia pun berdiri sambil merenggankan badanya dan mulai menuju kekamar mandinya, menyiapkan dirinya untuk ke sekolah.

"aku pergi ..!" teriak issei dari pintu rumah.

"ehh tidak makan dulu Ise.." tanya Ayah issei yang kebetulan berpasan dari pintu.

" ga Yah hampir terlambat.. " kata issei sambil menunjukkan muka minta maaf.

*RINK RINK" bunyi bel lonceng sekolah, menandakan istrahat jam pertama. Satu persatu murid kelas 2B pun berdiri dan mulai melakukan aktifitas yang dilakukan mereka saat istrahat, ada yang menuju kantin, ada yang tinggal dikelas dan sebagainya.

"Apakah kalian benar-benar tidak ingat Yuuma-chan ?" tanya Issei kepada temanya yang tidak lain adalah dua anggota dari Trio-mesum, Matsuda dan Motohama.

"sekali lagi man, kita ga pernah dengar tentang dia" jawab kedua temanya.

"kami aja belum pernah bertemu dengan dia, dan mana mungkin dia jadi pacarmu."

Hal itu membuat Issei bingung, karena dia sudah merasa memperkenalkan Yuuma pada dua temanya saat berpapasan dijalan.

Tapi issei juga tidak bisa menemukan keberadaan Yuuma di Sekolah, bahkan tidak ada orang yang mengingatnya. seakan dia hilang dari muka bumi

Pandangan mereka pun tertuju pada bentuk seseorang yang turun dari tangga lantai atas sekolah mereka yang tidak lain adalah Rias. Tapi pandangan issei pun mengarah pada satu bayangan yang keluar dari Kelas 2C, yang tidak lain adalah si misterius Naruto lengkap dengan jaket hitam dan kerah penutp sebagian wajah bawahnya. Keberadaan mereka berdua pun menjadi pusat perhatian para murid yang berada di sekitar tempat tersebut.

Rias yang saat itu pun menghampiri Naruto membuat orang disekitarnya ingin tahu.

"Naruto-kun bisa kah kamu datang ke ruangan Supernatural Klub denganku. Ada yang ingin kudiskusikan denganmu " kata Rias dengan senyum manis menempel diwajahnya.

Hal itu membuat naruto menaikkan alis matanya, dia tidak tahu merasa apa. Dia kira masalah yang kemarin Cuma sampai disitu dan mereka tidak mengganggu satu sama lain dengan aktifitas yang mereka lakukan. Tapi tampaknya Naruto merasa bahwa dia akan masuk kemasalah yang lebih menarik.

Dan akhirnya pun Naruto menaikan bibirnya, menunjukkan bahwa dia tersenyum.

"Baiklah Rias-senpai pimpin jalan" kata Naruto. Mereka pun berdua berjalan bersama dari keremunan orang dan menuju ke tempat tujuan mereka

Sementara itu kembali ke issei dan murid lainnya. Terdiam itulah yang terjadi selama beberapa saat karena mereka tidak bisa berkata apa-apa akan kejadian yang baru mereka saksikan di depan mereka.

Bahwa Rias, cewek tercantik di SMA Kuoh berbicara dengan si murid misterius, ditambah lagi dia diundang ke Supernatural klub, yang berisikan orang-orang terkenal di sekolah Tersebut.

Hal itu membuat murid-murid jadi histeris. Mereka pun mulai berbicara tentang kejadian tersebut. Dan lahirlah rumor bahwa Rias berkencan dengan Naruto dan sebagainya.

Tapi kepada Issei dan dua kawan mesum sehidup sematinya atau lebih tepatnya kepada Trio-Mesum hal itu membuat mereka cemburu berat .

"TERKETUK KAU COWOK KEREN SEDUNIA! "

teriak ketiga Trio-mesum secara bersamaan, hal itu tentu saja membuat murid perempuan yang lewat melihat mereka dengan pandangan kotor.

"hiie Trio mesum, ayo menjauh ntar di ganggu dengan aksi mesum lagi" bisik siswi yang lewat, dan berjalan dengan cepat melewati Trio-mesum.

"HIKSSS" tangis ketiga Trio-mesum, yang menangis dilantai.

"hei Issei, Motohama.." panggil Matsuda

"ya..."

"mau ngintip cewe ganti baju di club Kendo ga, ini lagi jadwalnya"

Seketika itu semangat membara muncul di mata mereka masing-masing, dan berteriak layaknyaa temtara hendak ke medan perang.

"LETS GOOO!"

Mereka pun berlari menuju ketempat tujuan

sementara Issei dalam hati merasa sesuatu yang tidak benar dengan kejadian beberapa waktu ini. Oh betapa benarnya dia.


RUANG SUPERNATURAL KLUB

Rias dan Naruto akhirnya sampai di suatu gedung lama sekolah yang sekarang sudah dirubah menjadi temapt klub Supernatural klub. Dari penglihatan saja, gedung tersebut bisa dibilang adalah gedung dengan gaya arsitektur eropa lama, dan maasih terawat dengan bagus.

"selamat datang di klub kami" kata Rias dengan membuka pintu menuju ruangan klub.

Mata Naruto pun melihat interior ruangan, yang menurutnya indah. Karpet, sofa, dan gaya arsitekturnya pun seperti ruangan bangsawan, tidak mirip sama sekali dengan ruangan klub.

Mata Naruto pun mengarah kepada orang-orang yang berada di dalam ruangan. Yang pertama adalah Cowok dengan rambut pirang dan menggunakan pakaian sekolah Kuoh dengan rapi yang bisa dikenalinya sebagai Yuuto, kemudian yang kedua adalah gadis berambut putih yang duduk di sebelah kanan sofa, gadis itu memiliki tubuh yang termasuk kecil, dan memiliki aura seperti kucing yaitu Koneko. Dan yang ketiga adalah gadis yang duduk di sebelah kiri dengan rambut hitam kebiru-biruan yang diikat kebelakang menggunakan pita merah.

"ketua kau sudah datang" sapa Akeno "dan sepertinya kau membawa tamu yang menarik" tambah Akeno.

"selamat datang" sapa yuuto dengan senyum sambil menyalam tangan Naruto

Saat melihat Koneko

"hmm..." hanya itu yang diucapkannya, sambil menggunakan ekspresi kosongnya.

Naruto pun dipersilahkan duduk, Akeno pun menuang teh ke cangkir Naruto untuk diminum

"enak.." hanya itu yang bisa dikatakakan Naruto saat dia meminum teh yang dibuat Akeno.

"jadi apa tujuan mu mengundang ku untuk berbicara Rias-senpai"tanya Naruto

"aku ingin kita membuat hubungan persahabatan denganmu.."

"maksudmu..?" tanya Naruto dengan sedikit bingung

Dari situ Rias pun tersenyum dan menjelaskan maksud persahabatan yang mereka bicarakan.

"jadi apa maksudmu seperti ini bukan, Aku menjaga belakangmu dan Kau menjaga belakangku saat kita mengalami kesulitan atau masalah dalam sesuatu.." kata naruto dengan menutup matanya membayangkan maksud sebenarnya.

"ya begitulah, apa kau tertarik ..' tanya Rias dengan senyum manisnya

Terjadi keheningan sementara yang dikarenakan Rias menunggu jawaban dari Naruto.

"berikan aku beberapa hari untuk memuruskannya." Kata naruto dengan membuka matanya

"baiiklah aku akan menunggu jawabanmu, karena kita tidak perlu cepat cepat dalam suatu hal " kata Rias sambil mendekatkan jarak antara tubuhnya dengan Naruto.

Hal itu mungkin akan membuat pria normal mana saja akan terpaku memerah tapi karena Naruto mempunyai kemampuan menyembunyikan ekspresinya maka hal tersebut tidak terjadi.

Waktu pun berlalu cepat hingga matahari tampak hendak terbenam.

Dari situ pun mereka saling membicarakan hal-hal tentang dunia supernatural kepada Naruto. Cerita tentang peperangan tiga fraksi, yaitu Tuhan, Malaikat jatuh dan Iblis yang berakhir tanpa pemenang dan memakan korban yang banyak dari tiga fraksi.

Ekspresi Naruto pun menjadi sedih.

'ternyata tidak hanya manusia saja berperang, bahkan didunia yang penuh dengan Tuhan, iblis dan semacamnya juga melakukan peperangan. Apakah perdamaian sebenarnya memang ada ?' tanya naruto dalam hatinya .

ekspresi tersebut ternyata terlihat oleh Rias yang duduk di depan Naruto

'kenapa wajahnya berubah sedih saat mendengar perang tadi,, apakah sesuatu terjadi padanya saat perang" duga rias dalam hatinya.

"Rias-bucchou."

"kenapa Akeno" tanya Rias

"Issei sedang diserang.."


yosh, itu tadi chapter 3. dengan segala api membara mudaku kuhiraukan segala rintangan!

..

..

(maaf, jika ada kesalahan grammar dan dsb.)