Chapter 2 : Day 1
.
.
.
Mati kau Byun Baekhyun tamatlah riwayatmu / Luhan mian aku tidak bisa membantumu / Sepertinya kau sudah sangat siap untuk menerima hukuman /
.
.
This is genderswitch
.
Still HunHan .2*
Slight ChanBaek-KaiSoo and Official pair EXO
.
.
Note : Ini hanya fiksi. Jadi semua cerita disini cuma buatan dan tidak sesuai dengan kenyataan. Yamasa dikorea mos-.- Dan aku ingetin lagi disini ultah Luhan Baekhyun beda sama asli ya.
.
.
.
Enjoy The Story
.
.
.
-Love in Highschool-
Luhan Side
Hi.. Hello.. Annyeong...
Bertemu lagi denganku. Apakah ada yang merindukanku? kkk~
Hari ini adalah hari dimana kemaluanku akan diuji. Eh. Tunggu dulu. Jangan berfikir yang macam-macam ya. Hari ini aku dan teman-teman disekolahku akan melaksanakan mos. Yap benar itu. Salah satu tradisi yang sungguh aneh menurutku. Saat baru memasuki tahap highschool semua siswa pasti akan bertemu dengan yang namanya mos. Di hari itu kita semua benar-benar diuji keberaniannya. Bahkan seperti dipermalukan-_- Ya memang begitulah. Kita hanya perlu banyak-banyak bersabar. Dan terus berdoa agar hari itu cepat berakhir kkk~
Beruntungnya pada mos kali ini wajahku tidak harus di makeover, kudengar angkatan tahun lalu wajahnya harus di beri hiasan dengan lipstik berbentuk bulat di kedua pipinya. Nyaris seperti badut. Kasihan sekali...
Sekarang hanya rambut saja yang harus diikat sesuai tanggal lahir. Untuk itu aku bersyukur telah dilahirkan di tanggal 2, jadi aku hanya perlu mengikat rambut menjadi 2 *prokprokprok*
Tapi tidak semudah itu, ada beberapa perlengkapan yang harus dibawa. Seperti ini :
1. Mi gosong
2. Bantal coklat segitiga
3. Minuman jus pisang putih
4. Stick kiss
5. Pisang satu sisir
Kalau dilihat memang sedikit membingungkan. Karena makanan dan minuman itu memakai kode-kode(?) Tapi aku sudah bisa mengira-ngira makanan dan minuman itu dengan bantuan saudara kembarku yang sedikit sok tau.
"Luhan bagaimana ini. Semua mata tertuju pada kita..." yap itu suara Byun Baekhyun, saudara kembarku. Kita berdua sedang berjalan menuju sekolah. Benar. Berjalan.
Hm.. salah satu peraturan mos. -Tidak boleh terlihat datang kesekolah menggunakan kendaraan dari jarak 500 meter-. Mereka sudah menyiapkan pos-pos dari berbagai arah dengan jarak 500 meter dari sekolah. Dan jika terlihat ada siswa yang membawa kendaraan akan diberi "hadiah". Licik sekali memang.
Jadi, kami semua termasuk aku dan Baekhyun mau tidak mau diantar oleh supir hanya sampai pos-pos yang tersedia. Selebihnya kami semua harus berjalan kaki sampai sekolah.
Tentu kalian bisa membayangkan bagaimana respon orang-orang yang melihat kami, korban mos(?). Yang berpenampilan seperti; para yeoja yang ikat rambutnya bervariasi dari 1-31; para namja yang memakai bando pita yang sangat besar. Dan jangan lupakan kami semua yang memakai nametag berukuran besar dari kardus yang dikalungkan agar bisa terlihat di bagian depan dan belakang *tau kan?=_=* serta memakai kaos kaki beda warna dan juga memakai slayer yang diikat pada leher atau lengan sesuai warna kelompok kami.
Huh kurang apa lagi penderitaan kami=_=
"Sebentar lagi kita sampai Baekkie. Anggap saja ini latihan sebelum kita jadi artis, dan orang-orang yang melihat kita itu sebagai fansnya"
Baekhyun menghela nafas "Semoga kau tidak sedang bercanda Lu"
Kkkkk aneh sekali melihat Byun Baekhyun yang biasanya overpede menjadi pemalu seperti ini. Dan entah kenapa aku tidak terlalu memikirkan malu, maksudku ini kan sudah resiko jika kita masuk highschool. Lagipula ini untuk melatih keberanian dan agar lebih percaya diri.
"Silahkan langsung bergabung dengan kelompok masing-masing" ujar salah satu namja berwajah malaikat -Junmyun sunbae- yang merupakan anggota OSIS saat aku dan Baekhyun sampai di sekolah.
"kita berpisah Luhannie. bye"
"bye Baekkie"
Aku segera mencari kelompokku. Sebelum itu aku melihat Baekhyun berjalan kearah kelompok yang dibimbing oleh sunbae yang menjadi topik perbincangan yang sukses membuat aku dan Baekhyun tertawa saat upacara kemarin. Semoga kalian berjodoh kkkk~
"Luhan~" ternyata Kyungsoo sudah bergabung bersama yang lainnya "Hai Kyung"
Kyungsoo tersenyum melihat kedatanganku "wah kau beruntung sekali hanya diikat dua seperti itu. Lain denganku yang sangat terlihat seperti orang kurang waras" ucapnya yang kemudian langsung merubah ekspresinya menjadi murung.
"Hey tidak perlu sedih seperti itu. Lagi pula menurutku dua belas tidak terlalu buruk jika dibandingkan tiga puluh satu" kemudian kami tertawa bersama.
Wah apa itu... Kulihat Kai sunbae sedang memandangi Kyungsoo yang sedang tertawa sambil tersenyum. Memang Kai sunbae sering tersenyum, tapi senyumannya pada Kyungsoo berbeda dengan senyumannya untuk orang lain. Apa hanya perasaanku saja. Entahlah.
Sementara itu object favoriteku -Sehun- datang menghampiriku, tidak, bukan aku, tapi kelompokku. Ya, jangan lupakan kalau ia dan Kai sunbae yang membimbing kelompokku selama mos berjalan "Kalian bersiap-siap berkumpul di lapangan membentuk barisan yang rapi sesuai dengan kelompok dengan memakai atribut yang lengkap karena akan ada arahan dari Ketua OSIS" ucapnya dengan tegas.
-Love in Highschool-
Kris, selaku Ketua OSIS. Ia memberi kami arahan mengenai jalannya mos. Sekilas tentang kegiatan apa saja yang akan dilakukan hari ini serta konsekuensi jika melanggar peraturan mos. Ia tidak terlihat seperti kemarin. Raut wajahnya seperti orang yang kelelahan. Walaupun ia bisa menutupi dengan senyumannya untuk orang lain. Tapi tidak denganku, aku cukup tau kalau itu hanya sekedar senyum paksaan untuk menutupi sesuatu(?)
Kini terlihat yeoja manis berdimple keturunan China -Yixing sunbae- yang berbicara menggantikan Kris sunbae. "Yap, sekarang saya akan membacakan makanan dan minuman yang kemarin sudah diberitau melalui nama lain. Harap disimak dengan baik-baik...
1. Mi gosong : jjangmyeon
2. Bantal coklat segitiga : tahu
3. Minuman jus pisang putih : banana milk
4. Stick kiss : pocky
5. Pisang satu sisir : pisang satu + sisir
...bagi yang tidak tidak membawa ataupun tidak sesuai membawa makanan dan minuman yang disebutkan tadi diharapkan segera lapor pada masing-masing pembimbing kelompok dan jika ada yang tidak melapor lalu ditemukan tidak sesuai atau tidak membawa makanan dan minuman tersebut harap bersiap menerima konsekuensinya" ternyata Yixing sunbae bisa juga tegas dengan wajah manis seperti itu kkk
Kemudian pembicara kembali pada Kris "Saya rasa cukup sampai disini. Selanjutnya saya serahkan pada masing-masing pembimbing kelompok dan nanti jam 10 semua kelompok harus berkumpul kembali karena akan ada games kekompakkan. Terimakasih" ucap Kris mengakhiri pembicaraannya.
-Love in Highschool-
Author side
Sementara itu ada seorang yeoja yang sangat gugup mendengarkan pengumuman tersebut. Terlihat dari gerak-geriknya yang seperti orang tidak nyaman sambil menggigiti bibir bawahnya menahan gugup.
"...1. Mi gosong : jjangmyeon" ia menghentikan gerak-gerak tidak nyamannya dan mulai menyimak dengan diam
"...2. Bantal coklat segitiga : tahu" ia meneguk air ludahnya
" ...3. Minuman jus pisang putih : banana milk" keringat mulai membanjiri pelipisnya
"...4. Stick kiss : pocky..." ia menahan nafas... sedikit lagi untuk teriakan kemenangan
"... 5. Pisang satu sisir : pisang satu + sisir" Bagai diterbangkan kelapisan langit paling atas lalu dihempaskan begitu saja kebawah.
Paboya. Bagaimana bisa aku tidak terfikir pisang satu dengan sisir bukannya pisang sesisir=_= Mati kau Byun Baekhyun tamatlah riwayatmu. teriak orang itu dalam hati.
Byun Baekhyun, yeoja itu kini telah menenggelamkan kepalanya diantara kedua tangannya di atas meja yang berada di ruang 4, ruangan tempat kelompoknya berada.
Disana terlihat 2 anggota OSIS yang menjadi pembimbing kelompok mereka. Satu namja tinggi yang bermata cukup besar dan juga bertelinga besar dan satu yeoja mungil yang mempunyai pipi seperti bakpau.
"Ah apakah disini tidak ada yang memiliki kesalahan dalam membawa makanan dan minuman yang tadi disebutkan?" tanya Minseok, yeoja berpipi bakpau itu.
Hening...
"Nikmati sisa-sisa hidupmu Baekhyun." suara hati seseorang
"Tidak ada?" kini Chanyeol namja bermata cukup besar itu kini membesarkan matanya lagi, layaknya orang terkejut.
"sekarang saatnya Baekkie. fighting" semangat Baekhyun dalam hati.
"Wah daebak" baru saja Chanyeol ingin bertepuk tangan tapi terdengar suara...
"Saya sunbae" ucap Baekhyun sambil mengangkat tangan
Tiba-tiba ada suara lain yang ikut menyahut dari depan pintu "Saya juga sunbae" sontak semua mata tertuju kearah pintu. Terlihat sesosok namja berwajah kotak segera membungkukan badannya "Mianhae sunbae tadi saya dari toilet"
"Ne. Kalian berdua tolong maju kedepan" ucap Xiumin tegas
"Byun Baekhyun?" tanya Chanyeol saat Baekhyun sudah berada di depan kelas. Ia terlihat menunduk. Berbeda dengan Baekhyun kemarin yang seperti tidak tau malu -pikir Chanyeol
"Ne sunbae?"
"Aku Park Chanyeol" sambil menyunggingkan senyum pepsodentnya, ia berniat menghibur Baekhyun(?) namun naas. Kelakuannya sangat absurd hingga semua tatapan aneh tertuju pada Chanyeol. Xiumin menghela nafasnya.
"Mm... baiklah. Karena kalian membuat kesalahan maka kalian harus bersedia menerima konsekuensinya" Xiumin melirik Chanyeol memberikan tatapan -hukuman-apa-yang-harus-kita-berikan-
Lagi-lagi Chanyeol tersenyum "Coba perlihatkan pada kami semua sejauh mana kemampuan vocal kalian"
Setelah berdiskusi singkat, Baekhyun dan Jongdae -namja berwajah kotak tadi- mulai mengeluarkan suaranya membentuk nada-nada yang indah. Mereka menyanyikan lagu Moonlight by EXO yang saat itu sedang booming. Semua orang yang berada disana terperangah melihat kemampuan bernyanyi Baekhyun dan Jongdae. Bahkan sampai ada yang menitikan air matanya terbawa oleh suasana lagunya. Ya. Seperti itu.
Begitu juga di ruang 2, ruangan dimana kelompok Luhan dan Kyungsoo berada...
"Luhan mian aku tidak bisa membantumu" ucap Kyungsoo yang merasa tidak enak
Luhan tersenyum "gwaenchana Kyung, ini memang kesalahanku dan aku harus menerima resikonya"
"Ne. fighting Luhannie!" Luhan hanya terkekeh kemudian segera melangkah ke depan untuk melapor pada pembimbing kelompoknya.
"Ah yeoja itu. Apakah dia tidak sesuai membawa makanan yang disuruh?" ucap Sehun dalam hati saat melihat Luhan berjalan ke depan.
"ternyata benar kkk~ baiklah saatnya mengerjai(?)" otak jahil Sehun berfungsi setelah mengetahui kebenarannya
"Xi-Lu-han" ucap Sehun, sebagai salah satu pembimbing kelompok 2
"Ne, sunbae?" jawab Luhan mengerjapkan mata rusanya sedikit terkejut karena Sehun yang tiba-tiba memanggil namanya.
Sehun hanya terkekeh melihat reaksi Luhan dan membuat Luhan yang memasang wajah datar kearahnya. Ia bingung.
Kai hanya bisa memaklumi sifat sahabatnya yang terbilang absurd itu.
"Baiklah Luhan, kau salah membawa pisang satu sisir, benar?" tanya Kai
"Ne" ucapnya mengangguk
"Sepertinya kau sudah sangat siap untuk menerima hukuman" Kai terkekeh mendengar ucapan Sehun
Luhan yang mendengar itu lantas menunduk membuat sehun gemas.
"Hmm" Sehun terlihat berfikir "coba tunjukkan kelebihanmu"
"Ne?" tanya Luhan menghadap Sehun dengan pandangan polos tidak mengerti
"Aish jangan menatapku seperti itu" batin Sehun
"Karena kau sudah masuk XOXO Performing Art Highschool, coba tunjukkan kelebihanmu di bidang seni"
"Baiklah" Luhan mengeluarkan ponselnya dan menyalakan musik. Kemudian dengan percaya diri perlahan ia menggerakkan anggota tubuhnya menari mengikuti alunan musik tersebut.
Semua orang yang disana takjub melihat kemampuan menari Luhan. Termasuk Sehun yang tercengang hampir tidak sadarkan diri jika tidak diinjak kakinya oleh Kai "Kendalikan dirimu tuan Oh", kemudian Sehun hanya mendengus lalu kembali memperhatikan Luhan dengan pandangan biasa. Tak ada yang tau di dalam hatinya seperti apa.
Perlahan alunan musik pun berhenti bersamaan dengan gerakan Luhan yang juga ikut berhenti. Semua orang yang berada diruangan itu memberikan applause untuk Luhan.
"wah daebakkk Luhannie" puji Kyungsoo sambil mengacungkan dua ibu jarinya.
"yeoja itu memang benar-benar menakjubkan" puji Sehun dalam hati
-Love in Highschool-
Sesuai dengan jadwal yang direncanakan, kini semua kelompok berkumpul menjadi satu. Mereka semua mengikuti games kekompakkan. Mulai dari tebak kata, ingat kalimat, sambung lirik, koran mengecil sampai oper-mengoper benda.
Semua permainan itu dilakukan perkelompok. Seperti biasa yang menang akan mendapat hadiah dan yang kalah tentu akan mendapat hukuman.
Semua peserta mos hingga anggota OSIS yang ada disana sangat menikmati acara hari itu. Terlihat dengan banyaknya senyuman yang mengembang saat pulang sekolah. Entah karena bahagia dengan acaranya, atau senang karena sudah mengenal lebih dekat teman-teman barunya, atau bisa juga mereka senang ingin cepat-cepat pulang sampai rumah(?)
Tapi mau bagaimana pun senangnya mereka semua, ini baru hari pertama mos. Masih ada hari esok yang menantikan mereka. Tentunya dengan kegiatan yang lebih menyenangkan dari ini(?) karena bocorannya bakat mereka akan lebih diperlihatkan di esok harinya. Dan juga keikutsertaan pembimbing kelompok yang bekerja sama dengan anggota kelompoknya.
.Continue
.
.
gimana? garing krenyes-krenyes ya T.T konfliknya blm dikeluarin. Di chapter ini kita seneng" dulu ok. Next chapter tunggu aja kkk~
.
.
Thanks to :
overdosebcsexo | blueUEE| elizabethrach15 | Kralicearra | fxjnriw | bbomiju | princess eliza | Guest | YoonHye | | rizqibilla | RZHH 261220 II | BabyHimmie | lisnana1 | himecan | rasya
.
.
REVIEW?
