Chapter 3 : Day 2
.
.
Dentuman organ vital yang saling bersahutan pun seolah menggantikan irama musik bagi mereka
.
Main Cast : Oh Sehun, Xi Luhan(GS)
.
Support Cast : EXO member
.
Warning GS and Typos
.
Enjoy The Story~
.
-Love in Highschool-
Sehun Side
ANNYEONG. hehe.
Ada yang kecewa kah kemarin gaada side Sehun? Gaada? Yasudah hahaha
Pagi ini aku terlalu cepat bangun dari biasanya. Jadi aku disuruh sama Kachi si author gaje/? buat ngisi chapter ini duluan. [Kachi : kampret juga si Sehun=_=]
Sudahlah daripada ikutan gaje kaya Kachi lebih baik kita lanjutkan cerita ini /tsah /lempar poni/? Pasti para readers bingung kenapa aku karakternya jadi gaje gini. Inilah sisi lain Sehun selama ini/? jadi tolong terima aku apa adanya, bukan ada apanya. Yehet~
Kembali ke cerita. Hari ini adalah hari kedua mos bagi siswa siswi baru XOXO Performing Art Highschool. Dan aku sebagai anggota OSIS tentu mengetahui rencana mos seperti apa hahaha.
Mos dihari kedua tidak perlu membawa makanan dan minuman lagi tapi tetap memakai atribut seperti kemarin yang hampir menyerupai orang gila. Jujur saja menurutku mos kali ini masih terbilang ringan daripada mos ku tahun lalu. Saat itu sangat asdfghjklmnbvcxz jadi aku malas membahasnya.
Tapi yang -menarik- dari mos tahun ini adalah keikutsertaan para pembimbing kelompok yang secara tidak langsung mereka seperti mengikuti mos yang kedua kalinya. Kampret memang. Tapi setidaknya di kelompok yang aku bimbing ada yeoja favoritku jadi sepertinya tidak akan sekampret yang kubayangkan hahaha.
-Love in Highschool-
Selesai memakirkan mobilku di parkiran sekolah aku melihat yeoja favoritku -Luhan- dia sedang merapikan lembaran-lembaran kertas yang berserakan di koridor depan kelasku.
Saat aku sudah hampir berada dekatnya tiba-tiba ada sesosok namja yang juga menghampirinya. Kris, ia bahkan sudah muncul di depan Luhan menawarkan bantuan. Percakapan mereka terdengar jelas karena posisiku yang memang sudah cukup dekat dengan tempat mereka.
"Ah iya sunbae. Tadi ada seonsaengnim yang sangat terburu-buru sehingga ia tak sengaja menabrakku dan menjatuhkan lembaran-lembaran kertas ini. Kelihatannya dia memang benar-benar terburu-buru hingga ia memintaku merapikan semuanya kemudian ia suruh aku meletakkannya diruang OSIS" jelas Luhan
"Kebetulan aku juga ingin kesana. Kalau begitu kita bersama saja" ucap Kris lengkap dengan senyumannya. hngggg.
"baiklah kalau begitu" Luhan menganggukan kepalanya
"Kajja" ajak Kris masih sambil tersenyum. Dan dibalas senyuman tipis oleh Luhan.
Aish jinjja.
Padahal tinggal selangkah lagi…
*nyanyi That should be me bareng justin*
Nyesek you know.
[Kachi : sabar Hun. dunia ini berputar(?)]
Apasi author gaje pengen banget eksis. Bikin tambah badmood aja.
"Hoi Hun! Kenapa mukanya kusut gitu sih?" Tanya Kai yang tiba-tiba sudah ada disampingku. Tapi aku hanya diam menatapnya dengan muka datar.
"Sudahlah ayo kita masuk" ajak Kai yang sudah hafal gelagatku kemudian menyeretku masuk kelas.
Seharusnya memang sebelum bel berbunyi khusus anggota OSIS berkumpul di ruang OSIS tapi berhubung aku dan Kai sudah tau infonya langsung dari wakil OSIS -yixing- jadi menurutku dan Kai tidak apalah tidak usah ikut berkumpul toh kami sudah tau infonya jadi kalau ikut hanya akan buang-buang tenaga saja.
-Love in Highschool-
Teriakan demi teriakan para pendukung kelompok saling bersahutan. Kini mereka semua sedang menjalankan games kekompakkan. Dan seperti yang kalian tau, games kali ini melibatkan pembimbing kelompok. Tentu aku sebagai salah satu pembimbing kelompok juga ikut serta dalam games yang ada. Dan sekarang entah ide dari siapa dimasukkan Pocky games. Aku menyesal karena tidak datang rapat tadi pagi. Wth. Siapa yang tidak tau pocky games? Games yang cukup aneh. Dua orang saling menggigit pocky dari kedua ujung dan bertemulah mereka di tengah/? dan sisa pocky yang terpendeklah yang menang.
Sebenarnya tidak terlalu aneh jika saja bukan aku dan yeoja favoritku yang akan bermain. Yap, karena setiap kelompok hanya membutuhkan 2 orang jadi di kelompok yang kubimbing menggunakan metode gunting batu kertas untuk mendapatkan 2 orang itu. Dan entah sial atau beruntung yang terpilih adalah aku dan Luhan -yeoja favoritku
"Baiklah kelompok 1 sisanya... 1.5cm" Yixing mengumumkan sisa pocky dari kelompok 1.
Kini kelompok 2 sedang bermain. Games itu memang sengaja dimainkan secara bergantian. Kalau aku tidak salah lihat itu... kembarannya Luhan -Baekhyun- dan Chanyeol. Chanyeol memberi isyarat Baekhyun untuk maju tapi Baekhyun diam saja seperti membalas dengan isyarat -haruskah-aku-yang-maju. Sontak keadaan itu membuat penonton gemas. Xiumin, partner Chanyeol sebagai pembimbing kelompok pun sudah menatap Chanyeol dengan pandangan -maju-atau-kubunuh. Untung saja tidak ada games bahasa isyarat karena sudah kujamin pasti kelompok mereka yang akan menang.
"Ya! kalian berdua cepat maju" kini Yixing mengeluarkan suaranya. Perlahan Chanyeol maju dan diikuti dengan Baekhyun. Hingga kepala mereka berdekatan. Ah aku malas melihatnya. Kemudian kuedarkan pandangan dan menemukan Kris sedang berjalan dari koridor depan ruang guru dengan terburu-buru. Entah apa yang ia lakukan.
"Kelompok 2 sisanya... 0.8cm" Yixing sudah mengumumkan hasilnya. Daebak sekali mereka.
Kemudian ada seseorang yang menepuk bahuku. Siapa lagi kalau bukan Kim Jongin "Hei albino" panggilnya.
Si hitam itu memang sering memanggilku seperti itu karena kulitku yang putih menyerupai albino dan katanya itu panggilan kesayangan. Aku menerima saja selama itu masih dalam batas yang wajar.
"Wae?"
"Judes sekali" ucapnya sambil mencolek daguku. Kalau terus menempel dengan Kai seperti ini aku yakin orang-orang akan mengira kami pasangan yaoi "Cih menjijikan"
Kemudian kulihat Kyungsoo sedang menatap kami dengan pandangan aneh. Tapi beberapa detik kemudian mukanya memerah dan aku sudah tau sebabnya. Siapa lagi kalau bukan Kim Jongin. Pasti dia habis melakukan fan servis/? entah flying kiss atau wink atau yang lainnya.
Biar hitam begitu justru itulah pesona Kim Jongin. Ia cukup banyak memiliki penggemar di sekolah ini dan belakangan ini ia sering melakukan fan servis seperti idol-idol sungguhan ckck aku tidak tau apa isi otaknya.
"Hei albino. kau tau kan aku pernah memainkan pocky games dan menang dengan sisa pocky hanya 0.5cm?"
"hm"
"apa kau mau kuberitau rahasianya?" ucapnya sambil menaikkan alis. Kemudian kualihkan pandangan menatap Kai seolah member isyarat untuk cepat mengatakannya.
"oke dengar baik-baik. Kau hanya perlu mengikuti jalannya permainan dan jangan pedulikan orang sekitar. Kalau perlu kau memakannya dengan penuh perasaan, saat bibir kalian a…."
"yayayaya aku mengerti" seharusnya aku tau kalau otak Kai itu tidak jauh-jauh dari kata mesum
"wah bagus kalau begitu fighting~" ucapnya menyemangatiku
"kelompok 3…. 1cm" suara yixing mulai terdengar kembali
"kini giliran kelompok 4. Wah keliatannya kalian sudah sangat siap" bisa-bisanya yixing meledek disaat seperti ini
"FIGHTING LUHANNIE… FIGHTING SEHUN SUNBAE.." Teriak Kyungsoo dan yang lainnya menyemangati
"FIGHTING HUNHAN" kini teriakan Kai. Sebentar. Hunhan apa itu…
"hana.. dul.. set.." Yixing member aba-aba untuk segera mulai
Sebenarnya aku sangat gugup tapi tidak elit sekali jika orang-orang tau kalau seorang Oh Sehun sedang gugup. Jadi aku coba menghilangkan rasa gugup itu. Tiba-tiba aku teringat omongan Kai tadi….
Perlahan aku mulai mengikuti permainannya. Kini jarak antar wajahku dengan Luhan semakin dekat. Dan sepertinya dia sangat gugup. Baiklah siapa yang tidak akan gugup jika bermain pocky games dengan orang setampan Sehun hahaha.
Sebentar lagi hidung kami akan bersentuhan. Kendalikan dirimu Sehun…
Dan gigitan terakhir mengakhiri permainan itu. Hahhhhhhhhh akhirnya aku bias bernafas lega.
"kelompok 4….. 0.4cm wahhh daebakkk" yixing terkejut. Bagaimana denganku? Jangan ditanya. Aku saja tidak mengira bisa menyelesaikan games itu.
"HUNHAN DAEBAKKKK"
"HUNHAN SHIPPER DISINI"
"HUNHAN JJANG"
Teriakan penonton membahana. Bahkan mereka sudah mempunya nama untuk pasangan Sehun dan Luhan hahaha aku sempat geli saat menyebut kata –pasangan-. Kulirik kearah Luhan. Dia sedang menundukkan wajahnya yang memerah menahan malu. Ya Tuhan cantik sekali makhluk ciptaanmu itu.
"jangan memandangnya seolah kau singa yang sedang kelaparan" ucap Kai yang tiba-tiba berada disampingku. Aku tidak mengerti mengapa Kai akhir-akhir ini suka muncul tiba-tiba seperti hantu.
"apakah kau belum puas sudah memenangkan pocky games dengan Luhan?" kemudian kuhadiahi dengan jitakan indah.
-Love in Highschool-
Luhan side
"…setelah games kekompakkan kini acara dibebaskan untuk para kelompok agar mempersiapkan perwakilannya untuk ditampilkan saat penutupan mos esok hari. Saya harap kalian akan menampilkan sebaik mungkin. Untuk itu dimohon persiapannya sematang mungkin. Terimakasih"
Setelah Kris sunbae mengakhiri pembicaraannya kini masing-masing kelompok sibuk mempersiapkan apa yang akan ditampilkan besok. Tak terkecuali kelompokku. Kini kita semua sedang berdiskusi tentang –siapa yang akan dijadikan perwakilan besok. Karena aku pernah menunjukkan dance saat hukuman kemarin, dan menurut mereka dance ku sangat bagus maka mereka semua memilihku. Dan jangan lupakan kalau perwakilannya harus dari siswa mos dan pembimbing kelompok. Maka sudah pasti aku akan dipasangkan oleh salah satu dari sunbae tampan itu. Jujur saja aku masih canggung dengan mereka, apalagi setelah bermain pocky games tadi—sudah tidak bisa di deskripsikan bagaimana perasaanku ini.
Kini terlihat mereka –Kai sunbae dan Sehun sunbae- sedang mendiskusikan sesuatu. Sepertinya mereka mendiskusikan siapa yang akan menjadi pasanganku. By the way, kudengar mereka berdua sangat jago dalam bidang dance. Semoga saja aku bisa mengimbangi dance salah satu dari mereka yang akan menjadi pasanganku.
"sunbae sudahlah tidak perlu di diskusikan. Kita semua pun sudah tau kalau Luhan sangat cocok dipasangkan dengan Sehun sunbae" celetuk Taehyung, salah satu anggota kelompokku
"ah benar juga, kenapa tidak terfikir daritadi" ucap Kai sunbae membenarkan omongan Taehyung
"lagi pula disini sudah banyak HunHan shipper, jadi mau apa lagi" kini Jungkook mengeluarkan suaranya
"benar, aku salah satu HunHan shipper" ucap Kyungsoo dengan semangat. Huh kenapa jadi dia ikut-ikutan juga
"ah~ baiklah perwakilan kelompok kita adalah HunHan. Mana teriakannya HunHan shipper?" ucap Kai sunbae kemudian ruangan menjadi rusuh seketika. Ah aku malu sekali harus dipasangkan dengan namja favoritku lagi. Meskipun tidak bisa disangkal lagi kalau aku sangat senang
"hei. Tenanglah." Ucap Sehun sunbae meredamkan keributan
"sudah dulu uforianya. Tenang semuanya" ucap Kai sunbae juga ikut menenangkan
"karena bel sudah berbunyi daritadi, jadi kalian dibolehkan pulang kecuali Luhan tentunya. Kau harus berlatih dengan Sehun sekarang. Apa keberatan?" Tanya Kai sunbae, ternyata ia baik sekali
"aniyo sunbae, gwaenchana" jawabku sambil tersenyum
-Love in Highschool-
Sementara itu dikelompok 2 juga sedang mempersiapkan apa yang akan ditampilkan.
"bagaimana ini? Aku tidak tau harus menampilkan apa dari kelompok kita" ucap Xiumin khawatir
"bagaimana jika Chen dan Baekhyun yang bernyanyi?" Tanya Chanyeol, walaupun dalam hatinya terbesit rasa tidak tega mengucapkannya
"Chan, kurasa kau masih muda. Kenapa otakmu sudah pikun seperti itu" Xiumin menggelengkan kepalanya. Semua yang ada disana menyimak percakapan Xiumin dan Chanyeol dengan baik
"memangnya apa yang salah? Kemarin saat mereka menjalani hukuman, mereka menyanyi dengan sangat baik bahkan ada yang sampai terharu mengeluarkan airmata
"mianhae sunbae. Tapi kemarin itu aku menangis karena aku mendapat pesan kalau Angelina meninggal" ucap Ilhoon, salah satu anggota kelompok 2 yang kemarin menangis.
"ah pasti Angelina merupakan sosok yang sangat berarti untukmu?" Tanya Sungjae yang duduk disebelah Ilhoon
"ne, ia sangat berharga untukku"
"memangnya Angelina itu siapamu? Sahabatkah? Atau pacarmu?" Tanya Xiumin yang ikut larut dengan cerita Ilhoon
"Angelina itu anjing peliharaanku sunbae" ucap Ilhoon dengan watados. Semua langsung down to earth.
"baiklah semoga Angelina beristirahat dengan tenang. Dan sekarang kita kembali pada topik –apa yang akan kita tampilkan besok" ucap Chanyeol mengakhiri pembicaraan tentang Angelina
"ah iya! Chanyeol bukankah kau pandai memainkan gitar?" Tanya Xiumin dengan wajah cerah
"ne, benar" Chanyeol menganggukkan kepalanya
"bagaimana jika kau yang bermain gitar dan Bakhyun yang bernyanyi?"
"baiklah, kurasa tidak buruk" jawab Chanyeol seadanya. Padahal dalam hatinya ia ingin sekali berteriak kencang dan berlari mengelilingi lapangan jika saja ia tidak ingin dibunuh hidup-hidup oleh Xiumin
Tak lama kemudian Chanyeol mulai memainkan gitarnya. Petikan demi petikan mulai terdengar menjadi alunan musik yang indah. Tak lama kemudian Baekhyun mulai mengeluarkan suara merdunya seiring dengan alunan gitar Chanyeol, membuat semua yang ada disana larut dalam penampilan mereka.
-Love in Highschool-
Author side
"Luhan.." suara itu terdengar sangat jelas diruangan yang berukuran cukup besar dan hanya diisi dengan sebuah sofa dipojok ruangan yang kini sedang diduduki oleh dua orang.
"Ne, sunbae?" jawab Luhan ketara sekali kalau ia sedang gugup berada di suatu ruangan hanya dengan namja favoritnya.
"sekarang apa yang akan kita lakukan disini?" Tanya namja itu. Dalam hatinya ia merutuki kenapa harus kalimat itu yang keluar dari mulutnya. Seperti orang bodoh saja, itu hanya akan menurunkan image-nya yang cool dihadapan yeoja favoritnya. Yap, lucu sekali memang, dua orang yang saling memfavoritkan satu sama lain tapi tidak ada yang tau diantara keduanya.
"ne? memang apalagi kalau bukan untuk latihan dance, sunbae" jawab Luhan bingung. Kemudian Sehun hanya terkekeh membuat Luhan makin bingung.
"ah maaf membuatmu bingung Luhan, sesungguhnya aku hanya ingin mencairkan suasana yang kaku ini" Luhan menganggukkan kepalanya "ah begitu"
"hm.. baiklah kita mulai latihan sekarang" Sehun beranjak dari sofa yang diikuiti oleh Luhan. Kemudian saat musik mulai terdengar, perlahan mereka menggerakkan tubuh mereka mengikuti alunan musik. Hanya butuh dua atau tiga kali latihan saja mereka akan terlihat benar-benar kompak
"bukan begitu Luhan" Sehun menghentikan musiknya saat melihat gerakan Luhan yang kurang pas
"Lalu bagaimana? Aku kurang mengerti. Mian" ucap Luhan menundukkan kepalanya merasa bersalah
"gwaencahana. Coba lihat aku dan ikuti. Kau harus menggerakkan tanganmu bersamaan dengan bahumu seperti ini" Sehun memberikan contoh gerakan pada Luhan dan diikuti gerakan itu tapi tetap kurang pas. Kemudian Sehun membenarkan dengan langsung menggerakkan bahu Luhan. Itu berarti mereka sedang melakukan kontak fisik dan membuat keduanya tersadar lalu terdiam malu "ma-maaf" ucap Sehun merasa tidak enak
"gwaenchana" jawab Luhan masih tertunduk malu
"hm. Kurasa kita hanya perlu latihan sekali lagi karna gerakan kita sudah cukup kompak saat ini" ucap Sehun kemudian langsung menyalakan musik. Tapi baru terdengar beberapa detik terdengar bunyi notification menandakan battery ponsel itu sudah benar-benar habis.
"aish jinja" rutuk Sehun sambil mengacak rambutnya
"bagaimana sunbae?" Tanya Luhan berhati-hati, takut kalau Sehun tiba-tiba mengamuk. Tapi itu berlebihan karena itu tidak akan terjadi
"battery ponselku habis. Apakah kau membawa ponsel?"
"mian sunbae, tadi ponselku sudah mati saat menuju keruangan ini"
"bagaimana kalau kita berlatih tanpa menggunakan musik. Apa kau bisa?"
"baiklah bisa kita coba dulu sunbae" ucap Luhan sedikit merasakan sesuatu yang aneh saat menyebut kata –kita.
Kemudian mereka mulai menggerakkan anggota tubuhnya. Dentuman organ vital yang saling bersahutan pun seolah menggantikan irama musik bagi mereka.
To be continueeeeeee
.
Bagaimana? Ahihihihihiiiihihii maaf kalau kurang memuaskan karena aku bingung mau digimanain mereka semua/? Kritik dan saran sangat terbuka bagi kalian semua yang membaca fanfic ini. Dan terimakasih untuk semua readers yang sudah membaca, mereview, memfavorite, dan memfollow fanfic ini. Terutama yang menantikan kelanjutan fanfic ini jeongmal gomawoooo .2*
Oh iya Minal Aidin bagi semua reader aku mohon maaf lahir batin ya^^
.
Thanks to :
princess jewel shinykristin . exofashionhunhanexo | asdfghjkaisoo | byuniechanyounlaycious88overdosebcsexo | blueUEE| elizabethrach15 | Kralicearra | fxjnriw | bbomiju | princess eliza | Guest | YoonHye | saY . You | rizqibilla | RZHH 261220 II | BabyHimmie | lisnana1 | himecan | rasya | zuhrohlulu . shiners | ibf
.
Mind to Review?
