CHAPTER 6

.

.

.

Kenapa kamu diam saja, padahal kamu tahu?

.

.

Sorry telat banget updatenya kkk~ semoga ga pada lupa sama ceritanya ya

.

Let's enjoy the fiction

.

galaxy_fanfan : Tomorrow and 3 months later will be my day. Fighting! 2days ago. 5klikes. 3,65kcomments.

zyxzjs : kau mau kemana Kris?

llama_ajol :kudengar dia akan ke Amerika

zyxzjs : selama 3 bulan? Yang benar saja

exoxm90 : lama juga, apa yang dia lakukan selama itu

kjmsuho: masa kalian blm tau kalau Kris akan menjadi perwakilan pertukaran pelajar tahun ini?

zyxzjs : wahhhhhhhhhhhhhhhh aku baru tau

baekhyunee : chukkae Kris sunbae ^^

exoxm90 : CHUKKAE KRIS!

real_pcy : wah baekkie sudah mengaktifkan akun rupanya

exoxm90 : ah kau ini tidak dimana mana modus mulu real_pcy. Sudah cepat tembak saja dia

luexolu : chukkaeyo sunbae~

real_pcy : tunggu tanggal mainnya saja nuna^^ exoxm90

chenchen : chukkae sunbae

sexykai : wah sudah ada baekhyun dan luhan, lalu kyungsoo mana

cutesoo : aku disini, btw chukkae Kris sunbae^^

sexykai : wah cute benar-benar cute. Cute dan sexy jika disatukan akan daebak sepertinya kkk

oohsehun : jika disatukan akan jadi kopisusu sexykai

luexolu : kkkkk

real_pcy : HAHAHAHA BENAR SEKALI KAU SEHUN

zyxzjs : KASIAN SUSUNYA NANTI TERNODAI HAHHAHAHAHAHAHAH

exoxm90 : #PRAYFORKOPI HHAHAHAHAHA

sexykai : huh kalian. Sakitnya. Tuh. Disini.

baekhyunee : kkkkkk seperti lagunya nomnom

real_pcy : benar kau baekkie kkkkk

sexykai : nomnom siapa tuh?!

Next comments…

"huh apa apaan mereka. Malah membahas hal yang tidak penting. Percuma saja aku mengemis ngemis kepada eomma untuk pertukaran pelajar ini jika respon mereka hanya seperti itu." Gerutu seorang namja seusai men-stalk comment dari status yang di-updatenya di website sekolahnya.

Memang benar jika Kris –panggilan namja itu- mengemis ngemis pada eommanya meminta dijadikan perwakilan pertukaran pelajar tahun ini. Tujuannya hanya untuk mendapatkan perhatian dari orang-orang disekitarnya dan menjadi orang yang dapat dibanggakan. Tentu pasti ada latar belakang yang membuat Kris berbuat seperti itu.

Kris, atau Wu Yifan merupakan anak dari pemilik perusahaan besar Wu Coorporation. Tapi sayang, orang tua mereka sudah berpisah sebelum Kris memulai sekolahnya. Dan hak asuh Kris jatuh kepada eommanya. Walaupun seperti itu, ayah Kris masih menginginkan mengasuh Kris sampai sekarang. Tujuannya jelas, untuk menjadikan Kris sebagai penerus Wu Coorporation. Berbeda dengan ayahnya, walaupun eomma Kris juga berasal dari kalangan atas. Tapi eommanya tidak akan berbuat sesukanya demi kesenangan anaknya ataupun keluarganya. Mungkin karena itu juga orang tua Kris berpisah.

Mungkin kalian berfikir mengapa eomma Kris dengan sifatnya yang seperti itu bisa mengabulkan permintaan Kris yang cenderung –semena-mena. Tentu saja dengan sedikit ancaman yang Kris ucapkan.

"kalau begini caranya lebih baik aku tinggal bersama ayah saja. Toh ayah akan menerimaku dengan senang hati dan akan mengabulkan semua permintaanku. Apalagi hanya pertukaran pelajar, jika aku masuk sekolah yang dibuat ayah dalam hitungan detik pun permintaanku akan dikabulkan."

Jika sudah seperti itu, eommanya bisa apa. Eommanya pasti akan susah bertemu Kris nanti. Ayahnya itu tidak pernah menetap disuatu daerah lebih dari 3bulan, dikarenakan pekerjaannya yang selalu berpindah-pindah tempat. Bisa dibayangkan bagaimana nasib Kris nanti, apalagi ayahnya yang juga akan menjadi single parent tidak pernah terbayangkan bagaimana nantinya.

Seperti menambah kekesalannya, Kris –namja itu- menyadari kalau gantungan boneka panda yang selalu menggantung di tasnya tiba-tiba terlepas dari habitatnya. Karena kekesalannya memuncak, saat itu juga gantungannya ia lempar jauh sesuka hatinya. Tapi detik berikutnya ia tersadar kalau gantungan itu pemberian ayahnya sebelum orangtuanya bercerai. Tanpa berfikir lagi, ia langsung mencari keberadaan gantungan yang baru saja dilemparnya.

-Love in HighSchool-

Matahari sedang teriknya bersinar, banyak siswa yang berlalu-lalang seakan sedang berlomba untuk cepat-cepat sampai kerumah mengistirahatkan badan dan fikirannya setelah seharian beraktivitas disekolah. Begitu juga dengan yeoja cantik yang satu ini, ia sedang berjalan untuk mengistirahatkan badan dan fikirannya dibawah pohon rindang yang menghadap kearah lapangan. Ia tidak langsung pulang kerumahnya karena mulai hari itu ia akan bekerja part-time di restaurant yang jaraknya tidak jauh dari sekolahnya.

"hahhhhhh sejuk sekali disini" ucapnya saat sudah duduk bersandar di bawah pohon. Awalnya ia hanya mengistirahatkan badannya tapi secara tak terduga matanya pun terpejam dan ia memasuki dunia mimpinya.

Sesosok namja sedang berjalan santai di koridor sekolah. Ditangannya terdapat sebotol air mineral yang baru saja ia beli dari kantin. Pandangannya mengelilingi sudut sekolah, nampaknya ia sedang mencari tempat yang cocok untuk melepas lelah setelah berlatih dance. Dan pandangannya terhenti pada pohon rindang yang membelakangi lapangan.

Segera ia menghempaskan badannya pada pohon tersebut –agak keras. Ia meringis sebentar lalu tanpa mengulur waktu lagi ia langsung meneguk air mineral yang tadi dibawanya.

Karna hempasan seseorang, satu buah yang tadinya bertengger manis diatas pohon tersebut terlepas dari tempatnya dan turun mengikuti gravitasi bumi tepat mengenai kepala yeoja cantik dibawahnya.

"aww.." ringis seorang yeoja sambil mengelus kepalanya, dan jangan lupakan ia yang baru terbangun dari mimpi indahnya.

Suara yeoja itu mengagetkan sosok namja dibelakangnya-disisi belakang pohon- yang sedang minum, akibatnya namja itu terbatuk karena tersedak.

Yeoja itu menengok mengikuti arah suara, dan membulatkan matanya kaget "sehun sunbae…"

Yang dipanggil pun menoleh, tak kalah kagetnya dengan yang memanggil. Namja itu masih terbatuk-batuk

"sunbae, gwaenchana?" Tanya Luhan, karena yang ditanya tidak menjawab –masih terbatuk, secara refleks Luhan mengusap-usap punggung namja itu berharap batuknya segera selesai(?)

"ne, gwaenchana" jawab Sehun setelah batuknya mereda. Refleks Luhan menghembuskan nafasnya lega.

"ehm, Luhan apa yang kau lakukan disini?" Tanya Sehun

"aku hanya beristirahat sebentar, lalu kemudian tertid…. Oh astaga jam berapa sekarang?!" jawab Luhan kemudian melihat jam tangannya panik

"maaf sunbae, aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa" pamit Luhan segera berlari meninggalkan tempat itu

"ne, hati-hati Luhan" jawab Sehun setelah Luhan melesat pergi.

Secara tak sadar bibir Sehun tertarik mengembangkan senyum hanya dengan membayangkan perlakuan Luhan tadi –saat mengusap-usap punggungnya. Perlakuannya sangat manis. Sama seperti orangnya.

Lamunannya terhenti karena ponselnya bergetar

Whatsapp : 3 unread message

Kemudian ia membuka aplikasi Whatsapp, yang ternyata semuanya dari sahabat gelapnya(?)

Kkamjong

Hey albino, Dimana kau sekarang?

Aku mencarimu daritadi

Bales!

"dasar anak alay" ucap Sehun. Baru saja ia ingin mengetik balasan tapi namanya sudah diteriaki oleh sahabatnya itu

"ALBINOOO" Sehun sedikit bersyukur karena keadaan sekolah sudah sepi. Kalau saja masih ramai, mungkin seisi sekolahpun mendengar teriakan sahabatnya itu

"hei, kita ingin kemana setelah ini?" Tanya Kai atau Sehun memanggilnya Kkamjong

"pulang, memang ingin kemana lagi?" jawab Sehun

"baru jam segini masa ingin pulang?" Kai menaikkan alisnya. Membuat Sehun memberikan tatapan yang aneh kepadanya

Cause all of me. Loves all of you…

Noona calling…

"yeoboseyo?"

"ya, ada apa noona?"

"jawaban apa itu, apa kau tidak rindu pada noona mu ini?"

Noonanya tidak tau jika Sehun sedang memasang tampang malas disana. Walaupun Sehun memang merindukan noonanya tapi ia malas saja mendengar sifat narsis noonanya itu

"ne, noona bogosippeo" ucap Sehun kemudian. Fyi itu adalah kalimat langka yang keluar dari mulut seorang Oh Sehun. Maka dari itu Kai yang tadinya sibuk dengan ponsenya sampai berteriak tidak jelas(?)

"nado Sehunnie kkk~ apa disitu ada kai?" Tanya noonanya karena samar-samar mendengar suara Kai

"ne, noona"

"oh iya Sehun, mampir saja ke restaurant dekat sekolahmu. Sekalian ajak Kai juga. Noona rindu dengan kalian"

"ne noona, sebentar lagi kami kesana" jawab Sehun

"yasudah, noona tunggu ya"

"ne" dan Sehun langsung memutuskan sambungan telpon itu

"kita ke restaurant dekat sekolah" ucap Sehun pada Kai

"pasti noona mu rindu denganku ya" ucap Kai kepedean, walaupun memang kenyataannya seperti itu

Sehun hanya menatap Kai dengan pandangan khasnya kemudian segera meninggalkan tempat itu.

-Love in HighSchool-

"semoga aku tidak dipecat" ucap Luhan setelah berada di depan Oh Yehet Restaurant. Yeoja itu terlambat sepuluh menit di hari pertama kerjanya. Lucu juga jika ia sudah dipecat padahal belum melakukan pekerjaan apapun.

Saat ia masuk kedalam restaurant itu sudah dipenuhi oleh pelanggan yang kebanyakan adalah siswa sekolah yang mampir hanya sekedar membeli bubble tea atau cake yang terkenal enak.

"LUHAN!" panggil seorang yeoja dengan senyum yang merekah seperti menemukan air ditengah gurun pasir(?). Luhan segera menghampiri yeoja itu –yang ternyata adalah atasan dari Yehet Restaurant

"mian sajangnim, aku terlambat" ucap Luhan sambil membungkuk

"ne, gwaenchana. Ah iya, panggil aku eonnie saja, Hani eonnie" ucap yeoja itu sambil tersenyum. Rupanya pemilik restaurant tersebut baik sekali

"ne, eonnie" balas Luhan sambil tersenyum

"ayo cepat ganti pakaianmu, lihat itu pelanggan sudah banyak"

"siap, eonnie" jawab Luhan imut membuat Hani gemas

Oh Hani merupakan atasan sekaligus anak dari pemilik Oh Yehet Restaurant. Itu berarti ia adalah kakak dari seorang namja tampan bernama Oh Sehun. Bekerja di restaurant dekat sekolah adiknya merupakan ide dari Hani sendiri, selain mencari suasana baru, ia juga bisa sering-sering bertemu dengan Yixing dan Sehun.

"Eonnieeeeeeeeee" panggil yeoja berdimple.

"YIXING!" Panjang umur sekali. Kemudian mereka berpelukan dan bercerita-cerita melepas rindu(?)

Tak lama kemudian datang dua namja tampan yang membuat perhatian orang-orang yang ada disana teralihkan melihat mereka

"albino, itu noonamu dan yixing noona" ucap Kai pada Sehun

Tanpa berkata apapun Sehun segera menghampiri noonanya

"Sehun, Kai" ucap Yixing yang lebih dulu menyadari kedatangan dua namja tampan itu

"Hunnieeee" ucap Noonanya sambil memeluk Sehun. Dan Sehun membalas pelukannya

"sweet sekali kakak adik ini" ucap Yixing

"noona mau seperti itu? Sini sama aku saja" ucap Kai sambil merentangkan tangannya

"dalam mimpimu saja" jawab Yixing sambil menjitak Kai

"kkkkkk sudahlah lebih baik kita berkumpul di ruanganku saja, kaja" ajak Oh Hani

Ruangan kerja Oh Hani memang dibuat senyaman mungkin, bahkan disana ada playstation. Siapa yang menyangka jika yeoja cantik itu juga suka bertanding game dengan namjachingunya jika ada waktu luang. Kkkk. Jadilah Kai dan Sehun betah berlama-lama disana. Jangan tanyakan Yixing, ia dan Hani pun mempunyai dunia sendiri.

"noona, aku ingin bubble tea" ucap Sehun pada noonanya

"aish Sehun ini manja sekali" ucap noonanya. Dan Sehun memasang muka memohonnya seolah memberikan isyarat kata "jebal"

Kai yang melihat itu mengeluarkan gerakan seperti ingin muntah yang lainnya dan sukses membuat yang lainnya tertawa

"kkk baiklah noona ambilkan. Kalian juga mau kan?" pertanyaan Hani yang sepertinya adalah sebuah pernyataan. Karena dua makhluk yang ada disana pun pasti menginginkan apa saja –jika gratis kkk

Sambil menunggu bubble teanya datang, Sehun melihat-lihat sekitar. Kebetulan ruangan Oh Hani memang dindingnya terbuat dari kaca yang hanya bisa dilihat dari dalam, dari luar hanya terlihat gelap saja.

Tak lama kemudian Sehun seperti melihat Luhan memakai seragam kerja. Karena kurang yakin dengan penglihatannya, maka Sehun bertanya pada Kai dengan berbisik –takut kedengaran Yixing=_=

"kkamjong, apa yang memakai seragam disana itu Luhan?"

"yang benar saja, itu kan namja hun" jawab Kai enteng

"seragam kerja, bodoh" ucap Sehun kesal

"ah, iya benar itu Luhan. Dia bekerja disini?"

"mana ku tau" jawab Sehun cuek padahal dalam hatinya banyak sekali pertanyaan seperti itu

Tak lama kemudian Oh Hani datang dengan beberapa bubble tea

"thank you noona" ucap Sehun langsung merebut bubble teanya

"dasar, kau ini"

Siapapun yang ada diruangan itu sebenarnya sudah tau kalau Sehun menyukai Luhan. Jangan salahkan Yixing dengan mulutnya yang ember itu. Dan noonanya sebenarnya sangat setuju jika Sehun bersama dengan Luhan. Tapi ia bersikap biasa saja seolah tidak tau apa-apa –di depan Sehun- ingat ya hanya di depan Sehun. Berbeda seratus delapan puluh derajat jika di depan Yixing.

Semua yang ada disana juga tau jika Sehun selalu melihat ke kaca jendela hanya untuk melihat Luhan. Tapi mereka pura-pura tidak tau saja kkkk

"ah iya, tumben sekali kalian hanya berdua, kemana si Chanyeol dan Kris itu?" Tanya Hani

"kalau Chanyeol, sepertinya ia sedang kencan dengan pacarnya. Dan Kris itukan sedang menjalani pertukaran pelajar" jawab Yixing

"what? Park Chanyeol berkencan dengan siapa?" Tanya Hani mewakili pertanyaan kedua namja disitu

"siapa lagi kalau bukan Byun Baekhyun"

"ah jadi mereka sudah berkencan?" Tanya Kai

"kenapa? Kau patah hati? kkk" ledek Yixing

"tidak akan, kan kopi sudah punya susu sendiri" ucap Sehun membuat yixing tertawa

"ah kalian membicarakan apasih" ucap Hani

"sudah abaikan mereka saja noona" ucap Kai dengan wajah malasnya

"kkk sudah-sudah, ah iya bagaimana dengan Kris? Hebat sekali dia" ucap Hani membuat Sehun langsung berada dalam mood yang buruk.

Hanya Kai dan Yixing yang menjawab pertanyaan dari Hani, sementara Sehun yang dasarnya malas berbicara semakin menjadi-jadi. Bagaimana tidak, pembicaraannya mengarah seperti siapa yang lebih baik, Kris atau Sehun? Dengan perbandingan Sehun selalu dengan fakta yang buruk ckckck

"noona aku ingin pulang ini sudah malam" ucap Sehun mengingatkan semuanya

"ah iya benar, tidak terasa ya cepat sekali waktu berlalu" ucap Yixing

"yasudah, hati-hati ya kalian semua"

"noona tidak pulang?" Tanya Sehun

"mungkin nanti setelah semuanya sudah rapi"

"yasudah noona hati-hati ya, apa perlu aku minta Seungjo hyung menemani noona?"

"tidak usah Sehun, paling sebentar lagi noona pulang"

"aduh, Sehun ini perhatian sekali" ucap Kai membuat semua yang disana terkikik

-Love in HighSchool-

Luhan sedang menunggu bus di halte, jam kerjanya memang sudah selesai sebelum Sehun pulang dari restaurant tadi. karena sudah malam, maka bus yang lewat pun sudah jarang. Sebenarnya Luhan sudah ingin berjalan kaki saja lewat jalan tembusan, tapi karena sudah malam juga jadi ia agak takut.

Tak lama kemudian ada sebuah motor yang berhenti di depannya

"…..Sehun sunbae?" ucapnya ketika sang pemilik motor membuka helmnya

"kau sedang menunggu bus untuk pulang kerumah kan? Lebih baik aku antar saja" ucap Sehun dengan keberanian yang cukup asal kalian tau

"ah tidak usah sunbae, merepotkan" jawab Luhan

"mana ada yang merepotkan kalau itu untukmu Luhan" ucap Sehun –dalam hatinya- ulang, biar mendramatisir, DALAM HATINYA. Huh payah sekali Sehun ini

"tidak apa kok, lagipula aku tidak sedang buru-buru"

"yasudah kalau begitu"

"pegang yang erat ya" ucap Sehun sekalian modus(?)

Kemudian ia melesatkan motornya dengan kecepatan yang sedang. Selama diperjalanan tidak ada pembicaraan apapun. Mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing, dan detak jantung masing-masing.

-Love in HighSchool-

1 Bulan Kemudian…

"Baek, aku ingin bertanya suatu hal" ucap Kyungsoo. Saat ini mereka sedang menunggu pesanan makanan di kantin.

"Tanya apa, Soo?" jawab Baekhyun sambil memainkan handphonenya

"tapi janji, kau harus jawab dengan jujur"

"iya, apa Kyungsoo chagi?" ucap Baekhyun mengalihkan pandangannya dari handphonenya

"Baek please…" saat ini mereka sudah benar-benar dekat setelah lebih dari satu bulan selalu bersama. Dan Baekhyun pun tau jika Kyungsoo tidak terlalu suka jika diperlakukan manis, seperti dipanggil chagi dsb

Baekhyun terkekeh"ne, ne, kau ingin bertanya apa?"

"sebenarnya kau berpacaran atau tidak dengan Chanyeol sunbae? Sudah sejak pertama masuk dan sampai sekarang kau tidak pernah jauh-jauh darinya, malah semakin menempel seperti perangko dan amplop"

"lalu apa bedanya dengan kita, Soo?" Tanya Baekhyun

"Baekhyun please, kita ini kan sama-sama yeoja" Kyungsoo memasang wajah malas

"iya, iya, maafkan aku Soo. Jangan terlalu serius seperti itu" ucap Baekhyun sambil mencolek dagu Kyungsoo –menggodanya

"Baek!" peringatan Kyungsoo entah yang keberapa.

"kkk~ ah masalah itu, doakan saja secepatnya ia menembakku(?)" jawab Baekhyun dengan serius

"ah jadi karna itu, payah sekali Chanyeol sunbae. Mau menunggu kau direbut Chen?" ucap Kyungsoo kesal dan pada kalimat akhir suaranya mengecil,

"hah? Direbut? direbut siapa soo?" Tanya Baekhyun penasaran

"tidak, aku hanya asal bicara" ucap Kyungsoo

"wooo Kyungsoo"

Yap, sudah lebih dari satu bulan mereka bersekolah di sana. Satu bulan memang bukan waktu yang lama tapi juga bukan waktu yang cepat untuk mereka beradaptasi dan mengenal lebih dekat bagaimana sifat-sifat dari teman mereka dan bagaimana seharusnya mereka bersikap. Dan Kyungsoo merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang peka akan keadaan sekitar. Ia memang tidak berniat memperhatikan keadaan, tapi keadaan tersebut memang sudah jelas tertangkap olehnya.

Seperti Luhan dan Sehun yang saling menyukai namun sama-sama gengsi. Baekhyun dan Chanyeol yang semakin hari semakin dekat, dan Chen yang tidak menyukai itu. Entah orang lain tau atau tidak, tapi Kyungsoo tau semuanya. Hanya satu yang ia tidak tau, yaitu perasaannya pada namja bernama Kim Jongin

-Love in HighSchool-

"kenapa kamu diam saja padahal kamu tahu" Kyungsoo kaget dengan kata-kata yang diucapkan Chen. Kini mereka sedang berada di Yehet Restaurant. Menghabiskan waktu dan melihat pekerjaan Luhan

"apasih Chen?" Baekhyun mewakili pertanyaan Kyungsoo diotaknya

"sebentar ini lagi loading gambarnya…" ucap Chen masih focus dengan ponselnya

"HAHAHAHAHAHA TERNYATA TAHU" ia tertawa terbahak-bahak setelah gambarnya terlihat semua

"apasih Chen, coba aku lihat" Baekhyun merampas ponsel Chen

"kenapa kamu diam saja padahal kamu tahu HAHAHAHAHA LUCU SEKALI" Baekhyun pun mengikuti tingkah Chen. Rupanya mereka berdua tidak ingat dimana mereka berada.

"Lihat ini Soo!" Baekhyun menyerahkan ponsel Chen

Tak lama kemudian Kyungsoo ikut tertawa.

"hahah sudah-sudah, kalian tidak ingat dimana kita berada sekarang? Banyak sekali orang-orang yang melihat kearah kita. Apa kalian tidak malu?" ucap Kyungsoo menyudahi tawa diantara mereka(?)

"ne, mian aku kelepasan hahaha" ucap Chen

"iya Soo mian, salahkan saja Kai sunbae yang memasang profil foto seperti itu hahaha"

"Baekhyun jangan mulai lagi" ucap Kyungsoo

Dan Baekhyun hanya memberikan cengiran serta salam dua jarinya(?)

Tapi Kyungsoo jadi memikirkan apakah Kai –Kim Jongin- mempunyai suatu maksud dengan memasang foto seperti itu, atau hanya untuk lelucon saja. Karena baru kali ini Jongin memasang foto lucu seperti itu. Gambar tahu dan diatasnya terdapat tulisan "kenapa kamu diam saja padahal kamu tahu" itu benar-benar lucu. Kyungsoo jadi tertawa lagi jika mengingat-ingat itu.

Sementara itu hanya jarak beberapa meja dari mereka ada beberapa namja tampan yang memperhatikan mereka dengan beberapa pemikiran juga

"senang rasanya melihat Baekhyun tertawa lepas seperti itu" –Park Chanyeol

"ternyata Kyungsoo lebih manis saat tertawa" –Kim Jongin

"mereka tertawa tidak kenal tempat sekali" –Oh Sehun

Ah jangan fikirkan yang terakhir itu. Memang dia seperti itu. Coba saja jika ada Luhan disana sedang tertawa, mungkin pemikirannya akan berubah seratusdelapanpuluh derajat.

"Sehun, noonamu memanggil" ucap Chanyeol

Sehun segera menghampiri noonanya, tapi pandangannya tetap pada Luhan yang tidak jauh dari tempat noonanya berada.

"ada apa noo…." Baru saja ia ingin bertanya tapi noonanya sudah memeluknya, erat. Sehun yang bingung dengan sikap noonanya hanya membalas pelukannya.

Tidak disangka ternyata adegan itu menghasilkan banyak penonton(?)

"wah Sehun enak sekali bisa dipeluk yeoja secantik itu" ucap Chanyeol

"itu kan noonanya, bodoh" jawab Kai

"iya, tapi noona ku tidak pernah memelukku seperti itu, jika aku memeluknya pasti di hadiahi sebuah jitakan manis"

"itu sih deritamu hahahahahahahahahahahah" tawa Kai

Tapi ada seorang yeoja yang berubah mood saat melihat adegan itu.

To be continue. . .

Kkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

Gadanta ya? Maaf banget ini aja nyuri" waktu bikinnya

Lagi bener-bener sibuk dikejar deadline –garis kematian- kkkk

Semoga ga mengecewakan ya

Tadinya pengen dipanjangin lagi tapi waktu sudah tidak memungkinkan, ini juga udah panjang kok ;)))) lagian takut bosen kalo kepanjangan(?)

Kripik dan saran sangat terbuka bagi yang pengen ngasih(?)

Tulis di kotak review aja apa pendapat kalian tentang chapter ini

Sekali lagi big thanks to all of you~

.

LOVE!

Kachimato