CHAPTER 8
.
Sehun berterimakasih pada noonanya dalam hati, ternyata noonanya lebih baik dari yang dia kira kkk. Setelah makan malam itu, Luhan segera diantar pulang oleh Sehun. Jangan ditanya bagaimana perasaan mereka berdua, apalagi Luhan. Ia senang bukan main setelah mengetahui bahwa Sehun belum memiliki kekasih. Lihat saja sekarang ia sedang memeluk jaket Sehun yang dipinjamkan karena Sehun tidak tega melihat Luhan dengan pakaian seterbuka itu.
Luhan tampak seperti orang yang kurang waras, hanya dengan mencium bau Sehun dari jaketnya saja sudah bisa membuat dirinya susah untuk berhenti tersenyum. Ah, Luhan hampir lupa dengan tugasnya.
luexolu : Chenchen, Aku sudah menemukan narasumbernya, kau tidak perlu mencari lagi.
chenchen : benarkah? Kalau begitu bagus lah. Jangan lupa kerjakan tugasmu
luexolu : okay
Keadaan Luhan tidak jauh berbeda dengan Sehun. Sepulang mengantar Luhan, ia segera memeluk noonanya dan mengucapkan terimakasih, setelah itu ia langsung menuju kamarnya tanpa babibu, membuat noonanya hanya menggelengkan kepala ckckck
Ah, apakah kalian masih ingat saat noonanya memotret Sehun dan Luhan di dapur? Ternyata ia mengurungkan niatnya untuk bergossip dengan Yixing. Sepertinya Oh Hani memiliki ide yang lain? Entahlah Author pun tak tahu
Saat sedang berbaring di tempat tidur Sehun tiba-tiba ponselnya bergetar
luexolu : sehun terimakasih untuk hari ini, kau sangat membantuku
Sehun senang bukan main melihat siapa yang telah membuat ponselnya bergetar itu, segera ia mengetik balasan
oohsehun : tidak masalah apapun itu asal itu untukmu, Lu kkk
Oh tidak, Sehun terlihat seperti om om yang sedang merayu gadisnya kkkk
luexolu : halah gombal
oohsehun : haha sudah kerjakan tugasmu sana, jangan tidur malam malam
luexolu : kkk okay, kau juga jangan tidur malam malam
oohsehun : siap captain kkk
-Love in Highschool-
Terlihat seorang yeoja yang sedang berjalan di koridor sekolah sambil tersenyum. Aura bahagianya seperti sedang ia bagikan kepada orang-orang yang melihatnya/?
"DO KYUNGSOOOOO" teriak yeoja itu sambil melambaikan tangannya dan senyum yang tak berkurang sesenti pun saat melihat orang yang mempunyai nama Do Kyungsoo sedang berjalan ingin memasuki kelas.
"oh, hai Baekkieeeee" jawab Kyungsoo saat melihat orang yang memanggilnya
"ada apa Baek, sepertinya kau bahagia sekali" Tanya Kyungsoo, Baekhyun hanya tersenyum senyum tidak jelas, membuat Kyungsoo bingung. Tapi kemudian sekelebat pikiran terlintas di otaknya
"Baek… jangan bilang kemarin.. kalau kau dan Chanyeol sunbae? …" ucap Kyungsoo menuntut jawaban dari Baekhyun. Kemudian Baekhyun mengangguk masih dengan senyum yang menghiasi wajahnya.
"WAHHHHH CHUKKAE BAEKKIE" ucap Kyungsoo sambil memeluk Baekhyun
"gomawo Kyungie" jawab Baekhyun sambil membalas pelukannya Kyungsoo
Kyungsoo senang sekali mendengar berita bahwa Baekhyun dan Chanyeol telah resmi berpacaran, sungguh ia sangat senang. Tapi jauh dari dalam hatinya ia sedih, hubungannya dengan Jongin yang tidak jelas seperti apa. Sudahlah lupakan saja, memikirkannya malah membuat Kyungsoo semakin sedih.
Bel istirahat telah berbunyi, sebagian bahkan hampir seluruh murid bergegas ke kantin untuk mengisi perutnya yang sudah mengkode minta diisi bahkan sejak jam pelajaran belum berakhir. Begitu juga dengan yeoja dan namja yang sedang duduk berdua menunggu seseorang
"jadi Luhan, siapa sunbae yang akan kita jadikan narasumber?" Tanya Chen, entah yang keberapa kali. Pasalnya Luhan tidak mau memberitahukannya dari kemarin.
"sudahlah tunggu saja, sebentar lagi juga orangnya akan datang" jawab Luhan
"ya ya ya baiklah. Aku sebaiknya pesan makanan dulu ya. Kau mau apa?" Tanya Chen
"Bubble tea rasa taro dan coklat, gratis!" ucap Luhan sambil memamerkan deretan giginya yang rapi
"huh dasar" gerutu Chen kemudian tetap membelikan pesanan Luhan kkk andai semua teman seperti Chen, bahagianya hidup ini.
Tak lama kemudian ada seseorang yang mencubit pipi Luhan.
"oh, Sehun?" Luhan membulatkan matanya kaget
"yap, benar itu namaku" jawab Sehun terkekeh
"ya, kau benar" ucap Luhan
Sehun mengedarkan pandangannya kemudian bertanya pada Luhan, "kemana teman sekelompokmu?"
"ah itu, dia sedang membelikan makanan"
"kalau begitu kita mulai saja, bagaimana?" Tanya Sehun
"baiklah" kemudian sesi tanya jawab Luhan dengan Sehun dimulai. Mereka tampak serius sekali sampai tidak menyadari hadirnya seseorang.
"hahhh pantas saja Luhan tidak mau memberitahu siapa orangnya, ternyata pangerannya" ucap Chen menyadarkan kedua orang yang sangat serius
"oh, hai Chen. Terimakasih ya" ucap Luhan sambil mengambil kedua bubble tea di tangan Chen. Yang satu ia berikan pada Sehun "ini untukmu" ucapnya sambil tersenyum. Chen yang melihat itu hanya mendengus kesal.
"ah, jadi kalian hanya berdua?" Tanya Sehun setelah Luhan menjelaskan tentang kelompoknya
"ne, sekali lagi terimakasih telah membantu kami" ucap Luhan
"tidak apa-apa, senang bisa membantu kalian. Kalau ada apa-apa hubungi aku saja" jawab Sehun
"ne, sunbae kamsahamnida" ucap Chen
-Love in Highschool-
Kyungsoo sedang duduk di taman sekolah sambil menyeruput minumannya. Ia jadi sendirian karena Baekhyun yang berdua dengan Chanyeol juga Luhan dan Chen yang sibuk dengan tugasnya. Bukannya Kyungsoo tidak mempunyai teman lagi, bahkan ia mempunyai Kim Jongin yang katanya akan selalu siap setiap saat untuk Kyungsoo, tapi orang itu yang bahkan Kyungsoo tidak ingin temui sekarang, ia benar-benar sedang ingin sendiri.
Ia tidak tau mengapa tiba-tiba air matanya menetes, dan berakhir dengan dirinya yang sesenggukan kecil.
"hei cantik, kenapa sendirian disini?" Kyungsoo merasa tidak asing dengan suaranya, segera ia menghapus air matanya.
"hei, kau menangis?" Tanya orang itu sambil memegang bahu Kyungsoo, namun segera ditepis secara halus oleh Kyungsoo, "tidak, jongin sunbae" ternyata orang yang sedang tidak ingin ia temui malah menemui dirinya sekarang.
Jongin tau Kyungsoo berbohong, ia memegang dagu Kyungsoo agar menatapnya. Lalu mengapus sisa-sisa air mata. Kyungsoo tiba-tiba membeku dengan perlakuan manis Jongin
"kalau ada masalah, ceritakan saja padaku jangan sungkan sungkan" ucap Jongin sambil tersenyum manis. Lagi-lagi Kyungsoo terpaku melihatnya.
Bagaimana aku bisa menceritakannya denganmu jika ini masalahnya menyangkut dirimu, ucap Kyungsoo dalam hati.
Kyungsoo merasa sangat bingung dengan perasaannya sendiri. Ia sangat sangat menyukai Jongin, dan ia rasa Jongin pun begitu. Bahkan mereka sudah lebih lama dekat jika dibandingkan Luhan-Sehun dan Baekhyun-Chanyeol yang sering 'berseteru'. Kyungsoo bingung dengan perlakuan special Jongin kepadanya, apa… jongin hanya mempermainkan perasaan Kyungsoo saja?
Jongin yang melihat Kyungsoo hanya terdiam menjadi semakin bingung, "kau ini kenapa, Soo?"
"aku tidak tau, aku kekelas dulu, sampai jumpa sunbae" ucap Kyungsoo lalu meninggalkan Jongin yang bertanya-tanya dalam otaknya
-Love in Highschool-
Saat ini Luhan, Kyungsoo, Baekhyun dan Chen sedang berkumpul di rumah Baekhyun. Sepertinya Chen memang akan selalu menjadi yang paling tampan diantara teman-temannya kkkkkk. Kali ini mereka ingin menghabiskan waktu bersama dengan bermain Truth or Dare. Permainan yang simple namun cukup menarik.
Peraturannya kali ini adalah setiap orang hanya boleh bertanya ataupun memberikan dare hanya sekali. Dan satu orang terakhir yang belum terpilih akan terbebas dari truth or dare.
Baekhyun telah memutar botol yang berada di tengah-tengah mereka. Perlahan botol itu berputar menjadi pelan dan mulai berhenti. Tiba-tiba perasaan tegang melanda mereka semua. Botol itu mengarah pada.. .. ..
"Chen…" ucap Baekhyun, dan sisanya menghembuskan nafas lega, setidaknya untuk saat ini.
Baekhyun bertanya pada Chen, "Truth or Dare?", yang ditanya berperang dengan fikirannya dan akhirnya memutuskan untuk menjawab "Truth"
Baekhyun langsung memulai pertanyaannya "Chen, apakah kau pernah menyukai seseorang?"
"pernah" jawab Chen dengan cepat dan tegas
"sejak umur berapa kau menyukai seseorang?" kali ini pertanyaan Luhan
Chen Nampak berfikir, namun langsung ia jawab "mungkin kelas 4 sekolah dasar" dan ketiga perempuan langsung bersorak "wowww"
"lalu, apakah sekarang kau sedang menyukai seseorang?" Tanya Kyungsoo membuat Chen dan Luhan tertegun, namun langsung merubah ekspresinya menjadi sebiasa mungkin
"hm.. iya" jawab Chen sambil melirik Baekhyun/
"ah benarkah? Siapa orang itu?" Tanya Baekhyun semangat
"sayang sekali sudah 3 pertanyaan Baek kkk aku tidak akan menjawabnya" ucap Chen lalu langsung bersiap memutar botolnya
"Baekhyun!" ucap Chen saat botol itu telah berhenti dari putarannya
"hmmmmmmmmmmm apa ya, truth apa dare ya, truth deh, eh dare, eh" ucap Baekhyun dengan ragu-ragu
"Baekkie serius dong" ucap Kyungsoo yang sudah mulai kesal dengan sifat 4D Baekhyun
"hmmm Truth deh" ucap Baekhyun dihadiahi seringai oleh Luhan
"hal paling jauh apa yang kau dan Chanyeol sunbae lakukan?" Tanya Luhan, membuat semua mata melihat kearahnya lalu ikut menyeringai, kecuali Baekhyun tentunya. Ia tampak sedikit bingung
"paling jauh? Hm.. apaya" ucapnya membuat Kyungsoo ingin memakan Baekhyun
"Baek, cepat atau aku lempar botol ini kewajahmu" Kyungsoo sudah mengangkat botol yang digunakan untuk permainan itu setinggi-tingginya untuk mengancam Baekhyun
"santai Kyung, kkk" ucap Chen sambil terkikik
"Baekkie cepat jawab" Luhan sudah mulai hilang kesabarannya
"hmm. Kisseu" jawab Baekhyun dengan wajah merona
"benarkah Baek?" Tanya Kyungsoo dengan mata besar yang makin membesar/
"ne" jawab Baekhyun
"dimana Baek? Pipi? Dahi? Atau bibir?" Tanya Kyungsoo semangat
"maaf Soo, tadi kau sudah bertanya padaku kkkkkkkk" Baekhyun menjulurkan lidahnya
"yang benar saja, aish Byun Baekhyun jinjja" Kyungsoo dibuat kesal oleh Baekhyun
"baiklah aku akan bertanya, Bagaimana jika diluar sana ada namja yang akan melakukan apapun untukmu karena dia benar-benar mencintaimu, atau bahkan lebih mencintaimu dibanding Chanyeol itu?" ucap Chen membuat hening seketika
"hm.. aku akan tetap bersama Chanyeol oppa. Karena aku benar-benar mencintainya dan dia juga sebaliknya, jadi tidak mungkin ada kesempatan orang lain untuk masuk dalam hubungan ini" ucap Baekhyun sambil tersenyum, membuat Chen terdiam dan hanya mengangguk
"ne, sekarang aku akan memutar botolnya lagi kkk" ucap Baekhyun girang
Perlahan botol itu berhenti dan menghadap Luhan
"LUHANNIEEEEE AHAHAHAHA" Kyungsoo menghembuskan nafas lega karena ucapan Baekhyun
Baekhyun senang sekali, sepertinya ia akan membalas perbuatan Luhan tadi, "diam kau Baek" ucap Luhan mempoutkan bibirnya
"truth or dare?" Tanya Chen
"dare" ucapnya lantang membuat semua yang disana membelalakkan matanya
"wowwwwwww hebat" ucap Baekhyun –lagi-
"ne, cepat berikan aku dare" ucap Luhan
"wah wah tidak sabaran sekali Luhannie ini" sepertinya Baekhyun senang sekali menggoda Luhan kkk
"Byun Baekhyun" Luhan melirik sebal kearah Baekhyun
"ne. ne. ah iya. Dare untuk Luhan-ku tercinta. Kau harus memanggilku eonnie selama 3 hari. Dimanapun kau berada kkk" ucap Baekhyun membuat Luhan membelalakkan mata rusanya
"mulai dari sekarang!" ucap Baekhyun sambil terkikik membuat Luhan memberikan Death glare dengan cuma-cuma, tapi akhirnya ia menerima dare itu
"dare dariku.. kau harus. Bertingkah centil, paling tidak seperti Baekhyun lah" ucap Chen
"apa apaan aku?" protes Baekhyun
"sudahlah, terima saja Baek" ucap Kyungsoo balas dendam/
"baiklah, hanya bertingkah centil kan?" Tanya Luhan
"ne, hanya untuk besok" dan Luhan menganggukkan kepalanya tapi kemudian terhenti karena ucapan Chen, "dan hanya kepada Sehun"
"MWO?" Luhan membulatkan matanya lagi, jangan sampai karena permainan Truth or Dare ini membuat bola mata Luhan keluar dari tempatnya… oh tidak, itu mengerikan –sangat-
"hm tinggal dariku ya, darenya, hm, kau harus memanggil Sehun dengan sebutan oppa!" ucap Kyungsoo
"'MWO?" teriak Luhan
"wae? Kurasa itu biasa saja, tidak usah berlebihan Lu" ucap Baekhyun
"ne, lagian kau ini ada ada saja, sejak kapan pula memanggil Sehun tanpa embel-embel, Sehun itu kan sunbae mu" ucap Kyungsoo menggelengkan kepalanya
"Baiklah akan kulakukan itu"
-Love in Highschool-
Mungkin hari ini akan menjadi awal hari buruk untuk beberapa hari kedepan bagi Luhan. Tentu saja apalagi kalau bukan tentang dare yang harus dijalankan Luhan mulai hari ini. Awalnya Luhan memang ragu, namun segera ia yakinkan demi membuat teman-temannya 'bahagia'
Sekarang memang bukan jam istirahat, namun ada beberapa guru yang harus mengikuti seminar, sehingga ada beberapa kelas yang mendapatkan kebebasan pada jam pelajaran terkait dengan guru-guru tersebut.
Luhan, Baekhyun, Kyungsoo, dan Chen seperti biasa mereka sedang berkumpul. Kebetulan –dan juga keberuntungan- sekali bagi mereka yang memiliki setidaknya satu jam dari guru-guru yang sedang seminar di hari itu. Karena mereka dapat keluar kelas dengan bebas.
Entah kenapa, kali ini mereka ber empat sedang menuju perpustakaan. Tidak, bukan karena ingin membaca buku, namun mereka mendapat informasi kalau 'Sehun sunbae sedang berada di perpustakaan' dan benar saja, perpustakaan yang awalnya mungkin hanya terisi dengan siswa kutu buku, kini telah ramai dengan penggemar Sehun yang ingin modus.
Sehun yang asik membaca buku –komik- mulai terganggu dengan bisikan-bisikan para penggemarnya yang memuji ketampanannya dan sebagainya. Ia memutuskan beranjak dari tempat itu.
Luhan dan kawan-kawan sempat heran karena keadaan perpustakaan yang sepertinya lumayan ramai, tapi keheranan itu langsung hilang mengingat ada Sehun 'sang idol' disana. Mereka sempat bingung ingin masuk atau tidak, karena keadaannya memang benar-benar ramai
Sementara itu, mereka melihat Sehun yang baru keluar dari perpustakaan
"Luhannie, itu Sehun. Ayo cepat mulai dare mu" ucap Baekhyun semangat
"ne, Baekkie"
"hey, jangan lupa dare mu masih 2 hari lagi"
"iya Baekkie eonnie" jawab Luhan malas dan membuat Baekhyun tersenyum puas
"sana cepat Lu" ucap Kyungsoo, lalu Chen mendorong Luhan sedikit agar langsung menghampiri Sehun, "fighting Luhan!"
Luhan menarik nafas lalu menghembuskannya, baiklah salahkan dirinya saja yang memilih dare, mengingat semua temannya itu mempunyai sifat yang jahil.
Baru saja Luhan ingin menghampiri Sehun, yang dituju sudah memanggilnya terlebih dulu. Luhan menjawabnya sambil tersenyum kikuk.
"kau sedang apa Lu?" Tanya Sehun
"hm, ingin menghampirimu" Sehun terkejut dengan jawaban Luhan, dan Luhan pun merutuki jawabannya sendiri
Sementara itu Baekhyun, Kyungsoo dan Chen menghampiri mereka, seakan mengingatkan Luhan untuk menjalankan darenya.
"annyeong, Sehun sunbae. Luhan kau ingin ikut ke kelas atau bagaimana?" Tanya Baekhyun sambil mengedipkan matanya
"hm, aku disini saja bersama Sehun…oppa" jawab Luhan membuat teman-temannya tersenyum puas –menyeringai-
"baiklah, nanti kami tunggu di kantin ya saat istirahat" ucap Kyungsoo
"kau juga bisa ajak Sehun sunbae kok hehe" ucap Baekhyun
Luhan dan Sehun hanya menganggukkan kepalanya.
"ah baiklah kami pergi dulu, jangan lupakan 'pesan' kami okay" ucap Chen
Luhan tentu tidak bodoh untuk mengartikan kata 'pesan' tadi, dan dia juga tau pasti teman-temannya tidak benar-benar pergi. Pasti mereka sedang mengawasi Luhan di ujung koridor sana. Luhan menghembuskan nafasnya. Ia harus memberanikan diri.
"Sehun oppa, ikut aku yuk?" ajak Luhan sambil menggelayut di lengan Sehun
DEG
Keduanya merasakan jantungnya berdetak dengan cepat. Kalau bisa lari, daritadi Luhan ingin sekali lari sejauh mungkin. Ia sangat malu, jangan lupakan para fans Sehun yang daritadi memperhatikan Sehun-Luhan moment. Bahkan sepertinya ada yang memotret mereka.
"mau kemana Lu?" Sehun menatap Luhan, jangan lupakan Luhan yang masih menempel di lengan Sehun
"ke suatu tempat, ada yang ingin aku bicarakan" ucap Luhan sambil tersenyum, mencoba menutupi kegugupannya.
"ah baiklah. Kaja" Sehun mengusak kecil rambut Luhan sebelum mengajaknya pergi dari tempat itu. Entah apa yang terjadi dengan mereka. pergerakkan itu terjadi begitu saja.
Setelah melihat Luhan dan Sehun pergi dari tempat tadi, Baekhyun, Chen dan Kyungsoo yang benar berada di ujung koridor langsung ber-highfive ria, mereka terlihat puas dengan pemandangan yang tadi terjadi.
Sementara itu, Luhan membawa Sehun menuju atap sekolah. Entahlah, tempat yang difikirkan Luhan saat ini hanya atap sekolah.
"baiklah, apa yang ingin kau bicarakan Lu?" Tanya Sehun saat mereka sudah berada di atap sekolah
"hm.. bagaimana bicaranya ya" ucap Luhan dengan dirinya sendiri sambil menunduk. For your information, lengan Sehun masih diambil alih oleh Luhan sampai saat ini
Sehun yang melihat Luhan hanya menunduk segera mengambil bahu Luhan, dan membawanya agar berhadapan dengan Sehun. "ada apa heum?" Tanya Sehun lembut
Luhan merasa dirinya seperti ingin meleleh. Perlakuan Sehun terasa manis sekali baginya.
"hmmm, maafkan aku Sehun oppa, sebenarnya…"
Sehun menunggu ucapan Luhan selanjutnya. Akhirnya setelah mengumpulkan keberaniannya, Luhan menjelaskan perihal dare dari teman-temannya itu.
"ah,, seperti itu" ucap Sehun dengan nada yang sepertinya sedikit kecewa
"mianhae" Luhan merasa sangat bersalah
"gwaenchana, lagipula tidak masalah kau memanggilku oppa. Kurasa itu lebih baik" ucap Sehun sambil mengusak rambut yeoja dihadapannya
Luhan yang mendengar ucapan Sehun segera mendongak dan tersenyum. Dan apa yang dia lihat? Sehun sedang tersenyum –sangat- manis kepadanya, sontak membuat kedua pipi Luhan merona.
-Love in Highschool-
Sejak kejadian ditaman kemarin, Kyungsoo seperti menghindari Jongin. Entah apa alasannya ia bersikap seperti itu tapi yang jelas hal itu membuat Jongin uring-uringan seperti saat ini. Jongin dan Chanyeol sedang berkumpul dirumah Sehun, tepatnya dikamar Sehun. Mereka memang bersama, namun seperti memiliki kesibukan sendiri dengan ponselnya. Sehun sedang sibuk dengan Luhan di ponselnya, Chanyeol? Jangan ditanya ia pasti sibuk dengan yeojachingunya –Baekhyun, kontras sekali dengan Jongin atau yang akrab dipanggil Kkamjong oleh sahabatnya itu, ia memang sibuk dengan ponselnya, tapi sibuk membolak balikkan layar untuk melihat balasan yang tak kunjung datang dari Kyungsoo. Setelah beberapa puluh menit ia menunggu, akhirnya ia menyerah juga. Ia lempar ponselnya ke kasur Sehun. Membuat dua manusia diruangan itu lantas mengalihkan pandangan dari ponsel masing-masing.
"hei kkamjong, tidak begitu caranya jika ingin membuat ponselmu rusak. Sini aku ajari" Chanyeol segera mengambil ponsel Jongin di kasur Sehun dan membuat ancang-ancang untuk membanting ponsel itu kelantai/?
Kai membulatkan matanya, walaupun seperti itu ia masih sayang dengan ponselnya. "hey park idiot jangan bercanda. Sini kembalikan ponselku" ucap Kai pada Chanyeol.
"enak saja, siapa suruh membuang-buang ponsel" Chanyeol semakin bersemangat menggoda Kai
"park idiot cepatlah kembalikan padaku"
"tidak mau"
Sehun yang melihat kejadian itu hanya tertawa dan tidak ada niatan untuk membantu Kai
"hah sudahlah terserah kau saja" akhirnya Kai menyerah, ia sedang malas berdebat
"hey, ada apa dengan kkamjong ini. Tidak biasanya ia menyerah" ucap Sehun
Kai hanya menatap datar Sehun
"ini aku kembalikan, jangan ngambek gitu dong chagiya" ucap Chanyeol
"habisnya kau menyebalkan sih chagi" jawab Kai sambil berekspresi seperti yeoja yang merajuk pada namjanya
"iya iya, maafkan aku ya chagi" kini Chanyeol memeluk bahu Kai. Membuat Sehun menatap horror kedua sahabatnya
"hei kalian jika ingin homo-an jangan dirumahku" ucap Sehun jijik
"ah Sehunnie jangan cemburu begitu dong. Hatiku hanya untukmu kok tenang saja" ucap Kai. Hey Kim Jongin dimana perasaan sedihmu tadi? kkk sepertinya jika sudah berkumpul dan gila-gilaan dengan sahabatnya, perasaan sedih apapun akan meluap entah kemana.
-Love in Highschool-
Sudah dua hari terakhir ini website sekolah mereka ramai dengan ChanBaek Couple dan yang paling utama HunHan Couple. Berita tentang Chanyeol dan Baekhyun yang sudah resmi berpacaran telah tersebar luas dan memunculkan beberapa ChanBaek Shipper. Dan juga kedekatan Luhan dan Sehun yang menggemparkan HunHan Shipper di seluruh permukaan sekolah mereka.
Belum berhenti sampai disitu, mereka sudah digemparkan dengan Kris yang mengupload foto mesra dengan seorang yeoja. Nampaknya yeoja itu berasal dari kalangan atas juga, dan desas desusnya yeoja itu akan ikut Kris pindah ke sekolah mereka.
galaxy_fanfan : [image] beautiful pearl 2hours ago. 2,3k likes. 2k comments
.
.
TBC
.
HEHE
.
.
Maaf ya aku blm bisa fast update wkwk. Mungkin akan dicoba minggu bsk coznya(?) aku udah mulai libur kkk.
Ayo di review lagi ya, aku serius seneng banget bacain review kalian. Rasanya pengen balesin tapi males banget ngetiknya wgwggwgwg. Mau curhat dikit, dari kemarin-kemarin aku diomelin orang mulu garagara males wkwkwk
Udahlah ya cuap-cuapnya
Tak lupa aku mengucapkan BIG THANKS TO ALL OF YOU, yang sudah membaca, memfavorite, memfollow, dan mereview.
Jangan lupa review
Bhay
Kachimato
